Ambon, Globaltimurnn.com — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1504/Ambon, Kodam XV/Pattimura, bersama masyarakat mulai membongkar jembatan tua di Dusun Seri, Kelurahan Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu (21/10/2026). Pembongkaran ini menjadi langkah awal untuk membangun kembali jembatan yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi warga setempat.
Jembatan yang telah berdiri sejak era 1980-an tersebut kini mengalami kerusakan cukup parah. Kondisinya yang mulai rapuh dan bergoyang saat dilalui membuat masyarakat merasa khawatir, baik ketika melintas menggunakan sepeda motor maupun berjalan kaki.
Ketua RT setempat, Edwar Gomias, mengungkapkan bahwa usia jembatan yang sudah puluhan tahun membuat kondisinya tidak lagi layak digunakan seperti sebelumnya. Kerusakan tersebut juga menjadi perhatian warga karena jembatan itu masih dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Jembatan ini sudah dibangun sejak tahun 1980-an. Kondisinya sekarang sudah goyang, rusak, dan rapuh. Kalau dilewati menggunakan motor ataupun berjalan kaki, terasa bergoyang sehingga masyarakat mulai khawatir untuk melintas,” ungkap Edwar.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon serta TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD atas perhatian dan upaya pembangunan kembali jembatan tersebut.
Menurutnya, meskipun berukuran relatif kecil, yakni panjang sekitar 7 meter dan lebar 1,5 meter, keberadaan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat Dusun Seri. Salah satu manfaat utamanya adalah menunjang mobilitas anak-anak yang setiap hari melintasi jembatan tersebut untuk pergi ke sekolah.
“Sebagai masyarakat, kami sangat berterima kasih karena melalui program TMMD ini, jembatan yang sudah tua dan tidak layak akan dibangun kembali. Ini sangat membantu warga, terutama anak-anak kami yang setiap hari melewati jembatan ini menuju sekolah,” ujarnya.
Dalam kegiatan pembongkaran tersebut, masyarakat turut bergotong royong bersama personel Satgas TMMD. Keterlibatan warga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan infrastruktur di lingkungan mereka.
Edwar berharap semangat kebersamaan itu terus terjaga selama proses pembangunan berlangsung. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara sukarela serta menjalin kerja sama yang baik dengan personel TNI/Polri agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan menghasilkan pembangunan yang maksimal.
“Kami berharap masyarakat bisa terus membantu dan bekerja sama dengan Satgas TMMD selama proses pembangunan. Jembatan ini nantinya akan digunakan bersama dalam jangka waktu yang lama, sehingga kita semua perlu mendukung pengerjaannya,” tambahnya.
Pembangunan kembali jembatan di Dusun Seri diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas, sekaligus memperlancar akses anak-anak menuju sekolah. Melalui program TMMD ke-130, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan infrastruktur dan kehidupan warga di wilayah Kota Ambon. (Za)


