globaltimurnn.com

Kamis, 16 Juli 2026

Kodaeral IX Gelar Aksi "Aku Cinta Laut 2026" Karya Bakti Bersih-Bersih Pantai Negeri Saleman

Juli 16, 2026


Saleman
, suaratabaosonline.com - Dalam rangka mendukung program Aksi Cinta Laut 2026 sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir, prajurit Kodaeral IX bersama masyarakat melaksanakan Karya Bakti TNI AL dengan bersih-bersih Pantai Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Rabu (16/7/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadister Kodaeral IX Kolonel Laut (KH) Franky Jamris Akihary, prajurit Kodaeral IX, Babinsa Negeri Saleman, Babinsa Negeri Karlutu, Babinpotmar Kodaeral IX diikuti masyarakat Negeri Saleman, mahasiswa KKN PPM UGM 2026, serta para pelajar dari SMK Negeri 7 Maluku Tengah, SMP Negeri 32 Maluku Tengah, dan SD Negeri 214 Maluku Tengah.


Melalui semangat gotong royong, seluruh peserta bahu-membahu membersihkan sampah yang berada di sepanjang pesisir pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut. 


Kadister Kodaeral lX mewakili Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H.,M.H. mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI AL, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencintai serta menjaga laut Indonesia.


Aksi bersih pantai ini lanjutnya, memiliki makna penting, mengingat Negeri Saleman merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Maluku yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. 


"Dengan lingkungan pantai yang bersih dan terawat, diharapkan daya tarik wisata dapat terus terjaga sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat," terangnya.


Selain membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang pesisir, kehadiran para pelajar dan mahasiswa dalam program "Aku Cinta Laut 2026" Karya Bakti TNl AL ini juga menjadi sarana edukasi sejak dini mengenai pentingnya menjaga laut dari pencemaran plastik.


Melalui Aksi Cinta Laut 2026, Kodaeral IX terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap kebersihan laut dan pesisir sebagai budaya bersama.


Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian sumber daya maritim sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.


Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kodaeral IX bersama masyarakat Maluku Tengah berharap kesadaran akan kebersihan lingkungan terus meningkat, sehingga Negeri Saleman tetap menjadi primadona wisata yang bersih, indah, dan mendunia. (Rdks) 

Selengkapnya

Kodaeral IX Gelar Aksi "Aku Cinta Laut 2026" Karya Bakti Bersih-Bersih Pantai Negeri Saleman

Juli 16, 2026


Saleman
, globaltimurnn.com - Dalam rangka mendukung program Aksi Cinta Laut 2026 sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir, prajurit Kodaeral IX bersama masyarakat melaksanakan Karya Bakti TNI AL dengan bersih-bersih Pantai Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Rabu (16/7/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadister Kodaeral IX Kolonel Laut (KH) Franky Jamris Akihary, prajurit Kodaeral IX, Babinsa Negeri Saleman, Babinsa Negeri Karlutu, Babinpotmar Kodaeral IX diikuti masyarakat Negeri Saleman, mahasiswa KKN PPM UGM 2026, serta para pelajar dari SMK Negeri 7 Maluku Tengah, SMP Negeri 32 Maluku Tengah, dan SD Negeri 214 Maluku Tengah.


Melalui semangat gotong royong, seluruh peserta bahu-membahu membersihkan sampah yang berada di sepanjang pesisir pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut. 

Kadister Kodaeral lX mewakili Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H.,M.H. mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI AL, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencintai serta menjaga laut Indonesia.


Aksi bersih pantai ini lanjutnya, memiliki makna penting, mengingat Negeri Saleman merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Maluku yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. 

"Dengan lingkungan pantai yang bersih dan terawat, diharapkan daya tarik wisata dapat terus terjaga sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat," terangnya.


Selain membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang pesisir, kehadiran para pelajar dan mahasiswa dalam program "Aku Cinta Laut 2026" Karya Bakti TNl AL ini juga menjadi sarana edukasi sejak dini mengenai pentingnya menjaga laut dari pencemaran plastik.


Melalui Aksi Cinta Laut 2026, Kodaeral IX terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap kebersihan laut dan pesisir sebagai budaya bersama.


Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian sumber daya maritim sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.


Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kodaeral IX bersama masyarakat Maluku Tengah berharap kesadaran akan kebersihan lingkungan terus meningkat, sehingga Negeri Saleman tetap menjadi primadona wisata yang bersih, indah, dan mendunia. (V374) 

Selengkapnya

𝐊𝐨𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐇𝐚𝐥𝐮𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐔𝐆𝐌 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐇𝐢𝐥𝐢𝐫𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐚𝐥𝐚 𝐁𝐞𝐫𝐛𝐚𝐬𝐢𝐬 𝐑𝐢𝐬𝐞𝐭, 𝐋𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐕𝐚𝐫𝐢𝐞𝐭𝐚𝐬 𝐔𝐧𝐠𝐠𝐮𝐥 "𝐆𝐀𝐌𝐀𝐏𝐀𝐋𝐀𝐓𝐎"

Juli 16, 2026


Tobelo
, Globaltimurnn.com – Sebagai kelanjutan keberhasilan program hilirisasi komoditas kelapa, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara memperluas pengembangan ekonomi unggulan daerah ke komoditas pala melalui kerja sama riset strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

 

Kegiatan peninjauan dan verifikasi tanaman pala dilakukan Selasa (14/7) di Kebun Pala Desa Kusuri, Kecamatan Tobelo Barat. Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si, didampingi Sekretaris Daerah E.J. Papilaya, Kepala Dinas Pertanian Piet Hein Onthony, Kepala Dinas Kominfo Yandre Sumtaki, Perwakilan Badan Litbang Willi Kalaty, Camat Tobelo Barat serta jajaran perangkat daerah. Tim peneliti dari UGM yang hadir antara lain Prof. Tri Kuntoro Priyambodo, Prof. Agus Budi Setiawan beserta dua rekan peneliti lainnya. 

 

Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si menjelaskan bahwa pengembangan pala menjadi prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah, beriringan dengan komoditas kelapa yang sudah lebih dulu masuk tahap hilirisasi.

 

"Pengembangan pala menuju hilirisasi membutuhkan kualitas bibit unggul. Selama ini petani menggunakan bibit dari biji, kini bersama pakar UGM kita terapkan sistem klonal dengan teknik sambung pucuk agar hasil panen lebih maksimal. Kolaborasi ini melahirkan varietas unggul baru yang kita namakan GAMAPALATO – singkatan dari Gadjah Mada Pala Tobelo," ungkap Bupati.

 

Saat ini varietas GAMAPALATO sudah melalui tahap pengecekan di beberapa lokasi pengujian di wilayah Tobelo, Galela dan sekitarnya. Dengan teknologi ini, tanaman diprediksi mulai berbuah dalam waktu 2–3 tahun, dengan produktivitas dan kualitas buah jauh lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Bupati juga telah memerintahkan seluruh dinas terkait untuk memberikan dukungan penuh terhadap tim peneliti UGM guna memastikan program ini berdampak nyata bagi kesejahteraan petani. 

 

Prof. Tri Kuntoro Priyambodo dari UGM menyampaikan bahwa kerja sama ini didukung hibah penelitian sinergi untuk mewujudkan target RPJM Halmahera Utara. Tahap awal dilakukan pemetaan lahan menggunakan teknologi canggih berupa drone Vertic Air produksi binaan UGM (AMX UAV Technologies) untuk memetakan kesesuaian lahan dan kandungan hara tanah secara presisi.

 

"Ke depannya, pala tidak lagi hanya dijual dalam bentuk buah segar, melainkan diolah menjadi produk bernilai tinggi seperti minyak atsiri. Sama seperti pola hilirisasi kelapa, kami mendorong Pemda menetapkan aturan tata kelola agrobisnis yang terstruktur agar keuntungan ekonomi maksimal diterima oleh petani dan masyarakat," jelasnya.

 

Sementara itu, Prof. Agus Budi Setiawan menambahkan bahwa kekayaan sumber daya genetik pala asli Halmahera Utara menjadi modal utama dalam seleksi individu unggul yang nantinya diperbanyak secara klonal. Ini merupakan langkah awal dari integrasi rantai pasok hulu hingga hilir, sehingga petani dapat menerapkan budidaya modern dan presisi. Pihaknya juga berharap Pemda Halut dapat memiliki teknologi pemetaan serupa untuk mempermudah berbagai pekerjaan pemantauan wilayah dan pengembangan pertanian. 

 

Program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas pala secara signifikan, memperkuat kemandirian ekonomi daerah, serta menjadikan Halmahera Utara sebagai pusat pengembangan dan pengolahan pala berbasis riset terpadu di wilayah Maluku Utara. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Sosbang Satgaswil Malut Kolaborasi Kesbangpol Kota Ternate" Paskibra Tangguh Ideologi Pancasila"

Juli 16, 2026


Ternate
, globaltimurnn.com - SOSBANG Satgaswil Malut berkolaborasi dengan Kesbangpol Kota Ternate  dengan TEMA "Paskibraka Tangguh Ideologi Pancasila" kepada Calon Paskibraka Kota Ternate Tahun 2026 guna mencegah Bahaya Penyebaran Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme Dan Terorisme (IRET)  serta Kekerasan Nihilistik tipe TCC.


Unit Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri menjadi narasumber dalam kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon pasukan pengibar bendera pusaka tingkat kota ternate tahun 2026, di dampingi BRIPKA AMRI dan HIDAYAT M. SALEH, SE selaku pelatih dari para calon paskibraka kota ternate tahun 2026.


Kegiatan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIT s.d. selesai di ruang aula Kantor Kesbangpol Kota Ternate, Kel. Marikurubu, Kec. Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, dengan peserta calon paskibraka kota ternate sebanyak 63 siswa pilihan dari sma sekota ternate.


Dalam kegiatan tersebut Briptu Idris Tuguis ( Banit Pencegahan/Idensos Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri ) sebagai narasumber dari Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri.


Briptu Idris Tuguis menyampaikan Data bahwa terdapat 112 anak terpapar radikal-terorisme yang tersebar di 26 wilayah, dengan konsentrasi tertinggi di Jawa Barat (18 anak) dan Jawa Tengah (11 anak). Rentang usia 10-18 tahun menegaskan kerentanan remaja terhadap proses radikalisasi yang berlangsung bertahap dan relatif koheren secara ideologis. Paparan umumnya terjadi melalui keluarga, lingkungan sosial, serta konsumsi propaganda dan glorifikasi aksi teror yang membingkai kekerasan sebagai Bentuk perjuangan atau pengorbanan.


Di sisi lain, 70 anak terpapar kekerasan tipe TCC tercatat di 18 provinsi, dengan 67 anak telah mendapatkan intervensi. Kasus terbanyak ditemukan di DKI Jakarta (15 anak) dan Jawa Barat (12 anak), dengan rentan usia 11-19 tahun. Berbeda dari radikalisasi terorisme, kekerasan pada kelompok ini bersifat nihilistik dan tidak koheren secara ideologis, lebih dipicu oleh faktor psikososial seperti perundungan, kekerasan domestik, keterasingan, dan konsumsi intensif konten kekerasan daring.


Akhir dari kegiatan tersebut, BRIPKA AMRI (Pelatih Calon Paskibraka) menyampaikan terimakasih kepada Unit Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri yang sudah mau hadir dan memberikan pengetahuan dan penguatan nilai-nilai kebangsaan kepada Calon Paskibraka Kota Ternate Tahun 2026. (V374) 

Selengkapnya

Warga Binaan Rutan Ambon Bangun Sistem Pembuangan Asap Dapur, Bekal Keterampilan untuk Masa Depan

Juli 16, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kali ini, melalui kegiatan pembuatan sistem pembuangan asap dapur, warga binaan dibekali keterampilan konstruksi sederhana yang tidak hanya bermanfaat selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga menjadi modal saat kembali ke masyarakat.


Program yang berlangsung pada Kamis (16/07/2026) itu merupakan bagian dari bimbingan kerja yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mendukung peningkatan sarana dan prasarana di lingkungan Rutan Ambon.


Dalam pelaksanaannya, warga binaan didampingi langsung oleh petugas mulai dari tahap pengukuran lokasi, penyusunan desain, pemotongan material, pemasangan instalasi hingga proses penyelesaian akhir (finishing). Hasilnya, sistem pembuangan asap dapur yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan sirkulasi udara sehingga aktivitas memasak menjadi lebih aman dan nyaman.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga pengembangan keterampilan yang memiliki nilai guna.


"Kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terus mengembangkan keterampilan melalui berbagai kegiatan kerja yang produktif. Pembuatan sistem pembuangan asap dapur ini membuktikan bahwa pembinaan kemandirian mampu menghasilkan keterampilan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan Rutan. Harapannya, bekal yang mereka peroleh dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Jefry.


Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja Rutan Kelas IIA Ambon, Ode Ena, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan vokasional yang terus dikembangkan guna meningkatkan kompetensi kerja warga binaan.


Menurutnya, selain mengasah kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, ketelitian, serta kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan.


"Melalui kegiatan ini, warga binaan belajar menerapkan keterampilan secara langsung dalam pekerjaan yang bermanfaat. Mereka juga dibiasakan menjaga kualitas hasil pekerjaan dan menyelesaikan tugas secara bertanggung jawab sebagai bekal saat kembali ke masyarakat," jelas Ode Ena.


Salah seorang warga binaan yang terlibat, Safril, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti program tersebut. Ia menilai pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk kehidupan setelah bebas nanti.


"Saya senang bisa ikut mengerjakan sistem pembuangan asap dapur ini. Kami belajar mulai dari pengukuran, pemasangan material hingga bekerja sama agar hasilnya sesuai harapan. Pengalaman ini menjadi keterampilan baru yang semoga bermanfaat ketika saya kembali ke masyarakat," ungkapnya.


Melalui berbagai program pembinaan kemandirian, Rutan Kelas IIA Ambon terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu mencetak warga binaan yang lebih mandiri, memiliki keterampilan kerja, serta siap berkontribusi secara positif setelah kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan. (Za)

Selengkapnya

Laporan Jurnalis Dugaan Pengancaman Pembunuhan Diabaikan, Penyidik Diduga Kuat Dibungkam Terduga Pelaku

Juli 16, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com - Laporan dugaan pengancaman pembunuhan lewat surat laporan pengaduan tertanggal 22 Desember 2025, yang di laporkan oleh salah satu jurnalis Provinsi Maluku ke Polsek Amahai, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah mubasir, hilang di tangan penyidik bagai ditelan bumi. 


Dugaan ini menguat setelah melewati beberapa kali surat pemberitahuan proses SP2HP yang di berikan okeh penyidik Polsek Amahai, dan dipenghujung jelang gelar perkara informasi penyidik bahwa akan dilakukan gelar perkara dan berdasarkan keterangan saksi laporan dugaan tersebut tidak memiliki bukti kuat sehingga saat gelar perkara akan ditutup. Ungkap salah satu penyidik yang di ketahui bernama Indry


Merasa tidak puas dengan keterangan penyidik, pelapor membamgun koordinasi dengan penyidik tersebut, namun ditengah komunikasi itu, seakan nada kurang bagus yang di sampaikan ke pelapor yang mencari keadilan atas perilaku perbuatan pelaku yang jelas fakta melakukan tindak pidana pengancaman pembunuhan terhadap seorang jurnalis, beberapa bulan lalu di Kecamatan Amahai saat melaksanakan tugas jurnalis. 


Komunikasi dengan penyidik berlanjut dengan meminta pelapor datangi Polsek Amahai guna bertatap muka dengan Kanit Reskrim Polsek Amahai beberapa waktu lalu, dan hal itupun dipenuhi pelapor dengan tujuan menyerahkan barang bukti. 


Pertemuan dengan kanit Reskrim Polsek Amahai itu tidak membuai hasil yang memuaskan sesuai fakta, justru kuat dugaan penyidik sudah dibungkam oleh terduga pelaku. 


Janji proses pun tak kunjung jalan hingga detik ini setelah usai pertemuan itu di Polsek Amahai. 


Ketidak puasan ini pun menguat keresahan pelapor, dan kemudian membangun komunikasi dengan Kapolsek Amahai Ipda. Marines Sopacuaperu, namun alhasil nihil informasi balik dari Kapolsek, padahal pelapor hanya mencari keadilan sesuai fakta dan bukti lengkap. 


Diduga kuat semua saksi memberikan keterangan palsu di hadapan Polisi karena takut diusir dari tempat dimana saksi tinggal, karena terancam akan diusir dari lahan oleh Kadus sebagai pemilik lahan, yang dilaporkan sebagai terduga pelaku pengancaman pembunuha terhadap jurnalis yang sedang melakukan tugas jurnalis. 


Perbuatan ini jelas - jelas melanggar UU Pers no. 40 tahun 1999 tentang pidana menghalangi wartawan, pada Pasal 18 ayat 1 mengatakan" Melarang siapa pun menghalang-halangi kerja jurnalistik dengan ancaman pidana.


1.) Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). 


Pada pasal 4 UU Pers No. 40 tahun 1999 pada ayat 3 menyampaikan" Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hakhak  mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. 


Dengan persoalan ini, Pimpinan  Redaksi Media Globaltimurnn.com Verry Jacob mengutuk keras sikap dan cara kerja penyidik Polsek Amahai yang dinilai buruk, sehingga awak media menekankan dan menegaskan kepada Kapolda Maluku untuk segera mengevaluasi penyidik Polsek Amahai dan Kapolsek secara menyeluruh agar bisa melakukan tugas dengan baik dan jangan terkesan masuk angin, karena sudah jelas Pers adalah Mitra Polri dan itu sudah tertuang dalam kesepakatan Waka Polri bersama Dewan Pers beberapa waktu lalu. (V374) 


Selengkapnya

Rabu, 15 Juli 2026

Bangun Generasi Emas Ambon, Wali Kota Resmikan Program Child Community Hero di SD Kristen Nania

Juli 15, 2026


Ambon
, Globalrimurnn.com – Komitmen membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial terus diperkuat Pemerintah Kota Ambon. Hal itu ditandai dengan peluncuran Program Child Community Hero di SD Kristen Nania, Kamis (16/07/2026), yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si.


Program yang merupakan hasil kolaborasi antara SD Kristen Nania dan Yayasan Pohon Sagu tersebut mengangkat tema "Launching Project Child Community Hero: Aku, Kamu, Kita, Semua Bahagia", sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, empati, dan kepedulian sosial bagi peserta didik sejak usia dini.


Acara peluncuran dihadiri Ketua Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen YB Sitanala, jajaran Pemerintah Kota Ambon, pimpinan OPD, tokoh gereja, orang tua murid, serta seluruh siswa SD Kristen Nania.


Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), harus diimbangi dengan penguatan karakter anak agar mereka tidak kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.


Menurutnya, pendidikan masa kini tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk pribadi yang berintegritas, memiliki empati, mampu bekerja sama, serta peduli terhadap lingkungan sekitar.


"Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang cerdas sekaligus memiliki karakter yang kuat. Kemajuan teknologi harus menjadi alat untuk berkembang, bukan sesuatu yang menjauhkan mereka dari nilai-nilai kemanusiaan," ujar Wattimena.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, mengingat masih tingginya kasus kekerasan dan perundungan yang berdampak pada perkembangan mental mereka.


Karena itu, Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi atas lahirnya Program Child Community Hero yang dinilai sejalan dengan upaya penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila.


"Saya berharap program ini terus berlanjut dan mampu melahirkan generasi emas Kota Ambon yang berkarakter, berjiwa pemimpin, peduli terhadap sesama, dan siap menghadapi tantangan masa depan," katanya.


Sementara itu, Kepala SD Kristen Nania, Pdt. Ficca Rumahruson, M.Si, menjelaskan bahwa Child Community Hero menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam membangun karakter peserta didik melalui kolaborasi bersama orang tua dan berbagai mitra pendidikan.


Menurutnya, pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang kreatif, berbudaya, serta memiliki wawasan global.


Di sisi lain, Ketua Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen YB Sitanala, Pdt. Renny Haliwela, S.Th, menegaskan bahwa sekolah Kristen merupakan ruang belajar yang terbuka bagi seluruh anak tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku.


Ia berharap keberagaman yang ada di SD Kristen Nania menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menghargai perbedaan dan memperkuat nilai toleransi sejak dini.


Ketua Yayasan Pohon Sagu, Imanuel Lawalata, menjelaskan bahwa filosofi pohon sagu menjadi inspirasi utama program tersebut. Seperti pohon sagu yang membangun akar kuat sebelum bertumbuh tinggi, anak-anak juga perlu memiliki fondasi karakter sebelum mengejar prestasi.


Program Child Community Hero akan berlangsung selama tiga bulan bagi siswa kelas IV hingga VI. Dalam pelaksanaannya, peserta dibimbing mentor dalam kelompok kecil untuk mengenali potensi diri, membangun empati, melatih kepemimpinan, hingga merancang proyek sosial sebagai solusi atas persoalan di lingkungan mereka.


Menurut Lawalata, program yang telah berjalan sejak 2023 itu telah melahirkan berbagai aksi nyata di sejumlah sekolah di Maluku, termasuk proyek kebersihan yang digagas langsung oleh para siswa.


Peluncuran Program Child Community Hero ditandai dengan seremoni bersama serta pengenalan program kepada seluruh peserta didik dan orang tua. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam melahirkan generasi muda Kota Ambon yang cerdas, berkarakter, berempati, dan mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat.(Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT