
Foto : Kapolres Halut Pimpin Pengamanan Bentrokan Warga Desa Kira Dan Duma. Serta Melaksanakan Penyisiran Dari Malam Hingga Pagi Hari
Halut, Globaltimurnn.com - Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu S.H. S.I.K. memimpin langsung pengamanan bentrokan antarwarga Desa Kira dan Dan Duma yang terjadi di, Kecamatan Galela barat, Kabupaten Halmahera Utara.Selasa.31/03/2026
Dalam pengamanan tersebut, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu S.H. S.I.K. Bersama Dandim 1508 Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L.Gaol, S.E., M. serta melibatkan personel gabungan TNI–Polri guna mencegah meluasnya konflik dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Sekitar Pukul 00.50 wit. Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson P, S.H., S.I.K langsung melakukan apel pegecekan personil, setelah melakukan apel pengecekan kemudian Kapolres membagi personil agar memerintahkan dilakukan penyisiran di kedua Desa terhadap warga yang masih berkeliaran diluar rumah.
Dalam kegiatan pengisiran tersebut ditemuakan 2 dua warga Desa kira yang masih berkeliaran disekitar TKP sambil membawa sajam (parang) kemudiam kedua warga tersebut di amankan di Pos Pam Desa Duma untuk dimintai keterangan
Di lanjutkan patroli dan penyisiran pada pukul 04.15 anggota gabungan TNI Polri yang di Pimpin Oleh Kapolres Halut kembali Melaksanakan Penyisiran Terhadap Masyrakat Desa kira Dan Desa Duma yang masih berada di luar Ramah. Situasi aman terkendali. Pukul 07.10 Wit Kapolres Halmahera Utara Akbp Erlichson mengambil Apel pagi dan memberikan arahan kepada Pers Apel pagi untuk melaksanakan Penyisiran dirumah warga yang memiliki Senapan Angin dan Katapel.
Penyampaian Kapolres Halut Melalui Kasie Humas Polres Halut IPTU Hopni Saribu S.H pada hari Selasa 31/03/2026 “menjelaskan bahwa aparat keamanan dikerahkan secara maksimal untuk mengendalikan situasi di lokasi konflik
Pengamanan dilakukan untuk mencegah eskalasi kekerasan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Personel gabungan disiagakan di sejumlah titik rawan serta melaksanakan patroli guna memantau pergerakan massa,” ujar IPTU Hopni.
Ia menambahkan, selain pengamanan terbuka dan tertutup, aparat juga melakukan langkah-langkah penyelidikan awal untuk mengetahui penyebab bentrokan, sekaligus mendukung upaya rekonsiliasi melalui pendekatan persuasif bersama tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.
“Pendekatan yang kami lakukan tetap mengedepankan cara-cara humanis dan tidak represif, agar situasi dapat segera dikendalikan dan masyarakat kembali beraktivitas dengan aman,” jelasnya
Dalam pengamanan tersebut, sebanyak 200 lebih personel gabungan dikerahkan, terdiri dari personel Polri, personel TNI, dan personel Brimob Pelopor Batalyon C Tobelo. Personel gabungan ditempatkan pada beberapa titik , guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
Hingga saat ini, situasi di Desa kira dan duma dilaporkan berangsur kondusif, sementara aparat keamanan Bahwa saat ini Pada Pos Pengamanan perbatasan Desa Kira dan Desa Duma masih di standby kan satu peleton anggota BKO Samapta Polda Maluku Utara. bersiaga untuk memastikan tidak terjadi bentrokan susulan. (V374)

