![]() |
| Foto : Pemkab Buton Selatan Bersama TNI-Polri Sepakati Rekonsiliasi Pasca Kericuhan |
Buton Selatan, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan bersama jajaran TNI dan Polri bergerak cepat meredam ketegangan pasca-insiden kericuhan yang melibatkan oknum anggota Batalyon TP 871 La Maindo dan Brimob Batalyon B Pelopor Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Upaya penyelesaian dilakukan melalui pertemuan rekonsiliasi yang digelar pada Senin (5/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat mengakhiri kesalahpahaman demi menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran pembangunan di wilayah Buton Selatan.
Bupati Buton Selatan Muhammad Adios menegaskan bahwa perselisihan yang sempat terjadi murni disebabkan oleh kesalahpahaman dan telah diselesaikan secara kekeluargaan. Ia memastikan kondisi keamanan di Buton Selatan kini telah kembali kondusif.
“Alhamdulillah, melalui pertemuan ini kita menyaksikan seluruh pihak kembali bersatu dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Tidak ada lagi perbedaan di antara prajurit. Kita adalah satu untuk bangsa, dan bersama-sama membangun Buton Selatan ke arah yang lebih baik,” ujar Adios.
Sementara itu, Komandan Kodim 1413/Buton Letkol Inf Arif Nofiyanto menyayangkan terjadinya insiden yang dipicu aksi saling ejek usai pertandingan sepak bola di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, pada Minggu (4/1/2026). Ia menegaskan bahwa langkah-langkah preventif telah diambil bersama Bupati, Kapolres, serta para komandan satuan terkait guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Kesalahpahaman ini telah diselesaikan dengan baik. Sebagai aparat keamanan, kami menjamin situasi di Buton Selatan tetap aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memupuk kebersamaan agar pembangunan dan perekonomian daerah dapat berjalan dengan nyaman,” tegasnya.
Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, S.H., S.I.K., M.M. turut menekankan pentingnya menjaga soliditas dan persatuan antarkomponen bangsa. Menurutnya, TNI dan Polri sebagai alat negara memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Pertemuan ini menjadi pesan kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri adalah satu kesatuan. Kami berkomitmen penuh mendukung pembangunan di Buton Selatan agar ke depan daerah ini semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, kericuhan sempat terjadi antara oknum anggota kedua kesatuan usai laga sepak bola. Namun situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat setelah pimpinan masing-masing instansi turun langsung melakukan mediasi serta menenangkan anggotanya. (V374)



