Lapas Dobo Gelar Shalat Istisqa, Warga Binaan dan Pegawai Bersama Memohon Turunnya Hujan - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Senin, 21 September 2026

Lapas Dobo Gelar Shalat Istisqa, Warga Binaan dan Pegawai Bersama Memohon Turunnya Hujan


Dobo
, Globaltimurnn.com — Menghadapi musim kemarau dan kondisi kekeringan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo menggelar Shalat Istisqa’ bersama warga binaan dan pegawai di Mushola Nurul Iman Lapas Dobo, Jumat (18/09/2026).


Shalat Istisqa’ dipimpin oleh Imam dari Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti warga binaan serta pegawai dengan penuh kekhusyukan.


Pelaksanaan ibadah tersebut merupakan tindak lanjut Surat Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.4.PK.06.01-35 tertanggal 15 September 2026 tentang pelaksanaan Shalat Istisqa’ pada satuan kerja pemasyarakatan di seluruh Indonesia.


Menindaklanjuti arahan tersebut, Lapas Kelas III Dobo menyiapkan pelaksanaan Shalat Istisqa’ sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi musim kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air.


Shalat Istisqa’ merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar menurunkan hujan. Bagi jajaran Lapas Dobo, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengajak seluruh warga binaan dan pegawai memperkuat keimanan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Istisqa’ secara berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan ceramah keagamaan. Para jamaah mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib sambil memanjatkan doa dan memohon ampunan serta rahmat Allah SWT.


Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas.


Melalui kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan, warga binaan diharapkan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, melakukan introspeksi serta membangun sikap dan perilaku yang lebih baik sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.


Kepala Lapas Kelas III Dobo, Pieter Jan Lessy, mengatakan Shalat Istisqa’ tidak hanya dimaknai sebagai ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan dan kebersamaan di lingkungan Lapas.


“Shalat Istisqa’ ini merupakan wujud ikhtiar kita bersama dalam memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT di tengah kondisi kemarau. Kami berharap hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Pieter.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga memiliki nilai penting dalam proses pembinaan warga binaan.


Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian agar warga binaan semakin memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta terus berupaya memperbaiki diri, lanjutnya.


Pieter juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, khususnya kepada Imam yang memimpin Shalat Istisqa’.


Apresiasi turut diberikan kepada seluruh pegawai dan warga binaan yang mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh kekhusyukan.


Melalui doa dan ikhtiar yang dilakukan bersama tersebut, Lapas Kelas III Dobo berharap permohonan yang dipanjatkan mendapat ijabah dari Allah SWT, sehingga hujan segera turun dan kondisi kekeringan dapat teratasi.


Lebih dari sekadar memohon turunnya hujan, Shalat Istisqa’ tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, kebersamaan dan kepedulian di lingkungan Lapas Dobo. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT