globaltimurnn.com


Senin, 30 Maret 2026

Tegas tapi Berhati Lembut" Polsek Pasanea Terapkan KUHP Baru Soal Miras dengan Pendekatan Humanis"

Maret 30, 2026

Foto : Tegas tapi Berhati Lembut" Polsek Pasanea Terapkan KUHP Baru Soal Miras dengan Pendekatan Humanis"

Pasanea
, Globaltimurnn.com – Sejak diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru atau Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 pada 2 Januari 2026 lalu, aturan terkait minuman keras (miras) kini menjadi sorotan utama. Di wilayah Kecamatan Seram Utara Barat, penegakan hukum ini dilakukan dengan prinsip tegas namun tetap membumi dan mengedepankan sisi kemanusiaan.

 

Kapolsek Pasanea, IPTU Galip Rumpay, SH, menjelaskan bahwa aturan tersebut tertuang jelas dalam Pasal 316 ayat (1). Dalam pasal ini, seseorang yang mabuk di tempat umum hingga mengganggu ketertiban atau membahayakan orang lain bisa dijerat dengan denda mencapai Rp10 juta.

 

Namun, realitas sosial ekonomi masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam eksekusi di lapangan.

 

"Kami melihat kondisi masyarakat di sini yang mayoritas ekonomi menengah ke bawah. Oleh karena itu, pendekatan kami tidak hanya kaku, tapi lebih melihat pada dampak perbuatannya," ungkap IPTU Galip saat ditemui di Mapolsek Pasanea, Senin (30/03/2026).

 

Alih-alih langsung menjatuhkan sanksi berat, pihak kepolisian lebih mengutamakan penyelesaian melalui jalur Restorative Justice. Proses ini melibatkan pemerintah negeri, kedua belah pihak, dan tentunya kesepakatan dengan korban, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama.

 

Meski demikian, toleransi ini memiliki batas. Jika perbuatan tersebut sudah menimbulkan keributan massal, kerusakan, hingga korban jiwa, proses hukum akan berjalan mutlak sesuai aturan.

 

"Kalau sudah sampai menyebabkan kerusuhan atau korban, tentu proses hukum berjalan. Soal denda atau hukuman badan, itu menjadi kewenangan hakim di pengadilan," tegasnya. 

 

Selain penindakan terhadap pemabuk, pihak kepolisian juga mengawasi ketat peredaran miras ilegal yang masuk dari luar daerah, seperti Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, hingga Kota Ambon.

 

Modus operandi pun beragam, mulai dari disembunyikan dalam karung hingga diselipkan di barang bawaan penumpang bus umum, termasuk bus DAMRI.

 

"Kalau ditemukan, pasti kami tindak tegas. Tahun lalu saja kami pernah melakukan sweeping dan menemukan muatan miras di dalam bus. Ke depan, sanksi akan disesuaikan dengan jumlah barang bukti, terutama jika dalam skala besar," tambahnya.

 

Tidak hanya soal miras, KUHP Baru juga mengatur soal ketertiban umum lainnya, seperti kebisingan atau musik keras-keras yang mengganggu. Berdasarkan Pasal 265, pelaku yang memutar musik berisik di malam hari berpotensi didenda maksimal Rp10 juta.

 

Tentu saja, aturan ini tetap memperhatikan konteks. Jika untuk hajatan atau kegiatan resmi masih bisa ditoleransi, namun jika dilakukan sembarangan dan meresahkan, sanksi tetap akan diberlakukan.

 

Di akhir kesempatan, IPTU Galip mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mengingat wilayah Seram Utara Barat adalah kawasan yang majemuk, kerukunan adalah kunci agar pariwisata dan ekonomi daerah bisa terus tumbuh. (Za) 

 

Selengkapnya

Minggu, 29 Maret 2026

Kapolda Sultra Pimpin Sertijab Irwasda, Kombes Pol Hartoyo Mutasi ke Polda Sulawesi Selatan

Maret 29, 2026

Foto : Kapolda Sultra Pimpin Sertijab Irwasda, Kombes Pol Hartoyo Mutasi ke Polda Sulawesi Selatan

Kendari
, Globaltimurnn.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sultra yang berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra, Senin (30/3/2026).


Dalam kegiatan tersebut, jabatan Irwasda Polda Sultra yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H., resmi diserahterimakan kepada Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Irbidjemensarpras Itwil III Itwasum Polri. Kombes Hartoyo menduduki jabatan baru sebagai Irwasda Polda Sulawesi Selatan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., para pejabat utama Polda Sultra, para Kapolres jajaran, Bhayangkari, serta personel Polda Sultra.


Kapolda Sultra menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Polri sebagai bagian dari proses pembinaan karier, sekaligus untuk penyegaran dan peningkatan kinerja organisasi.


“Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa, sebagai bentuk peremajaan organisasi serta pengembangan karier personel,” ujar Kapolda.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi selama bertugas di Polda Sultra.


“Kepada Kombes Pol Hartoyo, kami ucapkan selamat atas jabatan barunya di Polda Sulawesi Selatan, serta terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalitas selama mengabdi di Polda Sultra,” tambahnya.


Kepada pejabat baru, Kapolda Sultra berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta ritme pelaksanaan tugas di Polda Sultra.


“Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan,” tutupnya. (V374) 

Selengkapnya

Sabtu, 28 Maret 2026

Lestarikan Kearifan Lokal, Wadan Kodaeral lX Hadiri Pesta Adat Pukul Sapu Lidi Negeri Morella

Maret 28, 2026

Foto : Lestarikan Kearifan Lokal, Wadan Kodaeral lX Hadiri Pesta Adat Pukul Sapu Lidi Negeri Morella

Morela
, Globaltimurnn.com - Guna melestarikan budaya dan kearifan lokal, Wakil Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) IX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menghadiri pesta budaya Adat Pukul Sapu Lidi di Stadion Telukabessy, Desa Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).


Kehadiran Wadan Kodaeral IX dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX, terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal yang menjadi warisan leluhur masyarakat Maluku. 


Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.


Atraksi Pukul Sapu Lidi Adat Negeri Morella ini, merupakan tradisi adat khas masyarakat Morella yang digelar setiap tahun pada hari ke 7 bulan Syawal sebagai bagian dari rangkaian perayaan budaya. 


Dalam atraksi ini, para peserta saling berhadapan dan memukul tubuh menggunakan sapu lidi, namun tetap dalam aturan adat yang ketat serta diawasi oleh tetua adat. Meski terlihat ekstrem, tradisi ini sarat makna sebagai simbol keberanian, ketangguhan, serta semangat persaudaraan.


Selain sebagai hiburan rakyat, atraksi ini juga memiliki nilai historis yang kuat, menggambarkan semangat perjuangan dan solidaritas masyarakat setempat sejak zaman dahulu. 


Hingga kini, tradisi tersebut tetap dijaga dan diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas budaya masyarakat Leihitu, khususnya Desa Morella.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura diwakili Kasdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku diwakili Wakapolda Maluku unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat yang antusias menyaksikan jalannya atraksi budaya yang penuh semangat dan nilai tradisi tersebut. (Red) 

Selengkapnya

Momen Bersejarah! Pemerintah Kota Ambon Ucapkan Selamat atas Peneguhan Anggota Sidi Baru GPM Tahun 2026

Maret 28, 2026

Foto : Momen Bersejarah! Pemerintah Kota Ambon Ucapkan Selamat atas Peneguhan Anggota Sidi Baru GPM Tahun 2026

Ambon
, Globaltimurnn.com – Suasana penuh sukacita dan kebanggaan menyelimuti umat Kristen di Kota Ambon. Pemerintah Kota Ambon yang dipimpin oleh Walikota Dr. Bodewin M. Wattimena, M.Si dan Wakil Walikota Ambon Ely Toisuta, S.Sos, turut menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas pelaksanaan Peneguhan Anggota Sidi Baru Gereja Protestan Maluku (GPM) Tahun 2026, Minggu (29/03/2026). 

 

Dalam sebuah desain ucapan resmi yang disebarkan, Pemkot Ambon memberikan apresiasi tinggi terhadap momen sakral dan bersejarah ini. Peneguhan Sidi merupakan langkah penting dalam perjalanan iman, menandakan kematangan spiritual dan kesiapan untuk menjadi saksi iman yang aktif di tengah masyarakat.

 

Kehadiran ucapan selamat dari kepala daerah ini kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan toleransi yang sangat kental di Bumi Ambon. Pemerintah dan masyarakat berdiri sejajar, saling menghormati, dan turut merayakan setiap momen kebahagiaan umat beragama.

 

“Selamat atas Peneguhan Anggota Sidi Baru Gereja Protestan Maluku Tahun 2026. Semoga para anggota Sidi yang baru ini senantiasa menjadi berkat, pelayan yang setia, dan menjadi teladan bagi sesama,” demikian pesan yang tersirat dalam ucapan tersebut.

 

Dr. Bodewin Wattimena dan Ely Toisuta berharap, melalui momentum rohani ini, nilai-nilai kebaikan, kedamaian, dan persaudaraan semakin menguat. Hal ini tentu akan menjadi pondasi yang kuat bagi terwujudnya Kota Ambon yang semakin maju, rukun, dan sejahtera.

 

Semoga para Sidi baru senantiasa diberkati, diberikan hikmat, dan kekuatan untuk menjalankan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab dan kasih. (Za) 

 

Selengkapnya

Wabup Halut Sambut Kepulangan Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Tahun 2025–2026

Maret 28, 2026

Foto : Wabup Halut Sambut Kepulangan Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Tahun 2025–2026 

Halut
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyambut hangat kepulangan personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Tahun Anggaran 2025/2026 Kompi Senapan C Yonif RK-732/Banau. Kegiatan berlangsung di Kompi Senapan C Yonif RK-732/Banau, Desa Wari, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu 28/03/2026). 


Kegiatan penerimaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, S.Ag., M.Pd, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan Danki Kompi Senapan C Yonif RK-732/Banau, Kapten Inf Hendri Yanwar Ema, S.Tr.Han, memimpin jalannya upacara.


Turut hadiri pula Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol beserta Ibu, Sekda Halut Drs. E.J. Papilaya MTP beserta Ibu, Danpos AL Tobelo Lettu Laut (P) Mario Latumahina, Dan Sub Denpom XV/1-1 Tobelo Letda CPM Irwansyah K., S.H, tokoh adat Bapak Matias Banari, perwakilan PT Niko Bapak Alex, personel Kompi Senapan C Yonif RK 732/Banau, personel Satgas Pamtas RI–PNG, keluarga personel, serta masyarakat. 


Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur atas berkumpulnya seluruh personel dan keluarga dalam keadaan sehat. Beliau menegaskan, “Saudara-saudara adalah pahlawan kami. Kehadiran kalian membawa kebanggaan besar karena telah menunaikan tanggung jawab kebangsaan yang nyata dalam menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan.”


Lebih lanjut, Wakil Bupati memberikan penghargaan atas dedikasi seluruh personel yang telah menjaga nama baik Kabupaten Halmahera Utara selama bertugas, meski harus berpisah dari keluarga. Beliau menegaskan bahwa tugas yang dijalankan adalah bentuk pengabdian tertinggi seorang prajurit terhadap bangsa dan negara.


“Kepada Ibu-ibu Persit yang telah setia menanti dengan penuh doa, hari ini adalah hari kemenangan bagi keluarga kalian. Selamat bertugas kembali di kesatuan, tetaplah menjadi pelindung rakyat, dan semoga pengabdian saudara-saudara menjadi amal ibadah yang diberkati Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Wakil Bupati. 


Kegiatan penerimaan ini diawali dengan tradisi satuan, yaitu berjalan kaki dari Gapura Tobelo Marahai, Desa Gamsungi menuju Kompi Senapan C Yonif RK-732/Banau. Personil yang terlibat dalam Satgas Pamtas berjumlah 58 orang, pergi lengkap kembali juga dengan lengkap. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Jaga Kesucian Momen Sidi, Polsek Pasanea Gencar Razia, Puluhan Liter Sopi Diamankan

Maret 28, 2026

Foto : Jaga Kesucian Momen Sidi, Polsek Pasanea Gencar Razia, Puluhan Liter Sopi Diamankan   

Pasanea
, Globaltimurnn.com – Menjelang pelaksanaan ibadah suci Sidi, kepolisian kembali bertindak cepat. Jajaran Polsek Pasanea di bawah pimpinan Kapolsek IPTU Galip Rumpay, SH, menggelar operasi penertiban minuman keras (miras) jenis sopi demi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Sabtu (28/03/2026).

 

Operasi yang dimulai pukul 16.30 WIT ini berfokus pada pengamanan wilayah, khususnya mencegah peredaran dan konsumsi alkohol yang berpotensi mengganggu ketenangan warga saat menghadapi momen keagamaan yang sakral.

 

Berkat kerja keras personel yang melibatkan berbagai unit fungsi seperti Reskrim, Intel, Binmas, Sabhara, hingga Bhabinkamtibmas, tim berhasil mengamankan barang bukti yang cukup signifikan.

 

Ditemukan sebanyak kurang lebih 40 liter sopi serta satu botol minuman keras lainnya. Seluruh barang bukti ini langsung diamankan ke Mako Polsek Pasanea untuk diproses lebih lanjut sesuai prosedur hukum.

 

Kapolsek Pasanea, IPTU Galip Rumpay, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif agar pelaksanaan ibadah Sidi pada esok hari (Minggu) berjalan dengan aman, tertib, dan damai.

 

“Momentum keagamaan harus kita jaga kesuciannya. Kami tidak ingin ada gangguan kamtibmas yang muncul akibat konsumsi minuman keras. Oleh karena itu, kami lakukan penertiban ini secara humanis namun tegas,” ujar Galip Rumpay.

 

Selain melakukan penyitaan, personel juga tak lupa memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat dan para pedagang untuk tidak menjual maupun mengonsumsi miras, serta bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

 

Kegiatan razia yang berlangsung lancar hingga pukul 18.30 WIT ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam melindungi masyarakat.

 

Polsek Pasanea juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan. Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang tidak diinginkan. (Za) 

 

Selengkapnya

Atraksi Pukul Sapu Lidi Morella Resmi Dibuka, Pemprov Maluku Dorong Pelestarian Budaya dan Pariwisata

Maret 28, 2026

Foto : Atraksi Pukul Sapu Lidi Morella Resmi Dibuka, Pemprov Maluku Dorong Pelestarian Budaya dan Pariwisata

Malteng
, Globaltimurnn.com - Pemerintah Provinsi Maluku secara resmi membuka kegiatan Pesta Adat dan Budaya Atraksi Pukul Sapu Lidi Negeri Latu Hausihu Morella yang berlangsung di Stadion Pukul Sapu Lidi, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/03/2026)


Sambutan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie. Dalam sambutan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam menyelenggarakan tradisi Pukul Sapu Lidi yang rutin digelar setiap tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri atau dikenal sebagai perayaan 7 Syawal.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya merasa bangga dan mengapresiasi penyelenggaraan atraksi Pukul Sapu Lidi yang terus dilestarikan sebagai warisan budaya turun-temurun,” demikian kutipan sambutan Gubernur.


Atraksi Pukul Sapu Lidi dinilai tidak sekadar menjadi tontonan budaya, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur seperti keberanian, sportivitas, serta semangat persaudaraan yang mencerminkan karakter masyarakat Maluku.


“Pukul sapu lidi bukan sekadar atraksi budaya, tetapi merupakan warisan leluhur yang sarat makna, nilai, dan filosofi kehidupan,” tegasnya.


Lebih lanjut disampaikan, di tengah arus modernisasi dan globalisasi, tradisi ini harus terus dijaga dan dilestarikan karena memiliki nilai strategis, baik secara budaya maupun pariwisata.


“Tradisi ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Negeri Latu Hausihu Morella, tetapi juga kekayaan budaya Maluku yang memiliki daya tarik besar, baik secara nasional maupun internasional,” ujarnya.


Lewerissa juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian budaya lokal.


“Saya mengajak kita semua, khususnya generasi muda, untuk terus mencintai dan melestarikan budaya lokal, serta menjadikannya sebagai kekuatan dalam membangun karakter dan memperkuat persatuan,” ungkapnya.


Selain itu, Lewerissa mendorong agar kegiatan budaya seperti ini dapat dikembangkan menjadi agenda wisata unggulan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


“Kegiatan ini perlu terus dikemas secara lebih baik agar mampu menjadi agenda wisata budaya unggulan yang memberikan manfaat sosial, budaya, sekaligus ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.


Rangkaian kegiatan dalam Pesta Adat dan Budaya ini turut dimeriahkan dengan berbagai atraksi budaya, diawali dengan penyulutan Obor Tulukabessy oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, dilanjutkan dengan suguhan seni Tari Reti, Tari Saliwangi, Tari Lisa, pertunjukan Cakalele, serta atraksi Bambu Gila. Puncak kegiatan ditandai dengan Atraksi Pukul Sapu Lidi yang diawali dengan pukulan penghormatan oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, dan tamu undangan lainnya.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Kapolda Maluku yang diwakili oleh Wakapolda Maluku, Wadankodam XVI/Pattimura, Komandan Lanud Ambon, Bupati Maluku Tengah, Forkopimda Kabupaten Maluku Tengah, Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Camat Leihitu, serta Raja bersama Saniri Negeri Morella. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT