Komisi III DPRD SBB dan Mitra Akan Fokus Pada BBM Bersubsidi Masuk Ke SBB - globaltimurnn.com


Rabu, 28 Januari 2026

Komisi III DPRD SBB dan Mitra Akan Fokus Pada BBM Bersubsidi Masuk Ke SBB

Foto : Komisi III DPRD SBB dan Mitra Akan Fokus Pada BBM Bersubsidi Masuk Ke SBB

Kairatu
, Globaltinurnn.com - Usai gelar RDP komisi III DPRD SBB bersama Mitra terkait membahas kelangkaan BBM di SBB teristimewa Minyak tanah dan juga pertalite yang minum di SBB, Wakil ketua komisi III DPRD SBB Petronela Istia yang ditemui wartawan di salah satu ruangan pada lingkungan kantor DPRD sementara di Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kab. SBB, siang kemarin, sekitar pukul 12 : 00 Wit. Selasa 27/01/2026


Wakil ketua komisi III Petronela Istia kepada wartawan menyampaikan" Hasil dari RDP komisi III DPRD SBB bersama Mitra terkait itu, menyepakati pengadaan BBM bersubsidi dalam hal ini pertalite. 


Petronela mengakui, menurut pihak pertamina bahwa" Kuoto pertalite di SBB sebenarnya ada, namun minim di bawah standar sehingga hampir tidak terlihat karena tidak disalurkan lewat SPBU. 


Menurutnya" Di SBB ada kuota BBM subsidi namun minim, itu karena kesediaan belum memadai, berbagai peralatan yang di SPBU belum ada, karena saat ini sudah menggunakan sistim digitalisasi, dan itu belum di penuhi pihak SPBU, termasuk penampungan-nya. Sebutnya


Sehingga menurutnya hal tersebut perlu dilakukan evaluasi monitoring,   oleh pihak DPRD bersama Siswana Migas Kabupaten SBB. Ujarnya


Hal tersebut juga menurut Petronela ada diberi interval waktu sehingga stok ketersediaan BBM beraubsidi itu bisa masuk di SBB. Urainya


Sedangkan untuk kesedian minyak tanah perlu ada perbaikan - perbaikan, karena yang di sampaikan pihak pertamina itu rasbaing, yang artinya rasa ketakutan. 


Petronela mengatakan" Skala rumah tangga yang membelanjakan minyak tanah itu dalam jumlah besar sebagai stok, sehingga hal itu juga termasuk yang mengakibatkan kelangkaan minyak tanah. 


Dalam kesepakatan yang telah di bahas itu, untuk memperkecil rentang kendali, yang mana di SBB ini ada 4 agen atau pangkalan, sehingga dari 4 pangkalan yang ada di bagi lagi 1 pangkalan mengatasi dia sampai tiga Kecamatan. 


Hal itu menjadi catatan dan pekerjaan rumah bagi DPRD, dan Mitra terkait,  sehingga membantu pihak pihak terkait maupun DPRD bisa mengatahui adanya kelangkaan bahkan terjadi penggabungan harga. 


Petronela berharap apa yang sudah di bicarakan dapat berjalan dengan baik, baik itu masuknya BBM beraubsidi jenis pertalite, maupun minyak tanah tidak terjadi lagi kelangkaan, serta harga kembali normal. Pungkasnya (V374) 


Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT