globaltimurnn.com


Selasa, 03 Maret 2026

Pastikan Sikon Aman, Lapas Namlea Kembali Razia Warga Binaan

Maret 03, 2026

Foto :Pastikan Sikon Aman, Lapas Namlea Kembali Razia Warga Binaan

Namlea , Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi penyalahgunaan barang terlarang didalam Lapas dengan menggelar razia rutin mingguan yang kembali terlaksana pada Selasa (3/3). Razia yang dilaksanakan pada siang hari itu seperti biasa menyasar seluruh kamar yang dihuni oleh warga binaan. 


Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Heriyanto, menjelaskan razia ini dilaksanakan secara mendadak dan dilaksanakan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh personel pengamanan. 


Kegiatan razia dilaksanakan tidak mengenal waktu dan kondisi bisa di pagi hari, siang, atau bahkan tengah malam. Cara ini kami lakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang bisa terjadi kapan saja, kata Heriyanto. 


ia ingin memastikan bahwa Lapas selalu berada dalam situasi dan kondisi yang aman dan terkendali yang bebas dari segala bentuk penyimpangan oleh warga binaan khususnya penyalahgunaan barang terlarang seperti handphone, narkoba, pungli, dan lainnya. 


“Apalagi kita sedang dalam kondisi dan suasana ramadhan tentunya kita harus pastikan seluruh penghuni Lapas menjalankan ibadahnya dengan lancar tanpa ada hal-hal yang menganggu,” tegasnya. 


Dari razia ini, personel pengamanan tidak menemukan alat komunikasi maupun narkoba tetapi menyita benda tajam, kaleng, korek, botol kaca, dan pisau cukur. 


Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, mengharapkan dari razia ini akan terus tercipta lingkungan Lapas yang aman dan kondusif dan petugas pengamanan yang selalu siap siaga.


“Kami harapkan stabilitas keamanan yang telah tercipta terus dipertahankan oleh petugas pengamanan yang bertugas setiap waktu dan selalu jeli serta waspada,” harapnya. (Za)

Selengkapnya

Lapas Wahai Terima Binkorpolsus Polsek Wahai, Perkuat Sinergi di Bulan Ramadan

Maret 03, 2026

Foto : Lapas Wahai Terima Binkorpolsus Polsek Wahai, Perkuat Sinergi di Bulan Ramadan

Wahai
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai dukung Pembinaan Koordinasi Polisi Khusus (Bikorpolsus) saat disambangi Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib selama Ramadan, Selasa (03/03/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan pengamanan wilayah.


‎Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyambut baik kunjungan tersebut seraya menegaskan peran kepolisian sangat vital dalam mendukung stabilitas keamanan di Lapas, terutama dalam menghadapi dinamika yang mungkin muncul selama Ramadan. ‎"Sinergi ini adalah langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Warga Binaan di bulan Ramadan berjalan khusyuk, aman, dan terkendali. Kami terus berkoordinasi untuk memitigasi potensi gangguan keamanan sejak dini," terangnya.


Perwakilan Polsek Wahai, Ajun Inspektur Polisi Dua Maurits David Nikijuluw, menyatakan kesiapannya untuk selalu mendukung penuh pihak Lapas dalam menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama agar seluruh masyarakat, termasuk Warga Binaan, menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang. 


Selain itu, kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan intensitas patroli sambang dan memperketat pengawasan selama bulan Ramadan sampai dengan Lebaran di area sekitar Lapas. Koordinasi ini diharapkan mempersempit celah masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas.


"Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi upaya nyata kepolisian dalam mendukung operasional Lapas agar tetap kondusif, aman, dan tertib selama bulan Ramadan hingga Idulfitri," jelas David.


‎Di tempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang makin membaik bersama jajaran kepolisian setempat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektoral ini merupakan standar operasional yang harus terus dijaga demi menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang kondusif.


‎"Sinergi seperti ini adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Lapas, terutama pada momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Semoga kita semua dapat menciptakan suasana yang aman dan tenang," harap Ricky.


‎Kegiatan Binkorpolsus diharapkan dapat dilaksanakan oleh Satbinmas Polsek Wahai secara rutin agar memberikan pengarahan dan edukasi kepada petugas Lapas untuk menjaga keamanan di dalam tembok serta memberikan pemahaman dan peningkatan keterampilan khusus kepada petugas dalam melakukan pengawasan Narapidana agar lebih optimal melaksanakan tugas pembinaan dalam berbagai situasi, termasuk di bulan suci Ramadan. (Za)

Selengkapnya

Perling Hadir di Blok Hunian Lapas Wahai, Pastikan Warga Binaan Sehat Berpuasa

Maret 03, 2026

Foto : Perling Hadir di Blok Hunian Lapas Wahai, Pastikan Warga Binaan Sehat Berpuasa

Wahai
, Globaltimurnn.com — Pastikan kelancaran ibadah Ramadan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus optimalkan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui program Perawatan Keliling (Perling). Program tersebut kembali dilaksanakan dengan mendatangi langsung blok hunian guna memantau kondisi kesehatan secara umum dan memberikan layanan yang diperlukan, Selasa (03/03/2026).


Kehadiran petugas kesehatan di tengah Warga Binaan menjadi bentuk perhatian dan komitmen dalam menjaga kebugaran selama menjalani ibadah puasa. Melalui pendekatan humanis, Perling tidak hanya berfokus pada pemantauan kondisi fisik, tetapi juga memberikan motivasi dan edukasi agar Warga Binaan tetap menjaga pola hidup sehat selama Ramadan.


Petugas kesehatan Lapas Wahai, Fitri Rianti, menyampaikan kegiatan ini rutin dilakukan untuk memastikan seluruh Warga Binaan tetap dalam kondisi baik. “Kami berupaya hadir langsung agar Warga Binaan merasa diperhatikan dan tetap semangat menjalani ibadah puasa. Pelayanan kesehatan merupakan hak yang harus kami penuhi,” ujarnya.


Salah satu Warga Binaan berinisial BR sangat terbantu dengan adanya Perling. Ia sempat mengalami gangguan kesehatan berupa diare di tengah pelaksanaan puasa, namun segera mendapatkan perhatian dari petugas. 


“Saat kondisi saya kurang sehat, petugas langsung datang dan memberikan pelayanan. Saya merasa lebih tenang dan terbantu sehingga kembali fokus menjalankan ibadah,” ungkap BR.


Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari pembinaan yang berkelanjutan. “Kami ingin memastikan seluruh Warga Binaan menjalani Ramadan dengan sehat dan penuh semangat. Perling menjadi wujud pelayanan yang konsisten dan humanis,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. 


Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar Warga Binaan yang harus dipenuhi secara berkelanjutan. Saya mengapresiasi Lapas Wahai yang konsisten menghadirkan program Perling, terlebih di bulan Ramadan, sehingga Warga Binaan menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, ujarnya.


Melalui Perling yang dilaksanakan secara rutin, Lapas Wahai berharap seluruh Warga Binaan secara penuh menunaikan ibadah puasa dengan sehat, aman, dan tetap aktif mengikuti program pembinaan yang telah dijadwalkan.(Za)

Selengkapnya

Lapas Geser Ikuti Sosialisasi Pedoman Peran Serta Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Fungsi Pemasyarakatan secara Daring.

Maret 03, 2026

Foto : Lapas Geser Ikuti Sosialisasi Pedoman Peran Serta Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Fungsi Pemasyarakatan secara Daring.

Geser
, Globaltimurnn.com - Bertempat di ruang Kepala Urusan tata Usaha Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, KaurTU M. Alhamid bersama Kasubsi Kamtib, Surdin Derlen dan staf mengikuti kegiatan sosialisasi pedoman peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan fungsi pemasyarakatan yang di laksanakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) melaui zoom meeting, selasa (03/03/2026). 


Kegiatan ini di buka secara langsung oleh Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan (Tekforma) Maulidi Hilal. Dalam sambutannya, Beliau menjelaskan bahwa untuk membentuk atau membangun karakter warga Binaan, peranan petugas pemasyarakatan sangatlah penting karena apa yang dilakukan untuk warga Binaan tentunya menjadi output bagi warga binaan setelah selesai menjalani pidananya di Lembaga Pemasyarakatan.


Oleh karena itu lanjut Maulidi, dalam rangka menuju fungsi pemasyarakatan, kita harus lebih membuka diri, karena kita tidak bisa melaksanakan fungsi pemasyarakatan sendiri. Di dalam keberhasilan atas pelaksanaan fungsi pemasyarakatan tersebut tentunya adanya peranan penting baik dari petugas, warga binaan serta masyarakat.


“Untuk mencapai fungsi pemasyarakatan, kita harus berkolaborasi antar sesama pihak yang terkait, dalam hal ini termasuk Warga Binaan, Kita perlu memberikan pembinaan yang baik dan maksimal guna membentuk pola pikir dan perilaku serta kemampuan-kemampuan lain sesuai keahlian yang di miliki tiap warga binaan, agar sekembalinya ke masyarakat nanti bisa menjadi pribadi yang mandiri,” ujar Maulidi.


Kepala Urusan Tata Usaha M. Alhamid yang turut mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut mengharapkan agar apa yang telah disampaikan oleh Bapak Direktur Tekforma dapat di pahami dan diinternalisasikan oleh petugas Lapas Kelas III Geser melalui kinerja nyata. Dalam penjelasannya, Alhamid juga menegaskan bahwa peran serta masyarakat dalam pelaksanaan fungsi pemasyarakatan memang dinilai sangatlah penting.


“Masyarakat berpotensi untuk memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan, pembinaan dan pembimbingan, seperti keluarga/kerabat Warga Binaan, Komunitas Mantan Warga Binaan, masyarakat secara umum serta pihak lain yang di anggap kompeten dalam mendukung mendukung proses reintegrasi sosial yang berkelanjutan,” jelas Alhamid.  (Za)

Selengkapnya

Pastikan Kamtib Selama Ramadan, Lapas Geser Gelar Penggeledahan Insidentil Kamar Hunian Warga Binaan

Maret 03, 2026

Foto :  Pastikan Kamtib Selama Ramadan, Lapas Geser Gelar Penggeledahan Insidentil Kamar Hunian Warga Binaan

Geser
, Globaltimurnn.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser terus menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan khusyuk selama bulan suci Ramadan 1447 H. Sebagai langkah preventif, jajaran petugas Lapas Geser yang dipimpin langsung Kasubsi Kamtib, Surdin Derlen menggelar penggeledahan insidentil ke blok dan kamar hunian warga binaan, selasa (03/03/2026).


Derlen mengatakan, langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang seperti alat komunikasi (HP), senjata tajam, maupun narkoba yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban (Kamtib) di dalam Lapas. Penggeledahan ini tentu kami laksanakan dengan humanis, penuh tanggung jawab dan tetap tegas sesuai standar operasional prosedur (SOP).


“Dalam penyisiran ini, tim menyisir setiap sudut kamar hunian untuk memastikan tidak adanya barang terlarang guna mencipatakan suasana kondusif. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen Pemasyarakatan yakni "Zero Halinar" (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang terus diperketat, terutama saat bulan suci Ramadan,” ujar Derlen.


Lebih lanjut Derlen mengungkapkan, berdasarkan hasil penyisiran yang telah dilakukan, tidak ditemukan barang terlarang seperti narkoba, handphone, maupun senjata tajam, namun masih ditemukan beberapa barang yang tidak diizinkan, seperti korek api gas, silet dan cermin yang langsung diamankan petugas.


Sementara itu, di tempat yang berbeda, Kepala Lapas Geser, Mulyo Utomo menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk deteksi dini untuk meminimalisir potensi gangguan kamtib. Penguatan keamanan di momen Ramadan tentu akan berdampak positif pada fokus ibadah warga binaan. 


“Ini adalah bentuk komitmen pelayanan dan pengamanan yang humanis namun tetap tegas "Ramadan adalah bulan suci. Kami ingin memastikan warga binaan dapat menjalankan ibadah puasa, salat tarawih dan tadarus dengan khusyuk diaman lingkungan kamar yang bersih dari barang terlarang adalah kunci kamtib dan kenyamanan bersama," ujarnya.


Lebih lanjut diharapkan, melalui penggeledahan rutin ini, kondusivitas di lingkungan Lapas Geser tetap terjaga, memberikan rasa aman, serta mendukung program pembinaan kepribadian bagi warga binaan secara optimal selama menjalani ibadah di 2bulan suci ramadhan. (Za)

Selengkapnya

Lapas Piru dan Puskesmas Piru Perkuat Sinergi, Siapkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Maret 03, 2026

Foto :  Lapas Piru dan Puskesmas Piru Perkuat Sinergi, Siapkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Piru
, Globaltimurnn.com  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus perluas peran sosialnya di tengah masyarakat. Pada Selasa (03/03/2026), Lapas Piru Kepala Subseksi Perawatan, Williams Lelapary, dan Perawat Ns. Suryani lakukan kunjungan koordinasi ke Puskesmas Piru untuk mempersiapkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar Lapas.


Williams menyampaikan pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus memastikan pelaksanaan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan tepat sasaran. Dukungan tenaga medis dari puskesmas juga sangat dibutuhkan agar kegiatan menjangkau masyarakat secara maksimal.


“Kami berharap adanya pendampingan dari pihak Puskesmas Piru, baik tenaga dokter maupun tenaga kesehatan lainnya, sehingga cakupan dan capaian pelayanan nantinya benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kesehatan masyarakat sekitar lapas,” harap Williams.


Kepala Puskesmas Piru, Ilona Sopamena, menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi langkah Lapas Piru. “Sinergi seperti ini sangat penting untuk membantu menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Kami juga akan mengoptimalkan kerja sama yang telah terjalin dengan Lapas Piru dalam kegiatan mendatang sesuai arahan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seram bagian Barat,” ungkapnya.


Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan kegiatan ini merupakan dukungan terhadap Program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam menghadirkan kerja nyata pelayanan prima kepada masyarakat.


“Kami menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Piru atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin dengan baik. Lapas tidak hanya berfokus pada pembinaan Warga Binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar. Kami ingin menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung dan memperkuat sinergi lintas sektor demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.


Melalui koordinasi ini, diharapkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar Lapas Piru berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih dalam aspek kesehatan. (Za)

Selengkapnya

Perkuat Iman, Warga Binaan Kristen di Lapas Piru Jalani Pembinaan bersama Kemenag Kab. SBB

Maret 03, 2026

Foto : Perkuat Iman, Warga Binaan Kristen di Lapas Piru Jalani Pembinaan bersama Kemenag Kab. SBB

Piru
, Globaltimurnn.com – Suasana khidmat dan penuh sukacita menyelimuti Gereja Ebenhaezer Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Piru saat Warga Binaan Kristen jalani pembinaan kerohanian bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Seram Bagian Barat, Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi upaya berkelanjutan dalam memperkuat iman dan membentuk karakter Warga Binaan agar makin siap menjalani proses pembinaan di Lapas.


Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Muh. Ramdhan Basir, menegaskan pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari proses Pemasyarakatan. “Pembinaan kerohanian menjadi fondasi dalam membentuk kepribadian Warga Binaan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap mereka tidak hanya mengalami perubahan perilaku, tetapi juga mengalami pembaruan hati dan pola pikir yang lebih baik,” harapnya.


Pada kesempatan itu, Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Seram Bagian Barat, Marthafina Melsasail, menyampaikan pesan dari Kitab 1 Tesalonika Pasal 5 Ayat 16–18 tentang pentingnya hidup dalam sukacita, doa, dan rasa syukur. Firman tuhan dalam 1 Tesalonika 5 ayat 16 sampai 18 mengajarkan untuk bersukacita senantiasa, tetap berdoa, dan mengucap syukur dalam segala hal.


“Kondisi apa pun yang kita hadapi saat ini, termasuk berada di Lapas, bukanlah penghalang untuk tetap bersandar kepada tuhan dan memelihara hati yang penuh syukur,” pesan Marthafina.


Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin bersama Kemenag Kabupaten Seram Bagian Barat. “Sinergi ini menjadi komitmen bersama dalam membangun karakter Warga Binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” tegasnya.


Melalui pembinaan kerohanian ini, Lapas Piru menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual Warga Binaan sebagai proses Pemasyarakatan yang humanis, bermartabat, dan berorientasi pada perubahan positif. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT