
Foto : Lapas Piru Tanam 12 Pohon Jeruk Red Pamelo, Dukung Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan
Piru, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Piru kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat program pembinaan kemandirian melalui penanaman 12 pohon jeruk red pamelo di area depan lapas, Sabtu (28/02/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal program baru yang berfokus pada penghijauan sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Penanaman dipimpin langsung oleh Kalapas Piru, Hery Kusbandono, bersama jajaran Seksi Kegiatan Kerja serta Warga Binaan. Suasana penuh semangat tampak saat petugas dan Warga Binaan bersama-sama melakukan penanaman sebagai simbol kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan.
Kalapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembentukan karakter bagi Warga Binaan.
“Penanaman jeruk red pamelo ini merupakan program baru dalam pembinaan kemandirian. Kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan semangat produktif kepada Warga Binaan. Ini juga bentuk dukungan terhadap Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pemberdayaan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran langsung bagi Warga Binaan dalam bidang pertanian. "Kami ingin Warga Binaan memahami proses dari awal, mulai dari penanaman hingga perawatan. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal positif saat mereka kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial AN mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Kami merasa dipercaya dan diberi kesempatan untuk belajar hal baru. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih semangat menjalani pembinaan,” ujarnya.
Melalui program penanaman ini, Lapas Piru terus berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif, berorientasi masa depan, dan selaras dengan arah kebijakan pemasyarakatan yang semakin progresif dan berdampak nyata.(Za)
