
Foto : KASAD Bagikan Masker Kepada Warga Terdampak Erupsi Gunung Dukono di Desa Mamuya
Tobelo, Globaltimurnn.com - Melalui Kodim 1508/Tobelo Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyalurkan bantuan masker kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (09/05/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap keselamatan dan kesehatan warga yang terdampak abu vulkanik.
Pembagian masker dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari paparan abu vulkanik akibat meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Dukono dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, aktivitas vulkanik masih terus berlangsung dengan kolom abu mencapai ribuan meter di atas puncak gunung.
Selain membagikan masker, personel TNI juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menggunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar rumah, serta mengikuti arahan pemerintah dan petugas terkait guna menghindari risiko yang ditimbulkan dari aktivitas vulkanik Gunung Dukono.
Erupsi Gunung Dukono yang terjadi sejak Jumat (08/05/2026) hingga saat ini masih menjadi perhatian serius berbagai pihak. Aktivitas vulkanik yang fluktuatif menyebabkan tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta instansi terkait terus bersiaga melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Situasi tersebut juga diperkuat dengan adanya proses pencarian terhadap sejumlah pendaki yang diduga terdampak erupsi di kawasan Gunung Dukono, dimana hingga kini tim gabungan masih terus melakukan operasi pencarian dan evakuasi secara intensif di tengah kondisi medan yang cukup berat dan cuaca yang berubah-ubah.
Di tengah situasi tersebut, pembagian masker kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting sebagai bentuk perlindungan awal terhadap dampak abu vulkanik, sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan sehat.
Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, TNI AD berharap masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta bersama-sama mendukung upaya penanganan bencana yang sedang berlangsung di wilayah Halmahera Utara. (𝐆𝐈𝐎).

















