globaltimurnn.com

Sabtu, 18 Juli 2026

8 ABK KLM. Teluk Bara Berhasil Diselamatkan, Saat Kapal Karam Di Perairan Tanjung Alang

Juli 18, 2026


Malteng
, globaltimurnn.com - Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan 8 orang ABK KLM. Teluk Bara yang mengalami tenggelam disekitar Perairan Tanjung Alang, Desa Alang, Kabupaten Maluku Tengah. Sabtu, 18/7/2026


Kondisi membahayakan jiwa manusia itu diteruskan oleh Bapak Isjon Siwalete kepada Basarnas Ambon sekitar pukul 07.35 wit.  


Dalam laporannya dijelaskan bahwa telah melihat sebuah kapal kayu mengalami tenggelam disekitar Perairan Tanjung Alang dan memohon bantuan dari para awak kapal.


Menggunakan Rigit Buoyancy Boat, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan sekitar pukul 07.50 wit menuju lokasi kejadian pada koordinat 3°47'3.39"S - 127°59'40.85"E, jarak -+ 16 Nautical Mile dan Heading 235° arah Barat Daya dari Dermaga BRIN Ambon. 


Upaya pencarian korban pada kondisi gelombang tinggi di Perairan Tanjung Alang terus dilakukan dengan memperhatikan safety. 


Guna membantu pelaksanaan Operasi SAR di tengah gelombang tinggi, sekitar pukul 10.50 wit, KN SAR Abimanyu yang di pimpin Kakansar Ambon dikerahkan menuju lokasi kejadian. 


Upaya pencarian korban baru menemukan titik terang sekitar pukul 11.06 wit, Tim Darat Basarnas Ambon yang melakukan koordinasi dengan masyarakat Desa Alang mendapatkan informasi bahwa, tak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal Teluk Bara terlihat satu unit kapal Yacht yang memutar beberapa kali disekitar Perairan Tanjung Alang. 


Guna memastikan informasi tersebut, Tim RBB Basarnas Ambon dikerahkan menuju kapal yacht untuk melakukan koordinasi.


Sekitar pukul 11.26 wit Tim RBB Kansar Ambon berhasil tiba pada Kapal Yacht dan berhasil menemukan seluruh korban  dalam keadaan selamat diatas kapal. 


Kepala Kantor SAR Ambon menyampaikan "Setelah Tim melakukan koordinasi dengan Kapal Yacht tersebut diketahui bahwa, kedelapan korban itu berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh kapal Yacht Salty Dogz berbendera Selandia Baru dan hendak dibawa menuju Kota Ambon.


Arafah menambahkan, dalam keterangan Nahkoda kapal disampaikan bahwa, Kapal Kayu bermuatan material bangunan tersebut bertolak sekitar pukul 5 pagi dari Kota Ambon menuju Kabupaten Buru Selatan. 


Namun setibanya di Tanjung Alang kapal dihantam gelombang tinggi. Akibatnya, papan kayu bagian bawah kapal terlepas, kemasukan air dan karam. Sebelum karam seluruh ABK berhasil melompat dan menyelamatkan diri. 


Usai hanyut dan bertahan selama beberapa jam dipermukaan air dengan bantuan papan kayu dan dirigen air, sekitar pukul 10.00 wit para korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh kapal Yacht Salty Dogz berbendera Selandia Baru. 


Kedelapan korban kemudian dievakuasi Tim RBB ke KN SAR Abimanyu dan dibawa menuju Dermaga BRIN Ambon untuk diserahkan kepada pihak keluarga. 


Data Korban:

1. Arifin Limau (Nakhoda, 50 Thn/ L)

2. Sukarti Facey (34 Thn/ L)

3. Darmanto (21 Thn/ L)

4. Anto (20 Thn/ L)

5. Riswan (29 Thn/ L)

6. La Suherman (33 Thn/ L)

7. Iki (35 Thn/ L)

8. La Jumadi (31 Thn/ L


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi diantaranya Basarnas Ambon, ABK KN SAR Abimanyu, Keluarga korban, Polsek Leihitu Barat, Polsek Pelabuhan Yos Sudarso, KSOP Ambon, ABK Yacht Salty Dogz.


Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya, KN SAR Abimanyu,  Rigit Buoyancy Boat, Kapal Yacht Salty Dogz, Truck Personil, Rescuer Car, Drone Thermal.


Cuaca dilapangan dilaporkan Berawan, Angin Tenggara kecepatan 31 Knots,  dan Tinggi Gelombang 3 meter.


Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Rdks) 

Selengkapnya

Jumat, 17 Juli 2026

Bodewin Wattimena Dorong HMI Ambon Jadi Motor Gagasan dan Penggerak Perubahan Daerah

Juli 17, 2026


Ambon
, Globalrimurnn.com – Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si., mengajak Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Ambon untuk memperkuat peran sebagai organisasi kader yang mampu menjadi penggerak perubahan melalui pemikiran kritis, inovatif, dan solutif dalam mendukung pembangunan daerah.


Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus HMI Kota Ambon Periode 2026–2027 yang mengusung tema "Konsolidasi untuk Kemajuan Umat dan Bangsa", Jumat (17/07/2026).


Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta menghadirkan program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.


Menurutnya, tema yang diusung HMI mencerminkan pentingnya memperkuat soliditas organisasi sekaligus membangun sinergi untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan. Konsolidasi, katanya, tidak hanya bermakna memperkuat struktur organisasi, tetapi juga membangun kualitas kader, mempererat persatuan, serta meningkatkan kapasitas intelektual dalam melahirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.


Bodewin menegaskan bahwa pembangunan Kota Ambon membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, katanya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan organisasi kemahasiswaan, tokoh masyarakat, maupun generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.


"Kami membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Organisasi mahasiswa seperti HMI memiliki posisi strategis untuk ikut mengawal pembangunan melalui gagasan, kritik yang membangun, dan solusi yang dapat diimplementasikan," ujarnya.


Ia mengungkapkan sejumlah isu strategis yang masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Ambon, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan angka pengangguran, penguatan ekonomi kreatif dan ekonomi digital, penanganan persoalan lingkungan dan persampahan, peningkatan literasi digital, hingga menjaga stabilitas keamanan serta memperkokoh kerukunan antarumat beragama.


Menurutnya, HMI memiliki kekuatan intelektual, moral, dan sosial yang dapat menjadi modal besar dalam mendukung upaya pemerintah menjawab tantangan tersebut.


Karena itu, Wali Kota berharap HMI tidak hanya tampil sebagai organisasi yang menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga mampu menawarkan gagasan yang realistis dan solusi yang konstruktif.


"Pemerintah Kota Ambon selalu membuka ruang dialog. Kritik yang objektif dan disertai solusi akan menjadi energi positif untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan," katanya.


Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi organisasi di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang. Menurutnya, independensi harus dimaknai sebagai komitmen menjaga objektivitas, integritas, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.


Di akhir sambutannya, Bodewin menyatakan optimistis HMI akan terus melahirkan kader-kader muda yang unggul, berkarakter, moderat, dan mampu bersaing di berbagai bidang. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Ambon dan Provinsi Maluku.


"Selamat kepada seluruh pengurus HMI Kota Ambon yang baru dilantik. Jadikan organisasi ini sebagai ruang pengabdian, tempat melahirkan gagasan besar, serta wadah untuk terus berkarya demi kemajuan umat, bangsa, dan daerah," tutupnya. (Za)

Selengkapnya

Bangkit Setelah 11 Tahun Vakum, Wali Kota Ambon Resmi Buka Ekano Family Racing 2026

Juli 17, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Semangat kebangkitan olahraga otomotif di Maluku kembali bergelora. Setelah vakum selama kurang lebih 11 tahun, Open Tournament Ekano Family Racing Drag Bike dan Drag Race Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si., di Sirkuit Non Permanen Transit Passo, Jumat (17/07/2026).


Kejuaraan yang berlangsung hingga 19 Juli 2026 tersebut menjadi tonggak penting bagi bangkitnya olahraga balap di Kota Ambon. Tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan dan kemampuan para pembalap, turnamen ini juga menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus momentum mempererat komunitas otomotif di Maluku.


Dalam sambutannya, Bodewin Wattimena yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Ambon menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ambon bersama Ekano Family Racing Team yang telah berinisiatif menghadirkan kembali kejuaraan otomotif yang telah lama dinantikan masyarakat.


Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga otomotif harus dijawab dengan penyelenggaraan event yang berkualitas dan berkelanjutan.


"Pemerintah Kota Ambon dan KONI memberikan penghargaan kepada IMI Kota Ambon serta seluruh panitia yang terus menghadirkan ruang bagi generasi muda dan para pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat serta kemampuan mereka secara positif," kata Bodewin.


Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan seluruh cabang olahraga, termasuk otomotif, melalui pembinaan atlet maupun penyelenggaraan berbagai kompetisi.


Menurutnya, pelaksanaan kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Kota (Porkot) Ambon yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Tahun 2027.


"Kami ingin seluruh cabang olahraga berkembang, termasuk otomotif. Potensinya sangat besar dan harus terus didukung agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Ambon," ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kota Ambon bersama IMI Kota Ambon untuk menghadirkan sirkuit permanen sebagai pusat pembinaan olahraga otomotif di Kota Ambon.


Menurutnya, pembangunan sirkuit tersebut sedang diperjuangkan secara serius meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.


"Kami sedang berupaya maksimal agar pembangunan sirkuit permanen dapat diwujudkan. Ini bukan sekadar wacana, tetapi langkah nyata yang sedang kami perjuangkan demi masa depan olahraga otomotif di Kota Ambon," tegasnya.


Selain itu, Bodewin mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas serta mematuhi seluruh aturan perlombaan demi menjaga keselamatan selama berlangsungnya kejuaraan.


Ia berharap turnamen tersebut menjadi tempat bagi para pembalap menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa mengabaikan aspek keamanan.


"Kami ingin seluruh peserta bertanding secara sportif, disiplin, dan mengutamakan keselamatan. Jadikan ajang ini sebagai tempat menunjukkan prestasi dan kemampuan terbaik," pesannya.


Sementara itu, Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Open Tournament Ekano Family Racing Drag Bike dan Drag Race Tahun 2026 merupakan hasil kerja sama antara Ekano Family Racing Team dan IMI Kota Ambon.


Kejuaraan tersebut bertujuan menghidupkan kembali olahraga drag bike dan drag race di Maluku yang telah lama tidak diselenggarakan, sekaligus menjadi wadah pencarian bibit-bibit pembalap muda berbakat.


Sebanyak 221 peserta ambil bagian dalam kejuaraan ini, terdiri dari 118 peserta drag race dan 103 peserta drag bike yang akan berlaga selama tiga hari di Sirkuit Non Permanen Transit Passo.


Panitia menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan didukung oleh IMI Kota Ambon, para sponsor, serta swadaya panitia. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, KONI Kota Ambon, IMI Provinsi Maluku, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Pemerintah Negeri Passo, Bank Maluku Maluku Utara, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat terlaksana dengan baik.


Dengan tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Open Tournament Ekano Family Racing 2026 diharapkan menjadi awal kebangkitan olahraga otomotif di Maluku sekaligus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi hingga tingkat nasional. (Za)

Selengkapnya

Lapas Namlea Gandeng Yayasan Bina Tani Sejahtera, Bekali Warga Binaan Keterampilan Bertani Modern

Juli 17, 2026


Namlea
, Globaltimurnn.com – Komitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea. Melalui kerja sama dengan Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS), Lapas Namlea menggelar penyuluhan pertanian untuk membekali warga binaan dengan pengetahuan dan keterampilan bertani yang lebih modern, Sabtu (18/07/2026).


Kegiatan yang berlangsung di area perkebunan Lapas tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan warga binaan yang memiliki bekal keterampilan produktif sebagai persiapan kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.


Dalam penyuluhan itu, para warga binaan mendapatkan materi mengenai teknik budidaya tanaman, mulai dari tata cara pemupukan yang tepat, penggunaan pestisida secara aman dan efektif, hingga perawatan tanaman agar menghasilkan panen yang optimal.


Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Namlea, Sofian Ahmad, mengatakan kolaborasi dengan YBTS difasilitasi oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) desa setempat sebagai bagian dari optimalisasi program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.


Menurutnya, keberhasilan program pertanian di dalam lapas sangat bergantung pada peningkatan kapasitas dan keterampilan warga binaan melalui pendampingan yang berkelanjutan.


"Keterampilan mengelola usaha tani membutuhkan pengetahuan, pengalaman, dan pendampingan yang memadai. Karena itu, kami menggandeng Yayasan Bina Tani Sejahtera agar warga binaan memperoleh pelatihan secara bertahap dan berkesinambungan," ujar Sofian.


Sementara itu, Technical Field Officer Yayasan Bina Tani Sejahtera, M. Busrolana, menjelaskan bahwa pihaknya akan mendampingi warga binaan melalui pembangunan demonstration plot (demplot) atau lahan percontohan.


Lahan tersebut akan digunakan sebagai media praktik penerapan teknologi dan teknik pertanian modern sehingga warga binaan dapat belajar langsung mulai dari proses penanaman hingga pemeliharaan tanaman.


YBTS merupakan organisasi nirlaba di bawah naungan PT East West Seed Indonesia yang fokus meningkatkan kesejahteraan petani kecil. Melalui program ini, kami berharap warga binaan memperoleh keterampilan pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat, jelas Busrolana.


Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap sinergi yang terjalin mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian di lingkungan Lapas.


Ia menegaskan bahwa program pembinaan tidak hanya bertujuan mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas.


"Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti penyuluhan ini benar-benar bermanfaat. Bekal tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha dan membantu warga binaan menjadi pribadi yang mandiri serta produktif ketika kembali ke tengah masyarakat," ungkap Marasabessy.


Melalui kolaborasi dengan Yayasan Bina Tani Sejahtera, Lapas Namlea terus menunjukkan komitmennya menghadirkan program pembinaan yang berkualitas, produktif, dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial. (Za)

Selengkapnya

Piala Dunia 2026 Dongkrak Ekonomi Indonesia, Perputaran Uang Tembus Rp5,03 Triliun

Juli 17, 2026


Jakarta
, Globalrimurnn.com – Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para bintang sepak bola dunia, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Antusiasme masyarakat dalam menyaksikan turnamen empat tahunan tersebut berhasil mendorong perputaran ekonomi nasional hingga Rp5,03 triliun, berdasarkan catatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Sabtu, (18/07/2026). 


Nilai ekonomi tersebut berasal dari berbagai aktivitas yang muncul selama penyelenggaraan Piala Dunia, mulai dari siaran televisi, promosi produk, sponsorship, kegiatan nonton bareng (nobar), hingga meningkatnya transaksi di sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo, mengatakan besarnya perputaran ekonomi merupakan akumulasi aktivitas sejak masa persiapan hingga berakhirnya turnamen.


Menurutnya, manfaat ekonomi Piala Dunia dirasakan secara luas dan tidak hanya dinikmati perusahaan besar, tetapi juga pelaku usaha kecil di berbagai daerah.


> "Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa ajang olahraga internasional mampu menjadi penggerak ekonomi lintas sektor dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas," ujar Kukrit.


Ia menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat mendorong peningkatan aktivitas di sektor perhotelan, restoran, kafe, pedagang makanan, industri kreatif, hingga penyedia berbagai jasa pendukung.


Berdasarkan perhitungan Kadin, sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp2,4 triliun.


Sementara itu, promosi produk melalui iklan televisi menyumbang sekitar Rp1,76 triliun, disusul aktivitas komersial di luar siaran (off-air) sebesar Rp850 miliar. Sisanya berasal dari berbagai kegiatan masyarakat, termasuk Festival Rakyat 2026 dan aktivitas ekonomi lainnya.


Selain menghasilkan transaksi langsung, penyelenggaraan Piala Dunia juga menciptakan multiplier effect yang mendorong investasi pelaku usaha untuk meningkatkan fasilitas usaha, mulai dari pembelian televisi layar lebar, proyektor, set-top box, sistem audio, hingga penambahan kapasitas tempat duduk dan layanan makanan serta minuman.


Kondisi tersebut turut mendorong pertumbuhan sektor penyediaan akomodasi, makanan, dan minuman yang pada Triwulan I 2026 tercatat tumbuh 13,14 persen secara tahunan, menjadikannya salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia.


Besarnya dampak ekonomi juga diperkuat hasil survei Lokadata yang dilakukan pada 7–13 Juli 2026. Hasil survei menunjukkan budaya nonton bareng (nobar) menjadi salah satu pendorong utama meningkatnya konsumsi masyarakat selama Piala Dunia.


Sebanyak 78,1 persen responden mengaku mengikuti kegiatan nobar sedikitnya satu kali selama turnamen.


Setiap kegiatan nobar, masyarakat rata-rata mengeluarkan belanja sekitar Rp51 ribu, sehingga total pengeluaran mencapai sekitar Rp145 ribu per orang selama berlangsungnya Piala Dunia.


Chief Data Officer Lokadata, Suwandi Ahmad, menjelaskan sebagian besar pengeluaran digunakan untuk membeli makanan dan minuman, paket data internet, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya.


Menurutnya, kondisi tersebut membuat manfaat ekonomi Piala Dunia mengalir hingga ke tingkat komunitas dan memberikan peluang usaha bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.


Piala Dunia 2026 pun kembali membuktikan bahwa olahraga tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional, menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus memperkuat pertumbuhan berbagai sektor industri di Indonesia. (Za)

Selengkapnya

Rutan Ambon Serahkan 11 Tahanan Asing kepada Biro Korwas, Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum yang Profesional

Juli 17, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon resmi menyerahkan 11 tahanan warga negara asing (WNA) atas nama Wu Yiming dan rekan-rekannya kepada Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) Polri dalam rangka proses pengalihan tahanan. Penyerahan tersebut dilaksanakan pada Jumat (17/07/2026) berdasarkan Surat Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: B/3973/VII/RES.10.2/2026/BARESKRIM.


Proses pengalihan berlangsung dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, keamanan, ketertiban, serta akuntabilitas administrasi. Sebelum serah terima dilakukan, petugas Rutan Kelas IIA Ambon bersama tim Biro Korwas terlebih dahulu melakukan verifikasi identitas, pemeriksaan kelengkapan dokumen, serta pencocokan data seluruh tahanan.


Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, kedua belah pihak menandatangani berita acara serah terima sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif sekaligus penegasan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.


Penyerahan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, kepada Iptu Pupung Nur Bahari, S.H., selaku Ps. Paurbagbinsis Biro Korwas, yang secara resmi menerima 11 tahanan asing tersebut untuk diproses lebih lanjut sesuai kewenangan hukum.


Jefry menegaskan, proses pengalihan tahanan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan serta hasil koordinasi dengan aparat penegak hukum.


"Penyerahan 11 tahanan asing ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Kepolisian Negara Republik Indonesia sekaligus wujud sinergi yang baik antara Rutan Ambon dan instansi terkait. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur dengan tetap mengedepankan keamanan, ketertiban, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak-hak para tahanan selama proses pengalihan berlangsung," ujar Jefry.


Sementara itu, Iptu Pupung Nur Bahari menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang terjalin dengan baik selama proses serah terima. Menurutnya, kelengkapan administrasi serta pelaksanaan prosedur yang sesuai aturan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran proses penegakan hukum.


"Kami mengapresiasi kerja sama yang telah dibangun Rutan Kelas IIA Ambon. Seluruh tahapan serah terima berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur sehingga proses pengalihan tahanan dapat terlaksana dengan lancar," katanya.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lingkungan Rutan Kelas IIA Ambon berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan ketat dari petugas. Sebanyak 11 tahanan asing atas nama Wu Yiming dan rekan-rekannya kini resmi berada di bawah penanganan Biro Korwas untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIA Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum diharapkan terus terjalin guna mendukung proses penegakan hukum yang efektif serta mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin berkualitas.(Za)

Selengkapnya

128 Siswa Peserta MPLS Hari Terakhir SMAN 4 SBB, Berjalan Aman Dan Lancar

Juli 17, 2026


SBB
, globaltimurnn.com - Kegiatan MPLS Yang Berlansung pada Hari Pertama Kegiatan Sampai Hari Ke Lima Berjalan Dengan Aman Dan Lancar Tidak Ada Kendala Di Setiap Proses Pengenalan Lingkungan Sekolah. 


MPLS Yang Merupakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Oleh Perserta Didik Baru Yang Mendaftarkan Diri Di Sekolah SMA Negeri 4 Kabupaten Seram Bagian Barat. 


Sebanyak 128 Siswa Yang Telah Mengikuti Setiap Kegiatan MPLS Yang Mana Telah Berjalan Dari Awal Kegiatan Sampai Akhirnya Semua Berjalan Dengan Segala Baik Materi Yang Di Berikan Dari Setiap Guru Maupun Dari Berbagai Instansi Kesehatan Dan Polri Dalam Memberikan Materi Kepada Setiap Siswa yang Hadir Dalam Mengikuti MPLS Pada Hari Pertama Sampai Hari Terakhir Sudah Dapat Berjalan Dengan Segala Baik. 


Dalam Keterangan Yang Di Sampaikan Kepala SMA Negeri 4 Seram Bagian Barat, Krestian Lumaesan, S.Pd., M.Pd., Kepada Media ini Menjeskan Bagimana Setiap Perserta Didik Dapat Mengenal Lingkungan Pendidikan Pada SMA Negeri 4 Kabupaten Seram Bagian Barat. Ucap Kepsek


Dikatakan-nya" Mereka Dapat Belajar Dengan Segala Baik Untuk Bagimana Bisa Bertumbuh Menjadi Generasi Masa Depan Bangsa Dan Negara, serta keluarga. 


Saya Mengajak Setiap Siswa Yang Baru Ini Bagimana Bisa Selalu Hidup Dalam Kebersamaan Dengan Setiap dewan Guru Dan Setiap Siswa Lainya Yang ada Di Lembaga SMA Negeri 4 Seram Bagian Barat. Sebut Kepsek


Dengan Tema MPLS Pada Tahun 2026 Ini adalah "Ramah Anak" Bertujuan Bagimana Bisa Membimbing Mereka Menjadi Anak-Anak Yang Rajin Belajar Dan Tekun Dalam Setiap Bidang Studi Mereka Di Lembaga SMA Negeri 4 Kabupaten Seram Bagian Barat. Pungkasnya  (O.P)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT