globaltimurnn.com


Senin, 23 Februari 2026

Bersama Mitra, Komisi III DPRD SBB Temui BPH Migas Di Jakarta, Bahas Penambahan Kuota Subsidi

Februari 23, 2026

Foto : Bersama Mitra, Komisi III DPRD SBB Temui BPH Migas Di Jakarta, Bahas Penambahan Kuota Subsidi

Jakarta
, Globaltimurnn.com - Menindaklanjuti hasil pertemuan komisi III DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat bersama Mitra lingkup pemda SBB, beberapa hari lalu di pertamina petra Niaga seles arBBMRetail Maluku di Ambon, bersama Mitra dan Wakil Ketua 1 DPRD SBB, temui Kantor Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta. Senin 23/02/226


Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Arifin, bersama komisi III secara lengkap, dan Dinas pertanian, Perikanan, serta Dinas Perindag.


Dari informasi yang diterima Media ini sore kemarin, dari Komisi III yang ikut dalam pertemuan tersebut yakni" Andy Nur Akbar selaku ketua komisi, Petronela. J.M.Istia selaku Wakil ketua komisi, Rahmat Basiha selaku anggota, Ode Masihu selaku anggota, Syaril Makatitta selaku anggota, Sefanya Seay selaku anggota, dan Ridal Kaisupy selaku anggota. 


Pertemuan tersebut membahas adanya kesepakatan bersama dengan BPH Migas guna terpenuhinya kebutuhan kuota BBM bagi masyarakat SBB yang selama ini belum terpenuhi secara baik, baik bagi para nelayan, pertanian, dan juga secara umum masyarakat SBB. 


Hal yang sama disampaikan pihak Dinas pertanian yang mana belum terpenuhinya BBM guna memenuhi pengoperasian Alsinta pasca panen - panen hasil pertanian masyarakat kususnya kelompok tani. 


Dalam pertanian tersebut, Komisi III, Wakil Ketua 1 DPRD SBB serta pihak pemda SBB bertemu lansung dan bertatap muka dengan kepala BPH Migas Rofik selaku koordinator penyaluran BBM wilayah Timur. (V374) 



Selengkapnya

Ini Himbauan Ketua DPRD Provinsi Benhur Watubun Kepada Warga Kei

Februari 23, 2026

Foto : Ketua DPRD Provinsi Maluku Ben-Hur Satupun Himbau Warga Kei Tetap Tenang

Ambon
, Globaltimurnn.com - Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, mengimbau masyarakat di wilayah Kepulauan Kei agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu bernuansa SARA menyusul dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang anak dibawah umur 15 tahun yang berujung pada kematian, yang diduga melibatkan oknum anggota Korps Brimob Polri Kompi 1 Batalyon C Polda Maluku.


Benhur menyampaikan bahwa peristiwa tersebut saat ini tengah menjadi perhatian publik dan harus disikapi secara bijak serta proporsional.


Untuk itu, Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya proses penanganan hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang.


“Jangan sampai tragedi ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah persaudaraan masyarakat Kei, Kita harus tetap menjaga persatuan dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwajib,” tegasnya kepada sejumblah awak media di ruang kerjanya Ambon,Minggu (22/2/2026).


Politisi PDI Perjuangan Maluku itu juga menyoroti maraknya komentar provokatif dari akun-akun palsu di media sosial yang dinilai berpotensi memperkeruh situasi.


"Watubun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh narasi-narasi provokatif, apalagi yang mengarah pada sentimen suku, agama, ras, dan antar golongan,"ujarnya


Menurutnya, persaudaraan “Ain Ni Ain” yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat di tanah Kei harus tetap dijaga dan tidak boleh dirusak oleh informasi yang tidak terverifikasi.


Olehnya itu, Benhur mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak ikut membagikan konten yang berpotensi memicu konflik horizontal.


“Solidaritas dan kedewasaan kita sebagai masyarakat Maluku sedang diuji. Mari kita jaga situasi tetap kondusif demi masa depan generasi kita,” pungkasnya.


Selain itu juga, Benhur memberikan penegasan kepada aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penanganan substansi perkara, tetapi juga harus bertindak terhadap pihak-pihak yang sengaja menggiring opini publik ke arah konflik SARA melalui media sosial.


“Ketua DPRD Provinsi Maluku meminta aparat penegak hukum untuk menelusuri dan menindak tegas akun-akun di media sosial yang secara sengaja menyebarkan narasi provokatif dan menggiring isu SARA. Jangan sampai ruang digital kita dijadikan alat untuk memecah belah persaudaraan masyarakat Kei,” tegasnya 


Ia menambahkan bahwa penegakan hukum terhadap penyebar ujaran kebencian dan provokasi merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan merawat nilai persaudaraan ‘Ain Ni Ain’ yang telah lama menjadi perekat sosial di Tanah Kei. (Tim/Red) 

Selengkapnya

CPNS Lapas Wahai Ikut Latsar, Babak Baru Penguatan Integritas Menuju Pemasyarakatan PRIMA

Februari 23, 2026

Foto : CPNS Lapas Wahai Ikut Latsar, Babak Baru Penguatan Integritas Menuju Pemasyarakatan PRIMA

Wahai, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, Maluku, memulai babak baru dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini ditandai dengan keikutsertaan lima orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024/2025 dalam pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jumat (20/02/2026).


Latsar ini menjadi momentum krusial untuk membentuk karakter CPNS agar menjadi aparatur yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas tinggi, sesuai dengan tata nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).


Salah satu CPNS, Agus Wewra, menyatakan antusiasmenya mengikuti rangkaian Latsar. Menurutnya, ini bukan sekadar pelatihan formalitas, melainkan ajang pembentukan karakter. "Bagi saya, ini momen penting untuk membentuk pola pikir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disiplin dan bertanggung jawab. Saya ingin menyerap ilmu sebanyak-banyaknya untuk diterapkan dalam tugas sehari-hari di Lapas Wahai, terutama dalam pelayanan Warga Binaan," ujarnya.


Kepala Urusan Tata Usaha, Abdul Azis, menegaskan bahwa keikutsertaan CPNS dalam Latsar merupakan langkah krusial untuk menciptakan administrasi yang bersih dan pelayanan PRIMA. “Kami berharap melalui Latsar ini, mereka tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas yang kuat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk karier mereka dan masa depan Lapas Wahai yang lebih berintegritas,” ungkap Azis.


Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa Latsar adalah tahap fundamental untuk menanamkan kedisiplinan dan mentalitas petugas pemasyarakatan yang berwibawa. "Integritas adalah harga mati. Melalui Latsar ini, saya berharap CPNS Lapas Wahai mampu menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN, memahami aturan, dan berani menolak segala bentuk penyimpangan sejak dini," tegas Tersih.


Rangkaian Latsar yang dilakukan secara distance learning (pembelajaran jarak jauh) ini mencakup pembelajaran mandiri, seminar rancangan aktualisasi, aktualisasi di unit kerja hingga seminar pelaksanaan aktualisasi. Selama mengikuti Latsar, para CPNS akan dituntut untuk menunjukkan kinerja terbaik serta mempelajari tugas pokok dan fungsi di Lapas Wahai, khususnya dalam pengamanan dan pembinaan Warga Binaan.


Dengan dimulainya Latsar ini yang akan berakhir 22 Mei mendatang, diharapkan lahir tunas pemasyarakatan di Lapas Wahai yang PRIMA, disiplin, dan berdedikasi tinggi sejalan dengan komitmen Lapas Wahai dalam memperkuat SDM menuju Zona Integritas melalui pelayanan yang humanis dan Wilayah Bebas dari Korupsi, sekaligus mendukung transformasi pemasyarakatan di Maluku. (Za)

Selengkapnya

Bebas Bersyarat, Warga Binaan Lapas Wahai Bawa Pulang Tabungan Hasil Kerja

Februari 23, 2026

Foto : Bebas Bersyarat, Warga Binaan Lapas Wahai Bawa Pulang Tabungan Hasil Kerja

Wahai
, Globaltimurnn.com – Langkah baru dan harapan baru menyambut salah satu Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai berinisial 'MI' yang resmi menghirup udara bebas melalui program Pembebasan Bersyarat. Menariknya, MI tidak keluar dengan tangan hampa. Saat meninggalkan Lapas, ia membawa buku tabungan berisi uang premi hasil pembinaan kemandirian yang ia ikuti selama menjalani masa pidana, sebagai modal kembali ke masyarakat, Sabtu (21/02/2026).


MI saat menerima tabungan senilai dua juta rupiah itu mengaku sangat bersyukur dan terharu. "Saya sangat bersyukur. Hasil kerja saya di dalam Lapas dihargai, dan tabungan ini sangat membantu saya sebagai modal usaha dan kebutuhan keluarga di rumah," ujar MI.


Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw, yang menyerahkan buku tabungan menjelaskan bahwa pemberian premi dalam bentuk tabungan hasil kerjasama dengan pihak Bank BRI itu bertujuan untuk meminimalisir risiko kehilangan uang tunai dan mempermudah reintegrasi sosial. "Saldo yang didistribusikan adalah hasil produktivitas Warga Binaan tersebut dalam program pembinaan kemandirian. Ini langkah strategis agar reintegrasi sosial berjalan dengan baik," jelas Merpaty.


Penyerahan tabungan ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Wahai dalam menerapkan pembinaan berkelanjutan, transparan, dan memberikan dampak ekonomi langsung, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.


Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, mengatakan bahwa inisiatif pemberian premi dalam bentuk tabungan bertujuan untuk mendukung kemandirian ekonomi Warga Binaan. "Premi yang kami berikan adalah hak narapidana atas pekerjaan yang mereka lakukan di dalam Lapas. Kami ingin memastikan mereka siap berkarya kembali di masyarakat dan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama," terang Tersih.


Ditempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasinya. "Pemberian buku tabungan tersebut adalah bentuk nyata pembinaan yang transparan. Ini menunjukkan bahwa Lapas Wahai tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga fungsi edukasi finansial dan reintegrasi sosial, sehingga Warga Binaan memiliki bekal saat kembali ke keluarga dan masyarakat," ujar Ricky.


Dengan adanya pemberian premi dalam bentuk tabungan bagi Warga Binaan yang diberikan fisik bukunya saat bebas nanti, Lapas Wahai terus menanamkan nilai-nilai positif bahwa masa pemidanaan adalah momen untuk perbaikan diri dan peningkatan keterampilan, sehingga saat bebas Warga Binaan menjadi pribadi yang memiliki modal ekonomi untuk mandiri dan produktif. (Za)

Selengkapnya

LPKA Ambon Buka Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H, Rajut Harapan Anak Binaan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Februari 23, 2026


Foto : LPKA Ambon Buka Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H, Rajut Harapan Anak Binaan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Ambon
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 Hijriah pada Senin (23/02/2026) pukul 10.00–10.30 WIT sebagai bagian dari upaya penguatan pembinaan kepribadian dan spiritual bagi Anak Binaan. Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Merajut Harapan, Menjemput Masa Depan yang Lebih Baik” tersebut dilaksanakan di Masjid Baitul Rahman LPKA Kelas II Ambon.


Kegiatan pembukaan pesantren kilat dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama Kota Ambon sebagai bentuk sinergi pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Program ini bertujuan memberikan pembelajaran spiritual, memperkuat nilai keimanan, serta membentuk karakter Anak Binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat. 


Pesantren Kilat Ramadhan 1447 Hijriah ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 23 Februari hingga 9 Maret 2026 dengan rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkesinambungan.


Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, dalam sambutannya menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum penting untuk refleksi diri serta pembentukan karakter Anak Binaan. Menurutnya, pesantren kilat menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan pemahaman agama, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat perubahan menuju masa depan yang lebih baik.


“Pesantren kilat ini menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan pemahaman agama, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat perubahan menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.


Sementara itu, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Khadijah Makian, mengajak Anak Binaan untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.


“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk belajar menjadi pribadi yang lebih sabar, disiplin, dan bertanggung jawab. Melalui pesantren kilat ini, kami berharap Anak Binaan dapat meningkatkan pemahaman agama serta memiliki semangat baru dalam menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.


Melalui pelaksanaan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 Hijriah ini, LPKA Ambon berharap pembinaan spiritual dapat berjalan optimal melalui berbagai kegiatan seperti pembelajaran Al-Qur’an, ceramah keislaman, serta pembinaan akhlak, sehingga menjadi bekal bagi Anak Binaan untuk merajut harapan baru dan menjemput masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Kreatif dan Produktif, Warga Binaan Lapas Piru Hasilkan Miniatur Kapal dari Kayu Reklamasi

Februari 23, 2026

Foto : Kreatif dan Produktif, Warga Binaan Lapas Piru Hasilkan Miniatur Kapal dari Kayu Reklamasi

Piru
, Globaltimurnn.com  – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali tunjukkan kreativitas dan semangat produktif melalui karya miniatur kapal berbahan kayu reklamasi atau umumnya dikenal dengan kayu bekas mebel atau furnitur. Kegiatan pembinaan kemandirian ini dilaksanakan pada Senin (23/02/2026) sebagai bagian dari program pemberdayaan yang berkelanjutan di Lapas Piru.


Miniatur kapal tersebut dibuat dari kayu reklamasi yang sebelumnya tidak terpakai. Proses pembuatannya dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemilahan dan pengolahan bahan, teknik pembentukan dan perakitan rangka, hingga tahap pengecatan dan finishing. Seluruh proses dikerjakan secara mandiri oleh Warga Binaan dengan pendampingan intensif petugas pembinaan, sehingga menghasilkan karya yang detail, rapi, dan memiliki nilai estetika tinggi.


Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi juga sarana pembentukan karakter.


“Melalui pembinaan kerajinan miniatur kapal ini, kami ingin membangun rasa percaya diri dan kedisiplinan Warga Binaan. Mereka belajar sabar dalam proses, teliti dalam pengerjaan, dan bertanggung jawab terhadap hasil karyanya. Ini menjadi bekal penting saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan, kegiatan ini telah membentuk kelompok kerja kerajinan tangan yang secara konsisten memproduksi miniatur kapal untuk dipasarkan. Produk tersebut kini telah dipasarkan melalui koperasi Lapas dan jaringan UMKM lokal, sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis pembinaan.


Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan kemandirian dan pemberdayaan Warga Binaan.


“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pembinaan kemandirian harus menghasilkan output nyata yang bernilai ekonomi dan membangun mental produktif Warga Binaan,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemilihan miniatur kapal juga merepresentasikan kearifan lokal Maluku sebagai daerah kepulauan dengan tradisi maritim yang kuat. Melalui karya tersebut, Warga Binaan tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah.


Dengan semangat pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Piru terus berupaya menghadirkan program yang tidak hanya membina, tetapi juga memberdayakan, sehingga Warga Binaan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, terampil, dan produktif. (Za)

Selengkapnya

5 CPNS Lapas Namlea Jalani Latsar PJJ 2026

Februari 23, 2026

Foto : 5 CPNS Lapas Namlea Jalani Latsar PJJ 2026

Namlea
, Globaltimurnn.com – 5 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea jalani pelatihan dasar (latsar) yang diselenggarakan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BSPDM) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Pusat Pembelajaran Dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN Makassar dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ), Sabtu (21/02/2026).


5 orang CPNS Lapas Namlea yang tergabung dalam angkatan LXII akan mengikuti latsar dari Februari hingga Mei 2026 dengan jumlah peserta latsar sebanyak 200 orang yang terbagi menjadi lima angkatan dari Unit Pelaksana Teknis Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku dan Maluku Utara.


Kepala Urusan Tata Usaha, Yullian H. Tomasoa, menjelaskan kelima CPNS yang mengikuti latsar telah dibebaskan tugaskan dari tugas dan tanggung jawab sehari-hari dan akan fokus mengikuti kegiatan pelatihan dan pembelajaran selama 3 bulan tersebut. 


“Dari Lapas Namlea ada 5 orang CPNS yang akan mengikuti kegiatan latsar dari BPSDM secara online atau jarak jauh. Kelimanya akan fokus mengikuti kegiatan ini sampai selesai dan dibebastugaskan sementara sebagai petugas pengamanan sembari fokus menyelesaikan pelatihan,” jelasnya. 


Tahapan pelatihan ini dibagi dalam 5 kegiatan yang terdiri dari pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course, distance learning 1, seminar rancangan aktualisasi, aktualisasi di tempat kerja, distance learning 2, dan seminar pelaksanaan aktualisasi.  


Salah satu CPNS, Brayen Persulima, mengaku siap mengikuti latsar dan pembelajaran-pembelaran yang akan diberikan selama kegiatan. “Kami akan mengikuti setiap tahapannya dengan baik dan bertekad menyelesaikannya dengan predikat memuaskan,” ujarnya. 


Sementara itu, Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy mengatakan latsar merupakan salah satu syarat wajib sebelum resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).


Kegiatan latsar adalah salah satu pelatihan yang wajib diikuti oleh calon ASN sebagai tahapan sebelum resmi diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Pelatihan yang diikuti akan mempersiapkan CPNS untuk menjadi pegawai yang profesional, memahami nilai dasar aparatur sipil Negara, dan dipersiapkan menjadi pelayan publik yang berkualitas, tutur Marasabessy. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT