"STOP PROVOKASI! SMMI Ajak Masyarakat Maluku Jaga Kerukunan di Bulan Ramadhan Tolak Hoax Soal Gubernur Hendrik" - globaltimurnn.com


Selasa, 10 Maret 2026

"STOP PROVOKASI! SMMI Ajak Masyarakat Maluku Jaga Kerukunan di Bulan Ramadhan Tolak Hoax Soal Gubernur Hendrik"

Foto :  "STOP PROVOKASI! SMMI Ajak Masyarakat Maluku Jaga Kerukunan di Bulan Ramadhan Tolak Hoax Soal Gubernur Hendrik"

Globaltimurnn
.com, Ambon – Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SMMI) mengeluarkan pernyataan tegas untuk mengutuk keras tindakan penyebaran flayer provokatif yang mengklaim seolah-olah Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membenci umat Muslim dengan menahan proposal kegiatan Ramadhan dan pembangunan masjid. SMMI menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak berdasar, Selasa (10/03/2026). 

 

Dalam rilisan resmi yang disampaikan hari ini, SMMI menyatakan bahwa tindakan provokasi semacam itu tidak hanya merusak kerukunan umat beragama yang telah terjaga dengan baik di Maluku, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di momentum bulan suci Ramadhan.

 

"Kami ingin menegaskan bahwa kebijakan yang dilakukan Bapak Gubernur Hendrik Lewerissa tidak pernah mengkerdilkan masyarakat Maluku maupun umat Islam secara khusus. Sosoknya adalah pemimpin yang menjunjung tinggi nilai-nilai beragama, adat, dan budaya orang Maluku," ujar perwakilan SMMI dalam pernyataannya.

 

SMMI juga mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk tidak mudah terpancing dan tidak mempercayai narasi yang menyatakan bahwa gubernur hanya milik agama tertentu. Sebaliknya, masyarakat diimbau untuk selalu mengedepankan kritikan yang logis dan bebas dari isu yang tidak sehat.

 

Selain itu, SMMI meminta pihak berwajib khususnya Polda Maluku untuk segera menangkap dan memproses hukum pelaku penyebaran flayer serta opini provokatif dalam jangka waktu 2x24 jam, sebagai bentuk komitmen menjaga keharmonisan di tanah air yang dikenal dengan julukan "Tanah Rencana Allah".

 

"Di bulan suci Ramadhan ini, mari kita sama-sama menjaga kerukunan dan keharmonisan umat beragama di Maluku. STOP PROVOKASI!" tegas SMMI. (Tim)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT