Satu Warga SBB Dikabarkan Bunuh Diri Dengan Melompat Dari JMP - globaltimurnn.com


Rabu, 08 April 2026

Satu Warga SBB Dikabarkan Bunuh Diri Dengan Melompat Dari JMP

Foto : Satu Warga SBB Dikabarkan Bunuh Diri Dengan Melompat Dari JMP

Ambon
, Globaltimurnn.com - Satu warga Kabupaten Seram Bagian Barat Anto Haninu alias Anto berstatus ASN dikabarkan melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari atas Jembatan Merah Putih (JMP) sekitar pukul 22 : 00 Wit, Desa Galala, Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Rabu 08/04/2026


Berdasarkan informasi yang diterima media ini, dari kronologis yang di sampaikan oleh saksi Roland Syam (23) menyampaikan bahwa" Saat dirinya sedang duduk di bawah JMP tepatnya lokasi Gazebo pada jam yang sama, bersama sejumlah rekan - rekan melakukan latihan paduan suara, kemudian saksi melihat mobil berwarna putih melaju dalam keadaan yang cukup kencang masuk ke area depan Gazebo. Ungkap saksi


Saksi mengira pengemudi mobil tersebut ingin mencari orang dan ingin berkelahi karena pada saat bersamaan ia melihat kerumunan orang yang berkumpul sehingga  dengan spontan langsung menghubungi Babinkamtibmas Desa Galala melalui via telefon untuk memberitahukan terkait kerumunan orang tersebut.


Karena merasa penasaran saksi langsung bergegas menuju ke kerumunan tersebut dan  disampaikan oleh beberapa pengunjung cafe ada orang yang lompat dari atas JMP dan belum di temukan, kemudian saksi memberitahukan Babinkamtibmas Desa Galala melalui via chat WhatsApp dengan isi chat "ada orang buang diri dari atas jmp dan korbannya belum ditemukan".


Pada saat itu warga sekitar dan pengunjung cafe mencari korban disekitaran perairan bawa JMP. 


Sesaat kemudian saksi melihat korban diangkat oleh warga, pengunjung cafe dan Babinkamtibmas Desa Galala serta salah satu warga di TKP langsung memberikan pertolongan pertama dengan cara membuat nafas buatan namun tidak ada respon, kemudian Babinkamtibmas Desa Galala bersama warga membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan mengunakan mobil pribadi masyarkat yang sementara melintas di jalan raya untuk mendapatkan pertolongan.


Kisaran informasi :  

Korban bersama keluarga baru selesai membawa korban dari dokter praktek untuk pengobatan korban karena sakit, dalam perjalanan korban berkeinginan untuk melihat kota Ambon pada malam hari diatas  JMP, sehingga bersama keluarga berhenti dengan KR4, di JMP, kemudian melompat dari atas JMP, yang pada saat itu di tahan oleh keluarga namun tidak berhasil menyelamatkan korban saat melakukan aksinya. 


Informasi tersebut masih dalam lidik pihak Kepolisian, Polresta Ambon dan PP. Lease. 


Belum diketahui identitas keluarga lain yang bersama sama dalam perjalanan hingga terjadi aksi dugaan bunuh diri oleh korban.


Saat ini korban sementara di kediaman Desa Waiheru, pihak polsek masih dalami terkait dugaan percobaan Bunuh Diri


Pada saat Babinkamtibmas Desa Galala sampai bersama dengan korban di rumah Sakit Bhayangkara Ambon korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga IGD Dr. Vilia. 


Korban mengalami patah tulang pada tangan kiri dan kaki kiri. 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT