![]() |
| Foto : 𝐓𝐢𝐦 𝐒𝐚𝐭𝐠𝐚𝐬 𝐏𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐧𝐜𝐚𝐧𝐚 𝐇𝐚𝐥𝐮𝐭 𝐂𝐚𝐛𝐮𝐭 𝐏𝐨𝐬 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐃𝐞𝐬𝐚 𝐃𝐨𝐢𝐭𝐢𝐚, 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐤𝐞 𝐓𝐨𝐛𝐞𝐥𝐨 |
𝐋𝐎𝐋𝐎𝐃𝐀, Globaltimurnn.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang bertugas di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, dinyatakan siap mencabut posko dan kembali ke Tobelo.
Keputusan tersebut diambil setelah seluruh rangkaian tugas penanganan bencana, termasuk pendistribusian logistik, pembersihan material sisa bencana, serta pendampingan kepada masyarakat terdampak, dinilai telah berjalan dengan baik dan kondusif.
Selama berada di Desa Doitia, Tim Satgas Penanganan Bencana Halut dalam hal ini TNI–Polri, SATPOL-PP BPBD selalu bekerja sama dengan, perangkat desa, serta masyarakat setempat dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana. Kehadiran Tim Satgas mendapat respons positif dari warga karena sangat membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
Kepala Badan Penaggulangan Bencana Kabupaten Halmahera Utara, Hertje Hiarie, menyampaikan bahwa pencabutan pos dilakukan karena kondisi di lapangan sudah terkendali. “Seluruh tahapan penanganan darurat telah dilaksanakan dengan baik. Namun kami tetap melakukan pemantauan dan siap kembali jika dibutuhkan,” ujarnya.
"Kaban" juga mengapresiasi kerja sama seluruh personel Satgas bersama pemerintah desa, dan masyarakat Desa Doitia selama masa penugasan.
Meski posko akan dicabut, Tim Satgas menegaskan tetap melakukan pemantauan dan siap kembali diterjunkan apabila terjadi kondisi darurat atau bencana susulan di wilayah tersebut. "Ucap Kaban."
Dengan masa tugas di Desa Doitia yang mulai dari tanggal 10 Januari 2026 sampai dengan berakhir pada tanggal 23 Januari 2026, seluruh personel Satgas selanjutnya kembali ke Tobelo dalam keadaan aman dan tertib. ( 𝐆𝐈𝐎 ).


