globaltimurnn.com


Jumat, 27 Februari 2026

Ziarah ke TMP Kapahaha, Kantor SAR Ambon Kenang Jasa Para Pahlawan menyambut HUT ke-54 Basarnas

Februari 27, 2026

Foto : Ziarah ke TMP Kapahaha, Kantor SAR Ambon Kenang Jasa Para Pahlawan menyambut HUT ke-54 Basarnas 

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon, pada Jumat, 27/02 pukul 08.00 WIT melaksanakan Upacara Tabur Bunga sekaligus Ziarah di TMP Kapahaha, Kota Ambon. 


Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan "Upacara Tabur Bungan dan Ziarah di TMP Kapahaha dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenang para pahlawan dalam membela NKRI, dan juga sebagai motivasi Apresiasi Basarnas kepada Para Pahlawan yang telah gugur, juga sebagai motivasi untuk personil Basarnas dalam sinergi menjalankan tugas tugas kemanusiaan agar lebih baik lagi.


Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di TMP Kapahaha ini merupakan rangkaian Puncak kegiatan dari sebelumnya yang sudah di laksanakan seperti berbagai Perlombaan, Uji Skills, dan Fitnes Drill antar Personil dalam rangka untuk memperingati HUT ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.


Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, kemudian dilanjutkan dengan peletakkan karangan bunga oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon ditugu TMP, kemudian dilanjutkan lagi dengan tabur bunga oleh Pejabat, Peserta Upacara dan DWP Unsur Pelaksana Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon.


Usai Upacara dan Ziarah Makam Pahlawan, kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh Pejabat dan peserta upacara di depan Tugu Taman Makam Pahlawan Kapahaha. (Rdks) 

Selengkapnya

Sebanyak 45 Casis Bintara Dan Tamtama TNI AL Asal Maluku, Ikuti Seleksi Pusat, Dilepas Wadan Kodaeral IX Ambon

Februari 27, 2026

Foto : Sebanyak 45 Casis Bintara Dan Tamtama TNI AL Asal Maluku, Ikuti Seleksi Pusat, Dilepas Wadan Kodaeral IX Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Wakil Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut lX (Kodaeral lX), Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi mewakili Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas,.S.H. melepas 45 Calon Siswa Bintara dan Tamtama TNl AL Gelombang 1 TA. 2026 asal Maluku di Depan Gedung Mako Kodaeral lX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Jumat (27/2/2026).


45 Calon Siswa (Casis) asal Maluku yang akan melaksanakan Seleksi Tingkat Pusat di Lembaga Penyedia Tenaga Angkatan Laut (Lapetal) Malang, Jawa Timur tersebut, terdiri dari 23 Calon Bintara Pria, 4 Calon Bintara Wanita dan 18 Calon Tamtama. 


"Atas nama Komandan Kodaeral lX dan  seluruh pejabat Kodaeral lX mengucapkan selamat jalan dan selamat berjuang, jalani seleksi pusat dengan semangat yang lebih tinggi karena kalian akan bersaing dengan teman-temanmu se-Indonesia," terang Wadan Kodaeral lX. 


Wadan Kodaeral lX mengatakan, 45 Casis ini adalah yang terbaik dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi penerimaan Casis Bintar dan Tamtama TNl AL Gelombang l TA.2026 yang dilaksanakan di Kodaeral lX.


Keberangkatan Casis ke Panpus Malang ini, merupakan tahapan lanjutan dalam proses seleksi tingkat pusat guna menentukan kelulusan akhir menjadi prajurit TNI Angkatan Laut. 


Laksma TNI Risahdi juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama mengikuti seleksi di tingkat pusat. Ia mengingatkan para casis untuk tetap percaya diri, disiplin, serta menjaga sikap dan etika sebagai representasi putra-putri terbaik Maluku.


“Keberangkatan kalian ke Panpus Malang adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan. Persiapkan diri dengan maksimal, jaga nama baik keluarga dan satuan, serta tunjukkan bahwa kalian mampu bersaing dan memberikan yang terbaik,” tegasnya.


Wadan Kodaeral IX juga berpesan agar para casis tetap menyiapkan mental, apabila pada saat pelaksanaan Tes Pusat, mereka dinyatakan tidak lolos, jangan berputus asa, tapi jadikan cambuk untuk mempersiapkan diri lebih baik untuk tes berikutnya.


Kegiatan pembekalan dan pelepasan tersebut diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar seluruh Casis diberikan kelancaran, keselamatan, kesehatan dan hasil terbaik dalam mengikuti seleksi di Panpus Malang. (Rdks) 

Selengkapnya

Kamis, 26 Februari 2026

Safari Ramadhan 1447 H Jadi Momentum Perkuat Iman dan Sinergitas Pemprov–Pemkab

Februari 26, 2026

Foto : Safari Ramadhan 1447 H Jadi Momentum Perkuat Iman dan Sinergitas Pemprov–Pemkab

Halut
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (26/2/2026) pukul 18.40 WIT, bertempat di Masjid Agung Subulussalam (Masjid Raya), Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo.


Kegiatan yang mengusung tema “Jadikan Ramadhan Sebagai Momentum Untuk Memperkuat Iman, Mempererat Persaudaraan, Menumbuhkan Kepedulian dan Kasih Sayang Kepada Sesama Menuju Maluku Utara Sejahtera” ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh ratusan jemaah.


Rombongan Safari Ramadhan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Hi. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I bersama Ibu, didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi, di antaranya Kepala Dinas Perikanan Fauji Momole, S.P, Kepala Dinas DP3A Dra. Hairiah, M.Si, Kepala Dinas Pangan Dheni Tjan, Karo Kesra Dr. Asrul Gailea, M.M, serta Karo Adpim H. Abdul Karim, S.Ag. 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K, Sekda Halut Drs. E.J. Papilaya, Dan Pos AL Tobelo Lettu Laut (P) Mario Yohanes Latumahina, Dansub Pom XV/1-1 Tobelo Letda Cpm Irwansyah K., S.H, Wakil Ketua II DPRD Halut Abdilah Bailusi, para pimpinan OPD, serta warga masyarakat setempat.


Sambutan sekaligus kultum oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan pendidikan, khususnya Tarbiyatul Qolbiyah atau pendidikan hati agar senantiasa dekat dengan Allah SWT.


Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis, baik hablum minallah (hubungan dengan Allah) maupun hablum minannas (hubungan sesama manusia). Selain itu, Ramadhan dimaknai sebagai Tarbiyatul Aqliyah, yakni pendidikan akal untuk melahirkan pikiran-pikiran positif yang bermanfaat bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.


Lebih lanjut, ia mengajak umat Islam untuk mewujudkan Ahsan Muamalah, yakni perilaku terbaik dalam kehidupan sosial, sehingga menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi sesama. “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah, kemudian sholat Tarawih dan Witir berjamaah.


Dalam tausiyah dan arahannya, Wakil Gubernur Maluku Utara Hi. Sarbin Sehe mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur karena dapat menjalankan ibadah Ramadhan 1447 H. Ia menyebut Ramadhan sebagai bulan kompetisi dalam kebaikan dan momentum meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.


“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari segala perbuatan yang dilarang Allah SWT. Ramadhan juga menjadi bulan turunnya Al-Qur’an, yang dikenal dengan peristiwa Nuzulul Qur’an, sehingga kita dianjurkan memperbanyak tadarus dan sholat tarawih,” ungkapnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya menunaikan zakat fitrah sebagai wujud kepedulian sosial, karena dalam setiap rezeki yang diberikan Allah SWT terdapat hak orang lain yang harus dibagikan.


Selain aspek keimanan, Wakil Gubernur turut menyoroti persoalan lingkungan, khususnya ancaman sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi keberlangsungan hidup bersama.


Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menyerahkan bingkisan Ramadhan berupa satu set rebana dan mukena kepada pengurus masjid. (𝐆𝐈𝐎)

Selengkapnya

Siap Berkarya, Lapas Namlea Bekali Warga Binaan PB Sertifikat Pengelasan

Februari 26, 2026

Foto : Siap Berkarya, Lapas Namlea Bekali Warga Binaan PB Sertifikat Pengelasan

Namlea
, Globaltimurnn.com - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea berinisial SS resmi dibebaskan setelah mendapatkan program Pembebasan Bersyarat (PB), Rabu (25/02/2026). Tak hanya pembebasan yang didapatkan, warga binaan tersebut juga diserahkan sertifikat pelatihan pengelasan yang diikuti sebelumnya pada 2024 lalu. 


Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, mengharapkan SS dapat menerapkan pengalaman dan skill yang dikuasai ketika kembali bergabung kedalam lingkungan masyarakat.


 "Reintegrasi sosial dalam bentuk PB adalah upaya penyatuan kembali warga binaan kedalam masyarakat agar diterima lagi dan menjalani hidup dengan produktif. Hendaknya setiap skil dan ilmu yang mereka dapatkan selama di Lapas seperti kegiatan pelatihan berbasis kompetensi dalam bidang industri juga harus diaplikasikan di khalayak luas," ucapnya. 


Selama di Lapas, SS dikenal sebagai pribadi yang aktif mengikuti program pembinaan dan berkelakuan baik serta dijadikan sebagai salah satu tamping yang membantu kegiatan pembinaan sehar-hari di Lapas. Dalam bidang pengelasan, ia meraih predikat kompeten dalam pelatihan vokasi bersertifikat yang dilaksanakan bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Buru pada tahun 2024. 


"Setelah bebas, saya akan kembali lagi ke kampung halaman dan berusaha meniti kehidupan lebih baik lagi. Dengan sertifikat yang saya peroleh akan sangat membantu terutama dalam memulai kegiatan usaha dalam bidang pengelasan dan bidang-bidang lainnya," tutur SS. 


Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan menjelaskan SS mendapat PB berdasarkan Surat Keputusan yang dikeluarkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan setelah memenuhi persyaratan administratif dan subtantif. 


"Yang bersangkutan telah kami serahkan ke kejaksaan sebagai bentuk pengawasan awal dan Bapas Ambon yang akan melakukan pembimbingan dan pembinaan lanjutan selama menjalani PB," jelas Mustafa. (Za)

Selengkapnya

Pastikan Kamtib selama Ramadan‎, Lapas Wahai Gandeng Polsek Gelar Razia

Februari 26, 2026

Foto : Pastikan Kamtib selama Ramadan‎, Lapas Wahai Gandeng Polsek Gelar Razia

Wahai
, Globaltimurnn.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai konsisten gelar razia pada blok hunian Warga Binaan lewat slogan One Week One Raid atau sepekan sekali razia untuk jaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib). Kali ini, guna pastikan kelancaran pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan, kegiatan rutin tersebut kembali dilaksanakan pada Rabu (25/02/2026) malam dengan menggandeng personel dari Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai sebagai bentuk sinergi antarinstansi.


‎‎Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyatakan bahwa langkah preventif ini diambil untuk meminimalisir keberadaan barang-barang terlarang yang dapat mengganggu kekhusyukan Warga Binaan dalam beribadah. ‎"Kami ingin memastikan bahwa selama bulan suci ini, lingkungan Lapas tetap kondusif. Sinergi bersama Polsek adalah bukti komitmen kami dalam menciptakan situasi yang tertib dan harmonis," ujar Tersih.


‎‎Dalam razia tersebut, petugas gabungan menyisir setiap sudut kamar hunian dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis namun tegas. Selama penggeledahan, petugas berhasil menyita 1 silet, 2 botol parfum kaca, 2 alat cukur, 1 kaca, 1 korek, 2 sekrup, dan 1 obat. Barang sitaan tersebut kemudian didata dan akan dimusnahkan dikemudian hari.


‎‎Personel Polsek Wahai, Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Maurits David Nikijuluw, yang turut mendampingi pelaksanaan razia, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan untuk membantu instansi pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan. 


‎"Kami mengapresiasi langkah preventif Lapas. Kehadiran kami bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk memberikan rasa aman. Kami ingin saudara-saudara kita yang sedang menjalani pembinaan di dalam Lapas dapat beribadah dengan tenang, tanpa ada gangguan dari peredaran barang terlarang. Keamanan mereka adalah bagian dari kenyamanan wilayah kami juga," kata David.


‎‎Sementara itu, secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi langkah sigap yang dilakukan oleh Lapas Wahai, terutama pada momen hari besar keagamaan.


‎"Kami sangat mendukung sinergi yang dibangun oleh jajaran Pemasyarakatan Maluku termasuk Lapas Wahai dengan Aparat Penegak Hukum setempat, dalam hal ini Polsek Wahai. Keamanan di dalam Lapas adalah fondasi utama agar seluruh program pembinaan, khususnya pembinaan kerohanian di bulan Ramadan, dapat berjalan sukses," terang Ricky.


Hasil razia yang nihil narkoba dan handphone ini, lanjutnya, menunjukkan bahwa fungsi pengawasan dan penggeledahan rutin di Lapas Wahai berjalan dengan baik. "Tapi bukan berarti barang yang lainnya bisa masuk, sebaliknya segala yang dilarang tidak boleh masuk," tegas Ricky.


‎Melalui razia humanis ini, diharapkan seluruh Warga Binaan Lapas Wahai dapat menjalankan rangkaian ibadah Ramadan, mulai dari puasa hingga salat tarawih berjamaah dengan penuh khidmat. (Za)

Selengkapnya

Perkuat Layanan Hak Warga Binaan, Jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku Ikuti Arahan Dirjenpas Terkait Integrasi dan Remisi

Februari 26, 2026

Foto : Perkuat Layanan Hak Warga Binaan, Jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku Ikuti Arahan Dirjenpas Terkait Integrasi dan Remisi

Ambon
, Globaltimurnn.com – Jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku mengikuti Rapat Virtual Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengenai Pembinaan Narapidana dan Anak Binaanyang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, Kamis (26/02/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), serta Rumah Tahanan Negara (Rutan) di seluruh Indonesia.


Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari undangan resmi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka memberikan pengarahan terkait pengusulan hak integrasi dan remisi narapidana serta pengurangan masa pidana anak binaan. Dalam pelaksanaannya, seluruh jajaran pembinaan seperti Kabid Pembinaan, Kasi Binadik, Kasi Bimkemaswat, Kasi Registrasi, operator Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), serta petugas terkait lainnya turut mengikuti kegiatan ini.


Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menegaskan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam proses administrasi warga binaan, khususnya dalam pengusulan hak-hak narapidana dan anak binaan. ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemasyarakatan untuk meningkatkan koordinasi dan memberikan pelayanan terbaik.


“Bantu administrasi warga binaan, jangan ada pembiaran. Rapatkan barisan, berikan pelayanan terbaik bagi warga binaan,” tegas Mashudi.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan bahwa jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku siap menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dengan memperkuat kualitas pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Maluku.


Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan proses pengusulan hak integrasi, remisi, serta pengurangan masa pidana bagi anak binaan berjalan sesuai ketentuan dan prinsip akuntabilitas.


“Melalui arahan ini, kami memastikan seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku semakin optimal dalam melaksanakan pembinaan serta memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan sesuai regulasi kepada warga binaan,” ujar Ricky.


Dengan adanya rapat virtual ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia dapat semakin memperkuat sinergi dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan narapidana dan anak binaan, sekaligus memastikan hak-hak mereka terpenuhi secara tepat dan sesuai peraturan yang berlaku. (Za)

Selengkapnya

Akselerasi E-Katalog V6, Lapas Geser Perkuat Pengadaan dan Perbendaharaan 2026 Lewat Sharing Session KPPN Jakarta VII Secara Daring

Februari 26, 2026

Foto : Akselerasi E-Katalog V6, Lapas Geser Perkuat Pengadaan dan Perbendaharaan 2026 Lewat Sharing Session KPPN Jakarta VII Secara Daring

Geser
, Globaltimurnn.com - Bertempat di Ruang Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser mengikuti Kegiatan Peningkatan Kapasitas Stakeholder (Pentas) Pengadaan secara online. Kegiatan yang bertajuk “Sharing Session: Implementasi LS Kontraktual E-Katalog Versi 6 dan Penguatan Kompetensi Pejabat Perbendaharaan Tahun 2026 ini diisi oleh narasumber dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta VII, kamis (26/02/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam birokrasi pemerintahan, mengingat pengelolaan belanja negara yang notabennya merupakan bagian krusial dalam tata kelola keuangan negara menuntut akuntabilitas, transparansi, dan orientasi pada value for money. Seiring dengan implementasi mekanisme Pembayaran Langsung (LS) Kontraktual melalui E-Katalog Versi 6 serta penguatan kebijakan sertifikasi kompetensi Pejabat Perbendaharaan Tahun 2026. Selain itu, Satuan Kerja dihadapkan pada tantangan penyesuaian alur kerja pembayaran, integrasi sistem INAPROC dan SAKTI, serta pemenuhan kompetensi bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM), dan Bendahara. 


Kepala Urusan Tata Usaha M. Alhamid yang dalam kapasitasnya sebagai Pejabat Penandatanganan SPM (PPSPM) ketika di konfermasi menjelaskan bahwa tentunya dengan kegiatan ini kita di tuntut untuk bekerja secara optimal guna dapat mengikuti perubahan sistem keuangan yang selalu ada pengembangan.


“Kegiatan ini dinilai sangat penting guna memberikan pemahaman yang komprehensif dan selaras agar kebijakan tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten, tertib, dan mendukung peningkatan kualitas belanja negara pada setiap satuan kerja di lingkungan Pemasyarakatan. Kita harus berpacu dengan sistem keuangan yang ada, tentunya dengan sistem ini lebih mempermudah kita dalam hal pengawasan, terutama pada kegiatan yang bersifat kontraktual,” jelas Alhamid.


Di tempat yang berbeda, Kepala Lapas Geser, Mulyo Utomo menyampaikan apresiasimnya dan turut mendukung partisipasi staf maupun pejabat Lapas Geser dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Stakeholder. 


“Penguasaan E-Katalog Versi 6 dan sistem INAPROC dan SAKTI sangat krusial dalam mendukung dan mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel guna peningkatan kualitas belanja negara melalui prinsip value for money serta mempermudah pengawasan pada kegiatan yang diperlukan kesepakatan atau kontraktual,” pungkas Utomo. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT