Manisnya Perubahan: Pisang Bola-Bola UMKM Lapas Tual Laris Manis di Bulan Puasa - globaltimurnn.com


Selasa, 24 Februari 2026

Manisnya Perubahan: Pisang Bola-Bola UMKM Lapas Tual Laris Manis di Bulan Puasa

Foto :  Manisnya Perubahan: Pisang Bola-Bola UMKM Lapas Tual Laris Manis di Bulan Puasa

Langgur
, Globaltimurnn.com – Ada yang berbeda dari etalase unit bimbingan kerja (Bimker) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku di bulan Ramadan ini. Bukan pisang goreng biasa, sebuah inovasi kuliner bernama Pisang Bola-Bola kini menjadi primadona baru, Senin (23/02/2026). Bentuknya yang bulat sempurna dengan tekstur renyah di luar dan lumer di dalam menjadikannya buruan utama warga binaan maupun pengunjung untuk menu berbuka puasa.


Produk UMKM hasil karya tangan warga binaan ini membuktikan bahwa kreativitas di balik jeruji besi mampu menghasilkan kudapan kekinian yang "laris manis" di pasaran.


Berbeda dengan pisang goreng konvensional, Pisang Bola-Bola Lapas Tual dibuat dengan teknik pengolahan khusus. Pisang pilihan dilumatkan, dibentuk bulat presisi, lalu dibalut tepung panir berkualitas sebelum digoreng hingga kuning keemasan (golden brown).


"Kami ingin menyajikan sesuatu yang berbeda. Pisang Bola-Bola ini lebih praktis dimakan, tampilannya cantik, dan rasanya sangat konsisten. Ternyata, respons dari rekan-rekan warga binaan dan keluarga pengunjung sangat luar biasa," ujar salah satu petugas instruktur kemandirian Lapas Tual.


Setiap sore menjelang waktu berbuka, kesibukan di dapur Lapas meningkat drastis. Aroma harum pisang yang digoreng menyeruak hingga ke ruang tunggu kunjungan, memicu rasa penasaran para pengunjung.


Larisnya Pisang Bola-Bola ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga binaan yang terlibat dalam produksinya: Hasil penjualan memberikan tambahan upah (premi) yang bisa ditabung atau digunakan untuk kebutuhan harian di dalam Lapas, Pengalaman memproduksi kuliner ini menjadi modal portofolio bagi mereka saat bebas nanti untuk membuka usaha UMKM mandiri, Melihat produknya lari terjual habis setiap hari memberikan rasa percaya diri bahwa mereka mampu diterima kembali oleh masyarakat melalui karya yang positif.


Kegiatan ini menegaskan komitmen Lapas Kelas IIB Tual dalam mentransformasi warga binaan menjadi pribadi yang produktif. Pisang Bola-Bola ini bukan sekadar camilan; ia adalah simbol perubahan perilaku dan semangat untuk menata masa depan yang lebih baik.


Di bawah langit Tual saat bedug Magrib bertalu, manisnya Pisang Bola-Bola ini menjadi pelengkap sempurna bagi momen kebersamaan dan pertobatan di bulan yang suci. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT