Piru, globaltimurnn.com - Selama dua hari SMK negeri 10 SBB menggelar Workshop "sekolah Rujukan Google" Atau Google for education, yang dilaksanakan sejak tanggal 9 Juni hingga 10 Juni 2026, bertempat di LAB Komputer SMK Negeri 10 SBB.
Dalam kegiatan tersebut, Tidak hanya diikuti SMK negeri 10 SBB namun diikuti juga SMK negeri 4 SBB, dan kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang pertama di SBB bagi para guru.
Kegiatan ini melibatkan sebanyak 23 guru yang terdiri dari SMK negeri 10 SBB, sebanyak 16 orang guru, dan SMK negeri 4 SBB sebanyak 7 orang guru.
Di penghujung kegiatan tersebut menghasilkan hasil kelulusan dari keikutsertaan para guru dalam mengikuti ujian kompetensi menggunakan sistim Google tersebut akhirnya sebanyak 19 orang guru yang berhasil lulus diantaranya 7 orang guru dari SMK negeri 4, dan 12 orang guru dari SMK negeri 10 SBB, 4 diantaranya tidak berhasil lulus ujian kompetensi tersebut.
![]() |
| Foto : Riky Latuihamalo. S. Pd, M. Pd, |
Usai mendapatkan hasil ujian kompetensi tersebut, sebagai pemateri Riky Latuihamalo. S. Pd, M. Pd, yang ditemui awak media saat usai ujian kompetensi tersebut mengatakan" 𝑷𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒌𝒂𝒕𝒂𝒏 𝑲𝒐𝒎𝒑𝒆𝒕𝒆𝒏𝒔𝒊 𝑮𝒖𝒓𝒖 𝑴𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖𝒊
Program Google Certified level 1 adalah program internasional dan Pengakuan Profesional Tingkat Global, yang mana Guru akan mendapatkan badge resmi dari Google yang diakui secara internasional, meningkatkan kredibilitas profesional di dunia pendidikan. Ungkapnya
Dikatakan-nya" Kegiatan ujian sertifikasi ini, mendapat penilaian secara lansung dari Google Indonesia untuk para guru yang mengikuti ujian sertifikasi tersebut, dan ini berlaku secara internasional dan global. Ungkapnya
Dan untuk SBB guru yang memiliki sertifikasi google adalah merupakan yang pertama, sehingga diwajibkan semua guru memiliki sertifikasi tersebut, dan guru yang memiliki sertifikasi ini makan guru yang memiliki sertifikasi tersebut sama levelnya dengan para guru yang ada di Australia, amerika.
Latuihamalo menjelaskan" pihaknya akan berikan kesempatan bagi para guru yang belum lulus uji kompetensi guru hari ini di beri kesempatan 16 hari kemudian bisa kembali mengikuti ujian yang sama. Ujarnya
Selain itu, Latuihamalo juga menerangkan bahwa" Dari pantauan-nya selama dua hari bersama para guru SMK negeri 10 SBB dan guru SMK negeri 4 SBB saat memberikan materi google for education, ia menjelaskan bahwa" Ada sedikit kendala yang dialami guru saat mengikuti rentetan materi adalah masalah lemahnya guru saat menggunakan aplikasi tersebut karena merupakan hal yang pertama, dan harus membutuhkan kecepatan dan kelincahan.
![]() |
| Foto : kepala SMK Negeri 4 SBB |
Naomi Lusiana Maukary. S. Pd selalu kepala SMK negeri 4 SBB juga mengungkapkan" Kegiatan ini sangat luar biasa karena sangat bisa membantu guru dalam proses pembelajaran bahkan permudah guru untuk membuat tes dan membuat tugas - tugas dan itu berlaku timbal balik antara guru dan siswa. Ucapnya
Dengan menggunakan aplikasi tersebut lebih cepat prosesnya dalam membuat tugas - tugas, membuat siswa lebih cepat paham, dan juga bisa meringankan guru dalam memeriksa hasil - hasil tes. Ulasnya
Menurutnya" untuk guru pada SMK negeri 4 SBB sebanyak 25 guru, namun pada kesempatan ini hanya ada 7 guru yang bisa mengikuti ujian tersebut, dan masih tersisa sejumlah guru yang nantinya akan juga mengikuti hal yang sama. Tambah-nya
Maukary juga berharap semua guru disekolah-nya bisa menggunakan Google chrome karena disekolah-nya untuk Google chrome itu ada sekitar 35, sehingga dirinya berharap akan memanfaatkan semua-nya dalam proses pembelajaran.
![]() |
| Foto : Johan Benhard Selano |
Bahkan Johan Benhard Selano sebagai salah satu guru SMK negeri 10 SBB yang juga lulus dalam kegiatan ujian tersebut mengungkapkan" Dirinya bersama rekan guru merasa bangga dan bersyukur, walau baru yang pertama namun dirinya bersama rekan rekan guru yang lain bisa menuai hasilnya yakni berhasil lulus. Terangnya
Selama dua hari diikutinya sangatlah bermanfaat dan sangat berarti serta sangat membantu pihaknya sebagai guru dalam melakukan tugas pembelajaran, dan hal ini sangat membantu pihaknya dalam beraktifitas nantinya sebagai guru. Ujarnya
![]() |
| Foto : Melita Pentury. S. Pd |
Lebih lagi hal yang sama diutarakan Melita Pentury. S. Pd, salah satu guru SMK negeri 4 SBB yang ditemui di ruang ujian mengungkapkan" Pihaknya memgikuti kegiatan workshop Google for education dapat membantu guru dalam meningkatkan kemampuan, dibidang digitalisasi.
Dirinya juga mengungkapkan rasa syukur dan Terima kasih kepada semua pihak terkusus pada kepala SMK negeri 10 SBB yang telah memberi kesempatan bagi dirinya secara pribadi dan bahkan rekan guru. (CW)













