Halut, Globaltimurnn.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Halmahera Utara mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang dilakukan Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (GAMHAS) Halmahera Utara di depan Kantor Bupati Halut, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Selasa (27/10/2026).
Aksi yang berlangsung mulai pukul 11.10 WIT tersebut diikuti sekitar 15 orang massa dengan koordinator lapangan Fidal. Mereka menyuarakan sejumlah persoalan yang dihadapi Pedagang Kaki Lima (PKL), khususnya di Pasar Buaele, mulai dari keterbatasan fasilitas hingga kebutuhan air bersih dan tempat parkir.
Dalam pengamanan dan penanganan aksi, Sekretaris Satpol-PP Halut, Fredy T. Debeturu, S.E., bersama Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol-PP Halut, Fahrul Pandanga, SSTP., turut terlibat dalam dialog terbuka bersama perwakilan dinas terkait dan massa aksi.
Hearing yang berlangsung pukul 11.30 hingga 11.45 WIT itu juga dihadiri Sekretaris Dinas Sosial Halut, Eky Noya, serta Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Halut, Taufik Biskali, SSTP., M.Si. Pertemuan tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus penjelasan pemerintah mengenai rencana pembenahan dan penataan Pasar Buaele.
Dalam dialog tersebut, Taufik Biskali menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah sebelumnya telah membahas rencana pembangunan akses jalan melingkar di kawasan Pasar Buaele, termasuk akses menuju Greenland. Selain itu, pembenahan fasilitas pasar, penyediaan area parkir, serta jaringan pipa PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih juga telah masuk dalam perencanaan dan masih menunggu arahan pimpinan untuk pelaksanaannya.
Terkait tuntutan pergantian kepala pasar, pemerintah menjelaskan bahwa pengelolaan Pasar Buaele masih memerlukan penataan administratif. Sementara itu, terhadap tuntutan penghentian kriminalisasi PKL, pemerintah menegaskan tidak pernah bermaksud melakukan kriminalisasi terhadap pedagang dan mempersilakan masyarakat melaporkan apabila menemukan dugaan tindakan yang tidak sesuai untuk ditindaklanjuti bersama instansi berwenang.
Melalui pengawalan Satpol-PP dan pelaksanaan dialog terbuka, penyampaian aspirasi berlangsung tanpa gangguan sedikitpun. Aksi GAMHAS tersebut berakhir pada pukul 12.00 WIT dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Satpol-PP Halut terus menjalankan perannya dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta mendukung penanganan penyampaian aspirasi masyarakat agar berlangsung tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. [𝐆𝐈𝐎]


