Berita Menarik,,,Tolak Perpanjangan SK Penjabat Kepala Desa, Kantor Desa Morekau Jadi Korban - globaltimurnn.com


Selasa, 10 Maret 2026

Berita Menarik,,,Tolak Perpanjangan SK Penjabat Kepala Desa, Kantor Desa Morekau Jadi Korban

Foto : Tolak Perpanjangan SK Penjabat Kepala Desa, Kantor Desa Morekau Jadi Korban

Morekau
, Globaltimurnn.com - Menolak perpanjangan Penjabat Kepala Desa Morekau, warga masyarakat Morekau naik pitam lansung mendatangi kantor Desa dengan selembar kertas Manila karton bertuliskan penolakan. 


Informasi pemasangan kantor Desa Morekau oleh masyarakat karena menolak perpanjangan Penjabat Kades Morekau Ongen Patiasina itu kini marak di publik menjadi perbincangan hangat. 


Selembar kertas Manila karton itu menuliskan" Kami pemuda dan masyarakat Negeri Morekau menolak dengan tegas perpanjangan SK Penjabat Kepala Desa dan menuntut Bupati SBB untuk segera mengangkat dan melantik penjabat Kepala Desa yang berasal dari anak adat Negeri Morekau".


Selembar kertas Manila karton berwarna putih bertuliskan tinta spidol hitam itu pun di tempelkan tepat pintu masuk kantor Desa sebagai bagian dari emosi rakyat guna melarang aktifitas kantor sampai terpenuhi tuntutan masyarakat Morekau. 


Sementara menurut Bhabinkamtibmas Desa Morekau Aipda Jemy Matinahoru saat di konfirmasi" Mengakui benar adanya kejadian pemasangan kantor Desa Morekau tersebut sore kemarin sekitar pukul 15 : 00 Wit dengan alasan menolak SK perpanjangan Penjabat Kepala Desa. Sebutnya


Menurutnya" Informasi yang diterima dari masyarakat saat memalang kantor tersebut mengungkapkan bahwa mereka menolak perpanjangan SK Penjabat Kepala Desa tersebut, karena menurut masyarakat tidak sesuai yang di usulkan pemda dengan apa yang masyarakat kehendaki. Ujarnya


Hingga berita ini diturunkan baik Penjabat Desa Morekau Ongen Patiasina maupun Ketua BPD belum memberikan keterangan resmi Terkait aksi pekalongan kantor oleh masyarakat Desa Morekau tersebut.


Sedangkan Plt. Kadis Pemdes SBB Ampy Tuhenay yang di konfirmasi Media ini, menyampaikan singkat, aksi penolakan tersebut belum ada laporan dari pihak masyarakat ke pemda lewat Dinas Pemdes, sehingga pihak Pemda lewat Dinas Pemdes sendiri belum bisa memberikan keterangan lengkap. Sebutnya  (V374) 


Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT