
Foto : Peringatan Maulid Nabi Menjadi Momentum Hidupkan Nilai Persaudaraan dan Toleransi
Ambon, Globaltimurnn.com – Khidmat peringatan Maulid Nabi berjalan dengan suana yang hangat dan penuh antusias, Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (03/10/2025) di Gedung islamic center.
Dengan tema " Menyebarkan Pesan Rasulullah SAW, Toleransi Hidup Berdampingan dalam Keberagaman untuk Ambon yang Manise," acara yang menjadi momentum penting untuk meneladani akhlak Nabi sekaligus memperkuat persaudaraan dalam keberagaman.
Acara yang berlangsung turun di hadiri oleh Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisuta, Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, Ketua LASQI Kota Ambon Abas Rumadan, Ketua Dharma Wanita, Persatuan Kota Ambon, Kepala Kemenag Kota Ambon, Ketua Baznas, dan para pimpinan OPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus di maknai sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dan menghidupkan nilai persaudaraan, kebersamaan, serta toleransi di tengah masyarakat majemuk Kota Ambon.
Hal itu di sampaikan Wali Kota saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang di gelar Majelis Ta’lim Al-Madinah Pemerintah Kota Ambon.
Tema peringatan Maulid tahun ini, Menyebarkan Pesan Rasulullah SAW dan Toleransi Hidup Berdampingan dalam Keberagaman untuk Ambon yang Manis, sangat relevan dengan kondisi kota kita hari ini.
Ambon adalah kota multikultural, kota yang majemuk, sehingga kita harus terus membangun persatuan dan kesatuan.
Di katakannya, peringatan Maulid bukan hanya sebatas tradisi seremonial, tetapi menjadi ruang untuk merenungkan kembali ajaran Nabi Muhammad SAW, serta menghidupkan akhlak mulia dalam kehidupan bersama.
Secara internal, Maulid mengajarkan umat Islam untuk beriman, bertakwa, dan meneladani Nabi, Secara eksternal, Maulid mengajarkan kita membangun kerukunan dengan semua umat beragama.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyinggung berdirinya Majelis Ta’lim Al-Madinah yang di bentuk sejak ia menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Ambon, Kehadiran majelis tersebut, katanya, kini menunjukkan eksistensi nyata melalui kegiatan keagamaan dan sosial.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Majelis Ta’lim Al-Madinah bersama Baznas Kota Ambon turut menyerahkan bantuan 33 paket peralatan masak kepada korban kebakaran di Desa Batu Merah dan Hunud.
“Berbagi adalah nilai keislaman yang implementatif, Mudah mudahan ini memberikan spirit agar Ambon menjadi rumah besar bagi semua warganya,” ujar Wattimena.
Walikota juga menegaskan bahwa pemerintah terus memberi ruang bagi semua umat beragama untuk menghidupkan kebersamaan melalui program prioritas, “Kalau masyarakatnya menghargai perbedaan dan keberagaman, maka Ambon pasti akan bangkit dan maju.”
WaliKota menutup sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada Majelis Ta’lim Al-Madinah dan semua pihak yang mendukung penyelenggaraan peringatan Maulid.
“Semoga peringatan ini mempererat silaturahmi, memperkokoh iman, dan memperkuat kepedulian sosial di Kota Ambon."(Za)
