globaltimurnn.com


Sabtu, 07 Maret 2026

Kedepankan Pendekatan Humanis, Kalapas Tual Gelar Dialog "Mendengar dengan Empati" Bersama Warga Binaan

Maret 07, 2026

Foto : Kedepankan Pendekatan Humanis, Kalapas Tual Gelar Dialog "Mendengar dengan Empati" Bersama Warga Binaan

Langgur
, Globaltimurnn.com – Menjaga stabilitas keamanan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tidak melulu soal jeruji besi dan pengawasan ketat. Memahami hal tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku secara rutin menggelar kegiatan dialog interaktif bertajuk "Mendengar dengan Empati" bersama para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (06/03/2026).


Kegiatan yang berlangsung di balai kei Lapas Tual ini bertujuan untuk memastikan kondisi Lapas tetap kondusif sekaligus menyerap aspirasi serta keluhan para penghuni secara langsung.


Dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan, Kalapas Tual menekankan bahwa kunci utama ketertiban adalah komunikasi yang sehat. Beliau duduk bersama para warga binaan tanpa sekat, mendengarkan curhatan mulai dari fasilitas layanan, kualitas konsumsi, hingga proses pembinaan kepribadian.


"Kami ingin memastikan bahwa hak-hak mereka terpenuhi. Dengan mendengar langsung, kita bisa memetakan potensi masalah sebelum menjadi gangguan keamanan. Empati adalah senjata terbaik kami dalam membina," ujar Kalapas Tual, Nurchalis Nur.


Respons para warga binaan sangat positif. Mereka merasa lebih dihargai sebagai manusia yang sedang berproses memperbaiki diri. Pendekatan ini terbukti efektif menurunkan tingkat stres di dalam Lapas, yang merupakan pemicu utama kericuhan.


Dengan komitmen "Mendengar dengan Empati", Lapas Tual membuktikan bahwa pembinaan yang memanusiakan manusia adalah fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan jauh dari konflik.(Za)

Selengkapnya

Lapas Wahai Tebar Berkah Ramadan, Salurkan Bansos kepada Masyarakat Kurang Mampu

Maret 07, 2026

Wahai,

Foto : Lapas Wahai Tebar Berkah Ramadan, Salurkan Bansos kepada Masyarakat Kurang Mampu

Wahai, Globaltimurnn.com
– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai tebarkan kebaikan Ramadan 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras dan sembilan bahan pokok kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Lapas, Jumat (06/03/2026). Selain merupakan bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.


Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan aksi ini adalah wujud syukur dan komitmen Lapas untuk berbagi kebahagiaan. "Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan agar lebih khusyuk menjalankan ibadah puasa," ujarnya.


Salah satu dari tiga keluarga penerima bantuan, Saidah, mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas bantuan yang diterima. "Bantuan ini sangat membantu kebutuhan kami, apalagi di bulan Ramadan. Semoga Lapas Wahai selalu diberkahi dengan kesehatan dan umur panjang," harapnya.


Apresiasi datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan Lapas hadir sebagai mitra masyarakat dan konsisten dalam kepedulian sosial.


"Ini merupakan bukti Pemasyarakatan yang bermanfaat. Semoga Lapas Wahai konsisten memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar," pinta Ricky.


Kegiatan sosial bertajuk 'Jumat Berkah' ini akan terus berlanjut secara rutin setiap bulan. Tidak sekadar meringankan beban ekonomi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara Lapas Wahai dan masyarakat sekitar. (Za)

Selengkapnya

Lapas Geser Gandeng Disnakertrans SBT Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Kerja.

Maret 07, 2026

Foto : Lapas Geser Gandeng Disnakertrans SBT Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Kerja.

Bula
, Globaltimurnn.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mempersiapkan kemandirian warga binaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, Mulyo Utomo, melakukan kunjungan kerja strategis ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di Bula, jum’at (06/03/2026). Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Produktifitas Disnakertrans SBT, M. Aliyudin bersama Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan Kerja, Madani Lamadili.


Dalam pertemuan tersebut, Kepala Lapas Geser menyampaikan maksud tujuan untuk menjalin koordinasi dan kerjasama dalam bentuk pelatihan keterampilan kerja bagi warga binaan. Inisiatif ini diambil sebagai bentuk pembinaan lanjutan, agar para warga binaan memiliki keahlian produktif yang dapat dijadikan bekal saat bebas dan kembali ke masyarakat nantinya.


"Kami ingin memberikan bekal keterampilan yang nyata, sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka mandiri, produktif, dan tidak kembali melakukan tindak pidana," ujar Mulyo Utomo.


Menggapi koordinasi Kalapas Geser, Rumra mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut baik langkah proaktif dari Kalapas Geser, dimana inisiatif ini sejalan dengan misi Disnakertrans SBT dalam memperluas akses pelatihan keterampilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan.


“Bagi kami, warga binaan memiliki potensi yang besar untuk berkontribusi bagi daerah jika dibekali dengan keahlian yang tepat. Oleh karena itu, kami berkomitmen penuh untuk segera berkoordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Maluku di Ambon agar program pelatihan ini dapat segera terealisasi. Kami juga ingin berkontribusi guna memastikan bahwa saat warga binaan kembali ke masyarakat nanti, mereka tidak hanya membawa semangat baru, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi dan daya saing di dunia kerja,” jelas Rumra.


Selanjutnya, pelatihan ini direncanakan akan dilaksanakan langsung di dalam Lapas Geser, dengan melibatkan instruktur dari BLK Ambon, jajaran Disnakertrans SBT, serta petugas Lapas Geser. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesiapan reintegrasi sosial warga binaan di Kabupaten Seram Bagian Timur. (Za)

Selengkapnya

LPKA Ambon Tanamkan Nilai Norma kepada Anak Binaan Lewat Pembelajaran PKN

Maret 07, 2026

Foto : LPKA Ambon Tanamkan Nilai Norma kepada Anak Binaan Lewat Pembelajaran PKN

Ambon
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dengan materi tentang norma bagi Anak Binaan pada Sabtu (07/03/2026) di ruang perpustakaan LPKA Ambon. Kegiatan ini difasilitasi oleh peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 3 atas nama Wasti Tarpono sebagai bagian dari dukungan pembinaan pendidikan bagi Anak Binaan.


Kegiatan pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan membahas pengertian norma, jenis-jenis norma dalam kehidupan bermasyarakat, serta pentingnya penerapan norma dalam kehidupan sehari-hari. Anak Binaan terlihat antusias mengikuti materi, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat mengenai penerapan norma dalam lingkungan sosial.


Peserta magang Kemnaker Batch 3, Wasti Tarpono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan pemahaman Anak Binaan mengenai nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.


“Kami berharap melalui pembelajaran ini Anak Binaan dapat memahami pentingnya norma sebagai pedoman dalam berperilaku, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun saat kembali ke kehidupan sosial nantinya,” ujar Wasti.


Salah satu Anak Binaan berinisial R juga mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena materi yang disampaikan mudah dipahami dan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.


“Belajar tentang norma membuat kami lebih mengerti bagaimana bersikap yang baik di masyarakat dan menghargai orang lain,” ungkapnya.


Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran seperti ini merupakan bagian dari komitmen LPKA Ambon dalam memenuhi hak pendidikan Anak Binaan.


“LPKA Ambon terus berupaya memberikan akses pendidikan yang layak bagi Anak Binaan. Pembelajaran seperti ini penting untuk membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta mempersiapkan mereka agar dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” jelas Kurniawan.


Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada poin 11 tentang dukungan terhadap kesetaraan pendidikan bagi Warga Binaan dan Anak Binaan. Melalui program pembinaan pendidikan, LPKA Ambon berkomitmen untuk memastikan Anak Binaan tetap memperoleh kesempatan belajar dan penguatan karakter selama menjalani masa pembinaan. (Za)

Selengkapnya

Lewat Program Tata Boga, Warga Binaan Lapas Piru Produksi 85 Kue Lumpur

Maret 07, 2026

Foto : Lewat Program Tata Boga, Warga Binaan Lapas Piru Produksi 85 Kue Lumpur

Piru
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus mendorong pemberdayaan Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan produksi kue lumpur yang dilaksanakan di Dapur Giatja Lapas Piru pada Sabtu (07/03/2026). Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan tata boga berhasil memproduksi sebanyak 85 kue lumpur berwarna hijau dan kuning, yang kemudian dipasarkan melalui Koperasi Pemasyarakatan Lapas Piru (Kopasindo) sebagai bagian dari upaya pembinaan keterampilan sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan.


Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Piru, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa program pembinaan di bidang tata boga merupakan salah satu bentuk upaya Lapas dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang tata boga. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk memulai usaha secara mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.


Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, berinisial D, mengaku senang dapat mengikuti program pembinaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri.


“Saya merasa bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Selain menambah keterampilan, kami juga merasa lebih produktif selama menjalani masa pembinaan. Semoga nanti ilmu yang kami dapatkan bisa menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa Lapas Piru terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan.


Program pembinaan kemandirian seperti ini merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Kami berharap melalui kegiatan keterampilan seperti tata boga, Warga Binaan dapat memiliki bekal yang cukup untuk kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih produktif, jelasnya.


Melalui kegiatan tersebut, Lapas Piru berharap program pemberdayaan Warga Binaan dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta kesiapan mereka untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.(Za)

Selengkapnya

Periksa Layanan Farmasi, Klinik Lapas Namlea Diinspeksi BPOM Ambon

Maret 07, 2026

Foto : Periksa Layanan Farmasi, Klinik Lapas Namlea Diinspeksi BPOM Ambon

Namlea
, Globaltimurnn.com – Klinik pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea diinspeksi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambob guna melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pengelolaan layanan farmasi, Jumat (06/03/2026). Pihak BPOM Ambon yang diwakili Pengawas Farmasi dan Makanan, Sutriyani dan Robi Rahmatul Hamdi melakukan pengambilan data dan pengisian kuesioner bersama petugas kesehatan Lapas, Fransky Uneputty. 


“Pada kesempatan ini, kami lakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan obat, narkotika, psikotropika, dan prekursor di sarana pelayanan kefarmasian klinik Lapas Namlea. Yang kami periksa antara lain adalah prosedur penerimaan dan penyimpanan obat dan penyalurannya kepada pasien atau penerima layanan kesehatan,” ucap Sutriyani. 


Dalam inspeksi tersebut, petugas BPOM mencatat beberapa hal yang dijadikan evaluasi bagi klinik Lapas Namlea diantaranya terkait sarana-prasarana, ketersediaan SDM, pemusnahan obat-obatan yang sudah kadarluarsa, prosedur pemberian resep obat, dan pelaporan obat-obatan narkotika dan psikotropika.  


Petugas kesehatan Lapas, Fransky Uneputty menjelaskan temuan dan rekomendasi perbaikan dari BPOM akan segera ditindaklanjuti. 


“Mengingat klinik kami baru berdiri tahun 2024 dan mendapatkan izin resmi dari DPMPTSP setempat, masih terdapat beberapa kendala yang kami hadapi, seperti keterbatasan tenaga apoteker yang seharusnya bertanggung jawab dalam pengelolaan keluar masuk obat. Selain itu, untuk pemusnahan obat yang telah kedaluwarsa saat ini kami menggunakan metode pembakaran. Ke depan, bukti, dokumentasi, serta laporan pemusnahan obat akan kami lengkapi sesuai ketentuan,” jelas Fransky. 


Hal senada juga disampaikan Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, ia menegaskan bahwasannya Lapas Namlea berkomitmen penuh menjalankan klinik sesuai dengan Standar Pelayanan Kefarmasian di Klinik yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2021.


“Inspeksi dari BPOM merupakan bagian dari upaya optimalisasi layanan klinik yang telah kami jalankan. Berbagai kekurangan yang masih ada akan segera kami perbaiki secara optimal dan disesuaikan dengan standar yang ditetapkan,” tegasnya.(Za)

Selengkapnya

Polda Sultra Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026, Dukung Program Swasembada Pangan

Maret 07, 2026

Foto : Polda Sultra Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026, Dukung Program Swasembada Pangan

Kendari
, Globaltimurnn.com - Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 dalam rangka mendukung program pemerintah menuju swasembada jagung nasional. Kegiatan tersebut digelar di lahan milik Brimob Polda Sultra, Sabtu (7/3/2026).


Kegiatan penanaman jagung ini juga disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting bersama Kapolri yang memimpin penanaman jagung secara serentak di jajaran kepolisian dari Polda Sumatera Selatan di Kabupaten Ogan Ilir.


Meski diguyur hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat untuk tetap melaksanakan penanaman jagung. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., serta Dansat Brimob Polda Sultra Kombes Pol Agus Setyawan, S.I.K.


Penanaman jagung ini turut diikuti oleh para pejabat utama Polda Sultra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara, Kepala Bulog Regional Sultra, Kepala Badan Pusat Statistik Prov. Sultra serta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Prov. Sultra. _Untuk Polda Sultra dan jajaran Polres, luas lahan yang akan ditanami jagung pada hari ini yakni 16,30 hektar._


Program penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya dalam upaya meningkatkan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia serta meningkatkan produksi jagung di daerah guna mendukung tercapainya swasembada pangan dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.


Secara nasional, Polri juga terus mendorong pemanfaatan lahan-lahan produktif di lingkungan kepolisian maupun masyarakat untuk ditanami berbagai komoditas pangan, termasuk jagung. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata institusi Polri dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.


Selain itu, jajaran kepolisian di seluruh Indonesia turut bersinergi dengan pemerintah daerah, satgas swasembada pangan, kelompok tani, serta berbagai instansi terkait dalam melakukan pendampingan, pengawasan distribusi pupuk, hingga memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik oleh pasar. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global.  (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT