
Foto : Di Balik Pelantikan KONI Ambon, Harapan Tinggi, Tantangan Berat Menanti Bodewin Wattimena
Ambon, Globaltimurnn.com — Pelantikan Bodewin Wattimena sebagai Ketua Umum KONI Kota Ambon periode 2025–2029 membawa harapan besar, namun juga menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang tidak ringan, Sabtu (18/04/2026).
Di balik seremoni resmi yang dipimpin Sam Latuconsina, tersimpan realitas yang selama ini menjadi persoalan klasik: pembinaan atlet yang belum merata, minimnya kompetisi berjenjang, hingga ketergantungan pada bakat alami tanpa sistem.
SK KONI Nomor 03 Tahun 2026 memang telah mengesahkan kepengurusan baru secara sah dan lengkap. Namun legitimasi administratif bukan jaminan keberhasilan di lapangan.
Bodewin dalam sambutannya mencoba menjawab tantangan itu dengan menekankan pentingnya pembinaan sejak dini dan penguatan sinergi antara pemerintah dan organisasi olahraga, “KONI harus jadi motor, bukan penonton. Kita tidak bisa lagi berjalan tanpa arah,” ujarnya.
Pernyataan ini secara tidak langsung mencerminkan evaluasi terhadap kondisi sebelumnya, di mana pembinaan dinilai belum berjalan maksimal.
Di sisi lain, Sam Latuconsina menggarisbawahi posisi strategis Ambon sebagai penyumbang atlet terbesar di Maluku. Namun ia juga mengingatkan bahwa status tersebut tidak boleh membuat organisasi terlena.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa persaingan antar daerah kini semakin ketat. Kabupaten/kota lain mulai berbenah, membangun sistem pembinaan yang lebih modern dan terukur Artinya, jika Ambon tidak bergerak cepat, dominasi itu bisa berakhir.
Agenda POPMAL yang akan datang menjadi ujian awal bagi kepengurusan baru. Event ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga indikator keberhasilan pembinaan jangka pendek.
Dengan komposisi pengurus yang besar, tantangan berikutnya adalah memastikan tidak terjadi tumpang tindih peran dan minim koordinasi penyakit klasik organisasi besar.
Pelantikan telah usai, Janji sudah disampaikan, Kini yang dibutuhkan adalah kerja nyata, Publik Ambon tidak lagi menunggu rencana mereka menunggu hasil. (Za)

