
Foto : Apresiasi Tinggi Bupati Halmahera Utara: Sinergi Masyarakat dan Tim SAR Kunci Keberhasilan Penanganan Korban Erupsi Dukono
Halut, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penanganan dan evakuasi akibat erupsi Gunung Dukono. Seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan berjalan aman, tertib, dan tuntas, sehingga operasi SAR pun resmi ditutup pada hari ini.
Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, yang turun langsung memimpin operasi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Ia mengakui bahwa proses pencarian dan evakuasi menghadapi tantangan luar biasa, mulai dari medan yang terjal, korban yang tertimbun material vulkanik tebal, hingga aktivitas gunung yang masih fluktuatif dan rentan erupsi susulan. Namun, semua kendala tersebut dapat diatasi berkat semangat gotong royong dan koordinasi solid antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada TNI-Polri, Basarnas, BPBD, PMI, ERT Gosowong, dan seluruh relawan serta warga yang telah bekerja tanpa kenal lelah. Dengan kebersamaan ini, tugas kemanusiaan dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa pengalaman ini menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di masa depan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi bahwa seluruh korban hilang telah ditemukan. Total terdapat 3 orang meninggal dunia, yaitu 1 WNI perempuan berinisial E, serta 2 warga negara asing (WNA) laki-laki bernama HWQT (30 tahun) dan SMBAH (27 tahun). Sementara itu, 15 orang lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
Setelah ditemukan, seluruh jenazah dievakuasi ke pos penanganan darurat, kemudian dirujuk ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi dan penanganan medis lebih lanjut. Untuk pencarian terakhir hari ini, tim mengerahkan 98 personel yang dibagi menjadi empat regu, dan menggunakan data koordinat GPS hasil penelusuran hari sebelumnya agar pencarian lebih terarah.
Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menyebut keberhasilan ini sebagai bukti kekuatan kolaborasi lintas sektor. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kepala Basarnas Maluku Utara Iwan Ramdani, Danrem 152/Baabullah Enoh Solehudin, Kapolres Halmahera Utara Erlichson Pasaribu, Dandim 1508/Tobelo Alex Donald M.L. Gaol, serta seluruh masyarakat Desa Mamuya yang ikut terlibat langsung mulai dari proses pencarian hingga logistik.
Sementara itu, Iwan Ramdani menilai dukungan masyarakat sebagai “kunci utama” kelancaran operasi. “Tanpa partisipasi warga yang rela mengorbankan tenaga dan sumber daya, tugas ini akan jauh lebih sulit,” ucapnya.
Pemerintah daerah berharap semangat solidaritas yang terjalin saat menangani bencana ini dapat terus dipelihara, demi menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan yang mungkin terjadi di masa mendatang. Sebagai langkah antisipasi, jalur pendakian Gunung Dukono juga telah ditutup permanen demi keselamatan masyarakat. (𝐆𝐈𝐎).
