Halut, 𝐆𝐥𝐨𝐛𝐚𝐥𝐭𝐢𝐦𝐮𝐫𝐧𝐧.𝐜𝐨𝐦 — Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) menjadi tuan rumah pelaksanaan Regional Forum Evangelical Mission in Solidarity (EMS) yang berlangsung di Gedung Gereja GMIH Imanuel, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (2/10/2026).
Bupati Halmahera Utara diwakili Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Halut, Ir. Valentino F. Leiwakabessy, M.MA, turut hadir bersama Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa.
Turut hadir Ketua Sinode GMIH Jl. Kemakmuran Tobelo, Pdt. Dr. Demianus Ice, S.H., M.Th., Ketua Sinode GMIH Jl. WKO Pdt. Anselmus Puasa, M.Th., Perwakilan Mission Council Member Indonesia Pdt. Marthen Sambira, M.Th., serta General Secretary EMS Pdt. Dr. Dieter Heidtmann.
Dalam sambutannya, Ketua Sinode GMIH Pdt. Dr. Demianus Ice menegaskan bahwa tema Evangelical Mission in Solidarity tidak hanya berkaitan dengan pemberitaan Injil, tetapi juga panggilan gereja untuk menghadirkan kasih, kepedulian, keadilan, perdamaian dan solidaritas di tengah kehidupan masyarakat.
Menurutnya, gereja harus mampu hadir menjawab berbagai persoalan kehidupan serta memperkuat pelayanan di bidang spiritual, sosial, pendidikan, ekonomi dan kemanusiaan.
“Forum ini menjadi ruang penting untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat jaringan pelayanan, membangun kerja sama dan menemukan langkah bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan gereja,” demikian inti sambutannya.
Ia berharap forum tersebut tidak berhenti pada gagasan dan rekomendasi, tetapi menghasilkan komitmen bersama yang dapat diwujudkan melalui pelayanan nyata bagi jemaat dan masyarakat.
𝙈𝙚𝙬𝙖𝙠𝙞𝙡𝙞 𝘽𝙪𝙥𝙖𝙩𝙞 𝙃𝙖𝙡𝙢𝙖𝙝𝙚𝙧𝙖 𝙐𝙩𝙖𝙧𝙖, 𝘼𝙨𝙞𝙨𝙩𝙚𝙣 𝙄𝙄𝙄 𝙑𝙖𝙡𝙚𝙣𝙩𝙞𝙣𝙤 𝙁. 𝙇𝙚𝙞𝙬𝙖𝙠𝙖𝙗𝙚𝙨𝙨𝙮 menyambut hangat seluruh peserta di Negeri Bumi Hibualamo, dan merupakan kebanggaan bagi Halmahera Utara menjadi tempat berlangsungnya forum ini.
"Gereja tidak hidup sendiri, melainkan bagian dari persekutuan yang luas. Pemerintah dan gereja memiliki peran masing-masing, namun jika disatukan, kita wujudkan pembangunan yang lebih baik”, ucapnya.
Ia berharap gagasan yang dibicarakan tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjadi tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memperkuat pelayanan sosial, persatuan, dan kehidupan bersama.
Sementara itu, Perwakilan Mission Council Member Indonesia, Pdt. Marthen Sambira, menyampaikan apresiasi kepada Sinode GMIH atas kesiapan dalam menyelenggarakan forum tersebut.
Ia menilai pertemuan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kekeluargaan dan persaudaraan dalam membangun persekutuan gereja. EMS, kata dia, memiliki panggilan untuk terus menghadirkan solidaritas, perdamaian dan pengharapan di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Hal senada disampaikan General Secretary EMS, Pdt. Dr. Dieter Heidtmann. Ia menyampaikan terima kasih kepada GMIH dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara atas sambutan serta dukungan terhadap pelaksanaan forum.
Kehadiran para delegasi EMS di Halmahera Utara, menurutnya, menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman, sukacita dan pengharapan sekaligus memperkuat kerja sama pelayanan ke depan.
Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan berjalan bersama dalam menciptakan perdamaian serta memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.
“Persaudaraan merupakan salah satu tugas utama yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” menjadi salah satu pesan utama dalam forum tersebut.
Forum Regional EMS di Halmahera Utara diharapkan menjadi momentum memperkuat jejaring pelayanan GMIH dengan mitra-mitra gereja, sekaligus mendorong kerja bersama yang berlandaskan kasih, kepedulian, perdamaian dan solidaritas. (🅁🄴🄳).

