Malteng, Globaltimurnn.com — Di tengah kesibukan menjalankan tugas dan pengabdian, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., mengingatkan prajurit untuk tidak kehilangan hal-hal mendasar yang menjadi kekuatan seorang insan TNI: bersyukur, berprestasi, menjaga kehormatan, dan tetap dekat dengan rakyat.
Pesan tersebut disampaikan Pangdam saat melakukan kunjungan kerja ke Mako Yonif 731/Kabaresi di Waepo, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (28/09/2026).
Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XV/Pattimura Ny. Dian Triwinarto, Asren Kasdam XV/Pattimura dan Aspers Kasdam XV/Pattimura, Pangdam terlebih dahulu mendapat sambutan dari jajaran Pemerintah Daerah, TNI-Polri, serta unsur terkait di wilayah Maluku Tengah.
Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalata, S.T., Danbrigif 27/Nusa Ina Kolonel Inf Sri Widodo, Kasdim 1502/Masohi Mayor Inf Junito Luhukay, Kapolres Maluku Tengah AKBP Widy Irawan, S.I.K., Dandenpom XV/2 Masohi Letkol Cpm Faizal, S.H., Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Sahrul Iksan, serta Danramil 1502-02/Amahai Kapten Inf D.J. Moriolkossu turut hadir dalam penyambutan tersebut.
Setibanya di Mako Yonif 731/Kabaresi, Pangdam kemudian bertemu langsung dengan prajurit, PNS, dan anggota Persit di Aula Kabaresi.
Di hadapan mereka, Dody mengajak seluruh personel untuk membangun kebiasaan bersyukur atas setiap nikmat yang diterima. Menurutnya, rasa syukur harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas sekaligus mendorong setiap prajurit untuk terus memberikan prestasi terbaik.
Namun, prestasi tidak cukup hanya dengan kemampuan. Pangdam juga mengingatkan agar seluruh personel menjauhi berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik pribadi, keluarga maupun satuan.
Menjaga kehormatan, kata dia, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme seorang prajurit.
Pesan Pangdam juga menyentuh kehidupan keluarga. Prajurit dan Persit diingatkan untuk mampu mengelola keuangan secara bijak dengan mendahulukan kebutuhan dibandingkan keinginan. Kesehatan pun harus menjadi perhatian, karena kondisi fisik dan mental yang baik merupakan modal penting dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan agar personel tidak mudah terjebak dalam rasa iri hati. Sikap tersebut dinilai dapat mengganggu keharmonisan, baik dalam kehidupan keluarga maupun hubungan antarpersonel di satuan.
Di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks, Pangdam mendorong prajurit Pattimura memiliki mental petarung—cerdas dalam mengambil keputusan, berani menghadapi tantangan, serta pantang menyerah.
Mental tersebut, lanjutnya, harus dibangun bersama dengan loyalitas, kekompakan dan semangat kebersamaan.
Jadilah Prajurit Petarung Pattimura yang Pandai Bersyukur dan Dicintai Rakyat, pesan Dody kepada seluruh personel.
Pesan tersebut menjadi salah satu inti dari kunjungan kerja Pangdam XV/Pattimura di Maluku Tengah. Kehadiran pimpinan di tengah satuan tidak hanya menjadi momentum untuk melihat kondisi satuan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan motivasi dan penguatan secara langsung kepada prajurit dan keluarganya.
Setelah memberikan pengarahan di Yonif 731/Kabaresi, Pangdam melanjutkan agenda dengan meninjau Mako Brigif 27/Nusa Ina. Kunjungan kemudian diteruskan ke Kodim 1502/Masohi dan Denpom XV-2/Masohi.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pimpinan dan jajaran satuan di wilayah, sekaligus memastikan semangat pengabdian, disiplin, kekompakan dan kehormatan tetap menjadi bagian dari kehidupan prajurit Pattimura. (Za)


