Ambon, Globaltimurnn.com – Di tengah padatnya agenda dan waktu yang terbatas menjelang pelaksanaan salat Jumat, Habib Rifqi Alhamid, S.Kom., M.Si., menyempatkan diri mengunjungi Pesantren Miftahul Khairat Ambon, Jumat (14/08/2026), sekitar pukul 11.00 WIT.
Kunjungan tersebut dilakukan Habib Rifqi bersama rombongan dengan menggandeng Yayasan Cinta Quran Foundation. Meski berlangsung singkat, pertemuan itu menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus momentum memperkenalkan berbagai program keagamaan kepada para santri.
Setelah kunjungan tersebut, Habib Rifqi bersama rombongan melanjutkan perjalanan untuk menunaikan salat Jumat di Masjid Alfatah Ambon.
Habib Rifqi menjelaskan, kedatangannya ke Pesantren Miftahul Khairat bukan merupakan kunjungan rutin mingguan. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi dalam rangka kegiatan keislaman yang tengah dipersiapkan bersama Yayasan Cinta Quran Foundation.
Salah satu agenda yang akan dilaksanakan yakni seminar Islami bertajuk “Duduk Bacarita Deng Habib’s”, dengan tema “Catatan Hati Anak yang Runtuh”.
Selain seminar, Habib Rifqi bersama Yayasan Cinta Quran Foundation juga membawa program “Indonesia Bisa Baca Quran”, yang dikemas dalam kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Program tersebut rencananya digelar di tiga titik di Kota Ambon. Setiap titik akan melibatkan sekitar 200 peserta, sehingga diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Kunjungan ini bukan kunjungan mingguan, tetapi silaturahmi sekaligus untuk mengenalkan kepada para santri tentang Yayasan Cinta Quran Foundation dan kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan,” jelas Habib Rifqi.
Menurutnya, Pesantren Miftahul Khairat dipilih sebagai salah satu tempat yang dikunjungi karena para santri merupakan bagian penting dari generasi yang perlu terus didorong untuk mencintai, membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Cinta Quran Foundation menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pihak pesantren. Ia berharap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Ambon dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa program Indonesia Bisa Baca Quran dilatarbelakangi oleh perhatian terhadap masih tingginya angka masyarakat yang belum mampu membaca Al-Qur’an.
Dalam penyampaiannya, perwakilan yayasan menyebut sekitar 73 persen masyarakat Indonesia masih menghadapi persoalan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mendorong peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat hadir dan bersilaturahmi. Insya Allah, melalui kegiatan Indonesia Bisa Baca Quran ini, kita bersama-sama mendorong masyarakat agar semakin dekat dan mampu membaca Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan tersebut, termasuk pihak Pesantren Miftahul Khairat Ambon.
Kunjungan Habib Rifqi Alhamid bersama Yayasan Cinta Quran Foundation ini pun tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi sekaligus menjadi upaya membuka ruang kolaborasi dengan pesantren dan memperkenalkan gerakan pembelajaran Al-Qur’an kepada para santri.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan semangat membaca Al-Qur’an dapat semakin tumbuh di Kota Ambon, sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang lebih dekat dengan nilai-nilai keislaman. (Rdks)
