globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Kamis, 03 September 2026

Maya Lewerissa Buka Bakti Sosial Pemuda ICMI: Pela Gandong Jadi Kekuatan Wujudkan Maluku Sehat dan Sejahtera

September 03, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Semangat hidup basudara dan kepedulian terhadap sesama menjadi pesan utama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa, saat membuka kegiatan bakti sosial yang digelar Majelis Pengurus Wilayah Pemuda Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (MPW Pemuda ICMI) Provinsi Maluku.


Kegiatan bertajuk “Sehat Bersama, Tebar Manfaat, Par Ambon-Maluku Pung Bae” itu berlangsung di Balai Dusun Waringin Cap, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (04/09/2026).


Maya Lewerissa mengapresiasi langkah Pemuda ICMI Maluku yang menghadirkan kegiatan sosial dengan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kepedulian kepada masyarakat tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


“Atas nama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua MPW Pemuda ICMI Maluku, Burhanudin Rumbouw, S.Pi., M.Si., yang juga selaku Direktur Utama PT Siwalima Maluku Raya, serta seluruh pihak yang telah turut mendukung dan membantu pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Maya.


Ia mengatakan, kehadiran pemeriksaan dan pengobatan gratis dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.


Maya mengingatkan warga agar tidak menunggu sampai mengalami sakit berat untuk memeriksakan kondisi kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan rutin dan deteksi dini perlu menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan.


Pemeriksaan kesehatan secara berkala, deteksi dini, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga, katanya.


Selain pelayanan kesehatan gratis, bakti sosial tersebut juga menghadirkan sunatan massal dan pembagian sembako bagi masyarakat.


Khusus kepada anak-anak yang mengikuti sunatan massal, Maya menyampaikan doa agar seluruh proses berjalan lancar serta mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas dan memiliki akhlak mulia.


Semoga seluruh proses berjalan lancar, diberikan kesehatan, serta tumbuh menjadi anak-anak yang saleh, cerdas, berakhlak mulia dan menjadi kebanggaan orang tua, keluarga serta daerah Maluku, tuturnya.


Sementara bantuan sembako, kata Maya, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat. Ia meminta agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga.


Kegiatan ini melibatkan masyarakat dari tujuh dusun, yakni Dusun Waringin Cap, Karanjang, Bandarin, Air Ali, Talaga Pange, Taeno Atas dan Taeno Bawah.


Maya menilai masyarakat dari tujuh dusun tersebut memiliki modal sosial yang kuat. Hubungan kekerabatan, semangat gotong royong, kehidupan keagamaan serta budaya pela gandong menjadi kekuatan yang harus terus dipelihara.


Menurutnya, nilai pela gandong bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang saling peduli dan membantu.


Nilai-nilai inilah yang menjadi modal sosial penting dalam membangun lingkungan yang sehat, aman dan sejahtera, ungkapnya.


Lebih jauh, Maya menekankan bahwa masyarakat yang sehat merupakan salah satu fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan.


Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa masyarakat yang sehat. Tidak ada kesejahteraan yang kuat tanpa kebersamaan dan kepedulian, tegasnya.


Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dapat dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, memperhatikan tumbuh kembang anak, mengonsumsi makanan bergizi serta menjaga kesehatan ibu dan anak.


Ia juga mendorong masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.


Mari kita menjadikan pola hidup sehat sebagai kebiasaan dalam keluarga dan lingkungan kita, ajaknya.


Maya turut menyampaikan penghargaan kepada kader PKK, tenaga kesehatan, pemuda, tokoh masyarakat, relawan dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial tersebut.


Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sosial sesaat, tetapi menjadi awal dari kolaborasi yang dilakukan secara berkelanjutan.


Pelayanan kesehatan dan kepedulian sosial hendaknya tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus berkembang menjadi gerakan bersama di seluruh negeri, desa, kelurahan dan dusun di Maluku, harapnya.


Di akhir sambutannya, Maya mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat pela gandong, hidup basudara dan gotong royong.


Dengan persatuan, katong dapat menebar lebih banyak manfaat. Dengan kepedulian, katong dapat menghadirkan perubahan yang nyata. Dan dengan kerja bersama, katong dapat mewujudkan Ambon-Maluku yang sehat, maju, sejahtera dan mandiri, pungkasnya.


Maya Lewerissa kemudian secara resmi membuka kegiatan bakti sosial tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian pelayanan dan kegiatan sosial dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tujuh dusun yang terlibat. (Za)

Selengkapnya

Camat Teluk Ambon: Bakti Sosial Pemuda ICMI Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Warga

September 03, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang digelar Majelis Pengurus Wilayah Pemuda Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (MPW Pemuda ICMI) Provinsi Maluku.


Mengusung tema “Sehat Bersama, Tebar Manfaat, Par Ambon-Maluku Pung Bae”, kegiatan tersebut berlangsung di Balai Dusun Waringin Cap, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (04/09/2026).


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona, S.STP., M.I.Kom. Menurutnya, bakti sosial merupakan salah satu bentuk kepedulian yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.


Dalam arahannya, Idrus menyampaikan penghargaan kepada MPW Pemuda ICMI Provinsi Maluku, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.


“Atas nama Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus MPW Pemuda ICMI Provinsi Maluku, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan bakti sosial ini,” ujar Idrus.


Ia mengatakan, kegiatan sosial yang dilakukan di tengah masyarakat bukan sekadar tentang bantuan yang diberikan, tetapi lebih jauh merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kondisi warga.


Idrus menilai, besar kecilnya bantuan bukanlah ukuran utama dari sebuah kegiatan sosial. Menurutnya, nilai kepedulian dan kehadiran bersama masyarakat justru menjadi hal yang lebih penting.


“Jangan kita melihat besar kecilnya bantuan yang diberikan, tetapi mari kita melihat nilai kasih dan perhatian dari seluruh pihak yang mengadakan kegiatan sosial seperti ini kepada masyarakat,” katanya.


Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan sosial bukan sesuatu yang baru dilakukan di Kecamatan Teluk Ambon. Selama ini, berbagai pihak telah turut mengambil bagian dalam kegiatan kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung kepada warga.


Kegiatan-kegiatan seperti ini sudah banyak dilakukan di Kecamatan Teluk Ambon. Ini menunjukkan bahwa perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat terus dibangun melalui kegiatan-kegiatan sosial, ungkapnya.


Menurut Idrus, kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu kekuatan dalam menghadirkan program yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.


Dalam bakti sosial tersebut, masyarakat menerima sejumlah bantuan dan layanan sosial, termasuk paket sembako serta bentuk bantuan lainnya.


Idrus berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat bagi keluarga penerima.


“Kami berharap seluruh bantuan yang diberikan hari ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya.


Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga kepedulian terhadap masyarakat tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun kehidupan sosial yang lebih baik.


Menutup sambutannya, Idrus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berkontribusi dalam kegiatan tersebut.(Za)

Selengkapnya

Ziarah HUT ke-451 Kota Ambon, Kodaeral IX Teguhkan Penghormatan kepada Jasa Para Pahlawan

September 03, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Semangat menghargai jasa para pahlawan menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon Tahun 2026. Hal itu tercermin dalam kegiatan Ziarah Rombongan yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Tantui, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (4/9/2026).


Dansathantai Kodaeral IX Kolonel Laut (P) Frejohn Da Costa mewakili Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H.,  hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat Pemerintah Kota Ambon.


Sejumlah pejabat yang turut hadir antara lain Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisutta sekaligus memimpin ziarah. Kemudian Sekretaris Kota Ambon Roberd Sapulette, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Liebrecht Tamaela, Kapolsek Sirimau IPTU Bastian Tuhuteru dan undangan lainnya. 


Wakil Walikota Ambon mengatakan, Ziarah Rombongan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan atas jasa, perjuangan, dan pengorbanan para pahlawan yang telah meletakkan fondasi bagi kemerdekaan bangsa serta pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, dan pembacaan doa. Prosesi kemudian ditutup dengan penghormatan terakhir serta penaburan bunga di pusara para pahlawan oleh seluruh peserta ziarah.


Ditempat terpisah Komandan Kodaeral IX menegaskan, bahwa nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan tidak boleh berhenti sebatas seremoni, tetapi harus menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.


“Penghormatan terbaik kepada para pahlawan adalah melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian yang tulus, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.


Ia menambahkan, TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Ambon, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah serta mendukung pembangunan daerah.


“Semangat perjuangan para pahlawan harus terus kita hidupkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Kodaeral IX siap bersinergi dan berkontribusi dalam menciptakan Kota Ambon yang aman, maju, dan sejahtera,” ujarnya.


Ziarah dalam rangka HUT ke-451 Kota Ambon ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak terlepas dari perjuangan panjang para pendahulu.


Karena itu, semangat patriotisme, nasionalisme, dan pengabdian perlu terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai bagian dari upaya membangun Kota Ambon yang semakin maju dan berdaya saing. (Rdks) 

Selengkapnya

Semangat Kebersamaan Anggota Sterdam XV/Pattimura Mendukung Jumat Berkah

September 03, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Jumat Berkah yang dilakukan oleh Kodam XV/Pattimura dan Satuan Jajarannya setiap pekan yaitu pada hari Jumat adalah Program yang di Galakan oleh Pangdam XV/Pattimura, tujuannya untuk membantu pemerintah Daerah dalam menciptakan Suasana bersih nyaman dan indah pada pasilitas umum yang luput dari perhatian halayak umum.


Untuk mendukung Program Pangdam XV/Pattimura, Anggota Sterdam XV/Pattimura selalu hadir dan selalu berada pada Kegiatan tersebut sesuai komitmen Asisten Teritorial Kasdam XV/Pattimura Kolonel Infanteri Aris Prasetyo, bahwasannya dalam menggalakan Kegiatan Jumat Berkah di seluruh jajaran Kodam XV/Pattimura, sang Asisten selalu mengarahkan dan mengingatkan Anggota juga yang berada di Staf Teritorial agar selalu hadir bersama-sama Anggota Jajaran dilapangan.


Hal ini di buktikan dengan selalu hadirnya Asisten Teritorial bersama Waaster dan seluruh Anggota Sterdam XV/Pattimura dalam setiap Kegiatan Jumat Berkah, kebersamaan Anggota Sterdam XV/Pattimura dengan Aster terlihat bersemangat saat hadir bersama satuan lainnya di Kegiatan Jumat Berkah pembersihan Pemakaman umum para Syuhada di Waihaong Kota Ambon (Jumat, 4/9/2026)


Kolonel Infanteri Aris Prasetyo dalam sela - sela kesibukannya beliau, saat di hubungi Media membenarkan bahwa kegiatan Jumat Berkah yang di Galakan Kodam XV/Pattimura merupakan. 


Kegiatan sosial untuk menciptakan suasana yang bersih dan nyaman serta bebas dari Sampah sesuai Arahan Bapak Pangdam XV/Pattimura kepada seluruh jajaran, disamping itu lanjut sang Asisten Teritorial bahwa untuk mendukung Kegiatan Jumat Berkah Anggota Stafnya harus dan selalu menjadi penutan yang baik kepada Jajaran bahkan kepada masyarakat sekitar dengan selalu hadir dalam setiap kegiatan tersebut. Tegasnya. (Tim) 

Selengkapnya

Dari Perubahan Perilaku Hingga Reintegrasi, TPP LPKA Ambon Matangkan Masa Depan Anak Binaan

September 03, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Upaya membentuk perubahan positif dalam diri Anak Binaan terus diperkuat oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku. Salah satunya melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon, Kamis (03/09/2026).


Sidang tersebut menjadi forum evaluasi terhadap perkembangan Anak Binaan selama menjalani masa pembinaan. Berbagai aspek dibahas, mulai dari perilaku dan kedisiplinan, pendidikan, pembinaan kepribadian, hingga kesiapan Anak Binaan untuk memasuki tahapan reintegrasi sosial.


Sidang TPP dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku, Novriadi, bersama jajaran petugas LPKA Kelas II Ambon.


Dalam proses evaluasi, setiap perkembangan Anak Binaan menjadi perhatian. Petugas tidak hanya melihat catatan kedisiplinan, tetapi juga menilai keterlibatan anak dalam berbagai program pembinaan serta perkembangan potensi yang dimiliki.


Novriadi menegaskan, Sidang TPP memiliki peran penting dalam memastikan setiap keputusan pembinaan dilakukan secara objektif, terukur dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing Anak Binaan.


“Kita ingin memastikan setiap anak mendapatkan pembinaan yang tepat, sekaligus memiliki kesempatan untuk menunjukkan perubahan positif selama menjalani masa pembinaan,” ujar Novriadi.


Menurutnya, pembinaan Anak Binaan harus diarahkan pada proses perubahan yang berkelanjutan. Karena itu, evaluasi tidak cukup hanya dengan melihat ada atau tidaknya pelanggaran, tetapi juga harus mempertimbangkan perkembangan sikap, pendidikan, keterampilan dan kesiapan anak untuk kembali ke tengah keluarga maupun masyarakat.


Pendekatan humanis juga dinilai penting dalam proses tersebut. Petugas didorong membangun komunikasi yang baik dengan Anak Binaan agar proses pembinaan dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak positif.


Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Ambon, Manuel Yenusi, mengatakan pemantauan terhadap perkembangan Anak Binaan dilakukan secara terus-menerus selama berada di LPKA.


Menurutnya, perilaku, kedisiplinan, aktivitas pendidikan serta keikutsertaan dalam berbagai program pembinaan menjadi bagian dari indikator yang terus diamati petugas.


Perkembangan perilaku, kedisiplinan, pendidikan, dan keikutsertaan dalam pembinaan terus kami pantau. Hasilnya menjadi bahan penting dalam Sidang TPP untuk menentukan langkah pembinaan berikutnya, jelas Manuel.


Ia menambahkan, Anak Binaan terus didorong untuk terlibat aktif dalam setiap program yang tersedia. Keterlibatan tersebut dinilai penting untuk membangun rasa tanggung jawab sekaligus membantu anak mengembangkan potensi dirinya.


Pendidikan dan pembinaan kepribadian juga menjadi perhatian dalam menentukan perkembangan Anak Binaan, termasuk sebagai salah satu bahan pertimbangan bagi mereka yang telah memenuhi persyaratan untuk diusulkan mengikuti program integrasi.


Melalui Sidang TPP, Kanwil Ditjenpas Maluku bersama LPKA Kelas II Ambon berupaya memastikan setiap tahapan pembinaan dilakukan berdasarkan hasil pengamatan, evaluasi dan ketentuan yang berlaku.


Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempersiapkan Anak Binaan menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pembinaan.


Harapannya, ketika kembali kepada keluarga dan masyarakat, mereka tidak hanya membawa pengalaman selama berada di LPKA, tetapi juga memiliki bekal pendidikan, keterampilan, kedisiplinan dan kepribadian yang dapat menjadi modal untuk membangun masa depan yang lebih baik.


Dengan demikian, pembinaan di LPKA tidak berhenti pada proses menjalani masa pembinaan, tetapi menjadi bagian dari perjalanan untuk mendorong perubahan, memulihkan kepercayaan diri, dan mempersiapkan Anak Binaan kembali diterima di tengah masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Tekan Residivisme, Ditjenpas Maluku Gandeng BPVP Ambon Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan

September 03, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Upaya menyiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan dan kemandirian ekonomi terus diperkuat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon Kementerian Ketenagakerjaan RI. Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan dan Upaya Pengentasan Anak Kanwil Ditjenpas Maluku, Catherian V. Picauly, melakukan kunjungan kerja ke BPVP Ambon, Kamis (03/09/2026).


Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala BPVP Ambon, Yustianto, di ruang kerjanya. Pertemuan membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung Forum Reintegrasi Sosial (FORIS) sekaligus pemenuhan Kelayakan Bimbingan Kerja dan Pengentasan Anak (Binter).


Catherian menjelaskan, proses reintegrasi tidak cukup hanya dengan memberikan pembinaan selama warga binaan menjalani masa pidana. Mereka juga perlu dipersiapkan dengan kemampuan yang dapat menjadi modal ketika kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.


Menurutnya, keterampilan kerja menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kemandirian ekonomi sekaligus menekan potensi terjadinya residivisme.


“Kami tidak bisa berjalan sendiri dalam menyiapkan masa depan para warga binaan. Program FORIS membutuhkan dukungan berbagai pihak, khususnya BPVP Ambon yang memiliki kapasitas dalam mencetak tenaga kerja terampil dan bersertifikasi,” ujar Catherian.


Ia menambahkan, melalui sinergi tersebut, Kanwil Ditjenpas Maluku ingin memastikan warga binaan maupun anak binaan memperoleh akses terhadap pelatihan kerja yang sesuai standar serta memiliki kompetensi yang dapat dimanfaatkan setelah mereka bebas.


“Sinergi ini adalah kunci agar mereka memiliki bekal untuk mandiri secara ekonomi dan tidak kembali mengulangi tindak pidana,” tegasnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala BPVP Ambon, Yustianto, menyatakan kesiapan lembaganya untuk mendukung program pembinaan dan reintegrasi yang dijalankan Kanwil Ditjenpas Maluku.


BPVP Ambon, kata Yustianto, siap menyelaraskan program pelatihan vokasi yang dimiliki agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan pembinaan warga binaan.


“Kami menyambut baik kerja sama ini. BPVP Ambon berkomitmen memberikan dukungan melalui instruktur, program pelatihan bersertifikasi BNSP, hingga fasilitasi uji kompetensi,” ungkap Yustianto.


Ia menegaskan, kesempatan untuk memperoleh keterampilan dan meningkatkan kompetensi harus dapat dirasakan oleh warga binaan maupun mereka yang segera kembali ke masyarakat.


“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang sedang dalam masa pembinaan maupun yang akan bebas mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersaing di pasar kerja ataupun membuka usaha secara mandiri,” tambahnya.


Pertemuan tersebut kemudian menghasilkan kesepakatan untuk segera menyusun langkah teknis, termasuk melakukan pemetaan terhadap program pelatihan vokasi yang relevan dan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.


Kolaborasi Kanwil Ditjenpas Maluku dan BPVP Ambon ini diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas pembinaan, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi warga binaan untuk memperoleh pekerjaan, membangun usaha, dan hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat.


Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem pemasyarakatan yang tidak berhenti pada pembinaan di dalam lembaga, tetapi berlanjut hingga warga binaan benar-benar siap menjalani kehidupan yang produktif dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. (Za)

Selengkapnya

DPRD Expo 2026 Berakhir Spektakuler, Morits: DPRD Harus Jadi Rumah Rakyat

September 03, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — DPRD Kota Ambon Expo 2026 resmi berakhir, Kamis (03/09/2026) malam. Setelah berlangsung selama dua hari, 2–3 September 2026, kegiatan tersebut ditutup dengan suasana penuh kemeriahan yang dipadukan dengan pertunjukan musik, pembagian hadiah lomba, serta apresiasi kepada para pelaku UMKM, sponsor dan seluruh pihak yang ikut menyukseskan kegiatan.


Penutupan menjadi semakin semarak dengan hadirnya sejumlah musisi lokal Maluku. Panggung hiburan diisi Willy Sopacua, Caken Supusepa, Kk Lexy bersama istri, serta penampilan DJ Ewhy dan DJ Drivan yang menghibur masyarakat hingga rangkaian acara berakhir.


Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Librecht Tamaela, S.E., secara resmi menutup pelaksanaan DPRD Expo 2026. Dalam sambutannya, Morits menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan seluruh pihak yang membuat pelaksanaan Expo tahun ketiga tersebut berjalan lancar.


Menurut Morits, tingginya antusiasme masyarakat serta keterlibatan sekitar 60 pelaku UMKM menjadi bukti bahwa DPRD Expo mendapat respons positif dari masyarakat Kota Ambon.


DPRD Expo tahun 2026 boleh berlangsung dengan segala baik. Sejak pembukaan kemarin sampai dengan hari ini, hari kedua, harapan kita penggelaran Expo kali ini mendapat antusias dari masyarakat dan tentunya para pelaku UMKM, ujar Morits.


Ia menegaskan, pelaksanaan DPRD Expo bukan semata-mata kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara DPRD Kota Ambon membangun komunikasi dan kedekatan langsung dengan masyarakat.


Morits menyebut, DPRD merupakan lembaga yang lahir dari masyarakat sehingga keberadaannya harus terus dirasakan dan terbuka bagi rakyat.


“Tujuan kami melaksanakan penggelaran Expo ini untuk tahun ketiga adalah sebuah komitmen bagaimana mendekatkan wakil rakyat dengan rakyat yang kami cintai di Kota Ambon. DPRD memang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan selalu bersama rakyat,” tegasnya.


Menurutnya, tugas DPRD tidak berhenti pada kegiatan reses, menyerap aspirasi maupun memperjuangkan kepentingan masyarakat. DPRD juga harus mampu menghadirkan ruang interaksi yang memungkinkan masyarakat berkomunikasi langsung dengan para wakilnya, Secara kelembagaan kami ingin lebih dekat dengan rakyat, tidak ada ruang terpisah, katanya.


Yang menariknya, Dampak ekonomi dari pelaksanaan Expo juga mulai terlihat. Morits mengungkapkan, hingga Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIT, perputaran uang selama kegiatan telah mencapai kurang lebih Rp320 juta.


Angka tersebut dinilai menjadi salah satu capaian positif karena Expo tidak hanya menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dan DPRD, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka.


Meski kegiatan Expo resmi berakhir, para pelaku UMKM masih diberikan kesempatan untuk berjualan pada agenda Paripurna Istimewa DPRD Kota Ambon dalam rangka HUT ke-451 Kota Ambon yang dijadwalkan berlangsung Jumat (04/09/2026).


Morits mengatakan, kesempatan tersebut merupakan hasil inisiatif pimpinan DPRD bersama Sekretariat DPRD Kota Ambon sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan usaha masyarakat.


“Kita berharap kesempatan ini bisa semakin meningkatkan transaksi dan memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM,” ujarnya.


Tak hanya berbicara mengenai Expo, Morits juga menyampaikan gagasan yang lebih besar terkait pemanfaatan lingkungan DPRD Kota Ambon.


Ia mengatakan, gedung DPRD ke depan diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya rapat dan kegiatan kelembagaan, tetapi juga dapat menjadi ruang yang terbuka bagi masyarakat.


Sejumlah ruangan dan fasilitas di lingkungan DPRD, kata dia, nantinya akan diupayakan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan, mulai dari musyawarah, kesenian hingga kegiatan sosial, dengan tetap mengikuti pengaturan yang dilakukan Sekretariat DPRD.


Bahkan, DPRD Kota Ambon berencana menghadirkan baileo rakyat di kawasan depan gedung DPRD. Ruang tersebut diharapkan dapat menjadi tempat terbuka bagi masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas.


Morits berharap interaksi antara masyarakat dan DPRD tidak hanya terjadi ketika Expo digelar setiap tahun.


“Kita ingin kegiatan masyarakat bisa dilaksanakan secara rutin, tidak hanya setahun sekali melalui Expo,” katanya.


Menurutnya, konsep tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD menghilangkan sekat antara lembaga legislatif dan masyarakat.


“Masyarakat tidak boleh canggung dengan kami, di DPRD, karena kami berasal dari rakyat. Dan itu sudah terbukti terjadi di dua hari ini,” ungkap Morits.


DPRD Expo 2026 menghadirkan sekitar 60 tenant UMKM dengan berbagai jenis produk dan usaha. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri sepanjang pelaksanaan Expo.


Tidak hanya pameran dan penjualan produk UMKM, masyarakat juga dapat mengakses sejumlah layanan publik yang disiapkan selama kegiatan berlangsung.


Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan paspor dari Kantor Imigrasi Ambon, serta pelayanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang difasilitasi DPMPTSP Kota Ambon.


Berbagai kegiatan pendukung tersebut membuat Expo tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.


Malam penutupan juga diramaikan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang berbagai perlombaan yang digelar selama Expo.


Sejumlah kategori yang menerima penghargaan antara lain tiga juara lomba panjat pinang, tiga juara konten kreator, satu juara tenant kreatif, serta sejumlah hadiah lainnya.


Kemeriahan kemudian berlanjut melalui penampilan para musisi dan penyanyi lokal Maluku yang membuat suasana malam terakhir Expo semakin semarak.


Dengan berakhirnya DPRD Expo 2026, Morits kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh sponsor, pelaku UMKM, masyarakat, panitia, Sekretariat DPRD, anggota DPRD, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.


DPRD Expo 2026 pun ditutup bukan sekadar sebagai akhir dari sebuah kegiatan, tetapi dengan membawa gagasan agar DPRD Kota Ambon ke depan semakin terbuka, mudah diakses dan mampu menjadi ruang bersama bagi masyarakat.


“DPRD berasal dari rakyat, untuk rakyat dan selalu bersama rakyat.” (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT