globaltimurnn.com


Senin, 23 Maret 2026

Polda Metro Jaya Berduka, Kehilangan Sosok Anggota Ditlantas Saat Jalankan Tugas Pengamanan Mudik

Maret 23, 2026

Foto : Polda Metro Jaya Berduka, Kehilangan Sosok Anggota Ditlantas Saat Jalankan Tugas Pengamanan Mudik

Jajarta
, Globaltimurnn.com – Duka menyelimuti jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Seorang anggota Polri, Brigadir Fajar Permana, meninggal dunia usai mengalami kelelahan disertai sesak napas setelah menjalankan tugas pengamanan pada momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.


Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menjelaskan bahwa almarhum sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya pada pagi hari setelah bertugas semalaman di hari pertama Lebaran.


“Sepulang dinas, almarhum mengaku kelelahan dan mengalami sesak napas. Ia sempat meminta bantuan rekan untuk dilakukan kerokan di asrama polisi Ciputat,” ujar Komarudin, Minggu (22/3/2026).


Namun demikian, kondisi kesehatan Brigadir Fajar tidak menunjukkan perbaikan. Pada sore harinya, ia kembali merasakan ketidaknyamanan dan meminta diantar ke rumah sakit guna memperoleh penanganan medis.


“Ketika tiba di Instalasi Gawat Darurat RS Helsa Ciputat Timur, almarhum sudah dalam keadaan tidak sadar. Meskipun telah mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.


Kejadian ini menambah suasana duka di tengah perayaan Lebaran, khususnya bagi keluarga besar Polri yang tengah melaksanakan tugas pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri.


Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum. (V374) 

Selengkapnya

Kondusifkan Situasi Konflik Antar Dusun Di Huamual, TNI, Polri Bersama Pemda SBB Gelar Rapat Koordinasi

Maret 23, 2026

Foto : Kondusifkan Situasi Konflik Antar Dusun Di Huamual, TNI, Polri Bersama Pemda SBB Gelar Rapat Koordinasi

SBB
, Globaltimurnn.com - Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. menghadiri dan memberikan arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Penyelesaian Pertikaian antara masyarakat Dusun Ani dan Dusun Tanah Goyang RT 06 Pawae, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (23/03/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Leverne Alvin Tuasuun, S.P., M.Si, serta dihadiri oleh Bupati Seram Bagian Barat Ir. Asri Arman, M.T., unsur TNI-Polri, DPRD, Kejaksaan, Kementerian Agama, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda dari kedua dusun.


Dalam arahannya, Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli mengawali dengan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan upaya kedua dalam mendorong perdamaian dan telah menunjukkan titik terang, meskipun masih terdapat oknum yang tidak bertanggung jawab yang terus melakukan provokasi sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, khususnya oleh pengaruh minuman keras maupun kelompok tertentu, serta mengajak masyarakat untuk bersikap objektif dengan melaporkan setiap permasalahan kepada aparat keamanan guna mencegah konflik yang lebih luas. Ia juga menegaskan bahwa proses penegakan hukum tetap berjalan dan meminta masyarakat untuk tidak menghalangi upaya penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.


Rapat koordinasi tersebut juga diisi dengan berbagai penyampaian dari para pihak, baik dari perwakilan masyarakat Dusun Ani maupun Dusun Tanah Goyang RT 06 Pawae, yang pada prinsipnya menginginkan penyelesaian konflik secara damai, penindakan tegas terhadap pelaku, penangkapan provokator, serta perhatian terhadap korban, termasuk bantuan biaya pengobatan.


Tokoh agama dan pemerintah turut mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, menghindari provokasi, serta mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan perdamaian. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya peran aktif aparat desa, tokoh masyarakat, serta pengawasan terhadap peredaran minuman keras sebagai salah satu pemicu utama konflik.


Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Surat Pernyataan Kesepakatan Damai antara masyarakat Dusun Ani dan Dusun Tanah Goyang RT 06 Pawae. Dalam kesepakatan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri seluruh bentuk pertikaian dan permusuhan serta berkomitmen tidak mengulangi perbuatan yang dapat memicu konflik di kemudian hari. Masyarakat juga sepakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta menyerahkan setiap permasalahan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk mengedepankan musyawarah dalam setiap penyelesaian masalah, mendukung penegakan hukum terhadap pelaku konflik, provokator, dan penyebar hoaks, serta bersama-sama memberantas peredaran dan konsumsi minuman keras. Upaya preventif juga akan dilakukan melalui patroli rutin dan pengawasan terhadap aktivitas pemuda di wilayah rawan.


Kesepakatan tersebut juga mencakup pemberian bantuan dan santunan kepada korban dari kedua belah pihak, serta peningkatan sosialisasi kesadaran hukum kepada masyarakat. Seluruh poin kesepakatan ini diharapkan dapat menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Fitri.


Kapolres SBB menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menciptakan perdamaian, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga komitmen perdamaian ini. Jangan mudah terprovokasi dan percayakan setiap permasalahan kepada aparat penegak hukum agar tidak terjadi konflik serupa di kemudian hari,” tutup Kapolres. (Tim) 

Selengkapnya

Kapolda Sultra Tinjau Arus Mudik dan Destinasi Wisata di Kendari Pasca Idul Fitri 1447 H

Maret 23, 2026

Foto : Kapolda Sultra Tinjau Arus Mudik dan Destinasi Wisata di Kendari Pasca Idul Fitri 1447 H

Kendari
, Globaltimurnn.com — Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H bersama Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum dan pejabat utama Polda Sultra melaksanakan patroli pemantauan dan pengecekan arus mudik, Senin (23/3/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WITA tersebut berlangsung di sejumlah titik strategis, di antaranya Pelabuhan Nusantara Kendari dan Pantai Nambo. Patroli ini difokuskan pada pemantauan arus mudik hari ke-3 setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta pengecekan lokasi wisata di wilayah Kota Kendari.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sultra memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya pada titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pasca lebaran. Selain itu, pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan penumpang dan memastikan kelancaran arus transportasi, terutama di kawasan pelabuhan.


Tak hanya itu, rombongan juga melakukan pemantauan di kawasan wisata Pantai Nambo yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama libur Idul Fitri. Hal ini dilakukan guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berwisata.


Kapolda Sultra menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memastikan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar.


Melalui kegiatan patroli ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kota Kendari tetap terjaga, serta masyarakat dapat menjalani aktivitas mudik maupun rekreasi dengan aman dan nyaman. (V374) 

Selengkapnya

Dua KRI TNI AL Dari Dermaga Ksatria Tawiri Kodaeral IX, Lepas Pinggang Dalam Rangka Ops Pam Laut Timur Indonesia

Maret 23, 2026

Foto : Dua KRI TNI AL Dari Dermaga Ksatria Tawiri Kodaeral IX, Lepas Pinggang Dalam Rangka Ops Pam Laut Timur Indonesia

Ambon
, Globaltimurnn.com - Dua unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Teluk Lada-521 dan KRI Mata Bongsang-873, kembali bertolak dari Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku untuk melaksanakan operasi pengamanan laut di wilayah timur Indonesia pada Senin (23/3/2026). 


KRI Teluk Lada-521 bertolak dalam rangka melaksanakan Operasi Alur Trisena-26, dengan status Bantuan Kendali Operasi (BKO) di bawah Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III. 


KRl tersebut dikomandani oleh Letkol Laut (P) Henri Wansen Naibaho, S.E. yang akan memimpin pelaksanaan tugas operasi guna menjamin keamanan dan kelancaran alur pelayaran di wilayah perairan yang menjadi tanggung jawabnya.


Sementara itu, KRI Mata Bongsang-873 juga melaksanakan keberangkatan dalam rangka Operasi Perisai Sura-26 Periode I. Kapal ini dikomandani oleh Mayor Laut (P) Sony Ardiyanto, S.S.T.Han, dengan misi utama menjaga stabilitas keamanan laut serta meningkatkan kehadiran unsur TNI Angkatan Laut di wilayah perairan strategis.


Keberangkatan kedua unsur KRI tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan timur yang memiliki tingkat kerawanan dan dinamika aktivitas maritim yang cukup tinggi.


Dengan dilaksanakannya kedua operasi ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap terciptanya situasi keamanan laut yang kondusif, serta mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan perekonomian masyarakat di wilayah perairan Indonesia.


Dua unsur KRl tersebut dilepas dalam tradisi Merflug oleh pejabat Kodaerak lX, antara lain Pjs. Asrena Dankodaeral IX, Kadister Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX dan Tim Merflug Kodaeral lX. (Rdks)

Selengkapnya

Maraknya Miras Dihalut, Kapolres Halut Turun Lansung Pimpin Razia

Maret 23, 2026


Foto : Maraknya Miras Dihalut, Kapolres Halut Turun Lansung Pimpin Razia

Halut
, Globaltimurnn.com - Maraknya peredaran minuman keras (miras) jenis cap tikus di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), memicu berbagai permasalahan yang sering terjadi dikalangan masayarakat. 


Hal tersebut lansung di sikapi tegas Kapolres Halmahera Utara AKBP. Erlichson Pasaribu, dan lansung pimpin Razia, siang tadi di Kecamatan Tobelo. Senin 23/03/2026


Dari hasil razia siang tadi Kapolres Halut bersama personel berhasil menyita ratusan liter miras dari berbagai jenis, dan ditemukan di beberapa lokasi berbeda. 


Hal tersebut di lakukan Polres Halut, sebagai upaya cipta kondisi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Ucap Kapolres kepada wartawan


Dari perjalanan razia tersebut Kapolres memaparkan" Personel menyasar rumah warga di Desa Gamsungi, dan berhasil menemukan 16 kantong miras jenis cap tikus, ukuran 600 mililiter. 



Tidak hanya itu, di Desa Gosoma juga, personel berhasil mengamankan 25 botol cap tikus serta satu wadah berisi ramuan akar yang diduga bahan campuran miras.


Bahkan di sejumlah toko pada wilayah Tobelo pun di lakukan razia dan berhasil ditemukan 7 botol cap tikus pada salah satu toko, sementara 14 kantong miras jenis ciu berhasil di amankan personel pada toko lain. 


Di lokasi berbeda, tepatnya di Desa Gura, kembali personel Polres menemukan barang bukti dalam jumlah lebih besar, mulai dari kantong, botol hingga wadah berisi miras jenis ciu, sehingga secara keseluruhan, polisi memperkirakan total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 300 liter miras, baik dalam kemasan plastik maupun botol. Sebut Kapolres


Mantan Kapolres Halbar ini pun menegaskan bahwa peredaran miras ilegal masih menjadi salah satu faktor utama pemicu gangguan keamanan di wilayah Tobelo dan sekitarnya. 


“Miras kerap menjadi pemicu terjadinya tindak criminal, sehingga itu, razia ini akan terus kami lakukan secara rutin. Tandasnya


Kapolres pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran miras ilegal, termasuk dengan meningkatkan kesadaran akan dampak negatifnya. (Tim)

Selengkapnya

Minggu, 22 Maret 2026

Akhirnya Warga Inamosol Merasa Lega, Usai Dengar Suara Orang No 1 Di Maluku, Komitmen Bangun Jalan, 80 Tahun Derita pun Terguncang

Maret 22, 2026

Foto : Akhirnya Warga Inamosol Merasa Lega, Usai Dengar Suara Orang No 1 Di Maluku, Komitmen Bangun Jalan, 80 Tahun Derita pun Terguncang

SBB
, Globaltimurnn.com - Sebuah angin segar menyapu wajah-wajah penuh harap warga Kecamatan Inamosol. 


Setelah menanti selama delapan dekade, penderitaan akibat jalur jalan yang rusak parah dan tak layak fungsi akhirnya menemukan titik terang. 


Tanggal 22 Maret 2026, tercatat sebagai tonggak sejarah baru bagi masyarakat di pegunungan Pulau Seram tersebut. Ungkap Geral Wakano sebagai tokoh masyarakat Inosol usai bersama Gubernur Maluku ikut kegiatan peresmian Gereja Rumberu minggu kemarin


Kata Wakano" Setelah meresmikan gereja Galed didesa Rumberu, saat di Pastori Desa Rumberu, Gubernur Maluku secara resmi menyampaikan janjinya yang langsung didengar oleh Para Raja dan Tokoh masyarakat serta tokoh agama dan Wakil Bupati SBB. Ungkapnya


Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Provinsi Maluku itu berkomitmen untuk mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan yang telah berusia 80 tahun dan kini kondisinya memprihatinkan tersebut. Sebut Wakano


“Kita akan mengupayakan dana Inpres (Instruksi Presiden) untuk merealisasikan perbaikan jalan ini. Kata Gubernur pelan


Bagi masyarakat Kecamatan Inamosol, jalan yang menghubungkan desa-desa mereka dengan pusat kegiatan ekonomi dan pelayanan publik ini telah lama menjadi musuh bersama. Sebutnya


Selama 80 tahun, warga seringkali terisolasi, hasil pertanian sulit dipasarkan, dan akses menuju fasilitas kesehatan menjadi tantangan ekstrem, terutama saat musim hujan. Ucapnya


Wakano mengatakan" Kami sangat bersyukur atas janji Bapak Gubernur, Ini adalah hari yang kami tunggu-tunggu selama puluhan tahun. 


Selain itu suara datang dari Caroles Biak yang mengatakan" Kami berharap realisasinya segera terwujud agar anak cucu kami tidak lagi merasakan susahnya jalan seperti yang kami alami,” ujar Bapak Caroles Niak salah satu tokoh masyarakat setempat dengan mata berkaca-kaca


Komitmen yang ditegaskan di Pastori Rumberu ini menjadi simbol baru bahwa perhatian pemerintah pusat dan daerah kini mulai menyentuh wilayah-wilayah terpencil. 


Masyarakat Inamosol kini berharap agar janji mulia ini segera diikuti dengan aksi nyata di lapangan, sehingga tonggak sejarah ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan pintu pembuka kemakmuran bagi generasi mendatang. (V374) 

Selengkapnya

Bukan Sekedar Peresmian Sebuah Gedung Gereja, Bukti Sejarah Gubernur Dengar Lansung Suara Masyarakat Inamosol

Maret 22, 2026

Foto : Bukan Sekedar Peresmian Sebuah Gedung Gereja, Bukti Sejarah Gubernur Dengar Lansung Suara Masyarakat Inamosol

Rumberu
, Globaltimurnn.com - Ada dua cara seorang pemimpin hadir di tengah rakyat, acara yang dihadiri secara seremoni, foto bersama, pidato di atas panggung, lalu pulang.

Dan yang Kedua, hadir dengan telinga yang terbuka lebar dan hati yang siap memutuskan, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, memilih cara kedua.
Minggu (22/3/2026)

Dari informasi yang diterima Redaksi Globaltimurnn.com sore tadi, di sebuah ruangan sederhana di Pastori Gereja Rumberu, usai peresmian gedung gereja yang membutuhkan waktu 29 tahun itu telah berdiri kokoh, terjadilah sebuah momen yang tak kalah monumental.

Duduk melingkar bersama Camat Inamosol, para kepala desa, serta tokoh-tokoh adat dan masyarakat, gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, bersama Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama. S. Pd, yang baru pertama kali dalam sejarah menginjakkan kaki di desa terpencil ini memilih untuk mendengar keluhana dan jeritah hati Masyarakat pegunungan dari Kawatu, Rumberu, Rambatu Manusa.

Pasalnya" Dan yang berbicara bukan sekadar masyarakat biasa,
Raja Rumberu, Musa Tibalya, dengan wibawa yang melekat pada dirinya sebagai pemimpin adat, membuka suara, Dengan bahasa yang santun namun menusuk, ia menyampaikan apa yang selama puluhan tahun menjadi luka Bersama, yaitu jalan. Ucap Tibaly

Dikatakan-nya" Jalan yang seharusnya menghubungkan hidup, tetapi justru menjadi jurang pemisah. Tuturnya


Sementara Pj Desa Rambatu, Daud Tenine, menambahkan dengan data dan pengalaman pribadi, Berulang kali ia saksikan sendiri warga yang harus berjalan kaki berjam-jam karena kendaraan tak mampu menembus lumpur dan batu besar yang menghadang di jalur Waimital–Kawatu–Rumberu–Rambatu–Manusa, demiakian pula dengan beberapa kejadian mobil harus ternggelam di sungai akibat banjir. Ungkapnya

Tambahnya" Berulang kali ia dengar keluhan yang sama, yang tak kunjung menemukan ujung,
Namun ada satu nama yang menjadi poros pergerakan di balik layer, Gerard Wakanno. Ucapnya

Dialah yang selama ini tak kenal lelah menggerakkan tokoh masyarakat se-Kecamatan Inamosol untuk menyusun satu suara. Terangnya

Dialah yang memimpin langsung penyusunan proposal pembangunan jalan sebuah dokumen yang bukan sekadar kertas, tetapi kristalisasi dari penderitaan panjang dan harapan yang tak pernah padam. Jelasnya

Di ruang Pastori itu, Gerard Wakanno bersama para kepala desa dan tokoh masyarakat menyerahkan proposal tersebut langsung ke tangan Gubernur Hendrik Lewerissa.


Satu per satu mereka menyampaikan, jalan ini adalah jalan kabupaten, tetapi beban biaya pembangunannya terlalu berat jika hanya mengandalkan APBD Kabupaten Seram Bagian Barat.

Prosesnya panjang, Anggarannya terbatas, Sementara warga Inamosol tidak bisa menunggu lagi,
Dan di sinilah perbedaan antara pemimpin biasa dengan pemimpin yang luar biasa terlihat.

Gubernur Lewerissa tidak menjawab dengan kalimat diplomatis yang mengambang, Tidak pula melemparkan persoalan ini kembali ke kabupaten dengan dalih kewenangan, Ia menoleh ke samping, memanggil Kepala Dinas PUPR Provinsi yang ikut dalam rombongan, lalu berdiskusi langsung, cepat, dan terukur.

Hasilnya mengguncang ruangan kecil itu, Ruas jalan Inamosol yang selama ini terkatung-katung dalam status jalan Kabupaten yang seolah tak berujung dan seolah tak bertuan akan dibangun melalui skema Dana Inpres. Ucap Gubernur sentak mengheningkan suasana ruang kecil itu

Sebuah terobosan cerdas yang memotong birokrasi berlapis yang selama ini menjadi tembok penghalang.

Raja Musa Tibalya yang duduk di sudut ruangan tampak menghela napas panjang, Bukan napas biasa, Itu adalah napas lega yang telah ditahan selama bertahun-tahun, Pj Desa Rambatu Daud Tenine dan PJ Desa Manusa Abe Neyte hanya bisa mengangguk-angguk, seolah tak percaya bahwa apa yang mereka sampaikan langsung mendapat respons nyata dalam hitungan menit.

Gerard Wakanno, yang memimpin langsung tim penyusun proposal, menyampaikan dengan nada yang bergetar namun penuh keyakinan "Kami sudah bertahun-tahun menyuarakan ini. Ucap Wakano

Bukan sekali dua kali kami sampaikan, Tapi hari ini, di Pastori Rumberu, kami melihat sendiri bagaimana seorang pemimpin bisa mengambil keputusan yang mengubah nasib sebuah wilayah. Pak Gubernur tidak hanya menerima proposal kami. Ucapnya

Beliau mendiskusikannya, menganalisisnya, lalu memutuskan dengan cepat, Itu adalah kelas kepemimpinan yang langka." Sebut Wakano

Namun ada satu elemen dalam perjalanan ini yang tak boleh luput dari catatan, Ibu Gubernur, Dalam video yang diabadikan warga, tampak jelas Ibu Gubernur duduk di dalam mobil 4x4 yang merayap perlahan di tepi tebing, melintasi lumpur licin dan bebatuan besar yang mengintai setiap saat.

Ia tidak mengeluh, Ia memilih hadir, menemani suaminya, menembus jalan yang sama yang selama ini menjadi mimpi buruk warga Inamosol.

Bagi masyarakat Rumberu, kehadiran Ibu Gubernur bukan sekadar formalitas, Itu adalah pesan tersirat bahwa pemimpin mereka dan keluarga benar-benar merasakan apa yang dirasakan rakyat.

Camat Inamosol Emy Neyte yang turut mendampingi selama diskusi di Pastori tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

"Ini adalah momen yang akan kami ceritakan kepada anak cucu kami, Bahwa pernah ada seorang gubernur yang datang bukan hanya untuk meresmikan gedung gereja, tetapi untuk meresmikan harapan baru bagi kami semua.

Gubernur bersama Ketua TP-PKK telah menunjukkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang berani datang ke tempat yang paling sulit dijangkau, mendengar dengan sungguh-sungguh, dan memutuskan dengan keberanian." Ucap Camat (V374)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT