Ambon, Globaltimurnn.com - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PAN, Widya Pratiwi, S.H., menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden bentrok antarwarga yang terjadi di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, yang mengakibatkan sedikitnya dua warga mengalami luka-luka.
Atas peristiwa tersebut, Widya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan sikap menahan diri, menjaga ketenangan, serta tidak mudah terpancing oleh berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memperburuk situasi keamanan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Kepulauan Aru yang bergerak cepat dalam mengendalikan kondisi di lapangan. Menurutnya, langkah penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan agar mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.
"Maluku sejak dahulu dikenal dengan semangat hidup orang basudara yang menjunjung tinggi persaudaraan dan kebersamaan. Nilai-nilai itu harus terus kita rawat dan jadikan pegangan dalam menghadapi setiap persoalan," ujar Widya.
Politisi PAN tersebut menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan musyawarah, bukan dengan tindakan kekerasan yang hanya akan menimbulkan korban dan merusak keharmonisan sosial.
"Saya mengimbau seluruh masyarakat Dobo untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memicu konflik. Mari kita percayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum, sembari bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, dan kedamaian di Bumi Jargaria," tutupnya. (Za)

















