globaltimurnn.com


Senin, 16 Februari 2026

Wakapolda NTT Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Februari 16, 2026


Foto : Wakapolda NTT Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Sikka
, Globaltimurnn.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).


Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.


Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.



Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.


Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat  dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.


“Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.


Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.


“Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.


Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.


“Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa:

1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis

2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat

3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus

4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkan


Kegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.


Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana. (V374) 

Selengkapnya

2 Warga Asal Kei, Terombang Ambil Saat Melaut, Akibat Mati Mesin, Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Februari 16, 2026

Foto :  2 Warga Asal Kei, Terombang Ambil Saat Melaut, Akibat Mati Mesin, Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Kei
, Globaltimurnn.com - Pada tanggal 16/02 sekitar pukul 12.40 WIT, Kantor SAR Ambon menerima informasi dari Bapak Fauzan Matdoan melaporkan bahwa telah terjadi Kecelakaan Kapal, Perahu ketinting berpenumpang 2 Orang berangkat dari Pulau Kei Besar tujuan Pulau Kei Kecil mengalami mati mesin disekitar perairan Danar Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara dan meminta bantuan SAR. 


Pada tanggal 16/02 pukul 13.01 WIT,  Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tual dan Unsur Potensi SAR dikerahkan menuju lokasi kejadian pada koordinat 5° 58.418'S - 132° 44.286'E, Jarak ± 26,2 NM dengan Heading 182° arah Selatan dari Pos SAR Tual.


Tim SAR Gabungan tiba di lokasi kejadian dan berhasil menemukan perahu ketinting tersebut beserta 2 Orang korban dalam keadaan selamat. Selanjutnya seluruh korban di evakausi menuju Kota Tual. 


Kasiops Kantor SAR Ambon, Andry Azwan Henaulu menjelaskan "Perahu katinting tersebut dilaporkan oleh Bapak Fauzan Matdoan bertolak dari Pulau Kei Besar hendak menuju Pulau Kei Kecil. Namun mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Desa Danar. 


Alhamdulillah setelah laporan diterima dan dilaksanakan Operasi SAR kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Kota Tual. Ucapnya


Menurutnya" dua warga Kei yang berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan itu yakni" Hasan matdoan (48), dan barhim Matdoan (22). 


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi SAR diantaranya, Rescuer Pos SAR Tual dan Keluarga korban. 


Alut dan Palsar yang digunakan yaitu RIB Pos SAR Tual


Kondisi cuaca dilapangan dilaporkan Hujan Ringan, Angin dari Barat Laut kecepatan 21 Knot dan Tinggi Gelombang 2,5 Meter


Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Rdks) 

Selengkapnya

Dua KRl Kembali Bertolak dari Dermaga Tawiri Kodaeral IX Lanjutkan Misi Jaga Stabilitas Perairan lndonesia Timur

Februari 16, 2026

Foto : Dua KRl Kembali Bertolak dari Dermaga Tawiri Kodaeral IX Lanjutkan Misi Jaga Stabilitas Perairan lndonesia Timur

Ambon
, Globaltimurnn.com - Dua kapal perang (KRI) di bawah jajaran Koarmada III, yaitu KRI Dorang-874 dan KRI Hampala-880 kembali bertolak dari Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku untuk melanjutkan sisi menjaga stabilitas perairan lndonesia Timur pada Senin (16/2/2026).


Dua kapal perang, KRI Dorang-874 dan KRI Hampala-880 di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut Koarmada III ini, dilepas dalam sebuah mengemban misi operasi strategis di wilayah perairan Timur Indonesia.


Keberangkatan kedua kapal patroli cepat ini membawa misi operasi yang berbeda namun saling terintegrasi dalam menjaga stabilitas wilayah.


KRI Dorang-874 di bawah pimpinan Letkol Laut (P) Eko Hadi Suwarno, CBEI., M.Tr.Opsla., bergerak dalam rangka pelaksanaan Ops. Trisila-26, sementara itu KRI Hampala-880 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Dedi Hermawan, bertolak untuk menjalankan misi Ops. Tameng Papua-26 Periode I. 


Dalam pelayarannya, KRI Hampala-880 turut membawa pejabat di atas kapal antara lain Aslog Danguspurla Koarmada III dan Paban Ops Guspurla Koarmada III.


Kegiatan pelepasan merflug ini dihadiri oleh pejabat merflug Kodaeral IX, di antaranya Pgs. Asops Dankodaeral IX, Kadisfaslan Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX, Paur Armanas Dister, Danton Merflug serta pasukan merflug Kodaeral IX.


Kehadiran para pejabat ini menegaskan dukungan penuh pangkalan terhadap unsur-unsur KRI yang akan beroperasi di garda terdepan.


Keberangkatan kedua kapal patroli cepat ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjamin stabilitas keamanan laut dan menegakkan hukum di wilayah mengakui nasional. (V374) 

Selengkapnya

Minggu, 15 Februari 2026

Luar Biasa TNI AL, Ini Yang Dilakukan TNI AL Pada Latihan Anti Akses Dan Anti Amfibi

Februari 15, 2026

Foto : Luar Biasa TNI AL, Ini Yang Dilakukan TNI AL Pada Latihan Anti Akses Dan Anti Amfibi

Jakarta
, Globaltimurnn.com - TNI AL menggelar Latihan Anti Akses dan Anti Amfibi serta pamerkan tangkapan komoditas logam dan mineral di wilayah Bangka Belitung yang disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Gubernur Prov Kepulauan Bangka Belitung Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E., Minggu (15/2). 


Kegiatan latihan melibatkan unsur-unsur Kapal Perang diantaranya KRI Brawijaya-320, KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI John Lie-358, KRI Cut Nyak Dien-375, KRI Tjiptadi-381, KRI Halasan-630, KRI Surik-645, KRI Semarang-594 dan KRI Pulau Fani-731. 


Selain itu, TNI AL juga mengerahkan Satgas Udara berupa Pesawat Patroli Maritim CN-235 MPA, Pesud Cassa untuk penerjunan tempur, dua Helikopter Panther, Camcopter Puspenerbal, Drone Kamikaze, Pasukan Pendarat dan Roket Multi Launcher Rocket System (MLRS) Korps Marinir, serta satuan pendukung lainnya yang terintegrasi dalam skenario operasi. 



Diwarnai dengan Penembakan Meriam 76 MM KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan Visit Board Search and Seizure (VBSS) oleh prajurit KRI Brawijaya-320. MLRS Korps Marinir juga menembakkan roketnya yang menjadi senjata utama dalam pertahanan pantai serta menembakkan GPMG dan MO-60, selanjutnya pasukan pendarat Korps Marinir juga diterjunkan untuk melaksanakan pendaratan amfibi. 


Usai gelaran latihan, Kasal juga meninjau barang bukti hasil pelaksanaan Operasi Keamanan Laut (Opskamla) TNI AL bersinergi dengan Satlap Tri Cakti. Barang bukti tersebut berupa komoditas timah balok, pasir timah, serta logam tanah jarang (LTJ) antara lain zircon, ilmenite dan monazite yang berhasil diamankan sepanjang Tahun 2025 hingga 2026. Total berat tangkapan timah tersebut seberat 496,892 Ton dan 10.762,117 Ton logam tanah jarang. Estimasi nilai yang berhasil diamankan yaitu Rp. 173.644.528.000 (± Rp. 173,6 miliar).



"Latihan Anti Akses dan Anti Amfibi ini baru pertama kali dilatihkan. Kita berupaya melibatkan seluruh teknologi yang baru kita terima seperti drone surveilance maupun drone kamikaze, Pusat Kendali Mobil (Mobile Command). Selain latihan, untuk pencegahan penyelundupan timah ini merupakan perintah langsung dari Presiden RI. Babel memiliki sumber daya yang sangat kaya, sayang sekali kalau diselundupkan bahkan menguntungkan negara lain". Ujar Kasal.


Keberhasilan tangkapan ini menjadi fokus utama Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto dalam memberantas praktik illegal mining serta penyelundupan sumber daya alam yang merugikan negara dan merusak ekosistem lingkungan. (V374) 

Selengkapnya

Aksi Tebar Ikan Fansen 2026 Ambon Dapat Apresiasi Pemkot Target Jadi Agenda Wisata Tahunan yang Meriah

Februari 15, 2026

Foto : Aksi Tebar Ikan Fansen 2026 Ambon Dapat Apresiasi Pemkot Target Jadi Agenda Wisata Tahunan yang Meriah

Ambon
, Globaltimurnn.com – Aksi penaburan ikan atau yang lebih dikenal sebagai Fansen tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudi) Provinsi Maluku berhasil menarik perhatian Pemerintah Kota Ambon, bahkan mendapatkan apresiasi tinggi dengan dukungan untuk menjadikannya acara pariwisata tahunan.

 

Acara yang berlangsung di Dusun Airlouw, Kecamatan Nusaniwe pada Minggu (16/02/2026) dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Ambon Ely Toisuta, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Rustam Simanjuntak, serta jajaran pengurus Permabudi Provinsi Maluku beserta undangan khusus.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Ely Toisuta menegaskan bahwa kegiatan Fansen bukan hanya sekadar aksi penaburan ikan, melainkan langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem laut. Laut sebagai sumber kehidupan bagi banyak orang harus selalu dirawat bersama, dan penaburan ikan menjadi simbol nyata kepedulian terhadap alam serta upaya menjaga keseimbangan biota agar tidak terancam kepunahan.

 

"Kita berharap kegiatan positif ini bisa dipaketkan menjadi salah satu acara dalam kalender pariwisata Kota Ambon, sehingga dapat diikuti dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, hal ini juga akan memperkuat kesadaran bersama untuk menjaga laut demi kelangsungan hidup kita di masa depan," ucapnya.

 

Sementara itu, Ketua PD Permabudi Provinsi Maluku sekaligus Ketua Panitia Aline Tjoa Pinontoan menjelaskan bahwa pelepasan ikan ke laut memiliki makna ganda. Secara budaya Tionghoa, praktik melepas hewan telah menjadi bagian dari amalan kebajikan, terutama menjelang Tahun Baru Imlek, dengan harapan mendapatkan kesehatan, keberuntungan, dan kebahagiaan. Dari sisi ekologis, kegiatan ini juga merupakan bentuk pelestarian alam dengan mengembalikan makhluk hidup ke habitat aslinya, mengingat peran penting ikan dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

 


"Kegiatan ini didukung oleh para dermawan dan umat yang percaya bahwa kebajikan harus diberikan tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada hewan dan alam. Tahun ini adalah pertama kalinya kami bekerja sama dengan Pemkot Ambon, dan kami berharap ke depannya bisa diadakan secara lebih masif sebagai event daerah yang menjadi kebanggaan bersama," jelasnya.

 

Sebagai wilayah kepulauan, kehidupan masyarakat Maluku sangat bergantung pada laut sebagai tulang punggung perekonomian. Oleh karena itu, menjaga dan merawat laut menjadi tanggung jawab bersama agar keseimbangan alam tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat dapat berlanjut terus-menerus. (Za)

Selengkapnya

𝐖𝐢𝐬𝐮𝐝𝐚 𝐔𝐍𝐈𝐄𝐑𝐀, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐇𝐚𝐥𝐮𝐭 𝐏𝐢𝐞𝐭 𝐇𝐞𝐢𝐧 𝐁𝐚𝐛𝐮𝐚 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐫𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬𝐢 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝟏𝟎𝟎 𝐋𝐮𝐥𝐮𝐬𝐚𝐧

Februari 15, 2026

Foto : 𝐖𝐢𝐬𝐮𝐝𝐚 𝐔𝐍𝐈𝐄𝐑𝐀, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐇𝐚𝐥𝐮𝐭 𝐏𝐢𝐞𝐭 𝐇𝐞𝐢𝐧 𝐁𝐚𝐛𝐮𝐚 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐫𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬𝐢 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝟏𝟎𝟎 𝐋𝐮𝐥𝐮𝐬𝐚𝐧

Halut
, Globaltimurnn.com – Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana dan Magister Universitas Halmahera (UNIERA) Periode XXII Tahun 2026 resmi digelar pada Senin, 16 Februari 2026, bertempat di Gedung Poli Grand, Desa Gura, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan orang tamu undangan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si; Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara Prof. Dr. Saiful Deni, S.Ag., M.Si; Rektor UNIERA Dr. Herson Keradjaan, SVP., M.Si; Perwakilan PT NHM Dody Panudu; Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Halmahera (YPKH) Yaperius Bolango, S.Th; Perwakilan Dewan Pembina YPKH Pdt. Silwanus Banggai, M.Th; para dosen, jajaran Pemerintah Daerah, serta orang tua wisudawan dan wisudawati.


Rangkaian kegiatan diawali dengan Prosesi Senat Universitas Halmahera dan prosesi adat cuci kaki dalam tradisi budaya Tobelo Halmahera Utara, dilanjutkan doa pembukaan oleh Pdt. Mikhael M. Sohuwat, M.Si, serta pembukaan resmi oleh Rektor UNIERA. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UNIERA.


Dalam sambutannya, 𝗥𝗲𝗸𝘁𝗼𝗿 𝗨𝗡𝗜𝗘𝗥𝗔 𝗗𝗿. 𝗛𝗲𝗿𝘀𝗼𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗮𝗱𝗷𝗮𝗮𝗻, 𝗦𝗩𝗣., 𝗠.𝗦𝗶 menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan bukti terwujudnya mimpi melalui disiplin dan ketekunan. Ia mengingatkan para lulusan bahwa ijazah bukan garis akhir, melainkan titik awal untuk menghadirkan kontribusi nyata.


“Kepada Gen Z, kalian adalah generasi kreatif dan adaptif di era digital. Namun idealisme harus disertai konsistensi, passion diperkuat kompetensi, dan kreativitas diimbangi tanggung jawab,” ujarnya. Ia juga menekankan tiga prinsip utama, yakni karakter lebih penting daripada kecerdasan, ketahanan lebih penting daripada kecepatan, dan kolaborasi lebih kuat daripada kompetisi.


Sementara itu, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗹𝗺𝗮𝗵𝗲𝗿𝗮 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗗𝗿. 𝗣𝗶𝗲𝘁 𝗛𝗲𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗯𝘂𝗮, 𝗠.𝗦𝗶 menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta keluarga dan civitas akademika. Ia menekankan bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik, tetapi juga integritas dan kemampuan beradaptasi.


“Ijazah bukan lagi garis akhir, melainkan titik awal untuk menunjukkan kontribusi nyata. Jadilah pencari solusi dan pencipta peluang bagi daerah,” tegas Bupati.


Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Ucap Bupati." 


𝗞𝗲𝗽𝗮𝗹𝗮 𝗟𝗟𝗗𝗜𝗞𝗧𝗜 𝗪𝗶𝗹𝗮𝘆𝗮𝗵 𝗫𝗜𝗜 𝗠𝗮𝗹𝘂𝗸𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗹𝘂𝗸𝘂 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗣𝗿𝗼𝗳. 𝗗𝗿. 𝗦𝗮𝗶𝗳𝘂𝗹 𝗗𝗲𝗻𝗶, 𝗦.𝗔𝗴., 𝗠.𝗦𝗶 dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda tahun ini berlangsung dalam konteks transformasi pendidikan tinggi melalui kebijakan “Diktisaintek Berdampak”, yang menegaskan peran perguruan tinggi sebagai institusi penggerak pembangunan sosial dan ekonomi.


Ia menyampaikan bahwa berdasarkan laporan resmi Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, UNIERA meluluskan 100 wisudawan yang terdiri dari 94 lulusan Sarjana (S1) dan 6 lulusan Magister (S2). Lulusan berasal dari 11 program studi, dengan komposisi terbesar dari Fakultas Teologi. IPK lulusan berada pada rentang 3,13 hingga 3,87, serta terdapat mahasiswa yang menyelesaikan studi dalam waktu tercepat 3 semester dan terlama 13 semester.


“Saudara adalah representasi kampus berdampak. Kehadiran Saudara di tengah masyarakat harus menghadirkan solusi, keteladanan, dan nilai tambah,” pesannya.


Adapun total 100 wisudawan terdiri dari: Fakultas Teologi (Magister Teologi 6 orang, Ilmu Teologi 54 orang, Pendidikan Agama Kristen 7 orang); Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa (Fisika 1 orang, Manajemen Sumber Daya Perairan 2 orang); Fakultas Sosial dan Humaniora (Akuntansi 3 orang, Manajemen 7 orang, Ilmu Administrasi Negara 3 orang, Ilmu Pemerintahan 6 orang); Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (PGSD 5 orang); serta Fakultas Hukum (Ilmu Hukum 5 orang). ( 𝐆𝐈𝐎 ).

Selengkapnya

Bola Persatukan Basudara, Turnamen Mini Soccer Piala Raja Batu Merah Sukses Digelar

Februari 15, 2026

Foto : Bola Persatukan Basudara, Turnamen Mini Soccer Piala Raja Batu Merah Sukses Digelar 

Ambon
, Globaltimurnn.com – Semangat sepak bola meriahkan Kota Ambon dengan suksesnya Turnamen Mini Soccer Piala Raja Negeri Batu Merah, yang berlangsung selama 15 hari dan resmi ditutup dengan kemeriahan pada minggu malam, (15/02/2026) di Lapangan Soccer Hatukau, Negeri Batu Merah. Diinisiasi langsung oleh Pemerintah Negeri Batu Merah, ajang ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bergengsi, tetapi juga wadah untuk mengasah potensi generasi muda sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.

 

Sejak dibuka pada 1 Februari 2026, turnamen ini mendapatkan respon luar biasa dari masyarakat Kota Ambon. Ribuan warga memadati lapangan pada malam final untuk menyaksikan laga penentuan juara yang penuh ketegangan.

 

Ketua Panitia Pelaksana dalam sambutannya menekankan bahwa makna sebenarnya dari turnamen ini jauh melampaui pencarian pemenang. "Hari ini beta saksikan sendiri yang sesungguhnya menang adalah katong samua! Bola telah membuktikan bahwa kita orang Ambon tetap jadi basudara, walau beda tim," ujarnya dengan penuh semangat menggunakan dialek Ambon khas.

 



Meskipun mengakui masih terdapat beberapa kekurangan selama pelaksanaan, ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman dan lancar. Panitia juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang berperan penting, mulai dari pelaku UMKM yang menyediakan makanan dan minuman, ibu-ibu PKK serta Majelis Taklim yang membantu pengaturan acara, aparat keamanan yang menjaga ketertiban, pemuda Negeri Batu Merah yang menjadi relawan, hingga para sponsor dan donatur yang mendukung penuh.

 

Hadiah yang disiapkan panitia pun cukup menggoda Juara I membawa pulang total hadiah Rp35 juta, Juara II Rp25 juta, Juara III Rp15 juta, dan Juara Harapan I Rp7 juta. Bagi penghargaan individu, kiper terbaik, top skor, dan pemain terbaik masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta, sementara empat wasit yang melayani mendapatkan apresiasi sebesar Rp500 ribu per orang, ditambah dengan piala dan piagam penghargaan yang berharga.

 

Dalam acara penutupan, hadir berbagai tokoh penting antara lain Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon Moritz Tamaela, Wakapolresta Pulau Ambon, jajaran pimpinan OPD Kota Ambon, Manajer PLN UP3 Ambon, Ketua Tim Penggerak PKK Batu Merah beserta jajarannya, serta Raja Negeri Batu Merah Ali Hatala beserta seluruh perangkat negeri.

 

Walikota Ambon memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Negeri Batu Merah yang telah menghadirkan fasilitas olahraga yang dapat menjadi kebanggaan masyarakat. "Lihat saja lapangan mini soccer, ini bukti bahwa Kota Ambon semakin maju di bidang olahraga! Potensi seperti ini harus kita kembangkan di seluruh negeri di Kota Ambon agar bisa menjadi tempat pembinaan prestasi bagi anak-anak kita," ucapnya.

 

Tidak hanya itu, Walikota juga mengumumkan kabar gembira Pemerintah Kota Ambon akan menyelenggarakan Turnamen Mini Soccer Piala Walikota setelah bulan suci Ramadhan, yang akan diikuti juga dengan turnamen futsal dan sepak bola gawang besar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan sepak bola di Kota Ambon.

 

"Marilah kita jadikan olahraga sebagai jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Berhentilah dari miras, narkoba, dan segala hal negatif Kota Ambon membutuhkan pemuda-pemudi yang tangguh dan berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," tegasnya dengan penuh semangat. Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, ia juga mengimbau seluruh warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan aman.

 


Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah Ali Hatala menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas suksesnya penyelenggaraan turnamen. Ia menyebut Lapangan Mini Soccer Hatukau sebagai kebanggaan masyarakat lokal yang bahkan mampu menjadi salah satu fasilitas olahraga representatif di Provinsi Maluku. "Tidak ada kata lain selain terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini," ujarnya.

 

Turnamen Mini Soccer Piala Raja Negeri Batu Merah telah membuktikan dirinya bukan hanya sebagai ajang kompetisi sepak bola, melainkan juga sebagai momentum yang memperkuat solidaritas antarwarga, membangun jiwa sportif yang tinggi, serta menjadi langkah awal untuk mencetak bibit-bibit pemain sepak bola profesional yang akan membawa nama Kota Ambon meriah di kancah yang lebih luas. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT