globaltimurnn.com


Rabu, 25 Februari 2026

Semarak Ramadan, Lapas Wahai Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengunjung

Februari 25, 2026

Foto : Semarak Ramadan, Lapas Wahai Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengunjung

Wahai
, Globaltimurnn.com — Semarak bulan suci Ramadan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Wahai dihiasi dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung, Rabu (25/2). Kegiatan ini menjadi upaya menghadirkan pelayanan humanis sekaligus memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga selama menjalankan ibadah puasa.


Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara umum oleh petugas kesehatan di area layanan kunjungan oleh petugas kesehatan Lapas, Fitri Rianti. Ia menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian di bulan penuh berkah. 


“Di bulan Ramadan ini, kami ingin memastikan para pengunjung tetap dalam kondisi sehat saat membesuk keluarga. Ini juga wujud pelayanan dan perhatian kami kepada masyarakat,” ujar Fitri.


Erna Maba, salah satu pengunjung dari keluarga Warga Binaan, merasa terbantu dengan adanya layanan tersebut, terlebih di tengah suasana ibadah puasa. “Kami sangat bersyukur dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini. Saat berpuasa, tentu kondisi tubuh harus lebih diperhatikan. Jadi, layanan ini sangat membantu,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat nilai kepedulian. “Ramadan adalah bulan yang mengajarkan empati dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pelayanan di Lapas Wahai tidak hanya berjalan optimal, tetapi juga membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.


Diharapkan pemeriksaan gratis yang menjadi salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan itu menjadikan suasana kunjungan Ramadan di Lapas Wahai makin humanis dengan lingkungan yang sehat, dan penuh keberkahan. (Za)

Selengkapnya

Lapas Piru Terima Kunjungan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Dataran Hunipopu, Perkuat Sinergi & Dukung UMKM Warga Binaan

Februari 25, 2026

Foto : Lapas Piru Terima Kunjungan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Dataran Hunipopu, Perkuat Sinergi & Dukung UMKM Warga Binaan

Piru
, Globaltimurnn.com  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru menerima kunjungan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Dataran Hunipopu, Harries Konstituanto, Rabu (25/02/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antarinstansi sekaligus  dukungan terhadap program pembinaan kemandirian Warga Binaan.


Dalam kunjungan itu, Harries Konstituanto disambut langsung oleh Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, dan Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa. Rangkaian kegiatan dipusatkan di bengkel kerja Lapas Piru dan dapur roti yang menjadi sentra pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan.


Salah satu agenda utama adalah melihat secara langsung hasil karya kaligrafi yang diproduksi oleh Warga Binaan. Produk tersebut rencananya akan dipajang di musala PN Dataran Hunipopu sebagai apresiasi sekaligus dukungan terhadap hasil pembinaan di Lapas Piru.


Hery menyampaikan kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi Warga Binaan untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas produk. “Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari PN Dataran Hunipopu. Ini menjadi penyemangat bagi Warga Binaan untuk terus mengembangkan keterampilan dan menghasilkan produk yang bernilai,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Ode Mustafa. “Ini menjadi dukungan nyata terhadap keberlanjutan program pembinaan kemandirian,” jelasnya.


Sementara itu, Harries Konstituanto menegaskan pihaknya mendukung penuh program pembinaan kemandirian di Lapas Piru. “Kami melihat langsung potensi dan kualitas karya Warga Binaan. Dukungan ini merupakan bentuk sinergi penegak hukum untuk mendorong pembinaan yang produktif dan bermanfaat,” ungkapnya.


Kunjungan ini diharapkan makin memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam mendukung pembinaan kemandirian dan pemberdayaan Warga Binaan di Lapas Piru.(Za)

Selengkapnya

Mesra di Bulan Suci Ramadan, Petugas dan Warga Binaan Lapas Wahai Tadarus Bersama

Februari 25, 2026

Foto : Mesra di Bulan Suci Ramadan, Petugas dan Warga Binaan Lapas Wahai Tadarus Bersama

Wahai
, Globaltimurnn.com – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak di Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai saat Warga Binaan dan petugas duduk berdampingan membaca Al-Qur’an dalam pembinaan kerohanian Ramadan, Rabu (25/02/2026). Tanpa sekat, mereka bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan khusyuk. Interaksi yang terjalin tidak hanya sebatas hubungan pembinaan formal, tetapi juga sebagai saudara dalam iman yang saling mendukung dan menguatkan.


Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan Tadarus bersama merupakan rutinitas yang dilaksanakan setiap hari selama Ramadan. Menurutnya, pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperkuat nilai spiritual Warga Binaan.


“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat kebersamaan antara petugas dan Warga Binaan melalui ibadah bersama. Kami ingin menciptakan suasana yang humanis, penuh kekeluargaan, sekaligus membimbing mereka agar mampu memahami dan membaca kitab suci dengan baik dan benar,” ujar Tersih.


Sementara itu, staf pembinaan, Rahmatsyah Latif Ode menjelaskan, Tadarus dilakukan secara bergiliran dengan pendampingan langsung dari petugas. “Kami mendampingi Warga Binaan dengan duduk melingkar, membaca Al-Qur’an secara bergantian, lalu bersama-sama memperbaiki tajwid dan pelafalan. Bagi yang belum lancar, kami berikan arahan dan bimbingan secara sabar agar mereka makin percaya diri dalam membaca,” jelasnya.


Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca kitab suci, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan emosional antara petugas dan Warga Binaan. Suasana yang tercipta terasa lebih akrab, hangat, dan penuh semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.


Salah satu Warga Binaan berinisial LU mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat mengikuti pembinaan tersebut. Ia merasa lebih termotivasi belajar karena didampingi langsung oleh petugas.


“Kami merasa diperhatikan dan dibimbing dengan baik. Ramadan kali ini terasa lebih bermakna karena kami bisa belajar Al-Qur’an bersama,” ungkap LU.


Dengan adanya rutinitas pembinaan kerohanian setiap hari selama Ramadan ini, diharapkan Warga Binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. (Za)

Selengkapnya

Ramadhan Tetap Waspada, Lapas Namlea Geledah Blok Hunian Warga Binaan

Februari 25, 2026

Foto : Ramadhan Tetap Waspada, Lapas Namlea Geledah Blok Hunian Warga Binaan

Namlea
, Globaltimurnn.com- Deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) tetap dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea selama bulan Ramadhan untuk menjamin kondusifitas di dalam Lapas. Hal itu ditunjukkan Lapas Namlea dengan mengadakan razia, Rabu (25/02/2026).


Sepanjang razia, petugas pengamanan dibawah komando Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Heriyanto melakukan penggeledahan fisik dan non fisik terhadap seluruh warga binaan. Hasilnya, ditemukan benda tajam dan barang-barang mudah terbakar. 


"Untuk giat razia hari ini kita menyita 5 buah silet, 1 paku, dan 4 buah korek api yang semuanya berasal dari kamar-kamar milik warga binaan. Benda tersebur harus kami sita karena berbahaya apabila digunakan untuk hal-hal yang negatif," tegas Heriyanto. 


Selain itu, ia menegaskan razia ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan dan menumbuhkan kesadaran warga binaan untuk selalu mematuhi tata tertib Lapas. 


"Dalam Permenkumhan Nomor 6 Tahun 2013 dan Nomor 8 Tahun 2024 sudah tertera jelas bahwa narapidana atau tahanan akan dikenai sanksi tegas apabila kedapatan membawa atau menggunakan barang terlarang seperti alat komunikasi, narkoba, dan barang terlarang didalam blok. Oleh karena itu, razia ini merupakan penegasan sekaligus penekanan yang jelas bagi warga binaan untuk selalu mematuhi aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan," tambah Heriyanto. 


Dilain kesempatan, Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy menjelaskan razia adalah salah satu upaya untuk menanggulangi dan memberantas peredaran handphone dan narkoba sebagai salah satu dari 15 Proksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang harus diimplementasikan isetiap Lapas. 


"Razia, sidak, dan penggeledahan adalah giat yang sangat penting dan memiliki urgensi yang sangat vital dalam mewujudkan stabilitas keamanan. Melalui razia, Lapas tetap steril dan bersih dari barang-barang terlarang yang dapat membahayakan kondisi kamtib," ujarnya. (Za)

Selengkapnya

"Prioritaskan Warga Asli! DPRD Ambon Dukung Total Kebijakan Walikota untuk Ritel Modern Seperti Indomaret & Alfamart"

Februari 25, 2026

Foto :  "Prioritaskan Warga Asli! DPRD Ambon Dukung Total Kebijakan Walikota untuk Ritel Modern Seperti Indomaret & Alfamart"   

Ambon
, Globaltimurnn.com – Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, William Pieter Mairuhu, mengumumkan dukungan tanpa syarat terhadap langkah Walikota Ambon yang mengajak ritel modern seperti Indomaret, Alfamidi, dan Alfamart untuk memberikan prioritas utama kepada pemegang KTP Ambon dalam setiap proses perekrutan karyawan baru.

 

Pernyataan tegas ini disampaikannya saat ditemui awak media di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Ambon pada hari Rabu (25/02/2026).

 

Menurut Mairuhu, kebijakan ini bukan hanya sekadar aturan, melainkan langkah strategis yang diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakatnya sendiri.

 

“Kami sebagai perwakilan rakyat merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap permasalahan warga Kota Ambon, terutama soal kesempatan kerja. Jika langkah ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran, maka kami dengan tulus mendukung dan menyetujuinya,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, setiap perusahaan yang menjalankan aktivitas bisnis di wilayah Kota Ambon pada prinsipnya wajib mematuhi regulasi yang dibuat oleh pemerintah daerah.

 

“Oleh karena itu, sangat ideal jika tenaga kerja yang bekerja di Ambon adalah warga yang memiliki KTP Ambon. Semua perusahaan yang beroperasi di sini harus menghormati kewenangan pimpinan daerah, termasuk dalam hal aturan administratif,” jelasnya.

 

Sebagai langkah konkret ke depannya, Komisi I DPRD Kota Ambon berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pimpinan dari jaringan ritel modern tersebut. Tujuan utama rapat ini adalah untuk membahas secara mendalam regulasi yang akan diterapkan serta mengidentifikasi kendala yang mungkin muncul di lapangan.

 

“Kami akan mengajak pihak Indomaret dan Alfamidi untuk berkonsultasi, melihat bagaimana kondisi sebenarnya dan bagaimana cara membuat regulasi yang efektif. Kami ingin semua proses berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat yang maksimal,” ujarnya.

 

Mairuhu juga menegaskan bahwa DPRD siap menjadi fasilitator bagi Walikota Ambon agar kebijakan yang diambil tetap sesuai dengan ketentuan hukum dan tidak menimbulkan kontroversi yang tidak perlu.

 

Menanggapi kondisi di mana banyak pencari kerja dari luar daerah berbondong-bondong datang ke ibu kota Provinsi Maluku untuk mencari pekerjaan, ia menyatakan bahwa situasi ini perlu diatur dengan baik agar tidak semakin menyempitkan peluang bagi warga lokal.

 

“Tidak harus semua orang datang ke Ambon untuk mencari kerja. Jika jaringan ritel seperti Indomaret juga ada di daerah lain seperti Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, maupun wilayah lainnya, masyarakat bisa saja bekerja di daerah masing-masing. Ini juga akan membantu menggerakkan perekonomian di daerah-daerah tersebut,” paparnya.

 

Sangat penting untuk ditegaskan bahwa kebijakan prioritas KTP Ambon bukanlah bentuk diskriminasi. Sebaliknya, ini merupakan upaya afirmatif untuk melindungi dan meningkatkan kapasitas masyarakat setempat.

 

Ketika ditanya terkait tenaga kerja pihak ketiga atau outsourcing di lingkungan DPRD Kota Ambon yang sebagian diketahui tidak memiliki KTP Ambon, Mairuhu mengakui bahwa pihaknya belum memiliki data rinci mengenai domisili seluruh tenaga kerja tersebut.

 

“Sebelumnya kami mengira seluruh tenaga outsourcing di DPRD berasal dari warga Ambon. Namun setelah informasi ini muncul, kami menyadari perlu melakukan pengecekan ulang secara mendetail,” ungkapnya.

 

Meski demikian, ia kembali menegaskan prinsip yang tidak bisa dinegosiasikan: setiap tenaga kerja yang bekerja di wilayah administratif Kota Ambon seharusnya merupakan warga ber-KTP Ambon, sejalan dengan semangat keberpihakan terhadap masyarakat lokal.

 

Dengan dukungan penuh dari DPRD, wacana kebijakan prioritas KTP Ambon dalam rekrutmen di sektor ritel modern kini menjadi topik penting yang harus dibahas bersama oleh semua pihak terkait. (Zahra)

Selengkapnya

Rayakan Ulang Tahun Ke 3, VG Sumber Kasih Berharap Berkat Tuhan Yesus Senantiasa Menghapus Jalan Perjalanan

Februari 25, 2026

Foto : Rayakan Ulang Tahun Ke 3, VG Sumber Kasih Berharap Berkat Tuhan Yesus Senantiasa Menghapus Jalan Perjalanan

Ambon
, Globaltimurnn.com – Keluarga besar Jemaat VG Sumber Kasih merayakan hari jadi yang Ke 3 dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Dalam momen spesial ini, seluruh jemaat menyampaikan harapan agar berkah Tuhan Yesus selalu menyertai setiap langkah perjalanan mereka dalam menyebarkan kasih dan kebenaran. Kamis, (26/02/2026). 

 

Dalam sebuah foto kenangannya, para pengurus dan anggota inti jemaat tampak mengenakan busana yang menarik dengan dominasi warna merah dan hitam, serta satu kesatuan berwarna biru yang menjadi titik fokus. Tampilan seragam tersebut mencerminkan kebersamaan dan solidaritas yang kuat antar anggota dalam membangun komunitas yang penuh kasih.

 

"Kami dengan tulus mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada seluruh jemaat Sumber Kasih yang telah bersama-sama menjalani perjalanan selama tiga tahun terakhir," ucap perwakilan jemaat dalam sambutannya. "Setiap langkah yang kami tempuh tidak terlepas dari berkah dan pertolongan Tuhan Yesus, yang selalu menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi kami semua."

 

Selama tiga tahun berdirinya, VG Sumber Kasih telah aktif menjalankan berbagai kegiatan pelayanan, mulai dari ibadah rutin, pembinaan rohani, hingga kegiatan sosial yang bertujuan untuk membantu sesama dan menyebarkan pesan kasih Kristus di tengah masyarakat.

 

"Kami berharap di tahun yang baru ini, jemaat bisa semakin tumbuh dan berkembang, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi sekitar. Semoga Tuhan Yesus terus memberkati senantiasa, menguatkan iman, dan menyatukan hati kita dalam satu tujuan yang mulia," tambahnya.

 

Momen perayaan ulang tahun Ke 3 ini juga menjadi kesempatan bagi seluruh jemaat untuk merenungkan perjalanan yang telah ditempuh dan menyemangati satu sama lain untuk terus memperkuat komitmen dalam menjalankan panggilan sebagai umat percaya.(Za)

Selengkapnya

Koordinasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), Lapas Saparua Gandeng Puskesmas

Februari 25, 2026

Foto : Koordinasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), Lapas Saparua Gandeng Puskesmas

Saparua
, Globaltimurnn.com – Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua melaksanakan koordinasi dengan Puskesmas Saparua terkait rencana pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan pada Selasa, (24/02/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, didampingi Staf Kesehatan Lapas Saparua, Senly Matitale, melakukan pembahasan bersama Kepala Puskesmas Saparua Johan Nahumury, S.Km, guna mematangkan teknis pelaksanaan kegiatan yang akan dipusatkan di Lapas Saparua dengan sasaran masyarakat sekitar.


Berdasarkan hasil koordinasi, disepakati bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis akan dilaksanakan di Lapas Kelas III Saparua dengan melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Saparua. Lapas akan menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk tempat pelaksanaan serta pengaturan peserta, sementara Puskesmas menyiapkan tenaga kesehatan, peralatan medis, dan bahan habis pakai yang diperlukan.


Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menjelaskan bahwa koordinasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.


“Kedatangan kami untuk berkoordinasi dan membangun kerja sama agar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat terlaksana dengan baik. Rencananya kita akan melaksanakan pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi kesehatan, serta layanan dasar lainnya sesuai kebutuhan masyarakat. Kami ingin menghadirkan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar Lapas,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Saparua, Johan Nahumury, S.Km, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh kegiatan tersebut.


“Kami siap menurunkan tenaga kesehatan serta menyiapkan alat medis dan bahan habis pakai yang diperlukan,” ungkapnya.


Melalui koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di Lapas Kelas III Saparua dapat berjalan optimal serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Saparua. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT