Bersihkan Pantai Bersejarah Benteng Duurstede, Gotong Royong Lintas Instansi Meriahkan Saparua - globaltimurnn.com


Jumat, 13 Februari 2026

Bersihkan Pantai Bersejarah Benteng Duurstede, Gotong Royong Lintas Instansi Meriahkan Saparua

Foto : Bersihkan Pantai Bersejarah Benteng Duurstede, Gotong Royong Lintas Instansi Meriahkan Saparua

Saparua
, Globaltimurnn.com – Kawasan wisata sejarah Pantai Benteng Duurstede kini kembali bersih dan rapi! Ribuan peserta dari berbagai kalangan menyatu dalam aksi gotong royong pembersihan pesisir, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan dan kelestarian fasilitas umum di Saparua, Jumat, (13/02/2026). 

 

Kegiatan yang digelar pada Jumat pagi ini melibatkan Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua, Pemerintah Kecamatan Saparua beserta seluruh SKPD, unsur TNI, hingga guru dan pelajar dari SMA PGRI, SMA Negeri 3, serta SD 254 Saparua. Semua berkumpul untuk memberikan sentuhan bersih pada salah satu ikon wisata sejarah daerah ini.

 

Sejak matahari mulai menyinari halaman depan Benteng Duurstede, ratusan peserta telah berkumpul untuk mengikuti apel dan menerima pengarahan. Camat Saparua, Winny Prajawati Salamor, S.STP, langsung memimpin langkah pemerintah kecamatan dalam mendukung kegiatan ini. Turut hadir Kepala Lapas Kelas III Saparua Pramuaji Buamonabot beserta jajarannya, serta Komandan Rayon Militer 1504-03/Saparua Mayor Inf. Djuanaidi yang memberikan arahan sebelum kerja bakti dimulai.

 


Tak lama setelah pengarahan, seluruh peserta langsung terjun ke lokasi. Mereka menyusuri setiap sudut pesisir, memungut berbagai jenis sampah mulai dari plastik, serpihan kayu, hingga limbah rumah tangga yang terbawa arus laut. 


Semua bahu-membahu bekerja sama  dari petugas Lapas, aparat TNI, pegawai pemerintah, hingga para pelajar yang penuh semangat membersihkan kawasan yang menjadi daya tarik wisatawan. Sampah yang terkumpul kemudian dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang benar.

 


Komandan Rayon Militer 1504-03/Saparua, Mayor Inf. Djuanaidi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan tingkat nasional, bahkan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia. "Pembersihan, kerja bakti, atau kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ini harus kita laksanakan secara berkala minimal dua sampai tiga kali dalam sebulan," ujarnya dengan tegas.

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar elemen masyarakat. "Hari ini kita bekerja sama dengan ibu camat dan melibatkan semua pihak sekolah, instansi terkait, dan seluruh pejabat. Tidak hanya pantai, kita juga harus menjaga kebersihan fasilitas umum seperti sekolah, gereja, rumah sakit, pasar, dan semua tempat wisata. Mari kita bangun kampung halaman dan kecamatan kita sendiri, sehingga tercipta suasana yang kondusif dan nyaman bagi semua," tambahnya.

 


Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa keterlibatan jajarannya dalam kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial institusi. "Kami selalu siap mendukung setiap program pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Lapas bukan hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat yang harus aktif berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif," tegasnya.

 

Setelah seluruh area pesisir berhasil dibersihkan, seluruh peserta berkumpul untuk mengabadikan momen dengan foto bersama sebuah simbol kebersamaan dan komitmen bersama untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Saparua.(Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT