globaltimurnn.com

Minggu, 26 April 2026

500 Penonton Padati Lapangan Gawang Mini Mata Ampat Hatusua, Saksikan Akhir Turnamen Ransa Cup-II, Evon FC VS Alamo FC

April 26, 2026

Foto : 500 Penonton Padati Lapangan Gawang Mini Mata Ampat Hatusua, Saksikan Akhir Turnamen Ransa Cup-II, Evon FC VS Alamo FC

Hatusua
, Globaltimurnn.com - Akhir turnamen gawang mini Ransa Cup-II yang terselenggara pada lapangan sepak bola gawang mini Mata Ampat Desa Hatusua, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat merebut juara 1 antara dua tim terbaik dari 80 tim terdaftar. 


Kedua tim tersebut lewat pantauan media ini, Evon FC berasal dari Kilo 9 Dusun Kawatir, Kecamatan Inamosol dengan mengenakan kostum putih bergaris biru, dan tim Alamo FC yang berasal dari Desa Kamarian, dengan menggenakan kostum merah putih bergaris kuning. 


Babak pertama selama kurang lebih 20 menit berlansung, hingga turun minum skor masih tetap 0 : 0.


Penonton yang memadati tribun penonton kurang lebih mencapai 500 penonton, yang datang dan menyaksikan partai final perebutkan juara 1 antara tim Alamo FC vs Evon FC. 


Hasil akhir pertandingan yang berlangsung juga selama 20 menit, akhirnya dimenangkan oleh tim Alamo FC dengan skor 4 : 1, akhirnya Alamo FC berhasil raih juara 1.


Diajang penutupan Kades Hatusua Petrus Tuhuteru secara resmi menutup turnamen sepak bola gawang mini Ransa Cup-II 2026. (CW) 


Selengkapnya

Buka Muktamar Pemuda Persis, Kapolri Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas

April 26, 2026

Foto : Buka Muktamar Pemuda Persis, Kapolri Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas

Jabar
, Globaltimurnn.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergisitas seluruh elemen bangsa dalam menjaga serta menciptakan situasi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 


Hal tersebut ditegaskan Kapolri saat menghadiri sekaligus membuka acara opening ceremony Muktamar XIV Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2026. 


Sigit memaparkan bahwa, di situasi perkembangan teknologi dewasa ini terkadang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. Di antaranya maraknya penyebaran misinformasi yang menyesatkan masyarakat. Belum lagi kejahatan lain yang merugikan warga seperti narkoba, cyber crime dan kejahatan seksual. 


Menurut Sigit, untuk menghadapi segala bentuk tantangan dan kejahatan tersebut diperlukan sinergisitas dan dukungan seluruh elemen Bangsa Indonesia. 


"Tentunya harapan kita PERSIS dengan seluruh kekuatan dan kader yang dimiliki bisa bekerja sama dengan kami dengan Polri. Karena kami juga tentunya menyadari bahwa Polri tidak akan bisa berdiri sendiri, Polri tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen bangsa," kata Sigit. 


Oleh sebab itu, Sigit menegaskan, Polri dan PERSIS ke depannya bakal terus meningkatkan sinergisitas dan soliditas demi menjaga situasi kamtibmas dalam menghadapi segala bentuk tantangan yang muncul. 


"Oleh karena itu tentunya saya mengharap ke depan kolaborasi persahabatan rasa kekeluargaan yang dimiliki Polri dan PERSIS akan terus terjalin dengan semakin baik, semakin kuat dan kita yakin bahwa dengan kita bersama-sama kita akan menghadapi berbagai tantangan bangsa yang kita hadapi sehingga kita bisa menjalankan apa yang menjadi amanat nasional," ujar Sigit. 


Di sisi lain, Sigit mengungkapkan soal situasi global yang masih penuh dengan ketidakpastian. Hal itu juga tentunya berdampak ke seluruh negara termasuk Indonesia. 


Menurut Sigit, Presiden Prabowo Subianto terus melakukan upaya terbaik dengan meluncurkan sejumlah program untuk kebaikan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Sigit menyebut, Presiden, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu dalam menghadapi segala bentuk tantangan global yang masuk ke dalam negeri. 


"Jadi ini adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama dan tentunya ini juga menjadi tugas dan PR dari para pemuda khususnya yang nanti akan menghadapi hal-hal seperti ini dan bagaimana kita bisa eksis, bisa ikut berkontribusi dan memiliki semangat untuk bersama-sama menjaga dan menghadapi situasi yang ada," ucap Sigit. 


Indonesia, kata Sigit, pernah berjuang bersama mengusir penjajahan. Menurut Sigit, para pejuang ketika itu mengutamakan untuk menjaga dan mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan. 


Oleh sebab itu, Sigit meyakini, Indonesia dengan semangat nilai persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa, akan bisa menghadapi segala bentuk tantangan yang ada. 


"Kalau kita semua memiliki semangat yang sama, memiliki rasa persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan yang memang itu menjadi karunia bagi bangsa Indonesia," tutup Sigit. (V374) 

Selengkapnya

Rebut Juara 3, Diturnamen Ransa Cup-II, Kristal FC Tumbangkan Karmel FC 1 : 0

April 26, 2026

Foto : Rebut Juara 3, Diturnamen Ransa Cup-II, Kristal FC Tumbangkan Karmel FC 1 : 0

Hatusua
, Globaltimurnn.com - Perempat final berjalan begitu sengit, dimana dua tim saling memgadu kelincahan dan kecerdasan dalam mengolah bola. 


Merebut juara 3, pada partai final turnamen sepak bola gawang mini Ransa Cup-II, yangbterlaksana di Desa Hatusua, Kecamatan Kairatu, pada pukul 20 : 35 Wit. Minggu 26/04/2206


Pertandingan merebut juara tiga berlangsung sengit dengan penampilan luar biasa dalam mengolah bola dari kaki ke kaki setiap pemain dari kedua tim. 


Babak pertama hingga turun minum berakhir tanpa skor, hingga lanjut babak ke dua, dan akhirnya di penghujung babak ke dua, Kristal FC dari Desa Kamarian berhasil menumbangkan Karmel FC dari Desa Imabatai dengan skor 1 : 0.


Pertandingan dimenangkan Kristal FC dengan meraih juara 3, sementara untuk Karmel FC terpaksa harus pulang dengan membawa juara 4. (CW) 


Selengkapnya

Sambangi Jemaat GPM Hapare Holoi Masihulan, Ini Yang Disampaikan Kapolsek Seram Utara

April 26, 2026

Foto : Sambangi Jemaat GPM Hapare Holoi Masihulan, Ini Yang Disampaikan Kapolsek Seram Utara

Masihulan
, Globaltimurnn.com - Bersama personel Polsek Seram Utara, Kapolsek Seram Utara AKP. Fahrul Saban lakukan safari Kamtibmasnya ke jemaat GPM Hapare Holoi Negeri Masihulan, Kabupaten Maluku Tengah, minggu pagi tadi sekaligus mengikuti ibadah bersama. Minggu 26/04/2026


Dalam kunjungannya itu, Kapolsek menyampaikan" Dirinya meminta kepada pemerintah dan stakeholder, Saniri Negeri serta tokoh masyarakat adat tokoh pemuda serta tokoh agama untuk sama-sama menjaga kestabilan keamanan yang ada. Ajak Kapolsek


Kapolsek juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk menghindari miras atau minuman keras,narkoba dan sejenisnya karena hal itu dapat memicu terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan. Imbaunya


Kapolsek juga mengingatkan warga masyarakat Masihulan dan jemaat untuk mampu dalam menciptakan kondisi aman dan damai di anjurkan untuk berhati-hati dalam menggunakan handphone. 


Hal itu di sampaikan kepada pengguna handphone agar berhati - hati dalam memosting berita atau postingan-postingan lain yang mudah memicu terjadinya hal-hal yang merugikan kita semua. Sebut Kapolsek 


Dia juga mengatakan bahwa;"saya selaku Kapolsek selain tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur Negara (Polri) pada wilayah seram Utara, terlepas dari hal itu Kapolsek hadir selaku anak negeri seram Utara, sehingga perlu disampaikan-nya bahwa, pertaruhan harga diri sebagai anak negeri sendiri oleh karena itu mari kita menjaga keamanan di negeri yang kita cintai di Kecamatan Seram Utara dan secara khusus di Negeri Masihulan. Harap Kapolsek


Terkait item-item, yang telah di sampaikan oleh Kapolsek Fahrul Saban SH,MH dan hal itu mendapat tanggapan serius dari pimpinan Jamaat GPM Hapare Holoi Domiana Sedubun,S,Si mengapresiasi kehadiran Kapolsek serta optimisme yang kuat mendukung langkah-langkah yang di sampaikan Kapolsek untuk sama-sama menjaga keamanan di negeri dan jemaat Masihulan.


Selain itu Kapolsek berharap kondisi kedua negeri Masihulan dan Sawai berangsur-angsur dapat pulih kembali seperti yang semua inginkan. Pungkasnya  (V374)

Selengkapnya

Final Turnamen Gawang Mini Ransa Cup - II 2026, Hari Terakhir "Junjung Sportivitas"

April 26, 2026

Foto : Final Turnamen Gawang Mini Ransa Cup - II 2026,  Hari Terakhir "Junjung Sportivitas"

Hatusua
, Globaltimurnn.com - Turnamen sepak bola gawang mini Ransa Cup-II yang di selenggarakan oleh AMGPM Jemaat Hatusua, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat selama kurang lebih 46 hari terhitung sejak 11 maret 2026, sebanyak 80 tim. 


Sebanyak 80 tim yang mengikuti turnamen tersebut, hingga hari ini tersisa empat tim diantaranya" Krista 03 asal Desa Kamarian, Karmel FC asal Desa Imabatai, Evon FC asal Kilo 9, dan tim Alamo asal Desa Kamarian. 


Turnamen ini memperebutkan satu buah piala bergilir dan sejumalah hadiah menarik lainnya termasuk sejumlah bonus, yakni" Yang menjuarai juara 1 akan memperoleh bonus sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah). 


Turnamen ini tidak berhenti di Ransa Cup-II namun akan berlanjut Cup-III yang di rencanakan akan diselenggarakan pada Mei 2026 mendatang. 


Hal ini disampaikan oleh ketua panitia pelaksanaan kegiatan turnamen gawang mini Ransa Cup-II Chresyo Tuhuteru kepada awak media ini saat ditemui di lapangan pertandingan turnamen sepak bola pada lokasi mata ampat Desa Hatusua sore ini. Minggu 26/04/2026


Tuhuteru berharap dengan adanya pertandingan saat ini pada Ransa Cup-II ini menjadi motifasi pada panitia pelaksana guna lebih baik lagi pada pelaksanaan pertandingan mendatang. 


Dirinya juga menitip pesan bagi peserta turnamen yang hari ini memasuki babak final memperebutkan juara 1, 2, 3 dan 4 agar bermain dan nantinya memperoleh hasil kemenangan dengan sportifitas yang tinggi. 


Dengan menjunjung sportifitas yang tinggi maka ke depan akan jauh lebih baik dengan menghadirkan banyak lagi tim - tim yang akan mendaftar, karena saat ini bukan saja tim - tim yang berasal dari SBB saja, namun juga hadir sejumlah tim dari Kota Ambon. Pungkasnya  (CW) 

Selengkapnya

Sabtu, 25 April 2026

Stabilitas Keamanan Maluku Terjaga, Pangdam XV/Pattimura Apresiasi Semangat Kebangsaan Masyarakat

April 25, 2026

Foto : Stabilitas Keamanan Maluku Terjaga, Pangdam XV/Pattimura Apresiasi Semangat Kebangsaan Masyarakat

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kondisi keamanan di wilayah Maluku terpantau kondusif dan stabil. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya aktivitas maupun atribut terkait organisasi terlarang Republik Maluku Selatan (RMS) di wilayah tersebut. Situasi damai ini merupakan cerminan dari penguatan sinergi antara Kodam XV/Pattimura dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedaulatan NKRI.


Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Dodi Triwinarto, S.I.P., M.Han., menyatakan bahwa kesadaran masyarakat Maluku terhadap pentingnya persatuan nasional kini semakin menguat. Menurutnya, publik di Maluku telah menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi berbagai informasi maupun isu-isu yang berpotensi memecah belah kerukunan.


"Semangat nasionalisme masyarakat saat ini sangat luar biasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa warga Maluku lebih mengutamakan fokus pada pembangunan daerah dan masa depan yang damai, serta telah meninggalkan pola-pola konflik masa lalu," ujar Pangdam.


Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat yang secara mandiri turut menjaga kondusivitas di lingkungan masing-masing. Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi tidak bertanggung jawab, baik yang disebarkan melalui media sosial maupun pihak luar yang berupaya mengganggu stabilitas daerah.


"Mari kita jaga Maluku sebagai ruang yang aman bagi generasi mendatang. Saya mengajak seluruh elemen, baik tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga para orang tua, untuk terus menanamkan rasa cinta tanah air. Persatuan adalah fondasi kekuatan utama kita," tegasnya.


Keberhasilan dalam menjaga stabilitas ini juga tidak lepas dari pendekatan komunikasi sosial yang dilakukan jajaran Kodam XV/Pattimura. Melalui pendekatan yang humanis, TNI terus berupaya merangkul masyarakat guna memastikan Maluku tetap menjadi wilayah yang kondusif bagi iklim investasi, pengembangan sektor pariwisata, serta keberlanjutan pembangunan demi kesejahteraan bersama. (V374) 

Selengkapnya

Menanggalkan Masa Lalu, Memeluk Masa Depan: Saat Narasi RMS Tak Lagi Memiliki Tempat di Maluku Saat ini dan Selamanya

April 25, 2026

Foto : Menanggalkan Masa Lalu, Memeluk Masa Depan: Saat Narasi RMS Tak Lagi Memiliki Tempat di Maluku Saat ini dan Selamanya

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kondisi keamanan di Maluku saat ini menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Jika tahun-tahun sebelumnya masyarakat sering merasa khawatir akan adanya gangguan keamanan saat memasuki bulan April, tahun ini suasananya sungguh berbeda. Rakyat Maluku justru semakin kompak dan tidak lagi terpengaruh oleh isu-isu lama yang dibawa oleh kelompok Republik Maluku Selatan (RMS).


​Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dodi Triwinarto, S.I.P., M.Han., menyatakan bahwa Maluku kini telah memasuki era baru yang lebih damai dan produktif. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk menjaga persaudaraan jauh lebih kuat dibandingkan ajakan untuk berpecah belah yang diusung oleh kelompok tertentu.


​Mayjen TNI Dodi Triwinarto menjelaskan bahwa gerakan seperti RMS sebenarnya hanya akan membawa kerugian bagi masyarakat Maluku sendiri. Alih-alih membawa kemajuan, pergerakan tersebut justru berisiko merusak kedamaian yang sudah susah payah dibangun bersama setelah masa lalu yang kelam. Saat ini, fokus utama adalah membangun ekonomi dan masa depan anak cucu, bukan lagi terjebak dalam angan-angan masa lalu yang tidak relevan.


​Pangdam menekankan bahwa kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk memastikan setiap warga bisa tidur dengan nyenyak dan bekerja dengan tenang. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang secara mandiri menolak segala bentuk provokasi.


​"Saya melihat semangat persatuan warga Maluku tahun ini luar biasa hebat. Rakyat sudah cerdas dan tidak mau lagi dibohongi oleh janji-janji kosong atau gerakan yang hanya ingin memecah belah kita. Maluku adalah bagian yang sangat berharga dari Indonesia. Mari kita jaga kedamaian ini karena hanya dengan kondisi yang aman, kita bisa membangun sekolah, memperbaiki jalan, dan meningkatkan ekonomi keluarga kita. Jangan biarkan ada satu pun pihak yang merusak rasa persaudaraan 'Pela Gandong' yang kita cintai ini," tegas Mayjen TNI Dodi Triwinarto.


​Kondisi di lapangan menunjukkan aktivitas pasar, pelabuhan, dan perkantoran berjalan normal tanpa ada ketegangan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pengaruh RMS semakin tenggelam karena tidak mendapat tempat di hati generasi muda Maluku yang lebih memilih untuk maju dan bersaing di kancah nasional maupun internasional.


​Pemerintah dan aparat keamanan terus berkomitmen untuk mengedepankan pendekatan yang ramah dan merangkul agar seluruh lapisan masyarakat tetap merasa bangga sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT