Mega Proyek RP 71 Milyar Groundbreaking Waterfront City Batu Merah, Wajah Baru Ekonomi Ambon - globaltimurnn.com


Selasa, 07 April 2026

Mega Proyek RP 71 Milyar Groundbreaking Waterfront City Batu Merah, Wajah Baru Ekonomi Ambon

Foto : Mega Proyek RP 71 Milyar Groundbreaking Waterfront City Batu Merah, Wajah Baru Ekonomi Ambon   

Ambon
, Globaltinurnn.com – Sejarah baru mulai ditorehkan untuk pembangunan ekonomi Kota Ambon. Pemerintah Negeri Batu Merah resmi melakukan groundbreaking atau pemancangan tiang pertama pembangunan Waterfront City Batu Merah, Rabu (08/04/2026).

 

Proyek bernilai fantastis Rp 71 Miliar ini bukan sekadar membangun pasar biasa, melainkan menghadirkan pusat perdagangan modern yang akan menjadi ikon baru di kawasan pesisir Teluk Ambon.

 

Acara dimulai dengan prosesi adat yang sakral dan khidmat, menandai dimulainya pembangunan strategis ini. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Walikota Ambon Bodewin Wattimena, jajaran Forkopimda, para Raja, hingga tokoh bisnis dan organisasi masyarakat.

 


Berbeda dengan pasar konvensional, Pasar Batu Merah dirancang dengan konsep Waterfront City yang megah. Bangunan akan menghadap langsung ke laut dengan penataan kawasan yang terintegrasi, rapi, dan sangat estetik.

 

Tujuan utamanya jelas: memberikan kenyamanan maksimal bagi pedagang dan pembeli, sekaligus menata kota agar bebas dari pedagang kaki lima yang selama ini memenuhi badan jalan dan menyebabkan kemacetan.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan komitmen tinggi pemerintah daerah. Ia mengakui bahwa secara bisnis, pasar ini bisa menjadi saingan bagi Pasar Mardika, namun demi kemajuan Ambon dan kesejahteraan rakyat, ego sektoral harus dikesampingkan.

 

“Kita sadar ini bisa jadi kompetitor, tapi karena kecintaan kita pada rakyat dan keinginan memperindah wajah kota, kita dukung penuh. Ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi soal pelayanan dan kenyamanan masyarakat,” tegas Gubernur.

 

Ia juga menekankan pentingnya manajemen modern. Pasar ini wajib bersih, sehat, dan yang paling penting: Tidak boleh ada sampah yang dibuang ke laut! Sistem pengelolaan lingkungan harus diperketat agar tetap menjaga keindahan alam Ambon.

 

Walikota Bodewin Wattimena menambahkan, pembangunan ini merupakan bagian dari visi besar menata seluruh garis pantai Teluk Ambon.

 

“Rencananya kawasan dari Pantai Mardika sampai Batu Merah akan ditata secara terpadu dan presisi. Pasar ini akan menjadi salah satu ujung tombak pertumbuhan ekonomi yang membuat kota kita semakin tertib dan indah,” ujarnya.

 

Kepala Pengembang, Alham Falil, memaparkan bahwa pembangunan ini direncanakan berlangsung selama 18 bulan. Namun, dengan kondisi cuaca yang mendukung dan kesiapan logistik yang matang, durasi ini bisa dipangkas hingga 5 bulan lebih cepat.

 


“Total investasi Rp 71 Miliar. Material dan alat berat sudah standar kualitas tinggi, sebagian didatangkan dari luar daerah. Kami pastikan pasar ini akan menjadi yang terbesar dan termodern, layak menjadi kebanggaan masyarakat Ambon,” jelasnya.

 

Dengan dimulainya proyek ini, diharapkan Ambon akan memiliki pusat ekonomi baru yang modern, bersih, dan mampu menyerap banyak tenaga kerja di masa depan. (Za) 

 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT