Piru, globaltimurnn.com - Sangat jelas Visi dan Misi Komunitas Musisi Saka Mese Nusa, Kabupaten Seram Bagian Barat yang di nahkodai oleh Vicky Lasol, setelah melewati kurang lebih dua pekan turun jalan, kini bisa mewujudkan tujuan dan sasaran serta visi misi komunitas Musisi Saka Mese Nusa.
Vicky Lasol selalu Ketua komunitas musisi Saka Mese Nusa kepada media ini saat ditemui di kediaman-nya mengungkapkan bahwa" Apa yang menjadi sasaran dan harapan komunitas musisi Saka Mese Nusa selama dua penak terakhir ini akhirnya bisa terwujud. Ucapnya
Disampaikan-nya" Salah satu sasaran komunitas musisi Saka Mese Nusa sebagai langkah awal saat ini adalah memberikan sedikit bantuan sebagai rasa perhatian kepada salah satu anak penderita Hidro Sefalus yang berada di kota Piru, Kecamatan Seram Barat. Sebutnya
Dikatakan-nya" Tidak hanya pada anak penderita tersebut, namun aktifitas komunitas musisi Saka Mese Nusa adalah guna bisa membantu basudara atau masyarakat yang menderita penyakit ganas yang kebetulan mereka erasal dari keluarga tidak mampu, termasuk anak disabilitas dan korban bencana.
Hal ini akan terus dilakukan oleh komunitas musisi Saka Mese Nusa, dan bukan saja di kota Piru namun diseanteru Kabupaten Seram Bagian Barat. Jelasnya
Saat ini kami hanya baru menyalurkan bantuan kepada anak penderita Hidro Sefalus, berikutnya kami akan menyalurkan bantuan juga kepada yang lain dimana saja jika kami memiliki datanya.
Lasol berharap sedikit bantuan yang di salurkan kepada anak penderita Hidro Sefalus itu jangan menilai dari seberapa besar dan banyaknya namun besar harapan kami dengan sedikit bantuan tersebut dapat membantu serta mengurangi sedikit beban yang selama ini belum ada perhatian dari pemerintah maupun dari pihak - pihak lain. Pungkasnya
Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan kemanusiaan dari komunitas mm usia daka Mese Nusa kepada anak penderita hidro Sefalus itu yakni Bhabinkamtibmas Desa Piru Aipda. Max Ngilawana.
Diakhir keterangan-nya Lasol mengungkapkan bahwa" Kami akan terus bergerilya turun jalan sampai pelosok Desa mengumandangkan suara suara merdu kami, walau hanya artis Lokal SBB namun kami akan tetap dengan semangat menyuarakan rasa perhatian demi kemanusiaan. Tutupnya (Likko)






















