SMP Muhammadiyah Ambon Cetak Prestasi Nasional Meski Terbatas Fasilitas - globaltimurnn.com

Sabtu, 18 April 2026

SMP Muhammadiyah Ambon Cetak Prestasi Nasional Meski Terbatas Fasilitas

Foto : SMP Muhammadiyah Ambon Cetak Prestasi Nasional Meski Terbatas Fasilitas

Ambon
, Globaltimurnn.com – Peringatan Milad ke-58 SMP Muhammadiyah Ambon digelar dengan penuh semangat dan kebanggaan pada Jumat (17/04/2026). Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, secara resmi membuka acara tersebut sekaligus mewakili Wali Kota, Bodewin M. Wattimena, untuk memberikan apresiasi tinggi atas sederet prestasi gemilang yang telah diraih sekolah hingga ke tingkat nasional.

 

Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah, Wara, ini turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku, jajaran OPD Pemkot Ambon, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. Suasana semakin meriah dengan penampilan kreativitas siswa dan penyalaan kembang api sebagai tanda dibukanya acara perayaan.

 

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wawali, Wali Kota menyampaikan rasa bangga yang luar biasa. Ia menilai bahwa selama 58 tahun, SMP Muhammadiyah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai-nilai keislaman.

 

"Ini merupakan kebanggaan yang luar biasa. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan ilmunya, sehingga anak-anak mampu bersaing hingga mencapai ajang nasional," ujar Ely Toisutta.

 

Ia juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas. Melalui panggung seni dan kreativitas yang ditampilkan, ia mengajak siswa untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta menjauhi hal-hal negatif seperti narkoba dan pergaulan bebas demi masa depan Ambon yang lebih baik.

 


Kepala Sekolah, Ardon Jamdin, memaparkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Tahun ini menjadi sejarah baru dengan diluncurkannya program Full Day School yang difokuskan pada penguatan pendidikan Al-Qur'an dan karakter siswa.

 

"Program ini kami hadirkan untuk menjawab kekhawatiran orang tua terkait degradasi moral. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi, kelas yang disiapkan sudah penuh terisi," ungkapnya.

 

Selain itu, sekolah juga aktif menjalin kerjasama strategis, mulai dari pengiriman siswa ke Pondok Pesantren Muhammadiyah di Solo hingga lembaga bahasa di Pare, Kediri, untuk mempersiapkan generasi yang unggul secara global.

 

Di balik gemilangnya prestasi dan inovasi tersebut, SMP Muhammadiyah Ambon menghadapi tantangan berat terkait keterbatasan sarana dan prasarana. Dari data yang ada, sekolah menampung 13 Rombongan Belajar (Rombel) namun hanya memiliki 7 ruang kelas.

 

Kondisi ini memaksa penerapan sistem double shift serta pengalihan fungsi laboratorium dan perpustakaan menjadi ruang belajar. Bahkan saat ujian pun sekolah terpaksa meminjam gedung lain karena tidak memiliki fasilitas yang memadai.

 

"Kami sangat berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota untuk pembangunan laboratorium dan perpustakaan, agar proses belajar mengajar bisa lebih maksimal," harap Ardon.

 

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, semangat juang sekolah dan para siswa tidak surut. Mereka tetap optimis dan berkomitmen untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Kota Ambon di kancah nasional.

 

Di akhir acara, Wawali juga menyerahkan penghargaan kepada para siswa yang telah memenangkan berbagai kompetisi sebagai bentuk motivasi dan apresiasi. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT