Leihitu, globaltimurnn.com – Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Leihitu dalam menangani peristiwa kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Dusun Oli Bawah, Negeri Hitu Lama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (19/7/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIT tersebut menghanguskan lahan perkebunan milik Bakri Ruhunusa (21), seorang petani asal Negeri Hitu Lama. Berdasarkan keterangan korban, dirinya mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat informasi dari warga bahwa lahan perkebunannya terbakar.
Setibanya di lokasi, korban mendapati api telah membakar area perkebunan seluas kurang lebih 100 meter persegi, termasuk sekitar 50 pohon cengkeh jenis Tuni. Warga sekitar kemudian berupaya melakukan pemadaman secara swadaya agar api tidak meluas ke kawasan hutan maupun lahan perkebunan lainnya.
Menerima laporan kejadian tersebut, Kapolsek Leihitu IPTU L.M. Yusdiman, S.H. bersama personel Polsek Leihitu langsung menuju lokasi sekitar pukul 16.00 WIT. Bersama masyarakat, personel kepolisian bahu-membahu melakukan pemadaman sekaligus mengendalikan penyebaran api agar tidak menjalar ke area yang lebih luas.
Berkat kerja sama yang solid antara Polsek Leihitu dan masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga situasi dapat dikendalikan dengan baik.
Kapolsek Leihitu menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bergerak cepat membantu proses pemadaman dan mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di kawasan hutan maupun perkebunan, terutama pada musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran.
“Dengan sinergi antara masyarakat dan kepolisian, kebakaran dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian materiil berupa lahan perkebunan seluas kurang lebih 100 meter persegi dan sekitar 50 pohon cengkeh jenis Tuni yang hangus terbakar. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Polsek Leihitu memastikan akan terus melakukan pemantauan serta mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dari potensi kebakaran demi melindungi lingkungan dan mata pencaharian warga. (Rdks)


