Piru, Globaltimurnn.com — Upaya memastikan kesehatan Warga Binaan tetap terjaga terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru. Salah satunya melalui program Jumpa Kesan (Jumat Pagi Kesehatan Menyapa) yang secara rutin menghadirkan petugas kesehatan langsung ke blok hunian.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/08/2026) ini menjadi sarana bagi petugas untuk memantau kondisi kesehatan Warga Binaan sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai keluhan yang mereka rasakan.
Tidak sebatas melakukan pemeriksaan tekanan darah, petugas juga menggali kondisi kesehatan masing-masing Warga Binaan, memberikan konsultasi sederhana, serta menyediakan obat sesuai hasil pemeriksaan dan kebutuhan medis.
Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, mengatakan pendekatan langsung kepada Warga Binaan menjadi salah satu kunci dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tepat.
Menurutnya, interaksi langsung membuat petugas lebih mudah mengetahui kondisi yang dialami Warga Binaan, termasuk keluhan yang terkadang tidak terlihat dari pemeriksaan fisik semata.
“Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga mendengarkan keluhan yang disampaikan Warga Binaan. Dari situ kami dapat memberikan penanganan dan obat sesuai dengan kondisi serta kebutuhan mereka,” ujar Suryani.
Sementara itu, Kepala Subseksi Perawatan Lapas Piru, Ellen Anakotta, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan dilakukan secara rutin dengan mempertimbangkan kondisi setiap Warga Binaan yang berbeda-beda.
Setiap Warga Binaan memiliki kondisi dan kebutuhan kesehatan yang berbeda. Karena itu, kami berupaya memberikan pelayanan yang responsif dengan memastikan keluhan mereka didengar dan ditindaklanjuti dengan baik, jelas Ellen.
Menurutnya, pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses selama Warga Binaan menjalani proses pembinaan di Lapas.
Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam pemenuhan hak Warga Binaan.
Ia memastikan jajaran Lapas Piru akan terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan agar dapat diberikan secara optimal, terarah, dan berkesinambungan.
“Kami berkomitmen memastikan pelayanan kesehatan di Lapas Piru berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Jumpa Kesan menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan kepada Warga Binaan sekaligus memastikan kondisi kesehatan mereka terus terpantau,” ungkap Hery.
Pelaksanaan Jumpa Kesan secara konsisten diharapkan mampu memperkuat deteksi dini terhadap berbagai keluhan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan ketika Warga Binaan membutuhkan layanan medis.
Melalui program tersebut, Lapas Piru terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang responsif, humanis, dan berkelanjutan, dengan menempatkan kebutuhan serta kondisi Warga Binaan sebagai bagian penting dalam proses pembinaan. (Za)
