UNHENA Gelar Pembekalan KKN Tematik; Dorong Literasi Koperasi dan Ekonomi Lokal Melalui KDMP - globaltimurnn.com

Rabu, 15 April 2026

UNHENA Gelar Pembekalan KKN Tematik; Dorong Literasi Koperasi dan Ekonomi Lokal Melalui KDMP

Foto : UNHENA Gelar Pembekalan KKN Tematik; Dorong Literasi Koperasi dan Ekonomi Lokal Melalui KDMP

Halut
, Globaltimurnn.com – Universitas Hein Namotemo bekerja sama dengan Kementerian Koperasi Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Literasi Perkoperasian serta Penguatan Peran Mahasiswa dalam Pengembangan Ekonomi Lokal melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Acara berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, di Gedung Graha Bethany, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. 

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Ibu Destry Anna Sari, beserta jajaran. Turut hadir pula Kepala Dinas UKM dan Koperasi Provinsi Maluku Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Asisten Deputi Literasi dan Penyuluhan, Rektor Universitas Hein Namotemo, Danramil 1508-02/Galela, perwakilan Polres Halut, Kejari Halut, serta ratusan orang mahasiswa dan tamu undangan. 

 

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Hein Namotemo, Dr. Hendriane Namotemo, S.S., M.M., menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya kolaborasi ini sejak kampus berdiri pada tahun 2005. Menurutnya, momen ini menjadi motivasi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penguatan koperasi.

 

"Saya sangat bangga, ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami. Mahasiswa bukan hanya menjalankan tugas pengabdian, tapi menjadi awal momentum mengembangkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi. Pemerintah pusat menjadikan koperasi sebagai sektor pencipta lapangan kerja baru, dan mahasiswa bisa menjadi mitra strategis mewujudkan kesejahteraan," ujar Dr. Hendriane.

 


Sementara itu, Bupati Halmahera Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Drs. E.J Papilaya, MTP, menekankan dua poin penting: panggilan kampus untuk mendukung program Asta Cita Presiden, dan pentingnya KKN Tematik berbasis potensi desa.

 

"Desa adalah titik awal pembangunan. Melalui KKN ini, mahasiswa diarahkan untuk mengidentifikasi potensi lokal seperti kelapa dan produk turunannya. Kami harapkan hasil nyata dalam manajemen, branding, dan pemasaran yang mendukung rencana ekspor daerah. Semoga Unhena menjadi pilot project bagi kampus lain," tegas Sekda.

 

Hal senada disampaikan perwakilan Gubernur Maluku Utara melalui Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Provinsi, yang menyebut kegiatan ini sebagai yang pertama kalinya menggandeng perguruan tinggi. Ia mengungkapkan tantangan bahwa dari 1.185 koperasi yang terdata, baru sekitar 15 yang aktif. Oleh karena itu, peran mahasiswa sangat dinantikan untuk mewujudkan konsep "satu koperasi satu komoditas".

 

Dalam Key Note Speech, Deputi Destry Anna Sari menyoroti pentingnya koperasi sebagai solusi utama mewujudkan keadilan sosial. Ia berharap mahasiswa mampu menerapkan konsep "satu desa satu bisnis" yang dikelola secara bersama-sama.

 

"Koperasi bukan pilihan kedua, tapi solusi utama. Kami berharap dari Maluku Utara lahir generasi muda yang percaya diri dan berkomitmen memimpin koperasi untuk kesejahteraan masyarakat. Mari wujudkan keadilan sosial melalui ekonomi kerakyatan," tandasnya. (𝐆𝐈𝐎).

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT