Dibuka Kasal, Komandan Kodaeral lX Hadiri Rapat Pimpinan TNI AL 2026 - globaltimurnn.com


Rabu, 11 Februari 2026

Dibuka Kasal, Komandan Kodaeral lX Hadiri Rapat Pimpinan TNI AL 2026

Foto : Dibuka Kasal, Komandan Kodaeral lX Hadiri Rapat Pimpinan TNI AL 2026

Jakarta
, Globaltimurnn.com - Dibuka Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut lX (Dankodaeral lX) Laksamana Muda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Laut Tahun 2026 di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026).


Kegiatan strategis ini digelar sebagai tindak lanjut rangkaian rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan daerah, Rapim Kementerian Pertahanan dan TNI, Rapim TNI–Polri, serta Rapim TNI.


Rapim TNI AL tahun ini mengusung tema “TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Indonesia Maju dan Berdaulat”, yang mencerminkan komitmen TNI AL dalam mendukung agenda pembangunan nasional serta penguatan pertahanan negara di matra laut.


Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa sinergi dan kesamaan visi di seluruh jajaran TNI AL menjadi fondasi utama dalam mengimplementasikan kebijakan Presiden RI, Menteri Pertahanan, dan Panglima TNI.


“Saya berharap seluruh peserta Rapim dapat memberikan kontribusi positif melalui diskusi yang tajam, sekaligus melahirkan gagasan yang inovatif dan solutif demi terwujudnya TNI AL yang modern, memiliki daya gentar kawasan, serta berorientasi global,” ujar Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.


Kasal juga menyoroti modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) sebagai salah satu prioritas utama TNI AL. Penguatan alutsista dilakukan melalui pembangunan kapal perang, baik di galangan dalam negeri maupun luar negeri.


Untuk jenis kapal yang telah dikuasai teknologinya, pembangunan dilakukan oleh industri nasional. Sementara kapal yang belum dapat diproduksi di dalam negeri masih dikerjakan melalui kerja sama luar negeri dengan skema alih teknologi dan alih pengetahuan.


“Ke depan, seluruh kebutuhan alutsista diharapkan dapat dipenuhi oleh industri pertahanan nasional, sehingga kemandirian bangsa dalam bidang pertahanan laut benar-benar terwujud,” jelasnya.


Lebih lanjut, Kasal menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden RI, TNI AL tetap memegang peran utama dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia. 


Kehadiran unsur-unsur TNI AL dinilai krusial dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan lintas negara, termasuk penyelundupan yang berpotensi merugikan perekonomian nasional.


“Pengamanan laut harus terus diperkuat agar potensi ancaman terhadap kedaulatan dan kepentingan negara dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kasal juga memberikan apresiasi kepada sejumlah satuan kerja TNI AL yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta memperoleh penilaian baik dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP).


Satuan kerja tersebut antara lain Koarmada III, Pasmar 2, Pasmar 3, Disdikal, Rumkital Dr. Midiyato Suratani, Ladokgi Yos Sudarso, serta Ladokgi Raden Eddy Martadinata.


Rapim TNI AL 2026 diharapkan menjadi forum strategis dalam menyatukan langkah, memperkuat kebijakan, serta memperjelas arah pembangunan kekuatan TNI AL guna menjawab tantangan pertahanan maritim Indonesia ke depan. (V374) 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT