Ambon, Globaltimurnn.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Maluku, Ricky Dwi Biantoro, meminta Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon yang baru dilantik, Meta Putra, untuk melanjutkan berbagai capaian positif dan inovasi yang telah dibangun pada masa kepemimpinan sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Ricky saat diwawancarai usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Rutan Kelas IIA Ambon.
Ricky mengatakan, selama kepemimpinan Jefry R. Persulessy perkembangan Rutan Ambon menunjukkan kemajuan yang cukup pesat. Berbagai inovasi dan pembenahan yang telah dilakukan dinilai menjadi modal penting yang harus dipertahankan dan dikembangkan oleh pimpinan yang baru.
“Pada masa kepemimpinan Bapak Jefry, perkembangan Rutan Ambon sangat pesat, kemajuannya sangat baik, dan banyak inovasi yang telah dilakukan. Tentunya, hal-hal positif tersebut harus diteruskan oleh pejabat yang baru, Bapak Meta,” ujarnya.
Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan menjadi penting agar berbagai program yang sudah berjalan tidak berhenti, tetapi terus diperkuat sesuai dengan kebutuhan pembinaan dan pelayanan di Rutan Ambon.
Di sisi lain, Ricky menegaskan bahwa jajaran Rutan Ambon harus memperkuat pengawasan internal guna mencegah terulangnya berbagai persoalan yang sebelumnya pernah terjadi.
Ia menekankan bahwa aspek pelayanan, kebersamaan, serta perlakuan yang adil dan setara terhadap seluruh warga binaan harus menjadi perhatian utama dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
“Ke depan, kita tidak ingin lagi terjadi kejadian-kejadian seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Yang paling utama adalah mengedepankan pelayanan, kebersamaan, serta perlakuan yang sama terhadap seluruh warga binaan,” tegasnya.
Ricky juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi penyimpangan di dalam Rutan, terutama terkait peredaran telepon seluler dan masuknya narkoba. Menurutnya, pencegahan terhadap dua persoalan tersebut membutuhkan pengawasan yang konsisten dan keterlibatan seluruh jajaran.
“Tidak boleh lagi ada penyimpangan, terutama terkait peredaran telepon seluler maupun masuknya narkoba ke dalam Rutan. Untuk itu, peran dan pengawasan dari seluruh jajaran sangat penting untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi lagi,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepala Rutan, tetapi merupakan tugas bersama seluruh petugas. Karena itu, Ricky meminta jajaran Rutan Ambon membangun kerja sama dan komitmen yang kuat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan warga binaan.
Dengan kepemimpinan baru, Ricky berharap Rutan Ambon mampu mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus menghadirkan inovasi baru, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat pengawasan demi terwujudnya tata kelola pemasyarakatan yang lebih baik. (Za)
