globaltimurnn.com

Minggu, 02 Agustus 2026

Sambut HUT ke-81 TNI 2026, Komandan Kodaeral IX Survei Spot Lomba Selam OBA di Teluk Dalam Ambon

Agustus 02, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Guna memastikan kesiapan penyelenggaraan Lomba Selam OBA (Orientasi Bawah Air) Open Tournament Panglima TNI yang akan digelar Kodaeral lX sebagai panitia penyelenggara dalam rangka HUT ke-81 TNI 2026, Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., melaksanakan survei spot lomba selam perairan Teluk Dalam Ambon, Minggu (2/8/2026).


Kegiatan survei bersama tim dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi lokasi yang akan digunakan sebagai arena perlombaan pada September 2026 mendatang.


Peninjauan meliputi aspek keamanan, keselamatan, karakteristik perairan, kedalaman, kondisi arus, ser huta kelayakan lintasan yang akan dilalui para peserta selama perlombaan berlangsung.


Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral IX bersama tim penyelenggara dan personel terkait melakukan pengecekan terhadap titik start, rute perlombaan, hingga titik finish guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sesuai standar pelaksanaan olahraga selam.


Lomba Selam OBA menjadi salah satu agenda olahraga bahari dalam rangka memeriahkan HUT TNI Tahun 2026, sekaligus sebagai upaya meningkatkan pembinaan olahraga selam, mempererat sinergitas antar satuan, serta memperkenalkan potensi wisata bawah laut yang dimiliki Teluk Ambon kepada masyarakat luas. Sedangkan Nomor lomba yang akan diikuti oleh para peserta yaitu M-Course dan 5-Point Course. 



Melalui pelaksanaan survei ini, diharapkan seluruh persiapan teknis dapat dimatangkan sehingga pelaksanaan Lomba Selam OBA nantinya dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses, sekaligus mencerminkan profesionalisme TNI dalam mendukung pengembangan olahraga bahari di Indonesia. (Rdks)

Selengkapnya

Bupati Piet Hein Babua Resmi Buka Diklat Paskibraka Halmahera Utara Tahun 2026

Agustus 02, 2026


Tobelo
, Globaltimurnn.com – Bupati Kabupaten Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2026. Acara pembukaan berlangsung di Bryken Hotel, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Minggu malam (02/08/2026). 

 

Turut hadir Kapolres Halut AKBP Elrichson Pasaribu, S.H., S.I.K, Kepala Kejaksaan Negeri Halut Rahmat, S.H., M.H., Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Arh M. Ali, Sekda Halut Drs. E.J. Papilaya, MTP, Kaban Kesbangpol Hairudin Dodo, S.H., M.H., para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, pelatih, panitia, serta calon anggota Paskibraka.

 

Kepala Badan Kesbangpol Hairudin Dodo melaporkan, pembentukan Paskibraka tahun ini berpedoman pada Surat Edaran BPIP dan SK Bupati, serta menggunakan sistem aplikasi “Transparansi Paskibraka” guna menjamin proses yang objektif, bersih, dan bebas KKN. Sebanyak 257 siswa mendaftar, melalui tahapan seleksi berjenjang hingga tes secara daring dan terpusat, akhirnya terpilih 60 calon terbaik (30 putra & 30 putri) dari 15 SMA/sederajat. Unggul lagi, tiga siswa daerah ini juga lolos menjadi anggota Paskibraka tingkat Provinsi Maluku Utara yang kini sedang berlatih di Sofifi.

 

Diklat yang berlangsung hingga 18 Agustus 2026 ini tidak hanya latihan baris-berbaris, namun juga membekali materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hingga pencegahan radikalisme, didampingi lima pelatih gabungan dari Kodim dan Polres Halut.

 

Dalam sambutannya sekaligus meresmikan pembukaan, Bupati menegaskan keberadaan mereka bukan sekadar pengibar bendera, melainkan wadah kaderisasi calon pemimpin berkarakter Pancasila. “Kalian ada di sini murni hasil kemampuan sendiri, tanpa rekomendasi dari saya maupun pimpinan lain—ini bukti proses yang murni dan transparan,” tegas Bupati.

 

Terkait penyelenggaraan tahun ini, Bupati menjelaskan tidak melibatkan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dikarenakan masih adanya persoalan dualisme kepengurusan yang belum dapat diselesaikan, dan Pemerintah Daerah tidak menginginkan adanya perpecahan. Oleh karena itu, pendampingan diperkuat dengan penambahan unsur pelatih dari TNI dan Polri termasuk Polwan.

 

Bupati berpesan agar seluruh peserta taat dan disiplin, serta mengharapkan prestasi terus diukir sebagaimana putra-putri Halut yang kini telah banyak diterima di Akmil maupun Akpol. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Sabtu, 01 Agustus 2026

Kapal Kayu Yuni Bahari Ber-awak 5 Orang, Berhasil Diselamatkan Tim SAR, Saat Alami Kebocoran Diperairan Pulau Banda

Agustus 01, 2026


Banda
, globaltimurnn.com - Kapal Yuni Bahari berpenumpang 5 awak kapal yang mengalami kebocoran di tengah lautan Banda berhasil diselamatkan Pos SAR Banda dan Unsur Gabungan pada Sabtu, 01/8/2026.


Kelima korban berhasil evakuasi Tim SAR Gabungan dengan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Pulau Banda.


Ezau Risamasu selaku Koordinator Pos SAR Banda menyampaikan "Informasi Kondisi Membahayakan Jiwa Manusia ini kami terima dari Bapak Robo. Pada Sabtu, 01/8 sekitar pukul 12.55 wit.


Selaku keluarga, menyampaikan meminta bantuan SAR terhadap Kapal tersebut yang mengalami kebocoran dilautan Banda tepatnya disekitar Selatan Perairan Pulau Run, Kabupaten Maluku Tengah. Tim SAR Gabungan kemudian dikerahkan menggunakan RIB menuju lokasi kejadian dengan jarak -+ 16,3 Nautical Mile, Heading 242.82°arah Barat Daya.


Sekitar pukul 15.24 wit, Kapal tersebut berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada jarak -+ 18 Nautical Mile arah Barat Laut dari lokasi kejadian. Setelah dilakukan koordinasi dengan awak kapal bahwa, kebocoran sedikit berhasil diperbaiki dan kapal dapat melanjutkan perjalanan kembali. 


RIB Pos SAR Banda selanjutnya mendampingi Kapal kayu tersebut melanjutkan perjalanan menuju Pulau Banda Neira. Dan pada pukul 00.30 wit tanggal 02/8 Tim SAR Gabungan bersama Kapal Yuni Bahari tiba dengan selamat di Pelabuhan Rakyat Banda selanjutnya seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga. 


Menurut informasi, Kapal Kayu tersebut bertolak dari Kota Ambon pada tanggal 31/7 dengan tujuan Pulau Banda Neira. Namun setibanya di sekitar Perairan Pulau Run, kapal dihantam gelombang hingga mesin alkon mengalami kerusakan dan kapal mengalami kebocoran. Alhamdulillah setelah berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan para awak kapal menyampaikan bahwa kebocoran sedikit berhasil diperbaiki dan kapal dapat melanjutkan perjalanan kembali. Kapal tersebut selanjutnya di dampingi RIB Pos SAR Banda guna melanjutkan perjalanan dan berhasil tiba dengan selamat di Pulau Banda.


Data korban :

1. La Ajo (Nahkoda) 41/L

2. Ruslan 33/L

3. La Ante 54/L

4. La Anto 31/L

5. Salman 55/L


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi diantaranya, Pos SAR Banda, Polairud Banda, Koramil Banda, dan Keluarga korban. 


Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya, RIB Pos SAR Banda, longboat masyarakat, dan Rescue Car. 


Cuaca dilapangan dilaporkan Cerah berawan, angin tenggara kecepatan 26 knots, dan tinggi gelombang 2,5 meter.


Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Rdks)

Selengkapnya

Sekda Papilaya: Jadilah Lentera yang Terangi Kemajuan Halmahera Utara

Agustus 01, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara Drs. E.J. Papilaya, M.TP hadir dan menjadi tokoh utama dalam Malam Puncak Festival Lentera Hibualamo, sekaligus acara penutup KKN Kolaborasi Nusantara yang melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Khairun (UNKHAIR), dan Universitas Halmahera (UNIERA). Kegiatan berlangsung di lokasi bersejarah Hibualamo, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Sabtu malam (01/08/2026) dihadiri ratusan warga Halmahera Utara. 

 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda hadir mewakili Bupati Halmahera Utara untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa dan dosen pendamping. “Kami bangga atas karya nyata yang kalian hadirkan—mulai dari inovasi pengolahan tepung dan kerupuk pisang, hingga teknologi pengasapan ikan fufu yang kini lebih berkualitas,” ujar Sekda menyampaikan amanat Pemerintah Daerah.

 

Sekda menegaskan bahwa kolaborasi tiga universitas ini adalah bukti nyata semangat persatuan dalam wadah rumah besar Hibualamo. Ia berharap kerja sama ini tidak berakhir disini, melainkan terus diperluas untuk membesarkan nama Maluku Utara di mata dunia.

 

Poin penting yang disampaikan Sekda adalah pengembangan hilirisasi potensi unggulan daerah, khususnya komoditas pala, bersama UGM yang akan dibawakan dengan merek “Gama Palato” – Gadjah Mada Pala Tobelo. Ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah untuk memajukan ekonomi masyarakat.

 

“Marilah kita jadikan diri kita masing-masing sebagai ‘lentera’, yang senantiasa memancarkan cahaya, semangat, dan kontribusi nyata demi terwujudnya Halmahera Utara yang semakin maju dan sejahtera,” ajaknya mengakhiri sambutan.

 

Selain Sekda, turut hadir Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Dr. Ir. Fachruddin Tukuboya, ST.,MM, para dosen pembimbing dari ketiga universitas, perwakilan Forkopimda, tokoh adat, serta masyarakat luas. Malam penuh makna ini diisi dengan puisi, prosesi simbolis, tarian kolaborasi, dan penampilan seni, yang berakhir aman, lancar dan tertib. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Wakili Rektor UNIERA, Dr. Lilian Apituley Tekankan Cahaya Persatuan & Keberlanjutan Kolaborasi

Agustus 01, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com – Dalam Malam Puncak Festival Lentera Hibualamo yang berlangsung di Hibualamo, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Sabtu malam (01/08/2026), Dr. Lilian Gressthy Florensya Apituley, S.Pi.,M.Hum selaku Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus mewakili Rektor Universitas Halmahera (UNIERA), menyampaikan pesan penting tentang makna persatuan dan pentingnya menjaga semangat kerja sama yang telah terjalin.

 

Festival Lentera Hibualamo, ungkap Dr. Lilian, bukan sekadar tentang lentera, melainkan simbol cahaya harapan, persatuan, dan semangat membangun Bumi Hibualamo. Ia sangat mengapresiasi mahasiswa dari tiga universitas—Universitas Gadjah Mada, Universitas Khairun, dan Universitas Halmahera—yang mampu bersatu melampaui perbedaan latar belakang budaya, daerah, dan kampus untuk bersama-sama mengabdi kepada masyarakat Halmahera Utara.

 

“Semangat kolaborasi ini tidak boleh berhenti di sini, melainkan harus terus hidup melalui kerja sama berkelanjutan di bidang pengabdian, penelitian, maupun pendidikan antar perguruan tinggi, ” tegas Dr. Lilian

 

Kepada para mahasiswa, Ia berpesan agar menjadikan pengalaman KKN sebagai pembelajaran hidup yang berharga: “Ilmu terbaik tidak hanya kita temukan di dalam ruang kuliah, melainkan juga lewat interaksi langsung dan hidup bersama masyarakat.”

 

Dosen asal Ambon ini juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat yang telah menerima kehadiran para mahasiswa dengan penuh kehangatan, serta kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara atas dukungan penuh yang diberikan. “Semoga festival ini menjadi inspirasi nyata, agar kita terus membangun Halmahera Utara yang lebih maju dengan semangat kebersamaan yang tak terpisahkan,” tutupnya.

 

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Staf Ahli Gubernur Maluku Utara, Sekretaris Daerah Halmahera Utara, para dosen pembimbing universitas lain, perwakilan instansi, tokoh adat, serta ratusan mahasiswa dan masyarakat. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Kepsek SD Tanah Goyang Diduga Gelapkan Dana Bantuan PIP, Ortu dan Siswa Siap Aksi Penolakan

Agustus 01, 2026


SBB
, globaltimurnn.com – Program Indonesia Pintar (PIP) adalah program prioritas Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dalam hal ini para peserta PIP mendapatkan bantuan dana dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP).


Melalui program ini pemerintah berharap angka putus sekolah di Indonesia umumnya dan khususnya di Kabupaten Seran Bagian Barat bisa menurun secara drastis.


Pasalnya, KIP bisa dibilang kartu sakti yang dapat membantu masyarakat kurang mampu untuk menyekolahkan anaknya secara gratis dari usia 6-21 tahun.


Tidak hanya itu, KIP juga ditujukan untuk membantu meringankan biaya personal pendidikan seperti baju sekolah hingga alat tulis, mencegah siswa agar tidak putus sekolah serta membantu siswa yang berhenti sekolah agar bisa kembali menimba ilmu.


Namun sangat disayangkan, Kepala Sekolah (Kepsek) SD Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, sebaliknya menyengsarakan Siswa maupun wali murid, pasalnya, kucuran dana PIP Tahun dari tahun 2014 belum sama sekali disalurkan kepada penerima bantuan, hal ini disampaikan salah satu orang tua murid yang enggan namanya dimediakan dari SD Tanah Goyang tersebut kepada sejumlah awak media diambon sore tadi lewat pesan whatsaap-nya


Hal ini di ketahui oleh semua dewan guru namuan karena pernah mengancam dengan bahasa "kalau kalian buka mulut maka saya akan melaporkan kalian dengan beberapa masalah yang kalian hadapi" sehingga semua guru menjadi takut untuk buka suara, bendahara sekolah pun tak bisa berbuat apa-apa, yang diketahui-nya hanyalah pencairan selanjutnya dana tersebut di ambil langsung oleh kepala Sekolah. Sambungnya


Dalam penjelasan-nya sumber yang di dampingi sejumlah siswa SD Tanah Goyang itu, mengatakan“ penyaluran dana PIP Tahun 2014 tidak diterima siswa bahkan hingga sampai pada tahun 2026 ini.


Ironisnya buku tabungan ada namun hanya buku tabungan yang di pegang wali murid namun uangnya sampai para siswa kelas VI lulus dari SD tersebut Uangnya tidak kunjung ada.


Komite juga tidak pernah di libatkan dalam kegiatan apapun, bahkan terkait anggaran apa saja pun tidak diketahui oleh komite. Jelas sumber seraya menutup percakapan-nya via pesan whatsaap  


Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SD Tanah Goyang belum bisa dihubungi. (Rdks)


Selengkapnya

UGM, UNKHAIR dan UNIERA Bersatu: Sukses Gelar Festival Lentera Hibualamo

Agustus 01, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com – Suasana di kawasan Rumah Adat Hibualamo, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, berubah menjadi panggung kebersamaan yang megah saat digelarnya Malam Puncak Festival Lentera Hibualamo, sekaligus menutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nusantara 2026 yang menyatukan tiga perguruan tinggi: Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Khairun (UNKHAIR), dan Universitas Halmahera (UNIERA). Acara berlangsung Sabtu malam (1/8/2026) pukul 20.00 WIT. 

 

Hadir mewakili Gubernur Maluku Utara, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dr. Ir. Fachruddin Tukuboya, ST.,MM. Sementara Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs. E.J. Papilaya, M.TP. Turut hadir para dosen pembimbing: Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, M.Sc (UGM), Prof. Dr. Hamidin Rasul, S.TP., M.P (UNKHAIR), Dr. Lilian Gressthy Florensya Apituley, S.Pi.,M.Hum (UNIERA), perwakilan instansi, tokoh adat, mahasiswa, serta ratusan masyarakat luas.

 

Ketua Panitia Ataya Sultan Brakoso melaporkan bahwa selama pengabdian berlangsung sejak 20 Juni lalu, mahasiswa telah menjalankan 233 program kerja yang mencakup sektor pariwisata dan budaya, pendidikan, kesehatan, agroindustri, hingga lingkungan. “Festival Lentera Hibualamo bermakna sebagai cahaya yang mempersatukan, sekaligus menegaskan Rumah Adat Hibualamo sebagai simbol persatuan kita,” ujarnya.

 

Dalam sambutan yang disampaikan perwakilan rektorat masing-masing universitas, disampaikan harapan agar semangat persatuan dari latar berbeda ini tidak berakhir saat KKN selesai, melainkan menjadi benih kerja sama jangka panjang di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian. UGM pun menegaskan komitmennya mendukung pengembangan potensi daerah, termasuk hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa dan pala.

 

Mewakili Bupati Halmahera Utara, Sekda Papilaya memberikan apresiasi tinggi atas terobosan yang dihasilkan mahasiswa—mulai dari pengolahan tepung pisang, kerupuk, hingga teknologi pengasapan ikan fufu yang lebih baik. “Kolaborasi ini adalah wujud nyata semangat persatuan dalam rumah besar Hibualamo. Salah satu wujud nyata kerja sama yang sedang kita bangun adalah hilirisasi pala dengan merek ‘Gama Palato’,” ungkap Sekda. Ia mengajak semua pihak untuk menjadi “lentera” yang membawa cahaya bagi kemajuan daerah.

 

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Dr. Fachruddin Tukuboya menyebut ketiga universitas tersebut sebagai simbol sinergi ilmu, budaya, dan kepedulian. “Cahaya kolaborasi ini akan terus menerangi Bumi Hibualamo dan menjadi bagian dari pembangunan Indonesia,” tuturnya.

 

Malam puncak yang sarat makna ini diisi dengan pembacaan puisi, prosesi simbolisasi, tarian kolaborasi, hingga penampilan musik dari Harmoni Band. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, khidmat, dan ditutup tepat pukul 23.50 WIT. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT