globaltimurnn.com



Kamis, 08 Januari 2026

Bersama Sekda Provinsi, Kapolda Sultra Bagikan Benih dan Pupuk kepada Petani Saat Panen Raya Jagung

Januari 08, 2026

Foto : Bersama Sekda Provinsi, Kapolda Sultra Bagikan Benih dan Pupuk kepada Petani Saat Panen Raya Jagung

Kendari
, Globaltimurnn.com – Dalam rangkaian kegiatan panen raya jagung serentak kuartal I tahun 2026, Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H dan Sekda Provinsi Sultra Asrun Lio turut menyerahkan bantuan benih jagung dan pupuk kepada para petani di Kelurahan Abeli Dalam, Kota Kendari, Kamis (8/1/2026).


Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Polda Sultra terhadap peningkatan produktivitas pertanian serta penguatan program ketahanan pangan di wilayah Sulawesi Tenggara.


Kapolda Sultra menyampaikan bahwa bantuan benih dan pupuk diharapkan dapat membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian serta mendorong semangat bercocok tanam secara berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan.


Salah satu perwakilan kelompok tani, Ansar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Polda Sultra kepada para petani.


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan benih jagung dan pupuk dari Polda Sultra. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk meningkatkan hasil panen,” ujar Ansar.


Ia juga berharap sinergi antara petani dan kepolisian dapat terus terjalin dengan baik ke depan, tidak hanya dalam sektor pertanian tetapi juga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta berperan aktif mendukung program pemerintah demi kesejahteraan dan kemandirian pangan di Sulawesi Tenggara. (V374) 

Selengkapnya

POLRI dan TNI bersama Pemda Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Buru Panen Raya Jagung di Desa Awilinan

Januari 08, 2026

Foto : POLRI dan TNI bersama Pemda Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Buru Panen Raya Jagung di Desa Awilinan

Buru
, Globaltimurnn.com - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Buru bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dan unsur TNI melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak di Lahan Binaan Polri yang berlangsung di Desa Awilinan, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, Kamis (08/01/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., dihadiri Wakil Bupati Buru Sudarmo, S.P., M.Si, Dandim 1506 Namlea, serta unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Buru, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tidak lupa juga dari kelompok tani Desa Awilinan. Panen raya ini juga terhubung melalui zoom meeting bersama Mabes Polri sebagai bentuk sinergi nasional.


Dalam sambutannya mewakili Bupati Buru, Wakil Bupati Buru Bapak Sudarmo, S.P., M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polri, khususnya Polres Buru, atas perhatian dan kepedulian terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Buru. Menurutnya, kehadiran Polri dalam mendampingi para petani merupakan wujud nyata sinergitas antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Wakil Bupati Buru juga menyampaikan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Awilinan Kec. Air Buaya Kabupaten Buru bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi merupakan bukti nyata kerja keras, ketekunan, dan semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Buru dalam mendukung program swasembada Pangan Nasional. 


Jagung yang kita panen hari ini adalah simbol harapan. Harapan bahwa Kabupaten Buru mampu berdiri tegak sebagai lumbung pangan, harapan bahwa masyarakat kita semakin sejahtera, dan harapan bahwa generasi mendatang akan mewarisi semangat kerja keras serta kecintaan terhadap tanah yang kita pijak;


Saya juga ingin menyampaikan kabar baik. Pada panen kali ini dengan luas lahan kurang lebih 1 hektar, dengan hasil panen mencapai kurang lebih 2 ton jagung. dan lebih menggembirakan lagi, bulan depan akan dilakukan panen berikutnya dengan luas lahan sekitar 10 hektar, dengan hasil panen mencapai kurang lebih 20 ton jagung ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa masyarakat Desa Awilinan semakin bersemangat memperluas produksi dan berkontribusi besar dalam ketahanan pangan Daerah maupun Nasional;


Panen raya ini juga menjadi momentum kebersamaan. Kehadiran Forkopimda, Tokoh Pertanian, Dinas Bulog, Agama, Tokoh Masyarakat, dan Para Petani menunjukkan bahwa kita semua memiliki tujuan yang sama, membangun Kabupaten Buru sesuai visi dan misi yakni bersih, sejahtera dan religius (berseri);


Saya berharap Bulog dapat menyerap seluruh hasil panen jagung masyarakat. Dengan adanya penyerapan yang maksimal, para petani akan merasa lebih tenang dan termotivasi untuk terus meningkatkan produksi. Hal ini juga akan memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, serta mendukung program swasembada pangan nasional. 


Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi pertanian, serta koordinasi lintas sektor agar hasil produksi jagung di Kabupaten Buru dapat terus meningkat dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.


Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan. Dalam kesempatan tersebut, Polres Buru turut memberikan bantuan pupuk serta bibit jagung sebanyak 150 kilogram kepada kelompok tani binaan.


Kegiatan panen raya berlangsung hingga pukul 14.40 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru. (V374) 

Selengkapnya

Buser 77 Polresta Kendari Tangkap Pelaku Pencurian Motor Milik Seorang ASN

Januari 08, 2026

Foto : Buser 77 Polresta Kendari Tangkap Pelaku Pencurian Motor Milik Seorang ASN

Kendari
, Globaltimurnn.com – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menimpa seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.


Pengungkapan dilakukan pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 01.40 Wita dini hari, berdasarkan laporan pengaduan korban yang masuk pada 26 November 2025.


Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka melalui Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau menjelaskan, peristiwa pencurian terjadi pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 23.00 Wita di rumah korban, Siti Hajarah, seorang PNS yang berdomisili di Jalan Bunga Kumala No.31, Kelurahan Lahundape.


“Saat itu korban masih melihat sepeda motor Yamaha Aerox warna hitam hijau dengan nomor polisi DT 3319 UF terparkir di halaman rumah. Namun sekitar pukul 02.00 Wita, keponakan korban pulang ke rumah dan mendapati motor tersebut sudah tidak ada. Pintu samping dan pintu belakang rumah juga dalam keadaan terbuka,” terang AKP Welliwanto.


Berdasarkan penyelidikan, polisi mengamankan dua pelaku, masing-masing  berinisial RY (16), yang kesehariannya merupakan pelajar asal Kabupaten Konawe dan AM (40), wiraswasta, warga Kelurahan Lahundape, Kendari Barat.


RY ditangkap di Jalan Flamboyan, Kelurahan Kadia, sementara AM ditangkap di kediamannya di Jalan Bunga Kamboja, Lahundape.


Dari hasil interogasi, pelaku RY mengaku melakukan pencurian dengan cara mengambil sepeda motor korban yang saat itu terparkir dengan kunci masih tertancap. Motor tersebut kemudian digunakan selama sekitar tiga hari, sebelum akhirnya dibawa ke rumah seorang rekan untuk dipreteli.


“Pelaku RY bersama dua rekannya memreteli sepeda motor tersebut untuk dijual terpisah. Kap motor disembunyikan di sekitar rumah salah satu rekan, sedangkan rangka, mesin, velg, ban, dan knalpot dijual seharga Rp350 ribu,” jelas AKP Welliwanto.


Uang hasil penjualan itu, kata dia, digunakan pelaku untuk membeli narkotika jenis sabu.


Sementara itu, pelaku AM mengakui membeli rangka motor beserta mesin, velg, ban dan knalpot dari pelaku RY, kemudian menjual kembali sebagian barang tersebut kepada pengepul besi.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 21 kap motor Yamaha Aerox serta satu unit rangka motor dengan nomor rangka MH3SG6410MJ108128.


“Kedua pelaku saat ini telah diamankan di Polresta Kendari untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Kasat Reskrim Polresta Kendari. (V374) 

Selengkapnya

Matangkan Persiapan Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus

Januari 08, 2026

Foto : Matangkan Persiapan Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus

Jakarta
, Globaltimurnn.com - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar rapat khusus  dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) untuk mematangkan persiapan pelaksanaan retret wartawan yang akan digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. 


Rapat tersebut dipimpin Kepala Bagian Informasi Publik dan Tata Kelola Kehumasan (Kabag Infopubliktaka) Rohumas Setjen Kemenhan, Kolonel Arm Joko Riyanto didampingi Koordinator Kolonel Arif Nursaid,  berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (8/1). 


Sejumlah pihak terkait turut mengikuti rapat secara hybrid tersebut, termasuk dari perwakilan Akademi Militer (Akmil) Magelang.


Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara PWI Pusat dengan Menteri Pertahanan Jend Purn Sjafrie Sjamsoeddin serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Hukum, Jend Purn Wiranto.


Dalam rapat khusus tersebut, salah satu yang disepakati adalah jadwal retret wartawan akan dilangsungkan pada 29 Januari sampai 1 Februari 2026. 


Sedangkan khusus untuk wartawan peserta retret, disepakati harus melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.


Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menyampaikan terima kasih atas perhatian Kemenhan RI dengan akan dilaksanakannya retret wartawan di Akmil Magelang pada 29 Januari hingga 1 Februari di Magelang, dengan melibatkan sekitar 200 wartawan. 


“Retret ini kami rancang sebagai ruang untuk penguatan wawasan kebangsaan dan pemahaman strategis pertahanan negara, sekaligus memperkuat profesionalisme wartawan dalam menyikapi isu-isu strategis nasional,” ujar Zulmansyah.


Ia juga menjelaskan,  salah satu syarat utama bagi peserta retret adalah kondisi kesehatan yang prima juga nanti akan dipenuhi PWI dan akan segera disosialisasikan. Apalagi sebagian kegiatan luar ruangan nantinya memang memerlukan kesiapan fisik, kesehatan prima dan kedisiplinan.


Sementara itu, pihak Kemenhan menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.


Pertemuan ini membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari konsep kegiatan, materi yang akan disampaikan, hingga pola koordinasi selama pelaksanaan retret di Magelang.


Rencana retret wartawan ini diharapkan menjadi agenda strategis PWI Pusat dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra kritis negara dalam menjaga ketahanan informasi dan kepentingan nasional.


Dalam pertemuan ini, Zulmansyah didampingi Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Zarman Syah, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Kadirah, Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Musrifah, serta Wakil Ketua Satgas Anti Hoaks, Mercys Charles Loho. 

Selengkapnya

Berita Menarik,,,Hadir di Syukuran HUT ke-22 Kab. SBB, Lapas Piru Perkuat Sinergi Dukung Kemajuan Daerah

Januari 08, 2026

Foto : Berita Menarik,,,Hadir di Syukuran HUT ke-22 Kab. SBB, Lapas Piru Perkuat Sinergi Dukung Kemajuan Daerah

Piru
, Globaltimurnn.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus perkuat sinergi dalam mendukung kemajuan daerah. Hal ini terlihat lewat kehadiran Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, pada syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-22 Kabupaten Seram Bagian Barat di Pendopo Bupati Seram Bagian Barat, Kamis (8/1). Tahun ini, HUT Kabupaten Seram Bagian Barat mengusung tema “22 Tahun Mengabdi, Menguatkan Fondasi Masa Depan” yang mencerminkan semangat konsistensi dan kesinambungan pembangunan daerah.


Hery menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi. “Kehadiran kami dalam momentum ini merupakan komitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam mendukung stabilitas, pembinaan, dan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.


Pada kesempatan itu, Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, menyampaikan HUT Ke-22 Kabupaten Seram Bagian Barat merupakan momentum strategis untuk memperkuat komitmen pengabdian dan pembangunan daerah. “Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk menengok kembali wajah daerah ini di masa lalu, masa kini, dan masa depan agar kita tidak salah arah dan tujuan, termasuk dalam menjaga kebersamaan untuk menyukseskan pembangunan. Oleh karena itu, tema ‘22 Tahun Mengabdi, Menguatkan Pondasi Masa Depan’ hendaknya tidak sekadar menjadi slogan, tetapi menjadi ajakan dan tekad bersama untuk memperkokoh dasar pembangunan dengan semangat persatuan dan inovasi demi mewujudkan Seram Bagian Barat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera dalam keberagaman,” ajaknya.


Selain dari Lapas Piru, peringatan HUT Ke-22 Kabupaten Seram Bagian Barat juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pumpinan Daerah, DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, DPRD Provinsi Maluku Daerah Pemilihan Kabupaten Seram Bagian Barat, perangkat pemerintah daerah dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda Kabupaten Seram Bagian Barat. Melalui peringatan ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan makin memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang optimal, serta pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Seram Bagian Barat. 

Selengkapnya

Ciptakan Koordinasi Yang Kuat, Forkompincam Di Saparua Gelar Pertemuan Bersama Semua Pihak

Januari 08, 2026

Foto : Ciptakan Koordinasi Yang Kuat, Forkompincam Di Saparua Gelar Pertemuan Bersama Semua Pihak

Saparua
, Globaltimurnn.com - Pertemuan Bersama antara Forkompincam Pulau Saparua Dengan Raja/Penjabat, melibatkan Saniri dan Staf Pemerintahan Negeri Saparua Tiouw dan Tuhaha. 


Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh pihak kecamatan dengan melibatkan Unsur Penegakan Hukum yakni Polsek Saparua dan Kejaksaan Negeri Ambon di Saparua dengan tujuan :

- Menciptakan koordinasi yang kuat antara unsur pemerintah kecamatan (Forkompincam) dan tokoh adat/masyarakat lokal (Raja/KPN/Penjabat dan Ketua Saniri) untuk pro aktif lagi dalam menyikapi  permasalahan yang terjadi.  

- Mengetahui apa yang menjadi aspirasi dari kalangan masyarakat masing-masing supaya mendapat gambaran untuk mengambil langkah selanjutnya. 

- Untuk mencari solusi damai dan mencegah potensi konflik selanjutnya antar warga dari ketiga negeri yang terlibat permasalahan.


Pertemuan tersebut di hadiri oleh Camat Saparua Winny. P. Salamor, S. STP, M.SI, Plt. Sekcam Saparua Timur A. P. Jasso, S.STP, Kapolsek Saparua AKP. Semmy. J. Leimena, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Ambon di Saparua Asmin Hamjah, S.H., M.H, Ka Subsektor Saparua Timur Ipda. M. Ladoangin, Sekretaris Majelis Jemaat GPM Saparua-Tiouw Y. Kosapilawan. 


Bahkan dihadiri juga oleh unsur Pemerintah Negeri Saparua dalam hal ini Kepala Pemerintahan Negeri Saparua Jhon Titaley, Ketua Saniri Negeri Saparua Ny. E. Ririhena, Anggota Saniri Negeri Saparua Zadrack Anakotta, Kepala Lingkungan Negeri Saparua Chres Polhaupesy. 


Selain itu hadir juga unsur Pemerintah Negeri Tiouw dalam hal ini" Penjabat KPN Tiouw J. Wenno, S. Pd. Sekretaris Negeri Tiouw E. Talakua, Wakil Saniri Negeri Tiouw Jhohanis Pattiwael, Anggota Saniri Negeri Tiouw Rolly Matahelmual, Anggota Saniri Negeri Tiouw Jhon Samallo, Anggota Saniri Negeri Tiouw Sandro Puttuhena, Kasi Pemerintahan Negeri Tiouw Melky Taihutu, Kasi Pelayanan Negeri Tiouw Chirsna A. Odoh, Kasi Kesejahteraan Negeri Tiouw Harvey Matahelmual, Kaur Tata Usaha Negeri Tiouw Ny. Farsis Pattiwael, Staf Negeri Tiouw Rezcha Pattiwael, Kaur Keuangan Negeri Tiouw Gresye Tehubijuw, Tokoh Masyarakat Negeri Tiouw Jhon Latupeirissa. 


Sedangkan dari Negeri Tuhaha dihadiri oleh Sekretaris Negeri Tuhaha M. Pattipeiluhu, Ketua Saniri Negeri Tuhaha CH. Louhenapessy, Kaur Pemerintahan Negeri Tuhaha E. Matakena, Kaur Umum Negeri Tuhaha Ny. J. Sahusilawane, Kaur Perencanaan Negeri Tuhaha N. Warella. 


Kegiatan tersebut dibuka oleh Camat Saparua yang juga bertindak selaku moderator yang mana dalam sambutan-nya Camat menyampaikan" Pertemuan disaat ini dilaksanakan dalam rangka menyikapi persoalan Kesalahpahaman yang berujung pada aksi pengeroyokan yang terjadi pada hari Minggu tanggal 04 Januari 2026 yang melibatkan warga dari ketiga negeri Tuhaha, Saparua dan Tiouw. 


Kata Camat" Untuk diketahui Bapak/Ibu sekalian kejadian tersebut telah Kami (Forkopimcam) melaporkan kepada pimpinan masing-masing kepada pimpinan dan juga mendapat perhatian dari pimpinan kami masing-masing.


Pasalnya" Dari kejadian yang terjadi menimbulkan beberapa korban namun kondisi yang cukup memprihatinkan yaitu dialami oleh Allkris Lekatompessy sehingga yang bersangkutan sudah dirujuk ke Rumah Sakit Tingkat II dr. Latumenten Ambon.


Kata Camat" Melalui forum ini juga kita semua akan mendengar arahan dari para Forkopimcam lainnnya dan juga kami akan mendengar penyampaian dari Bapak/Ibu perwakilan dari setiap negeri yang tujuannya agar kita dapat bersama mengetahui apa yang menjadi aspirasi di negeri masing-masing.


Sementara Kapolsek Saparua dalam penyampaian-nya mengatakan" Permasalahan ini berawal dari kesalahpahaman antara individu yang merembes menjadi permasalahan kelompok, dan kami Polsek Saparua telah melakukan tindakan kepolisian berupa turun TKP, mengamankan TKP, melihat kondisi para Korban di rumah sakit dan mengevakuasi warga Tuhaha baik dengan menggunakan mobil maupun melalui jalur laut dengan dikawal oleh personil kami.


Untuk diketahui oleh Bapak/Ibu sekalian terkait permasalahan ini kami proses sudah kami lakukan yang mana kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 (lima belas) orang warga Tuhaha yang sempat kami amankan dan telah ditemukan 2 (dua) orang warga yang memenuhi unsur dan akan kami tetapkan sebagai tersangka, sementara yang lainnya belum terbukti bersalah sehingga kami pulangkan, karena kewenangan kami pihak kepolisian untuk mengamankan orang hanya 1x24 jam. Jelas Kapolsek


Katanya" Dari pengembangan yang kami lakukan juga telah teridentifikasi 3 (tiga) nama warga Negeri Tuhaha yang juga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut dan disaat ini kami mengharapkan peran aktif dari Pemerintah Negeri untuk menghadirkan mereka. Sebut Kapolsek


Dikatakan-nya" Kami telah bekerja semaksimal mungkin, namun kendala kami yaitu minimnya Saksi untuk itu Kami mengharapkan Pemerintah Negeri dapat menyampaikan kepada warga yang melihat langsung kejadian tersebut untuk dengan sukarela datang ke Polsek supaya kami dapat melakukan pendalaman lagi.


Menghimbau kepada Pemerintah Negeri masing-masing untuk menghimbau warganya agar tidak mempercayai isu-isu yang berkembang di luar terkait permasalahan ini karena hal tersebut hoax.


Terkait permasalahan yang terjadi ini kami pihak kepolisian memberikan ruang kepada masing-masing pemerintah negeri, apabila ada kesepakan damai baik dari pemerintah negeri dengan keluarga korban maka kami siap memfasilitasi, namun apa bila tidak terdapat kesepakatan kami juga siap untuk bekerja.


Selain itu Kepala Kejaksaan Negeri Cabang Ambon di Saparua menyampaikan" Permasalahan ini masih dalam proses penyelidikan di pihak kepolisian adi tidak bicara panjang lagi dan untuk diketahui bapak/ibu sekalian saat ini sudah diperlakukan KUHAP dan KUHP baru per tanggal 02 Januari 2026 sehingga saat ini pihak kepolisian dan kami bekerja berdasarkan yang berlaku saat ini. 


Pihak Kejaksaan pun Menyarankan untuk perangkat negeri dan adat serta tokoh agama dari 3 negeri ini untuk saling menahan diri dan memberikan kepercayaan penuh kepada pihak kepolisian dalam bekerja serta meminta peran aktif para tokoh agar mendukung proses yang sementara berlangsung. 


Ada 2 jenis penyelesaian masalah yaitu melalui proses hukum maupun Restorative Justice semuanya itu tergantung pada proses pendekatan yang dilakukan, kami pihak penegakan hukum selalu siap bekerja.


Ditambahkan pula oleh Sekertaris Kecamatan Saparua Timur bahwa"Persiwa terjadi di hari dimana umat kristen baru selesai melaksanan perjamuan Kudus awal tahun dan akan menjelang ibadah syukur pada pukul 17.00 WIT, ke 3 negeri ini semuanya merupakan agama yang sama sehingga peristiwa ini sangat mencoreng kita sebagai umat kristiani.


Pertemuan ini untuk mencari solusi dan harapan saya melalui forum ini kami mendapat suatu kesepakatan damai karena terlepas dari hal ini, kita ketika negeri khususnya Negeri Saparua dan Negeri Tuhaha memiliki hubungan adat yang memang tidak dapat dipisahkan karena hubungan tersebut dibangun dari para leluhur dan terjaga sampai hari ini.


Disampaikan juga oleh Sekertaris Jemaat GPM Saparua-Tiouw bahwa" Sangat menyesali terjadinya peristiwa tersebut karena bertepatan dengan agenda pelayanan gereja yaitu perjamuan.


Harapannya kiranya anak-anak yang menjadi korban dapat mengalami pemulihan jasmani mereka dan anak-anak yang menjadi pelaku untuk dapat mengintropeksi diri, apa yang mereka lakukan bertentangan dengan hukum yang tentunya juga bertentangan dengan ajaran firman Tuhan yaitu Kasihilah Sesamamu Manusia seperti dirimu sendiri. 


Hal serupa disampaikan juga oleh Pemerintah Negeri Tuhaha lewat Kuar Pemerintahan yang menyampaikan" Mengawalinya atas nama Pemerintah Negeri Tuhaha kami memohon maaf karena pimpinan kami (Raja) saat ini tidak dapat hadir karena sementara berada di Jakarta untuk melakukan pemeriksaan medis dikarenakan kondisi kesehatan Beliau yang terganggu beberapa Minggu kemarin.


Kami Pemerintah Negeri Tuhaha dengan sadar mengakui bahwa apa yang dilakukan oleh warga kami terhadap Korban baik dari Negeri Saparua maupun Tiouw adalah sesuatu yang sangat salah dan lewat kesempatan ini kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada kedua pemerintah negeri dimaksud, selain itu kami juga bersedia untuk menanggulangi segala biaya pengobatan dan perawatan yang dijalani oleh para Korban.


Untuk warga kami yang sementara di Tahan dirinya saat ini berada di bangku pendidikan SMA Kelas XII yang notabenenya beberapa bulan lagi Ia akan ada dalam ujian akhir, maka kami berharap hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan demi masa depan anak kami ini.


Selain itu kedepannya Kami dengan akan bersama-sama dengan Negeri Saparua akan ada dalam acara ritual pemasangan Atap Baileo Negeri Saparua yang mana atapnya diambil dan dibawah oleh kami sehingga diharapkan persoalan ini secepatnya dapat terselesaikan supaya tidak mengganggu acara adat ini.


Menjamin keamanan dan kenyamanan bagi setiap warga Negeri Saparua maupun Negeri Tiouw yang akan melintas dengan kendaraan saat beraktivitas pergi ke Jazirah Hatawano saat melintasi negeri kami.


Kemudian Kaur Umum juga menyampaikan" Apa yang dilakukan oleh warga kami pada tanggal 04 Januari 2026 saat melakukan rekreasi di Pantai Benteng Duurstede (pengeroyokan) adalah tindakan melawan hukum dan hal tersebut kami pemerintah negeri tidak membenarkannya. 


Anak-anak kami saat melakukan rekreasi sudah dalam pengaruh minuman keras sehingga mereka tidak dapat mengontrol emosi sehingga mereka melakukan hal tersebut dan bahkan mereka tidak mengingat lagi bahwa Negeri Saparua merupakan bagian dari Kami secara tradisi adat.


Meskipun belum secara keseluruhan namun ada warga kami yang sudah melakukan aktifitas tadi pagi di Pasar Saparua baik berjualan maupun berbelanja dan semuanya berjalan dengan aman, untuk itu kami pemerintah negeri mengucapkan terima kasih kepada segenap pemerintah negeri Saparua dan pemangku adat serta segenap warga Saparua dan hal serupa juga akan kami lakukan apabila ada warga Saparua maupun Tiouw yang beraktivitas di negeri kami.


Kemudian Pemerintah Negeri Saparua menyampaikan" Hari ini merupakan Hari Pasar yang tentunya aktivitas di Pasar Saparua yang menjadi jantung perekonomian pulau ini sangatlah ramai dan Saya sebagai Raja turun langsung mengecek dan berjumpa dengan pedagang dari Negeri Tuhaha yang berjualan dan juga didapati ada Warga Negeri Tuhaha yang berbelanja, dalam kesempatan tersebut Saya langsung bertatap muka dengan mereka dan menjamin kenyamanan mereka dalam beraktifitas disini, respon dari mereka juga merasa nyaman beraktifitas.


Tidak dapat dipungkiri bahwa Kami memiliki hubungan spesial secara adat yang tidak dapat dipisahkan dengan Negeri Tuhaha, namun kami tidak dapat memutuskan apakah masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan ataukah hukum karna itu merupakan hak dari pihak keluarga korban, namun yang dapat kami lakukan yaitu sebagai jembatan untuk pihak korban dan Pemerintah Negeri Tuhaha bertemu dengan pihak keluarga korban guna dapat menyampaikan maksud dan tujuannya.


Meminta dari Pemerintah Negeri Tuhaha, agar melakukan pendekatan persuasif dengan memanfaatkan hubungan kekerabatan (Gandong) dengan  warga kami khususnya yang merupakan orang Ullath yang berdomisili di Lingkungan Kampung Jati, karena Ibu Korban berasal dari Negeri Ullath yang berdomisili di negeri kami, karena kejadian yang menimpah korban sangatlah mendapat respon negatif dari mereka.


Untuk diketahui bersama bahwa ada 1 (satu) Unit Sepeda Motor milik seorang warga Negeri Tuhaha yang ketinggalan saat kejadian, namun benda tersebut diamankan di salah satu rumah warga kami yang berlokasi di Lingkungan Kampung Jati dan pada pagi hari ini pemilik motor telah mendatangi rumah warga kami tersebut dan melihat langsung barangnya tersebut masih dalam keadaan baik (tidak ada kerusakan).


Kemudian penyampaian dari Ketua Saniri Saparua bahwa" Yang kita butuh dari Pemerintah Negeri Tuhaha yaitu pendekatan persuasif, untuk itu dapat secepatnya melakukannya dan kami siap memfasilitasi namun seperti yang dikatakan tadi oleh Raja kami bahwa keputusan final sepenuhnya ada ditangan pihak keluarga korban. 


Saat ini warga Kami yang menjadi Korban an. Anak ALLKRIS LEKATOMPESSY telah dirujuk ke Ambon untuk mendapat pertolongan medis lanjut, untuk itu dari tempat ini Saya mengajak semua yang ada untuk mendoakan anak kami ini supaya kondisinya cepat membaik.


Penjabat Tiouw juga menyampaikan" Saat kejadian terjadi dan Saya mendapat informasi bahwa warga Tiouw ada yang menjadi Korban, kemudian Saya langsung menuju ke RSUD Saparua untuk melihat kondisinya dan pada kesempatan tersebut Saya juga memberikan nasihat kepada yang bersangkutan untuk lebih bijaksana/tidak mengambil langkah sendiri saat terkait dengan persoalan tersebut (adanya warga Tuhaha yang mengeluarkan kalimat kasar kepada pemudi Tiouw) tetapi melaporkan kepada kami dan pihak kepolisian guna diambil langkah yang tepat.


Warga kami ada yang menjadi Korban namun dilihat dari kondisi yang dialami maka Korban dari Negeri Saparua yang mengalami cukup parah jadi kami dan warga yang menjadi korban bersedia untuk penyelesaian secara korban.


Dari pertemuan yang diselenggarakan tersebut pada Ruang Polsek Saparua kemarin siang hingga sore itu, mendapat kesimpulan-nya" Pemerintah Negeri Tuhaha dan Perintah Negeri Saparua serta Negeri Tiouw menjamin kenyamanan aktivitas warga untuk melintasi dan beraktifitas.


Pemerintah Negeri Saparua bersedia menfasilitasi Pemerintah Negeri dan keluarga pelaku untuk bertemu dengan keluarga Korban, namun keputusan sepenuhnya ada ditangan pihak keluarga.


Akan melakukan pertemuan berikutnya dengan melibatkan keluarga korban namun untuk waktunya belum ditentukan karena menunggu perkembangan kondisi korban. (V374) 


Selengkapnya

Pasca Bentrok Warga Di Saparua, Kapolsek Himbau Warga Tetap Tenang, Jaga Kamtibmas

Januari 08, 2026

Foto : Pasca Bentrok Warga Di Saparua, Kapolsek Himbau Warga Tetap Tenang, Jaga Kamtibmas

Sapari
, Globaltimurnn.com – Bentrok warga beberapa hari terkahir ini, membuat semua masyarakat Saparua ikut panik dan cukup mengganggu Kamtibmas. 


Hal tersebut terjadi tidak berlangsung lama karena personel Polri yang di bantu TNI AD, dalam mengamankan situasi dan kondisi, sehingga berangsur aman. 


Kapolsek Saparua AKP. Semmy Leimena saat ditemui diruang kerjanya di Polsek Saparua oleh wartawan menyampaikan bahwa" Pihaknya terus menghimbau warga masyarakat Saparua untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi menyusul insiden kesalahpahaman antar pemuda yang berujung pengeroyokan di Pesisir Pantai Benteng Duurstede, Negeri Saparua, Minggu (4/1/2025).


Leimena membenarkan adanya peristiwa tersebut, Ia menjelaskan, kejadian bermula dari cekcok antara pemuda Negeri Tuhaha yang sedang berekreasi dengan pemuda asal Negeri Tiouw, yang kemudian berkembang menjadi perkelahian. Jelasnya


“Terjadi kesalahpahaman yang berujung pada perkelahian dan pengeroyokan, Saat ini seluruh rangkaian kejadian masih dalam proses penyelidikan,” Ujar Leimena pada senin 05/01/2026


Menurutnya" Insiden tersebut sempat memicu reaksi warga Negeri Saparua yang menilai salah satu korban justru menjadi sasaran pengeroyokan saat berupaya melerai, Warga sempat melakukan pemblokiran jalan sebagai bentuk protes, namun situasi berhasil dikendalikan aparat kepolisian. Ujarnya


Leimena menambahkan" Untuk mencegah meluasnya konflik, polisi melakukan pengamanan dan evakuasi terhadap warga Negeri Tuhaha, khususnya perempuan dan anak-anak, serta mengamankan seorang pemuda yang sempat terjebak di rumah warga, Selanjutnya, rombongan warga Negeri Tuhaha dipulangkan ke negerinya dengan pengawalan ketat aparat. Ungkap Leimena


Selalu Kapolsek dirinya mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Pungkasnya (Tim) 


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, menjaga situasi tetap kondusif, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.


Ia memastikan, hingga saat ini kondisi keamanan di wilayah Saparua terpantau aman dan terkendali pascakejadian. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT