globaltimurnn.com

Minggu, 28 Juni 2026

Polda Sultra Menggelar Car Free Day, Olahraga Bersama, Bazar UMKM Bhayangkari, dan Safety Riding dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

Juni 28, 2026


Kendari
, globaltimurnn.com - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. "Polri untuk Masyarakat", Polda Sultra menggelar rangkaian kegiatan Car Free Day, olahraga bersama, bazar UMKM Bhayangkari, serta edukasi safety riding yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan bersama masyarakat di Lapangan exMTQ Kendari, Minggu 28 Juni 2026.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang membangun kedekatan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat.


Melalui olahraga bersama, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antara aparat dan warga. Suasana penuh keakraban yang tercipta mencerminkan sinergi yang harmonis dalam menjaga persatuan dan keamanan lingkungan. 


Kapolda Sultra Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji mengatakan bahwa Car Free Day merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan menghadirkan Polri lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara menjadi refleksi atas pengabdian Polri sekaligus mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


"Hari Bhayangkara mengusung tema 'Polri untuk Masyarakat'. Artinya, Polri harus mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui Car Free Day ini kami ingin membangun ruang interaksi yang hangat antara Polri dan masyarakat," ujar Kapolda.


Di sisi lain, bazar UMKM Bhayangkari menjadi ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk mempromosikan dan memasarkan produk unggulannya. Kehadiran bazar ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, serta memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk lokal yang berkualitas.


Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Salah seorang warga, Sulastri (38), mengaku sangat terbantu dengan adanya stan UMKM yang menjual sembako dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran. Ia membeli dua rak telur seharga Rp45 ribu per rak untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.


"Alhamdulillah sangat membantu. Harganya lebih murah, jadi saya sekalian beli dua rak untuk stok di rumah. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Sulastri.


Seperti halnya Dendy (42), warga sekitar MTQ yang biasa berlari pagi merasa senang dengan adanya car free day dan olahraga bersama. "Banyak stand kuliner dan UMKM, tadi juga saya liat² ada disiapkan makan gratis, makanya sy langsung singgah," ungkap pria yang bertugas di BUMN tersebut.


Salah seorang warga lainnya yakni Andi Firman (31) datang ke MTQ bersama sang istri untuk mengantarkan sang anak mengikuti lomba melukis helm dalam giat safety riding competition. "Dari komunitas otomotif tadi mau tampil dalam lomba safety riding, makanya saya datang nonton sekalian antar anak ikut lomba," ungkapnya.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas, Polri juga menghadirkan kegiatan safety riding yang dikemas secara humanis dan edukatif. 


Melalui sosialisasi dan praktik langsung, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab guna menekan angka kecelakaan di jalan raya.


Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Mulai dari meningkatnya kesadaran akan hidup sehat, tumbuhnya ekonomi kerakyatan melalui UMKM, hingga meningkatnya budaya keselamatan berlalu lintas.


Semangat "Polri untuk Masyarakat" menjadi komitmen bahwa setiap pengabdian Polri harus mampu memberikan dampak positif, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan rasa aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warga. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, Polri terus berupaya mewujudkan pelayanan yang semakin humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat. (Rdks) 

Selengkapnya

Delapan Kasus Pencurian dan Curanmor Dalam Dua Bulan, Polda Maluku Berhasil Ungkap Sebelas Tersangka Lansung Diamankan

Juni 28, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku bersama jajaran Satreskrim Polresta Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan masyarakat dengan mengungkap delapan kasus pencurian dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sepanjang periode Mei hingga Juni 2026.


Sebanyak 11 tersangka berhasil diamankan dalam pengungkapan tersebut. Para tersangka terdiri dari pelaku dewasa maupun anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), yang diduga terlibat dalam berbagai aksi pencurian yang meresahkan masyarakat di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya.


Data tersebut disampaikan dalam kegiatan Press Release bersama yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku di Ruang Konferensi Pers Mapolda Maluku, Sabtu (27/6/2026), yang dihadiri Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., Direktur Reskrimum Polda Maluku Kombes Pol. Dasmin Ginting, S.I.K., serta Direktur Resnarkoba Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., M.H.


Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kombes Pol. Dasmin Ginting, S.I.K., menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan delapan perkara tersebut merupakan hasil kerja intensif penyidik dalam merespons laporan masyarakat dan melakukan pengembangan terhadap sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.


“Sepanjang periode Mei hingga Juni 2026, Ditreskrimum Polda Maluku bersama Satreskrim Polresta Ambon berhasil mengungkap delapan perkara yang terdiri dari kasus pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 11 tersangka berhasil diamankan, baik pelaku dewasa maupun anak yang berhadapan dengan hukum,” ujar Kombes Pol. Dasmin Ginting.


Menurutnya, pengungkapan ini menunjukkan bahwa aparat kepolisian terus bekerja secara maksimal untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan angka kriminalitas konvensional yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.


Ungkap Pencurian Rumah Saat Korban ke Masjid

Salah satu kasus yang berhasil diungkap adalah tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.


Peristiwa tersebut terjadi pada 27 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 WIT ketika korban meninggalkan rumah untuk melaksanakan ibadah. Pelaku memanfaatkan kondisi jendela rumah yang terbuka dan masuk ke dalam kamar korban.


Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit laptop Acer Chromebook, satu unit iPhone 14 Pro Max, tas, dompet, dokumen identitas, serta uang tunai milik korban.


Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Maluku, pelaku berinisial SN (22) berhasil diidentifikasi dan diamankan. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya dan sejumlah barang bukti milik korban berhasil diamankan.


Dua ABH Terlibat Kasus Curanmor

Selain itu, Ditreskrimum Polda Maluku juga berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di kawasan Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.


Kasus bermula ketika korban memarkir sepeda motor Yamaha X-Ride di area parkir sebuah kafe pada 6 Juni 2026 malam. Namun korban lalai karena meninggalkan kunci kontak masih terpasang pada kendaraan.


Melihat kesempatan tersebut, dua Anak yang Berhadapan dengan Hukum berinisial NAV (16) dan AAH (17) memanfaatkan kelengahan korban dengan membawa kabur sepeda motor tersebut menggunakan kunci yang masih terpasang.


Melalui serangkaian penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha X-Ride warna merah dengan nomor polisi DE 6074 NC.


“Setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti secara serius. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Kami akan terus melakukan penegakan hukum secara profesional dan terukur untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegas Kombes Pol. Dasmin Ginting.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan peluang bagi pelaku kejahatan.


Menurutnya, sejumlah kasus pencurian yang berhasil diungkap menunjukkan bahwa pelaku kerap memanfaatkan kelengahan korban, baik saat meninggalkan rumah maupun saat memarkir kendaraan.


“Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan komitmen Polda Maluku dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Namun di sisi lain, kami juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada, memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan, serta tidak meninggalkan kunci kendaraan pada sepeda motor karena dapat membuka peluang terjadinya tindak pidana,” kata Kombes Pol. Rositah Umasugi.


Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mencegah serta mengungkap berbagai tindak kriminal.


“Kami berharap masyarakat tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Kolaborasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian akan semakin memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Maluku,” tambahnya.


Polda Maluku menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan penyelidikan, patroli, dan langkah-langkah preventif guna menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Dalam Dua Bulan Polda Maluku Berhasil Bongkar 33 Kasus Narkotika, 40 Tersangka Diamankan dan Ratusan Gram Ganja Disita

Juni 28, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Kepolisian Daerah Maluku melalui Direktorat Reserse Narkoba kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda nasional pemberantasan narkotika. Sepanjang periode Mei hingga Juni 2026, Polda Maluku berhasil mengungkap 33 kasus tindak pidana narkotika dengan mengamankan 40 tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Maluku.


Keberhasilan tersebut merupakan hasil intensifikasi kegiatan penyelidikan, pengembangan informasi masyarakat, serta operasi penegakan hukum yang dilakukan secara berkelanjutan oleh personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku dan jajaran.


Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pengungkapan puluhan kasus tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam menekan peredaran gelap narkotika yang dapat mengancam masa depan generasi bangsa.


“Selama periode 1 Mei hingga 30 Juni 2026, kami berhasil mengungkap 33 laporan polisi dengan total 40 tersangka. Dari jumlah tersebut, terdapat 2 tersangka berperan sebagai pengedar, 28 kurir, dan 10 pengguna. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan yang didukung informasi dari masyarakat,” ujar Kombes Pol. Indera Gunawan dalam keterangan pers di Ambon.


Dirresnarkoba menjelaskan, pengungkapan kasus dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah di Maluku berdasarkan laporan masyarakat, hasil patroli siber, penyelidikan lapangan, hingga pengembangan terhadap tersangka yang lebih dahulu diamankan.


Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan bahwa para pelaku menggunakan berbagai modus operandi untuk menghindari deteksi aparat. Modus tersebut antara lain sistem tempel atau mapping, transaksi melalui media sosial dan aplikasi pesan instan, pengiriman barang menggunakan jasa ekspedisi, peredaran lintas kabupaten/kota, hingga sistem pembayaran melalui transfer sebelum narkotika diserahkan kepada pembeli.


“Jaringan narkotika saat ini semakin adaptif memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Karena itu kami terus meningkatkan kemampuan deteksi, baik melalui patroli siber maupun pengembangan jaringan di lapangan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.


Barang Bukti yang Disita

Dalam pengungkapan selama dua bulan terakhir tersebut, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika, yaitu: Sabu-sabu seberat 5,66 gram; Ganja seberat 900 gram; Tembakau sintetis sebanyak 61,2 gram yang perkaranya telah memasuki Tahap II.


Menurut Dirresnarkoba, penyitaan barang bukti tersebut menunjukkan bahwa Maluku masih menjadi target peredaran berbagai jenis narkotika, sehingga diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat untuk mencegah penyebarannya.


Dalam pengungkapan selama dua bulan terakhir tersebut, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika, yaitu: Sabu-sabu seberat 5,66 gram; Ganja seberat 900 gram; Tembakau sintetis sebanyak 61,2 gram yang perkaranya telah memasuki Tahap II.


Menurut Dirresnarkoba, penyitaan barang bukti tersebut menunjukkan bahwa Maluku masih menjadi target peredaran berbagai jenis narkotika, sehingga diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat untuk mencegah penyebarannya.


Ancaman Hukuman Berat

Para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yakni Pasal 111, Pasal 112, Pasal 114, Pasal 127, dan/atau Pasal 132 ayat (1).


“Ancaman pidana yang dikenakan kepada para tersangka bervariasi sesuai peran masing-masing, mulai dari pidana penjara minimal empat tahun hingga pidana mati atau penjara seumur hidup,” jelas Kombes Pol. Indera Gunawan.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus narkotika tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian.


Menurutnya, pemberantasan narkotika merupakan tanggung jawab bersama karena dampaknya tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam ketahanan keluarga, sosial, dan masa depan generasi muda Indonesia.


“Polda Maluku mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah membantu memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkotika. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam memerangi narkoba. Setiap informasi yang diberikan akan ditindaklanjuti secara profesional dan bertanggung jawab,” kata Kombes Pol. Rositah Umasugi.


Ia menambahkan bahwa upaya pemberantasan narkotika akan terus dilakukan secara simultan melalui langkah preemtif, preventif, edukatif, dan represif guna mendukung program nasional Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).


“Pemberantasan narkotika bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyelamatkan generasi muda sebagai aset bangsa. Karena itu, Polda Maluku akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba,” tambahnya.


Polda Maluku menegaskan akan terus melakukan pengembangan terhadap setiap kasus yang terungkap guna mengidentifikasi kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan nasional pemberantasan narkotika sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku.


Keberhasilan pengungkapan 33 kasus narkotika dalam kurun waktu dua bulan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (Rdks) 

Selengkapnya

Sahli F Binpotnaskuatmar Kodaeral lX Hadiri Pasar Rakyat Hari Bhayangkara 2026

Juni 28, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Sahli F Binpotnaskuatmar, Poksahli Kodaeral lX, Letkol Laut (KH/W) Agustina Novita Hehakaja mewakili Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas menghadiri Pasar Rakyat yang digelar Polda Maluku di Lapangan Upacara Polda Maluku Letkol Pol (Purn) Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Minggu (28/6/2026).


Kegiatan tersebut, merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang bertujuan untuk mempererat sinergitas antarinstansi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.


Kehadiran Pasar Rakyat dan pameran produk lokal memberikan manfaat langsung bagi para pelaku usaha kecil dan masyarakat, sebagai wadah untuk mempromosikan serta memasarkan hasil usaha mereka kepada khalayak yang lebih luas. 


Acara yang berlangsung meriah penuh semangat kebersamaan itu dihadiri Kapolda Maluku beserta Pejabat Utama Polda Maluku, perwakilan Pengadilan Tinggi Maluku, perwakilan Lanud Pattimura, serta peserta yang berjumlah kurang lebih 200 orang.


Partisipasi perwira Kodaeral lX dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI AL untuk terus memperkuat soliditas dan sinergitas bersama Polri serta seluruh unsur Forkopimda, guna menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat. (Rdks) 

Selengkapnya

Sabtu, 27 Juni 2026

Festival Durian Hutumuri 2026 Perkuat Ekonomi Lokal, Pemprov Maluku Siap Angkat Durian Jadi Komoditas Unggulan

Juni 27, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Ribuan pengunjung memadati Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, dalam gelaran Festival Durian Hutumuri 2026 yang berlangsung, Sabtu (27/06/2026). Memasuki tahun penyelenggaraan yang ketiga, festival ini tidak hanya menjadi pesta panen durian, tetapi juga menjadi wadah promosi produk unggulan daerah yang diyakini mampu mendongkrak ekonomi masyarakat.


Festival dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Provinsi Maluku, Umar Alhabsy, yang hadir mewakili Gubernur Maluku. Dalam sambutan gubernur yang dibacakannya, Umar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Negeri Hutumuri, panitia pelaksana, para petani, pelaku UMKM, serta seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga keberlangsungan festival tersebut.


Menurutnya, Festival Durian Hutumuri merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan potensi pertanian Maluku kepada masyarakat yang lebih luas. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus menjadi daya tarik wisata berbasis hasil bumi.


Ia mengatakan, durian Maluku memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan daerah lain, mulai dari aroma yang khas, tekstur yang lembut hingga cita rasa yang menjadi keunggulan tersendiri. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.


"Pemerintah Provinsi Maluku akan terus mendorong peningkatan kualitas produksi, memperkuat kapasitas petani, memberdayakan UMKM, serta memperluas promosi agar durian Maluku menjadi salah satu komoditas unggulan daerah," kata Umar.


Selain meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, festival tersebut juga dinilai mampu memperkuat sektor pariwisata melalui pengembangan wisata berbasis budaya dan pertanian. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku berharap Festival Durian Hutumuri dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu menarik lebih banyak wisatawan ke Maluku.


Sementara itu, Ketua Panitia Festival Durian Hutumuri 2026, Abraham Matuankotta, mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan wujud komitmen masyarakat Hutumuri dalam mempertahankan tradisi sekaligus mempromosikan hasil pertanian unggulan yang dimiliki negeri tersebut.


Menurut Abraham, keberhasilan festival tidak terlepas dari semangat gotong royong masyarakat serta dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor dan komunitas masyarakat Hutumuri yang berada di Kota Ambon.


"Kami ingin festival ini menjadi kebanggaan bersama sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para petani dan masyarakat Hutumuri," ujarnya.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, di antaranya Bank Maluku Maluku Utara, BNI, serta berbagai mitra lainnya yang telah mendukung penyelenggaraan festival.


Abraham mengungkapkan, musim panen durian di Hutumuri tahun ini diperkirakan berlangsung dua kali. Setelah panen pertama pada Maret, panen berikutnya diperkirakan terjadi pada akhir Juli hingga awal Agustus. Pada musim tersebut, masyarakat juga dapat menikmati buah-buahan lokal lainnya seperti manggis dan langsat.


Ia pun mengajak masyarakat untuk kembali mengunjungi Negeri Hutumuri pada musim panen berikutnya sebagai bentuk dukungan terhadap para petani lokal sekaligus menikmati kekayaan hasil bumi yang dimiliki daerah tersebut.


Menutup laporannya, Abraham menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan festival. Ia berharap seluruh pengunjung membawa pulang pengalaman yang menyenangkan dan semakin mengenal potensi pertanian serta budaya Negeri Hutumuri.


Festival Durian Hutumuri 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan petani mampu menghadirkan sebuah agenda yang tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi kreatif, pertanian, dan pariwisata di Provinsi Maluku. (Za)

Selengkapnya

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra Salurkan Sembako untuk Warga

Juni 27, 2026


Kendari
, globaltimurnn.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga RT 02 dan RT 03, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Danden Gegana Satbrimob Polda Sultra Kompol Asri Diyni serta didampingi Ketua RT 02 dan Ketua RT 03 Kelurahan Wundudopi. Pembagian sembako dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.


Kompol Asri Diyni mengatakan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung semangat "Polri Untuk Masyarakat". Melalui kegiatan tersebut, Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga.


"Kami berharap bantuan sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Polri kepada sesama. Momentum Hari Bhayangkara kami maknai dengan memperkuat pengabdian dan menjalin kedekatan bersama masyarakat," ujarnya.


Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra yang hadir langsung di lingkungan mereka. Selain mempererat hubungan silaturahmi, kegiatan bakti sosial ini juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun kepedulian sosial di lingkungan sekitar. (V374) 

Selengkapnya

Personel Polda Sultra Borong 10 Medali pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026

Juni 27, 2026


Kendari
, globaltimurnn.com – Personel Polda Sulawesi Tenggara kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Dalam kejuaraan tingkat nasional yang berlangsung pada 25 hingga 28 Juni 2026 di GOR Nambo Jaya Sport Center, kontingen Polda Sultra berhasil membawa pulang 10 medali, terdiri dari 1 medali emas, 5 medali perak, dan 4 medali perunggu.


Kejuaraan tersebut diikuti oleh atlet-atlet karate terbaik dari jajaran Polri maupun peserta umum dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini menjadi wadah untuk meningkatkan prestasi, mengukur kemampuan atlet, sekaligus mempererat soliditas, sportivitas, dan semangat kebersamaan antar peserta dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.


Dari total raihan medali tersebut, Brigpol Syahrul, S.H., M.M. tampil gemilang dengan meraih medali emas pada nomor Kumite 70 Kg serta medali perak. Sementara itu, Brigpol La Ode Muhammad Ali Abdullah, S.H., M.H. berhasil mempersembahkan medali perunggu pada nomor Kumite 80 Kg. Adapun perolehan medali lainnya diraih oleh Kompol Yulianus (2 perak), Kompol Untung S. (1 perak dan 2 perunggu), Brigpol Khaidir Al Faris (1 perak), serta Bripda Sudarman (1 perunggu).


Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa personel Polda Sultra tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi membanggakan di bidang olahraga pada tingkat nasional. Raihan tersebut merupakan hasil dari latihan yang disiplin, kerja keras, semangat juang, serta pembinaan yang berkesinambungan.


Prestasi yang diraih juga sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 bertema "Polri Untuk Masyarakat", yang menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, sehat, berprestasi, dan profesional. Diharapkan keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Sultra untuk terus mengembangkan kemampuan serta mengharumkan nama institusi di berbagai bidang, baik dalam pelaksanaan tugas maupun melalui prestasi di tingkat nasional. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT