globaltimurnn.com
Deskripsi gambar

Jumat, 18 September 2026

Perkuat Sinergitas, Kapolres SBB Gelar Silaturahmi Bersama Kades Waimital Dan Raja Iha'*" z

September 18, 2026


Waimital
, globaltimurnn.com - Kapolres SBB AKBP. Refindo Pradikta Rulando, S. I. K, M.A.P., C.L.M.A., terus memperkuat sinergitas dengan para tokoh adat. Pada Jumat, 18 September 2026, Kapolres melaksanakan silaturahmi dengan Kepala Desa Waimital dan Raja Negeri Iha.


Kegiatan pertama dilaksanakan di kediaman Kepala Desa Waimital  Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB Drs. Ahmad Amin, S.E., Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.


Kepala Desa Waimital menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolres SBB yang telah berkenan bersilaturahmi langsung di kediamannya. Ia mengapresiasi upaya Kapolres dalam membangun komunikasi yang baik dengan para Kepala Desa serta unsur masyarakat adat.


"Kami akan senantiasa mendukung Kapolres SBB dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat, khususnya di wilayah Desa Waimital," ujar Kepala Desa Waimital.


Kepala Desa Waimital juga menegaskan siap membantu Polri dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat serta menjaga persatuan dan kerukunan. Apabila terdapat permasalahan di tengah masyarakat, pihaknya akan mengedepankan komunikasi dan musyawarah guna mencegah terjadinya konflik maupun gangguan Kamtibmas.


Selanjutnya, silaturahmi dengan Raja Negeri Iha dilaksanakan di kediaman Kapolres SBB.


Dalam pertemuan tersebut, Raja Negeri Iha Zain Saiful Latukaisupy juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres SBB yang telah menerima kunjungan dan silaturahmi tersebut. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas Polres SBB dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


"Kami siap membantu Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Iha serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga persatuan, kerukunan dan kedamaian. Kami akan menjadi mitra dalam pencegahan konflik di Kabupaten SBB khususnya wilayah Iha," ungkap Raja Iha.


Sementara itu, Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen Polres SBB untuk terus merawat komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para Raja sebagai tokoh adat yang menjadi panutan masyarakat.


Kapolres berharap, dengan terjalinnya komunikasi yang baik, sinergitas antara Polri dan para Raja dan Kepala Desa dapat semakin solid dalam menjaga dan merawat Harkamtibmas di Bumi Saka Mese Nusa.


"Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tugas kita bersama. Dengan dukungan para Raja ataupun Kepala Desa dan seluruh masyarakat, kita wujudkan Kabupaten Seram Bagian Barat yang aman, damai, dan kondusif," pungkas Kapolres. (Rdks) 

Selengkapnya

KT (48) Warga Kamarian, Diamankan Pada Rutan Polres SBB, Tersangka Kekerasan Seksual Pada Anak Kandung

September 18, 2026


Piru
, globaltimurnn.com - Kasus dugaan tindak pidana perkosaan yang terjadi di Desa Kamarian, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kini memasuki tahap penahanan tersangka. Penyidik Satreskrim Polres SBB pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIT melakukan penahanan terhadap KT alias K 48 tahun, yang diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak kandungnya sendiri KT (23).


Kapolres Seram Bagian Barat **AKBP Refindo P. Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A.**, membenarkan penahanan tersebut. Menurutnya, langkah hukum diambil setelah penyidik melakukan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan terhadap laporan yang diterima.


“Penyidik telah melakukan penahanan terhadap tersangka berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang telah diperoleh. Saat ini tersangka telah ditempatkan di Rutan Polres SBB untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelas AKBP Refindo.


Berdasarkan hasil penyidikan sementara, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 11 September 2026. Saat itu, korban sedang menerima telepon dari seseorang yang disebut sebagai pacarnya. Tersangka yang mengetahui hal tersebut kemudian mengambil telepon seluler milik korban dan memarahi orang yang sedang berkomunikasi dengan korban.


Perselisihan tersebut kemudian berlanjut dengan tindakan kekerasan. Tersangka diduga memukul korban menggunakan sandal hingga mengenai bagian kepala dan punggung. Setelah itu, tersangka menarik korban menuju sebuah kamar.


Situasi tersebut sempat diketahui oleh nenek korban yang kemudian mengikuti korban dan tersangka. Namun, tersangka diduga meminta nenek korban untuk tidak ikut campur dan mengancamnya sehingga nenek korban kemudian meninggalkan kamar tersebut.


Setelah berada di dalam kamar, tersangka diduga mengunci pintu dan melakukan kekerasan seksual terhadap korban. Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, korban berada dalam kondisi takut dan tertekan akibat tindakan kekerasan serta ancaman yang dilakukan tersangka.


“Dari keterangan yang diperoleh penyidik, korban juga mengalami ancaman dari tersangka agar tidak menolak atau menceritakan kejadian tersebut kepada pihak lain. Hal ini masih terus kami dalami dalam proses penyidikan,” kata Kapolres.


Penyidik juga memperoleh keterangan bahwa dugaan perbuatan tersebut bukan merupakan kejadian pertama. Berdasarkan keterangan korban, tindakan serupa diduga telah dilakukan tersangka sebanyak **tujuh kali**. Keterangan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik untuk memastikan rangkaian peristiwa dan fakta hukum dalam perkara tersebut.


Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan menangani perkara tersebut secara profesional serta memberikan perhatian terhadap perlindungan korban selama proses hukum berlangsung.


“Kami akan memproses perkara ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik juga akan terus mendalami seluruh keterangan dan alat bukti untuk memastikan perkara ini dapat ditangani secara menyeluruh,” tegas AKBP Refindo.


Perkara tersebut ditangani oleh **Satreskrim Polres SBB di bawah pimpinan Kasat Reskrim Polres SBB, Boyke Nanulaitta, S.H.** Penahanan dilakukan berdasarkan LP/B/233/IX/2026/SPKT/Polres SBB/Polda Maluku tanggal 21 Agustus 2026, Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.Sidik/88/IX/Res.1.24/2026/Satreskrim tanggal 17 September 2026 dan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/60/IX/Res.1.24/2026/Satreskrim tanggal 18 September 2026.


Tersangka ditahan selama **20 hari**, terhitung sejak 18 September hingga 7 Oktober 2026 di Rutan Polres SBB. Tersangka diproses berdasarkan pasal yang tercantum dalam surat perintah penyidikan, yakni **Pasal 473 ayat (1) jo. Pasal 126 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 46 jo. Pasal 8 huruf a UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga jo. Pasal 126 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP**. UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP telah berlaku sejak 2 Januari 2026. Dengan Ancaman hukuman 12 Tahun penjara.


Kapolres SBB mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan identitas, foto maupun informasi pribadi korban. Ia meminta seluruh pihak menghormati proses hukum dan memberikan ruang bagi korban untuk mendapatkan perlindungan serta pendampingan.


“Yang paling penting saat ini adalah memastikan proses hukum berjalan dan korban mendapatkan perlindungan. Kami mengimbau masyarakat tidak menyebarkan identitas maupun informasi pribadi korban karena hal tersebut dapat berdampak terhadap kondisi korban,” tutup Kapolres. (Tim) 

Selengkapnya

Kapolresta Ambon Duduk Bacarita Bersama Pemuda Key, Bahas Kamtibmas dan Kerukunan

September 18, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si., turun langsung membangun komunikasi bersama para pemuda Key melalui kegiatan Duduk Bacarita Kamtibmas di kediaman Kasi Dokkes Polresta Ambon, kawasan Lorong Amalatu STAIN, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (18/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIT tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog antara kepolisian dan sekitar 45 pemuda Key yang berdomisili di wilayah STAIN. Kapolresta didampingi Kasat Intelkam AKP Darmawan, Kasi Dokkes Ipda Abu M. Felubun, S.Kep., Ns., Kanit 4 Sat Intelkam Iptu Budi Ningkeula serta Bhabinkamtibmas Batu Merah II Aipda Nader Rahanyaan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Ambon mengajak para pemuda untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang telah kondusif, khususnya di wilayah STAIN yang sebelumnya kerap menjadi lokasi terjadinya gesekan.


Kapolresta menyampaikan bahwa persoalan pribadi tidak boleh berkembang menjadi persoalan kelompok. Untuk itu, ia mengajak para pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang dapat memicu terjadinya konflik.


“Kita sama-sama menjaga situasi yang kondusif ini. Kalau masalah pribadi jangan sampai dibawa menjadi masalah kelompok dan jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan,” ujar Kapolresta.


Kapolresta juga mengapresiasi peran pemuda dalam membantu menjaga keamanan lingkungan, terlebih dengan adanya rencana pengurangan pos pengamanan di wilayah tersebut. Ia berharap para pemuda dapat terus berperan aktif menjaga keamanan sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.


Dalam dialog tersebut, para pemuda Key turut menyampaikan sejumlah aspirasi dan masukan kepada Kapolresta, khususnya terkait upaya kepolisian dalam mencegah agar gesekan antara kelompok pemuda Key dan Kailolo tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.


Perwakilan pemuda Key menyampaikan apresiasi atas langkah kepolisian yang selama ini telah melakukan mitigasi dengan menempatkan pos pengamanan di wilayah tersebut. Mereka juga berharap personel kepolisian yang memiliki kedekatan dengan masing-masing kelompok dapat berperan bersama dalam memberikan arahan kepada para pemuda ketika terjadi persoalan.


Menanggapi masukan tersebut, Kapolresta Ambon menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan para pemuda akan menjadi bahan evaluasi dan akan diteruskan dalam pembahasan bersama pimpinan.


Kapolresta juga mengajak para pemuda untuk menghormati orang-orang yang dituakan serta menjaga kehidupan yang rukun di tengah keberagaman masyarakat Kota Ambon. Menurutnya, rasa saling curiga dan ketidakpercayaan antarkelompok perlu dihindari agar tidak menjadi pemicu persoalan baru.


“Kita hidup berdampingan dengan berbagai suku. Mari hidup rukun dan bersatu. Jangan menyimpan kemarahan, tetapi mari fokus bekerja dan membangun masa depan yang lebih baik untuk keluarga,” pesan Kapolresta.


Sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih luas, Kapolresta juga menyampaikan rencana untuk mempertemukan pemuda Key dan pemuda Kailolo dalam satu agenda bersama.


Ia menegaskan bahwa apabila setelah dilakukan upaya pertemuan dan perdamaian masih terdapat pihak yang melakukan tindakan yang dapat memicu konflik, maka kepolisian akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Kegiatan Duduk Bacarita Kamtibmas berakhir sekitar pukul 16.40 WIT. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh komunikasi kekeluargaan. (Rdks) 

Selengkapnya

Gubernur HL Buktikan Kinerja Nyata di Tengah Tantangan : Maluku Raih Penghargaan Terbaik I dan Stimulan Rp2 Miliar dari Kemendagri

September 18, 2026


Jakarta
, globaltimurnn.com – Pemerintah Provinsi Maluku berhasil menyabet Penghargaan Terbaik I Kategori Akses Pendidikan dan Layanan Pendidikan Tingkat Provinsi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, lengkap dengan dana stimulan sebesar Rp2 miliar. Kamis,17 September 2026, di Hotel Bidakara, Jakarta.


Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pengakuan serta stimulan dari pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Maluku.


Di tengah dinamisnya tantangan daerah—mulai dari isu sosial, penanganan bencana karhutla, hingga terpaan berbagai hujatan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membuktikan komitmen kerjanya dengan membawa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku meraih prestasi gemilang di tingkat nasional.


Sungguh ini satu acara yang dapat merangsang kinerja pemerintah daerah. Kami sendiri di Maluku mendapat penghargaan nomor satu di bidang akses masyarakat untuk pendidikan. Tidak mudah memang untuk mendapat akses pendidikan di daerah kepulauan seperti Maluku. Penghargaan ini sangat berarti bukan cuma bagi pemerintah, tetapi bagi masyarakat dan 11 kabupaten/kota di Maluku,” tegas Hendrik.


Senada dengan Gubernur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku Dr. Sarlota Singerin, menegaskan bahwa apresiasi dan dana stimulan ini akan dijadikan pemacu semangat untuk memperluas layanan pendidikan hingga ke pelosok terpencil.


Penghargaan Terbaik I ini kami maknai sebagai motivasi untuk terus menata dan meningkatkan akses layanan pendidikan, khususnya di daerah 3T di Provinsi Maluku. Walau kondisi geografis gugus pulau membatasi, semangat dari semua pihak memastikan akses layanan untuk transformasi dan digitalisasi pendidikan dapat dirasakan sampai ke puncak gunung dan perbatasan wilayah,” ungkap Kadis.


Capaian di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa ini diharapkan semakin memperkuat program-program prioritas Pemprov Maluku dalam meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah kepulauan. (**)

Selengkapnya

Kamis, 17 September 2026

Luar Biasa,,, Dukcapil SBB Gelar Pelayanan" Jebol Adminduk" Di Desa Manusia, Walau Tempuh Medan Sulit Ke Pegunungan

September 17, 2026


SBB
, globaltimurnn.com - Guna memastikan keadilan pelayanan publik dan memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat di wilayah pegunungan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Seram Bagian Barat meluncurkan program Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Jebol Adminduk).  


Salah satu titik fokus pelayanan ini diselenggarakan di Desa Manusa, Kecamatan Inamosol, yang dikenal sebagai salah satu desa terpencil di kawasan pegunungan. Kegiatan layanan langsung ke lapangan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 17 hingga 18 September 2026.  


Meski harus mengarungi jarak yang jauh dan menghadapi kondisi akses jalan yang memprihatinkan, jajaran Dinas Dukcapil SBB berkomitmen penuh membawa layanan pemerintah hingga ke pelosok.  


Dalam kegiatan Jebol Adminduk di Desa Manusa, seluruh jenis layanan administrasi kependudukan diberikan secara gratis dan berkas langsung dicetak di tempat. Layanan tersebut mencakup perekaman serta pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Nikah, Akta Kematian, hingga dokumen kependudukan lainnya.  


Keberhasilan program ini tak lepas dari kolaborasi dan sinergi yang solid antara Dinas Dukcapil SBB, Pemerintah Desa Manusa, serta tokoh agama dan pihak gereja setempat.  


Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Seram Bagian Barat, Julius Nahuway, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa keterbatasan infrastruktur tidak menyurutkan semangat jajarannya untuk hadir melayani warga.  


"Walaupun jaraknya jauh dan kondisi jalan cukup memprihatinkan, hal itu tidak menyurutkan semangat saya beserta seluruh staf Dinas Dukcapil untuk hadir melayani dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat agar mendapatkan pelayanan yang baik dan memuaskan," ujar Julius Nahuway.  


Lebih lanjut, Kadis Dukcapil juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Pemerintah Desa Manusa serta Pihak Gereja yang telah mendukung penuh kelancaran dan kesuksesan pelayanan adminduk bagi jemaat dan warga masyarakat Desa Manusa. Pungkasnya (tim) 

Selengkapnya

Bertindak Sebagai Khatib, Akmil Djapa Kabag Jarlat SPN Polda Maluku Sampaikan Pesan Agama

September 17, 2026


Passo
, globaltimurnn.com - Kabag Jarlat SPN Polda Maluku Kompol H Akmil Djapa bertindak sebagai Khatib Shalat Jumat di Masjid Al Iqro SPN Polda Maluku. Jumat 18 September 2026


Khutbah Jumat tang disampaikan kepada jamaah yang terdiri dari Siswa Diktuk Bintara Polri dan Personil SPN Polda Maluku yang beragama islam, dengan judul Khutbah" Kejarlah Akhiratmu, maka Dunia Mengikutimu".


Akmil mengajak jamaah agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Takwa bukan hanya tentang banyaknya ibadah yang kita lakukan, tetapi tentang bagaimana seluruh hidup kita diarahkan untuk mencari ridha Allah SWT.


Lanjut Akmil" renungkan sebuah nasihat“ Kejarlah akhiratmu, maka dunia akan mengikutimu.


”Bukan berarti kita harus meninggalkan dunia, Bukan berarti kita tidak boleh bekerja, menjadi kaya, memiliki rumah, kendaraan, usaha dan kehidupan yang layak.

Tetapi yang harus kita pahami adalah" Jangan jadikan dunia sebagai tujuan utama. Jadikan dunia sebagai jalan menuju akhirat.

Allah SWT berfirman:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari dunia.” (QS. Al-Qashash: 77)


Allah tidak mengatakan: tinggalkan dunia, Tetapi Allah mengatakan, “Carilah negeri akhirat dengan apa yang Allah berikan kepadamu.” Artinya, harta kita bisa menjadi jalan menuju surga.


Pekerjaan kita bisa menjadi jalan menuju surga, Keluarga kita bisa menjadi jalan menuju surga, Ilmu kita bisa menjadi jalan menuju surga, Bahkan senyum, sedekah, membantu orang lain dan mencari nafkah dengan cara halal dapat menjadi bekal menuju akhirat.


Ada orang yang sepanjang hidupnya mengejar dunia, Pagi bekerja, Siang bekerja, Malam memikirkan pekerjaan, Mengejar jabatan, Mengejar keuntungan, Mengejar rumah, Mengejar kendaraan, Mengejar popularitas, Mengejar pujian manusia, Tetapi ia lupa mengejar akhirat.


Ketika azan berkumandang, ia berkata“ Nanti saja shalatnya.” Ketika datang waktu mengaji, ia berkata, “Besok saja.” Ketika memiliki rezeki, ia lupa bersedekah, Ketika memiliki kesempatan berbuat baik, ia menundanya, Ia begitu sibuk membangun rumah di dunia, tetapi lupa membangun rumahnya di akhirat.


Padahal rumah dunia hanya akan kita tempati sementara. Rumah akhiratlah yang akan kita tempati selamanya.Allah SWT mengingatkan:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

“Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”(QS. Ali 'Imran: 185)


Dunia bukan sesuatu yang harus kita benci, Tetapi dunia tidak boleh menjadi sesuatu yang memperbudak hati kita, Jangan Kejar Dunia dengan Mengorbankan Akhirat


Masalahnya bukan pada memiliki harta, Masalahnya adalah ketika harta memiliki hati kita, Masalahnya bukan pada pekerjaan, Masalahnya adalah ketika pekerjaan membuat kita meninggalkan shalat, Masalahnya bukan pada mengejar kesuksesan.


Masalahnya adalah ketika kesuksesan membuat kita sombong dan lupa kepada Allah, Masalahnya bukan memiliki banyak uang, Masalahnya adalah ketika uang membuat kita lupa dari mana rezeki itu datang.


Rasulullah ﷺ mengingatkan bahwa dunia ini hanyalah tempat persinggahan, Maka jangan sampai kita mendapatkan dunia tetapi kehilangan akhirat, Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah, Dan barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS. Al-Munafiqun: 9) Perhatikan!


Allah tidak mengatakan bahwa harta dan anak itu buruk, Harta dan anak adalah nikmat, Tetapi jangan sampai nikmat berubah menjadi fitnah karena membuat kita jauh dari Allah, Kalau Akhirat Menjadi Tujuan, Dunia Menjadi Sarana


Orang yang menjadikan akhirat sebagai tujuan akan memiliki cara pandang yang berbeda terhadap dunia, Ketika ia bekerja, ia berkata" “Saya bekerja karena Allah.”Ketika ia mendapatkan uang, ia berkata, “Ini amanah dari Allah.”Ketika mendapatkan keuntungan, ia bersyukur,Ketika mendapatkan kerugian, ia bersabar Ketika mendapatkan jabatan, ia tidak sombong, Ketika kehilangan jabatan, ia tidak putus asa. 


Mengapa? Karena hatinya tidak bergantung kepada dunia, Hatinya bergantung kepada Allah, Inilah yang disebut dengan barakah.

Allah SWT berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا ۝ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka - sangkanya.”(QS. At-Talaq: 2–3)


Maka jangan takut kehilangan dunia karena memilih taat kepada Allah, Jangan takut miskin karena bersedekah, Jangan takut kehilangan pekerjaan karena menolak yang haram, Jangan takut rezeki berkurang karena menjaga kejujuran, Rezeki kita bukan berada di tangan manusia, Rezeki kita berada di tangan Allah.


Empat Cara Mengejar Akhirat

Ada beberapa hal yang harus kita lakukan" 

Pertama: Jaga shalat

Sehebat apa pun pekerjaan kita, jangan tinggalkan shalat, Karena dunia tidak akan menyelamatkan kita ketika kita berdiri di hadapan Allah.


Kedua: Cari rezeki yang halal

Sedikit tetapi halal lebih baik daripada banyak tetapi haram, Jangan membawa pulang uang yang di dalamnya terdapat kezhaliman, Karena makanan yang masuk ke tubuh keluarga kita akan menjadi bagian dari kehidupan mereka.


Ketiga: Sisihkan harta untuk akhirat

Sedekah, Wakaf, Membantu fakir miskin, Membantu anak yatim, Membantu masjid, Membantu orang yang sedang kesulitan, Karena suatu hari nanti semua harta kita akan ditinggalkan, Yang kita bawa hanyalah amal.


Keempat: Perbanyak amal sebelum terlambat, Jangan berkata, “Nanti kalau sudah tua saya akan rajin ibadah.” Siapa yang menjamin kita akan sampai tua? Jangan menunggu sakit untuk mengenal Allah, Jangan menunggu kehilangan untuk bersyukur, Jangan menunggu kematian untuk bertobat, Allah SWT berfirman:

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ

“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu.” (QS. Al-Munafiqun: 10)


Ingatlah! Dunia akan kita tinggalkan.Rumah akan kita tinggalkan.Kendaraan akan kita tinggalkan.Jabatan akan kita tinggalkan. Uang akan kita tinggalkan. Bahkan orang-orang yang paling kita cintai pun akan mengantar kita sampai ke liang lahat, kemudian mereka akan kembali. Kita sendirian. Yang menemani kita adalah amal. Maka mulai hari ini, mari kita ubah cara kita mengejar kehidupan. Bekerjalah, tetapi jangan tinggalkan Allah.


Carilah harta, tetapi jangan kehilangan iman.

Bangunlah rumah, tetapi bangun juga rumah di surga, Didiklah anak-anak kita agar sukses di dunia, tetapi jangan lupa ajarkan mereka jalan menuju akhirat, Dan yang paling penting

"KEJARLAH RIDHA ALLAH, MAKA DUNIA AKAN MENJADI SARANA BAGI KEBAHAGIAANMU.

Semoga Allah menjadikan dunia berada di tangan kita, bukan di hati kita, Marilah kita bertakwa kepada Allah.


Jangan sampai kita menjadi manusia yang sangat sukses di dunia tetapi gagal di akhirat, Jangan sampai kita memiliki banyak harta tetapi miskin amal, Jangan sampai kita memiliki rumah yang megah tetapi tidak memiliki tempat di surga, Jangan sampai kita dikenal manusia karena kekayaan kita, tetapi tidak dikenal oleh penduduk langit karena amal kita.

Allah SWT berfirman:

وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ

“Sedangkan kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A'la: 17) Maka kejarlah sesuatu yang lebih baik dan lebih kekal, Jika kita mengejar akhirat, bukan berarti dunia akan hilang, Justru kita akan belajar menggunakan dunia dengan benar.


Harta menjadi alat untuk beribadah, Ilmu menjadi jalan untuk memberi manfaat, Jabatan menjadi kesempatan untuk melayani, 

Keluarga menjadi ladang pahala, Pekerjaan menjadi ibadah, Dan seluruh kehidupan menjadi jalan. (V374) 


Selengkapnya

Kodaeral IX Ikuti Sholat Istisqa dan Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Sinergi Hadapi Dampak Kekeringan

September 17, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX turut mengambil bagian dalam Sholat Istisqa dan Doa Bersama Lintas Agama wilayah Maluku sebagai ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kemarau panjang dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.


Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Jumat (18/9/2026), tersebut diikuti perwakilan Kodaeral IX yang dipimpin Kepala Dinas Administrasi Personel (Kadisminpers) Kodaeral IX Kolonel Laut (KH) Mohammad Arief Nur Amin, mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H.


Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIT dan dihadiri Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko, jajaran Forkopimda Maluku, tokoh agama, serta personel TNI, Polri, dan instansi terkait.


Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyampaikan bahwa Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT di tengah kemarau panjang yang berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama di Maluku. 


Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut perlu terus dirawat melalui berbagai kegiatan yang memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.


Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Maluku yang memberikan apresiasi atas pelaksanaan doa bersama lintas agama. 


Kondisi kekeringan, menurutnya, tidak hanya berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih, tetapi juga berpotensi berdampak pada ketahanan pangan dan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Karena itu, sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk mengantisipasi serta meminimalkan dampak kekeringan.


Sementara itu, Ketua MUI Maluku Prof. Dr. H. Abdullah Latuapo dalam khutbahnya mengajak jamaah menjadikan kondisi kekeringan sebagai momentum introspeksi diri atau muhasabah, memperbanyak istighfar, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai amanah yang harus dijaga.


Ia juga mengajak umat memanjatkan doa agar hujan segera turun dengan membawa rahmat dan keberkahan, menyuburkan tanah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan mudarat.


Selain Sholat Istisqa bagi umat Islam, doa bersama lintas agama juga dilaksanakan oleh umat Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha secara serentak di tempat ibadah masing-masing.


Keikutsertaan personel Kodaeral IX dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AL untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga kerukunan, kepedulian sosial, serta persatuan di wilayah Maluku.


Melalui momentum ini, diharapkan ikhtiar spiritual dan kebersamaan lintas agama dapat memperkuat kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan sekaligus menjaga kedamaian, persaudaraan, dan persatuan di Bumi Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT