
Foto : Kepsek SMA 4 Ambon, Sekolah dan Orang Tua Wajib Bekerja Sama Atasi Masalah Siswa
Ambon, Globaltimurnn.com – Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Ambon, Mezack Tentua, S.Th.,M.Pd.K, menyampaikan bahwa lebih dari 100 siswa, telah mendapatkan manfaat dari program bantuan khusus yang diperuntukkan bagi anak-anak dengan kondisi ekonomi lemah namun memiliki prestasi akademik yang baik, Senin (19/01/2026).
Menurutnya, saat ini terdapat tren yang mengkhawatirkan di mana sebagian anak dari keluarga kurang mampu justru malas belajar, tidak menunjukkan prestasi, namun ingin mengikuti gaya hidup yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi mereka.
Program bantuan ini difokuskan untuk menunjang seluruh proses pendidikan siswa, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sekolah seperti buku, tas, sepatu, dan seragam. "Buku merupakan hal paling utama kalau anak-anak tidak punya buku, itu sangat parah," ujarnya.
Kepsek juga menekankan pentingnya komunikasi dengan orang tua agar bantuan digunakan dengan benar dan tidak disalahgunakan untuk keperluan di luar pendidikan. Pembayaran bantuan dilakukan secara formal dan transparan data calon penerima tersimpan di bank, namun diperlukan surat keterangan tambahan sebelum mereka dipanggil untuk mencairkan dana secara mandiri.
Selain mengenai pengelolaan bantuan, Kepsek juga mengungkapkan tantangan dalam membina siswa. Menurutnya, tanggung jawab mendidik bukan hanya menjadi beban sekolah, melainkan juga keluarga dan orang tua, karena siswa hanya berada di sekolah selama 8 jam sehari.
Sisanya mereka bersama orang tua, jadi peran keluarga sangat penting untuk mengontrol perkembangan anak, katanya.
Permasalahan seperti pacaran yang keluar jalur kerap muncul karena ada "kekosongan" waktu antara perjalanan dari rumah ke sekolah atau saat pulang sekolah.
SMA Negeri 4 Ambon bersama dengan SMA 5 dan SMK 6 Ambon, memiliki total sekitar
3,000 siswa yang bergerak di jalur yang sama saat jam pulang sekolah.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan. "Kita tidak boleh kalah dengan anak-anak, guru harus tetap menjadi panutan dengan memberikan pembinaan dan nasihat yang baik," ucapnya.
Kepsek berharap siswa dapat memahami bahwa kesuksesan tidak diraih dengan mudah, dan mereka harus belajar dari contoh kakak-kakak yang dulu berjuang keras untuk meraih pendidikan hingga bisa bekerja dengan baik. (Za)