globaltimurnn.com

Deskripsi gambar

Kamis, 22 Oktober 2026

Dankodaeral IX Hadiri Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis Koarmada RI

Oktober 22, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menghadiri Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat strategis di lingkungan TNI AL yang dipimpin Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) di Gedung Serbaguna Mako Kodaeral III, Kamis (22/10/2026).


Sertijab tersebut meliputi jabatan Dankodaeral II, Dankodaeral III, Dankodaeral VII, Asisten Operasi Pangkoarmada RI, Asisten Teritorial Pangkoarmada RI, serta Komandan Kolat Koarmada RI.


Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan personel TNI AL untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, mendorong regenerasi, serta meningkatkan profesionalisme dan kinerja satuan dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan penyampaian kesan dan pesan pejabat lama, perkenalan pejabat baru, sambutan Pangkoarmada RI, serta penyerahan cendera mata kepada pejabat lama. 


Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah sebagai wujud kebersamaan sekaligus penghormatan atas pengabdian para pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan.


Kehadiran Dankodaeral IX dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat soliditas dan memperkuat sinergi antarsatuan di lingkungan TNI AL.


Koordinasi dan kebersamaan yang terjaga diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal, khususnya dalam menjaga kesiapan operasional serta mempertahankan kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.


Melalui pergantian kepemimpinan yang terencana, setiap satuan diharapkan dapat melanjutkan program kerja secara berkesinambungan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. (Rdks) 

Selengkapnya

Suara Mahasiswa Hukum Unis Tangerang: Tegas Tolak Narkoba, Demi Prestasi dan Masa Depan

Oktober 22, 2026


Tangerang
, globaltimurnn.com – Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang terus menunjukkan komitmen tegasnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berintegritas. Melalui rangkaian program edukasi dan pencegahan secara masif, Unis Tangerang mengobarkan semangat "Ayo Dukung Kampus Bebas Narkoba, untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.


​Langkah responsif ini diambil sebagai wujud kepedulian kampus terhadap masa depan mahasiswa sekaligus komitmen dalam mencetak SDM unggul yang berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi.


​Sinergi dan Langkah Nyata Kampus

​Kampanye kampus bebas narkoba di Unis Tangerang tidak sekadar slogan. Pihak universitas merancang berbagai strategi komprehensif, mulai dari sosialisasi bahaya narkoba bagi mahasiswa baru, pembentukan relawan anti-narkoba di tingkat fakultas.


​Langkah pencegahan ini juga mencakup pengawasan lingkungan kampus yang ramah dan aman serta penyediaan sarana edukasi bagi mahasiswa yang membutuhkan konsultasi.

​"Ayo Dukung Kampus Bebas Narkoba!"

​Pihak rektorat dan pengelola kampus menegaskan bahwa keberhasilan menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba membutuhkan peran serta aktif dari seluruh elemen. Mulai dari dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, hingga para pimpinan fakultas.


Sebagai mahasiswa hukum, kami sangat menyadari bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak masa depan dan kesehatan generasi muda, tetapi juga berkonsekuensi hukum yang sangat berat. Gerakan Kampus Bebas Narkoba ini adalah langkah nyata yang sangat kami dukung. Sudah saatnya kita sebagai mahasiswa menjadi agen perubahan dan menjaga nama Kampus Unis Tangerang tetap bersih serta berprestasi," tegas Wawan, mahasiswa Fakultas Hukum kelas 1C Unis Tangerang. Kamis (22/10/2026)


​"Perguruan tinggi harus menjadi benteng pertahanan moral dan intelektual. Dengan bersama-sama menolak penyalahgunaan narkoba, kita memastikan Unis Tangerang menjadi ruang yang kondusif bagi mahasiswa untuk mengukir prestasi terbaik mereka," ungkapnya 


​Ditempat yang sama, mahasiswa hukum Sendy Pratama Putra, imbauan untuk Seluruh Civitas Akademika​, "Seluruh mahasiswa Unis Tangerang dihimbau untuk terus menjaga pola hidup sehat, berani menolak segala bentuk bujukan zat terlarang, serta aktif melaporkan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar demi kebaikan bersama. ​Dengan semangat kebersamaan dan komitmen luhur ini, Unis Tangerang optimistis dapat terus menjadi pelopor kampus bernuansa Islami yang bersih, aman, serta bebas dari narkoba". Tutup Sendy (Bayu) 

Selengkapnya

Lewerissa Bangga, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Terbaik

Oktober 22, 2026


Jakarta
, globaltimurnn.com — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan mitra kerja atas keberhasilan Provinsi Maluku dan Kota Ambon meraih penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik Tingkat Regional Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Kamis (22/10/2026)


Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Hendrik Lewerissa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Rakornas yang dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, itu mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia.”


Menurut Lewerissa, capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen jajaran pemerintah daerah dalam menjalankan tugas serta mendorong perluasan akses keuangan bagi masyarakat.


"Reward ini adalah bukti bahwa teman-teman kita di Pemerintah Provinsi, dan saya percaya juga di Pemerintah Kota, telah bekerja dengan maksimal," ungkap Gubernur Hendrik Lewerissa.


Ia menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kinerja para pegawai dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam memperluas akses keuangan di daerah. Keberhasilan ini juga mencerminkan kolaborasi dan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku.


"Penghargaan ini adalah penghargaan untuk mereka yang telah menunjukkan kinerja terbaik, berkolaborasi, bersinergi dengan OJK Maluku, sehingga akses keuangan daerah itu dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas di Maluku," tambahnya.


Gubernur berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat kerja sama dalam mendorong akses layanan keuangan yang lebih luas dan inklusif bagi masyarakat Maluku.


Menutup pernyataannya, Lewerissa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam pencapaian tersebut. Ia mengapresiasi dedikasi dan kontribusi bersama yang telah membawa Provinsi Maluku dan Kota Ambon meraih prestasi di tingkat regional. (Rdks) 

Selengkapnya

Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health

Oktober 22, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendorong inovasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk di sektor kesehatan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendukung pengembangan Aiko Health, layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), melalui kolaborasi dengan GMANGO-Aiko Health.


Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy mengatakan, pemanfaatan teknologi AI menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah, untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, responsif, dan terintegrasi.


“Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi pemerintah, untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan, mempermudah konsultasi awal, serta membantu warga mendapatkan arahan mengenai fasilitas pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” tegas Lekransy kepada wartawan di Ambon, Kamis (22/10/2026).


Aiko Health merupakan inovasi layanan kesehatan digital yang dirancang untuk menghubungkan masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas dan rumah sakit. 


Melalui teknologi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi kesehatan dan melakukan triase awal sebagai panduan, untuk menentukan langkah berikutnya sebelum mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari tenaga medis apabila diperlukan.


Ronald menjelaskan, penerapan teknologi tersebut perlu ditempatkan sebagai instrumen pendukung pelayanan kesehatan, bukan sebagai pengganti tenaga medis. Karena itu, pemanfaatannya diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi awal secara lebih cepat, sekaligus mendukung keterhubungan antara warga dan fasilitas kesehatan.


Dukungan Pemkot Ambon terhadap pengembangan Aiko Health telah dimulai melalui pertemuan bersama Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, pada 20 Juni 2026 di Kantor Wali Kota Ambon.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kota Ambon, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Ronald Lekransy selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.


Dalam pertemuan itu, tim GMANGO-Aiko Health memaparkan konsep transformasi pelayanan kesehatan digital dan potensi penggunaan kecerdasan buatan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.


“Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun koordinasi antara pemerintah daerah dan pengembang teknologi, untuk mengembangkan ekosistem kesehatan digital yang terhubung dengan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Ambon,” ujar Ronald.


Komitmen tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara GMANGO-Aiko Health dan Dinas Kesehatan Kota Ambon pada 4 Juli 2026.


Perjanjian tersebut menjadi landasan bagi pelaksanaan implementasi dan sosialisasi Aiko Health di lingkungan pelayanan kesehatan Kota Ambon. Setelah kerja sama ditandatangani, tim Aiko Health melaksanakan sosialisasi dan pendampingan di 22 Puskesmas yang tersebar di wilayah kota.


Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan penggunaan aplikasi kepada jajaran fasilitas kesehatan sekaligus memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI sebagai teknologi pendukung dalam pelayanan kepada masyarakat.


Melalui sosialisasi itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat memahami fungsi dan batasan teknologi tersebut, sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan serta tetap mengutamakan pemeriksaan dan keputusan medis oleh tenaga profesional.


Ronald menegaskan, pengembangan layanan kesehatan digital harus tetap memperhatikan peran dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Teknologi AI diharapkan membantu masyarakat mengenali kebutuhan awal pelayanan Kesehatan, dan memperoleh informasi mengenai fasilitas yang dapat diakses, sedangkan diagnosis serta penanganan medis tetap menjadi kewenangan tenaga kesehatan yang kompeten.


“Pembahasan mengenai pengembangan kolaborasi tersebut kembali dilakukan dalam pertemuan Pemkot Ambon dan GMANGO pada 15 September 2026 di Hutumuri,” ungkap Lekransy.


Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette, ST., MT., itu melibatkan sejumlah perangkat daerah, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta RSUD Kota Ambon. Sementara itu, pihak GMANGO diwakili antara lain oleh Jordi Ramos, Celine Wren, dan Natalie Neeley.


Dalam pertemuan tersebut, lanjut Lekransy, pembahasan diarahkan pada pengembangan Kota Ambon menuju konsep Healthy City dan Smart City, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pelayanan kesehatan serta memperkuat koordinasi antarfasilitas kesehatan.


“Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah upaya membangun keterhubungan antara Puskesmas dan rumah sakit, agar masyarakat dapat memperoleh arahan pelayanan secara lebih terstruktur. Pemanfaatan teknologi juga diharapkan mendukung pemerintah dalam memahami kecenderungan kebutuhan kesehatan Masyarakat, melalui pengolahan data agregat dan anonym,” harap dia.


Menurut Ronald, pemanfaatan data dalam pengembangan layanan digital dapat menjadi salah satu pendukung perencanaan kebijakan kesehatan. Informasi yang telah diolah secara agregat dapat membantu pemerintah membaca pola kebutuhan pelayanan, menentukan prioritas, serta merancang langkah intervensi yang lebih sesuai dengan kondisi masyarakat.


Meski demikian, pengelolaan informasi kesehatan harus tetap memperhatikan perlindungan data pribadi. Penggunaan data agregat dan anonim diarahkan, agar analisis kebutuhan masyarakat dapat dilakukan tanpa membuka identitas maupun informasi pribadi pasien kepada publik.


Kolaborasi tersebut juga memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah dalam membangun pelayanan publik berbasis teknologi. Transformasi kesehatan digital tidak hanya berkaitan dengan penyediaan aplikasi, tetapi juga membutuhkan kesiapan fasilitas kesehatan, pemahaman tenaga pelaksana, serta mekanisme pertukaran informasi yang mendukung pelayanan secara berkelanjutan.


“Dengan demikian, keterlibatan Dinas Kesehatan, Diskominfo, Bappeda, DPMPTSP, RSUD Kota Ambon, jaringan Puskesmas, dan GMANGO-Aiko Health menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem layanan kesehatan digital di Kota Ambon,” ucap Ronald.


Ke depan, Pemkot Ambon diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi tersebut agar pemanfaatan teknologi AI memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses informasi kesehatan, mempermudah pencarian layanan, serta meningkatkan koordinasi antara fasilitas kesehatan.


Pengembangan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong Ambon sebagai kota yang mampu mengintegrasikan inovasi teknologi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.


“Melalui pemanfaatan AI yang disertai penguatan peran tenaga kesehatan, koordinasi lintas instansi, dan perlindungan data pribadi, transformasi kesehatan digital diharapkan dapat mendukung pelayanan yang lebih mudah dijangkau, responsif, dan berbasis data, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon,” tandas Ronald. (Rdks) 

Selengkapnya

Isu Kelangkaan Mitan di Piru Memanas, DPRD SBB Sidak Pangkalan

Oktober 22, 2026


SBB
, globaltimurnn.com — Isu kelangkaan minyak tanah bersubsidi di Kota Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), mulai mendapat perhatian serius DPRD. Komisi III DPRD SBB turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperindag), sekaligus menyisir sejumlah pangkalan minyak tanah, Kamis (22/10/2026).


Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan minyak tanah bagi masyarakat, menyelidiki persoalan distribusi, serta mengantisipasi dugaan kenaikan harga hingga Rp8.000 per liter dan kemungkinan penimbunan BBM bersubsidi.


Dalam sidak tersebut, tiga anggota Komisi III DPRD SBB, yakni Akbar Nur Akbar, Ridal Jufry Kaisupy, dan Monic, turun langsung melihat kondisi di lapangan.


Kunjungan ini menjadi langkah awal DPRD untuk menelusuri berbagai persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Sebab, minyak tanah masih menjadi kebutuhan penting rumah tangga, sehingga persoalan ketersediaan dan harga jualnya tidak bisa dianggap sepele.


Anggota DPRD SBB, Ridal Jufry Kaisupy, mengatakan hasil sidak tersebut akan dibawa ke rapat komisi. DPRD juga berencana memanggil seluruh pihak terkait guna membahas langkah strategis untuk mengatasi persoalan distribusi minyak tanah di Kota Piru.


Menurut Ridal, pembahasan tersebut diperlukan agar persoalan yang ditemukan di lapangan dapat ditindaklanjuti secara konkret, bukan sekadar menjadi catatan hasil kunjungan.


Sementara itu, Andi Nur Akbar mengungkapkan, pihaknya menemukan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah dan instansi terkait.


Salah satu yang menjadi sorotan adalah mekanisme penjualan minyak tanah yang dinilai rumit, ditambah kurangnya pemahaman di tingkat pengelola pangkalan.


Persoalan tersebut perlu segera dievaluasi. Sebab, mekanisme distribusi yang tidak berjalan efektif berpotensi menyulitkan masyarakat dalam memperoleh minyak tanah, terlebih ketika isu kelangkaan mulai mencuat.


Di sisi lain, Kepala Disperindag SBB, Abidin Papalia, menyatakan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap distribusi minyak tanah di seluruh pangkalan yang beroperasi di Kota Piru.


Pengawasan ini diharapkan mampu memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mencegah potensi penyimpangan dalam distribusi dan penjualan.


Namun, bagi masyarakat, yang paling penting bukan sekadar pernyataan akan memperketat pengawasan. Mereka membutuhkan kepastian bahwa minyak tanah tersedia, harga jual sesuai ketentuan, dan distribusinya tidak menyulitkan warga.


Komisi III DPRD SBB pun berencana membahas persoalan ini dalam rapat komisi dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk meminta penjelasan dan merumuskan langkah penyelesaian.


Kini, perhatian tertuju pada keseriusan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menindaklanjuti hasil sidak tersebut. Sebab, pengawasan distribusi minyak tanah bersubsidi tidak cukup dilakukan ketika persoalan mencuat, tetapi harus berjalan konsisten agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.


Masyarakat menunggu tindakan nyata: distribusi yang tertib, harga yang sesuai ketentuan, dan jaminan ketersediaan minyak tanah di Kota Piru. (Yan) 

Selengkapnya

Hari Santri 2026 di Halut, Wabup Kasman Ajak Santri Berkontribusi Wujudkan Indonesia Emas

Oktober 22, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com – Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., mengajak para santri untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat akhlak, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi guna mendukung pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.


Ajakan tersebut disampaikan saat pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri Tahun 2026 di Pondok Pesantren Alkhairaat Tobelo, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (22/10/2026).


Dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”


Upacara diikuti ratusan peserta dari kalangan siswa dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Sahril Djurumudi; Anggota DPRD Halmahera Utara, Fahmi Musa, S.Pd.; Ketua NU Halmahera Utara, Husein Horu; Kepala Kantor Kementerian Agama Halmahera Utara, H. Abdurrahman M. Ali, S.Ag., M.Pd.; Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Halmahera Utara, Shaifullah Abd. Murod, S.Ag., M.Pd.I.; Danramil 1508-01/Tobelo, Mayor Arh Moh. Ali; serta pimpinan OPD, kepala sekolah, dan para guru. 


Dalam amanat Menteri Agama yang dibacakannya, Kasman menyampaikan bahwa Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan momentum untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh KH. Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa. Semangat tersebut mendorong umat Islam untuk turut mempertahankan kemerdekaan dan menggerakkan perlawanan rakyat hingga peristiwa 10 November 1945.


Sejarah tersebut menjadi pengingat bahwa santri memiliki kontribusi besar bagi bangsa, bukan hanya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga dalam memperkuat persatuan dan mengisi pembangunan nasional.


Perjuangan para pendahulu, menurut amanat tersebut, harus dilanjutkan melalui pengabdian, karya, dan kontribusi nyata sesuai tantangan zaman. 


Memasuki era kemajuan teknologi dan persaingan global, santri diharapkan tidak membatasi kemampuan maupun cita-cita. Santri memiliki kesempatan untuk berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ilmu pengetahuan, kewirausahaan, hingga kepemimpinan.


Karena itu, penguasaan ilmu agama perlu diimbangi dengan kemampuan di bidang sains, teknologi, dan inovasi. Dengan demikian, para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, mandiri, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.


Pesan man jadda wajada, yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, menjadi motivasi agar santri terus belajar, bekerja keras, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara. 


Amanat Menteri Agama juga menegaskan pentingnya peran pesantren dalam menjalankan tiga fungsi utama, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.


Melalui pendidikan, pesantren diharapkan melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia. Melalui dakwah, pesantren memperkuat nilai-nilai Islam yang membawa kedamaian serta menjaga kerukunan. Sementara melalui pemberdayaan masyarakat, pesantren dapat mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama juga disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat pengembangan pesantren dan meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan nasional.


Selain itu, santri diajak menjadi pelopor persatuan, penggerak ekonomi mandiri, serta pihak yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. Perbedaan hendaknya tidak menjadi alasan untuk terpecah, sebab kemajuan Indonesia membutuhkan kebersamaan seluruh elemen bangsa.


Peringatan Hari Santri, lanjut amanat tersebut, bukan hanya milik kalangan santri dan pesantren, melainkan juga seluruh masyarakat Indonesia yang menghargai perjuangan, menjunjung persatuan, dan mencintai tanah air.


Menutup amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh santri untuk terus menjaga tradisi pesantren, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri bagi negeri.


Peringatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para santri di Halmahera Utara untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat karakter, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah sebagai wujud nyata kontribusi menuju Indonesia Emas 2045. [𝐆𝐈𝐎]

Selengkapnya

Rabu, 21 Oktober 2026

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Kapolres SBB Hadiri Apel di Ponpes Darussalam Kamal

Oktober 21, 2026


SBB
, globaltimurnn.com - Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Refindo Prad ikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., menghadiri Apel Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Seram Bagian Barat yang berlangsung di lapangan Pondok Pesantren Darussalam Kamal, Kecamatan Kairatu Barat, Kamis (22/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.40 WIT tersebut mengusung tema *“Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”* dan dipimpin langsung oleh Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, M.T., selaku pembina apel.


Apel diikuti sekitar 150 santri Pondok Pesantren Darussalam Kamal, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten SBB, jajaran Kementerian Agama, pengurus pondok pesantren, dan tamu undangan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan apel dan penghormatan kepada pembina apel, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Ikrar Santri, penyampaian amanat pembina apel, menyanyikan Mars Hari Santri, serta doa.


Dalam amanatnya, Bupati SBB Ir. Asri Arman, M.T., bertindak sebagai pembina apel sekaligus menyampaikan amanat kepada seluruh peserta dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026.


Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong para santri agar terus berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara.


Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan kalangan pesantren dalam menjaga keamanan serta memelihara kerukunan di tengah masyarakat.


Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, memiliki semangat nasionalisme, serta mampu menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan silaturahmi antara Polri dan kalangan pesantren semakin kuat, sehingga bersama-sama dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.


Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan zikir, selawat, dan istigasah yang dipimpin oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Kamal, M. Assafiqih, S.Pd., M.Ag. Selanjutnya, doa selamat dibawakan oleh H. Hadi Kusno sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar masyarakat Kabupaten SBB senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, dan keberkahan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati SBB Ir. Asri Arman, M.T.; Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A.; para kepala OPD Kabupaten SBB; Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten SBB, Amin, S.E.; Kasat Binmas Polres SBB IPTU Nismon Shifu; Kapolsek Waisarissa IPDA Steven Ette, S.H.; Kepala KUA Kecamatan Kairatu Barat B. Mussa, S.Ag.; Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Kamal Nyai Hj. Siti Sholihah; Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Kamal M. Assafiqih, S.Pd., M.Ag., beserta staf; serta tamu undangan lainnya yang berjumlah sekitar 100 orang. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT