globaltimurnn.com

Sabtu, 11 Juli 2026

Polresta Ambon Resmi Berganti Nahkoda, Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho Pimpin Polresta Pulau Ambon dan P.P. Lease

Juli 11, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Jabatan Kapolresta yang sebelumnya diemban oleh Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K., kini secara resmi diserahterimakan kepada Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si., dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Lobi Lantai I Mapolda Maluku.


Sebelum dipercaya memimpin Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si. menjabat sebagai Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Polda Kalimantan Utara. Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K. mendapat amanah baru sebagai Dosen Kepolisian Madya TK III STIK Lemdiklat Polri.


Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku dan menjadi bagian dari mutasi rutin di lingkungan Polri sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Selain Sertijab Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Sertijab Wakapolda Maluku, Direktur Intelkam, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Lalu Lintas, Komandan Satuan Brimob, Kabid Propam, Kabid Dokkes, serta Kapolres Maluku Tengah. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Karolog Polda Maluku.


Usai mengikuti rangkaian Sertijab di Mapolda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease yang baru, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si., langsung menuju Mapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Setibanya di Mapolresta, beliau disambut secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polresta, Bhayangkari, serta seluruh personel Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap kepemimpinan yang baru.


Kegiatan penyambutan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan, menandai awal sinergi antara Pemerintah Kota Ambon dan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan, di mana Kapolresta yang baru menerima paparan mengenai kondisi wilayah hukum, situasi kamtibmas, struktur organisasi, serta berbagai program dan capaian Polresta sebagai bekal awal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.


Selanjutnya dilaksanakan Apel Farewell sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama. Dalam apel tersebut, seluruh personel memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K. selama memimpin Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease hingga mampu menjaga situasi keamanan tetap kondusif.


Suasana haru semakin terasa saat digelarnya tradisi Payung Pora, yang menjadi simbol penghormatan sekaligus pelepasan kepada pejabat lama dan penyambutan pejabat baru. Tradisi tersebut merupakan wujud penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan serta estafet kepemimpinan yang terus berlanjut demi kemajuan institusi Polri.


Dengan bergantinya kepemimpinan ini, diharapkan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si. semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan, serta terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Ambon dan Pulau-Pulau Lease agar tetap aman, damai, dan kondusif. (Rdks) 

Selengkapnya

Jumat, 10 Juli 2026

Hadiri Peresmian dan Pentahbisan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil, Gubernur Maluku: Jadikanlah Sebagai "Laboratorium Kasih"

Juli 10, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri Ibadah Syukur sekaligus Peresmian dan Pentahbisan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil yang berlangsung di Gereja Imanuel. Sabtu (11/7/2026).


Turut hadir Ketua Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Ambon, pimpinan OPD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Ketua dan Sekretaris Majelis Pekerja Klasis Pulau Ambon Timur, unsur Forkopimcam, para raja, para pendeta, panitia pembangunan, serta warga Jemaat GPM Galala-Hative Kecil.


Sebelum prosesi peresmian, Gubernur mengikuti Ibadah Syukur Pentahbisan bersama seluruh jemaat. 


Peresmian Gedung Pastori I kemudian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembunyian sirene oleh Gubernur Maluku bersama Ketua MPH Sinode GPM dan Wali Kota Ambon, yang dilanjutkan dengan peninjauan gedung pastori.


Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa secara teologis gedung pastori bukan sekadar bangunan fisik, melainkan menjadi wujud ketaatan iman, simbol persekutuan yang hidup, serta tempat para pelayan Tuhan merancang pelayanan, menaikkan doa, menghibur yang berduka, dan menguatkan umat.


Menurutnya, kehadiran gedung pastori harus menjadi momentum untuk memperbarui semangat pelayanan, sehingga fasilitas yang baru mampu melahirkan dedikasi, kepedulian, dan keterbukaan hati yang semakin besar dalam melayani sesama tanpa sekat.


Gubernur juga menyampaikan bahwa Gereja Protestan Maluku selama ini merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi Maluku dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, nilai-nilai hidup orang basudara seperti Pela Gandong, Potong di Kuku Rasa di Daging, dan falsafah Ale Rasa Beta Rasa harus terus dihidupi dalam kehidupan bermasyarakat.


Pada kesempatan tersebut, Gubernur menitipkan harapan agar Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil dapat menjadi "Laboratorium Kasih", yakni ruang yang melahirkan gagasan-gagasan kreatif dan solusi atas berbagai persoalan sosial jemaat serta menjadi rumah yang terbuka bagi setiap orang untuk memperoleh penguatan, pengharapan, dan kasih Kristus.


Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, tim peresmian dan pentahbisan, para donatur, serta seluruh warga jemaat atas dedikasi, pengorbanan, dan doa yang telah diberikan hingga gedung tersebut dapat berdiri dan dipersembahkan bagi pelayanan.


"Selamat atas Peresmian dan Pentahbisan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil. Teruslah menabur kebaikan, tetap menjadi terang dan garam dunia, serta menghadirkan kasih Tuhan bagi seluruh masyarakat," tutup Gubernur. (Rdks) 

Selengkapnya

Gereja Harus Menjadi Penguat Persaudaraan dan Pembentuk Karakter

Juli 10, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-122 GPM Jemaat Rehoboth menjadi momentum bagi Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, untuk mengajak seluruh warga jemaat terus memperkuat nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan pelayanan di tengah kehidupan bermasyarakat.


Dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-122 GPM Jemaat Rehoboth, Jumat (10/07/2026), Wali Kota menegaskan bahwa usia lebih dari satu abad bukan sekadar penanda perjalanan waktu, melainkan bukti nyata penyertaan Tuhan yang terus mengiringi langkah jemaat dalam melayani gereja dan masyarakat.


Menurutnya, GPM Jemaat Rehoboth telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Kota Ambon melalui lahirnya para pelayan gereja, tokoh masyarakat, hingga pemimpin yang mengabdikan diri bagi kemajuan daerah.


"Perjalanan panjang ini tentu dipenuhi berbagai tantangan, namun kasih dan penyertaan Tuhan membuat Jemaat Rehoboth tetap berdiri kokoh, bertumbuh dalam iman, serta menjadi berkat bagi banyak orang," ungkap Wattimena.


Ia mengatakan, peringatan hari ulang tahun gereja hendaknya menjadi momentum untuk memperbarui komitmen pelayanan serta memperkuat peran gereja sebagai wadah pembinaan karakter dan pembentukan nilai-nilai kehidupan yang berlandaskan kasih Kristus.


Menurut Wali Kota, pembangunan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga kualitas moral, spiritual, dan karakter masyarakatnya. Karena itu, gereja memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang damai, harmonis, dan berkeadaban.


Wattimena juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang berkembang seiring kemajuan teknologi informasi, seperti menurunnya kepedulian terhadap sesama, meningkatnya sikap individualisme, penyalahgunaan narkoba, hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Untuk menghadapi kondisi tersebut, ia mengajak seluruh warga Jemaat Rehoboth terus menjadikan gereja sebagai rumah yang menumbuhkan kasih, memperkuat ketahanan keluarga, membina generasi muda yang takut akan Tuhan, serta melahirkan pribadi-pribadi yang mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kota Ambon merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara. Semangat tersebut, katanya, sejalan dengan visi Pemerintah Kota Ambon periode 2025–2030 melalui slogan "Beta Par Ambon, Ambon Par Samua", yang mengedepankan persatuan tanpa membedakan suku, agama, budaya, maupun latar belakang masyarakat.


"Perbedaan adalah anugerah yang harus dijaga. Kebersamaan menjadi modal utama untuk membangun Ambon yang semakin maju, aman, damai, dan sejahtera," tegasnya.


Mengakhiri sambutannya, Wattimena mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya GPM Jemaat Rehoboth, untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Ambon dalam menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan pelayanan yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.


Ia berharap usia ke-122 tahun menjadi tonggak bagi GPM Jemaat Rehoboth untuk terus bertumbuh dalam iman, setia melayani, serta semakin berkontribusi bagi pembangunan Kota Ambon yang inklusif dan berkelanjutan. (Za)

Selengkapnya

Asian Infrastructure Investment Bank Siap Dukung Pendanaan MIP, Fokus Kembangkan Sektor Perikanan Maluku

Juli 10, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Rencana pengembangan Maluku Integrated Port (MIP) sebagai kawasan perikanan dan logistik terpadu di Provinsi Maluku terus mendapat dukungan internasional.


Hal ini dibuktikan dengan, dilakukan audance antara Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, didampingi oleh Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa bersama Senior Investment Officer Public Sector Clients Departement Regional 1 dari Asia Infrastructure Investmen Bank  Niraja Shukla bertempat di ruang rapat Gubernur, Jumat 10 Juli 2026.


 Setelah mendapat dukungan dari World Bank , kini Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) menyatakan ketertarikannya untuk berkontribusi dalam pendanaan proyek strategis tersebut, khususnya pada pengembangan sektor perikanan.


Perwakilan AIIB saat ini berada di Maluku untuk meninjau langsung kesiapan proyek. Dari hasil kunjungan lapangan dan pembahasan awal, AIIB menegaskan minatnya untuk mendukung pembangunan yang berkaitan dengan sektor perikanan, bukan pada aspek logistik maupun infrastruktur lainnya.


"Mereka bersedia turut berkontribusi mendanai proyek tersebut bersama World Bank. Ketertarikan mereka secara khusus berada pada sektor perikanan," ungkap Lailossa.


Sebagai tindak lanjut, delegasi AIIB telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Maluku. Pembahasan teknis bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah dilaksanakan sebelumnya, sementara pertemuan dengan Gubernur Maluku dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas arah kerja sama dan dukungan investasi.


Masuknya AIIB sebagai calon mitra pendanaan memperkuat optimisme terhadap percepatan realisasi MIPP.

 Kehadiran dua lembaga keuangan internasional, yakni World Bank dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), diharapkan menjadi katalis pembangunan sektor kelautan dan perikanan Maluku, sekaligus memperkuat posisi provinsi ini sebagai salah satu pusat industri perikanan nasional, demikian kata Lailossa. (Rdks) 

Selengkapnya

Kapolda Sultra Tekankan Personel Ditpolairud Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Patroli Perairan Hadapi Tantangan Karakteristik Wilayah Perairan

Juli 10, 2026


Kendari
, globaltimurnn.com – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. memimpin Apel Pimpinan dalam rangka memberikan arahan kepada personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra di Mako Ditpolairud Polda Sultra, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., Irwasda Polda Sultra, para Pejabat Utama Polda Sultra, serta seluruh personel Ditpolairud.


Mengawali arahannya, Kapolda mengapresiasi kepada seluruh personel Ditpolairud atas dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta melaksanakan penegakan hukum di wilayah perairan Sulawesi Tenggara.


Kapolda menegaskan bahwa tugas Ditpolairud memiliki karakteristik tantangan khusus yang tidak ringan mengingat luasnya wilayah perairan Sulawesi Tenggara. Meski demikian, ia menilai seluruh personel telah mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. "Saya meminta agar patroli perairan terus ditingkatkan, khususnya dalam mencegah dan menindak praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya yang merusak ekosistem laut," kata Kapolda.


Selain penegakan hukum, Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan instansi terkait serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan wilayah maritim. Menurutnya, kehadiran Polairud tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga harus mengedepankan pelayanan dan pendekatan preventif melalui berbagai program pembinaan masyarakat, seperti Binmas Perairan, Sambang Nusa, perpustakaan terapung, poliklinik terapung, hingga kesiapsiagaan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di wilayah perairan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengingatkan para Kasubdit, Komandan Kapal, dan seluruh pejabat fungsi agar memperkuat pengawasan serta pembinaan terhadap personel. Seorang pemimpin, kata Kapolda, harus mampu memahami kondisi anggotanya serta menghadirkan solusi terhadap setiap permasalahan yang dihadapi, sehingga organisasi tetap berjalan dengan baik dan profesional.


Kapolda juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel Ditpolairud, yakni meningkatkan kepekaan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, meningkatkan kemampuan teknis serta penguasaan peralatan operasional, merespons setiap pengaduan masyarakat secara cepat, serta memperkuat sinergi lintas sektoral bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah perairan Sulawesi Tenggara.


Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sultra menyerahkan kelengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) kepada personel Ditpolairud sebanyak 552 perlengkapan, yang terdiri dari 184 topi rimba, 184 kaos cokelat, dan 184 kaos biru Polairud sebagai simbol kebersamaan, saling mendukung, saling menguatkan dan memiliki semangat pengabdian yang sama kepada masyarakat._


"Semoga perlengkapan ini dapat digunakan dengan baik serta menjadi pengingat bahwa rekan-rekan adalah bagian penting dari keluarga besar Polda Sulawesi Tenggara," pungkas Irjen Himawan._


Usai apel, Kapolda didampingi Wakapolda, Irwasda, dan para Pejabat Utama Polda Sultra melaksanakan pengecekan kapal, alat utama dan peralatan khusus (alutsista) milik Ditpolairud. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana pendukung, dan perlengkapan operasional berada dalam kondisi siap pakai, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan secara optimal demi memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Rdks) 

Selengkapnya

Sidak Rutin dan Tes Urine Berkala, Rutan Ambon Perkuat Pengawasan dan Pastikan Bebas Narkoba

Juli 10, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) kamar hunian yang dirangkaikan dengan tes urine bagi warga binaan dan petugas, Jumat (10/07/2026). 


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus memastikan lingkungan rutan tetap bersih dari peredaran narkoba.


Sidak dipimpin oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Peltah) bersama staf Pelayanan Tahanan, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) beserta jajaran pengamanan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap warga binaan maupun kamar hunian guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan.


Penggeledahan dimulai pukul 08.30 WIT dengan menyasar Blok Bougenvile, tepatnya kamar hunian nomor 8 dan 9. Petugas memeriksa setiap sudut kamar serta melakukan penggeledahan badan terhadap warga binaan sebelum mereka keluar dari kamar.


Dalam sidak tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, yakni tiga buah paku, satu botol kaca, satu buah silet, satu korek api, satu alat pelamir, dan satu gergaji besi. Meski demikian, hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan telepon genggam maupun narkotika.


Usai penggeledahan, petugas memberikan arahan kepada warga binaan agar terus menjaga kebersihan kamar serta menaati seluruh tata tertib yang berlaku demi menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan kondusif.


Sebagai bentuk dukungan terhadap Program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin keenam tentang pemberantasan peredaran narkoba dan berbagai bentuk penipuan di Lapas dan Rutan, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine pada pukul 09.00 WIT.


Tes urine dilakukan terhadap tiga warga binaan kasus narkotika dan satu orang pegawai Rutan Kelas IIA Ambon. Proses pemeriksaan berlangsung di bawah pengawasan petugas Klinik Rutan Ambon bersama staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) sesuai standar operasional yang berlaku.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry, menegaskan bahwa sidak dan tes urine akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah preventif dalam memperkuat sistem pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.


«"Sidak rutin dan tes urine merupakan komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Rutan Ambon. Melalui kegiatan ini kami memastikan tidak ada ruang bagi peredaran narkoba maupun barang-barang terlarang. Pengawasan akan terus dilakukan secara konsisten sebagai bentuk implementasi deteksi dini," ujar Jefry.»


Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika maupun zat adiktif lainnya. Hasil tersebut menjadi bukti nyata komitmen Rutan Kelas IIA Ambon dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, disiplin, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba melalui pengawasan yang berkelanjutan.(Za)

Selengkapnya

Dari Nongkrong Menjadi Berkarya, Kisah Michael Malaihollo Menggerakkan Anak Muda Maluku Membangun UMKM

Juli 10, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Di tengah meningkatnya tantangan ekonomi dan terbatasnya lapangan pekerjaan, seorang pemuda asal Maluku, Michael Malaihollo, memilih mengambil langkah yang berbeda. Alih-alih hanya mengeluhkan keadaan, ia membuktikan bahwa anak muda mampu menciptakan peluang usaha sendiri sekaligus membuka jalan bagi orang lain untuk ikut berkembang, Jumat (10/07/2026). 


Bagi Michael, masa muda bukanlah waktu yang dihabiskan hanya untuk berkumpul, bergosip, atau bermalas-malasan. Menurutnya, setiap anak muda memiliki potensi dan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha yang bernilai ekonomi.


"Kalau terus duduk nongkrong tanpa menghasilkan sesuatu, waktu hanya akan terbuang. Lebih baik kita gunakan untuk belajar, membuat produk, dan menciptakan peluang kerja, bukan hanya menunggu pekerjaan datang," ungkap Michael.


Semangat itulah yang kemudian melahirkan keterlibatannya dalam organisasi P3K LBIJ (Bumi Indonesia Jaya), sebuah wadah yang dibangun bersama sang ibu untuk mendorong generasi muda belajar berwirausaha dengan memanfaatkan kekayaan alam Maluku melalui kearifan lokal.


Michael mengatakan, Maluku dianugerahi sumber daya alam yang melimpah. Menurutnya, yang dibutuhkan bukan hanya menunggu bantuan pemerintah, melainkan keberanian untuk mengolah apa yang telah tersedia menjadi produk yang memiliki nilai jual.


"Kita sering menuntut lapangan pekerjaan, padahal Tuhan sudah menitipkan begitu banyak kekayaan alam di Maluku. Tinggal bagaimana kita mau belajar mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat," katanya.


Perjalanan membangun usaha tentu tidak selalu mudah. Michael mengaku tantangan terbesar justru berasal dari diri sendiri, yakni rasa malas, keraguan, dan keinginan untuk menyerah ketika menghadapi hambatan. Namun dukungan keluarga, terutama sang ibu, menjadi penyemangat baginya untuk terus melangkah.


Ia percaya bahwa doa, kerja keras, dan kemauan belajar menjadi kunci utama dalam membangun usaha. Berbagai kendala seperti proses perizinan, pengurusan sertifikasi halal hingga PIRT berhasil dilalui berkat dukungan berbagai pihak.


Saat ini, melalui P3K LBIJ Bumi Indonesia Jaya, Michael bersama tim telah mengembangkan berbagai produk UMKM berbasis hasil alam dan rempah-rempah lokal, di antaranya 20 varian Sambal Mahkota Selera, Sabun Pepaya Raja-Raja Ambon, Minuman Segar My Choice, Massage Oil ACE 8, Black Garlic (Bawang Hitam) My Choice, Lulur Badan Quina Spa, Bedak Dingin Quina Spa, serta aneka rempah-rempah kering, kue kering, dan permen cokelat.


Menurut Michael, usaha yang dibangun bukan semata-mata untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga diharapkan mampu memberdayakan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan generasi muda agar memiliki penghasilan tambahan.


Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, persoalan ekonomi kerap menjadi salah satu penyebab retaknya rumah tangga. Karena itu, ia mengajak anak muda untuk mulai mempersiapkan masa depan sejak sekarang dengan membangun keterampilan dan usaha sendiri.


"Jangan hanya mengandalkan cinta. Ekonomi juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan keluarga. Karena itu mulai sekarang bangun kemampuan diri, berkarya, dan jadilah pribadi yang mandiri," ujarnya.


Melalui organisasi yang dibangunnya, Michael berharap semakin banyak anak muda Maluku berani keluar dari zona nyaman, meninggalkan kebiasaan yang tidak produktif, serta mulai menciptakan karya yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.


Bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat berbagai produk maupun aktivitas pembinaan yang dilakukan P3K LBIJ Bumi Indonesia Jaya, Michael mengajak untuk mengunjungi akun TikTok P3K LBIJ Bumi Indonesia Jaya. Melalui akun tersebut, masyarakat dapat melihat perkembangan kegiatan organisasi, proses pembuatan produk, hingga berkonsultasi langsung dengan Michael bersama timnya mengenai kewirausahaan dan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.


Di akhir perbincangan, Michael menitipkan pesan sederhana namun penuh makna kepada generasi muda Maluku.


"Jangan buang waktumu untuk hal yang tidak menguntungkan. Gunakan masa mudamu untuk belajar, berkarya, dan menjadi berkat bagi orang lain. Jadilah generasi yang membangun masa depan, bukan generasi yang menghancurkannya."(Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT