Ambon, Globaltimurnn.com — Sebanyak 238 dari 240 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III di lingkungan Pemerintah Kota Ambon Tahun 2026 resmi dinyatakan lulus.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam Upacara Penutupan Latsar CPNS Golongan II Angkatan 21–25 dan Golongan III Angkatan 12, yang berlangsung di Gedung BPSDM Provinsi Maluku, Ambon, Senin (21/09/2026).
Dari 240 peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, sebanyak 119 orang berhasil meraih predikat sangat memuaskan, sedangkan 119 peserta lainnya memperoleh predikat memuaskan.
Sementara itu, dua peserta belum dinyatakan lulus karena kelulusannya ditunda.
Penutupan Latsar tersebut sekaligus menandai berakhirnya proses pembinaan bagi CPNS Pemkot Ambon pada Gelombang II dan III Tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sambutan Wali Kota Ambon disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Ambon, Robert Sapulette, ST., MT.
Dalam sambutannya, Pemerintah Kota Ambon menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses pendidikan dan pembinaan dengan penuh disiplin.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Gelombang II dan III sebanyak 240 peserta Latsar CPNS yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pembinaan dan pembekalan ini dengan baik, penuh kedisiplinan, serta semangat yang luar biasa,” demikian sambutan Wali Kota yang dibacakan Sekda.
Menurut Pemerintah Kota Ambon, berakhirnya Latsar bukan berarti berakhirnya proses belajar. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi awal bagi para CPNS untuk memasuki dunia pengabdian sebagai aparatur negara.
Berbagai materi, pembentukan karakter, serta nilai-nilai dasar ASN yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan secara nyata ketika para peserta kembali menjalankan tugas di unit kerja masing-masing.
Salah satu penekanan utama adalah penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang mencakup Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Nilai tersebut diharapkan tidak hanya menjadi materi yang dipelajari selama Latsar, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam bersikap, bekerja, mengambil keputusan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Ambon juga mendorong lahirnya birokrat-birokrat muda yang mampu beradaptasi dengan perubahan, bekerja secara inovatif dan memiliki komitmen dalam mencegah praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Selain kompetensi teknis, para ASN muda diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan, kedamaian dan kebersamaan di tengah masyarakat Kota Ambon.
Penutupan Latsar Gelombang II dan III ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan aparatur yang masih akan berlanjut.
Dalam sambutan tersebut disebutkan, masih terdapat sembilan gelombang Latsar berikutnya yang akan mengikuti proses pembinaan hingga seluruh tahapan pembentukan karakter dan kompetensi CPNS Pemerintah Kota Ambon dapat diselesaikan.
“Masih ada sembilan gelombang lagi yang akan menyusul dan melaksanakan proses pembinaan Latsar CPNS ini hingga seluruh rangkaian penataan dan pembentukan karakter ASN Kota Ambon selesai secara menyeluruh,” demikian disampaikan dalam sambutan Wali Kota.
Pemerintah Kota Ambon turut menyampaikan penghargaan kepada jajaran BKPSDM Kota Ambon, BPSDM Provinsi Maluku, widyaiswara, pelatih, coach, serta seluruh panitia yang telah mendukung pelaksanaan Latsar.
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Ambon dan BPSDM Provinsi Maluku dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembentukan karakter dan kompetensi calon ASN berlangsung secara terarah.
Dengan berakhirnya Latsar Gelombang II dan III, 238 peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya diharapkan mampu mengimplementasikan seluruh pembelajaran yang diperoleh selama pelatihan ke dalam pelaksanaan tugas masing-masing.
Mereka diharapkan hadir sebagai aparatur yang profesional, berintegritas, adaptif dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat Kota Ambon.(Za)
