
Foto : KUPP Tobelo Bersama Pemda Halut Perkuat Kesiapan Sambut KM Tatamailau
Halut, Globaltimurnn.com – Menjelang kedatangan Kapal Motor (KM) Tatamailau yang dijadwalkan sandar pada 27 April 2026, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tobelo menggelar rapat lanjutan persiapan bersama lintas sektor, Rabu (22/04/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang rapat KUPP Tobelo, Desa Rawajaya, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Halut Drs. F.N. Sahetapy, M.H, Kepala KUPP Tobelo Sharuddin, ST beserta jajaran, Dinas Perhubungan, Dinas Perindag, unsur TNI/Polri, pemerintah kecamatan dan desa, pihak TKBM, Karantina Kesehatan, serta tamu undangan lainnya.
Kepala KUPP Tobelo, Sharuddin, dalam pembukaan menegaskan bahwa rapat ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan pelayanan kapal penumpang KM Tatamailau. Ia menekankan pentingnya koordinasi seluruh stakeholder guna memastikan proses embarkasi dan debarkasi berjalan tertib, aman, dan sesuai standar pelayanan.
“Pelabuhan Tobelo diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan tertib dibanding pelabuhan lainnya, sehingga tidak terjadi kesemrawutan,” ujarnya.
Dalam pemaparan teknis, disampaikan bahwa Pelabuhan Tobelo menjadi salah satu pelabuhan singgah pada trayek A KM Tatamailau dan sekaligus titik akhir trayek tersebut. Berbagai kesiapan telah dilakukan sejak November 2025, termasuk simulasi alur pelayanan penumpang, mulai dari check-in, pemeriksaan keamanan, ruang tunggu, hingga proses embarkasi menggunakan shuttle bus menuju kapal.
Namun demikian, sejumlah potensi kendala juga diidentifikasi, di antaranya ketidaktertiban kendaraan, munculnya pedagang musiman, tingginya animo masyarakat, serta belum seragamnya identitas tenaga kerja bongkar muat (TKBM). Hal ini dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan di area pelabuhan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, disepakati beberapa langkah penanganan, antara lain penertiban area parkir, pembatasan akses di area tertentu, pengaturan lokasi pedagang di luar pelabuhan, serta kewajiban penggunaan seragam bagi TKBM.
Asisten I Setda Halut, Drs. F.N. Sahetapy, MH, dalam arahannya menegaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara. Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Simulasi harus segera dilakukan sebelum hari H. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar pelaksanaan berjalan aman dan tertib,” tegasnya.
Sementara itu, pihak TKBM menyatakan kesiapan untuk mendukung operasional dengan sistem kerja bergiliran dan penggunaan rompi sebagai identitas. Dinas Perindag bersama pemerintah kecamatan dan desa juga berkomitmen menata pedagang agar tidak berjualan di dalam area pelabuhan.
Dari sisi keamanan, KP3 Pelabuhan Tobelo mengakui adanya keterbatasan personel, namun akan diantisipasi dengan penambahan dukungan saat kapal tiba. Seluruh unsur pengamanan juga menyatakan kesiapan dalam menjaga ketertiban.
Rapat ditutup dengan penegasan bahwa seluruh instansi harus mempersiapkan tugas masing-masing, termasuk rencana pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta kemungkinan penyambutan secara adat. Pemerintah daerah juga memastikan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan perdana KM Tatamailau di Pelabuhan Tobelo. (𝐆𝐈𝐎).
