
Foto : Komisi III DPRD Kota Ambon Soroti Penyalahgunaan Trotoar di Saobali, Desak OPD Bertindak Cepat
Ambon, Globaltimurnn.com – Komisi III DPRD Kota Ambon merespons persoalan penyalahgunaan trotoar di kawasan Soabali, Kota Ambon. KDalam pernyataannya, Ketua Komisi III Harry Putra Far Far, menegaskan pentingnya penanganan cepat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas umum. Rabu (15/04/2026)
Ketua Komisi III menilai bahwa trotoar sebagai fasilitas publik kerap disalahgunakan, sehingga mengganggu fungsi utamanya bagi pejalan kaki. Mereka menekankan bahwa seluruh fasilitas umum dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang bersumber dari pajak masyarakat, sehingga penggunaannya harus dinikmati secara tertib oleh seluruh warga.
“Prinsipnya, fasilitas umum itu adalah aset pemerintah daerah yang dibangun dari uang rakyat. Jadi harus digunakan dengan baik oleh semua orang, bukan disalahgunakan,” ujar.
Dalam upaya penyelesaian masalah ini, Komisi III mendorong adanya langkah cepat dari instansi terkait. Bahkan, pihaknya berencana segera berkoordinasi dengan Kasat terkait guna menindaklanjuti persoalan di lapangan, khususnya di wilayah Soabali.
Selain itu, Komisi III juga menyoroti pentingnya respons cepat dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejalan dengan gaya kepemimpinan Wali Kota Ambon yang dikenal mengedepankan kerja cepat. Mereka berharap OPD teknis dapat lebih proaktif dalam menangani setiap keluhan masyarakat.
Tak hanya itu, dalam rapat tersebut Komisi III turut memberikan arahan agar OPD teknis lebih aktif mempublikasikan kinerja mereka melalui media sosial. Hal ini dinilai sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat.
“Melalui media sosial, masyarakat bisa mengetahui apa saja yang sudah dikerjakan pemerintah. Sekaligus, aspirasi yang masuk dari warga juga wajib ditindaklanjuti,” tegasnya.
Komisi III juga mengungkapkan bahwa persoalan penyalahgunaan trotoar ini bukanlah hal baru, melainkan sudah berlangsung cukup lama. Oleh karena itu, mereka berharap ada tindakan konkret dan berkelanjutan agar permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan.
Dengan adanya perhatian serius dari DPRD, diharapkan penataan trotoar di Kota Ambon, khususnya di kawasan Soabali, dapat kembali pada fungsinya sebagai ruang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. (Za)
