Ambon, globaltimurnn.com - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menerima kunjungan edukasi 86 siswa SD Pertiwi Ambon di Dermaga Irian, Mako Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung untuk mengenalkan dunia kemaritiman, tugas TNI Angkatan Laut, serta sejarah kepada generasi muda sejak usia dini.
Kunjungan yang merupakan bagian dari Program Pembelajaran Luar Kelas bertema “Memperkenalkan Angkatan Laut” tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan prajurit TNI AL, tugas menjaga keamanan laut, serta nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air.
Didampingi guru dan perwakilan orang tua, para siswa mengunjungi Kapal Angkatan Laut (KAL) Alkura dan KAL Panana. Mereka mendapat penjelasan mengenai fungsi kapal, tugas operasional patroli, serta peran TNI AL dalam menjaga keamanan perairan dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Para siswa juga berkesempatan melihat langsung anjungan kapal sebagai pusat kendali pelayaran dan navigasi. Di lokasi tersebut, mereka diperkenalkan dengan peran nakhoda dan awak kapal dalam mengendalikan pelayaran, menggunakan perangkat navigasi, serta memantau kondisi di sekitar kapal untuk mendukung pelaksanaan tugas di laut.
Guru pendamping SD Pertiwi Ambon, Rosina Liklikwatil S.Th, menyampaikan apresiasi kepada Kodaeral IX atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan TNI AL.
“Terima kasih kepada Kodaeral IX yang telah memberikan izin kepada anak-anak kami untuk berkunjung dan mendapatkan pengalaman baru. Kegiatan pembelajaran luar kelas ini kami programkan untuk memperluas wawasan serta membuka cakrawala berpikir siswa agar semakin berkembang dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” ungkapnya.
Menurutnya, pembelajaran secara langsung memberikan pengalaman berbeda bagi siswa karena mereka tidak hanya memperoleh materi di dalam kelas saja, tetapi juga dapat melihat objek pembelajaran secara nyata. Dengan demikian, pengetahuan tentang kemaritiman dan peran TNI AL dapat dipahami secara lebih menarik dan mudah.
Selain mengunjungi kapal, rombongan juga meninjau bunker bersejarah di kawasan Mako Kodaeral IX. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan latar belakang sejarah masa Perang Dunia II di Ambon, termasuk pendudukan Jepang dan keterlibatan Sekutu di wilayah tersebut.
Mereka juga mendapat penjelasan mengenai fungsi bunker sebagai bangunan perlindungan yang digunakan untuk melindungi personel dari ancaman serangan militer.
Melalui kunjungan edukatif ini, Kodaeral IX turut mendukung dunia pendidikan dengan menghadirkan pembelajaran kontekstual yang memadukan pengetahuan kemaritiman, pengenalan profesi, dan wawasan sejarah.
Pengalaman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kedisiplinan, semangat belajar, serta kecintaan terhadap laut dan bangsa Indonesia sejak dini.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya Kodaeral IX untuk mendekatkan TNI AL dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, guna membangun kesadaran maritim dan menumbuhkan generasi muda yang mengenal potensi serta pentingnya laut bagi masa depan Indonesia. (Rdks)



