Perkuat Ketahanan Keluarga, GPdI Maluku Gelar Seminar Selama Tiga Hari di Ambon - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Selasa, 27 Oktober 2026

Perkuat Ketahanan Keluarga, GPdI Maluku Gelar Seminar Selama Tiga Hari di Ambon


Ambon
, Globaltimurnn.com — Keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta membangun generasi yang beriman dan berintegritas. Di tengah dinamika perkembangan zaman, penguatan kehidupan keluarga menjadi salah satu perhatian penting dalam pelayanan gereja.


Berangkat dari kesadaran tersebut, Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Maluku menggelar kegiatan Opening Ceremony dan ibadah pembuka Seminar Keluarga GPdI Maluku, yang berlangsung di Gedung Balai Diklat Keagamaan Kota Ambon, Selasa (27/10/2026).


Ketua Panitia Penyelenggara, Michael Timpal, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif Majelis Daerah GPdI Maluku sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan gereja, khususnya dalam membangun kehidupan keluarga yang lebih baik.


Menurutnya, GPdI Maluku memiliki sekitar 100 gembala atau ketua majelis jemaat yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Maluku. Potensi pelayanan tersebut menjadi landasan penting untuk memperluas pembinaan keluarga melalui gereja-gereja yang berada di bawah naungan GPdI.


“Kalau melihat dinamika perkembangan zaman, peran keluarga itu sangat penting. Oleh karena itu, kami mencari waktu dan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan ini,” ujar Timpal saat diwawancarai, Selasa (27/10/2026).


Ia mengatakan, seminar tersebut tidak sekadar menjadi agenda pertemuan rohani, tetapi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para gembala dan jemaat dalam menjalankan pelayanan yang berkaitan dengan pembinaan keluarga.


Timpal juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota Ambon, serta sejumlah institusi terkait yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan program-program pelayanan gereja agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.


“Kami berharap kegiatan ini nantinya dapat berdampak pada pelayanan-pelayanan yang ditetapkan oleh para gembala,” ungkapnya.


Seminar Keluarga GPdI Maluku dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 27–29 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan tersebut direncanakan ditutup dengan ibadah perjamuan kudus.


Melalui rangkaian kegiatan ini, GPdI Maluku diharapkan dapat memperkuat pemahaman para pelayan gereja mengenai pentingnya membangun keluarga yang kokoh, sekaligus mendorong penerapan nilai-nilai pembinaan keluarga dalam kehidupan jemaat sehari-hari.


Timpal menegaskan, pembinaan keluarga merupakan salah satu bagian dari program pelayanan GPdI Maluku. Selain itu, terdapat pula sejumlah program lain yang menyasar pengembangan generasi muda dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.


Program-program tersebut diarahkan untuk membangun mentalitas anak yang baik, memperkuat kehidupan rohani, serta mendorong pertumbuhan generasi yang memiliki karakter positif.


“Program kami bukan hanya membangun keluarga. Ada juga program membangun pemuda, membangun anak sejak dini, membentuk mentalitas anak yang baik, serta kegiatan-kegiatan rohani lainnya,” jelasnya.


Lebih lanjut, Timpal mengungkapkan bahwa GPdI Maluku juga membuka peluang kolaborasi dengan Gereja Bethel Indonesia (GBI) dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan pada waktu mendatang.


Menurutnya, rencana kolaborasi tersebut telah mulai dibicarakan bersama Ketua Daerah GBI. Pelaksanaannya direncanakan pada periode akhir 2026 atau awal 2027, dengan waktu yang masih bersifat tentatif.


Ia menilai, kerja sama antargereja, khususnya dalam lingkungan gerakan Pentakosta, menjadi peluang untuk memperkuat persatuan dan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.


“Kalau Pentakosta, GPdI dan GBI, kita berada dalam satu arah yang sama,” ujarnya.


Rencana tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi antarlembaga gereja dalam menghadapi tantangan pelayanan di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.


Melalui Seminar Keluarga GPdI Maluku, Majelis Daerah GPdI Maluku berharap pembinaan keluarga dapat semakin diperkuat, tidak hanya sebagai materi dalam kegiatan rohani, tetapi juga sebagai bagian nyata dari kehidupan jemaat dan pelayanan para gembala di seluruh wilayah Maluku.


Dengan demikian, keluarga diharapkan tetap menjadi ruang utama dalam menanamkan nilai-nilai iman, membentuk karakter anak, memperkuat hubungan antargenerasi, serta mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT