globaltimurnn.com


Sabtu, 11 April 2026

Tidak Ada Kata Janji, Tapi Bukti Berkarya, AKBP Ir. Untung Sangadji Siap Menjawab Penantian Panjang Masyarakat SBB, 17 Rencana Siap Dijalankan

April 11, 2026

Foto : Tidak Ada Kata Janji, Tapi Bukti Berkarya, AKBP Ir. Untung Sangadji Siap Menjawab Penantian Panjang Masyarakat SBB, 17 Rencana Siap Dijalankan

SBB
, Globaltimurnn.com - Berbulan - bulan, bahkan bertahun-tahun, Kabupaten SBB seperti berjalan di tempat. 


Pembangunan tersendat, Nelayan mengeluh, Honorer tak jelas nasib, Listrik padam bergilir, Tanah tak bersertifikat, Tokoh agama hanya dihormati saat kematian, tapi tak pernah dihidupi di kala hidup. 


Masyarakat diam, tapi hati mereka berteriak "Kami butuh pemimpin yang sudah terbukti, bukan yang baru belajar." Tutur Gerard Wakano kepada sejumlah media di SBB pagi ini


Pasalnya" dari kejauhan, nama AKBP Ir. Untung Sangadji mulai disebut di warung-warung kopi, di kelompok tani, di gereja, di masjid, bahkan di grup-grup WA warga SBB yang merantau. 


Wakano mengatakan" Seorang mantan Kapolres yang pernah bertugas di Aceh dan Merauke, Seorang insinyur, Seorang pemimpin yang telah melewati api dan justru keluar dengan segudang pengalaman membangun. Ucap Wakano


Maka, ketika kabar bahwa beliau pensiun dan berniat kembali ke kampung halaman, bukan untuk bersantai, tapi untuk mencalonkan diri sebagai Bupati SBB, masyarakat tidak lagi sekadar penasaran, Mereka bergerak, Mereka menelepon, Mereka meminta kepastian. Beber Wakano


Kata Wakano" Melalui sambungan telepon seluler yang kadang putus-putus karena sinyal Timur yang belum merata, suara Pak Untung Sangadji terdengar, Bukan suara politikus yang pandai berkampanye, Tapi suara seorang teknokrat-birokrat yang sudah hapal peta masalah SBB halaman demi halaman. Sebutnya


Wakano menambahkan" Satu per satu, beliau memaparkan 17 rencana final, Bukan skenario kasar, Bukan janji kampanye, Setiap poin memiliki logika, lokasi, bahkan estimasi pelaku, Beliau bahkan dengan rendah hati mengatakan, "Jika Tuhan mengizinkan semua ini terlaksana, maka SBB tidak akan pernah sama lagi. Ucap Wakano


Tapi saya tidak ingin masyarakat hanya percaya pada kata-kata, Saya ingin mereka melihat bukti dari apa yang sudah saya lakukan."


Masyarakat SBB adalah masyarakat yang cerdas, Mereka tidak mudah terbuai janji, Tapi untuk Pak Untung, ada satu hal yang membuat mereka mulai bergerak, rekam jejak nyata, Saat menjabat sebagai Kapolres di Aceh, beliau tidak hanya menjaga keamanan. 


Beliau turun membangun ekonomi pasca-konflik, Program pengalengan hasil laut, pelatihan keterampilan bagi warga pesisir, hingga pemanfaatan sungai untuk pembangkit listrik skala kecil, semua pernah beliau rintis di tanah Rencong. 


Hasilnya? Masyarakat Aceh yang dulu rawan konflik mulai memiliki pekerjaan, Listrik masuk ke desa-desa terpencil, Honorer mendapat kepastian status. Jelas Wakano


Wakano menambahkan" Lalu ketika bertugas sebagai Kapolres di Merauke, Papua Selatan, beliau menghadapi tantangan yang justru mirip dengan SBB, daerah pesisir yang kaya ikan tetapi miskin infrastruktur, lahan pertanian luas tetapi belum tergarap optimal, serta masyarakat adat yang butuh kepastian hak atas tanah. Ujar Wakano


Pak Untung menjawabnya dengan program perikanan modern, pendampingan petani, dan percepatan sertifikat tanah bagi warga asli Merauke, Banyak program yang saat ini masih berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.


Mengapa Ini Penting untuk SBB?

Aceh dan Merauke bukanlah laboratorium kecil, Keduanya adalah daerah dengan kompleksitas tinggi konflik, isolasi geografis, keragaman budaya, dan keterbatasan anggaran. Sebutnya


Jika Pak Untung mampu membangun di sana, maka membangun SBB adalah pekerjaan yang justru lebih ringan karena beliau pulang ke kampung sendiri, mengenal warganya satu per satu, dan tidak perlu lagi masa adaptasi.


Maka ketika beliau memaparkan 17 poin yang akan kami paparkan di seri tulisan berikutnya. 


Intinya seorang sosok AKBP Ir.Untung Sangadji adalah bukan Calon Bupati Biasa, Tapi Pembangun dan eksekutor yang akan Pulang Kampung,  AKBP Ir. Untung Sangadji bukanlah sosok yang datang membawa mimpi, Dia datang membawa pengalaman yang sudah teruji, rencana yang sudah terukur, dan hati yang sudah tidak ingin lagi melihat kampungnya tertinggal.


Masyarakat SBB sudah terlalu lama menunggu, Kini, seorang anak terbaiknya pulang membawa 17 kunci peradaban. 


"Kami tidak butuh pemimpin yang pandai berpidato dan hanya hadir pada acar seremonial belaka, Kami butuh pemimpin yang sudah pernah membangun di tempat yang lebih sulit dari SBB, Pak Untung adalah jawabannya." Salah satu tokoh masyarakat SBB yang ikut dalam wawancara telepon seluler tersebut.


Sekarang, bola berada di tangan warga SBB, Apakah kita akan memilih kembali cara lama yang tidak pernah membuahkan hasil? Atau memberikan kepercayaan pada anak negeri yang sudah membuktikan karyanya di Aceh dan Merauke, dan kini rindu membangun kampung halamannya sendiri. Tutup Wakano

Selengkapnya

Roni Fatubun Hilang Kontak Saat Melaut, Nelayan Asal Malteng Ini Dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

April 11, 2026

Foto Roni Fatubun Hilang Kontak Saat Melaut, Nelayan Asal Malteng Ini Dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

SBT, 
Globaltimurnn.com - Unit Siaga SAR Bula bersama Aparat Gabungan dikerahkan dalam misi Pencarian seorang warga Dusun Administrasi Parigi, Desa Wahai, Kabupaten Maluku Tengah yang diduga hilang kontak saat melakukan perjalanan balik dari Pulau Misol Papua Barat menuju Seram Bagian Timur.


Informasi kondisi membahayakan jiwa manusia itu diterima USS Bula pada Sabtu 11 April 2026 sekitar pukul 13.20 WIT dari Bapak Kapolsek Wahai. 


Dalam keterangan dilaporkan, Roni Fatubun (40) korban bertolak dari Pulau Misol menuju Kabupaten SBT tanggal 9/4 sekitar pukul 15.00 WIT dan diperkirakan tiba di SBT pada tanggal 10/4 namun naas korban diketahui belum jua tiba pada tempat tujuan.


Kepala Kantor SAR Ambon, menyampaikan "Usai USS Bula menerima informasi tersebut, Sekitar pukul 13.40 WIT Tim Gabungan dikerahkan menggunakan RIB menuju titik koordinat duga 2°24'6.55"S - 129°53'4.10"E, jarak -+ 56 Nautical Mile dan Heading 318° arah Barat Laut dari USS Bula.


Setelah tiba di koordinat duga antara Perairan Pulau Misol dan Perairan SBT, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian hingga sore hari namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, Operasi SAR kemudian di hentikan sementara dan dilanjutkan besok pada OPS SAR hari kedua. Minggu, 11-4-2026.


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi diantaranya Basarnas, Polairud, TNI AL, dan Masyarakat 


Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya, RIB USS Bula, dan Longboat Masyarakat.


Cuaca dilapangan dilaporkan Hujan ringan, Angin dari Timur mengarah ke Timur Laut kecepatan 19 knot, dan Tinggi Gelombang 0,5 Meter. (Rdks) 

Selengkapnya

Ditpolairud Polda Sultra Gagalkan Penyalahgunaan Penyaluran Gas Elpiji 3 K Di Muna Barat

April 11, 2026

Foto : Ditpolairud Polda Sultra Gagalkan Penyalahgunaan Penyaluran Gas Elpiji 3 K Di Muna Barat

Mubar
, Globaltimurnn.com - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra gagalkan upaya penyalahgunaan penyaluran Gas Elpiji Subsidi 3 Kilogram, pada Senin (16/3/2026).


Penindakan dilakukan di pesisir perairan Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar).


Dalam pengungkapan itu, lima orang diamankan personil Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolairud Polda Sultra dan sudah di tetapkan sebagai tersangka masing - masing berinisial SM, IA, HN, NN dan AR serta menyita sebanyak 806 tabung gas subsidi 3 Kg, dan menyita lima unit kapal kayu jenis Longbout.



Direktur Polairud Polda Sultra Kombes Pol Saminata mengatakan kelima tersangka diduga melakukan penyalahgunaan penyaluran gas elpiji subsidi 3 kg, di mana seharusnya penyalurannya di wilayah Kabupaten Bombana, namun kelima tersangka menyalurkan ke tempat lain yakni di Kabupaten Muna Barat.


Dari pemeriksaan sementara, para tersangka mengaku memperoleh tabung gas elpiji 3 kg di beberapa pangkalan gas elpiji 3 kg yang ada di Kabupaten Bombana, kemudian diangkut menggunakan kapal kayu.


para tersangka membeli gas elpiji 3 kg di pangkalan dengan harga bervariasi mulai dari Rp 32.000 sampai Rp 40.000, kemudian mereka menjualnya kembali ke masyarakat seharga Rp 47.000 sampai Rp 50.000 per tabung. (Rdks) 

Selengkapnya

Sinergitas Polsek Wawonii dan Sat Resnarkoba Polresta Kendari Ungkap Kasus Narkotika di Wawonii Barat

April 11, 2026

Foto : Sinergitas Polsek Wawonii dan Sat Resnarkoba Polresta Kendari Ungkap Kasus Narkotika di Wawonii Barat

Konawe Kepulauan
, Globaltinurnn.com – Sinergitas antara Polsek Wawonii dan Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di Desa Langara Iwawo, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan, pada Jumat (10/4/2026) dini hari.


Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diperoleh personel Polsek Wawonii terkait adanya seorang lelaki yang diduga melakukan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah tersebut. Berdasarkan informasi itu, pihak Polsek Wawonii terlebih dahulu mengamankan terduga pelaku.


Selanjutnya, informasi tersebut diteruskan kepada anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kendari untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Sekitar pukul 09.00 Wita, tim Opsnal Sat Resnarkoba bergerak dari Kota Kendari menuju lokasi di Kabupaten Konawe Kepulauan.


Setibanya di lokasi, petugas kemudian melakukan pengamanan terhadap seorang pria berinisial R (35). 


Dari tangan pelaku, ditemukan barang bukti berupa satu paket plastik bening berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 0,29 gram yang disimpan dalam sebuah kotak kecil dan dibungkus potongan pipet. Selain itu, turut diamankan uang tunai sebesar Rp150.000,- serta satu unit sepeda motor.


Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah pelaku di Desa Kawa-Kawali, Kecamatan Wawonii Barat. Dari lokasi tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti tambahan berupa 10 potongan pipet, 3 sendok sabu, 2 unit timbangan digital, 1 tas samping warna hitam, 3 ball plastik bening kosong, 2 ball pipet plastik, 1 gunting, 1 ember bekas cat, serta uang tunai sebesar Rp1.700.000,-. Selain itu, satu unit handphone milik pelaku juga turut diamankan.


Secara keseluruhan, total uang tunai yang diamankan mencapai Rp1.850.000,-. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui memiliki, menguasai, dan menyimpan narkotika jenis sabu yang diduga akan diedarkan.


Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di kantor Sat Resnarkoba Polresta Kendari guna menjalani proses hukum lebih lanjut.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Polresta Kendari mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pemberantasan narkotika dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui pihak kepolisian terdekat atau call center Polri 110. (Rdks) 

Selengkapnya

ANGELIA. D. BABUA: Musyawarah PPI Halut Harus Lahirkan Kepengurusan Solid dan Profesional

April 11, 2026

Foto : ANGELIA. D. BABUA: Musyawarah PPI Halut Harus Lahirkan Kepengurusan Solid dan Profesional

Halut
, Globaltimurnn.com - Musyawarah Kabupaten III Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Halmahera Utara resmi digelar pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 10.25 WIT, di Hotel Briken, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, acara ini dipimpin langsung oleh Ketua PPI Halut Plt Angelia D. Babua dan dihadiri oleh puluhan peserta serta tamu undangan.

 

Hadir pula dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Halut, Valentino F. Leiwakabessy, MMA, Ketua Demisioner PPI Provinsi Maluku Utara Mahli Awen, Pasi Intel Kodim 1508/Tobelo Kapten Arh Sugeng Rahayudi, Kapolsek Tobelo IPDA Asdar, Camat Tobelo Utara Taufik Siapu, S.H., Camat Kao Teluk Sehan Abdul Rahman, serta para pengurus dan anggota PPI Halut.

 

Dalam sambutannya, Ketua PPI Halut Plt Angelia D. Babua menyampaikan: "Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita dapat menghadiri kegiatan Musyawarah Kabupaten III Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Halmahera Utara. 

 

"Purna Paskibraka Indonesia merupakan wadah pengabdian para pemuda yang telah mengemban tugas sebagai pengibar bendera pusaka, yang berakar dari sejarah Paskibraka sejak tahun 1946 dan dikembangkan secara nasional pada tahun 1968 oleh Husein Mutahar. Semangat tersebut menjadi landasan dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berjiwa nasionalisme."

 


"Melalui musyawarah ini, diharapkan terwujud kepengurusan yang solid, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan pembinaan generasi muda serta dapat menyatukan kembali PPI yang sempat terpecah belah," ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Demisioner PPI Provinsi Maluku Utara, Mahli Awen, mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama menyelesaikan perbedaan demi menghindari kesalahpahaman. Ia juga berharap instansi terkait dapat bersikap objektif dalam menangani masalah internal organisasi.

 

Acara ini secara resmi dibuka oleh Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Halut, Valentino F. Leiwakabessy, MMA. Dalam arahannya, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meluruskan permasalahan ini.

 

"Kami tidak mau disebut ada dualisme atau PPI Halmahera Utara terpecah belah. Mari kita bersatu agar kita kuat, terutama dalam menata kegiatan menjelang peringatan HUT RI ke-81 nanti agar berjalan aman dan lancar," tegasnya. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Polwan Ditlantas Polda Sultra Edukasi Pengendara Lewat “Polantas Menyapa” di Kendari

April 11, 2026

Foto : Polwan Ditlantas Polda Sultra Edukasi Pengendara Lewat “Polantas Menyapa” di Kendari

Kendari
, Globaltimurnn.com - Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara melalui kegiatan Polantas Menyapa kembali hadir di tengah masyarakat, Jumat (10/4/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 07.00 WITA ini dipimpin oleh personel Polwan Ditlantas Polda Sultra yang turun langsung ke sejumlah ruas jalan utama di Kota Kendari. Adapun rute patroli meliputi Jalan Komjen M. Yasin, Jalan Poros Bandara Haluoleo, Jalan Sultan Qaimuddin, hingga Jalan Brigjen Katamso.


Dalam kegiatan tersebut, para Polwan yang terdiri dari IPTU Monika Tulak Limbong, S.Ip, BRIGPOL Astri Amalia Pratiwi, S.H, dan BRIPDA Chika Imanuela, aktif memberikan imbauan kepada pengendara roda dua maupun roda empat menggunakan public address.


Masyarakat diingatkan untuk tidak melawan arus, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Selain itu, petugas juga memberikan teguran secara persuasif kepada pelanggar sebagai bentuk edukasi humanis.


Dirlantas Polda Sultra, KBP Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan preventif dan edukatif guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Sultra.


“Melalui kegiatan Polantas Menyapa, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas, sehingga tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di Kota Kendari. (Rdks) 

Selengkapnya

Anggaran Ratusan Juta Ludes, Gedung Sekertariat AM-GPM Ranting Credo Dusun Sawely, Desa Hulung, Kecamatan Taniwel Tidak Rampung

April 11, 2026

Foto : Anggaran Ratusan Juta Ludes, Gedung Sekertariat AM-GPM Ranting Credo Dusun Sawely, Desa Hulung, Kecamatan Taniwel Tidak Rampung

Taniwel
, Globaltkmurnn.com - Satu bangunan milik AM-GPM ranting Credo, jemaat GPM Dusun Sawely, Desa Hulung, Kecamatan Taniwel di bangun sejak tahun 2025, hingga saat ini tak kunjung selesai. 


Dari informasi yang diterima media ini, bangunan sekertariat AM-GPM ranting Credo, jemaat GPM Dusun Sawely tersebut di bangun dengan menghabiskan anggaran ratusan juta. 


Menghabiskan anggaran ratusan juta namun sangat disayangkan bangunan tersebut hanya menjadi pot bunga yang tertancab sebatas bangunan kosong di antara rumah masyarakat. 


Dari informasi yang diterima, bangunan tersebut menghabiskan anggaran ratusan juta yang didapat dari bantuan pemerintah daerah Kabupaten SBB lewat bidang Kesra. 


Mandeknya penyelesaian pembangunan tersebut diduga kuat anggaran telah di habiskan oleh FK salah satu sosok tokoh muda Dusun Sawely, Desa Hulung  Kecamatan Taniwel, yang menurut informasi sumber terpercaya, FK yang mencairkan anggaran tersebut tanpa melibatkan pengurus AM-GPM ranting Credo. 


Sejumlah pemuda AM-GPM ranting Credo Dusun Sawely mengharapkan FK bisa bertanggungjawab dengan anggaran tersebut dan dikembalikan sehingga bisa di manfaatkan untuk menyelesaikan bangunan tersebut. 


Hingga berita ini di turunkan FK yang diduga habiskan anggaran tersebut belum bisa dihubungi. (***) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT