Polisi Tangani Kebakaran Kebun di Dusun Pasaulung, Seorang Warga Meninggal Dunia - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar



Selasa, 25 Agustus 2026

Polisi Tangani Kebakaran Kebun di Dusun Pasaulung, Seorang Warga Meninggal Dunia


SBB
, globaltimurnn.com – Polisi menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di salah satu kebun cengkeh milik warga di Dusun Pasaulung, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selasa (25/8/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga, Samuel Latuihamalo (62), meninggal dunia.


Kasihumas Polres Seram Bagian Barat IPDA Asep Souisa, S.Sos., menjelaskan, kejadian tersebut terjadi setelah korban pergi ke kebun cengkeh miliknya sekitar pukul 08.00 WIT.


Sekitar pukul 12.00 WIT, saksi Tirsa Latuihamalo (35) melihat asap tebal dari arah hutan Dusun Pasaulung. Setelah mengetahui kebakaran terjadi di sekitar kebun milik keluarganya, saksi bersama keluarga langsung menuju lokasi.


Setibanya di kebun, korban tidak ditemukan. Saksi hanya menemukan telepon genggam dan parang milik korban yang berada di walang kebun. Saksi kemudian menduga korban sedang mengambil air untuk memadamkan api.


Hingga sekitar pukul 15.00 WIT, korban tidak kunjung kembali. Saksi bersama keluarga kemudian melakukan pencarian sambil memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Karena khawatir, keluarga meminta bantuan kepada kerabat dan masyarakat di Dusun Air Salobar.


Sekitar pukul 17.00 WIT, masyarakat tiba di lokasi dan bersama-sama melakukan pencarian sekaligus berupaya memadamkan api. Sekitar pukul 18.00 WIT, korban ditemukan dalam kondisi terlentang dan telah meninggal dunia akibat terbakar.


Saksi lainnya, Albart Pariama (50), menerangkan bahwa dirinya bersama masyarakat melihat korban yang telah meninggal dunia di lokasi kebakaran. Setelah memastikan bahwa korban adalah Samuel Latuihamalo, warga kemudian menutup jenazah menggunakan pakaian dan menghubungi pihak kepolisian.


Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban membakar rumput di areal kebunnya. Api kemudian membesar dan disertai asap tebal sehingga korban tidak dapat menghindar dan akhirnya terbakar.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Piru AKP Hamsir Buton bersama personel Polsek Piru dan personel Satreskrim Polres SBB mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi terhadap korban serta pemeriksaan di tempat kejadian perkara.


Pihak keluarga korban juga telah menyatakan penolakan terhadap tindakan otopsi yang dituangkan dalam surat penolakan otopsi oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres SBB.


Menyikapi peristiwa tersebut, Kasihumas Polres SBB IPDA Asep Souisa, S.Sos., menyampaikan himbauan Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di musim kemarau.


“Bapak Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, semak belukar maupun sampah secara sembarangan. Masyarakat juga diminta tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan serta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” ujar IPDA Asep.


Kasihumas menambahkan, masyarakat yang melihat adanya asap atau api yang berpotensi menyebabkan kebakaran diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui layanan 110 yang bebas pulsa dan dapat digunakan selama 24 jam.


“Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam menggunakan api, terutama di musim kemarau. Keselamatan harus menjadi yang utama dan setiap potensi kebakaran harus segera dilaporkan,” pungkas IPDA Asep Souisa. (Red) 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT