
Foto : Baru Jabat, Kadis Pariwisata Muhammad Asri Langsung Gerak Cepat Benahi Sektor Wisata Halut
Halut, Globaltimurnn.com – Tidak mau membuang waktu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara yang baru dilantik, Muhammad Asri Tapi Tapi, SE.,MMA langsung menunjukkan keseriusannya membenahi sektor pariwisata daerah. Langkah strategis ini diambil segera setelah proses serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya, Atbernimus Pasimanjeku, S.Pd.,M.Pd, pada tanggal 17 Maret 2026 lalu.
Dalam waktu singkat, pada Selasa 14 April 2026 Muhammad Asri langsung menggerakkan seluruh jajaran organisasi dengan menetapkan tiga prioritas utama yang menjadi fokus kerja ke depannya, yakni;
Pertama, fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi pariwisata. Untuk memastikan hal ini berjalan efektif, Kepala Dinas langsung melakukan pertemuan dengan para pengelola destinasi wisata unggulan, antara lain Wisata Mamuya dan Wisata Luari. Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam berbagai aspek teknis dan strategis guna mendongkrak penerimaan daerah dari sektor wisata. Rapat koordinasi serupa juga direncanakan akan segera dilaksanakan dengan pengelola destinasi lainnya.
Kedua, upaya serius dilakukan untuk mengangkat citra event daerah ke tingkat nasional. Salah satu target utama adalah memasukkan Festival Kiarono ke dalam kalender event nasional Kharisma Event Nusantara. Berbagai persyaratan administrasi dan teknis akan segera dipenuhi agar festival budaya dan wisata ini dapat dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara.
Ketiga, memaksimalkan penyelenggaraan berbagai festival daerah sebagai daya tarik utama. Selain Festival Kiarono, Dinas Pariwisata juga akan memacu pelaksanaan Festival Timba Laor dan Festival Kali Molulu. Tidak hanya itu, pihaknya juga menjalin sinergi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan usaha kuliner di Halmahera Utara.
"Melalui berbagai kegiatan dan kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata, tidak hanya bagi pendapatan daerah, tetapi juga bagi pelaku usaha kecil dan kesejahteraan masyarakat setempat," tegas Asril Muhammad.
Langkah cepat dan visi yang jelas ini diharapkan mampu membawa sektor pariwisata Halmahera Utara menuju arah yang lebih baik, maju, dan sejahtera. (𝐆𝐈𝐎).
