globaltimurnn.com

Deskripsi gambar

Senin, 19 Oktober 2026

Percepat Pembangunan di Dusun Seri, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon Genjot Sejumlah Sasaran Fisik

Oktober 19, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 1504/Ambon, Kodam XV/Pattimura. Memasuki tahap pengerjaan di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur, Senin (19/10/2026).


Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD, Letda Inf Katipana. Dalam apel tersebut, personel menerima arahan sekaligus pembagian tugas untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan terarah, efektif, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.


Usai apel, personel TNI bersama warga langsung melanjutkan pengerjaan sejumlah sasaran fisik. Semangat gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah tersebut.


Adapun sasaran pembangunan yang dikerjakan meliputi pembangunan tiga unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK), yakni MCK 1, MCK 2, dan MCK 3 di Dusun Seri. Selain itu, Satgas TMMD juga melanjutkan pembuatan jalan setapak sepanjang 346 meter serta pembangunan reservoir air 3 guna mendukung ketersediaan fasilitas dasar bagi masyarakat.


Tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas umum, Satgas TMMD turut mempercepat rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga. Kelima rumah tersebut masing-masing milik Thomas Waas, Ferdinan Gomes, Berly Kalahatu, Novembry Kalahatu, dan Exel Tuhumuri.


Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, distribusi material bangunan juga dilakukan secara bertahap ke lokasi sasaran. Pada kegiatan tersebut, material yang disalurkan terdiri atas dua ret pasir, dua ret batu kerikil, serta 500 buah batako.


Ketersediaan material menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan pengerjaan di lapangan. Dengan dukungan logistik yang memadai serta pembagian tugas yang terarah, seluruh personel diharapkan dapat memaksimalkan progres pembangunan sesuai rencana.


Pelaksanaan TMMD Ke-130 di Dusun Seri tidak hanya diarahkan untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih layak, tetapi juga memperkuat hubungan kebersamaan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong.


Melalui percepatan pembangunan tersebut, Satgas TMMD Kodim 1504/Ambon berharap berbagai fasilitas yang dibangun dapat segera dimanfaatkan warga, sekaligus menunjang kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Seri.


Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, program TMMD diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah permukiman masyarakat yang membutuhkan dukungan infrastruktur. (Za)

Selengkapnya

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres SBB Pimpin Penanaman Uwi Ungu di Desa Neniari

Oktober 19, 2026


Piru
, globaltimurnn.com – Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP REFINDO PRADIKTA RULANDO, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., memimpin langsung kegiatan penanaman uwi ungu sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (20/10/2026), pukul 08.00 WIT, bertempat di lahan Desa Neniari, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.


Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman uwi ungu pada dua bedeng dengan ukuran masing-masing 1 x 12 meter, menggunakan bibit sebanyak 20 kilogram.


Kapolres SBB menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan institusi Polri terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus upaya menumbuhkan semangat kemandirian dan produktivitas di lingkungan internal Polres SBB.


Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam mendukung ketersediaan pangan serta mendorong pemanfaatan potensi pertanian lokal secara berkelanjutan.


Kegiatan penanaman ini juga menjadi bentuk sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dalam membangun kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Neniari, AZER JHOAS LEKALAETTE, S.Pi., bersama anggota BPD Neniari, para Pejabat Utama (PJU) Polres SBB, perwira staf, Kapolsek Piru AKP HAMSIR BUTON, personel Polres SBB, serta masyarakat yang diwakili oleh petani HUSEN HENAULU.


Melalui kegiatan ini, Polres Seram Bagian Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui langkah nyata, pemanfaatan lahan produktif, serta kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat.


Upaya tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya mandiri pangan dan memberikan kontribusi positif bagi penguatan ketahanan pangan, baik di lingkungan Polri maupun masyarakat secara luas. (Rdks) 

Selengkapnya

Dan SSK TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon Terharu, Kebersamaan TNI dan Warga Dusun Seri Kian Erat

Oktober 19, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Semangat gotong royong dan keakraban antara TNI dan masyarakat menjadi gambaran nyata pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1504/Ambon di Dusun Seri, Kelurahan Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.


Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Katipana, mengaku bangga sekaligus terharu melihat antusiasme masyarakat yang turut terlibat dalam pengerjaan berbagai sasaran fisik program TMMD, Senin (19/10/2026).


Menurut Katipana, Dusun Seri memiliki karakteristik tersendiri. Meski secara administratif berada di wilayah Kota Ambon, letaknya cukup jauh dari pusat perkotaan. Sebagian besar masyarakat setempat menggantungkan kehidupan pada sektor perikanan dan perkebunan.


Di tengah kesibukan warga mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keluarga, mereka tetap menyempatkan diri untuk membantu personel Satgas TMMD menyelesaikan pekerjaan pembangunan di kampung tersebut.


“Bagi saya, ada hal yang sangat luar biasa di Dusun Seri. Di tengah kesibukan masyarakat mencari nafkah, baik di laut maupun di kebun, mereka masih memiliki semangat untuk bersama-sama membantu pembangunan. Bukan hanya tenaga yang diberikan, tetapi juga keakraban dan kedekatan yang membuat kami merasa seperti keluarga sendiri,” ungkap Katipana.


Ia menilai, kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi bukti bahwa hubungan TNI dan rakyat tidak sebatas kerja sama dalam pembangunan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, rasa kekeluargaan, serta semangat saling membantu.


Menurutnya, dukungan masyarakat turut memberikan motivasi bagi personel Satgas dalam menyelesaikan sasaran fisik yang telah direncanakan. Berbagai tantangan dan kendala di lapangan tidak menyurutkan semangat prajurit maupun warga untuk terus bekerja bersama.


“Dengan antusiasme masyarakat dan semangat personel Satgas, pekerjaan hari ini dapat berjalan dengan baik. Kalaupun ada kendala di lapangan, hal itu tidak mengurangi semangat kami untuk terus bekerja bersama masyarakat demi menyelesaikan pembangunan yang menjadi sasaran TMMD,” ujarnya.


Katipana berharap, manfaat program TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga meninggalkan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus terpelihara di tengah masyarakat.


Baginya, keberhasilan TMMD bukan semata-mata diukur dari rampungnya pekerjaan fisik, melainkan juga dari semakin kuatnya hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat yang bersama-sama membangun desa.


“Harapan kami, apa yang telah dikerjakan ini tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan mempererat hubungan TNI dengan rakyat. TNI harus selalu hadir untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” tegasnya.


Semangat tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-130, yakni “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Tema ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang berawal dari desa membutuhkan kerja sama, kepedulian, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


Melalui kebersamaan di Dusun Seri, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang diwujudkan melalui kerja nyata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Luar Biasa,,,Upaya Pemadaman Api Karhutla Di 2 Wilayah, Eti Dan Niniari, Kapolres SBB Terjun Lansung

Oktober 19, 2026



Piru
, globaltimurnn.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada Senin (19/10/2026). Menyikapi kejadian tersebut, Kapolres Seram Bagian Barat AKBP REFINDO PRADIKTA RULANDO, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., turun langsung memimpin upaya pemadaman bersama personel gabungan.


Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 14.30 WIT di lahan samping SMK Negeri 8 SBB, Desa Eti, dengan luas area terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare.


Pada pukul 14.35 WIT, Kapolres SBB bersama Wakapolres KOMPOL PIETER FREDY MATAHELUMUAL, S.H., M.H., memimpin upaya pemadaman menggunakan kendaraan "Water Cannon" Polres SBB bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten SBB.


Selanjutnya, sekitar pukul 18.00 WIT, kebakaran kembali terjadi di belakang Desa Neniari, Kecamatan Seram Barat, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 3 hektare. Petugas Damkar Kabupaten SBB bersama masyarakat setempat turut melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.


Kapolres SBB menegaskan bahwa upaya penanganan Karhutla terus dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama lintas instansi guna mengendalikan api serta mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya.


Polisi berpangkat dua melati itu juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.


“Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” demikian imbauan Kapolres SBB.


Polres Seram Bagian Barat bersama instansi terkait akan terus melakukan upaya penanganan di lokasi terdampak dengan mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat. (Rdks) 

Selengkapnya

Dankodaeral IX Terima Kunjungan Perdana Kakanwil Bea Cukai Maluku, Perkuat Sinergi Pengawasan Maritim

Oktober 19, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menerima kunjungan perdana Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Maluku, Adhang Noegroho Adhi, di Lobby Mako Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Senin (19/10/2026).


Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi dan koordinasi antara Kodaeral IX dan Kanwil DJBC Maluku dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing, khususnya terkait pengawasan dan keamanan wilayah maritim.


Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, kedua pihak membangun komunikasi serta menjajaki penguatan kolaborasi lintas instansi guna mendukung pengawasan wilayah perairan, mencegah pelanggaran kepabeanan, dan melindungi kepentingan nasional di wilayah Maluku.


Dankodaeral IX didampingi Inspektur Kodaeral IX, Asintel Dankodaeral IX, Kadiskum Kodaeral IX, Danpomal Kodaeral IX, serta Koorsmin Kodaeral IX. Sementara itu, Kakanwil DJBC Maluku hadir bersama Kepala Bagian Umum Punjung Raras, Kepala Seksi Perizinan dan Fasilitas II, Kepala Seksi Penindakan I, serta sejumlah staf.


Sinergi antara TNI AL dan Bea Cukai memiliki arti strategis dalam mendukung pengawasan aktivitas maritim sesuai kewenangan masing-masing instansi. 


Melalui koordinasi yang berkesinambungan, kerja sama tersebut diharapkan semakin efektif dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Maluku.

Kodaeral IX berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan dan kerja sama dengan instansi terkait sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan maritim serta mendukung kepentingan nasional dan kemajuan wilayah Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

𝗦𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗽𝗮𝗽𝗮𝗿 𝗗𝗲𝗯𝘂 𝗩𝘂𝗹𝗸𝗮𝗻𝗶𝗸 𝗗𝘂𝗸𝗼𝗻𝗼, 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗛𝗮𝗹𝘂𝘁 𝗗𝗶𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗚𝘂𝗻𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘀𝗸𝗲𝗿 𝗡𝟵𝟱

Oktober 19, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com — Aktivitas erupsi Gunung Api Dukono yang kerap menyemburkan abu vulkanik menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Halmahera Utara, khususnya warga Kota Tobelo dan wilayah sekitarnya. Paparan debu vulkanik yang berulang menuntut masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan perlindungan pernapasan yang tepat saat beraktivitas.


Selama ini, masker medis atau masker bedah berwarna biru dan hijau masih menjadi pilihan sebagian warga karena mudah diperoleh dan harganya relatif terjangkau. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah masker medis cukup efektif melindungi saluran pernapasan dari paparan debu vulkanik Gunung Dukono?


𝙋𝙖𝙠𝙖𝙧 𝙢𝙞𝙩𝙞𝙜𝙖𝙨𝙞 𝙗𝙚𝙣𝙘𝙖𝙣𝙖 𝙜𝙪𝙣𝙪𝙣𝙜 𝙖𝙥𝙞, 𝘿𝙧. 𝘾𝙝𝙚𝙧𝙡𝙮 𝙎𝙖𝙡𝙖𝙬𝙖𝙣𝙚, 𝙎.𝙎𝙞., 𝙈.𝙋𝙙., saat ditemui di ruang kerjanya di Universitas Halmahera (UNIERA), Senin (19/10/2026), menjelaskan bahwa abu vulkanik memiliki karakteristik berbeda dengan debu tanah maupun debu jalanan biasa. Abu vulkanik dapat mengandung fragmen batuan, mineral, serta partikel kaca vulkanik dengan bentuk tidak beraturan dan bersudut tajam. Komposisinya bergantung pada karakteristik magma dan proses erupsi.


Partikel abu yang berukuran sangat halus dapat masuk ke saluran pernapasan ketika terhirup. Paparan berulang berpotensi menyebabkan iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, sesak napas, serta memperburuk kondisi penderita asma maupun penyakit paru-paru lainnya.


Dalam jangka panjang, dampak terhadap kesehatan bergantung pada konsentrasi debu, ukuran partikel, kandungan mineral, lamanya paparan, dan kondisi kesehatan masing-masing individu.


𝘔𝘢𝘴𝘬𝘦𝘳 𝘔𝘦𝘥𝘪𝘴 𝘉𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘔𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘗𝘦𝘳𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘖𝘱𝘵𝘪𝘮𝘢𝘭


Masker medis biasa tidak dirancang khusus untuk memberikan perlindungan optimal terhadap paparan partikel abu vulkanik di udara. Selain kemampuan penyaringannya yang terbatas untuk penggunaan tersebut, bentuk masker yang tidak menutup rapat wajah memungkinkan udara tercemar masuk melalui celah di sekitar hidung, pipi, dan dagu.


Karena itu, masker medis sebaiknya tidak dijadikan pilihan utama ketika masyarakat menghadapi hujan abu vulkanik yang cukup pekat. Jika tidak tersedia perlindungan lain, masker medis masih dapat digunakan sebagai langkah sementara, tetapi masyarakat tetap perlu membatasi paparan dan segera mencari perlindungan di dalam ruangan.


𝘕95 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘙𝘦𝘴𝘱𝘪𝘳𝘢𝘵𝘰𝘳 𝘗𝘢𝘳𝘵𝘪𝘬𝘶𝘭𝘢𝘵 𝘓𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘋𝘪𝘢𝘯𝘫𝘶𝘳𝘬𝘢𝘯


Untuk menghadapi paparan abu vulkanik, masyarakat dianjurkan menggunakan respirator partikulat yang memenuhi standar, seperti N95 atau KN95 yang memenuhi persyaratan terkait. Respirator N95 yang terpasang dengan benar dirancang menyaring sedikitnya 95 persen partikel uji berukuran sekitar 0,3 mikron dalam kondisi pengujian standar.


Meski demikian, efektivitas perlindungan sangat bergantung pada kualitas produk, kesesuaian ukuran, dan kerapatan respirator pada wajah. Rambut atau janggut di area yang menjadi tempat menempelnya respirator juga dapat mengurangi kerapatan.


Bagi warga yang terpaksa bekerja di luar ruangan saat abu vulkanik menyebar, penggunaan respirator yang sesuai menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko terhirupnya partikel berbahaya.


Selain melindungi saluran pernapasan, masyarakat juga disarankan menggunakan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko iritasi mata akibat abu vulkanik. Penggunaan lensa kontak sebaiknya dihindari selama kondisi berdebu karena dapat meningkatkan ketidaknyamanan dan iritasi.


𝘉𝘢𝘵𝘢𝘴𝘪 𝘈𝘬𝘵𝘪𝘷𝘪𝘵𝘢𝘴 𝘥𝘪 𝘓𝘶𝘢𝘳 𝘙𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘚𝘢𝘢𝘵 𝘏𝘶𝘫𝘢𝘯 𝘈𝘣𝘶


Perlindungan terbaik bukan hanya bergantung pada jenis masker, tetapi juga pada upaya mengurangi paparan abu vulkanik. Saat terjadi hujan abu, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar rumah, menutup pintu dan jendela, serta mengikuti informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Dukono dari instansi berwenang.


Endapan abu di halaman maupun permukaan bangunan sebaiknya dibasahi sebelum dibersihkan agar tidak mudah beterbangan kembali. Hindari menyapu abu dalam keadaan kering karena tindakan tersebut dapat meningkatkan konsentrasi partikel di udara.


Warga yang mengalami sesak napas, batuk berat, nyeri dada, atau gangguan pernapasan yang memburuk setelah terpapar abu perlu segera mencari pertolongan medis.


Dengan aktivitas Gunung Dukono yang menjadi perhatian masyarakat Halmahera Utara, kesadaran menggunakan alat pelindung yang tepat serta membatasi paparan diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan. Masyarakat juga perlu terus mengikuti imbauan resmi dari otoritas kebencanaan dan kesehatan agar tetap aman saat aktivitas vulkanik meningkat.  [𝐆𝐈𝐎]

Selengkapnya

Kapolres SBB Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua Dan Pengurus BKKAG SBB Beserta Jaringan Doa se-Kota Kairatu dan Bimas Kristen Kementerian Agama SBB

Oktober 19, 2026


Piru
, globaltimurnn.com – Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP REFINDO PRADIKTA RULANDO, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., bersama Wakapolres SBB KOMPOL PIETER FREDY MATAHELUMUAL, S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Badan Koordinasi Kerja Sama Antar Gereja (BKKAG) Kabupaten SBB dan Jaringan Doa Sekota Kecamatan Kairatu dan Kairatu Barat, Senin (19/10/2026), pukul 16.30 WIT, bertempat di kediaman Kapolres SBB.


Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara Polri dan tokoh agama sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.


Dalam pertemuan tersebut, perwakilan BKKAG sekaligus Plh. Kasi Bimas Kristen Kemenag Kabupaten SBB, JULIANI LEWERISSA, S.Ap., menyampaikan dukungan terhadap upaya Polres SBB dalam menjaga situasi Kamtibmas. Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dalam bidang keagamaan, khususnya melalui program pelayanan dan pembinaan umat Kristiani yang telah dijadwalkan di sejumlah gereja di Kabupaten SBB.


Sementara itu, Ketua Jaringan Doa Sekota Kecamatan Kairatu dan Kairatu Barat, Pdt. NICE WATIMENA, S.Th., menegaskan bahwa Polri dan para pendeta memiliki peran pelayanan kepada masyarakat sehingga sinergitas perlu terus diperkuat.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas pelayanan dan upaya menjaga keamanan masyarakat siang maupun malam. Menurutnya, penegakan hukum harus tetap berjalan terhadap pelaku tindak pidana, disertai pembinaan kepada jemaat agar senantiasa melakukan kegiatan positif.


Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakapolres SBB KOMPOL PIETER FREDY MATAHELUMUAL, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polres SBB senantiasa mengedepankan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, dalam menciptakan situasi yang aman dan damai.


Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting, terutama melalui penyampaian informasi yang akurat terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.


Ia menjelaskan bahwa Polres SBB mengutamakan penyelesaian permasalahan melalui pendekatan kekeluargaan sepanjang memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. Namun, terhadap tindak pidana serius, kepolisian akan mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur operasional standar (SOP).


Wakapolres juga menegaskan bahwa Polres SBB tidak akan mentoleransi anggota yang melakukan pelanggaran, termasuk tindak pidana, penyalahgunaan minuman keras, narkoba, maupun pelanggaran lainnya yang dapat merugikan masyarakat dan mencoreng nama baik institusi Polri.


Pada kesempatan yang sama, Kapolres SBB AKBP REFINDO PRADIKTA RULANDO, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat melaksanakan silaturahmi bersama masyarakat. Hal tersebut disebabkan adanya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang membutuhkan perhatian serta penanganan cepat hingga situasi dapat dikendalikan.


Polisi Perwira Menengah Lulusan Akpol 2008 itu juga menegaskan bahwa Polres SBB selalu terbuka terhadap masukan, saran, dan informasi dari masyarakat sebagai bagian penting dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.


Kami mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama, untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami sangat terbuka terhadap setiap masukan maupun informasi yang disampaikan masyarakat, terutama terkait hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,”** ujar Kapolres.


Ia juga menekankan bahwa membangun keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh komponen masyarakat. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.


Kegiatan keagamaan yang melibatkan Polri dan masyarakat, baik melalui kegiatan pada hari Jumat di masjid maupun hari Minggu di gereja, juga menjadi salah satu bentuk nyata pendekatan humanis Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres SBB AKP J. RUNTUTHOMAS, S.Pd.K.; Ketua dan Pengurus BKKAG Kabupaten SBB serta staf Bimas Kristen Kementerian Agama Kabupaten SBB.


Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polres SBB berharap hubungan kemitraan dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman, damai, harmonis, dan kondusif di Kabupaten Seram Bagian Barat. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT