Rutin Pantau Budidaya Nanas, Rutan Ambon Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan - globaltimurnn.com

Senin, 06 Juli 2026

Rutin Pantau Budidaya Nanas, Rutan Ambon Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan


Ambon
, Globaltimurnn.com – Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pemanfaatan lahan produktif. Salah satunya dengan melakukan monitoring rutin terhadap perkembangan budidaya tanaman nanas di area perkebunan Rutan, Selasa (07/07/2026).


Monitoring dilakukan jajaran petugas bersama Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dengan meninjau langsung kondisi tanaman, mulai dari kualitas lahan, kebersihan area tanam, kebutuhan air, pengendalian gulma hingga perkembangan pertumbuhan setiap tanaman. Langkah ini bertujuan memastikan budidaya nanas berjalan optimal dan siap menghasilkan panen yang berkualitas.


Program budidaya tersebut melibatkan Kelompok Kerja Pertanian yang terdiri dari lima warga binaan. Mereka secara aktif merawat tanaman melalui penyiraman, penyiangan gulma, pemupukan, hingga pemantauan pertumbuhan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang pertanian.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, menegaskan bahwa budidaya nanas merupakan salah satu program unggulan dalam mengoptimalkan lahan produktif di lingkungan Rutan.


"Monitoring dilakukan secara berkala agar pertumbuhan tanaman tetap terjaga dengan baik. Program ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Kami berharap budidaya nanas ini terus berkembang dan memberikan hasil yang maksimal," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Ode Ena, mengatakan bahwa keberhasilan budidaya tanaman tidak terlepas dari perawatan yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, pendampingan dan evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pertumbuhan tanaman.


"Kami terus mendampingi Kelompok Kerja Pertanian dalam setiap tahapan perawatan, mulai dari penyiraman, pembersihan gulma hingga pemupukan. Dengan pengelolaan yang baik, kami optimistis tanaman nanas akan memberikan hasil yang optimal sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat bagi warga binaan," jelasnya.


Salah seorang anggota Kelompok Kerja Pertanian, Anto, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program tersebut. Menurutnya, kegiatan bercocok tanam memberikan pengetahuan baru sekaligus menumbuhkan semangat untuk lebih produktif.


"Saya senang bisa ikut merawat tanaman nanas. Kami belajar bagaimana cara merawat tanaman dengan baik, mulai dari menyiram, membersihkan gulma sampai memberikan pupuk. Ilmu ini sangat bermanfaat dan menjadi bekal ketika nanti kembali ke tengah masyarakat," ungkapnya.


Hasil monitoring menunjukkan tanaman nanas tumbuh dengan baik, sehat, dan terus mengalami perkembangan positif. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa perawatan yang dilakukan secara berkelanjutan telah berjalan efektif sehingga tanaman siap memasuki fase pertumbuhan berikutnya menuju masa panen.


Melalui pengembangan budidaya nanas ini, Rutan Kelas IIA Ambon tidak hanya memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, tetapi juga menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, serta mampu membekali warga binaan dengan keterampilan yang bernilai ekonomis sebagai bekal kehidupan setelah bebas nanti. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT