Ambon, Globaltimurnn.com – Universitas Pattimura (Unpatti) kembali mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya dengan mewisuda 1.036 lulusan pada Periode Juli 2026. Di balik prosesi pengukuhan para wisudawan itu, tersirat komitmen kuat kampus terbesar di Maluku tersebut untuk terus bertransformasi menuju World Class University melalui peningkatan kualitas pendidikan, riset, dan kolaborasi internasional.
Wisuda yang berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka di Auditorium Universitas Pattimura, Rabu (29/07/2026), dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Bupati Maluku Barat Daya, Bupati Kepulauan Aru, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, Kepala LLDIKTI Wilayah XII, para rektor senior, Ketua Ikatan Alumni Universitas Pattimura, civitas akademika, serta keluarga para wisudawan.
Prosesi wisuda dilaksanakan berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Pattimura Nomor 1915/UN13/SK/2026 tentang Wisuda Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor Periode Juli 2026, serta Keputusan Rektor Nomor 1916/UN13/SK/2026 tentang Penetapan Lulusan dengan Predikat Pujian (Cumlaude).
Dalam sambutannya, Prof. Fredy menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada berbagai jenjang. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan keluarga dan sivitas akademika.
"Atas nama pimpinan Universitas Pattimura, kami menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan. Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Dari total 1.036 lulusan, sebanyak 899 merupakan lulusan program sarjana, 98 magister, tujuh doktor, tiga lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta 29 lulusan Pendidikan Profesi Dokter. Jumlah tersebut juga mencakup 17 lulusan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Kepulauan Aru dan 24 lulusan PSDKU Kabupaten Maluku Barat Daya.
Prestasi akademik para lulusan turut menjadi perhatian. Sebanyak 18,16 persen wisudawan berhasil meraih predikat Cumlaude dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,53. Sementara rata-rata masa studi program sarjana tercatat 4,3 tahun.
Pada kesempatan itu, Rektor menjelaskan bahwa 1.001 lulusan telah menerima ijazah secara langsung saat wisuda. Sedangkan 35 lulusan lainnya masih menunggu penyelesaian proses verifikasi data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dan akan menerima ijazah dalam satu hingga dua minggu mendatang.
Lebih jauh, Prof. Fredy menegaskan bahwa ukuran keberhasilan sebuah perguruan tinggi saat ini tidak hanya ditentukan oleh banyaknya lulusan yang dihasilkan, tetapi juga oleh dampak nyata yang diberikan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia memaparkan sejumlah capaian strategis Universitas Pattimura sepanjang 2026. Salah satunya adalah keberhasilan melampaui target publikasi ilmiah internasional bereputasi dengan menghasilkan tujuh artikel pada jurnal internasional kategori Q1. Kolaborasi penelitian internasional juga meningkat signifikan hingga mencapai 7,8 persen atau melibatkan 106 dosen, jauh di atas target yang ditetapkan.
Tak hanya itu, kontribusi dosen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) juga menunjukkan tren positif dengan keterlibatan 780 dosen atau mencapai 57,3 persen, melampaui target institusi sebesar 50 persen.
Di bidang akademik, Unpatti kini memiliki 17 program studi berakreditasi Unggul, 18 program studi yang tengah mengajukan akreditasi internasional, serta 115 program studi aktif, termasuk 20 program studi baru yang dibuka hingga 2026.
Kekuatan sumber daya manusia juga terus meningkat. Saat ini Universitas Pattimura didukung oleh 1.356 dosen yang terdiri atas 127 guru besar, 416 doktor, dan 777 magister, dengan jumlah mahasiswa aktif pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 mencapai 30.507 orang.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peningkatan kualitas akademik, Rektor turut memberikan penghargaan kepada delapan dosen yang berhasil menyelesaikan pendidikan doktor dalam periode April hingga Juli 2026.
Menutup sambutannya, Prof. Fredy menegaskan bahwa seluruh pencapaian tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat langkah Universitas Pattimura menuju perguruan tinggi berkelas dunia melalui internasionalisasi kurikulum, penguatan jejaring riset global, transformasi digital berbasis Artificial Intelligence (AI), serta hilirisasi hasil penelitian.
Ia pun mengingatkan para wisudawan agar senantiasa menjaga integritas, terus belajar sepanjang hayat, dan menjadi lulusan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
"Kami berharap setiap lulusan Universitas Pattimura dapat menjadi pribadi yang unggul, berkarakter, dan mampu membawa nama baik almamater di tingkat nasional maupun internasional," tutupnya. (Za)















