![]() |
| Foto : Bupati SBB Mediasi Penyelesaian Masalah Dua Desa Di Huamual, Berujung Kesepakatan Damai |
Piru, Globaltimurnn.com - Bertempat di Lantai 2 Kantor Bupati Seram Bagian Barat, pada Senin (30/3/2026) pukul 15.40 WIT telah dilaksanakan pertemuan penting antara Pemerintah Desa Iha dan Desa Luhu menyusul ketegangan yang sempat terjadi di antara kedua desa.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Bupati Seram Bagian Barat Ir. Asri Arman, M.T., Dandim 1513/SBB Letkol Arh. Jaka Putra Dinda, S.H., M.Han., Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., serta Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat Anto Widi Nugroho, S.H., M.H., bersama sejumlah pejabat lainnya dan perwakilan masyarakat kedua desa.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berhasil mencapai sejumlah kesepakatan penting sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan masyarakat, antara lain komitmen untuk tidak terlibat dalam konflik, tidak melakukan tindakan yang memicu pertikaian, serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Selain itu, disepakati pula bahwa setiap permasalahan yang muncul di kemudian hari akan diserahkan kepada pihak berwenang sesuai hukum yang berlaku, dengan tetap mengedepankan musyawarah dan koordinasi melalui pemerintah desa serta aparat terkait. Kedua desa juga berkomitmen untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif demi terciptanya rasa aman dan damai di tengah masyarakat.
Langkah konkret lainnya adalah mengusut tuntas individu yang diduga menjadi pemicu konflik dengan tetap menjunjung tinggi supremasi hukum, serta mengaktifkan kembali Pos BKO di wilayah perbatasan kedua desa guna memperkuat pengamanan.
Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas komitmen kedua belah pihak yang telah memilih jalan damai.
“Kesepakatan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum kami. Kami dari Polres SBB akan terus mengawal dan memastikan setiap poin kesepakatan dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan ragu untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang berpotensi memicu konflik baru.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Apabila terdapat permasalahan, segera laporkan kepada aparat agar dapat diselesaikan secara hukum dan bijak,” tambahnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Seluruh pihak berharap kesepakatan ini dapat menjadi landasan kuat dalam menjaga perdamaian serta mempererat hubungan antara masyarakat Desa Iha dan Desa Luhu ke depan. (Rdks)

