Ambon Jadi Pelopor Digitalisasi Pramuka Nasional – Walikota Dorong KTA dan Aplikasi "Ayo Pramuka" Jadi Jantung Organisasi Modern - globaltimurnn.com


Selasa, 03 Maret 2026

Ambon Jadi Pelopor Digitalisasi Pramuka Nasional – Walikota Dorong KTA dan Aplikasi "Ayo Pramuka" Jadi Jantung Organisasi Modern

Foto : Ambon Jadi Pelopor Digitalisasi Pramuka Nasional – Walikota Dorong KTA dan Aplikasi "Ayo Pramuka" Jadi Jantung Organisasi Modern

Ambon
, Globaltimurnn.com – Gerakan Pramuka memasuki babak baru dengan memulai transformasi digital dari tanah Maluku! Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pendataan Potensi Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional dan Bimbingan Teknis Aplikasi "Ayo Pramuka" Kwartir Nasional (Kwarnas) pada Rabu (04/03/2026) di Ruang Rapat Vlisingen, Kota Ambon.

 

Acara yang menjadi tonggak sejarah pertama di Provinsi Maluku ini diikuti oleh seluruh jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Maluku, baik secara tatap muka maupun daring, dengan didampingi langsung oleh tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarnas.

 

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Walikota menegaskan bahwa kelangsungan hidup sebuah organisasi besar terletak pada kemampuannya membaca dan mengelola lingkungan strategis baik dari dalam maupun luar.

 


"Gerakan Pramuka sudah berdiri sejak lama dengan potensi dan sumber daya yang luar biasa besar. Namun pertanyaannya: apakah semua aset berharga itu sudah dikelola dengan cara yang paling maksimal?" ujar Walikota Wattimena.

 

Menurutnya, pendataan anggota melalui sistem terintegrasi adalah langkah krusial untuk melepaskan seluruh potensi yang ada. Bukan sekadar kartu identitas biasa, KTA menjadi bentuk pengakuan resmi yang memberikan harga diri bagi setiap anggota Pramuka.

 

"Bagaimana mungkin kita tidak tahu dengan pasti berapa banyak anggota aktif yang ada? Berapa di antaranya sudah memiliki KTA resmi? Ini bukan hanya soal administrasi, tapi tentang menghargai setiap individu yang telah berkontribusi tahun-tahun lamanya," tegasnya.

 


Walikota juga mengakui bahwa masih banyak anggota setia yang belum memiliki KTA resmi, kondisi yang harus segera diperbaiki melalui pendataan digital yang akurat dan terpercaya.

 

Di tengah laju perkembangan teknologi yang tidak bisa ditahan lagi, Walikota menekankan bahwa digitalisasi adalah keniscayaan yang harus diterima dengan tangan terbuka.

 

"Suka atau tidak, kita harus beradaptasi. Dengan jumlah anggota mencapai sekitar 25 juta orang di seluruh Indonesia, kita tidak bisa lagi bergantung pada sistem manual yang lambat dan rentan kesalahan. Teknologi adalah kunci untuk memperkuat sistem dan manajemen organisasi kita," jelasnya.

 

Sementara itu, dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Kwarda Pramuka Maluku, Saiful Almaskati, disebutkan bahwa Bimtek aplikasi "Ayo Pramuka" adalah langkah strategis untuk mengubah wajah Pramuka menjadi organisasi yang modern dan siap bersaing.

 

"Pramuka tidak hanya tentang tali-temali dan kemah alam saja. Kita harus juga menjadi organisasi yang melek teknologi dan memiliki literasi digital yang tinggi," ucapnya dalam sambutan tersebut.

 

Aplikasi "Ayo Pramuka" hadir dengan sejumlah fitur canggih yang diharapkan bisa merevolusi pengelolaan organisasi. Di antaranya adalah kemampuan untuk melakukan pendataan anggota secara rapi, akurat, dan real-time hingga ke tingkat ranting terkecil. Selain itu, aplikasi ini juga dipercaya akan mempercepat proses administrasi, termasuk pengusulan Pramuka Garuda dan berbagai tanda penghargaan yang selama ini sering dianggap memakan waktu lama.

 

Melalui sistem digital ini, Kwarnas berharap bisa mendapatkan data riil tentang jumlah dan profil anggota Pramuka di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat citra Pramuka sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga nilai-nilai luhur kepramukaan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman.


Kwarda Maluku juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Ambon dan Dinas Kominfo yang telah menjadi tuan rumah dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini. Dengan diadakannya acara ini di Ambon, diharapkan Kwarcab Kota Ambon dapat menjadi contoh terbaik bagi seluruh kwartir lain di Provinsi Maluku dalam mengoptimalkan transformasi digital organisasi.

 

Transformasi ini menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka terus bergerak maju untuk membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki karakter yang kuat, tetapi juga adaptif dan berdaya saing di era digital. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT