globaltimurnn.com

Sabtu, 30 Mei 2026

Kepala Pemerintahan Negeri Maneo Nikolas Boiratan Lantik Paulus Tumio Sebagai Kadus Kabailu

Mei 30, 2026

Foto : Kepala Pemerintahan Negeri Maneo Nikolas Boiratan Lantik Paulus Tumio Sebagai Kadus Kabailu

Malteng
, Globaltimurnn.com - Kepala pemerintahan Negeri Maneo Nikolas Boiratan melantik Paulus Tumio sebagai kepala Dusun Kaibailu, bertempat dikantor pemerintahan Negeri Maneo, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, pada Kamis 28/05/2026


Pantauan media ini, Kabailu adalah salah satu anak Dusun dari Negeri Maneo yang mana Dusun tersebut mempunyai hak wilayat yang begitu besar atau biasa di sapa dalam bahasa Maneo, Halietu Ihatalaliwa. 


Nikolas Boiratan sebagia kepala pemerintahan Negeri Maneo saat melantik Paulus Tumio, dalam sambutannya mengatakan" hari ini kita sama sama menyaksikan acara pelantikan kepala Dusun baru kabailu saudara Paulus Tumio menggantikan Yatir Tumio, sudah tentunya acara pelantikan ini walaupun cukup sederhana namun suasananya cukup bagus sesuai dengan budaya dan adat istiadat. Ucapnya


Dikatakan-nya" sesuai prinsip orang tua tua yang dulu kalau kepala Dusun ini dia pimpin bae maka dia pimpin terus menerus karena kepala Dusun ini tidak memakai masa priode, kalau kita pemerintah Desa memakai masa priode. Sebutnya


Pasalnya" Kepala Dusun itu bukan di angkat oleh warga tetapi di angkat oleh kepala pemerintah negeri, jadi kalau kepala pemerintah mengatakan kepala Dusun turun, tetap turun sebab kepala pemerintahan yang mengangkat dan menurunkan. Jelasnya


Sementara itu, berkesempatan kepala Dusun yang baru Paulus Tumio juga mengatakan" saya selaku kepala Dusun memohon agar warga Dusun kabailu semoga kedepannya bisa menopang saya dengan baik, agar saya memimpin Dusun ini dengan baik, apabila ada salah dan kekurangan saya tolong di pahami karena saya juga masih baru dan masih dalam proses. Ujar Paulus Tumio


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala pemerintah Negeri Maneo Nikolas Boiratan, Ketua saniri Negeri Maneo, kepala Dusun Siliha, kepala Dusun Mausunae, tokoh agama tokoh adat tokoh pemuda dan warga maneo. (Adri) 

Selengkapnya

Pemuda ICMI Maluku Cetak Bibit Pemimpin Masa Depan Lewat Leadership Camp, Siapkan Generasi Emas 2045

Mei 30, 2026

Foto : Pemuda ICMI Maluku Cetak Bibit Pemimpin Masa Depan Lewat Leadership Camp, Siapkan Generasi Emas 2045

Ambon
, Globaltimurnn.com – Semangat optimisme dan harapan akan masa depan bangsa terasa begitu kuat dalam pelaksanaan Leadership Camp to School Gelombang II yang diselenggarakan Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Provinsi Maluku di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, Sabtu (30/05/2026).


Mengusung tema “Generasi Muda Bergerak Bersatu, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembentukan karakter bagi ratusan pelajar dari berbagai SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK di Kota Ambon.


Sejak pembukaan kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian agenda yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.


Ketua Panitia menjelaskan, Leadership Camp to School bukan sekadar kegiatan pelatihan biasa, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul yang nantinya menjadi penggerak pembangunan bangsa.


Menurutnya, Indonesia sedang menuju momentum bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara maksimal melalui peningkatan kualitas generasi muda. Karena itu, pembinaan karakter dan kepemimpinan perlu dilakukan sejak usia sekolah agar lahir generasi yang mampu bersaing sekaligus berkontribusi bagi daerah dan negara.


“Generasi muda harus dipersiapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa kemajuan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, ketahanan pangan hingga pengembangan UMKM,” ujarnya.


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut juga menjadi bentuk dukungan Pemuda ICMI Maluku terhadap agenda pembangunan nasional yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama.


Ketua Umum MPW Pemuda ICMI Maluku, Burhanudin Rumbouw, S.Pi., M.Si., mengatakan bahwa pelaksanaan gelombang kedua ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya sukses digelar pada tahun 2025.


Ia menegaskan, komitmen Pemuda ICMI tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan seremonial, tetapi berfokus pada pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda Maluku.


“Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah dan bangsa. Kita ingin anak-anak muda Maluku tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, memiliki etika yang baik, serta mampu menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing,” kata Burhanudin.


Menurutnya, Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar menjadi penonton di tengah perubahan yang terjadi.


Burhanudin juga menilai kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk memperluas jejaring pertemanan dan memperkuat solidaritas antarpelajar dari berbagai sekolah.


Melalui interaksi yang terbangun selama kegiatan, para peserta tidak hanya memperoleh ilmu kepemimpinan, tetapi juga belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, dan membangun hubungan yang bermanfaat bagi masa depan.


“Di sini mereka belajar mengenal satu sama lain, bertukar pengalaman, serta membangun jaringan pertemanan yang suatu saat akan menjadi modal penting ketika mereka memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.


Usai pembukaan, Burhanudin kembali menegaskan bahwa Leadership Camp to School merupakan salah satu program strategis organisasi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.


Ia mengapresiasi tingginya minat sekolah-sekolah di Kota Ambon yang mengirimkan peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut.


Meski jumlah peserta tahun ini dibatasi sekitar 120 orang, antusiasme sekolah menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap program pengembangan karakter dan kepemimpinan masih sangat besar.


“Kami berharap ke depan semakin banyak sekolah yang dapat berpartisipasi sehingga manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh generasi muda Maluku,” tuturnya.


Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Maluku, Dr. Ruslan H.S. Tawari, S.Pi., M.Si., memberikan motivasi kepada para peserta agar berani bermimpi besar dan mulai mempersiapkan diri menjadi pemimpin sejak dini.


Di hadapan ratusan pelajar, Ruslan mengingatkan bahwa setiap tokoh besar bangsa pernah berada pada posisi yang sama seperti mereka saat ini, yakni duduk di bangku sekolah dan belajar membangun kapasitas diri.


“Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Di antara kalian bisa saja ada yang kelak menjadi kepala dinas, bupati, gubernur, menteri, bahkan presiden,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan para peserta.


Ia menegaskan bahwa masa muda merupakan periode terbaik untuk menimba ilmu, memperluas wawasan, membangun karakter, serta mengasah kemampuan kepemimpinan.


Menurut Ruslan, pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.


Karena itu, seluruh generasi muda harus memanfaatkan setiap kesempatan belajar dan berorganisasi sebagai bekal menghadapi masa depan.


“Bangsa ini membutuhkan pemimpin-pemimpin baru yang siap melanjutkan estafet pembangunan. Persiapkan diri mulai sekarang dengan belajar sungguh-sungguh dan membangun karakter yang kuat,” pesannya.


Melalui Leadership Camp to School Gelombang II, Pemuda ICMI Maluku kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung lahirnya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa.


Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, sekolah, dan berbagai pihak diharapkan terus diperkuat agar cita-cita melahirkan generasi pemimpin Indonesia Emas 2045 dapat terwujud dari tanah Maluku. (Za)

Selengkapnya

Raja Laha Soroti Efek Ganda Audisi LASQI 2026, Bangun Prestasi Generasi Muda, Hidupkan UMKM Negeri

Mei 30, 2026

Foto : Raja Laha Soroti Efek Ganda Audisi LASQI 2026, Bangun Prestasi Generasi Muda, Hidupkan UMKM Negeri

Ambon
, Globaltimurnn.com – Pelaksanaan Audisi Generasi Muda LASQI 2026 tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala di Negeri Laha tidak hanya menjadi panggung bagi lahirnya bibit-bibit muda berbakat, tetapi juga membawa dampak positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat setempat, Sabtu (30/05/2026). 


Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Negeri Laha sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Mei 2026 tersebut. Menurutnya, kehadiran ratusan peserta, pendamping, panitia, dan pengunjung dari berbagai wilayah menjadikan audisi LASQI sebagai kegiatan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.


“Bagi kami, ini bukan sekadar kegiatan perlombaan atau seleksi peserta. Ada manfaat besar yang dirasakan masyarakat, baik dalam pembinaan generasi muda maupun dalam pergerakan ekonomi warga,” ujar Mewar saat ditemui di sela-sela kegiatan.


Ia menilai LASQI telah membuka ruang yang sangat positif bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta menyalurkan potensi mereka dalam bidang seni budaya Islam. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda diberikan kesempatan untuk tampil, belajar, dan berkompetisi secara sehat.


Menurutnya, pembinaan yang dilakukan melalui LASQI menjadi investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu membawa nama baik daerah di masa mendatang.


“Semakin banyak ruang yang diberikan kepada generasi muda untuk berkembang, maka semakin besar peluang lahirnya talenta-talenta baru yang mampu berprestasi dan menjadi kebanggaan daerah,” katanya.


Mewar menegaskan bahwa Pemerintah Negeri Laha siap memberikan dukungan kepada peserta yang nantinya berhasil lolos ke tingkat selanjutnya. Dukungan tersebut dinilai penting agar para peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik ketika mewakili daerah pada tingkat kota maupun provinsi.


Selain aspek pembinaan, ia mengungkapkan bahwa penyelenggaraan audisi turut memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Negeri Laha. Aktivitas masyarakat meningkat seiring ramainya peserta dan pengunjung yang datang dari berbagai wilayah di Kota Ambon.


Para pelaku UMKM, pemilik kios, hingga pedagang makanan dan minuman di sekitar lokasi kegiatan disebut ikut merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung selama pelaksanaan audisi berlangsung.


“Perputaran ekonomi terlihat cukup baik. Kehadiran peserta dan keluarga mereka memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan,” jelasnya.


Ia menambahkan, kegiatan-kegiatan berskala kota maupun kecamatan yang diselenggarakan di desa atau negeri-negeri perlu terus diperbanyak karena mampu menciptakan efek berganda yang menguntungkan masyarakat.


Di satu sisi, kegiatan tersebut menjadi sarana pengembangan sumber daya manusia, sementara di sisi lain mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas perdagangan dan jasa masyarakat.


Karena itu, Mewar berharap LASQI terus hadir sebagai program pembinaan yang berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak generasi muda di Kota Ambon.


“LASQI memberikan manfaat yang sangat luas. Bukan hanya melahirkan generasi muda yang berbakat dan berkarakter, tetapi juga menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.


Audisi Generasi Muda LASQI 2026 tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala sendiri diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah sebagai bagian dari proses seleksi menuju kompetisi tingkat Kota Ambon. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, berakhlak, serta siap menjadi duta daerah dalam berbagai event seni budaya Islam di tingkat yang lebih tinggi. (Za)

Selengkapnya

Rutan Ambon Turun Tangan Bersihkan Pantai Hiti Hala-Hala, Wujud Nyata Peduli Lingkungan Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Mei 30, 2026

Foto : Rutan Ambon Turun Tangan Bersihkan Pantai Hiti Hala-Hala, Wujud Nyata Peduli Lingkungan Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Ambon
, Globaltimurnn.com – Menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Hiti Hala-Hala, Passo, Sabtu (30/05/2026).


Kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran pegawai Rutan Ambon tersebut berlangsung penuh semangat. Para peserta bahu-membahu mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol bekas hingga limbah lainnya yang berpotensi mencemari kawasan pesisir.


Plt Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, mengatakan bahwa aksi bersih pantai ini merupakan bentuk kepedulian institusinya terhadap lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan alam.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat kepedulian terhadap lingkungan. Menjelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami berharap aksi sederhana ini menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama," ujar Jefry.


Menurutnya, kegiatan bersih lingkungan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan program berkelanjutan yang telah menjadi inovasi Rutan Ambon dan rutin dilaksanakan setiap bulan.


Program tersebut, lanjut Jefry, menjadi wadah bagi seluruh pegawai untuk terlibat langsung dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membangun budaya peduli lingkungan yang berkesinambungan.


"Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi lingkungan. Karena itu, kami terus mendorong seluruh jajaran untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung pelestarian alam," tambahnya.


Ia juga menegaskan bahwa kawasan pantai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta menjadi aset alam yang harus dijaga bersama. Oleh sebab itu, partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar kawasan pesisir tetap bersih, sehat, dan nyaman.


Selama kegiatan berlangsung, para pegawai tampak antusias menyisir sepanjang garis pantai untuk mengumpulkan sampah yang berserakan. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.


Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dipilah dan dibuang ke tempat yang telah disediakan sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.


Melalui aksi bersih-bersih di Pantai Hiti Hala-Hala Passo ini, Rutan Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menyukseskan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Diharapkan kegiatan tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (Za)

Selengkapnya

Wali Kota Ambon Resmi Buka Audisi LASQI 2026, Tekankan Pentingnya Karakter dan Spiritualitas Generasi Muda

Mei 30, 2026

Foto : Wali Kota Ambon Resmi Buka Audisi LASQI 2026, Tekankan Pentingnya Karakter dan Spiritualitas Generasi Muda

Ambon
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan akhlak yang baik. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat membuka Audisi Generasi Muda LASQI 2026 tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala yang berlangsung di Negeri Laha, Sabtu (30/05/2026).


Kegiatan yang diikuti oleh 151 peserta itu menjadi momentum penting dalam menjaring sekaligus membina potensi generasi muda di bidang seni budaya Islam. Bagi Pemerintah Kota Ambon, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi pencarian bakat, melainkan bagian dari proses pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.


Dalam sambutannya, Wali Kota memberikan apresiasi kepada LASQI Kota Ambon yang menerapkan sistem seleksi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan. Menurutnya, pola tersebut memberikan kesempatan yang lebih merata kepada anak-anak dan remaja dari seluruh wilayah Kota Ambon untuk tampil dan mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.


Ia menilai pendekatan tersebut mampu menjangkau lebih banyak peserta, sekaligus memastikan bahwa talenta-talenta terbaik dari desa, negeri, dan kelurahan memiliki peluang yang sama untuk berkembang hingga ke tingkat yang lebih tinggi.


“Melalui proses seleksi yang dimulai dari tingkat kecamatan, kita dapat menemukan lebih banyak potensi yang selama ini mungkin belum mendapatkan ruang untuk tampil. Ini merupakan langkah positif dalam pembinaan generasi muda,” ungkapnya.


Bodewin menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah daerah di masa depan sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya saat ini. Karena itu, pembinaan yang dilakukan tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan teknis atau prestasi semata, tetapi juga harus menyentuh aspek moral, etika, dan spiritualitas.


Menurutnya, LASQI memiliki peran strategis dalam membangun keseimbangan tersebut melalui kegiatan seni dan budaya Islam yang sarat dengan nilai-nilai pendidikan karakter.


“Yang ingin kita lahirkan bukan hanya generasi yang pandai dan berprestasi, tetapi juga generasi yang memiliki akhlak, integritas, dan pemahaman keagamaan yang baik sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tegasnya.


Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan audisi sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan diri. Baginya, pengalaman yang diperoleh selama proses seleksi menjadi nilai penting yang akan membentuk mental, kedisiplinan, dan rasa percaya diri peserta.


Wali Kota berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas serta terus meningkatkan kemampuan tanpa harus terpaku pada hasil akhir yang diperoleh.


“Kompetisi ini adalah bagian dari proses. Menang ataupun belum berhasil, semuanya adalah kesempatan untuk belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.


Lebih lanjut, Bodewin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program yang berfokus pada pengembangan generasi muda, baik melalui pendidikan, seni budaya, kegiatan keagamaan, maupun pembinaan karakter.


Menurutnya, investasi terbesar yang dapat dilakukan pemerintah saat ini adalah menyiapkan generasi yang cerdas, kreatif, berdaya saing, dan memiliki moralitas yang kuat untuk memimpin daerah di masa depan.


Melalui Audisi Generasi Muda LASQI 2026, Pemerintah Kota Ambon berharap lahir talenta-talenta muda yang mampu menjadi kebanggaan daerah, sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat melalui prestasi, karakter, dan nilai-nilai keislaman yang mereka miliki. (Za)

Selengkapnya

Tradisi Orang Basudara Di Dusun Talaga Kodok, Gelar Festival Ketupat 2026, Dibuka Secara Resmi Sekda Maluku Sadali Le

Mei 30, 2026

Foto : Tradisi Orang Basudara Di Dusun Talaga Kodok, Gelar Festival Ketupat 2026, Dibuka Secara Resmi Sekda Maluku Sadali Le

Malteng
, globaltimurnn.com – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali le, mewakili Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok Tahun 2026 yang berlangsung di Dusun Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan pasca-perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sabtu (30/5/2026)


Dalam kesempatan tersebut, Sadali  membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku. Ia menyampaikan permohonan maaf Gubernur Hendrik Lewerissa yang tidak dapat hadir secara langsung karena bertepatan dengan agenda kedinasan yang telah terjadwal sebelumnya. Meski demikian, Gubernur menitipkan salam hormat kepada seluruh masyarakat Dusun Telaga Kodok dan mengapresiasi pelaksanaan festival yang terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya Maluku.


Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Festival Ketupat bukan sekadar agenda budaya dan wisata, melainkan simbol kuat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat hidup orang basudara yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur Maluku.


“Festival Ketupat merupakan bagian dari sukacita masyarakat pasca-perayaan Iduladha yang bukan sekadar agenda budaya dan wisata. Lebih dari itu, festival ini menjadi simbol kuat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat hidup orang basudara yang telah diwariskan oleh para leluhur di Maluku,” demikian kutipan sambutan Gubernur yang dibacakan Sadali.


Mengusung tema “Datang sebagai Tamu, Pulang sebagai Keluarga dalam Bingkai Hidup Orang Basudara: Satu Ketupat, Seribu Cerita”, festival ini dinilai mencerminkan karakter masyarakat Maluku yang terbuka, ramah, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan tanpa memandang perbedaan.


Di balik tradisi ketupat yang diwariskan dari generasi ke generasi, terkandung nilai-nilai luhur seperti toleransi, gotong royong, solidaritas sosial, dan persatuan dalam keberagaman. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Maluku.


Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok Tahun 2026 juga menjadi momentum istimewa karena menandai pelaksanaan festival untuk yang kelima kalinya sejak pertama kali digelar pada tahun 2022. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, festival ini terus berkembang dan mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Berawal dari inisiatif masyarakat untuk melestarikan tradisi pasca-Iduladha serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, Festival Ketupat kini telah menjadi agenda budaya yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya lokal dan potensi pariwisata di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Konsistensi pelaksanaan festival dari tahun ke tahun menunjukkan komitmen masyarakat Dusun Telaga Kodok dalam menjaga warisan budaya leluhur sekaligus memperkenalkan semangat hidup orang basudara kepada generasi muda dan para pengunjung yang datang ke Maluku.


Pemerintah Provinsi Maluku juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Telaga Kodok, pemerintah negeri, para raja, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, panitia penyelenggara, serta Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang telah berkolaborasi menyukseskan Festival Ketupat Tahun 2026.


Selain sebagai upaya pelestarian budaya, festival ini juga dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya dan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku berharap Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok dapat terus berkembang menjadi agenda wisata budaya unggulan yang mampu menarik wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara.


“Perbedaan yang kita miliki bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang mempersatukan kita dalam membangun Maluku yang maju, inklusif, berdaya saing, dan sejahtera,” ujar Sadali saat membacakan sambutan Gubernur.


Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempererat persatuan, menjaga nilai-nilai budaya, serta menanamkan semangat hidup orang basudara kepada generasi muda agar warisan luhur para leluhur tetap hidup dan terjaga sepanjang masa.


Usai membacakan sambutan Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku Nita Bin Umar, Raja Negeri Hitu Lama, Raja Negeri Hitumesing, serta Ketua Panitia Festival Ketupat, melakukan pemukulan tifa secara bersama-sama sebagai tanda resmi dibukanya Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok Tahun 2026.


Setelah prosesi pembukaan, Sekretaris Daerah bersama Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku, serta Raja Negeri Hitu Lama dan Raja Negeri Hitumesing, meninjau stand-stand festival dan menikmati hidangan ketupat serta aneka sajian ikan yang telah disiapkan oleh panitia dan masyarakat setempat.


Penyelenggaraan festival tahun ini mencatat peningkatan partisipasi dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 48 stan disiapkan dengan total 40.552 ketupat yang disajikan kepada pengunjung, meningkat dari sekitar 39 ribu ketupat pada festival tahun lalu.


Kegiatan itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku, Nita bin Umar, Staf Ahli Bupati Maluku Tengah Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan, Zahlul Ikhsan, anggota DPRD Maluku Tengah, Dian Ruhunussa, serta Raja Negeri Hitu Lama dan Raja Negeri Hitu Mesing (Rdks) 

Selengkapnya

Kapolda Sultra Dampingi Menko Polhukam dan Mendagri Tinjau Sekolah Rakyat di Kendari

Mei 30, 2026

Foto : Kapolda Sultra Dampingi Menko Polhukam dan Mendagri Tinjau Sekolah Rakyat di Kendari

Kendari
, Globaltimurnn.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djamari Caniago bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Meohai di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (30/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 Wita tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, serta Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H.


Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat berbagai fasilitas pendidikan yang tersedia, berdialog dengan pengelola sekolah, serta mendengarkan pemaparan terkait pelaksanaan program pendidikan yang sedang berjalan.


Menko Polhukam dan Mendagri juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.


Sementara itu, kehadiran Kapolda Sultra dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan Polri terhadap program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.


Melalui kunjungan ini, diharapkan program Sekolah Rakyat dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, terutama dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT