
Foto : Asops Dankodaeral lX Hadiri Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Perayaan Jumat Agung dan Paskah 2026
Ambon, Globaltimurnn.com - Pgs. Asisten Operasi Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Asops Dankodaeral) lX yang juga menjabat Komandan Satuan Pertahanan Pantai (Dansathantai) Kodaeral lX, Letkol Laut (P) Frejohn Da Costa menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka Pengamanan Perayaan Jumat Agung dan Paskah Tahun 2026 yang digelar di Aula Polda Maluku, Jumat (27/3/2026).
Rakor penting ini dihadiri sejumlah tokoh strategis daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, Sahli Pangdam Kodam XV/Pattimura dan pimpinan instansi terkait lainnya.
Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan. Dalam sambutannya, Sekda Maluku menegaskan bahwa perayaan Jumat Agung dan Paskah bukan hanya memiliki makna spiritual yang mendalam, tetapi juga dimensi sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakat Maluku yang menjunjung tinggi nilai “hidup orang basudara”.
“Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat adalah kunci utama. Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Harus satu komando, satu persepsi, dan satu tujuan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mulai dari meningkatnya mobilitas masyarakat, potensi gangguan keamanan, penyebaran hoaks, hingga faktor cuaca yang tidak menentu.
Oleh karena itu, langkah-langkah strategis seperti sterilisasi rumah ibadah, kesiapan layanan kesehatan dan transportasi, serta pengendalian informasi publik menjadi perhatian utama.
Sekda juga menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk intoleransi. “Tidak boleh ada ruang bagi intoleransi. Setiap potensi gangguan harus direspons cepat. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Maluku, Bernardus Fanulene, dalam laporannya menyampaikan kesiapan pelaksanaan ibadah, termasuk data jumlah rumah ibadah yang akan digunakan selama rangkaian perayaan.
Ia menegaskan bahwa rakor ini memiliki arti strategis dalam menyamakan persepsi serta menyusun langkah antisipatif demi menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi yang solid, Maluku optimistis seluruh rangkaian perayaan Jumat Agung dan Paskah 2026 dapat berlangsung aman, damai, dan penuh khidmat. (Red)

