
Foto : Kemendes RI Tinjau Peran BUMDes Dan Produk Unggulan Negeri Layeni, Guna Peningkatan dan Perkuat Ekonomi Desa
Layeni, Globaltimurnn.com - Ekonomi desa di Perkuat, kemendes republik indonesia (RI) tinjau peran BUMDes dan produk unggulan negeri layeni.
Terkait hal itu, Koordinator provinsi program transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) maluku bersama Tim direktorat jenderal pengembangan ekonomi dan investasi desa (PEID) kementerian desa republik indonesia melakukan monitoring pelaksanaan Program TEKAD di negeri layeni, kecamatan teon nila serua (TNS), kabupaten maluku tengah,pada rabu kemarin (3/6/2026).
Kegiatan itu sebagai bukti dan atensi pemerintah pusat yang di laksanakan di balai negeri layeni difokuskan pada pengembangan produk unggulan desa sebagai salah satu strategi peningkatan ekonomi masyarakat dan kemandirian desa.
Monitoring yang di lakukan tim dalam kajian terhadap berbagai aspek yang mendukung pengembangan produk unggulan desa.
Dalam hasil pengkajian tersebut ada beberapa poin yang menjadi perhatian khusus antara lain dukungan pemerintah negeri layeni dalam mendorong pengembangan produk unggulan, identifikasi kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peran BUMDes dalam pengembangan usaha desa, unit-unit usaha yang telah dikembangkan, serta kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan asli desa (PAD).
Disaat tim berdialog langsung dengan pemerintah negeri, pengurus BUMDes, kelompok usaha masyarakat, serta para pelaku ekonomi desa guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait perkembangan program dan mampu mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi secara langsung di lapangan.
Koordinator Program TEKAD Maluku menjelaskan bahwa "monitoring ini merupakan bagian dari upaya memastikan program yang dijalankan untuk mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,-
Menurut kordinator, pengembangan produk unggulan desa harus didukung oleh tata kelola kelembagaan yang baik,mampuh berinovasi dalam pengembangan usaha, serta sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat agar bisa menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan."tegasnya
Sementara itu,kepala pemerintahan negeri (KPN) layeni, Roi Tewernusa, menyampaikan "apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh Program TEKAD serta kementerian desa RI terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di negeri layeni.'ungkapnya
ADVERTISEMENT
“Kehadiran tim TEKAD maluku dan tim dirjen PEID kemendes RI menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi unggulan yang dimiliki oleh Negeri Layeni,”ujar Tewernusa.
“Pemerintah negeri berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada BUMDes dan kelompok-kelompok usaha masyarakat agar produk unggulan desa dapat berkembang, memiliki daya saing, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menambahkan, penguatan BUMDes menjadi salah satu fokus bagi pemerintah negeri karena lembaga itu,memiliki peran strategis dalam mengelola potensi ekonomi desa dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa.
“Melalui pendampingan yang berkelanjutan, BUMDes dapat semakin profesional dalam mengelola unit-unit usaha yang ada sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan membuka peluang usaha bagi masyarakat,” jelasnya
Ia juga mengatakan"Melalui kegiatan monitoring ini, akan berdampak positif dalam berbagai rekomendasi yang dihasilkan kiranya dapat menjadi bahan evaluasi dan acuan bagi Pemerintah Negeri Layeni dalam memperkuat pengembangan produk unggulan desa serta meningkatkan mutu di dan kontribusi di semua sektor usaha desa terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat-
Lebih lanjut Tewernusa menjelaskan bahwa, Pemerintah Negeri Layeni terus mendorong inovasi pengolahan produk unggulan berbasis potensi lokal, khususnya ubi jalar yang selama ini menjadi komoditas andalan masyarakat,-
Melalui BUMDes Nkamorita Layeni, kami tidak hanya menjual ubi jalar dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga terus berinovasi menciptakan berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah ekonomi bagi kemakmuran rakyat negeri layeni itu adalah harapan kami". Tutup KPN Layeni Roi Tewernusa (Tim)