Tobelo, Globaltimurnn.com – Retret Tahunan para Imam Keuskupan Amboina dan rangkaian Tahbisan Imam Baru Tahun 2026 resmi dibuka pada Minggu (5/7/2026) pukul 17.40 WIT di Gedung Poligrend, Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. Kegiatan mengusung tema "Membangun Persaudaraan, Iman dan Solidaritas Menuju Kemandirian Gereja Katolik Keuskupan Amboina".
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Uskup Amboina Mgr. Seno "Inno" Ngutra, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, perwakilan Dandim 1508/Tobelo Kapten Inf. Frans Komea, Wakapolres Halmahera Utara Kompol Saiful Egal, S.A.P., M.A.P., perwakilan Pengadilan Negeri Tobelo Eleonora Selife, Sekretaris Daerah Halmahera Utara Drs. E.J. Papilaya, MTP, para asisten dan pimpinan OPD, para pastor, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta ratusan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Utara menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Halmahera Utara sebagai tuan rumah pelaksanaan Retret Tahunan para Imam Keuskupan Amboina. Menurutnya, retret merupakan momentum penting untuk memperbarui semangat pelayanan, memperdalam kehidupan rohani, dan memperkuat komitmen para imam dalam melayani umat. Ia juga menyampaikan bahwa tahbisan imam baru menjadi tanda hadirnya pelayan-pelayan Tuhan yang siap mengabdikan hidup demi pelayanan, kasih, dan pewartaan Injil.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam mendukung setiap kegiatan keagamaan yang memperkuat persaudaraan, kerukunan, dan toleransi antarumat beragama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh sukacita. Kepada para calon imam, Bupati menyampaikan ucapan selamat serta berharap mereka menjadi pelayan Tuhan yang rendah hati, berintegritas, dan membawa damai bagi semua kalangan.
Sementara itu, Uskup Amboina Mgr. Seno "Inno" Ngutra menyampaikan bahwa retret merupakan kesempatan istimewa bagi para imam untuk berhenti sejenak dari kesibukan pelayanan, membangun relasi yang lebih mendalam dengan Tuhan, serta merefleksikan kembali panggilan imamat. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan setiap sesi retret sebagai sarana memperdalam kehidupan doa, mempererat persaudaraan, dan memperbarui semangat pengabdian kepada Gereja maupun masyarakat.
Uskup Amboina juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, aparat TNI-Polri, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap melalui retret ini para imam Keuskupan Amboina semakin diteguhkan dalam iman, setia pada panggilan, serta menjadi saksi kasih Kristus di tengah kehidupan umat. (𝐆𝐈𝐎).
