globaltimurnn.com


Jumat, 13 Februari 2026

"Lewat Kerja Sama Bersama Pihak Ketiga, Lapas Tual Bertransformasi Jadi Pusat Percetakan Produktif yang Berdaya Saing!"

Februari 13, 2026

Foto : "Lewat Kerja Sama Bersama Pihak Ketiga, Lapas Tual Bertransformasi Jadi Pusat Percetakan Produktif yang Berdaya Saing!"   

Langgur
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual yang berada di bawah naungan Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, terus menggeliat dalam mengembangkan program pembinaan yang membawa dampak nyata bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 


Bukti nyatanya terlihat pada hari Sabtu (14/02/2026), ketika dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan mitra pihak ketiga untuk mengelola unit bisnis percetakan sebuah tonggak penting yang mengubah wajah pembinaan di lembaga ini.

 

Acara penandatanganan yang berlangsung di Ruang Kepala Lapas Kelas IIB Tual bukan hanya sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi bengkel kerja yang ada. Melalui kerja sama ini, pihak ketiga akan mendukung dengan peralatan cetak modern serta pendampingan dari tenaga ahli berpengalaman, yang diharapkan dapat mengangkat kualitas produk percetakan hasil karya para WBP ke level yang lebih tinggi.

 


Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, mengungkapkan bahwa tujuan utama kolaborasi ini adalah menjadikan program pembinaan tidak sekadar simbolis, tetapi memiliki nilai ekonomis yang nyata dan mampu bersaing di pasar luas.


"Kami berkomitmen untuk mencetak WBP yang memiliki keterampilan sungguhan. Dengan dukungan mitra, unit percetakan kami tidak hanya akan melayani kebutuhan internal lembaga, tetapi siap melayani pesanan dari berbagai instansi pemerintah hingga masyarakat umum di wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual," ujarnya dengan penuh semangat.

 

Beberapa poin penting yang disepakati dalam MoU antara lain :

 - Pemberian pelatihan intensif mengenai       pengoperasian mesin cetak digital dan   teknik desain grafis. 

- Penjaminan ketersediaan bahan baku berkualitas tinggi untuk menjaga standar produksi. 

- Kolaborasi dalam memperluas jaringan pemasaran agar produk hasil kerja WBP dapat terserap secara maksimal. 

 


Tak hanya memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan setelah bebas, unit bisnis percetakan ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). 


Lebih dari itu, setiap WBP yang terlibat akan mendapatkan tabungan (premi) dari hasil kerja mereka menjadi modal berharga untuk memulai hidup baru setelah menyelesaikan masa pembinaan.

 

Dengan resmi dimulainya kerja sama ini, Lapas Tual resmi bertransformasi menjadi pusat percetakan produktif yang profesional. Bukti bahwa jeruji besi bukanlah penghalang untuk berkarya, melainkan ruang yang memberikan kesempatan kedua untuk membangun masa depan yang lebih baik. (Za)

Selengkapnya

Bersenam Bareng, Siap Menyambut Ramadan dengan Semangat Kebersamaan di LPKA Ambon!"

Februari 13, 2026

Foto : Bersenam Bareng, Siap Menyambut Ramadan dengan Semangat Kebersamaan di LPKA Ambon!"

Ambon
, Globaltimurnn.com – Menjelang tiba nya Bulan Suci Ramadan, suasana di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon semakin hangat dengan kegembiraan. Pada hari Sabtu (14/02/2026), lapangan futsal LPKA menjadi saksi kumpulan energi positif dari seluruh elemen warga LPKA yang mengikuti kegiatan senam bersama. Tidak hanya pegawai dan Anak Binaan, peserta magang Batch III Kementerian Ketenagakerjaan juga turut serta meramaikan acara ini.

 

Acara yang diadakan dengan penuh semangat ini memiliki tujuan ganda: menjaga kebugaran jasmani seluruh peserta serta mempererat tali silaturahmi antara petugas dan Anak Binaan dalam suasana yang sehat, aman, dan harmonis sebagai persiapan terbaik sebelum menjalankan ibadah puasa.

 


Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga, melainkan bagian penting dari pembinaan fisik dan mental. "Senam bersama ini menjadi jembatan untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus memperkuat rasa kebersamaan kita semua. Kami berharap setiap orang di LPKA bisa menyambut Ramadan dengan kondisi badan yang prima dan semangat yang penuh kebaikan," ucapnya dengan penuh semangat.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan LPKA Ambon, Astrid Fifi Handayani, menekankan nilai strategis yang terkandung dalam olahraga bersama. "Tak hanya memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga secara perlahan menanamkan nilai-nilai baik seperti disiplin, sportivitas, dan rasa memiliki antara petugas dan Anak Binaan," jelasnya.

 


Salah satu Anak Binaan dengan inisial AR juga mengungkapkan kegembiraannya. "Kami sangat senang bisa ikut senam bareng seperti ini. Setelahnya badan terasa lebih segar, dan suasana yang akrab membuat kita semua semakin dekat," ujarnya dengan senyum lebar.

 


Melalui kegiatan senam bersama ini, LPKA Kelas II Ambon menunjukkan komitmen yang kuat untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, harmonis, dan mendukung sebagai bentuk persiapan yang matang menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadan. (Za)

Selengkapnya

Dakwaan Terhadap Petrus Fatlolon Diduga Berbasis Asumsi Klaim Kuasa Hukum Setelah Fakta di Pengadilan Muncul Berbeda Total

Februari 13, 2026

Foto : Dakwaan Terhadap Petrus Fatlolon Diduga Berbasis Asumsi Klaim Kuasa Hukum Setelah Fakta di Pengadilan Muncul Berbeda Total   

Ambon
, Globaltimurnn.com – Kuasa hukum mantan Bupati Kepulauan Tanimbar (KKT) Petrus Fatlolon, Rustam Herman, mengungkapkan bahwa sejumlah poin dalam dakwaan jaksa yang diambil dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ternyata tidak sesuai dengan kenyataan yang terungkap di ruang sidang Pengadilan Negeri Ambon, pada Jumat malam, (13/02/2026). 

 

Keterangan ini disampaikannya kepada awak media usai sesi pemeriksaan saksi yang menjadi titik balik dalam perkara tersebut.

 

Salah satu perbedaan mendasar yang muncul adalah terkait pembentukan dua anak perusahaan PT Tanimbar Energi. Di dalam BAP disebutkan secara jelas bahwa pembentukan perusahaan tersebut berdasarkan keputusan Petrus Fatlolon. Namun, setelah diklarifikasi di persidangan, ternyata hal itu hanyalah pendapat pribadi saksi yang diperiksa, bukan berdasarkan keputusan tertulis atau kebijakan resmi dari bupati saat itu.

 

“Tidak ada satu pun keterangan di persidangan yang menyebutkan adanya keputusan tertulis dari Bupati terkait pembentukan kedua anak perusahaan itu. Ini sudah terkonfirmasi dengan jelas,” tegas Rustam.

 

Selain itu, proses pencairan dana penyertaan modal yang menjadi bagian dari dakwaan juga menjadi sorotan. Saksi bidang Kesra yang dihadirkan jaksa mengakui tidak mengetahui secara langsung bagaimana proses pencairan dana berlangsung. Hal ini kemudian diperkuat oleh saksi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), yang menyatakan bahwa pencairan dana telah dilakukan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku.

 

Mengenai disposisi yang disebut-sebut dikeluarkan oleh terdakwa sebagai Bupati, saksi menyampaikan tidak pernah melihat secara langsung bentuk disposisi tersebut. “Saksi hanya tahu ada dokumen yang disertakan, tetapi tidak ada disposisi yang berbentuk perintah untuk membayar atau hal serupa. Bahkan, tidak ada informasi apapun tentang hal itu,” jelas Rustam.

 

Pihak kuasa hukum juga mengonfirmasi kepada saksi apakah ada perintah, arahan, atau bahkan dugaan permintaan uang dari terdakwa dalam proses pencairan dana. “Semua hal itu telah diklarifikasi di persidangan tidak ada sama sekali,” ujarnya.

 

Hingga saat ini, sudah ada belasan saksi yang diperiksa. Namun, menurut Rustam, dari seluruh keterangan yang keluar, belum ditemukan fakta yang menunjukkan adanya peran, posisi, atau keterlibatan kliennya dalam proses pencairan dana, penganggaran, maupun perintah yang menguntungkan dirinya.

 

“Kami fokus pada materi dakwaan yang dihubungkan dengan keterangan saksi di BAP. Ternyata banyak di antaranya hanya berupa pendapat normatif dan asumsi belaka, bukan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.(Za)

Selengkapnya

Tidak Ada Satu Rupiah Pun! Fatlolon Bantah Terima Dana dan Pernah Perintahkan Penyalahgunaan Modal BUMD

Februari 13, 2026

Foto : Tidak Ada Satu Rupiah Pun! Fatlolon Bantah Terima Dana dan Pernah Perintahkan Penyalahgunaan Modal BUMD

Ambon
, Globaltimurnn.com – Mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Petrus Fatlolon, mengajukan penegasan tegas usai menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Ambon pada Jumat malam, (13/02/2026). tidak ada satupun aliran dana yang masuk ke dirinya maupun keluarga terkait kasus penyertaan modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

 

"Bahkan tidak satu rupiah pun, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang pernah mengalir kepada saya dan keluarga saya," tegas Fatlolon saat ditemui awak media setelah sidang.

 

Selain membantah aliran dana, mantan bupati tersebut juga menepis tuduhan pernah memberikan perintah untuk menyalahgunakan keuangan negara dalam proses penyertaan modal tersebut. Menurutnya, keterangan dari para saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum justru mengkonfirmasi hal ini.

 

"Saya langsung menanyakan kepada setiap saksi apakah saya pernah memberi perintah terkait hal itu. Semua menjawab tidak ada. Bahkan ketika saya tanya apakah mereka pernah melihat disposisi resmi saya sebagai Bupati tentang hal ini, jawaban mereka pun sama: tidak pernah melihat," ujarnya dengan nada tegas.

 

Fatlolon menjelaskan bahwa disposisi yang pernah ia keluarkan saat menjabat justru menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan mekanisme hukum. "Saya mengarahkan kepada Sekretaris Daerah secara berjenjang dengan isi yang jelas. 


Yang Terhormat Pak Sekda, diteliti, proses sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Artinya, harus dikaji secara mendalam dari sisi hukum kalau tidak memenuhi syarat, jangan diproses; kalau sudah sesuai, baru bisa dilanjutkan," jelasnya.

 

Ia kembali menegaskan bahwa tidak ada bukti apapun yang menunjukkan ia pernah memberikan perintah yang melanggar hukum dalam kasus ini.

 

Di akhir penuturannya, Fatlolon menyampaikan harapan besar kepada Majelis Hakim agar keputusan yang diambil nantinya didasarkan pada keadilan dan fakta-fakta yang muncul selama persidangan. "Saya berharap bisa diputus bebas," pungkasnya. (Za)

Selengkapnya

Bangun Ekosistem Digital Sehat, Diskominfo Ambon Ajak Siswa SMPN 6 Jagoan Literasi Digital

Februari 13, 2026

Foto : Bangun Ekosistem Digital Sehat, Diskominfo Ambon Ajak Siswa SMPN 6 Jagoan Literasi Digital

Ambon
, Globaltimurnn.com – Menggiring langkah menuju Kota Ambon yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) menggelar kegiatan sosialisasi literasi digital yang penuh semangat bagi ribuan siswa SMP Negeri 6 Ambon, pada Jumat (13/02/2026).

 

Acara yang resmi dibuka oleh Kepala Diskominfo Kota Ambon, Ronald Lekransy, tidak hanya menyampaikan materi teknis, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang makna literasi yang sesungguhnya. Menurutnya, literasi bukan lagi hanya sebatas kemampuan membaca, menulis, dan berhitung melainkan senjata penting bagi setiap individu untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah dengan kecerdasan.

 

"Ambon yang inklusif tidak memandang status sosial, tidak membedakan siapa yang pintar atau tidak. Semua orang punya hak yang sama untuk menikmati fasilitas negara, termasuk akses dan pemahaman terhadap dunia digital!" tegas Ronald di depan para siswa dan guru yang antusias.

 


Salah satu poin penting yang disampaikan adalah pentingnya menggunakan perangkat digital khususnya smartphone dengan penuh tanggung jawab. Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk membangun ekosistem digital yang sehat dan positif di ruang publik Kota Ambon.

 



"Kami berharap literasi digital ini bisa menjadi pondasi kuat bagi kita semua untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak. Jangan biarkan teknologi mengendalikan kita, tetapi jadilah yang mengendalikan teknologi untuk meningkatkan keterampilan dan potensi diri masing-masing!" pungkas Ronald dengan semangat membara.(Za)

Selengkapnya

Lanal Aru Kerahkan Personelnya Kerja Bakti, Dorong Masyarakat Peduli Lingkungan

Februari 13, 2026

Foto : Lanal Aru Kerahkan Personelnya Kerja Bakti, Dorong Masyarakat Peduli Lingkungan

Aru
, Globaltimurnn.com - Pangkalan TNl Angkatn Laut (Lanal) Aru Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Aru, Kodaeral lX mengerahkan personelnya untuk melaksanakan kerja bakti dan mendorong masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan diwilayahnya. 


Hal tersebut dikatakan Komandan Lanal Aru, Koderal lX, Letkol Laut (P) Sriadi, S.E. M.Tr. Opsla di Mako Lanal Aru, Kepulauan Aru, Maluku pada Jumat (13/2/2026).


Menurutnya, keikutsertaan personelnya itu menunjukkan dukungannya terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru dengan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Kerja Bakti. 


"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan, keindahan, dan kesehatan lingkungan serta mempererat tali silaturahmi antara instansi di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru," terangnya.


Dengan semangat gotong royong, personel Lanal Aru bersama-sama dengan masyarakat dan instansi lainnya bekerja sama untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.


Terpantau, kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT ini bertempat di Jembatan Gantung Sipur Pantai sampai dengan Lorong Belakang Koramil, Kel. Siwalima, Kec. Pulau-pulau Aru, Kab. Kepulauan Aru.


Personel Lanal Aru dipimpin  oleh Pjs. Paspotmar Lanal Aru, Letda (Mar) Rusdy Rustam dan diikuti oleh berbagai instansi, termasuk Polres Kepulauan Aru, Subdenpom Persiapan Kab. Kepulauan Aru, Koramil 1503-03/Dobo, Kipan A Yonif 735/Nawasena, Brimob II Yon C Pelopor Dobo, dan masyarakat setempat.


Sekda Aru, Jacob Ubyaan, S.Sos, memberikan arahan kepada para peserta kegiatan sebelum memulai kerja bakti. Para peserta kemudian dibagi menjadi empat kelompok dan diberikan lokasi kerja bakti yang berbeda-beda.


Kegiatan kerja bakti ini berlangsung selama kurang lebih satu jam dan berakhir pukul 09.30 WIT. Kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, serta berhasil meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar. (V374) 

Selengkapnya

Bersihkan Pantai Bersejarah Benteng Duurstede, Gotong Royong Lintas Instansi Meriahkan Saparua

Februari 13, 2026

Foto : Bersihkan Pantai Bersejarah Benteng Duurstede, Gotong Royong Lintas Instansi Meriahkan Saparua

Saparua
, Globaltimurnn.com – Kawasan wisata sejarah Pantai Benteng Duurstede kini kembali bersih dan rapi! Ribuan peserta dari berbagai kalangan menyatu dalam aksi gotong royong pembersihan pesisir, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan dan kelestarian fasilitas umum di Saparua, Jumat, (13/02/2026). 

 

Kegiatan yang digelar pada Jumat pagi ini melibatkan Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua, Pemerintah Kecamatan Saparua beserta seluruh SKPD, unsur TNI, hingga guru dan pelajar dari SMA PGRI, SMA Negeri 3, serta SD 254 Saparua. Semua berkumpul untuk memberikan sentuhan bersih pada salah satu ikon wisata sejarah daerah ini.

 

Sejak matahari mulai menyinari halaman depan Benteng Duurstede, ratusan peserta telah berkumpul untuk mengikuti apel dan menerima pengarahan. Camat Saparua, Winny Prajawati Salamor, S.STP, langsung memimpin langkah pemerintah kecamatan dalam mendukung kegiatan ini. Turut hadir Kepala Lapas Kelas III Saparua Pramuaji Buamonabot beserta jajarannya, serta Komandan Rayon Militer 1504-03/Saparua Mayor Inf. Djuanaidi yang memberikan arahan sebelum kerja bakti dimulai.

 


Tak lama setelah pengarahan, seluruh peserta langsung terjun ke lokasi. Mereka menyusuri setiap sudut pesisir, memungut berbagai jenis sampah mulai dari plastik, serpihan kayu, hingga limbah rumah tangga yang terbawa arus laut. 


Semua bahu-membahu bekerja sama  dari petugas Lapas, aparat TNI, pegawai pemerintah, hingga para pelajar yang penuh semangat membersihkan kawasan yang menjadi daya tarik wisatawan. Sampah yang terkumpul kemudian dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang benar.

 


Komandan Rayon Militer 1504-03/Saparua, Mayor Inf. Djuanaidi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan tingkat nasional, bahkan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia. "Pembersihan, kerja bakti, atau kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ini harus kita laksanakan secara berkala minimal dua sampai tiga kali dalam sebulan," ujarnya dengan tegas.

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar elemen masyarakat. "Hari ini kita bekerja sama dengan ibu camat dan melibatkan semua pihak sekolah, instansi terkait, dan seluruh pejabat. Tidak hanya pantai, kita juga harus menjaga kebersihan fasilitas umum seperti sekolah, gereja, rumah sakit, pasar, dan semua tempat wisata. Mari kita bangun kampung halaman dan kecamatan kita sendiri, sehingga tercipta suasana yang kondusif dan nyaman bagi semua," tambahnya.

 


Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa keterlibatan jajarannya dalam kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial institusi. "Kami selalu siap mendukung setiap program pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Lapas bukan hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat yang harus aktif berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif," tegasnya.

 

Setelah seluruh area pesisir berhasil dibersihkan, seluruh peserta berkumpul untuk mengabadikan momen dengan foto bersama sebuah simbol kebersamaan dan komitmen bersama untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Saparua.(Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT