Ambon, Globaltimurnn.com – Program pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Melalui kreativitas dan keterampilan yang diasah selama menjalani masa pembinaan, warga binaan berhasil menciptakan background galeri foto Kepala Rutan dari masa ke masa yang kini menjadi salah satu ornamen baru di lingkungan Rutan Ambon, Rabu (15/07/2026).
Karya tersebut tidak hanya mempercantik interior kantor, tetapi juga menjadi simbol perjalanan sejarah kepemimpinan Rutan Ambon yang tersaji dalam tampilan lebih modern, rapi, dan representatif.
Proses pengerjaan dilakukan oleh warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang bimbingan kerja dengan pendampingan petugas. Mulai dari penyusunan konsep desain, pengukuran, pembuatan rangka, hingga tahap akhir (finishing), seluruh proses dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan ketelitian dan kerja sama.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry, mengatakan hasil karya tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat mampu melahirkan kreativitas sekaligus meningkatkan rasa percaya diri warga binaan.
«"Kami memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki. Hasilnya tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan Rutan, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi mereka ketika kembali ke tengah masyarakat. Galeri ini juga menjadi bagian dari dokumentasi sejarah kepemimpinan Rutan Ambon," ujar Jefry.»
Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Ode Ena, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang produktif, disiplin, dan memiliki kemampuan kerja.
Menurutnya, setiap kegiatan keterampilan yang diberikan bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, tanggung jawab, serta semangat berkarya.
"Kami terus mendorong warga binaan agar aktif mengikuti berbagai program pembinaan. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan memiliki bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah bebas nanti," jelasnya.
Salah seorang warga binaan yang terlibat dalam pembuatan galeri tersebut, Onco, mengaku bangga dapat ikut berkontribusi menghasilkan karya yang kini menjadi bagian dari fasilitas Rutan Ambon.
Ia mengungkapkan bahwa selama proses pengerjaan dirinya memperoleh banyak pengalaman baru, mulai dari menyusun desain, bekerja secara teliti, hingga menyelesaikan pekerjaan bersama tim.
"Kami merasa senang karena diberi kepercayaan untuk membuat karya ini. Selain menambah keterampilan, kegiatan seperti ini juga membuat kami lebih percaya diri dan termotivasi menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.
Melalui berbagai program pembinaan kemandirian, Rutan Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan humanis. Berbagai karya yang dihasilkan warga binaan menjadi bukti bahwa proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai modal untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat. (Za)














