globaltimurnn.com

Rabu, 29 Juli 2026

ITF Maluku Tampil Mengesankan Di Pencanangan "Gerakan Indonesia Aktif"

Juli 29, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Terselenggaranya kegiatan pencanangan "Gerakan Indonesia Aktif" yang diselenggarakan Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia Provinsi Maluku (Kormi) sejak pukul 06 : 00 WIT, pagi tadi sangat meriah. Kamis 30/07/2026


Kegiatan tersebut dibuka secara lansung Gubernur Maluku yang di wakili Sekda Provinsi Maluku Sadili Li, dengan membaca sambutan Gubernur Maluku.


Mengawali Sekda Maluku dalam membaca sambutan Gubernur Maluku, ketua Kormi Provinsi Maluku Ny. Maya Baby Lewerissa saat menyampaikan sambutan-nya mengatakan" dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI, dan HUT Provinsi Maluku yang ke-81, Kormi Maluku hari ini melakukan satu momen penting " Gerakan Indonesia Aktif"  Sebutnya


Dikatakan-nya" atas nama pimpinan dan pengurus Kormi Provinsi Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Maluku kususnya pada Gubernur Maluku atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin baik dan lancar sehingga saat ini Kormi Provinsi Maluku dan pemerintah Provinsi Maluku menyelenggarakan rangkaian lomba dan kegiatan olah raga masyarakat dalam rangka menyongsong HUT ke-81 kemerdekaan RI, serta HUT Provinsi Maluku yang juga ke-81. Ucapnya


Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen bersama guna membangun masyarakat Maluku yang sehat, bugar, produktif dan berkarakter melalui olah raga masyarakat.


Ketua Kormi juga menambahkan bahwa" pihaknya meyakini bahwa peringatan hari besar Nasional dan hari jadi daerah bukan hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan kegiatan yang mempererat rasa persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta membudayakan pola hidup sehat.


Pantauan media ini, Disaat kegiatan tersebut berlangsung, tidak kala menariknya di peserta nomor 6, saat dibacakan nama-nya, Indonesia Taekwondo Fun Provinsi Maluku mempertunjukan kreaktifitasnya dan seni bela diri serta ketangkasan membela diri, menjadi perhatian semua pihak yang hadir.


Indonesia Taekwondo Fun (ITF) yang secara umum Provinsi Maluku dipimpin lansung oleh pelatih senior Sabam Nim Semy Huwae, yang di dampingi sejumlah pelatih senior maupun asisten pelatih dan puluhan atlet ITF Maluku mempertunjukan penampilan terbaik.


Ribuan ASN, masyarakat dan pejabat baik Birokrasi serta TNI, Polri yang hadir merasa terhibur bukan saja datang dari penampilan berbagai penampilan dari sejumlah Inorga namun mengesankan penampilan bela diri atraksi pemecahan papan yang di lakukan para atlet Taekwondo ITF Maluku.


Ribuan peserta yang hadir di lapangan merdeka Ambon pun sentak memberikan apresiasi lewat suara lantang kata "Waooo" !! Sambil menepuk tangan gembira atas penampilan para atlet Taekwondo ITF Maluku.


Belasan kamera awak media pun mulai memancarkan cahaya lensa kameranya saat mulai mengabadikan momen tersebut, tidak kala para ASN yang juga mengabadikan momen tersebut bahkan juga masyarakat.


Momen tersebut lansung mengangkat tropi nama Indonesia Taekwondo Fun (ITF) serta mencuri perhatian publik, yang mana suara suara sumbang disekeliling lokasi terdengar "ITF terbaik". (Rdks)


Selengkapnya

DPRD Ambon Desak Validasi Ulang Data BPJS, Zeth Pormes: Bantuan Harus Dinikmati Warga yang Benar-Benar Berhak

Juli 29, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes, meminta Pemerintah Kota Ambon segera melakukan pembaruan dan sinkronisasi data penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan agar program jaminan kesehatan pemerintah tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat miskin.


Menurut Pormes, pelayanan kesehatan merupakan salah satu prioritas yang harus diwujudkan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Ambon sebagai bagian dari pelaksanaan 17 program prioritas pembangunan daerah. Karena itu, ia menilai akurasi data penerima bantuan BPJS menjadi hal yang sangat penting agar tidak ada masyarakat miskin yang terabaikan.


Ia menjelaskan, saat ini pembiayaan BPJS bagi masyarakat penerima bantuan berasal dari dua sumber, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui skema Penerima Bantuan Iuran Pemerintah Daerah (PBPU).


Berdasarkan data yang diterimanya, sebanyak 91.317 jiwa di Kota Ambon memperoleh bantuan iuran dari APBN, sementara 15.937 jiwa lainnya dibiayai melalui APBD. Namun, setelah dibandingkan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat jumlah penduduk miskin sekitar 22 ribu jiwa atau 4,34 persen dari total penduduk Kota Ambon, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam penyaluran bantuan.


"Kami menemukan masih ada warga miskin bahkan miskin ekstrem yang belum masuk sebagai penerima BPJS bantuan pemerintah. Sebaliknya, ada juga masyarakat yang kondisi ekonominya sudah membaik tetapi masih menikmati bantuan tersebut," ujar Pormes.


Ia mengungkapkan, hasil evaluasi di lapangan menunjukkan tiga persoalan yang perlu segera dibenahi. Pertama, masih banyak masyarakat miskin yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS bantuan pemerintah. Kedua, terdapat peserta dari kalangan masyarakat kurang mampu yang kepesertaannya mendadak tidak aktif, terutama pada skema yang dibiayai pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Ketiga, masih ditemukan warga yang secara ekonomi sudah mampu namun tetap tercatat sebagai penerima bantuan iuran.


Atas kondisi tersebut, DPRD meminta Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan segera melakukan pemutakhiran data secara menyeluruh agar bantuan kesehatan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.


Pormes menegaskan, warga miskin yang belum memiliki BPJS harus segera didaftarkan, sedangkan peserta yang kepesertaannya nonaktif perlu diaktifkan kembali karena BPJS masih membuka mekanisme reaktivasi. Di sisi lain, masyarakat yang sudah mampu diharapkan tidak lagi menerima subsidi pemerintah sehingga kuota bantuan dapat dialihkan kepada warga yang lebih membutuhkan.


Ia mengaku usulan tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Ambon. Bahkan, pemerintah telah menginstruksikan pemerintah desa dan kelurahan untuk ikut melakukan pendataan masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.


Menurutnya, kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah di tingkat desa maupun kelurahan menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh warga miskin memperoleh perlindungan kesehatan.


"Kami tidak ingin lagi ada masyarakat miskin yang mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan atau bahkan ditolak rumah sakit karena tidak memiliki BPJS aktif. Negara harus hadir memberikan perlindungan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," tegas Pormes.


Ia berharap proses pembaruan data dapat segera diselesaikan sehingga program bantuan iuran BPJS di Kota Ambon semakin tepat sasaran dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat kurang mampu dalam memperoleh layanan kesehatan. (Za)

Selengkapnya

DPRD Ambon Percepat Reformasi Sistem PAD, Panja Usulkan Seluruh Pajak dan Retribusi Berbasis Digital

Juli 29, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon terus mendorong pembenahan tata kelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transformasi sistem pembayaran pajak dan retribusi berbasis elektronik. Langkah tersebut dinilai menjadi solusi untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, sekaligus menekan potensi kebocoran penerimaan daerah.


Komitmen itu disampaikan Ketua Panitia Kerja (Panja) Evaluasi Pajak dan Retribusi Daerah DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes, usai memimpin rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD dan Bank Maluku Malut.


Pormes menjelaskan, Panja saat ini memfokuskan kerja pada tiga agenda utama, yakni melakukan validasi data objek pajak dan wajib pajak, menyusun rekomendasi regulasi yang mampu memperkuat sistem pemungutan pajak dan retribusi, serta mendorong perubahan mekanisme pembayaran dari sistem manual menuju sistem digital.


Menurutnya, digitalisasi transaksi menjadi kebutuhan mendesak agar seluruh proses penerimaan daerah dapat dipantau secara akurat, cepat, dan terbuka.


Dalam rapat tersebut, Bank Maluku Malut memaparkan sistem pembayaran elektronik yang telah disiapkan untuk mendukung seluruh OPD pengumpul PAD. Sistem itu diharapkan mampu memberikan kemudahan dalam proses pembayaran sekaligus memperkuat pengawasan terhadap arus penerimaan daerah.


"Perubahan ini bukan sekadar mengganti cara pembayaran, tetapi membangun tata kelola keuangan daerah yang lebih modern dan akuntabel. Ke depan, konsep serupa juga dapat diterapkan pada sistem belanja daerah sehingga seluruh proses keuangan pemerintah semakin transparan," ujar Pormes.


Sebagai tindak lanjut, Panja bersama Bank Maluku Malut dijadwalkan melakukan kunjungan ke setiap OPD pengumpul PAD guna mempresentasikan mekanisme penerapan sistem elektronik. Dalam sosialisasi tersebut akan dijelaskan kebutuhan perangkat, prosedur administrasi, hingga tahapan implementasi di masing-masing instansi.


Penerapan tahap awal akan diprioritaskan pada sektor-sektor penyumbang PAD terbesar, seperti retribusi parkir, pajak rumah makan, serta retribusi persampahan yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup.


Pormes menilai, optimalisasi pendapatan daerah menjadi semakin penting di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat akibat kebijakan efisiensi anggaran. Karena itu, pemerintah daerah dituntut mampu memaksimalkan potensi PAD melalui pembenahan sistem dan pendataan yang lebih akurat.


Selain digitalisasi transaksi, Panja juga sedang melakukan pemutakhiran data wajib pajak dengan melibatkan pendataan di tingkat Rukun Tetangga (RT). Seluruh data tersebut nantinya akan dihimpun dalam satu basis data terpadu yang mencakup sekitar 66 jenis objek pajak dan retribusi daerah.


Ia menegaskan bahwa DPRD melalui Panja hanya menjalankan fungsi pengawasan, evaluasi, serta penyusunan rekomendasi kebijakan. Seluruh hasil pembahasan nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Ambon sebagai bahan tindak lanjut dalam memperkuat pengelolaan PAD.


"Harapan kami, sistem yang lebih tertata ini mampu meningkatkan penerimaan daerah sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik," kata Pormes.


Ia juga mengungkapkan bahwa sejak Panja Evaluasi Pajak dan Retribusi Daerah dibentuk, capaian penerimaan pajak menunjukkan tren positif. Realisasi pajak daerah pada 2025 bahkan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, sehingga pembenahan yang sedang dilakukan diharapkan semakin memperkuat kemandirian fiskal Kota Ambon pada tahun-tahun mendatang. (Za)

Selengkapnya

Tekan Angka Stunting dan Severe Wasting, Pemkab SBB Gencarkan Intervensi Preventif Serta Kolaborasi Lintas Sektoral

Juli 29, 2026


PIRU
, globaltimurnn.com — Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus berkomitmen penuh dalam mempercepat penurunan dan pencegahan stunting serta permasalahan gizi buruk balita. 

Berdasarkan data resmi Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 yang dirilis Kementerian Kesehatan pada tahun 2025, angka prevalensi stunting di Kabupaten SBB berada di angka 33,8 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBB, Gariman Kurniawan, S.Kep., M.Kes., membenarkan rilis data tersebut. Ia menjelaskan bahwa indikator penilaian gizi dilakukan secara komprehensif melalui 92 indikator. 

Dengan angka 33,8 persen, Kab. SBB berada di peringkat ke-4 tertinggi dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku, sekaligus melebihi rata-rata prevalensi stunting Provinsi Maluku (29,4%) maupun angka nasional (19,8%).

Selain stunting, data SSGI 2024 juga menyoroti kondisi severe wasting (gizi buruk/sangat kurus) di SBB yang mencapai 6,8 persen dan menempati posisi tertinggi kedua di Maluku.

Menanggapi gambaran status gizi balita tersebut, Gariman menegaskan bahwa Bupati SBB, Ir. Asri Arman MT, memberikan perhatian dan komitmen yang sangat tinggi (konsen) untuk melakukan penanganan secara serius dan terukur.

"Bupati SBB, Bapak Ir. Asri Arman MT, sangat konsen terhadap penurunan angka prevalensi stunting dan gizi buruk ini. Karena data SSGI 2024 ini dirilis nasional pada 2025, Pemkab SBB langsung merespons cepat dengan langkah-langkah strategis di lapangan untuk menekan angka tersebut," tegas Kadis Kesehatan SBB, Gariman Kurniawan.

Strategi Kolaborasi Lintas Sektoral dan Penguatan Layanan Kesehatan Dasar

Gariman menerangkan bahwa intervensi gizi dan penanganan stunting tidak bisa ditumpukan pada Dinas Kesehatan semata. Penganggaran dan program aksi penanganan dijalankan secara terintegrasi bersama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lainnya melalui kolaborasi lintas sektoral.

Di tingkat tapak, Dinas Kesehatan SBB telah bergerak cepat melakukan pelacakan aktif serta aksi intervensi dini, salah satunya yang sedang gencar dilaksanakan di wilayah Kecamatan Seram Barat.

"Berbagai tindakan preventif sudah dan sedang kita jalankan. Pemanfaatan fasilitas kesehatan dasar seperti Puskesmas dan Posyandu di setiap desa dioptimalkan sebagai garda terdepan untuk pelacakan, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga edukasi pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita," tutup Gariman.

Dengan kerja sama lintas sektor yang solid, penguatan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta peran aktif masyarakat, Pemkab SBB optimistis dapat bertahap menekan angka stunting demi mewujudkan generasi SBB yang sehat, kuat, dan berdaya saing. (Tim)

Selengkapnya

Sambut HUT ke-81 RI dan Provinsi Maluku, Komandan Kodaeral IX Hadiri Pencanangan Gerakan Indonesia Aktif

Juli 29, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., didampingi Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas, menghadiri Pencanangan Lomba dan Gerakan Indonesia Aktif menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Maluku Tahun 2026. 


Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Maluku bersama KORMI Provinsi Maluku tersebut dilangsungkan di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Maluku pada Kamis (30/7/2026).


Tampak hadir para pejabat dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, komunitas olahraga, pelajar serta 700 peserta perwakilan dari berbagai unsur masyarakat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KORMI, dilanjutkan pembacaan doa, laporan panitia, serta sambutan Ketua KORMI Provinsi Maluku.


Dalam sambutannya, Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), Maya Beby Lewerissa menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun masyarakat Maluku yang sehat, bugar, produktif dan berkarakter melalui olahraga masyarakat.


Sementara itu Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie menyampaikan bahwa pencanangan lomba dan Gerakan Indonesia Aktif bukan sekadar tanda dimulainya rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-81 Provinsi Maluku, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, gotong royong dan meningkatkan prestasi masyarakat.

Gubernur Maluku mengajak seluruh unsur pemerintah, perguruan tinggi, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar dan mahasiswa untuk menjadi penggerak Gerakan Indonesia Aktif di lingkungan masing-masing dengan mengajak keluarga dan masyarakat sekitar membudayakan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.


Pencanangan kemudian dilanjutkan dengan penampilan marching band, jalan santai dan senam bersama yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta.


Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antarinstansi dan seluruh lapisan masyarakat di Kota Ambon.


Keikutsertaan Komandan Kodaeral IX dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX, terhadap upaya Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendorong budaya hidup sehat, aktif dan produktif serta memperkuat persatuan dan gotong royong masyarakat. (Rdks)

Selengkapnya

Anak Petani dari Karo Taklukkan Kampus Pattimura, Raih IPK 3,98 dan Jadi Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian

Juli 29, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Di balik toga yang dikenakannya pada Wisuda Universitas Pattimura Periode Juli 2026, tersimpan kisah perjuangan panjang seorang anak petani yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.


Dialah Dina Artika Br. Sembiring, mahasiswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang berhasil dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian Universitas Pattimura dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Prestasi tersebut diraih setelah ia menyelesaikan pendidikan sarjana hanya dalam waktu 3 tahun 7 bulan.


Keberhasilan Dina bukanlah hasil yang datang secara instan. Putri dari pasangan petani sayur itu tumbuh di tengah kehidupan sederhana. Setiap hari, kedua orang tuanya bekerja mengolah lahan pertanian dengan menanam berbagai komoditas, seperti kacang panjang dan buncis. Dari lingkungan itulah ia belajar tentang arti kerja keras, ketekunan, dan pantang menyerah.


Perjalanan akademiknya di Universitas Pattimura juga tidak selalu berjalan mulus. Sebagai penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Dina harus berjuang keras menyelesaikan penelitian yang menjadi syarat akhir studinya.


Tantangan terberat datang ketika memasuki tahap penelitian di laboratorium. Eksperimen yang dilakukan berulang kali mengalami kegagalan, baik pada pengujian in vitro maupun pada tanaman yang menjadi objek penelitian. Berkali-kali hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan.


Dengan tekad yang kuat, Dina terus melakukan perbaikan hingga akhirnya berhasil memperoleh hasil penelitian yang diinginkan. Penelitiannya mengangkat potensi cengkeh asal Maluku sebagai bahan alami untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit busuk lunak pada tanaman sawi putih.


Menurutnya, penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pengendalian penyakit tanaman yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal Maluku di bidang pertanian.


Meski berhasil menjadi lulusan terbaik, Dina mengaku perjalanan hidupnya belum selesai. Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Namun, untuk saat ini ia memilih memasuki dunia kerja terlebih dahulu agar dapat membantu perekonomian keluarga, terlebih adiknya masih menempuh pendidikan di bangku sekolah menengah atas.


Di tengah kebahagiaannya, Dina juga menitipkan pesan bagi mahasiswa yang masih berjuang menyelesaikan perkuliahan maupun skripsi.


Setiap proses pasti memiliki tantangan, tetapi setiap masalah selalu memiliki solusi. Tetap semangat, berpikir positif, dan jangan mudah menyerah dalam meraih cita-cita," ujarnya.


Ia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia atas kesempatan yang diberikan melalui program Beasiswa KIP Kuliah. Baginya, bantuan tersebut bukan hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus belajar hingga berhasil meraih predikat lulusan terbaik.


Kisah Dina Artika Br. Sembiring menjadi bukti bahwa mimpi besar tidak ditentukan oleh latar belakang keluarga, melainkan oleh keberanian untuk terus berjuang. Dari hamparan kebun sayur di Kabupaten Karo hingga panggung wisuda Universitas Pattimura, ia membuktikan bahwa ketekunan, disiplin, dan kerja keras mampu mengantarkan siapa pun menuju puncak prestasi.


Prestasi yang diraihnya kini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa setiap perjuangan yang dijalani dengan sungguh-sungguh pada akhirnya akan menemukan jalannya menuju keberhasilan. (Za)

Selengkapnya

Sambut HUT RI Ke-81, HUT Prov. Maluku Ke-81, Kormi ProvMal Gelar Kegiatan Pencanangan "Gerakan Indonesia Aktif"

Juli 29, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Sambut hari ulang tahun Negara Repoblik Indonesia ke-81, serta menyambut perayaan HUT Provinsi Maluku yang juga ke-81, Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia (Kormi) Provinsi Maluku menggelar kegiatan Pencanangan "Gerakan Indonesia Aktif" dengan menampilkan sejumlah inorga yang terdaftar di Kormi Maluku dalam menampilkan sejumlah kelebihan, ketangkasan, kreasi, dan keindahan. 


Kegiatan Pencanangan "Gerakan Indonesia Aktif" tersebut di gelar pada Lapangan merdeka Ambon, sejak pagi pukul 06 : 00 WIT, yang di hadiri Ketua Umum Kormi Provinsi Maluku Ny. Maya Baby Lewerissa, Sekda Provinsi Maluku Sadli Le, Dankodaeral IX Ambon, sejumlah Pimpinan OPD Dinas Badan, serta masyarakat, lembaga pendidikan, dan instansi terkait lain-nya. Kamis 30/07/2026


Kegiatan ini dibuka secara resmi Gubernur Maluku, yang diwakili oleh Sekda Provinsi Maluku Sadli Li yang dalam sambutan-nya saat membaca sambutan Gubernur Maluku" dalam rangka menyambut hari proklamasi Negara RI ke-81 dan HUT Provinsi Maluku ke-81 yang mana kerja sama Kormi Maluku bersama instansi pemerintah menggelar kegiatan Pencanangan. 


Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi atas terlaksana-nya kegiatan Pencanangan tersebut, terasa sangat istimewa, karena kegiatan-nya dilaksanakan dalam rangka peringatan dirgahayu RI serta HUT Provinsi Maluku. 


Sehubungan dengan sejumlah kegiatan hari ini, Gubernur Maluku menyampaikan beberapa pesan penting yaitu" Pencanangan yang dilaksanakan hari ini tidak hanya menandai peringatan dirgahayu RI, namun yang lebih penting adalah penguatan semangat masyarakat dan pemerintah Provinsi Maluku untuk terus bekerja mengukir prestasi guna kemajuan Indonesia dan Provinsi Maluku. 


Ditema HUT RI tahun ini " bersatu maju menuju Indonesia emas, dan tema HUT provinsi Maluku " bersatu maju membangun Negeri". 


Gerakan Indonesia Aktif adalah program Nasional yang diinisiasi Kormi Nasional untuk memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat. 


Melalui gerakan Indonesia Aktif yang dilaksanakan hari ini, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali membudayakan budaya hidup sehat, aktif bergerak dan produktif. 


Kesehatan adalah modal utama bagi masyarakat yng sehat dan aktif, gubernur juga berpesan berbagai rangkaian kegiatan ini jangan hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi jadikan momentum ini sebagai wadah silaturahmi, mempererat rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan, antar seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. 

Mengorbankan kembali semangat gotong royong pantang menyerah yang telah diwariskan para pahlawan bangsa. 


Gubernur juga mengajak semua pimpinan OPD, instansi pemerintah dan instansi vertikal lain-nya serta tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pelajar, dan mahasiswa untuk menjadi motor penggerak bagi gerakan Indonesia Aktif. Tutupnya  (Rdks)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT