Malteng, globaltimurnn.com - Masyarakat Adat Seram Utara Pegunungan sampai saat ini masi dibayang-bayangi Oleh tidak kepastian Tanah dan Hutan Adat di Seram Utara Pegunungan Karena sampai Saat ini Masyarakat Adat belum mendapatkan Hasil Perjuangan yang di lakukan Oleh Pemerintah Negeri (Raja-Raja Seram Utara Pegunungan) yang Beberapa Waktu lalu Bertemu dengan Pejabat-pejabat di Maluku, Salah satu Tokoh Muda Maraina Mareso Rehana Mempertanyakan Hasil Pertemuan itu sudah sejauh Mana, dan Langkah selanjutnya apa.
Mareso Berpendapat bahwa Jangan cuman Foto-foto dengan Pejabat lantas tidak Menyampaikan Hasil pertemuan ke pada Masyarakat bahwa Perjuangan sudah sejauh mana.
Mareso Rehana juga Menyesalkan atas tindakan-tindakan Perjuangan yang Belum satu Presepsi yang mana Ruang Hidup yang di Rampas oleh Balai Taman Manusela.
Masyarakat Adat Elemata,Hatuola, Manusela dan Maraina harus satukan Presepsi terkait dengan Poin Perjuangan yang Rasional dan Beralasan Hukum jangan asal Berjuang yang nantinya mentok dan tidak membuahkan Hasil.
Sampai Sejauh ini Perjuangan Masyarakat Adat Seram Utara Pegunungan belum mendapatkan titik Terang Terkait dengan Perampasan Ruang Hidup,Hal ini menjadi Perbincangan serius di kalangan Masyarakat Adat Seram Utara,Jika Belum ada titik terang maka langkah apa yang harus di Ambil,Jika Terlalu Surut Maka Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat Bisa Hilang.
Tokoh muda Maraina Mareso Rehana meminta kepada Bapak Bupati Maluku Tengah Agar bisa dapat Memperjuangkan Nasib Ruang Hidup Masyarakat Adat Seram Utara Pegunungan. (AH)














