Panen Selada Berkelanjutan, Rutan Ambon Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan - globaltimurnn.com

Jumat, 29 Mei 2026

Panen Selada Berkelanjutan, Rutan Ambon Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Foto : Panen Selada Berkelanjutan, Rutan Ambon Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Ambon
, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen sayur selada yang dilaksanakan di area kebun pembinaan rutan, Jumat (29/05/2026).


Panen yang telah dilakukan berulang kali ini menjadi bukti keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dikembangkan Rutan Ambon. Selain menghasilkan bahan pangan segar, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi dan pelatihan keterampilan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).


Kegiatan panen melibatkan jajaran pegawai bersama warga binaan yang selama ini aktif mengelola lahan pertanian di lingkungan rutan. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat mewarnai proses panen yang menghasilkan sekitar 3 kilogram selada siap konsumsi.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry R. Persulessy, menjelaskan bahwa program pertanian menjadi salah satu bentuk pembinaan positif yang terus dikembangkan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.


“Melalui kegiatan pertanian seperti panen selada ini, kami ingin menanamkan semangat produktif, disiplin, dan keterampilan bagi warga binaan. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan yang diharapkan dapat memberikan bekal positif bagi mereka setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Menurut Jefry, keberhasilan panen yang terus dilakukan menunjukkan bahwa pengelolaan lahan pembinaan di Rutan Ambon berjalan secara konsisten dan memberikan hasil nyata. Program tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan rutan, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan dalam bidang pertanian.


Ia menambahkan, kegiatan bercocok tanam memiliki nilai strategis dalam membangun karakter warga binaan, mulai dari menumbuhkan rasa tanggung jawab, meningkatkan kemampuan bekerja sama, hingga memotivasi mereka untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.


Salah satu warga binaan berinisial R.Z mengaku memperoleh banyak manfaat sejak mengikuti program pembinaan pertanian. Selain mengisi waktu dengan kegiatan produktif, dirinya juga mendapatkan pengetahuan baru mengenai teknik budidaya tanaman hingga proses panen.


“Beta merasa senang karena bisa belajar bercocok tanam di dalam rutan. Kegiatan ini membuat kami lebih produktif dan memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat. Selain itu, kami juga diajarkan bagaimana merawat tanaman dengan baik sampai bisa dipanen seperti sekarang,” ungkapnya.


R.Z berharap keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi modal berharga ketika kembali ke tengah masyarakat nantinya.


Hasil panen selada tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di lingkungan Rutan Ambon. Melalui program pembinaan berbasis pertanian yang berkelanjutan, Rutan Ambon terus berupaya menghadirkan kegiatan yang produktif, edukatif, dan berdampak positif bagi warga binaan, sekaligus memperkuat kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT