globaltimurnn.com

Jumat, 14 Agustus 2026

Habib Rifqi Alhamid Kunjungi Pesantren Miftahul Khairat Ambon, Kenalkan Gerakan Indonesia Bisa Baca Quran

Agustus 14, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Di tengah padatnya agenda dan waktu yang terbatas menjelang pelaksanaan salat Jumat, Habib Rifqi Alhamid, S.Kom., M.Si., menyempatkan diri mengunjungi Pesantren Miftahul Khairat Ambon, Jumat (14/08/2026), sekitar pukul 11.00 WIT.


Kunjungan tersebut dilakukan Habib Rifqi bersama rombongan dengan menggandeng Yayasan Cinta Quran Foundation. Meski berlangsung singkat, pertemuan itu menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus momentum memperkenalkan berbagai program keagamaan kepada para santri.


Setelah kunjungan tersebut, Habib Rifqi bersama rombongan melanjutkan perjalanan untuk menunaikan salat Jumat di Masjid Alfatah Ambon.


Habib Rifqi menjelaskan, kedatangannya ke Pesantren Miftahul Khairat bukan merupakan kunjungan rutin mingguan. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi dalam rangka kegiatan keislaman yang tengah dipersiapkan bersama Yayasan Cinta Quran Foundation.


Salah satu agenda yang akan dilaksanakan yakni seminar Islami bertajuk “Duduk Bacarita Deng Habib’s”, dengan tema “Catatan Hati Anak yang Runtuh”.


Selain seminar, Habib Rifqi bersama Yayasan Cinta Quran Foundation juga membawa program “Indonesia Bisa Baca Quran”, yang dikemas dalam kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Program tersebut rencananya digelar di tiga titik di Kota Ambon. Setiap titik akan melibatkan sekitar 200 peserta, sehingga diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.


Kunjungan ini bukan kunjungan mingguan, tetapi silaturahmi sekaligus untuk mengenalkan kepada para santri tentang Yayasan Cinta Quran Foundation dan kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan,” jelas Habib Rifqi.


Menurutnya, Pesantren Miftahul Khairat dipilih sebagai salah satu tempat yang dikunjungi karena para santri merupakan bagian penting dari generasi yang perlu terus didorong untuk mencintai, membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.


Sementara itu, perwakilan Yayasan Cinta Quran Foundation menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pihak pesantren. Ia berharap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Ambon dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Ia juga menyampaikan bahwa program Indonesia Bisa Baca Quran dilatarbelakangi oleh perhatian terhadap masih tingginya angka masyarakat yang belum mampu membaca Al-Qur’an.


Dalam penyampaiannya, perwakilan yayasan menyebut sekitar 73 persen masyarakat Indonesia masih menghadapi persoalan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mendorong peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an di tengah masyarakat.


“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat hadir dan bersilaturahmi. Insya Allah, melalui kegiatan Indonesia Bisa Baca Quran ini, kita bersama-sama mendorong masyarakat agar semakin dekat dan mampu membaca Al-Qur’an,” ujarnya.


Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan tersebut, termasuk pihak Pesantren Miftahul Khairat Ambon.


Kunjungan Habib Rifqi Alhamid bersama Yayasan Cinta Quran Foundation ini pun tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi sekaligus menjadi upaya membuka ruang kolaborasi dengan pesantren dan memperkenalkan gerakan pembelajaran Al-Qur’an kepada para santri.


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan semangat membaca Al-Qur’an dapat semakin tumbuh di Kota Ambon, sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang lebih dekat dengan nilai-nilai keislaman. (Rdks) 

Selengkapnya

Gubernur Maluku Kukuhkan 28 Paskibraka Maluku, Teguhkan Semangat dan Tanggung Jawab Generasi Muda

Agustus 14, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengukuhkan 28 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Maluku Tahun 2026 di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (14/8/2026). Mereka akan mengemban tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus mendatang.


Ke-28 anggota Paskibraka yang dikukuhkan terdiri atas 14 putra dan 14 putri. Mereka merupakan putra-putri terbaik Maluku yang telah melalui proses seleksi dan mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan tingkat Provinsi Maluku.


Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kesiapan dan komitmen para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas dengan disiplin, kekompakan dan penuh tanggung jawab. Tugas yang mereka emban bukan hanya berkaitan dengan prosesi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda.


Melalui Paskibraka, para anggota didorong untuk menumbuhkan dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, semangat kebangsaan serta rasa cinta terhadap tanah air. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk tumbuh sebagai generasi muda yang memiliki integritas, keteladanan dan kepedulian terhadap bangsa dan daerah.


Dengan dikukuhkannya 28 anggota Paskibraka Provinsi Maluku Tahun 2026, mereka diharapkan mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Tugas tersebut tidak hanya menjadi kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan teladan serta memperkuat semangat persatuan di kalangan generasi muda.


Hadir dalam acara pengukuhan tersebut Wakil Gubernur Maluku, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku, serta para keluarga anggota Paskibraka. (Rdks) 

Selengkapnya

Dankodaeral IX Hadiri Pengukuhan 28 Anggota Paskibraka Provinsi Maluku 2026

Agustus 14, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menghadiri Upacara Pengukuhan 28 Anggota Paskibraka Provinsi Maluku Tahun 2026 di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Jalan Pattimura 1, Sirimau, Kota Ambon, Jumat (14/8/2026).


Upacara pengukuhan dipimpin Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa selaku pembina upacara. Sebanyak 28 anggota Paskibraka Provinsi Maluku Tahun 2026 dikukuhkan setelah mengikuti rangkaian prosesi upacara yang diawali lagu kebangsaan Indonesia Raya, penghormatan pasukan, laporan pemimpin upacara, dan mengheningkan cipta. 


Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Paskibraka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku, pernyataan pengukuhan oleh Gubernur Maluku, serta penyematan lencana kepada pemimpin upacara.


Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi 28 anggota Paskibraka yang akan mengemban tugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Maluku.


Selain sebagai bentuk penghargaan atas proses pembinaan dan pelatihan yang telah dijalani, pengukuhan juga menjadi simbol kesiapan mereka untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.


Kehadiran Dankodaeral IX dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX, dalam mendukung pembinaan generasi muda Maluku.


Sinergi antara unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait diharapkan dapat memperkuat pembentukan generasi muda yang berkarakter, disiplin, memiliki jiwa nasionalisme, serta mencintai tanah air.


Pengukuhan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat kebangsaan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan keteladanan di kalangan generasi penerus bangsa.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Irdam XV/Pattimura Brigjen TNI Muhammada Ali, Sekda Provinsi Maluku Ir. Sadali Ie, Danlanud Pattimura Ambon Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dan undangan lainnya. (Rdks) 

Selengkapnya

Menyongsong Dirgahayu RI Ke-81 Di 17 Agustus 2026, SMAN 10 SBB Gelar Lomba Baca Puisi dan Pidato

Agustus 14, 2026


SBB
, globaltimurnn.com - Dalam Rangkan Menyongsong Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun, tepatnya 17 Agustus 2026, Sekolah SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat Gelar Lomba Baca Puisi Dan Lomba Pidato Yang Di Ikuti Oleh 14 Siswa Dan Siswi Perserta yang ikut Dalam Lomba Membaca Puisi Sedangkan 8 Sisw Dan Siswi Ada Dalam Lomba Pidato. 


Judul Yang Di Bawahkan Dalam Baca Puisi Adalah "Titip Rindu Di Tiang Bendera" Sedangkan Pidato Yang Berjudul "Terbanglah Indonesiaku"


Lomba puisi Dan Lomba Pidato yang Di Ikuti oleh Setiap Perserta Siswa Siswi adalah kompetisi Seni Olah Vakol Dan Sastra Untuk Melatih Kemampuan Berbicara Di Depan Umum, Penghayatan Serta Rasa Percaya Diri bagi Peserta Lomba. 



Dalam Dua Lomba Yang Berbeda Ini Adalah Penampilan Inspiratif Dari Puisi Dan Pidato Untuk Referensi, Kriteria Lomba Puisi Penghayatan Ketepatan Rasa Dan Isi Puisi, Vokal Kejelasan Artikulasi Dan Pengaturan Suara Intonasi Tinggi Rendah Serta keras lembutnya Suara. 


Dalam Arahan Singkat Yang di Sampaikan Oleh Ibu Kepala Sekolah Kepala sekolah SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat  Yosina Tauran.S.Pd Menyampaikan" Dalam Kesempatan Ini, Bagimana Setiap Anak Didik Yang Mengikuti Dua Lomba Pada Saat Ini, agar Bisa Mengasa ilmu Dan Gagasan Mereka Dalam Bidang Juang Mereka Di Bangku Sekolah. 



Dan Anak-Anak Ini Nantinya Menjadi Anak Anak Yang Brani Tampil Dan Bisa Bersaing ketika ada Lomba-Lomba Tingkat Kecamatan, Tingkat Kabupaten maupun Tingkat Propinsi Dan Juga Tingkat Nasional, mereka bisa dan berani tampil. 


Dan Yang Keluar Sebagai Juara 1 Dalam Lomba Baca Puisi Adalah Reselina Anijola sedangkan Juara Satu dalam Lomba Pidato adalah Edo Kainama  Yang juga Keluar Sebagai Pemenang Pertama. 


Sedangkan Juara Dua Lomba Baca Puisi adalah Yusuf Tuasuun Sedangkan Yang Keluar Sebagai Juara Tiga Adalah Riski Hattu Dan Yang Kelurga Sebagai Juara Harapan 1 adalah Kristin Tasijawa, Sedangkan juara Harapan 2 adalah Divelin Siramdoman, Dan Yang Kelur Sebagai Juara Harapan Tiga adalah Naomi Heumase. 



Sedangkan Pada Lomba Pidato, Yang Keluar Sebagai Juara ke 2 adalah Micael Putirulan, Sedangkan Yang Kelur Sebagai Juara 3 adalah Amora Heumase, Dan Yang Kelur Sebagai Juara Harapan 1 Nesya Poceratu, Dan Juga Yang Kelur Sebagai Juara Harapan 2 adalah Lorin Kiriweno, sedangkan Yang Kelur Sebagai Juara Harapan 3 adalah Piore Makakalube. 


Setiap Perserta Didik, kata Kepsek" Yang Sudah Mendapatkan Juara ini Bagimana Bisa Tampil Baik Lagi Dan Bisa Mengikuti lagi di Tahun-Tahun Berikutnya Ketika Masih ada pada SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat. 


Pantauan media ini, hadiahnya lansung di Berikan Kepada Setiap Pemenang Lomba Baca Puisi Dan Lomba Pidato Oleh Kepala Sekolah Dan Juga Beberapa Dewan Guru Yang Sudah Di Tunjuk. 


Acara Dapat Berjalan Dari Awal Kegiatan, Setiap Perserta sudah Tampil Dengan Begitu Bagus Dan Penuh Semangat Juang, Kemerdekaan Indonesia Yang Sangat diCintai. (OP) 


Selengkapnya

Kamis, 13 Agustus 2026

Perkuat Benteng Generasi Muda, Dispora Ambon Gandeng OJK Bekali Pemuda Literasi Keuangan

Agustus 13, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital dan maraknya tawaran pinjaman online, generasi muda dituntut tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak.


Melihat kondisi tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku untuk memperkuat pemahaman generasi muda mengenai literasi keuangan.


Kegiatan peningkatan kapasitas literasi keuangan tersebut berlangsung di Kantor OJK Provinsi Maluku dan melibatkan pemuda dari berbagai komunitas, organisasi kepemudaan, serta kalangan mahasiswa di Kota Ambon.


Kepala Dispora Kota Ambon, Richard Luhukay, AP, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk membuka akses pengetahuan bagi pemuda agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan di era digital.


“Dispora ini menjembatani teman-teman komunitas muda, teman-teman pemuda, untuk mendapatkan banyak informasi terkait literasi keuangan. Karena itu, kami bekerja sama dengan OJK Provinsi Maluku,” ujar Richard.


Menurut Richard, materi yang diberikan tidak sebatas bagaimana mengelola keuangan. Para peserta juga dibekali pemahaman mengenai pemanfaatan media sosial secara bijak, membaca peluang, hingga menghadapi berbagai tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi.


Hal tersebut dinilai penting karena media sosial saat ini menjadi salah satu ruang yang paling banyak digunakan generasi muda untuk mendapatkan informasi, termasuk informasi mengenai produk dan layanan keuangan.


Di sisi lain, kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital juga harus diimbangi dengan pengetahuan yang memadai agar pemuda tidak terjebak dalam keputusan finansial yang dapat merugikan diri sendiri.


Richard menyoroti maraknya praktik keuangan ilegal, termasuk pinjaman online ilegal, yang dinilai menjadi salah satu tantangan serius bagi masyarakat, termasuk kalangan pemuda.


“Manfaatnya tentu sangat besar, karena hari-hari ini kita melihat maraknya ilegal finansial atau pinjaman online yang dirasakan masyarakat. Bahkan sudah menjamur sampai ke kalangan pemuda,” jelasnya.


Karena itu, Dispora bersama OJK mendorong agar pemuda memiliki kemampuan dasar dalam mengelola keuangan, memahami risiko, serta mampu membedakan layanan keuangan yang legal dan aman dengan layanan yang berpotensi merugikan.


Tak hanya soal menghindari pinjaman online ilegal, pemuda juga diarahkan untuk memahami bagaimana mengelola pendapatan, menentukan kebutuhan dan keinginan, hingga mengenali pilihan investasi yang tepat.


“Kami ingin memberikan pemahaman kepada para pemuda ketika mereka mau meningkatkan kapasitas dirinya, bagaimana cara pengelolaan keuangan yang baik dan benar, kemudian seperti apa berinvestasi yang tepat,” katanya.


Lebih jauh, Richard mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peserta yang hadir. Pengetahuan yang diperoleh harus dapat dibawa kembali ke lingkungan masing-masing sehingga manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.


Para pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi duta literasi keuangan di lingkungan keluarga, kampus, sekolah, komunitas, maupun lingkaran pertemanan.


“Jadi mereka bisa menjadi duta literasi di tengah-tengah lingkungan mereka, baik itu di keluarga, lingkungan kuliah, tempat pendidikan, bahkan lingkungan pertemanan,” ungkapnya.


Menurutnya, ketika seorang pemuda memiliki pemahaman keuangan yang baik, maka pengetahuan tersebut dapat ditularkan kepada orang-orang di sekitarnya.


Dengan demikian, edukasi yang dimulai dari satu kegiatan dapat berkembang menjadi gerakan literasi yang lebih luas di tengah masyarakat Kota Ambon.


Kegiatan tersebut sendiri mendapat respons positif dari kalangan pemuda. Peserta berasal dari berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan, termasuk mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap isu pengembangan kapasitas dan literasi keuangan.


Dispora membuka kesempatan bagi pemuda untuk mengikuti kegiatan tersebut melalui proses pendaftaran, sehingga peserta yang hadir berasal dari latar belakang yang beragam.


“Yang mengikuti kegiatan ini cukup banyak. Ada dari berbagai komunitas, ada angkatan muda, ada dari komunitas, dan ada juga mahasiswa. Kami membuka pendaftaran untuk ikut serta dalam kegiatan ini,” ujarnya.


Richard berharap langkah tersebut menjadi awal dari dampak yang lebih besar bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kota Ambon.


“Dampak kecil ini kami harapkan nantinya bisa berbuah menjadi dampak yang lebih besar,” tuturnya.


Ke depan, Dispora Kota Ambon memastikan upaya peningkatan kapasitas pemuda akan terus dilakukan melalui berbagai kolaborasi dan kerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan generasi muda.


Dispora, kata Richard, akan terus membuka ruang untuk menemukan potensi serta peluang baru yang dapat memberikan manfaat bagi pemuda Kota Ambon.


“Dispora akan tetap terus mencari potensi-potensi dan peluang di luar sana untuk memberikan dukungan bagi para pemuda Kota Ambon,” pungkasnya.


Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Dispora untuk memastikan generasi muda Kota Ambon tidak hanya aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan, tetapi juga memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi tantangan masa depan. (Za)

Selengkapnya

Dari UMKM hingga Sampah, Wawali Elly Toisutta Dorong Pantai Galala Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan

Agustus 13, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Pengembangan kawasan wisata Pantai Galala, Kota Ambon, tidak hanya dituntut menghadirkan daya tarik bagi pengunjung, tetapi juga harus mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.


Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisutta, saat membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Terbuka (UT) Ambon di kawasan Pantai Galala, Jumat (14/08/2026).


Kegiatan bertajuk “Penguatan UMKM Wisata Pantai melalui Booth Kontainer dan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Komposter” itu menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku UMKM dan masyarakat dalam memperkuat potensi ekonomi sekaligus membangun kesadaran terhadap pengelolaan sampah.


Dalam sambutannya, Elly mengatakan kawasan pantai memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Berbagai aktivitas UMKM, seperti kuliner, minuman, produk lokal hingga jasa pendukung pariwisata, harus terus dikembangkan agar masyarakat sekitar benar-benar merasakan manfaat dari pertumbuhan sektor wisata.


Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan pariwisata harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.


“Pantai yang ramai dikunjungi wisatawan harus tetap bersih, tertata dan nyaman. Lingkungan yang terjaga juga akan meningkatkan daya tarik wisatawan dan pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Elly.


Persoalan sampah menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kota Ambon. Elly mengungkapkan, produksi sampah di Kota Ambon saat ini mencapai sekitar 250 ton setiap hari, sementara kemampuan armada pengangkutan masih terbatas.


Kondisi tersebut, kata dia, mendorong pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat sarana persampahan.


Elly menyebutkan, sejak dirinya bersama Wali Kota Ambon mulai menjalankan pemerintahan, anggaran yang seharusnya dapat digunakan untuk pengadaan kendaraan dinas baru justru dialokasikan untuk menambah armada pengangkut sampah.


“Dari mulai kami dilantik sampai hari ini, saya dan Pak Wali memilih tidak membeli kendaraan dinas yang baru. Dana itu kami alokasikan untuk membeli kurang lebih 10 truk sampah. Ini bagian dari tanggung jawab kita untuk melihat bagaimana persoalan sampah di kota ini harus kita bereskan bersama-sama,” jelasnya.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat, terutama kebiasaan memilah dan membuang sampah pada tempatnya, menjadi faktor penting.


Terlebih lagi, kawasan wisata seperti Pantai Galala harus dijaga bersama agar tetap memberikan kenyamanan kepada pengunjung.


“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Yang paling penting adalah kesadaran masyarakat. Sampah harus dipilah dan jangan seenaknya membuang sampah, apalagi di tempat-tempat wisata seperti ini,” tegasnya.


Di sisi lain, Elly meminta para pelaku UMKM tidak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi harus mengambil peran sebagai pelaku utama dalam perkembangan kawasan wisata.


Ia menyambut baik dukungan UT Ambon melalui penyediaan booth kontainer dan berbagai fasilitas pendukung yang dapat membuat aktivitas usaha masyarakat menjadi lebih tertata.


Elly meminta pelaku UMKM menjaga kebersihan tempat usaha, meningkatkan kualitas produk, memperhatikan tampilan makanan dan minuman serta terus berinovasi.


“Jangan hanya menjadi penonton dari berkembangnya kawasan wisata, tetapi harus menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat dari perkembangan tersebut,” katanya.


Menurutnya, keberhasilan UMKM wisata tidak hanya ditentukan oleh produk yang dijual, tetapi juga kualitas pelayanan kepada pengunjung.


Ia mengingatkan agar para pelaku usaha memberikan pelayanan yang ramah sehingga wisatawan mendapatkan pengalaman positif dan memiliki keinginan untuk kembali berkunjung.


“Perhatikan jenis produk, tampilannya, kualitas dan rasanya. Ketika orang keluar dari sini, mereka harus selalu ingat untuk kembali. Dan yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita melayani tamu. Tetap ramah dan memberikan pelayanan yang baik,” pesannya.


Elly menilai kawasan Pantai Galala, khususnya area di bawah Jembatan Merah Putih (JMP), telah berkembang menjadi salah satu lokasi yang cukup dikenal masyarakat dan wisatawan dari luar daerah.


Karena itu, menurutnya, potensi tersebut harus dikelola secara serius melalui peningkatan kualitas produk UMKM, kebersihan kawasan dan pelayanan kepada wisatawan.


Sementara itu, Ketua Panitia PKM menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kontribusi UT Ambon dalam pemberdayaan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, UT Ambon memberikan empat unit food container sebagai sarana pendukung aktivitas UMKM di kawasan Pantai Galala.


Fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang usaha yang lebih tertata, bersih, nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.


Tak hanya sektor UMKM, aspek lingkungan juga menjadi perhatian dalam program tersebut.


Sebanyak enam unit komposter disiapkan untuk ditempatkan di sejumlah titik di Kota Ambon, termasuk kawasan Pantai Galala. Sarana tersebut ditujukan untuk mengolah sampah organik sejak dari sumbernya menjadi kompos yang memiliki nilai manfaat bagi lingkungan.


Selain itu, turut disediakan tempat sampah ramah lingkungan guna mendukung pemilahan dan pengelolaan sampah di kawasan sasaran.


Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyediaan sarana, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.


Elly memberikan apresiasi kepada UT Ambon yang memilih Pantai Galala sebagai lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.


Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam persoalan masyarakat merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan solusi terhadap persoalan ekonomi dan lingkungan.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilanjutkan dengan pendampingan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.


“Pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga hasil yang dicapai benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan UMKM, perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah serta peningkatan kualitas kawasan Pantai Galala sebagai salah satu ruang wisata di Kota Ambon,” ungkapnya.


Elly menegaskan, masa depan kawasan Pantai Galala sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah, perguruan tinggi, pelaku UMKM dan masyarakat harus bergerak bersama untuk menjadikan kawasan tersebut bukan hanya menarik secara wisata, tetapi juga produktif secara ekonomi dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.


Dengan dukungan fasilitas UMKM, pengolahan sampah berbasis komposter serta pendampingan berkelanjutan, Pantai Galala diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan wisata yang semakin bersih, nyaman, produktif dan berkelanjutan. (Za)

Selengkapnya

Pererat Silaturahmi, Dankodaeral IX Terima Kunjungan Pengurus PPAL Rayon Ambon

Agustus 13, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Rayon Ambon di ruang kerja Dankodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Jumat (14/8/2026).


Kunjungan yang dipimpin Ketua PPAL Rayon Ambon, Pelda (Purn) Kasbiyanto, tersebut bertujuan mempererat komunikasi dan hubungan antara purnawirawan dengan personel aktif TNI Angkatan Laut, khususnya di wilayah kerja Kodaeral IX.


Dalam pertemuan itu, Dankodaeral IX didampingi Asisten Personel (Aspers) Dankodaeral IX Kolonel Laut (KH) Rojilun, S.Pd., CTMP. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.


Dankodaeral IX menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para purnawirawan dalam menjaga nama baik serta memperkuat solidaritas keluarga besar TNI Angkatan Laut.


"Saya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta kontribusi berkelanjutan dari seluruh purnawirawan dalam menjaga nama baik dan merawat solidaritas keluarga besar TNI Angkatan Laut, khususnya di wilayah Ambon dan sekitarnya," ujar Dankodaeral lX. 

Ia berharap komunikasi dan hubungan antara Kodaeral IX dan PPAL Rayon Ambon dapat terus terjalin dengan baik, termasuk melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di wilayah Maluku.


Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara personel aktif TNI Angkatan Laut dan para purnawirawan sebagai bagian dari keluarga besar TNI Angkatan Laut. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT