globaltimurnn.com


Senin, 06 April 2026

Halal Bi Halal ICMI Maluku, Wagub Tekankan Peran Cendekiawan Jaga Harmoni Daerah

April 06, 2026

Foto : Halal Bi Halal ICMI Maluku, Wagub Tekankan Peran Cendekiawan Jaga Harmoni Daerah

Ambon
, Globaltimurnn.com - Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Maluku dengan tema "Kuatkan Silaturahmi, Teguhkan Iman, Ilmu, Integritas dan Peran Kecendikiawanan untuk Mewujudkan Kemandirian Daerah", bertempat di ballroom lantai 2 Hotel Pacifik Ambon, Senin (06/04/2026)


Dalam sambutannya, Vanath menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat, khususnya kalangan cendekiawan Muslim di Maluku.


“Halal bi halal seperti ini sangat penting sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat,”ucapnya


Dirinya menegaskan bahwa ICMI memiliki peran strategis sebagai wadah cendekiawan dalam memberikan kontribusi pemikiran dan menjaga kesejukan di tengah dinamika kehidupan sosial.


“ICMI sebagai wadah cendekiawan Muslim memiliki peran penting dalam memberikan pencerahan, serta memperkuat nilai-nilai keimanan, keilmuan, dan integritas di tengah masyarakat,” Ucapnya.


Lebih lanjut, Vanath mengingatkan bahwa kondisi Maluku yang majemuk membutuhkan komitmen bersama untuk terus menjaga harmoni dan kerukunan sebagai fondasi pembangunan daerah.


“Dalam konteks Maluku, kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga harmoni dan kerukunan, karena stabilitas dan kedamaian adalah fondasi utama pembangunan daerah,” tegasnya.


Melalui momentum Halal Bi Halal ini, Vanath juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat silaturahmi dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.


“Mari kita jadikan momentum ini untuk saling memaafkan, memperkuat kebersamaan, dan bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan Maluku,” Ucapnya.


Menutup sambutannya, Vanath menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh masyarakat.


“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Maluku, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.


Kegiatan Halal Bi Halal ICMI Maluku ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku, Rektor Universitas Pattimura Ambon, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Walikota Ambon yang diwakili oleh Staff Ahli, Pimpinan Organisasi Keagamaan, Pimpinan Organisasi Kepemudaan, serta para tokoh agama. (Rdks) 

Selengkapnya

Lewat Virtual OJK Tegaskan Independensi Bukan di Luar Kepentingan Negara

April 06, 2026

Foto : Lewat Virtual OJK Tegaskan Independensi Bukan di Luar Kepentingan Negara

Jakarta
, Globaltimurnn.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa independensi lembaganya tidak berarti berada di luar kepentingan negara. 


Sebaliknya, independensi tersebut merupakan instrumen strategis untuk menjaga stabilitas sektor keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.


Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK bulan Maret 2026 yang digelar secara virtual. Senin (6/4/2026)


Friderica menjelaskan, landasan independensi OJK telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK dan diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.


Dalam regulasi tersebut, OJK ditegaskan sebagai lembaga negara independen yang memiliki fungsi pengaturan, pengawasan, serta perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan, “Namun demikian, independensi tidak berarti bahwa OJK berdiri di luar kepentingan negara,” ujarnya.


Menurutnya, karakter independen OJK justru dirancang agar sektor jasa keuangan dapat bekerja optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.


Ia menambahkan, dalam setiap pengambilan kebijakan, OJK selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudensial), objektivitas, serta berbasis pada penilaian risiko (risk assessment), Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh kebijakan tetap berorientasi pada stabilitas sektor jasa keuangan.


Lebih lanjut, Friderica menekankan pentingnya profesionalisme seluruh jajaran OJK, mulai dari anggota Dewan Komisioner hingga pegawai, dengan tetap berpegang pada ketentuan dan kode etik yang berlaku.


“Integritas dan kredibilitas lembaga harus terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.


Selain itu, OJK juga membuka ruang check and balance melalui pengawasan dari berbagai pihak. Kinerja lembaga ini secara berkala dimonitor oleh Komisi XI DPR RI, Badan Pemeriksa Keuangan, serta masyarakat luas termasuk konsumen dan media.


Menurut Friderica, keterlibatan para pemangku kepentingan tersebut penting untuk memastikan seluruh kebijakan dan pelaksanaan tugas OJK berjalan secara transparan dan kredibel.


“Dengan pengawasan bersama, kami memastikan bahwa setiap kebijakan OJK tetap akuntabel dan berpihak pada stabilitas serta kepentingan publik,” pungkasnya. (VJ)

Selengkapnya

Kontingen Kodaeral lX Raih 12 Medali di Kejuaraan Nasional Karate Kasal Cup 2026

April 06, 2026

Foto : Kontingen Kodaeral lX Raih 12 Medali di Kejuaraan Nasional Karate Kasal Cup 2026

Ambon
, Globaltinurnn.com - Kontingen Karate Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral lX) berhasil meraih 12 medali dalam Kejuaraan Nasional Karate Kasal Cup 2026 yang digelar TNl AL dalam rangka memperingati HUT ke-80 Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) yang digelar Sabtu s/d Minggu (4-5/4/2026). 


Kejurnas Karate Kasal Cup 2026 yang diikuti 654 atlet dari berbagai satuan TNl AL, TNI AD, TNI AU, Polri, berbagai perguruan karate, institusi pendidikan, dan klub nasional seluruh Indonesia ini, digelar GOR Ciracas, Jakarta Timur dibuka Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin mewakili Kasal, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. 


Dari 12 medali yang didulang Karateka Kodaeral lX ini, 4 diantaranya Medali Emas, 5 Medali Perak dan 3 Medali Perunggu. 4 Medali Emas diraih Freddy Alfred Abisai Sibi, Kategori Senior Kumite -75 kg Putra, Aufaro Enrique Uneputty, Kategori Kadet Kumite -63 kg Putra, Bimantoro Tupenalay, Kategori Junior Kumite -68 kg Putra dan Kristo Vikolens Iwane, Kategori U21 Kumite -67 kg Putra. 


Kemudian 5 Medali Perak diraih Aurelline Edfenza Uneputty, Kategori Junior Kata Perorangan Putri, Jovelrie Lekatompessy, Kategori Junior Kumite -76 kg Putra, Maerel Miraldo Van Harling, Kategori Junior Kumite -61 kg Putra, Irfan Aditya Pratama, Kategori TNI/Polri Kumite -75 kg Putra dan Chalista Natalia Paays, Kategori Pemula Kumite -42 kg Putri.


Sedangkan 3 Medali Perunggu diraih Aurelline Edfenza Uneputty, Kategori Junior Kumite -53 kg Putri, Earlyta Arsyfa Salsabila, Kategori Pra Pemula Kumite +30 kg Putri, Hendry Julio Pattipeilohy, Kategori Pemula Kumite -40 kg Putra.


Hal yang paling membanggakan Kontingen Kodaeral lX, yakni berhasil meraih Juara Best Of the Best pada Kategori Kadet Kumite Putra yang disabet oleh Aufaro Enrique Uneputty. 


Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. di Mako Kodaeral lX, Halong, Kota Ambon, Senin (6/4/2026) mengungkapkan rasa bangganya, bahwa prajurit dan atlet binaanya mampu berbicara, bersaing sehat dengan atlet-atlet satuan lain di tingkat nasional dan berpresatasi. 

 

Untuk itu, orang nomor satu dijajaran Kodaeral lX ini, terus mendorong agar prajuritnya berani tampil diberbagai event kejuaraan dan tentunya diawali dengan tekad, semangat, persiapan latihan yang terprogram baik.

 


“lni adalah bukti bahwa kita mampu, semoga keberhasilan atlet Karate Kodaeral lX yang meraih medali di Kejurnas Kasal Cup 2026 ini, menjadi penicu semangat bagi prajurit dan atlet binaan lainnya untuk berpresatasi,” ujarnya.

 

Komandan Kodaeral lX meyakini dan percaya, prajuritnya pasti memiliki beragam bakat, minat dan kemampuan yang bila diasah, dibina dengan baik dapat meraih prestasi, tinggal seberapa serius dan keras berlatih menyiapkan diri untuk mencapai prestasi itu. (V374) 

Selengkapnya

Pastikan Program Adaptif, Responsif dan Terintegrasi, Kodaeral lX Gelar Rapat Staf dan Komando 2026

April 06, 2026

Foto : Pastikan Program Adaptif, Responsif dan Terintegrasi, Kodaeral lX Gelar Rapat Staf dan Komando 2026

Ambon
, Globaltimurnn.com - Guna memastikan program tetap adaptif, responsif, dan terintegrasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok secara optimal, Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) lX menggelar Rapat Staf dan Komando (Rasko) Tahun Anggaran 2026 yang dihelat di Gedung Arika Waku, Srena Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Senin (6/4/2026).


Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., memimpin langsung Rasko Kodaeral IX Tahun 2026 yang diikuti Wadan Kodaeral lX, Inspektur Kodaeral lX, Kapoksahli, para Asisten Dankodaeral lX, para Kasatker, para Danlanal jajaran dan perwira staf terkait di jajaran Kodaeral lX. 


Dalam pembukaan, Komandan Kodaeral lX mengatakan bahwa Rasko Tahun 2026 merupakan tindak lanjut dari berbagai forum strategis nasional, antara lain Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Rapim Kemhan dan TNI, Rapim TNI–Polri, Rapim TNI, Rapim TNI AL, hingga Rasko Koarmada RI TA 2026.


Komandan Kodaeral lX menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan satuan dengan arah kebijakan Presiden RI, Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), dan Pangkoarmada RI.


Rangkaian kegiatan diisi dengan paparan dari Danguspurla Koarmada lll, Inspektur Kodaeral lX, Kapoksahli, Asintel, Asops, Asrena dan Sekretaris Pembangunan Zona Integritas Kodaeral lX yang memaparkan evaluasi, rencana kerja bidang masing-masing dilanjutkan sesi diskusi guna menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas staf.


Menurut Dankodaeral lX, kegiatan ini merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang telah berjalan serta menyusun langkah-langkah ke depan guna meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh.


Komandan Kodaeral IX menekankan pentingnya sinergi, koordinasi, dan komunikasi yang efektif antar satuan kerja dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. 


Ia juga mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas pokok sebagai bagian dari TNI Angkatan Laut.


"Melalui Rasko 2026 ini, saya berharap Kodaeral IX semakin solid dan mampu menjalankan tugas pokok Kodaeral lX dalam menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi bagi unsur-unsur TNI AL, menegakkan kedaulatan dan keamanan di wilayah perairan Indonesia, serta melaksanakan pemberdayaan potensi maritim di wilayah kerja Kodaeral IX," pungkasnya. (V374) 

Selengkapnya

Seorang Petani di Konawe Kepulauan Dibekuk Satnarkoba Polresta Kendari Akibat Edarkan Sabu

April 06, 2026

Foto : Seorang Petani di Konawe Kepulauan Dibekuk Satnarkoba Polresta Kendari Akibat Edarkan Sabu

Konawe
, Globaltimurnn.com - Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan. Seorang pria berinisial AT (40), warga Kelurahan Langara Laut, Kecamatan Wawonii Barat, diamankan polisi bersama puluhan paket sabu siap edar.


Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir Musni, mengungkapkan penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu malam, 4 April 2026, sekitar pukul 21.00 WITA di kediaman tersangka.


“Pelaku diamankan setelah anggota menerima informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran sabu di wilayah tersebut,” ujar AKP Andi.


Dari hasil penggerebekan, polisi menemukan barang bukti berupa 21 sachet plastik bening berisi kristal yang diduga sabu dengan berat bruto sekitar 3,37 gram. Barang haram tersebut disimpan dalam sebuah dompet cokelat yang disembunyikan di dalam lemari rumah warga lain yang ditunjuk oleh tersangka.


Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam yang diduga digunakan tersangka untuk bertransaksi.


Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh anggota Polsek Wawonii melalui serangkaian penyelidikan. Setelah memperoleh informasi akurat, polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka di rumahnya.


Saat diinterogasi, tersangka mengakui kepemilikan sabu tersebut dan menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti. Penggeledahan pun dilakukan dengan disaksikan warga setempat.


“Dari pengakuan tersangka, barang bukti disimpan di rumah rekannya. Tim kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan seluruh barang bukti tersebut,” jelasnya.


Kini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Sat Resnarkoba Polresta Kendari guna menjalani proses hukum lebih lanjut.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan pidana dalam KUHP terbaru. Polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain dalam kasus ini. (V374) 

Selengkapnya

Sinergitas Kekuatan Muda, Polsek Pasanea Gelar Pertemuan Dengan Pemuda, Bentuk Sabuk Kamtibmas Jaga Wilayah

April 06, 2026

Foto : Sinergitas Kekuatan Muda, Polsek Pasanea Gelar Pertemuan Dengan Pemuda, Bentuk Sabuk Kamtibmas Jaga Wilayah

Pasanea
, Globaltimurnn.com – Dalam upaya memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Pasanea yang dipimpin oleh IPTU Galib Rumpay, S.H., menggelar pertemuan strategis bersama perwakilan pemuda dari berbagai negeri di wilayah hukumnya, Senin (06/04/2026) siang.

 

Kegiatan yang berlangsung mulai dari pukul 14.30 WIT hingga 15.30 WIT ini berjalan aman, lancar, dan penuh antusiasme. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi antara kepolisian dan elemen pemuda dalam menjaga kondusivitas wilayah Seram Utara Barat.

 

Kapolsek Pasanea dalam arahannya menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya Gen Z, agar tidak hanya menjadi penonton, melainkan aktor utama yang bermanfaat bagi lingkungan masing-masing.

 


"Kami mengajak para pemuda untuk menjadi mata dan telinga Polri. Kehadiran kalian adalah 'Sabuk Kamtibmas' yang akan menjaga keamanan di setiap negeri," tegas IPTU Galib Rumpay.

 

Dalam kegiatan ini, dibahas secara rinci tugas dan tanggung jawab kelompok Sabuk Kamtibmas, antara lain:

 

1, Respons Cepat : 

Jika melihat atau mengetahui adanya tindak pidana, pemuda diharapkan sigap merespons, mendokumentasikan, dan segera melapor ke Polsek.


2, Sosialisasi Hukum : 

Bersama Polri mensosialisasikan aturan hukum yang berlaku, termasuk KUHP terbaru (UU No. 1 Tahun 2023).


3, Patroli & Pengawasan : 

Membantu mengawasi hal-hal yang mengganggu ketenteraman umum.

 

Dalam kesempatan ini, juga disosialisasikan pasal-pasal krusial yang perlu diketahui bersama, antara lain:

 

- Pasal 316 & 424 : 

Mengatur ketentuan dan sanksi tegas terkait peredaran minuman keras (Miras).


- Pasal 265 : 

Sanksi bagi pelaku keributan atau membuat kegaduhan yang mengganggu ketenteraman malam hari, dengan denda mencapai Rp 10 Juta.


- Pasal 278 & 279 : 

Aturan mengenai hewan ternak yang merusak kebun/lawn orang lain, dengan denda maksimal hingga Rp 10 Juta.

 


Untuk memperlancar koordinasi dan arus informasi, dibentuklah Grup WhatsApp khusus yang beranggotakan aparat dan perwakilan pemuda. Hal ini diharapkan membuat komunikasi menjadi lebih real-time dan efektif.

 

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut yakni Ps. Kanit Reskrim, Ps. Kanit Intelkam, jajaran Bhabinkamtibmas, serta personel Polsek lainnya. Antusiasme pemuda sangat terlihat dengan hadirnya perwakilan dari Negeri Adm. Gale-Gale, Labuan, Pasanea, dan Saleman dengan jumlah total puluhan orang.

 


Dengan terbentuknya kelompok ini, diharapkan wilayah hukum Polsek Pasanea akan semakin aman, damai, dan bebas dari gangguan kamtibmas. (Za) 

 

Selengkapnya

Masyarakat Negeri Wahai Desak Kejaari Maluku Tengah Proses Hukum Pemerintah Negeri Wahai

April 06, 2026

Foto : Masyarakat Negeri Wahai Desak Kejaari Maluku Tengah Proses Hukum Pemerintah Negeri Wahai

Wahai
, Globaltimurnn.com - Masyarakat Negeri Wahai, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, mendesak Kejaksaan Wahai untuk segera melakukan Proses Hukum terhadap pengelolaan dana desa oleh Pemerintah Negeri Wahai.


Desakan ini mencuat setelah adanya pernyataan tertulis dari Anggota Saniri Negeri, Marzuki Maba, yang mengungkapkan dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana desa tahun anggaran 2024–2025.


Dalam keterangannya, Marzuki Maba menyebut bahwa terdapat sejumlah program dan kegiatan yang dinilai tidak berjalan sesuai perencanaan, bahkan terindikasi merugikan keuangan negeri.


“Dana Desa Negeri Wahai tahun anggaran 2024–2025 diduga telah disalahgunakan. 


Kami meminta Kejaksaan segera turun tangan untuk melakukan audit secara menyeluruh. Cetusnya tegas


Beberapa poin yang menjadi sorotan antara lain:

Rehabilitasi Gedung Siwa Lima Proyek rehabilitasi gedung Siwa Lima dengan anggaran hampir mencapai Rp400 juta hingga saat ini belum juga rampung, meskipun waktu pelaksanaan telah berjalan cukup lama.


Insentif Saniri dan Operasional RT Insentif bagi anggota Saniri Negeri serta operasional RT dilaporkan belum dibayarkan, yang menimbulkan keresahan di kalangan aparatur Desa dan masyarakat.


Pengelolaan BUMDes Penggunaan anggaran BUMDes, khususnya program karamba yang diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta, dinilai tidak jelas peruntukannya dan belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Masyarakat berharap agar Kejaksaan segera melakukan audit transparan dan profesional guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.


“Kami hanya ingin kejelasan dan transparansi, Jika memang ada pelanggaran, harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya


Pihak Pemerintah Negeri Wahai saat di hubungi media ini pada kediaman rumahnya memberikan keterangan resmi bahwa terkait rehabilitasi gedung siwa lima itu di anggarkan dua kali, dan sesuai proyek yang tidak selesai itu saya selaku pejabat sudah berikan anggaran kepada kaur pembangun dan mereka bekerja sesuai dengan tugas tugas mereka, masalah tersebut saya selalu pejabat Negeri wahai sudah melaporkan kepada pak camat seram utara, dan pak camat sudah memanggil mereka, Kata pejabat terkait keramba sudah di kerjakan bahkan hasilnya sudah di panen satu kali. 


Ditambahkan pejabat Negeri Wahai Faisal Sabban terkait gaji insentif RT itu memang betul belum dibayarkan dikarenakan anggarannya belum di cairkan. Ujarnya (Adrian) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT