globaltimurnn.com


Jumat, 14 Agustus 2026

Damkar Ambon Bergerak Cepat, Srikandi Pemadam Turut Jinakkan Api di Halong Atas

Agustus 14, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon kembali ditunjukkan dalam menangani kebakaran sampah di kawasan Perumahan Pemda, Halong Atas, Kota Ambon, Jumat (14/08/2026) sore kemarin.


Menariknya, dalam penanganan tersebut, petugas pemadam kebakaran perempuan turut ambil bagian di tengah upaya memadamkan api. Kehadiran para Srikandi Damkar ini menjadi bagian dari tim yang bergerak cepat memastikan kobaran api tidak merembet dan membahayakan lingkungan sekitar.


Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.05 WIT. Informasi yang diterima petugas menyebutkan, api berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian membesar dan berpotensi mengancam kawasan di sekitarnya.


Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Passo dengan kekuatan lima personel.


Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 WIT. Dengan respons yang cepat, tim langsung melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api agar tidak meluas ke area lainnya.


Di tengah kepulan asap dan kondisi api yang harus segera dikendalikan, para petugas bekerja bersama tanpa membedakan peran. Petugas perempuan pun turut turun langsung ke lapangan, memperlihatkan bahwa tugas pemadaman kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab laki-laki, tetapi juga dapat dijalankan dengan sigap oleh para Srikandi Damkar.


Berkat kesigapan seluruh personel, api berhasil dikendalikan. Setelah dilakukan pemadaman dan pemeriksaan di sekitar lokasi, situasi dinyatakan aman pada pukul 16.30 WIT.


Peristiwa tersebut diketahui dipicu oleh pembakaran sampah. Meski terlihat sederhana, pembakaran sampah tanpa pengawasan dapat dengan cepat berubah menjadi ancaman, khususnya ketika dilakukan di sekitar permukiman atau berdekatan dengan material yang mudah terbakar.


Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon kembali mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah. Api yang tidak terkendali dapat merembet ke bangunan maupun lingkungan sekitar dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.


Kehadiran para Srikandi Damkar dalam penanganan tersebut juga menjadi gambaran bahwa di balik setiap respons cepat pemadam kebakaran, terdapat kerja tim yang solid—baik personel laki-laki maupun perempuan—yang siap berada di garis depan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.


Masyarakat pun diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas dapat bergerak untuk mencegah api meluas. (Za)

Selengkapnya

Damkar Ambon Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas ke Rumah Warga di Gunung Malintang

Agustus 14, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon bergerak cepat menangani kebakaran ban yang berpotensi mengancam rumah warga di kawasan Gunung Malintang, RT 01/RW 05, Kota Ambon, Sabtu (14/08/2026).


Peristiwa tersebut dilaporkan oleh masyarakat kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 11.10 WIT. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk mencegah api meluas dan membahayakan permukiman warga.


Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WIT atau dengan waktu respons sekitar 10 menit setelah laporan diterima.


Untuk menangani kondisi tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan kekuatan personel dan armada yang cukup besar, yakni dua unit mobil pemadam kebakaran dari Mako serta satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Passo.


Sebanyak 20 personel dari Mako dan lima personel dari Pos Passo turut dikerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi.


Berdasarkan laporan petugas, kebakaran bermula dari pembakaran ban. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengancam rumah warga di sekitar lokasi apabila tidak segera ditangani.


Kesigapan petugas membuat api dapat segera dikendalikan. Setelah dilakukan penanganan dan pemeriksaan di sekitar lokasi, situasi dinyatakan aman pada pukul 11.35 WIT.


Usai memastikan tidak ada lagi potensi api yang dapat membahayakan warga maupun bangunan di sekitar lokasi, seluruh personel Damkar kemudian meninggalkan lokasi dan kembali menuju Mako.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran material seperti ban secara sembarangan. Selain menghasilkan asap yang berbahaya, pembakaran ban juga dapat memicu api yang sulit dikendalikan dan berpotensi merembet ke bangunan di sekitarnya.


Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api yang berpotensi membahayakan lingkungan.


Kecepatan masyarakat dalam melaporkan kejadian dan respons petugas di lapangan menjadi kunci penting dalam mencegah kebakaran berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. (Za)

Selengkapnya

Sambut HUT ke-81 RI, Lapas Dobo Gelar Kerja Bakti Bersama Petugas dan Warga Binaan

Agustus 14, 2026


Dobo
, Globaltimurnn.com – Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo menggelar kegiatan kerja bakti bersama seluruh jajaran petugas dan warga binaan, Jumat (14/08/2026).


Kegiatan dilaksanakan secara serentak di area dalam maupun luar Lapas. Seluruh petugas dan warga binaan tampak antusias membersihkan berbagai fasilitas serta lingkungan sekitar Lapas sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata menjelang momentum peringatan kemerdekaan.


Di area dalam Lapas, warga binaan bersama petugas melakukan pembersihan blok hunian, ruang kerja, serta sejumlah fasilitas umum. Sementara di bagian luar, kegiatan difokuskan pada pembersihan halaman dan lingkungan sekitar Lapas, termasuk menyapu, mengumpulkan sampah, serta merapikan area yang menjadi bagian dari lingkungan Lapas.


Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekompakan dan gotong royong. Petugas dan warga binaan bekerja sama menjalankan tugas masing-masing tanpa sekat, sehingga kegiatan kebersihan tidak hanya berdampak pada kondisi lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan dan kebersamaan di dalam Lapas.


Kepala Lapas Kelas III Dobo, Pieter J. Lessy, mengatakan kerja bakti tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.


“Kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk kepedulian bersama antara petugas dan warga binaan dalam menjaga lingkungan Lapas agar tetap sehat dan layak huni. Kegiatan ini juga menjadi salah satu cara kita menyambut Hari Kemerdekaan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujar Pieter.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian, kebersamaan, sekaligus semangat cinta tanah air di antara seluruh penghuni Lapas.


Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan melalui kegiatan sederhana tersebut merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan pembinaan yang positif.


Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Kelas III Dobo, Abdul G. Laitupa, menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti juga memiliki kaitan erat dengan proses pembinaan warga binaan.


Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain.


“Nilai-nilai yang dibangun melalui kegiatan seperti kerja bakti diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan, khususnya dalam mempersiapkan diri untuk kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat,” jelasnya.


Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan kerja bakti juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang sejalan dengan semangat kemerdekaan.


Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas III Dobo menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, nyaman, tertib, serta mendukung proses pembinaan dan menumbuhkan semangat kebangsaan. (Za)

Selengkapnya

Semarak HUT ke-81 RI, Pegawai Lapas Namlea Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional

Agustus 14, 2026


Namlea
, Globaltimurnn.com – Suasana penuh keceriaan mewarnai lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea, Jumat (14/08/2026). Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Lapas Namlea menggelar berbagai perlombaan tradisional yang diikuti dengan antusias oleh para pegawai dan peserta magang.


Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan menjelang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, membangun kekompakan, sekaligus menumbuhkan kembali semangat nasionalisme melalui permainan-permainan tradisional khas perayaan 17 Agustus.


Beragam perlombaan disiapkan untuk memeriahkan kegiatan, mulai dari lomba makan kerupuk, makan pisang gantung, estafet paku ke dalam botol, hingga lomba mengisi air ke dalam botol tanpa melihat.


Keseruan pun tidak terhindarkan. Para peserta terlihat berusaha menyelesaikan setiap tantangan dengan penuh semangat, sementara rekan-rekan lainnya memberikan dukungan dan sorakan. Suasana tersebut membuat lingkungan Lapas Namlea dipenuhi gelak tawa dan kebersamaan.


Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan permainan sederhana yang sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam menyambut Hari Kemerdekaan.


Menurutnya, permainan tradisional memiliki nilai tersendiri karena mampu mempertemukan seluruh pegawai dalam suasana yang santai sekaligus membangun semangat kebersamaan.


“Games-games tradisional seperti makan kerupuk adalah salah satu permainan turun-temurun yang sudah rutin diadakan terlebih menjelang hari kemerdekaan. Kegiatan ini kami laksanakan untuk membakar semangat kemerdekaan seluruh pegawai Lapas Namlea,” ujar Marasabessy.


Ia berharap semangat yang terbangun melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada perlombaan, tetapi juga dapat memperkuat solidaritas dan kerja sama dalam menjalankan tugas sehari-hari.


Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Namlea, Yullian H. Tomasoa, menjelaskan bahwa perlombaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Menurutnya, sebelum perlombaan tersebut digelar, Lapas Namlea telah melaksanakan sejumlah kegiatan lainnya sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan momentum kemerdekaan.


“Giat perlombaan ini merupakan penutup puncak sebelum hari kemerdekaan RI. Sebelumnya kita juga sudah laksanakan giat-giat lainnya seperti donor darah hingga bakti bersama di fasilitas umum,” tuturnya.


Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi jajaran Lapas Namlea untuk menghidupkan semangat kemerdekaan melalui kegiatan yang sederhana namun sarat makna.


Dengan mengedepankan kebersamaan, sportivitas, dan gotong royong, Lapas Namlea berharap semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dirasakan seluruh jajaran, sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kerja sama dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.(Za)

Selengkapnya

Lampaui Target, 550 Warga Ramaikan SBAM Fun Run 2026 di Ambon

Agustus 14, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Bukan sekadar berlari, ratusan masyarakat dari berbagai kalangan usia menjadikan SBAM Fun Run 2026 sebagai momentum untuk bergerak bersama sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya hidup sehat.


Digelar Swiss-Belhotel Ambon, Sabtu (15/08/2026), kegiatan yang telah memasuki tahun kelima tersebut berhasil menarik sekitar 550 peserta. Jumlah itu jauh melampaui target awal penyelenggara yang hanya menargetkan 300 peserta.


Antusiasme bahkan tetap terlihat setelah pendaftaran ditutup. Sejumlah masyarakat masih datang dan menanyakan kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.


Cluster General Manager Swiss-Belhotel Ambon, Mirdat Elungan, mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa olahraga rekreatif semakin diminati dan mulai menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Maluku.


“Yang diharapkan dari kegiatan ini tentunya kita mengajak semua masyarakat, khususnya di Provinsi Maluku, bahwa hidup sehat itu penting,” kata Mirdat saat diwawancarai seusai kegiatan.


Menurutnya, peserta SBAM Fun Run 2026 tidak didominasi kelompok usia tertentu. Peserta termuda tercatat berusia sekitar 8 tahun, sementara peserta lanjut usia juga turut ambil bagian.


Keberagaman peserta tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa olahraga dapat menjadi aktivitas bersama yang menyatukan berbagai kelompok masyarakat.


Rute SBAM Fun Run dimulai dari halaman Swiss-Belhotel Ambon. Para peserta kemudian melintasi kawasan Aipati hingga Gong Perdamaian Ambon sebelum kembali ke halaman hotel sebagai titik finis.


Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, Swiss-Belhotel Ambon tidak hanya mempertahankan kegiatan tersebut sebagai agenda tahunan, tetapi juga terus menghadirkan konsep berbeda setiap pelaksanaannya.


Salah satu pembeda tahun ini adalah desain seragam peserta yang dibuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Panitia juga menghadirkan instruktur kebugaran untuk memandu sesi stretching sebelum peserta memulai lari.


Menurut Mirdat, berbagai inovasi tersebut dilakukan agar peserta mendapatkan pengalaman yang lebih menarik sekaligus menjadikan kegiatan olahraga lebih aman dan menyenangkan.


“Ini akan terus berkelanjutan dan membuktikan bahwa SBAM Fun Run terus kontinu hingga memasuki tahun kelima,” ujarnya.


Selain aktivitas lari, peserta juga disuguhi berbagai hadiah. Panitia menyiapkan hampir 200 door prize, ditambah hadiah hiburan, voucher, serta sejumlah hadiah dari mitra dan sponsor perhotelan di Maluku.


Banyaknya hadiah tersebut menjadi salah satu daya tarik yang membuat suasana kegiatan semakin meriah setelah peserta menyelesaikan rute lari.


Tingginya antusiasme masyarakat juga mendorong Swiss-Belhotel Ambon untuk menyiapkan sejumlah kegiatan lain di bidang olahraga maupun hiburan.


Untuk agenda fun bike, Mirdat mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi bersama manajemen dan para sponsor. Konsep kegiatan juga akan disesuaikan agar memberikan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat.


Sementara itu, agenda lainnya yang tengah dipersiapkan adalah Nusantara Fashion Show yang direncanakan berlangsung di Zest Hotel Ambon.


Kegiatan tersebut nantinya akan mengangkat keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia melalui pertunjukan fesyen.


Dengan partisipasi yang mencapai 550 orang, SBAM Fun Run 2026 dinilai bukan hanya sukses dari sisi jumlah peserta, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat.


Swiss-Belhotel Ambon berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mendorong masyarakat Maluku menjadikan olahraga serta pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (Za)

Selengkapnya

Ketua MUI Maluku Apresiasi Pemprov, Persiapan Kafilah MTQ Nasional Terus Diperkuat, Melalui Latihan terpusat di Jakarta menjelang MTQ Nasional

Agustus 14, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Abdullah Latuapo memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku atas komitmen memperkuat pembinaan kafilah Maluku yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Kota Semarang pada pertengahan September 2026 mendatang.

 

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua MUI Maluku saat diwawancarai di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (12/8/2026). Menurutnya, langkah pembinaan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Maluku melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi terbaik Maluku menghadapi ajang MTQ tingkat Nasional.

 

“Saya sangat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku melalui Ketua LPTQ, Kasrul Selang, yang telah melakukan langkah-langkah pembinaan dalam rangka mempersiapkan anak-anak kita menuju MTQ Nasional,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, salah satu bentuk keseriusan tersebut diwujudkan melalui pengiriman 13 peserta untuk mengikuti pembinaan di Pondok Pesantren Al-Kautsar, Pamulang, Tangerang Selatan. Pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, mental dan kesiapan para peserta sebelum tampil membawa nama Maluku di tingkat nasional.

 

Ketua MUI Maluku berharap upaya pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi Maluku pada MTQ Nasional mendatang, sekaligus memperbaiki posisi Maluku di peringkat nasional.

 

“Mudah-mudahan dengan upaya yang dilakukan ini dapat mengubah peringkat kita di tingkat nasional. Di samping sebagai syiar Islam, kita juga ingin anak-anak dari Provinsi Maluku mampu mencapai prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah,” harapnya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Maluku, serta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Maluku, LPTQ Provinsi Maluku, yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi proses pembinaan para kafilah.

 

“Sekali lagi saya menyampaikan apresiasi, dukungan dan ucapan terima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur dan seluruh perangkat, terutama LPTQ Provinsi Maluku beserta pengurus. Mudah-mudahan seluruh upaya ini membawa hasil yang dapat membanggakan kita semua,” tandasnya.

 

Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam memberikan ruang pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda di bidang keagamaan, sekaligus mendorong lahirnya prestasi yang dapat mengangkat nama Maluku di tingkat nasional.


Secara  terpisah PLT Ketua LPTQ Maluku, Kasrul Selang menambahkan Fokus kita adalah bagaimana menaikkan peringkat Maluku di tingkat Nasional. Hasil dari Pelaksanaan MTQ Provinsi beberapa waktu lalu, dan hasil yang dicapai para Qori / Qoriah di MTQ sebelumya menjadi bahan evaluasi untuk pembentukan Tim ke tingkat Nasional.


Untuk itu kita telah mengirimkan 13 peserta untuk Latihan yang lebih intens di Jakarta dengan pelatih – pelatih yang bertaraf Nasional / Internasional.


Dukugan MUI Maluku para Ustadz, Guru-guru kami, suluruh Bupati / Walikota serta masyarakat Maluku pada umumnya menjadi penyemangat kami dan komitmen kami untuk memberikan yang terbaik. (Rdks) 

Selengkapnya

Sambut HUT RI ke-81, Habib Rifqi Alhamid dan Cinta Quran Foundation Gelar Program "Indonesia Bisa Baca Quran" di Maluku

Agustus 14, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Habib Rifqi Alhamid, S.Kom., M.Si., bersama Cinta Quran Foundation menghadirkan program “Indonesia Bisa Baca Quran” (IBBQ) di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah.


Program yang akan berlangsung pada 15 hingga 18 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati momentum kemerdekaan Indonesia, dengan menghadirkan Ustadz Fatih Karim sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran dan dakwah Al-Qur’an di Maluku.


Program IBBQ merupakan hasil kerja sama Yayasan Cinta Al-Quran Ambon dengan Cinta Quran Foundation. Kehadiran program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar membaca Al-Qur’an mulai dari tingkat dasar hingga mampu membaca dengan lebih lancar.


Habib Rifqi menjelaskan, program tersebut dirancang dengan "metode khusus" yang memungkinkan peserta yang sebelumnya belum mampu membaca Al-Qur’an, maupun yang masih terbata-bata, untuk belajar secara lebih mudah dan sistematis.


“Program ini mengajarkan orang yang belum bisa membaca Al-Qur’an dari nol, maupun yang masih terbata-bata, agar bisa membaca dengan lebih lancar. Ada metode khusus yang digunakan dalam program ini,” ujarnya.


Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar program belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga bagian dari upaya membangun generasi muda yang lebih dekat dengan agama, mencintai Al-Qur’an dan memiliki kepedulian terhadap sesama.


Habib Rifqi mengatakan, momentum HUT RI ke-81 harus dimaknai lebih luas. Kemerdekaan tidak hanya berarti terbebas dari penjajahan, kemiskinan maupun berbagai bentuk keterbelakangan, tetapi juga terbebas dari ketidakmampuan membaca Al-Qur’an.


Tidak ada kata tidak bisa. Bagi mereka yang belum bisa membaca Al-Qur’an, kita ingin memberikan kesempatan untuk belajar. Karena menurut kami, makna kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya merdeka dari penjajahan atau kemiskinan, tetapi juga merdeka dari buta aksara Al-Qur’an, tegasnya.


Untuk memperluas manfaat program tersebut, kegiatan IBBQ akan menyasar sejumlah lokasi di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah. Beberapa lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan antara lain Batu Merah, Tulehu, serta sejumlah titik lainnya.


Bahkan, sebelum kedatangan Ustadz Fatih Karim ke Ambon, kegiatan pembelajaran Al-Qur’an telah mulai dilakukan. Salah satunya menyasar prajurit Yonif 733/Masariku, dengan jumlah peserta sekitar 200 prajurit yang belum mampu membaca Al-Qur’an.


Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen penyelenggara agar program tidak hanya berlangsung dalam bentuk kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat dan kelompok yang membutuhkan.


Tidak Hanya Belajar Al-Qur’an, Ada Gerakan Kemanusiaan


Selain program pembelajaran Al-Qur’an, rangkaian kegiatan menyambut HUT RI ke-81 tersebut juga diisi dengan aksi sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.


Salah satunya melalui program Jumat Berkah, berupa pembagian makanan kepada masyarakat dan santri. Sebanyak 100 paket makanan dibagikan di salah satu pesantren yang menjadi lokasi kegiatan, sementara paket lainnya juga disalurkan kepada masyarakat.


Menurut Habib Rifqi, berbagi makanan kepada orang yang membutuhkan merupakan salah satu bentuk amal yang memiliki nilai besar. Karena itu, kegiatan sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian program IBBQ.


Tidak berhenti sampai di situ, Habib Rifqi bersama Cinta Quran Foundation juga menyiapkan 500 paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat di sejumlah wilayah.


Paket bantuan tersebut masing-masing akan disalurkan sebanyak 100 paket di Wahong, Batu Merah, Hitu Mesing, Liang, dan Tulehu.


“Selain program Al-Qur’an, kami juga membawa semangat kemanusiaan. Ada pembagian 500 paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat di beberapa wilayah,” jelasnya.


Seluruh rangkaian kegiatan IBBQ di Maluku dijadwalkan berlangsung hingga 18 Agustus 2026. Setelah seluruh agenda selesai, Ustadz Fatih Karim dijadwalkan kembali ke Jakarta pada tanggal tersebut.


Habib Rifqi berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari semangat kemerdekaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Menurutnya, kemerdekaan seharusnya tidak hanya dirayakan melalui upacara dan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui gerakan yang meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, memperkuat pendidikan agama, serta menumbuhkan kepedulian sosial.


Melalui program Indonesia Bisa Baca Quran, ia berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang memiliki kesempatan untuk belajar Al-Qur’an.


“Harapannya, semakin banyak generasi muda yang hebat, mencintai agama, mencintai Al-Qur’an dan juga memiliki kepedulian kepada sesama,” pungkasnya.(Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT