globaltimurnn.com



Minggu, 04 Januari 2026

Wakapolres SBB Pimpin Apel Pagi Personel, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Januari 04, 2026

Foto : Wakapolres SBB Pimpin Apel Pagi Personel, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Piru
  Globaltimurnn.com - Polres Seram Bagian Barat melaksanakan apel pagi personel pada Senin pagi bertempat di halaman Mapolres Seram Bagian Barat. Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Seram Bagian Barat, KOMPOL Beni Kurniawan, S.H., S.I.K., M.A.


Apel pagi diikuti oleh para pejabat utama, perwira staf, bintara, serta ASN Polres Seram Bagian Barat. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mengecek kesiapan personel sekaligus menyampaikan arahan pimpinan dalam rangka meningkatkan disiplin dan profesionalisme pelaksanaan tugas.


Dalam arahannya, Wakapolres mengajak seluruh personel untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk melaksanakan tugas kepolisian. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir dan mengikuti apel pagi dengan tertib.


Wakapolres turut menyampaikan ucapan selamat Hari Natal dan Tahun Baru kepada personel yang merayakan, serta berharap di tahun yang baru ini seluruh personel dapat meningkatkan kinerja, tanggung jawab, dan dedikasi dalam menjalankan tugas.


Lebih lanjut, Wakapolres menekankan pentingnya ketertiban administrasi dan pelaporan di masing-masing satuan kerja, serta mengapresiasi pelaksanaan tugas pengamanan sebelumnya yang berjalan dengan aman dan lancar.


Terkait sikap dan perilaku, Wakapolres mengingatkan agar para kepala satuan kerja senantiasa melakukan pengawasan terhadap anggotanya guna mencegah terjadinya pelanggaran. Personel juga diimbau untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan berkeluarga sebagai bagian dari penunjang keberhasilan pelaksanaan tugas.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel agar memahami perkembangan dan perubahan hukum yang berlaku, serta menghimbau seluruh personel untuk menjaga kebersihan lingkungan mako dan menghindari segala bentuk pelanggaran.


Apel pagi berlangsung dengan tertib dan lancar serta ditutup dengan penegasan komitmen seluruh personel Polres Seram Bagian Barat untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (V374) 

Selengkapnya

Wagub Maluku Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Pentingnya Kerja Berbasis Sistem dan Disiplin ASN

Januari 04, 2026

Foto : Wagub Maluku Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Pentingnya Kerja Berbasis Sistem dan Disiplin ASN

Ambon
, Globaltimurnn.com – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, memimpin langsung apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Maluku Tahun 2026, setelah libur Natal dan Tahun Baru, yang berlangsung di lingkungan Kantor Gubernur Maluku, Senin (5/1/2026).


Apel tersebut dihadiri Staf Ahli Gubernur Maluku, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN lingkup Kantor Gubernur Provinsi Maluku.


Dalam arahannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa apel perdana ini menandai dimulainya kembali pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan masyarakat Maluku, khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku.


“Hari ini adalah hari pertama kita kembali menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara yang bertugas melayani masyarakat Maluku,” ujar Wakil Gubernur.


Wakil Gubernur juga menyampaikan bahwa pada tanggal 20 Februari 2026, dirinya bersama Gubernur Maluku akan genap satu tahun memimpin Provinsi Maluku. Ia berharap tahun 2026 dapat membawa pencerahan dan kondisi yang lebih baik bagi daerah.


Dalam situasi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi, Wakil Gubernur mengajak seluruh ASN untuk tetap semangat dan optimis, seraya berharap kondisi nasional dapat segera pulih karena sangat berdampak pada daerah.


“Dalam kondisi efisiensi seperti saat ini, kita harus tetap semangat dan berharap agar kondisi Indonesia bisa cepat pulih, karena sangat berpengaruh bagi kita di level bawah,” ungkapnya.


Ia juga meminta seluruh pimpinan unit kerja dan OPD untuk tetap menjaga soliditas serta mampu memimpin aparatur dengan baik meskipun berada dalam keterbatasan anggaran dan sumber daya.


Selain itu, Wakil Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah tuntutan pekerjaan.


“Kita harus bekerja dengan baik, tetapi jangan lupa menjaga kesehatan, karena sakit itu mahal,” pesannya.


Lebih lanjut, Wakil Gubernur mengungkapkan bahwa dana transfer daerah Pemerintah Provinsi Maluku Tahun 2026 mengalami pemotongan yang cukup besar, sehingga berdampak signifikan terhadap belanja daerah dan rencana program masing-masing OPD.


Ia menyadari bahwa kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kritik menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, namun hal itu merupakan risiko yang harus dihadapi di tengah situasi yang berat.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menegaskan pentingnya disiplin ASN dan meminta para pimpinan OPD untuk menertibkan serta membina pegawainya.


“Tidak mungkin setiap saat gubernur harus melakukan sidak, dan tidak mungkin wakil gubernur terus memberikan arahan. Oleh karena itu, yang bekerja itu adalah sistem, bukan orang per orang,” tegasnya.


Apel perdana ini diharapkan menjadi momentum awal untuk meningkatkan kedisiplinan, kinerja, dan pelayanan ASN Pemerintah Provinsi Maluku sepanjang Tahun 2026. (Rdks) 

Selengkapnya

Pelaku Curanmor Di Ambon, Berhasil Diamankan Polisi, Ini Kronologisnya

Januari 04, 2026

Foto : Pelaku Curanmor Di Ambon, Berhasil Diamankan Polisi, Ini Kronologisnya

Ambon
, Globaltimurnn.com - Berdasarkan LP korban Yuli Susanti yang melaporkan adanya pencurian motor miliknya yang terjadi di sekitar lokasi JL. Gading, RT. 003, Batu Merah, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, pada 24 Desember lalu, sekitar pukul 23 : 40 Wit, di parkiran motor tepat depan kos - kosan dimana korban tinggal. 


Berawal dari adanya Laporan Polisi yang di buat oleh korban sehingga Berdasarkan Laporan Polisi personil Buser melakukan penyelidikan melalui petunjuk dan koordinasi dengan korban sehingga di dapat informasi yang bahwa yang melakukan pencurian kenderaan bermotor adalah  mantan suami korban.


Sehingga pada hari jumat tanggal 02 januari 2026 sekitar pukul 17.00 Wit bertempat di depan taman budaya karang panjang Kecamatan sirimau Kota Ambon pelaku Ridwan Rengur (45), berhasil di amankan dan di bawah ke Polresta P.Ambon & P.P.Lease untuk dilakukan interogasi.


Menurut korban" berawal ketika korban baru pulang dari bekerja kamudian memarkirkan sepeda motor miliknya dengan Nomor Polisi DE 6600 ND,Merk honda, Warna merah hitam.


Kemudian pelapor masuk ke dalam kamar kos-kosannya untuk beristirahat, pada pagi hari sekitar pukuk 07.45 Wit, saat pelapor bersiap-siap untuk pergi bekerja pelapor kemudian keluar kamar untuk menyiapkan kenderaanya namun sesampai di parkiran pelapor sudah tidak menemukan sepeda motor miliknya lagi. 


Atas kejadian tersebut pelapor kemudian mendatangi Polresta P.Ambon & P.P.Lease untuk memproses secara hukum yang berlaku.


Modus yang di perankan pelaku A/n Ridwan Renggur dengan mengambil kunci serep sepeda motor di rumah korban pada saat korban sedang berkerja. 


Motif yang di perankan pelaku ialah agar bisa menguasai barang milik korban. 


Untuk selanjutnya Pelaku bersama barang bukti telah diamankan dan diserahkan kepada Penyidik Unit Pidum Sub unit III Reskrim Polresta P. Ambon & P. P. Lease untuk dilakukan proses lebih lanjut. (Rdks) 

Selengkapnya

Bentrok Negeri Liang Menarik Perhatian Publik, Kapolda Turun Lansung Pimpin Penyelesaian Damai

Januari 04, 2026

Foto : Bentrok Negeri Liang Menarik Perhatian Publik, Kapolda Turun Lansung Pimpin Penyelesaian Damai

Liang
, Globaltimurnn.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si pimpin langsung kegiatan tatap muka dan dialog bersama para tokoh pemerintahan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (3/1/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 13.58 Wit, tersebut dilaksanakan sebagai upaya mencari solusi damai dan berkelanjutan atas konflik sosial antara kelompok Matahari Naik dan Matahari Masuk yang sebelumnya menimbulkan keresahan serta gangguan keamanan di wilayah tersebut.


Dialog digelar di dua lokasi berbeda sebagai wujud komitmen Kapolda Maluku untuk mendengar aspirasi kedua belah pihak secara seimbang dan terbuka. Pertemuan pertama berlangsung di Gedung Pertemuan Kantor Pemerintah Negeri Liang, kemudian dilanjutkan dengan dialog kedua di Kompleks Genfrus Matahari Masuk RT 010 Negeri Liang.


Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Polda Maluku, perwakilan Pangdam XV/Pattimura melalui Asisten Intelijen, perwakilan Gubernur Maluku yang diwakili Asisten III Administrasi Umum sekaligus Plt. Sekda Provinsi Maluku, Direktur Samapta, Direktur Intelkam, dan Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Dandim, Sekda Kabupaten Maluku Tengah, Camat Salahutu, Kapolsek dan Danramil Salahutu, Upu Latu Negeri Liang, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat dari kedua kelompok.


Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa kehadirannya di Negeri Liang semata-mata untuk memastikan keamanan dan kedamaian bagi seluruh warga tanpa pengecualian.


“Hari ini saya datang ke Negeri Liang hanya dengan satu tujuan, yaitu negeri ini harus aman dan damai. Kita hidup di era modern dan keterbukaan informasi, sehingga cara-cara kekerasan bukan lagi solusi,” tegas Kapolda.


Kapolda juga menekankan bahwa dialog dan komunikasi terbuka merupakan jalan terbaik dalam menyelesaikan konflik, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan, keluhan, dan harapan.


“Saya ingin mendengar apa yang sebenarnya diinginkan masing-masing pihak agar kita bisa duduk bersama dan menemukan solusi yang adil dan bermartabat,” ujarnya.


Dalam dialog tersebut, perwakilan warga Kompleks Matahari Naik menyampaikan sejumlah masukan, antara lain dugaan aksi kekerasan menggunakan senjata tajam, permintaan pendirian Polsek di Negeri Liang, penanganan terhadap pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO), serta persoalan kepemimpinan Pemerintah Negeri (KPN) yang dinilai menjadi salah satu faktor pemicu konflik. Mereka juga meminta ketegasan aparat terhadap pelaku provokasi, termasuk penyebaran informasi yang memperkeruh situasi melalui media sosial.


Menanggapi hal itu, Kapolda Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk berperan aktif membina generasi muda agar tidak mudah terprovokasi dan terjerumus dalam tindakan kekerasan.


“Saya berharap para orang tua benar-benar menjaga dan mengarahkan anak-anaknya. Jangan saling menyalahkan, mari kita renungkan bersama apa yang sudah terjadi dan bagaimana memperbaikinya,” pesan Kapolda.


Pada pertemuan kedua bersama warga Komplek Matahari Masuk, masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Kapolda Maluku. 


Mereka juga mengusulkan penempatan pos pengamanan di wilayah perbatasan kedua kelompok, evaluasi terhadap kepemimpinan KPN, serta penanganan korban konflik secara adil dengan memperhatikan aspek kemanusiaan dan pemulihan korban luka.


Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Maluku menegaskan bahwa setiap tindakan kepolisian dalam pengamanan, termasuk penggunaan gas air mata, akan tetap dievaluasi secara internal sesuai prosedur yang berlaku.


“Kami memahami situasi pengamanan massa, namun evaluasi akan tetap dilakukan agar penanganan ke depan semakin profesional dan proporsional,” jelasnya.


Kapolda juga menilai usulan pendirian pos pengamanan sebagai langkah konstruktif, namun menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada aparat, melainkan juga komitmen masyarakat untuk menahan diri dan menjaga persaudaraan.


“Aparat akan kami tempatkan untuk berdiri di tengah secara objektif. Namun dukungan tokoh masyarakat, orang tua, dan anak-anak muda sangat menentukan agar konflik ini benar-benar bisa kita akhiri,” tegas Kapolda.


Terkait persoalan kepemimpinan Negeri Liang dan kerugian akibat konflik, Kapolda Maluku menyampaikan bahwa hal tersebut akan dibahas dan ditindaklanjuti bersama unsur pemerintah daerah, termasuk Sekda Provinsi Maluku dan Sekda Kabupaten Maluku Tengah.


Usai kegiatan, Kapolda Maluku bersama rombongan meninjau langsung lokasi konflik sebagai bentuk keseriusan dan kepedulian Polri dalam memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Negeri Liang.


Langkah Kapolda Maluku memimpin langsung dialog dengan masyarakat Negeri Liang menunjukkan pendekatan humanis, inklusif, dan berorientasi solusi dalam penanganan konflik sosial. 


Dengan mendengarkan aspirasi kedua kelompok secara seimbang, Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator perdamaian.


Pendekatan dialog terbuka ini menjadi contoh penting bahwa penyelesaian konflik berbasis komunikasi, empati, dan kolaborasi lintas unsur pemerintahan, TNI-Polri, serta masyarakat adat merupakan kunci menjaga stabilitas dan persatuan di Maluku. 


Komitmen Polda Maluku untuk mengevaluasi tindakan pengamanan, menindaklanjuti aspirasi warga, serta melibatkan pemerintah daerah menegaskan bahwa perdamaian yang dibangun harus adil, bermartabat, dan berkelanjutan. (**)


Selengkapnya

HUT Sekami Ke 183 Ambon, Anak-anak dengan Iman Besar Siap Jadi "Terang Dunia"

Januari 04, 2026

Foto : HUT Sekami Ke 183 Ambon, Anak-anak dengan Iman Besar Siap Jadi "Terang Dunia"   

Ambon
, Globaltinurnn.com – Tangan-tangan kecil bergema dengan nyanyian, wajah polos dipenuhi sukacita, dan di balik itu semua terbit pesan mendalam tentang iman, persatuan, dan harapan masa depan. Itulah gambaran Perayaan Hari Anak Misioner Sedunia (HUT Sekami) Ke 183 yang digelar Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Keuskupan Amboina di Gedung Gereja Santo Jacobus Ahuru, Minggu, (04/01/2026). 

 

Dengan Mengusung tema "Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi", ratusan anak dan remaja dari delapan paroki di Kota Ambon berkumpul bukan hanya untuk merayakan ulang tahun, tetapi juga untuk menegaskan diri sebagai "misionaris kecil" kecil usia, tetapi besar dalam panggilan dan kasih.

 

Perayaan diawali dengan Ekaristi Kudus, diikuti pawai misi yang penuh semangat, pentas seni yang memadukan nilai iman dan budaya lokal, serta lomba-lomba edukatif. Setiap aktivitas menjadi sarana anak-anak menyuarakan pesan sederhana namun mendalam iman harus hidup dan memberikan dampak nyata bagi sesama.

 


Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, dalam sambutannya menekankan bahwa tema perayaan bukan sekadar slogan. "Di dalam Kristus, perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan. Anak-anak ini adalah benih masa depan Ambon dengan hati besar, kasih, doa, dan kepedulian yang tumbuh sejak dini," tegasnya.


Ia juga menekankan pentingnya sinergi Gereja, keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. "Kalau karakter dan iman dibangun sejak kecil, Ambon ke depan akan berdiri di atas fondasi persaudaraan yang kokoh."

 

RP. Carol Jamrevav MSC, Pastor Paroki Santo Jacobus Ahuru, menegaskan bahwa anak-anak Sekami adalah bagian aktif dari Gereja semesta. Iman bukan pengalaman pribadi semata. Anak-anak bukan penonton, tetapi bagian dari tubuh Kristus yang hidup dan diutus untuk bermisi baik melalui kesaksian sederhana sehari-hari, berbagi, peduli, maupun berani menunjukkan kasih.

 

Kevikepan Kota Ambon RD. Amandus Oratmangun mengajak anak-anak memahami lambang bintang sebagai simbol terang Kristus yang menuntun mereka, seperti bintang yang mengarahkan para majus pada kelahiran Yesus. 


Sementara itu, Direktur Diosesan KMKI Keuskupan Amboina RD. A. Lopez Sirken menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan anak dan remaja di Maluku dan Maluku Utara, termasuk kegiatan lintas agama dan persiapan Ambon sebagai tuan rumah agenda misi nasional mendatang.

 


Ketua Panitia, Teresia Subankoly, melaporkan bahwa kegiatan diikuti ratusan anak dengan dukungan pendamping dan keterlibatan lintas komunitas serta umat beragama. "Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi penegasan bahwa anak-anak adalah subjek misi Gereja hari ini dan masa depan," tegasnya.

 

Perayaan HUT Sekami ke-183 di Ambon akhirnya menegaskan satu hal: dari kota ini, anak-anak kecil dengan iman yang hidup akan terus menyalakan terang Kristus untuk dunia. (Za)

Selengkapnya

Sabtu, 03 Januari 2026

Dalam 10 Bulan Kepemimpinan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon Tuntaskan Program Prioritas Ke 4 di Tengah Efisiensi Anggaran

Januari 03, 2026

Foto : Dalam 10 Bulan Kepemimpinan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon Tuntaskan Program Prioritas Ke 4 di Tengah Efisiensi Anggaran   

Ambon
, Globaltinurnn.com – Di tengah tantangan efisiensi anggaran, pasangan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisutta berhasil menyelesaikan Program Prioritas Ke 4 dalam waktu hanya 10 bulan. Pengumuman ini disampaikan Wattimena dalam pidato akhir tahun Pemerintah Kota Ambon pada Rabu (31/12/2025).

 

Program yang fokus pada perbaikan jalan, penataan pasar, penataan permukiman kumuh, serta peningkatan fasilitas umum dan pelayanan publik ramah disabilitas telah terealisasi melalui kerja sama berbagai dinas. 


Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pembangunan dan peningkatan jalan beraspal dilakukan di Negeri Rutong, Halong, Batu Tagepe, Batu Merah, Passo, Talaga Raja, Lorong Amalatu, dan kawasan Karier. 


Selain itu, dibangun jembatan jalan masuk parkiran Pasar Mardika dan jembatan lingkungan di Batu Gajah, serta pemeliharaan berkala ruas jalan di Hative Kecil, Karpan, Tawiri, Passo, dan Jalan Philip Latumahina. Untuk meningkatkan keamanan malam hari, lampu jalan lingkungan dipasang di Waiheru, Ahuru, Amahusu, Tawiri, dan Talake.

 

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman juga berperan aktif dengan memperbaiki 37 unit rumah tidak layak huni, membangun serta meremajakan kawasan permukiman kumuh di enam lokasi, dan membangun delapan unit rumah baru layak huni. Tak ketinggalan, taman bermain Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu direhabilitasi untuk mendukung aktivitas masyarakat.

 

Dalam sektor perdagangan rakyat, Pemerintah Kota Ambon melakukan penataan pasar dengan membangun Papalele Square, merehabilitasi Pasar Arumbai dan Pasar Gedung Putih. Bappeda Litbang Ambon turut berkontribusi melalui kajian pasar tradisional sebagai dasar perencanaan pasar yang lebih tertata, nyaman, dan berdaya saing.

 

Seluruh program ini diharapkan meningkatkan kualitas infrastruktur, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan Ambon yang inklusif dan ramah bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, ujar Wattimena.


Ia menutup pidatonya dengan komitmen Masih banyak hal yang kami benahi dan akan terus kerjakan untuk kesejahteraan masyarakat Ambon.

(Za)

Selengkapnya

Dua Desa Di Dobo Saling Serang, Kapolres Kepulauan Aru Ambil Langkah Cepat Amankan Aksi Kedua Desa

Januari 03, 2026

Foto : Dua Desa Di Dobo Saling Serang, Kapolres Kepulauan Aru Ambil Langkah Cepat Amankan Aksi Kedua Desa

Aru
, Globaltimurnn.com - Aksi saling serang antar sekelompok pemuda  pada, Kamis, 01 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 Wit yang bertempat di perbatasan antara Desa Longgar dan Desa Apara, menggunakan senjata tajam kini mengakibatkan timbulnya korban jiwa.


Berdasarkan informasi yang di terima aksi saling serang antar kedua Desa diawali dari dua pemuda desa longgar inisial (ML) dan (MK) mereka dihadang oleh sekelompok pemuda dari Desa Apara kemudian melakukan tindakan pengeroyokan terhadap korban (ML) dan (MK), sehingga korban yang merupakan pemuda dari desa longgar tidak terima dan menyampaikan kejadian tersebut kepada keluarga dan kerabat yang memicu aksi saling serang antar warga kedua desa dengan menggunakan senjata tajam.


Menyikapi situasi tersebut Kapolres Kepulauan Aru AKBP ALBERT PERWIRA SIHITE, S.H., S.I.K., M.H langsung bergerak cepat mengumpulkan  Tokoh dari Kedua Desa yang berada di Kota Dobo, untuk menghimbau agar selalu menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar, serta menyerahkan Permasalahan ini sepenuhnya ke pihak Penegak Hukum (Polres Kepulauan Aru).


Polres Kepulauan Aru segera menyiapkan dan mengerahkan personel ke lokasi guna mengamankan situasi, mencegah meluasnya konflik, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Patroli dialogis juga akan dilakukan oleh sat samapta pada lokasi/ kediaman warga Desa Longgar maupun Desa Apara yang berdomisili di Kota Dobo. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT