Polres SBB Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dalam Aksi Damai Masyarakat Huamual - globaltimurnn.com

Jumat, 12 Juni 2026

Polres SBB Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dalam Aksi Damai Masyarakat Huamual


Piru
, globaltimurnn.com - Rangkaian aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh gabungan masyarakat cinta damai se-Kecamatan Huamual dan anti premanisme pada Kamis (11/6/2026) berlangsung aman dan tertib. Aksi yang melibatkan sekitar 50 orang massa ini menyuarakan sejumlah tuntutan terkait penegakan hukum serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Desa Lokki dan sekitarnya.


Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M menegaskan bahwa pihak kepolisian menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, selama dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.


“Aksi penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Kami dari Polres SBB berkomitmen untuk tetap memberikan pengamanan secara humanis sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kapolres.


Aksi dimulai dari titik kumpul di Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, kemudian massa bergerak menuju Kantor Bupati Seram Bagian Barat dan dilanjutkan ke Mako Polres SBB. Dalam aksinya, massa membawa satu unit mobil komando dengan sound system serta bendera Merah Putih.


Di depan Kantor Bupati SBB, massa menyampaikan sejumlah aspirasi yang pada intinya meminta evaluasi terhadap Penjabat Kepala Desa Lokki serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Pemdes), serta mendesak pemerintah daerah membuka ruang dialog secara transparan. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui audiensi bersama Wakil Bupati SBB Selvinus Kainama, S.Pd dan Sekda Leverne A. Tuasuun, S.P., M.Si.


Dalam audiensi tersebut, pihak pemerintah daerah menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan diteruskan kepada Bupati untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dalam menyelesaikan persoalan yang ada.


Setelah dari Kantor Bupati, massa melanjutkan aksi ke Mako Polres SBB dengan tuntutan utama agar kepolisian mengusut tuntas peristiwa penyerangan dan pengrusakan Pos Polisi Laala serta pembakaran kedai milik anggota Polri.


Pertemuan antara perwakilan massa dengan pihak kepolisian berlangsung di ruang kerja Wakapolres SBB Kompol Beni Kurniawan, S.H., S.I.K., M.A. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan massa menyampaikan sejumlah informasi dan dugaan terkait adanya aktor intelektual di balik peristiwa penyerangan dan pengrusakan, serta menyerahkan dukungan berupa kesiapan saksi untuk membantu proses penyelidikan.


Menanggapi hal itu, Wakapolres SBB menyampaikan bahwa pihak kepolisian terbuka terhadap setiap masukan masyarakat dan akan segera menindaklanjuti dengan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut, termasuk koordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal untuk proses pemeriksaan dan pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP).


Kapolres SBB melalui jajaran juga menegaskan bahwa proses penegakan hukum sedang berjalan dan akan dilakukan secara profesional, transparan, serta tanpa tebang pilih.


“Kami memastikan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti. Proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah. Polres SBB berkomitmen mengusut tuntas setiap tindak pidana yang terjadi,” tegas AKBP Andi Zulkifli.


Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan tidak terpengaruh oleh provokasi. Serahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian,” tambahnya.


Seluruh rangkaian kegiatan aksi, mulai dari penyampaian aspirasi hingga audiensi dengan pihak pemerintah daerah dan kepolisian, berjalan dengan aman dan terkendali. (Rdks) 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT