Ambon, Globalrimurnn.com – Komitmen membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial terus diperkuat Pemerintah Kota Ambon. Hal itu ditandai dengan peluncuran Program Child Community Hero di SD Kristen Nania, Kamis (16/07/2026), yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si.
Program yang merupakan hasil kolaborasi antara SD Kristen Nania dan Yayasan Pohon Sagu tersebut mengangkat tema "Launching Project Child Community Hero: Aku, Kamu, Kita, Semua Bahagia", sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, empati, dan kepedulian sosial bagi peserta didik sejak usia dini.
Acara peluncuran dihadiri Ketua Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen YB Sitanala, jajaran Pemerintah Kota Ambon, pimpinan OPD, tokoh gereja, orang tua murid, serta seluruh siswa SD Kristen Nania.
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), harus diimbangi dengan penguatan karakter anak agar mereka tidak kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.
Menurutnya, pendidikan masa kini tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk pribadi yang berintegritas, memiliki empati, mampu bekerja sama, serta peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang cerdas sekaligus memiliki karakter yang kuat. Kemajuan teknologi harus menjadi alat untuk berkembang, bukan sesuatu yang menjauhkan mereka dari nilai-nilai kemanusiaan," ujar Wattimena.
Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, mengingat masih tingginya kasus kekerasan dan perundungan yang berdampak pada perkembangan mental mereka.
Karena itu, Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi atas lahirnya Program Child Community Hero yang dinilai sejalan dengan upaya penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila.
"Saya berharap program ini terus berlanjut dan mampu melahirkan generasi emas Kota Ambon yang berkarakter, berjiwa pemimpin, peduli terhadap sesama, dan siap menghadapi tantangan masa depan," katanya.
Sementara itu, Kepala SD Kristen Nania, Pdt. Ficca Rumahruson, M.Si, menjelaskan bahwa Child Community Hero menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam membangun karakter peserta didik melalui kolaborasi bersama orang tua dan berbagai mitra pendidikan.
Menurutnya, pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang kreatif, berbudaya, serta memiliki wawasan global.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen YB Sitanala, Pdt. Renny Haliwela, S.Th, menegaskan bahwa sekolah Kristen merupakan ruang belajar yang terbuka bagi seluruh anak tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku.
Ia berharap keberagaman yang ada di SD Kristen Nania menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menghargai perbedaan dan memperkuat nilai toleransi sejak dini.
Ketua Yayasan Pohon Sagu, Imanuel Lawalata, menjelaskan bahwa filosofi pohon sagu menjadi inspirasi utama program tersebut. Seperti pohon sagu yang membangun akar kuat sebelum bertumbuh tinggi, anak-anak juga perlu memiliki fondasi karakter sebelum mengejar prestasi.
Program Child Community Hero akan berlangsung selama tiga bulan bagi siswa kelas IV hingga VI. Dalam pelaksanaannya, peserta dibimbing mentor dalam kelompok kecil untuk mengenali potensi diri, membangun empati, melatih kepemimpinan, hingga merancang proyek sosial sebagai solusi atas persoalan di lingkungan mereka.
Menurut Lawalata, program yang telah berjalan sejak 2023 itu telah melahirkan berbagai aksi nyata di sejumlah sekolah di Maluku, termasuk proyek kebersihan yang digagas langsung oleh para siswa.
Peluncuran Program Child Community Hero ditandai dengan seremoni bersama serta pengenalan program kepada seluruh peserta didik dan orang tua. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam melahirkan generasi muda Kota Ambon yang cerdas, berkarakter, berempati, dan mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat.(Za)















