globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Minggu, 04 Oktober 2026

81 Tahun TNI, Wabup Kasman Ajak Masyarakat Jaga Sinergi dan Keamanan Halut

Oktober 04, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com — Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat sinergi bersama TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan serta kedamaian di Kabupaten Halmahera Utara.


Ajakan tersebut disampaikan Wabup Kasman saat menghadiri acara syukuran dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, yang digelar Kodim 1508/Tobelo di Aula Kodim 1508/Tobelo, Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, Senin (5/10/2026).


Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan tersebut dihadiri Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramdhani Akbar, S.I.P., Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Kajari Halut Rahmat, S.H., M.H., Sekda Halut Drs. E.J. Papilaya, M.TP., serta unsur Forkopimda dan para tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Wabup Kasman menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI kepada seluruh prajurit TNI, khususnya yang bertugas di wilayah Halmahera Utara.


Menurutnya, peringatan HUT TNI bukan sekadar momentum mengenang perjalanan panjang pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat hubungan antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.


“Keamanan, ketertiban dan pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama, komunikasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kasman.


Ia menegaskan, keberadaan TNI memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah Halmahera Utara, termasuk membantu masyarakat melalui kegiatan sosial, penanggulangan bencana, pembangunan serta menjaga persatuan dan kesatuan.


Wabup juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI atas pengabdian yang selama ini diberikan kepada masyarakat Halmahera Utara.


Pada kesempatan tersebut, Kasman turut mengimbau masyarakat yang masih menyimpan atau menguasai senjata ilegal agar secara sadar dan sukarela menyerahkannya kepada TNI maupun Polri.


“Hal ini penting untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan menjaga keselamatan masyarakat,” katanya.


Kasman juga mengingatkan bahwa Halmahera Utara memiliki posisi strategis, termasuk berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), sehingga diperlukan kesiapsiagaan serta sinergi seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. (GIO).

Selengkapnya

Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolres SBB Gandeng Pemerintah Desa Luhu

Oktober 04, 2026


Piru
, globaltimurnn.com - Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Desa Luhu, Abd. Gani Kaliky, S.Pd., bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda di kediaman Kapolres SBB, Senin (5/10/2026).


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Satgas Kosim Kaliky, Sekretaris Desa Luhu Amir Hatala, serta tokoh pemuda Ridwan Palembang dan Sukman Hakim Waleulu.


Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., menjelaskan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang baik antara Kepolisian dengan Pemerintah Desa Luhu dan seluruh elemen masyarakat.


“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Kepolisian dengan Pemerintah Desa serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat kita sikapi dan selesaikan bersama,” jelas AKBP Refindo Pradikta Rulando.


Kapolres juga mengharapkan agar koordinasi antara Pemerintah Desa Luhu dengan pihak Kepolisian terus ditingkatkan, terutama dalam menyikapi berbagai perkembangan maupun persoalan yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


Menurut AKBP Refindo, peran Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga terciptanya situasi yang aman dan kondusif.


“Kami mengajak Pemerintah Desa dan seluruh tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas. Setiap persoalan hendaknya dikedepankan komunikasi dan diselesaikan melalui musyawarah, sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” ungkap Kapolres.


Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.


AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A. berharap sinergi yang telah terjalin antara Kepolisian, Pemerintah Desa Luhu, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat dapat terus dipelihara dan ditingkatkan.


“Dengan kerja sama dan komunikasi yang baik, kita bersama-sama dapat menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif, khususnya di wilayah Desa Luhu,” pungkas Kapolres SBB. (Rdks) 

Selengkapnya

Cegah Gangguan Pernapasan Akibat Dampak Kebakaran Hutan, BPBD SBB Turun Jalan Bagikan Masker

Oktober 04, 2026


Piru
, globaltimurnn.com - Sebagai upaya pencegahan gangguan pernapasan akibat dampak dari kebakaran hutan dan lahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten SBB turun lansung di jalan raya dalam kota Piru guna membagikan masker. 


Hal ini di sampaikan kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten SBB Nasir Suruali. ST. MT, kepada media ini lewat pesan whatsapp-nya menyampaikan" Dampak dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten SBB, pada gangguan pernapasan, sehingga pihaknya mengambil langkah cepat dalam penanganan pencegahan lewat membagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan, baik pejalan kaki, maupun juga pengendara baik roda empat maupun roda dua. Ucapnya


Masker yang di bagikan sasaran-nya kepada masyarakat yang hendak keluar rumah. 


Kegiatan berlangsung pagi ini sejak pukul 08 : 00 Wit, selama kurang lebih 2 jam kegiatan berlangsung, di beberapa titik jalan raya, dalam ibu kota Kabupaten SBB di Kota Piru, Kecamatan Seram Barat. sebutnya


Dalam kegiatan tersebut BPBD bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dalam menyediakan Masker.


Masker yang dibagikan sejumlah 1000 lembar masker, Dan pembagian Masker dilakukan di 3 lokasi yaitu pada Perempatan Hatutelu, Depan Terminal Piru dan Perempatan Tugu Pemekaran. (Rdks)

Selengkapnya

Sabtu, 03 Oktober 2026

Gemilang di Piala Panglima TNI, Taekwondo Kodam XV/Pattimura Bawa Pulang 11 Medali

Oktober 03, 2026


Surabaya
, Globaltimurnn.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kodam XV/Pattimura. Tim Taekwondo Kodam XV/Pattimura sukses menunjukkan performa terbaiknya dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Piala Panglima TNI Tahun 2026 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur.


Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, 18 hingga 20 September 2026, tersebut menjadi panggung bagi para atlet Kodam XV/Pattimura untuk bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.


Hingga pertandingan berakhir pada Minggu (20/09/2026), kontingen Kodam XV/Pattimura berhasil mengumpulkan 11 medali, terdiri atas 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.


Tambahan medali pada hari terakhir turut memperkuat perolehan kontingen. Serda Dedy Revli Maspaitella dari Denkav 5/BLC menyumbangkan medali perak melalui nomor Kyorugi kategori Prestasi Senior U-68.


Sementara itu, dua medali perunggu pada pertandingan terakhir masing-masing dipersembahkan Bram pada kategori Prestasi Senior U-63 dan Reinol pada kategori Semi Prestasi Junior U-26.


Jika dirinci berdasarkan kategori pertandingan, pada kategori Prestasi, Kodam XV/Pattimura mengoleksi satu medali emas yang diraih Kolonel Cpm M. Choirun.


Tiga medali perak pada kategori yang sama masing-masing dipersembahkan Serka Emanuel, Serda (K) Ribka Denesti Tiwery, dan Serda Dedy Revli Maspaitella. Sedangkan tiga medali perunggu diraih Serka Emanuel, Serda (K) Ribka Denesti Tiwery, dan Bram, atlet dari kalangan sipil.


Pada kategori Semi Prestasi, dua medali emas berhasil disumbangkan Prada Handoko dan Reinhard Mitang, yang merupakan atlet sipil.


Satu medali perak pada kategori tersebut diraih Blesio Leopatty, sementara medali perunggu dipersembahkan Reinol, yang juga berasal dari kalangan sipil.


Capaian 11 medali tersebut menjadi hasil dari persiapan, disiplin, serta perjuangan para atlet selama mengikuti kompetisi. Menariknya, kekuatan kontingen Kodam XV/Pattimura tidak hanya berasal dari prajurit TNI, tetapi juga diperkuat sejumlah atlet sipil yang turut memberikan kontribusi dalam perolehan medali.


Atas prestasi tersebut, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan tim yang telah berjuang membawa nama Kodam XV/Pattimura di ajang nasional tersebut.


Menurutnya, pencapaian itu merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, semangat bertanding, dan konsistensi para atlet dalam menjalani latihan.


“Selamat kepada seluruh atlet Taekwondo Kodam XV/Pattimura atas prestasi yang telah diraih. Ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang patut dibanggakan,” ujar Pangdam.


Ia berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti pada pencapaian di Piala Panglima TNI, tetapi menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus mengasah kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.


“Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan memberikan prestasi terbaik bagi Kodam XV/Pattimura,” pungkasnya.


Sebanyak 11 medali akhirnya menjadi bukti bahwa kerja keras di arena pertandingan mampu mengangkat nama Kodam XV/Pattimura di kancah olahraga Taekwondo tingkat nasional. (Za)

Selengkapnya

Kasus Penganiayaan di Pelauw, Pomdam XV/Pattimura Proses Hukum Oknum Prajurit

Oktober 03, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Pomdam XV/Pattimura menangani proses hukum terhadap seorang prajurit TNI berinisial SMT yang diduga terlibat dalam perkara penganiayaan yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia di Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.


Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/09/2026). Korban sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat sebelum kemudian dinyatakan meninggal dunia.


Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Adi Swastika, S. Hub., Int., menyampaikan perkembangan penanganan perkara tersebut dalam keterangan pers pada Jumat (02/10/2026).


Menurut Kapendam, SMT merupakan personel Zidam XIV/Hasanuddin. Saat peristiwa terjadi, yang bersangkutan diketahui sedang menjalani cuti luar biasa karena orang tuanya meninggal dunia di wilayah Pulau Haruku.


Meskipun berasal dari satuan di luar jajaran Kodam XV/Pattimura, perkara tersebut ditangani Pomdam XV/Pattimura karena lokasi kejadian berada dalam wilayah hukum Kodam XV/Pattimura.


“Karena peristiwa terjadi di wilayah Kodam XV/Pattimura, maka proses hukumnya ditangani sesuai kewenangan yang berlaku. Kami memastikan proses penyidikan berjalan profesional, transparan dan berdasarkan fakta serta alat bukti,” jelas Kolonel Inf Adi.


Setelah diamankan, SMT telah diserahkan kepada Pomdam XV/Pattimura untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga telah melakukan sejumlah langkah dalam penanganan perkara, di antaranya olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, pengamanan terduga pelaku, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait.


Kapendam menegaskan, asal satuan seorang prajurit tidak menjadi faktor pembeda dalam proses penegakan hukum. Setiap personel yang diduga melakukan pelanggaran akan diproses berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.


“Tidak ada yang kebal terhadap hukum. Namun kita juga tidak boleh mendahului proses hukum. Berikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja secara objektif dan mengungkap perkara ini secara terang berdasarkan fakta yang ada,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat maupun seluruh pihak untuk menghormati proses penyidikan yang sedang berlangsung dan tidak mengambil kesimpulan sebelum seluruh rangkaian pemeriksaan selesai.


Kapendam turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban dan menyampaikan keprihatinan kepada keluarga yang ditinggalkan.


“Mewakili Kodam XV/Pattimura, kami menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas peristiwa ini,” ungkapnya.


Pomdam XV/Pattimura, lanjut Kapendam, masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. Proses penyidikan akan terus dilakukan dengan mengacu pada fakta dan alat bukti yang diperoleh serta melalui koordinasi dengan unsur terkait.


Kodam XV/Pattimura memastikan penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, objektivitas, transparansi, serta penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berlangsung. (Za)

Selengkapnya

Pomdam XV/Pattimura Dalami Dugaan Pelanggaran yang Libatkan Oknum Prajurit

Oktober 03, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Kodam XV/Pattimura menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan prajurit. Hal itu ditegaskan menyusul proses penyelidikan Pomdam XV/Pattimura terhadap dugaan pelanggaran di bidang pertambangan mineral dan batubara yang diduga melibatkan seorang anggota Kodim 1504/Ambon berinisial Sertu AB.


Perkara tersebut kini telah ditangani Pomdam XV/Pattimura setelah sebelumnya dilimpahkan oleh penyidik Krimsus Polda Maluku. Tim Pomdam masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi, keterangan, serta fakta-fakta awal sebagai dasar untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.


Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Adi Swastika mengatakan, setiap laporan maupun informasi mengenai dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan personel TNI akan ditangani sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.


“Setiap dugaan pelanggaran hukum akan kita dalami sesuai ketentuan yang berlaku. Kita hormati proses yang sedang berjalan dan memastikan setiap tahapan dilakukan secara profesional, objektif dan transparan,” kata Kolonel Inf Adi, Jumat (02/10/2026).


Ia meminta seluruh pihak memberikan ruang kepada Pomdam untuk menjalankan proses penyelidikan tanpa mendahului hasil pemeriksaan. Menurutnya, kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran harus didasarkan pada fakta dan bukti yang diperoleh selama proses hukum berlangsung.


“Jangan mendahului proses. Kita berikan kesempatan kepada Pomdam XV/Ptm untuk bekerja berdasarkan fakta dan ketentuan hukum. Apabila dalam prosesnya ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.


Menurut Kapendam, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodam XV/Pattimura dalam menjaga disiplin dan integritas prajurit sekaligus memastikan institusi tetap menjalankan prinsip penegakan hukum.


Ia menambahkan, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto telah berulang kali memberikan penekanan kepada seluruh prajurit agar tidak terlibat dalam berbagai bentuk kegiatan ilegal.


“Pimpinan, dalam hal ini Pangdam XV/Pattimura, sudah berulang kali menegaskan bahwa prajurit dilarang terlibat dalam kegiatan ilegal. Ini menjadi atensi pimpinan dan tidak ada toleransi terhadap setiap bentuk pelanggaran,” tegasnya.


Karena itu, apabila hasil penyelidikan nantinya menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personel, proses tersebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Kodam XV/Pattimura, lanjut Kapendam, memastikan proses penyelidikan berjalan sebagaimana mestinya dan hasilnya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah selanjutnya. (Za)

Selengkapnya

Jelang HUT ke-81 TNI, Kodam XV/Pattimura Satukan Doa Penuh Keberagaman

Oktober 03, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, ratusan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodam XV/Pattimura menggelar doa bersama secara serentak di sejumlah rumah ibadah di Kota Ambon, Jumat (02/10/2026).


Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritualitas, kebersamaan, serta persaudaraan di tengah keberagaman agama yang hidup di lingkungan Kodam XV/Pattimura.


Doa bersama dilaksanakan oleh personel sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Meskipun berlangsung di tempat yang berbeda dan menggunakan tata cara ibadah yang berbeda pula, seluruh kegiatan memiliki tujuan yang sama, yakni memohon perlindungan dan penyertaan Tuhan Yang Maha Esa bagi prajurit TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Bagi personel beragama Islam, doa bersama dipusatkan di Masjid Al-Ittihad dan diikuti sebanyak 478 jamaah. Kegiatan tersebut dipimpin Mayor Inf La Jayadi, S.Ag., M.Si., serta dihadiri para Asisten Kasdam, Dansat, dan Kabalak jajaran Kodam XV/Pattimura.


Sementara itu, sebanyak 136 personel Protestan melaksanakan ibadah di Gereja Ignatius Slamet Riyadi. Ibadah dipimpin Pdt. Dr. Rudi Rahabeat, S.Th., dengan turut dihadiri Kapok Sahli Pangdam, Pamen Ahli Bid. Hansishanneg, Kasansidam, Dandim 1504/Ambon, Pakudam, Wakaajendam, serta Kalakbintaljarahdam XV/Pattimura.


Untuk umat Katolik, ibadah dilaksanakan di Gereja Katedral dan diikuti 43 personel. Peribadatan dipimpin Pastor OCI TNI-POLRI RD. Angki Kandunmas dan dihadiri Pamen Ahli Bid. Kum dan Humaniter, Kakesdam, serta Wakabekangdam XV/Pattimura.


Sedangkan personel beragama Hindu melaksanakan ibadah di Pura Yudha Mandala dengan jumlah peserta sebanyak 11 orang. Kegiatan tersebut dipimpin Pinandhita Letkol Nengah Saniasa.


Rangkaian doa bersama berlangsung dengan suasana khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Di setiap tempat ibadah, para prajurit memanjatkan doa agar seluruh personel TNI senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, keteguhan hati, serta kelancaran dalam menjalankan tugas.


Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, doa bersama tersebut menjadi gambaran bahwa keberagaman merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan prajurit Kodam XV/Pattimura.


Perbedaan agama dan tata cara ibadah tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Sebaliknya, keberagaman tersebut menjadi ruang untuk memperkuat toleransi, persaudaraan, dan semangat persatuan dalam satu pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Menjelang HUT ke-81 TNI, semangat tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI tidak hanya dibangun melalui kesiapan dalam menjalankan tugas, tetapi juga melalui nilai kebersamaan, toleransi, dan keteguhan spiritual para prajuritnya. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT