globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Minggu, 27 September 2026

Tifa Ditabuh, Turnamen Domino Piala Panglima TNI Resmi Bergulir di Ambon

September 27, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Suara tabuhan tifa mengiringi dimulainya Open Tournament Domino 101 Orado Maluku Piala Panglima TNI di Lapangan Merdeka Ambon, Minggu (27/09/2026).


Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI tersebut secara resmi dibuka oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., bersama sejumlah pejabat dan tamu undangan.


Ajang olahraga domino ini mempertandingkan dua kategori, yakni kategori eksekutif dan kategori umum. Sebanyak 256 tim dengan total 542 peserta ambil bagian dalam kompetisi tersebut, yang berasal dari kalangan TNI-Polri maupun masyarakat umum.


Pembukaan ditandai dengan prosesi pemukulan tifa oleh Pangdam XV/Pattimura bersama sejumlah pejabat yang hadir.


Sejumlah pejabat turut menyaksikan kegiatan tersebut, di antaranya Kasdam XV/Pattimura, Irdam XV/Pattimura, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya, Danrindam XV/Pattimura, Wadankodaeral IX/Ambon, Sekda Provinsi Maluku, serta Wali Kota Ambon.


Hadir pula Ketua Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Orado) Pengprov Maluku, M. Azis Tunny, bersama jajaran pengurus.


Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan video conference (vicon) bersama Mabes TNI yang dipimpin oleh Aspers Panglima TNI.


Dalam sambutannya, Ketua Orado Pengprov Maluku M. Azis Tunny mengatakan, turnamen tersebut merupakan bagian dari event nasional yang dilaksanakan secara serentak di 101 kota dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.


Ia menyampaikan apresiasi kepada TNI atas dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen domino tersebut.


Menurutnya, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan.


Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menilai olahraga domino memiliki potensi untuk semakin berkembang di Maluku.


Selain mudah dijangkau berbagai kalangan, permainan domino menurutnya juga dapat menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir dan kerja otak.


Pangdam berharap domino dapat semakin dikenal dan berkembang di tengah masyarakat, bahkan menjadi aktivitas positif yang dapat hadir hingga tingkat RT/RW.


Namun, ia mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Pangdam juga menegaskan bahwa kegiatan olahraga domino tersebut tidak boleh disertai taruhan maupun perjudian dalam bentuk apa pun.


Sebagai bagian dari upaya pembinaan olahraga dan pencarian bibit atlet, Pangdam menyampaikan rencana untuk kembali menggelar event serupa pada akhir tahun.


Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi wadah untuk menemukan sekaligus membina atlet-atlet domino potensial dari Maluku agar mampu berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.


Dalam turnamen ini, panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah bagi para pemenang.


Juara pertama berhak mendapatkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. Sementara Juara II memperoleh uang tunai Rp5 juta, Juara III Rp3,5 juta, dan Juara IV Rp2,5 juta.


Dengan antusiasme ratusan peserta, Open Tournament Domino 101 Orado Maluku Piala Panglima TNI diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi antara TNI-Polri dan masyarakat melalui olahraga. (Za)

Selengkapnya

59 Bungkus Keripik Pisang Diproduksi Warga Binaan Lapas Piru, Jadi Bekal Keterampilan Usaha

September 27, 2026


Piru
, Globaltimurnn.com — Aktivitas produktif terus digerakkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru sebagai bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kali ini, keterampilan mengolah bahan pangan diwujudkan melalui produksi keripik pisang yang berlangsung di Dapur Roti Lapas Piru, Sabtu (26/09/2026).


Sebanyak 59 bungkus keripik pisang berhasil diproduksi dalam kegiatan tersebut. Produk yang dihasilkan terdiri atas dua varian rasa, yakni 21 bungkus rasa original dan 38 bungkus rasa balado.


Kegiatan produksi dilakukan secara langsung oleh Warga Binaan dengan pendampingan peserta magang dan staf Kegiatan Kerja. Mulai dari proses pengolahan bahan, penggorengan, pemberian bumbu, hingga pengemasan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan kerapian produk.


Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Piru, Ode Mustafa, mengatakan kegiatan produksi pangan menjadi salah satu media pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengenal proses kerja sekaligus membangun rasa tanggung jawab.


Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga belajar mengolah bahan pangan, menjaga kualitas, bekerja secara disiplin, dan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Keterampilan seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat, ujar Mustafa.


Menurutnya, kegiatan kerja yang dilakukan secara rutin memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengasah kemampuan melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada aktivitas selama berada di Lapas, tetapi juga mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan setelah bebas.


Peserta magang, Thalia Soplantila, turut terlibat dalam proses pendampingan produksi. Ia mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman dalam mendukung proses kerja sekaligus memastikan setiap tahapan produksi berjalan dengan baik.


Selama proses produksi, kami ikut memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik, mulai dari pengolahan hingga pengemasan. Warga Binaan juga terlihat antusias mengikuti seluruh proses produksi, ungkap Thalia.


Antusiasme juga terlihat dari Warga Binaan yang terlibat langsung. Salah seorang Warga Binaan berinisial R mengaku mendapatkan pengalaman baru dalam mengolah bahan sederhana menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.


“Saya senang bisa ikut dalam kegiatan ini karena kami tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar bagaimana membuat produk yang rapi dan layak untuk dipasarkan,” tuturnya.


Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa pihaknya akan terus membuka ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan produktif.


“Kami ingin setiap kegiatan kerja di Lapas Piru memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Melalui pembinaan yang konsisten, keterampilan dan pengalaman yang mereka peroleh diharapkan dapat menjadi modal untuk hidup mandiri setelah selesai menjalani masa pidana,” kata Hery.


Produksi keripik pisang ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian di Lapas Piru. Dari proses sederhana mengolah pisang menjadi makanan ringan, Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk belajar mengenai keterampilan kerja, kedisiplinan, kebersihan, hingga pengemasan produk.


Lapas Piru berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan kerja yang produktif dan bernilai ekonomis sebagai bagian dari proses pembinaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama berada di Lapas dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri saat kembali ke tengah masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Ambon Kembangkan Hidroponik sebagai Sarana Pembinaan Warga Binaan

September 27, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon. Salah satunya melalui penambahan instalasi hidroponik di lingkungan Rutan, Jumat (25/09/2026).


Pengembangan hidroponik tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan lahan secara lebih efektif. Dengan sistem budidaya yang tidak membutuhkan lahan luas, instalasi ini diharapkan mampu mendukung kegiatan pertanian sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan baru.


Kepala Rutan Ambon, Meta Putra, mengatakan pengembangan hidroponik tidak hanya diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan.


Penambahan instalasi hidroponik ini merupakan salah satu langkah kami dalam memperkuat program ketahanan pangan di Rutan Ambon. Selain memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar dan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian, ujar Meta Putra.


Menurutnya, keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali beraktivitas di tengah masyarakat.


Pengembangan instalasi hidroponik juga mendapat pendampingan dari petugas Bimbingan Kerja Rutan Ambon. Staf Bimbingan Kerja, Rano, menjelaskan warga binaan dilibatkan secara langsung dalam proses perawatan dan budidaya tanaman.


Selain memperkuat program ketahanan pangan, kegiatan ini menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan dalam bidang pertanian, kata Rano.


Warga binaan mendapatkan pengalaman mulai dari mengenal sistem hidroponik, melakukan perawatan tanaman, memantau pertumbuhan, hingga menjaga kebersihan dan kondisi instalasi agar tetap berfungsi dengan baik.


Rano menilai keterlibatan secara langsung menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga belajar melalui praktik.


“Kami mendampingi warga binaan dalam proses perawatan dan pengelolaan instalasi hidroponik. Melalui kegiatan ini, mereka dapat belajar bagaimana melakukan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik sekaligus memahami proses perawatan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik,” jelasnya.


Bagi warga binaan, kegiatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri selama menjalani proses pembinaan di Rutan Ambon.


Salah seorang warga binaan, Rafi, mengaku kegiatan hidroponik memberikan aktivitas positif sekaligus keterampilan baru yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.


Kegiatan hidroponik ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami bisa belajar cara menanam dan merawat tanaman dengan sistem hidroponik. Selain menjadi kegiatan yang positif, kami juga mendapatkan keterampilan baru yang bisa menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat, ungkap Rafi.


Ia bersama warga binaan lainnya juga berkomitmen untuk menjaga dan merawat instalasi yang telah tersedia.


“Kami akan berusaha merawat tanaman dengan baik dan mengikuti arahan dari petugas. Semoga tanaman yang kami budidayakan dapat tumbuh dengan baik dan hasilnya bisa memberikan manfaat,” tambahnya.


Penambahan instalasi hidroponik menjadi salah satu langkah Rutan Kelas IIA Ambon dalam mengembangkan kegiatan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan yang tersedia. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan yang menggabungkan aspek keterampilan, produktivitas, dan kemandirian.


Melalui kegiatan seperti ini, Rutan Ambon terus mendorong agar proses pembinaan warga binaan tidak hanya berlangsung di dalam lingkungan Rutan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Luar Biasa,,, Waka Polres SBB Sambangi Gereja Lahairoi Waisarissa, Sampaikan Pesan Kamtibmas, Bagian Dari Minggu Kasih Polres SBB

September 27, 2026


SBB
, globaltimurnn.com — Polres Seram Bagian Barat (SBB) terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Salah satunya melalui program Minggu Kasih, yang secara rutin dilaksanakan selain program Jumat Berkah.


Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., mengatakan bahwa Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan dengan masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara langsung.


“Program Minggu Kasih merupakan kegiatan rutin Polres SBB, selain Jumat Berkah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PJU Polres SBB, para Kapolsek jajaran dan Bhabinkamtibmas sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.


Salah satu kegiatan Minggu Kasih dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026, sekitar pukul 09.00 WIT, bertempat di Gedung Gereja Lahairoi, Desa Waisarissa, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Wakapolres Seram Bagian Barat KOMPOL Pieter F. Matahelumual, S.H., M.H., bersama Jemaat GPM Sarihalawane.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres SBB menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Majelis Jemaat, para Pelayan Gereja serta seluruh Jemaat yang telah menerima dan mengikuti kegiatan Minggu Kasih.

Wakapolres juga mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa menjaga perkataan dalam kehidupan sehari-hari dengan mengedepankan ucapan yang baik, membangun dan membawa sukacita, serta menghindari perkataan yang dapat menyinggung, menyakiti maupun memicu permasalahan dengan orang lain.


Selain itu, para orang tua diingatkan untuk meluangkan waktu dalam mendampingi dan mengawasi anak-anak, khususnya pada waktu belajar. Pendampingan tersebut dinilai penting agar anak-anak dapat terhindar dari pergaulan maupun aktivitas yang dapat memberikan dampak negatif bagi perkembangan mereka.


Terkait perlindungan anak, Wakapolres menyampaikan bahwa perkara kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi perhatian serius di wilayah hukum Polres SBB. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan bersama dari orang tua, keluarga, pihak Gereja dan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan pengawasan, pendampingan serta perlindungan kepada anak-anak.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Karena itu, perlindungan terhadap mereka bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” pesan Wakapolres.


Wakapolres juga mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa menjadi berkat bagi sesama dengan menjaga hubungan baik, saling menghargai, membantu orang lain serta menghindari perbuatan yang dapat merugikan maupun menyakiti sesama.


Dalam menjaga situasi Kamtibmas, Pelayan Gereja dan seluruh jemaat juga diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif. Apabila terdapat permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.


Menutup penyampaian pesan Kamtibmas, Wakapolres SBB memberikan sejumlah nasihat yang sarat makna kepada seluruh jemaat.

“Jika suatu saat katong menjadi orang hebat, jangan pernah merasa hebat. Karena walaupun katong itu hebat, belum tentu katong itu hebat.”


Wakapolres juga mengajak jemaat untuk menjadikan perkataan sebagai sarana menyebarkan sukacita, bukan caci maki maupun sumpah serapah.


“Biarlah mulut menyampaikan sukacita, jangan caci maki dan sumpah serapah.”

Dengan bahasa yang dekat dengan keseharian masyarakat Maluku, Wakapolres turut menyampaikan pesan persaudaraan:

“Jang mangiri, jang saki hati deng orang pung kelebihan.”

“Kalo mabo, jang bodo. Kalo bodo, jang mabo.”

Serta mengingatkan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan:

“Hidop orang basudara itu harus baku keku, jang baku kuku.”


Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai kehadiran Wakapolres secara langsung di tengah masyarakat merupakan bagian dari keteladanan dalam menjalankan tugas pengabdian.


“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Wakapolres SBB. Karena bukan hanya mengawasi kegiatan anggota Polres SBB secara internal, namun juga memberikan contoh langsung sebagai teladan bagi anggota Polres SBB untuk dapat memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam aspek sosial dan keagamaan,” ujar Kapolres.


Kapolres menambahkan, kegiatan seperti Minggu Kasih diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi antara Polri dengan masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara humanis.


“Semoga kegiatan ini dapat memberikan pesan dan pengingat bagi seluruh jemaat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi dan persaudaraan sebagai orang basudara di Bumi Saka Mese Nusa,” tutup Kapolres SBB. (Rdks) 

Selengkapnya

Jalan Sehat dan Festival UMKM Meriahkan HUT ke-72 Desa Waimital

September 27, 2026


Waimital
, globaltimurnn.com - Ribuan warga Desa Waimital antusias mengikuti kegiatan Jalan Sehat dan Festival UMKM dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Desa Waimital tahun 2026.

Sekitar 3.000 peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Sehat yang dipusatkan di Lapangan Kusuma Tani, Desa Waimital. Dari lokasi tersebut, peserta kemudian menyusuri rute jalan desa sepanjang kurang lebih 5 kilometer.


Sejak awal kegiatan, suasana penuh semangat, kebersamaan dan antusiasme terlihat dari warga yang mengikuti kegiatan. Jalan sehat tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-72 Desa Waimital, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta membangun rasa persatuan dan kebersamaan antarwarga.


Selain itu, kegiatan tersebut turut mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup aktif dan sehat. Semangat gotong royong juga terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan hingga seluruh rangkaian berjalan aman, lancar dan tertib.


Usai Jalan Sehat, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pembukaan Festival UMKM Desa Waimital Tahun 2026 yang diikuti sebanyak 72 penggiat UMKM dari Desa Waimital dan sekitarnya. Pembukaan Festival UMKM Desa Waimital 2026 dilakukan oleh Bupati Seram Bagian Barat yang diwakili Oleh Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kab. SBB Jafar Siddik, M.Pd.


Festival UMKM menjadi salah satu ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan berbagai produk kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, serta mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat.


Keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian desa karena dapat membuka lapangan usaha, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi dan produk lokal. Melalui kegiatan seperti Festival UMKM, masyarakat juga dapat saling mengenalkan produk unggulan desa dan membangun jejaring usaha.


Kemeriahan semakin terasa dengan adanya pentas seni yang melibatkan sejumlah sekolah tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di Desa Waimital. Penampilan para pelajar tersebut menjadi bagian dari ruang kreativitas sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menampilkan bakat dan seni yang dimiliki.


Ketua Panitia Peringatan HUT Desa Waimital ke-72, Rudy Marasaoly, mengatakan Jalan Sehat dan Festival UMKM merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Desa Waimital ke-72.


“Rangkaian kegiatan HUT Desa Waimital ke-72 dimulai dengan Jalan Sehat, Festival UMKM, Syukuran HUT Desa Waimital, Pentas Seni Jaranan, dan puncaknya adalah Karnaval Budaya Desa Waimital 2026,” ujar Rudy.


Ia menjelaskan, Karnaval Budaya Desa Waimital 2026 juga masuk dalam Kalender Pariwisata Provinsi Maluku, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi budaya dan kreativitas masyarakat Desa Waimital kepada masyarakat yang lebih luas.


Rudy berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati oleh masyarakat Desa Waimital dan warga dari desa-desa sekitar.


“Kami berharap kemeriahan HUT ke-72 ini dapat dinikmati oleh seluruh warga Desa Waimital dan sekitarnya. Kami juga bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena senantiasa melimpahkan keberkahan dan keselamatan bagi Desa Waimital, serta dijauhkan dari segala marabahaya,” ungkapnya.


Peringatan HUT ke-72 Desa Waimital tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, melestarikan budaya, serta menumbuhkan rasa bangga dan memiliki terhadap Desa Waimital. (Rdks) 

Selengkapnya

Sabtu, 26 September 2026

Semarak HUT ke-81 TNI dan Pemecahan Rekor MURI, Kodaeral IX Turunkan Empat Tim di Turnamen Domino Serentak

September 26, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menunjukkan dukungan aktif dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 dengan menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam Turnamen Domino Serentak yang digelar di Tribun Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Minggu (27/9/2026).


Wakil Komandan Kodaeral IX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, M.Si.(Han), M.Tr.Opsla., hadir mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., pada kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur tersebut.


Turnamen domino serentak ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus agenda pemecahan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). 


Kegiatan berlangsung meriah dan menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan unsur TNI, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta masyarakat Kota Ambon dalam suasana penuh kebersamaan.


Kodaeral IX turut ambil bagian dengan menurunkan empat tim terbaik, masing-masing terdiri atas tiga peserta. Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan Kodaeral IX terhadap berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi TNI dengan masyarakat.


Pembukaan turnamen dihadiri Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, serta Sekda Provinsi Maluku Ir. Sadali Ie, Kabinda Maluku Marsma TNI R. Harys Suryo Mahendro, Ketua Pengprov ORADO Maluku M. Azis Tunny, para pejabat undangan serta ratusan peserta turnamen.


Dalam sambutannya, Ketua Pengprov ORADO Maluku M. Azis Tunny menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, pemerintah daerah, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen. 


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.


Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI. Ia mengapresiasi antusiasme panitia dan peserta serta berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.


"Mari kita laksanakan pertandingan ini dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung," ujar Pangdam dalam arahannya.


Usai pembukaan, turnamen dilanjutkan dengan pertandingan domino secara serentak. Antusiasme sekitar 500 peserta menciptakan suasana semarak di kawasan Lapangan Merdeka, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemecahan Rekor MURI.


Bagi Kodaeral IX, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari kemeriahan HUT ke-81 TNI, tetapi juga mencerminkan komitmen untuk terus membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat solidaritas dan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah Maluku.


Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas, Kodaeral IX turut mendorong terbangunnya suasana kebersamaan dan persaudaraan yang menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Semangat tersebut sejalan dengan tema dan nilai kebersamaan yang diusung dalam peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. (Rdks) 

Selengkapnya

Maluku Tampilkan Produk Unggulan di Kriyanusa 2026

September 26, 2026


Jakarta
, globaltimurnn.com - Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku berpartisipasi dalam Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (26/9/2026).


Kriyanusa 2026 yang berlangsung hingga 30 September 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Pameran ini menjadi ruang promosi bagi berbagai produk kerajinan dan UMKM dari daerah di Indonesia, termasuk produk unggulan Maluku.


Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa, hadir bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Jais Ely, S.T., M.Si., serta jajaran pengurus Dekranasda dan Disperindag Maluku.


Pada Paviliun Maluku, ditampilkan berbagai produk unggulan daerah, antara lain kain tenun ikat khas Maluku, produk kuliner kemasan, serta kerajinan tangan yang memanfaatkan potensi alam lokal. Produk-produk tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing UMKM Maluku.


Paviliun Maluku juga mendapat kunjungan Ketua Umum Dekranas, Ny. Selvi Gibran Rakabuming, bersama Sekretaris Jenderal Dekranas dan jajaran Direktur Jenderal Kementerian Perindustrian RI. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ny. Maya Baby Lewerissa dan Kadis Perindag Maluku.


Dalam kesempatan tersebut, Ny. Maya Baby Lewerissa menjelaskan sejumlah produk yang ditampilkan sekaligus menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian terhadap produk kerajinan Maluku.


"Kami sangat bangga dan bersyukur atas apresiasi serta kunjungan Ibu Ketua Umum Dekranas beserta rombongan Kementerian Perindustrian di paviliun Provinsi Maluku. Kunjungan ini menjadi dorongan semangat yang luar biasa bagi kami dan para pelaku usaha UMKM untuk terus berinovasi," ungkap Ny. Maya Baby Lewerissa di sela-sela kegiatan.


Ia mengatakan, keikutsertaan Maluku dalam Kriyanusa 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar dan membangun jejaring bagi pelaku UMKM dan perajin daerah.


"Partisipasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan strategi pemasaran daerah untuk memperkuat citra dan daya saing produk Maluku. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara Disperindag, Dekranasda, serta dukungan Dekranas Pusat dan Kemenperin RI, kami optimistis UMKM Maluku mampu naik kelas dan menembus pasar global," tegasnya.


Pembukaan Kriyanusa 2026 dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi se-Indonesia dan diisi sejumlah agenda, antara lain laporan Ketua Panitia, sambutan Ketua Umum Dekranas, pertunjukan Tari Gending Sriwijaya, serta peragaan busana Fashion Show “Swarna Wastra Sriwijaya”.


Keikutsertaan Maluku dalam Kriyanusa 2026 menjadi bagian dari langkah Pemprov Maluku dan Dekranasda dalam memperkenalkan produk lokal, memperluas jaringan pemasaran, serta mendorong UMKM daerah agar semakin berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT