
Foto : Gawat,,,Warga Desa Makububui Taniwel Timur Laporkan Kasus Dugaan Korupsi ADD/DD 7 Milyar Ke Kejari SBB
SBB, Globaltimurnn.com - Sebanyak kurang lebih 7 Milyar ADD/DD Desa Makububui, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat diduga hilang ditelan bumi, menurut masyarakat, hingga warga masyarakat menjadi heran entah kemana anggaran tersebut sejak tahun 2022 - 2025.
Hal ini diketahui dari salah satu sumber terpercaya warga masyarakat Desa Makububui yang enggan namanya dimediakan menyampaikan" Ada sejumlah sumber warga masyarakat Makububui sudah melaporkan kasus dugaan korupsi di Kejari SBB guna diperiksa.
Laporan kasus dugaan korupsi ADD/DD Desa Makububui ini menyeret beberapa nama yang pernah memegang jabatan di Desa Makububui sejak 2022-2025 kemarin. Ungkap sumber
Dikatakan-nya" nama - nama yang terseret dalam laporan itu ada nama Thomas Mawene yang waktu itu menjabat sebagai Pj. Kades Makububui, Otis Limehuway selaku Pj. Kades Antar Waktu, Tidore Salima, Eduard Lumamuly, serta bendahara Desa Wasti Limehuway tahun 2021- 2026 hingga saat ini, bahkan Poly Silaya yang juga bendahara sejak 2019. Jelas sumber
Menurut-nya" Laporan sudah disikapi Kasi Intel Kejari SBB Gunanda Rizal, yang mana dalam penyampaian-nya laporan tersebut pihak Kejari akan meminta Inspektorat untuk mengaudit guna mendapat kepastian pelanggaran dugaan tindak pidana korupsi dari laporan tersebut. Sebut sumber
Sumber mengatakan" Menurut Kasi Intel Kejari akan menyurati Inspektorat pekan depan guna memastikan adanya dugaan korupsi atau tidak pada anggaran 7 Milyar yang di sebutkan. Ujar sumber
Sementara itu Kasi Intel Kejari SBB Gunanda Rizal yang dihubungi media ini menjelaskan" Seingatnya laporan masyarakat Desa Makububui terkait adanya dugaan korupsi ADD/DD tersebut jumat pekan kemarin, dan secara prosedur pihak Kejaksaan akan surati pihak Inspektorat pekan depan untuk memastikan dugaan tersebut sesuai fungsinya. Jelas Kasi Intel
Sedangkan Thomas Mawene yang saat ini menjabat sebagai Camat Taniwel Timur, saat di konfirmasi terkait adanya laporan tersebut sedikit kaget hingga naik pitam dan lansung menyatakan bisa saja akan lapor balik terkait pencemaran nama baik, karena menurutnya itu informasi gila.
Dikatakan-nya" ADD/DD Desa Makububui tidak sampai sebesar demikian, setahun hanya berkisar 8 ratusan lebih, dan mestinya jika diduga seperti demikian, harus dikabarkan anggarannya bukan lansung menyampaikan sebesar 7 Milyar, itu dapat anggaran dari mana. Ujarnya tegas
Mawene juga menekankan" Dirinya mulai menjabat sejak akhir 2023 tepatnya Desember sejak masa kepemimpinan Pj. Andy Candra, kemudian tahun 2024 itu hanya setahun saat Pj. Bupati dijabat Jais Ely. Ujarnya
Menurutnya" Untuk Otis Limahuwey menjabat saat itu hanya 6 bulan, dirinya juga mengatakan anggaran yang disampaikan pelapor itu tidak masuk akal, ibarat anggaran jalan Inamosol, pelapor gila, jadi kasih laporan yang tidak masuk akal. Tuturnya (V374)