globaltimurnn.com


Senin, 06 April 2026

Polres Halut Laksanakan Pemusnahan 5,862,9 Liter dan 176 Botol Miras Hasil KRYD Periode Januari-Maret Tahun 2026

April 06, 2026

Foto : Polres Halut Laksanakan Pemusnahan 5,862,9 Liter dan 176 Botol Miras Hasil KRYD Periode Januari-Maret Tahun 2026

Halut
, Globaltimurnn.com - Kepolisian Resort Halmahera Utara (Polres Halut) telah dilaksanakan Pemusnahan minuman keras (miras)hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) periode Januari-Maret tahun 2026 Bertempat di lokasi Polres Halmahera Utara Jalan Ir Hein Namotemo Desa Gamsungi kecamatan Tobelo kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara.Senin 07/04/2026.



Pemusnahan miras ini  bertujuan menjaga situasi kamtibmas dan Sebuah langkah krusial untuk mencegah tindak kriminalitas,menjaga ketertiban umum (kamtibmas)dan melindungi masyarakat dari bahaya konsumsi alkohol tetapi juga sebagai langkah preventif dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif penyalahgunaan minuman keras.


Peredaran miras menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas.


Hadir di kegiatan tersebut Bupati Halmahera Utara Dr.Piet Hein Babua, M.Si,Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd, Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa,Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M,Kajari Halut Bambang Sunoto,S.H., M.H,Ketua pengadilan Negeri Tobelo, R. Muhammad Syakrani, S.H., M.H, Danki 1 Batalyon A Kupa-kupa Pelopor IPTU Moch Thilio, Kepala Dinas Kesehatan Halut, Selpianus H. Kaya dan para PJU Polres Halmahera Utara Serta para media. 


Kegiatan pemusnahan miras Berbagai jenis adalah hasil KRYD 2026 diwilayah hukum Polres Halut dan Polsek jajaran, Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadi  pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang terhadap miras lokal hasil KRYD Polres Halut. Ini juga sebagai bentuk transparansi penegakkan hukum dan komitmen melindungi masyarakat Halut dari penyalahgunaan minuman keras tanpa ijin edar demi menjaga kamtibmas tetap kondusif" jelas Kasie Humas.


Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu S.H S.I.K  menjelaskan bahwa dari hasil anev Kamtibmas 2026 diwilayah hukum Polres Halut, Peristiwa tindak pidana yang terjadi berawal dari aktifitas mengkonsumsi minuman keras secara berlebihan. Tidak hanya tindak pidana penganiayaan, Tindak Pidana Pengeroyokan dan KDRT, tetapi juga tarkam yg terjadi berawal dari miras ,Kejadian Kecelakaan lalu lintas diwilayah hukum Polres Halut terjadi karena pengendara dibawah pengaruh minuman keras (beralkohol).


Kita semua sangat menghormati kearifan lokal wilayah, Namun disatu sisi dampak negatifnya selalu kita lihat dan kita dengar Melalui media bahwa terjadi tindak pidana pengeroyokan yg berujung kepada isu Sarah dan terjadi tarkam semua berawal dari miras yang Kadang  korban meninggal dunia atau mengalami kondisi luka parah akibat tindak pidana karena mengkonsumsi minuman keras hingga mabuk, atau karena kecelakaan lalulintas" ungkap Kapolres.


Kapolres Halut bersama pimpinan Forkopimda Halmahera Utara melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras dengan jumlah yaitu cap tikus sebanyak 4.977,3 Liter, ciu sebanyak 85,6 Liter, tuak sebanyak 600 Liter, miras oplosan sebanyak 200 Liter, miras berbagai merk sebanyak 145 botol,bir hitam sebanyak 20 botol,bir putih sebanyak 10 botol. Total 5,862,9 Liter dan 176 Botol, dengan Jumlah kegiatan Rajia 176 Kegiatan Rajia.


Kegiatan pemusnahan miras Berbagai jenis, Ini merupakan komitmen Polres Halut  untuk menjaga integritas Dan Keterbukaan Informasi dalam pelaksanaan tugas, Kami juga terus membangun kerjasama dengan seluruh eleman masyarakat termasuk media agar melakukan pengawasan terhadap personel Polres Halut agar tidak terlibat dalam aktifitas yang dapat menurunkan citra positif Polri dalam masyarakat" terang Kapolres. 

Selengkapnya

Tiga Hari Warga Di Huamual Dapat Teror Bom, Satu Regu Personel Polres SBB Diturunkan

April 06, 2026

Foto : Tiga Hari Warga Di Huamual Dapat Teror Bom, Satu Regu Personel Polres SBB Diturunkan

Huamual
, Globaltimurnn.com - Kurang lebih selama tiga hari berturut - turut warga Pawai, Dusun Tanah Goyang, Desa Loki dapat teror bom yang diduga datangnya dari warga Dusun Ani, Desa Lokki, Kecamatan Huamual. 


Informasi yang diterima media ini,  teror bom tersebut tidak hanya malam hari namun hingga pagi bahkan siang tadi sekitar pukul 11 pun masih terdengar ledakan bom. 


Dari informasi yang diterima dari anggota yang bertugas di lokasi kejadian, belum diketahui datangnya teror bom itu datangnya dari pihak mana, belum bisa di pastikan. 


Sementara keterangan lain yang berhasil di himpun, pihak Polsek Huamual belum bisa memastikan bom tersebut dilakukan oleh pihak mana. 


Sementara terkait kejadian teror bom yang terjadi kurang lebih tiga malam berturut - turut di lokasi pawai RT. 06 Dusun Tanah Goyang itu, Kapolres SBB AKBP. Andi Zulkifli telah menurunkan satu regu personel Sabhara Polres SBB dengan delapan personel tim Inafic Polres SBB. Ucap Kapolres SBB saat di hubungi media ini via telpon genggam-nya


Situasi saat ini dari kedua pihak baik Dusun Ani, maupun Pawai RT. 06 Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB dalam kondisi dan situasi tenang serta kondusif. 


Personel Polsek Huamual berhasil meredam situasi sehingga tidak melebar meluas, Kamtibmas pun dapat disterilkan dan masih bisa dikendalikan secara kondusif. 


Warga masyarakat kedua pihak diharapkan tetap tenang, jaga kamtibmas, jangan mudah terprovokasi dan terpancing dengan isu maupun situasi yang menganggu kondusifnya Kamtibmas. 


Saat ini piket subsektor Bripka Rikson Siwalete bersama babinsa dan anggota Unit reskrim polres SBB bersinergi melakukan pertemuan membahas kamtibmas di rumah kepala Dusun Ani bersama tokoh masyarakat Dusun Ani. 

Selengkapnya

Dialog Publik Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence

April 06, 2026

Foto : Dialog Publik Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence

Kendari
, Globaltimurnn.com - Divisi Humas Polri menggelar dialog publik bertajuk tantangan hukum di era artificial intelligence (AI) yang diikuti oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Jhonny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P dan dilaksanakan secara virtual melalui sambungan Zoom Meeting.


Di wilayah Sulawesi Tenggara, kegiatan tersebut diikuti oleh Polda Sulawesi Tenggara dari Aula Dachara, serta Polres dan Polsek jajaran di kewilayahan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian, S.I.K bersama para pejabat utama (PJU) serta personel pengemban fungsi PID di satuan kerja.


Dialog publik ini dipandu oleh moderator Fristian Greic dan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Ketua Tim Regulasi AI Komdigi Irma Handayani, Kasubdit II Tipidsiber Polri Kombes Pol. Andrian Pramudianto, S.I.K., S.H., M.Si serta CEO Imajik Group Brilian Fairiandi.


Dalam pemaparannya, Irma Handayani menjelaskan berbagai peluang dan risiko penggunaan AI, termasuk potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari teknologi tersebut. Ia juga menekankan pentingnya kebijakan dan regulasi yang mengatur pemanfaatan AI. “Perlu adanya regulasi khusus dan undang-undang terkait artificial intelligence, serta penerapan etika dalam penggunaan teknologi ini,” ujarnya.


Sementara itu, Brilian Fairiandi membahas cara mengenali dan menyikapi konten berbasis AI. Ia memperkenalkan sejumlah tools yang dapat digunakan untuk mendeteksi keaslian foto maupun video yang dihasilkan oleh teknologi AI.


Di sisi lain, Kombes Pol Andrian Pramudianto menguraikan berbagai modus kejahatan siber berbasis AI yang kini berkembang. Beberapa di antaranya meliputi teknologi deepfake, phishing berbasis AI, automasi serangan siber, hingga pencurian data.


Melalui dialog ini, Polri berharap dapat meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam menghadapi tantangan hukum di era digital yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi AI. (V374) 

Selengkapnya

RDP Komisi I Bahas Konflik Sengketa Lahan Waisala - Alang Asaude, Lemahnya Camat Waisala Dan Kadis Pemdes Disoroti

April 06, 2026

Foto : RDP Komisi I Bahas Konflik Sengketa Lahan Waisala - Alang Asaude, Lemahnya Camat Waisala Dan Kadis Pemdes Disoroti

Kairatu
, Globaltimurnn.com - Rapat dengar pendapat komisi I DPRD SBB dengan pemerintah daerah lewat kehadiran Asisten I bidang Hukum dan pemerintahan Setda SBB, Kabag Hukum, Kaban Kesbangpol SBB, Kepala Desa Alang Asaude, BPD, Staf Negeri Alang Asaude, yang terselenggara pukul 11 : 45 Wit, sing ini, tepatnyap pada ruang komisi I DPRD SBB. Selasa 07/04/2026


Kegiatan RDP tersebut ini dipimpin lansung oleh ketua komisi I DPRD SBB Fredy Pentury yang di dampingi tujuh anggota komisi I DPRD SBB. 


Dalam RDP tersebut diangkat pembahasan terkait konflik sengketa lahan antara Desa Waisala dengan Desa Alang Asaude pada lahan seluas 1000.16 Hektar. 


Dalam RDP tersebut pihak komisi I merasa sedikit menyoroti tegas kinerja Camat Waesala yang dinilai tidak mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara kedua Desa. 


Tidak berhenti disitu, pihak Kaban Kesbangpol SBB Acim Tubaka pun menyoroti dengan nada tegas serta geram atas sikap Camat Waesala yang dinilai tidak mampu menyelesaikan kedua Desa sebagai perwakilan pemerintah daerah di Kecamatan. 


Komisi I lewat Samsul Helut selaku anggota komisi I menyampaikan secara tegas bahwa" lemahnya regulasi yang ada di tubuh pemerintah daerah sehingga besar kemungkinan akan terjadi hal yang sama kemudian terjadi pada Desa - desa yang lain. 


Tidak hanya itu, komisi I secara tegas segera membuat rekomendasi ke pemerintah daerah untuk segera pemerintah daerah segera mengevaluasi Kadis Pemdes SBB Ampy Tuhenay yang di nilai tidak menghargai DPRD dalam setiap undangan guna menyelesaikan berbagai permasalah Desa yang di mediasi komisi I DPRD SBB. 

Selengkapnya

Polres Halut Gelar Apel Pasukan Operasi AMAN NUSA I 2026, Kesiapsiagaan Cegah Konflik Sosial Mewujudkan Kamtibmas Yang Aman dan Kondusif

April 06, 2026

Foto : Polres Halut Gelar Apel Pasukan Operasi AMAN NUSA I 2026, Kesiapsiagaan Cegah Konflik Sosial Mewujudkan Kamtibmas Yang Aman dan Kondusif

Halut
, Globaltimurnn.com - Kepolisian Resort Halmahera Utara (Polres Halut) Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi AMAN NUSA I 2026, Secara Serentak bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si, Bertempat di Polres Halmahera Utara, Jalan Ir Hein namotemo desa Gamsungi Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara, Senin 07/04/2026.


Kegiatan ini bertema "Kita tingkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi Konflik Sosial Guna mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Maluku Utara."


Turut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M, AKBP. Erlichson Pasaribu, S. H.,S.I.K,Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa, Kajari Halut Bambang Sunoto,S.H., M.H,Ketua pengadilan Negeri Tobelo, R. Muhammad Syakrani, S.H., M.H, Danki 1 Batalyon A Kupa-kupa Pelopor IPTU Moch Thilio,Kepala Dinas Kesehatan Halut, Selpianus H. Kaya,Kasie Satpol PP Bpk. Djidon Bahabu,Para PJU Polres Halut dan bertindak selaku Komandan Apel KBO Satuan Polairud Polres Halut Ipda Dareis Darwis Usman SH, bertindak selaku Perwira Apel Kasubag Renmin Polres Halut AKP. Jufrin. 


Dengan susunan personel 1 SST Personil Kodim 1508/Tobelo ,1 SST personil Sat Brimob ,1 SST Personil Samapta Polres Halut,1 SSR Personil Pol Airud Polres Halut,1 SSR Sat Lantas Polres Halut ,1 SSR Sat Reskrim Polres Halut, 1 SSR Personil Sat Pol PP Halut. 

 

Amanat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Drs.Waris A1gono, M.Si. yang dibacakan Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si, bahwa apel gelar pasukan yang dilaksanakan ini merupakan bentuk kesiapan Polda Maluku Utara dalam rangka menghadapi potensi konflik sosial yang terjadi dseluruh wilayah Maluku Utara.Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta keterpaduan langkah antar instansi terkait dalam menghadapi berbagai dinamika kamtibmas.


Wilayah Maluku Utara merupakan daerah yang memiliki keragaman suku, agama, dan budaya yang sangat kaya. Kondisi ini merupakan kekuatan sekaligus potensi kerawanan apabila tidak dikelola dengan baik. oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kewaspadaan seluruh pihak guna mencegah terjadinya konflik sosial yang dapat menganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Seiring dengan dinamika perkembangan situasi saat ini, terdapat beberapa potensi konflik yang perlu kita antisipasi bersama, antara lain konflik antara kelompok masyarakat, sengketa lahan, isu sara, serta penyebaran informasi hoaks yang dapat memicu perpecahan.


Konflik sosial merupakan salah satu tantangan nyata yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,merusak tatanan kehidupan masyarakat, serta menghambat proses pembangunan daerah. Oleh karena itu penanganannya harus dilakukan secara cepat tepat, terukur, dan terpadu.


Kita menyadari bahwa Polda Maluku Utara memiliki kerawanan konflik sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor sosial, politik maupun kearifan lokal. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah antisipasi, deteksi dini, serta respon cepat dan tepat dalam penanganannya.


Ini operasi kontinjensi aman nusa mengedepankan sinergitas antara Polri,TNI,Pemerintah Daerah serta seluruh elemen masyarakat. dalam pelaksanaannya, kita harus tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, proporsionalitas, serta menjunjung hak asasi manusia.


Ditekankan kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial di wilayah masing-masing,mengutamakan langkah preemtif dan preventif dalam menjaga stabilitas kamtibmas,melaksanakan tugas secara profesional humanis, dan sesuai SOP, memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI-Polri serta instansi terkait lainnya, menghadiri tindakan yang dapat memperkeruh situasi serta menjaga netralitas dalam setiap dinamika yang terjadi.


Keberhasilan operasi ditentukan peralatan, ini tidak hanya oleh kekuatan personel dan tetapi juga oleh kepercayaan masyarakat. oleh karena itu, bangun komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi yang kondusif.


Diharapkan seluruh personel dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing serta melaksanakannya dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi yang tinggi. 


"Sebelum mengakhiri amanat saya. saya mengucapkan selamat bertugas, jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian terbaik kita kepada masyarakat, bangsa dan negara," tutup Bupati. 

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa,laporan Komandan apel kepada pimpinan apel dan penghormatan pasukan. Apel Gelar Pasukan Operasi AMAN NUSA I 2026 ini bertujuan untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam situasi kontinjensi Agar Bumi Hibulamo tetap aman damai. (V374) 

Selengkapnya

Forkopimda Halut Dukung Penuh Operasi AMAN NUSA I 2026 demi Maluku Utara yang Aman

April 06, 2026

Foto : Forkopimda Halut Dukung Penuh Operasi AMAN NUSA I 2026 demi Maluku Utara yang Aman

Halut
, Globaltimurnn.com - Apel Gelar Pasukan Operasi AMAN NUSA I 2026 Digelar di Halmahera Utara, Siap Antisipasi Konflik Sosial. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Halmahera Utara, Jalan Ir. Hein Namotemo, MSP Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. Selasa (07/04/2026). Mengusung tema "Kita tingkatkan kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi konflik sosial guna mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif di Wilayah Maluku Utara".

 

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Utara (Halut) Dr. Piet Hein Babua, M.Si, didampingi oleh Wakil Bupati Halut Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M, dan Kapolres Halmahera Utara AKBP. Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K. Sementara itu, Ipda Dareis Darwis Usman SH (KBO Sat Polairud Polres Halut) bertindak sebagai Komandan Apel dan AKP. Jufrin (Kasubag Renmin Polres Halut) sebagai Perwira Apel.

 

Hadir pula sejumlah pejabat penting, antara lain Ketua DPRD Halut Christian Lesnussa, Kejari Halut Bambang Sunoto SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Tobelo R. Muhammad Syakrani, S.H., M.H, Danki I Yon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku Utara Iptu Moch Thilio Bintang Onasis, Kepala Dinas Kesehatan Halut Selpianus H. Kaya, Kasie Ops Satpol-PP Halut Djidon Bahabu, SIP, serta para PJU Polres Halut.

 


Pasukan upacara yang terlibat dalam apel ini terdiri dari berbagai satuan kerja, yaitu 1 SST Personil Kodim 1508/Tobelo, 1 SST Kompi I Yon A Pelopor Satbrimob Polda Malut, 1 SST Personil Samapta Polres Halut, 1 SSR Personil Pol Airud Polres Halut, 1 SSR Sat Lantas Polres Halut, 1 SSR Sat Reskrim Polres Halut, dan 1 SSR Personil Sat Pol PP Halut. 


"Puncak acara adalah pembacaan amanat Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si. oleh Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, M.Si."

 

Dalam amanatnya, disebutkan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan Polda Maluku Utara menghadapi potensi konflik sosial di wilayah tersebut. Wilayah Maluku Utara yang kaya akan keragaman suku, agama, dan budaya menjadi kekuatan sekaligus potensi kerawanan jika tidak dikelola dengan baik, sehingga diperlukan sinergi dan kewaspadaan seluruh pihak.

 

Beberapa potensi konflik yang perlu diantisipasi antara lain konflik antar kelompok masyarakat, sengketa lahan, isu SARA, serta penyebaran informasi hoaks yang dapat memicu perpecahan. Konflik sosial dinilai dapat mengganggu stabilitas keamanan, merusak tatanan masyarakat, dan menghambat pembangunan daerah, sehingga penanganannya harus dilakukan secara cepat, tepat, terukur, dan terpadu.

 


Operasi Kontinjensi Aman Nusa I ini mengedepankan sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, proporsionalitas, dan hak asasi manusia. Kapolda juga menekankan kepada seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini, mengutamakan langkah preemtif dan preventif, melaksanakan tugas secara profesional dan humanis, memperkuat sinergitas antar instansi, serta menjaga netralitas dan menghindari tindakan yang memperkeruh situasi.

 

Selain itu, keberhasilan operasi juga ditentukan oleh kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan membangun komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat. Kapolda berharap seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya serta melaksanakannya dengan disiplin dan dedikasi tinggi, serta mengucapkan selamat bertugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

April 06, 2026

Foto : Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Jakarta
, Globaltimurnn.com – Polri menegaskan komitmen pelaksanaan rekrutmen Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta memastikan seleksi hanya melalui satu jalur reguler. Penegasan ini disampaikan dalam Press Release Penerimaan Taruna/i Akpol TA 2026 di Mabes Polri, Senin (6/4).


Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten berlandaskan prinsip BETAH yang telah diatur dalam regulasi dan keputusan penyelenggaraan rekrutmen Polri.


“Seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 menggunakan prinsip BETAH. Artinya proses dilakukan objektif, jujur, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.


Ia menjelaskan, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.


“Setiap tahapan seleksi terbuka dan diawasi internal maupun eksternal. Kami ingin memastikan seluruh proses dapat dilihat, diawasi, dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.


Ia menegaskan kembali bahwa rekrutmen Taruna Akpol tahun ini hanya menggunakan satu jalur tanpa adanya kuota khusus maupun jalur tambahan.


“Penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 hanya melalui jalur reguler. Tidak ada jalur khusus atau titipan. Siapa yang memiliki nilai terbaik sesuai hasil seleksi, itulah yang akan lulus,” tegasnya.


Hingga saat ini, data sementara menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap rekrutmen Taruna Akpol. Tercatat 7.988 orang mendaftar, dengan 5.432 peserta telah terverifikasi dan 2.556 masih dalam proses verifikasi.


Menurutnya, rekrutmen ini merupakan investasi strategis Polri dalam menyiapkan pimpinan masa depan.


“Taruna Akpol dipersiapkan menjadi calon pemimpin Polri ke depan yang adaptif, komunikatif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan tugas di masa mendatang,” jelasnya.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa penguatan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi.


“Kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code akan terus disosialisasikan agar masyarakat mudah mengakses dan berperan aktif dalam pengawasan,” ungkapnya.


Kadiv Humas Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen tetap bersih dan transparan.

“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH,” tambahnya.


Polri berharap seluruh rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol 2026 berjalan lancar, transparan, dan mampu menghasilkan calon perwira terbaik sebagai investasi SDM jangka panjang bagi institusi. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT