
Foto : MUI dan Baznas Kunjungi Kapolres SBB, Bahas Kolaborasi Pemberantasan Prostitusi Online
Piru, Globaltinurnn.com - Dalam upaya menanggulangi maraknya praktik prostitusi online yang semakin mengkhawatirkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seram Bagian Barat melakukan kunjungan resmi ke Mapolres Seram Bagian Barat pada Rabu, 6 Agustus 2025. Kunjungan ini diterima langsung oleh Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., sebagai bentuk sinergi antar-lembaga dalam memberantas penyakit masyarakat yang merusak moral generasi muda.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua MUI Kabupaten Seram Bagian Barat, Abd Rasul Rahaubun, S.Pd., serta jajaran pimpinan Baznas SBB, yakni Ketua Syuaib Pattimura, S.Pd.I., Wakil Ketua I M. Fathien Tuasamu, S.P., dan Wakil Ketua IV Abdullah Makatita, S.H.
Kapolres Seram Bagian Barat dalam sambutannya menegaskan komitmen Polri untuk terus memberantas segala bentuk kejahatan, termasuk prostitusi online yang kini mulai menyasar kalangan remaja dan dilakukan secara tersembunyi melalui media sosial.
“Tugas kami adalah melindungi dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Prostitusi online bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman terhadap masa depan anak-anak bangsa. Kami menyambut baik dukungan dari MUI dan Baznas dalam gerakan pencegahan ini,” ungkap Kapolres.
Ketua MUI SBB, Abd Rasul Rahaubun, S.Pd., menyampaikan bahwa MUI siap bersinergi dalam upaya pembinaan keagamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, guna memperkuat ketahanan moral dan akhlak di tengah tantangan zaman.
Ketua Baznas SBB, Syuaib Pattimura, S.Pd.I., menyoroti bahwa faktor ekonomi sering menjadi pendorong terjadinya prostitusi online. Ia menegaskan bahwa Baznas memiliki tanggung jawab sosial untuk mengintervensi akar persoalan tersebut melalui program pemberdayaan dan bantuan zakat.
“Baznas melihat persoalan ini tidak hanya dari sisi hukum dan moral, tetapi juga dari dimensi sosial dan ekonomi. Kami siap membantu melalui pelatihan keterampilan dan penyaluran bantuan zakat agar masyarakat yang rentan, khususnya perempuan dan remaja, dapat mandiri dan tidak tergoda oleh praktik yang merusak ini,” ujarnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama antara Polres, MUI, dan Baznas Kabupaten Seram Bagian Barat untuk membentuk tim kerja terpadu guna melakukan edukasi, pengawasan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai langkah pencegahan prostitusi online secara berkelanjutan. (Rdks)
