globaltimurnn.com
Deskripsi gambar



Jumat, 28 Agustus 2026

Kebakaran Hebat di Batu Merah, 7 Rumah dan 20 Pintu Kos Ludes Terbakar

Agustus 28, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di RT 003/RW 001, Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (28/08/2026) pagi. Kobaran api yang diduga bermula dari sebuah rumah kos merambat hingga menghanguskan sejumlah rumah warga dan toko.


Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, laporan kebakaran diterima petugas piket sekitar pukul 09.45 WIT. Api disebut pertama kali muncul dari kos-kosan milik Ibu Umi Warda sebelum merambat ke bangunan warga di sekitarnya.


Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 7 rumah dan toko terdampak kebakaran. Selain itu, sebanyak 20 pintu kamar kos milik Ibu Umi Warda turut terbakar.


Petugas Damkar Kota Ambon juga menghadapi kondisi cukup berat saat melakukan proses pemadaman. Sedikitnya lima petugas pemadam kebakaran mengalami cedera.


Satu petugas sempat dilarikan ke RS GPM setelah terkena balok kayu yang runtuh dan mengenai bagian kepala. Setelah mendapat penanganan medis, petugas tersebut telah kembali ke rumah.


Dua petugas lainnya mengalami memar dan bengkak pada bagian punggung serta tangan akibat terkena reruntuhan tembok. Keduanya telah kembali beraktivitas.


Sementara itu, satu petugas mengalami luka akibat terkena paku dan mendapat tiga jahitan di Puskesmas Rijali. Satu petugas lainnya juga mengalami luka akibat terkena paku dan sempat dilarikan ke RS Bakti Rahayu untuk mendapatkan perawatan.


Tak hanya petugas, sejumlah warga juga menjadi korban dalam insiden tersebut.


Dua warga, yakni Fuat Waliulu dan Sarianto, dilaporkan mengalami sengatan listrik dan dilarikan ke RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis.


Sementara satu warga lainnya mengalami luka pada bagian kepala setelah terkena puing atap rumah yang jatuh. Korban telah mendapatkan penanganan dari petugas Damkar di lokasi.


Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, kebakaran diduga bermula ketika seorang anak berusia 15 tahun bernama Ara, yang merupakan bagian dari keluarga Ibu Nur, sedang memasak.


Kompor yang digunakan saat memasak disebut terjatuh dan kemudian memicu kebakaran. Informasi tersebut disampaikan kepada petugas oleh Fatma Abdurahman.


Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.


Untuk menangani kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak lima unit mobil pemadam dari Pos Mako, satu unit dari Pos Passo, dua unit kendaraan BNPB serta satu unit kendaraan DLHP untuk menyuplai air dikerahkan ke lokasi.


Sebanyak 53 personel dari Pleton A turut diterjunkan, dengan dukungan tambahan personel dari Pleton B dan Pleton C.

Kebakaran Hebat di Batu Merah, 7 Rumah dan 20 Pintu Kos Ludes Terbakar.  (Za) 

Selengkapnya

Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Buru Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hari Ke-3 Pencarian Tim SAR Gabungan

Agustus 28, 2026


Namlea
, globaltimurnn.com - Memasuki Ops SAR hari ketiga, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan nelayan asal Desa Nametek, Kota Namlea, Kabupaten Buru dalam keadaan meninggal dunia. Jumat, 28/8/2026.


Mesak Sainyakit selaku Koordinator Pos SAR Namlea menyampaikan "Sejak pagi Tim Gabungan kembali dikerahkan menggunakan speedboat Dinas Kesehatan Namlea dan longboat masyarakat bergerak menuju beberapa titik koordinat yang sudah ditentukan guna melaksanakan operasi pencarian. 


Hingga pada akhirnya, sekitar pukul 12.22 wit Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa korban telah berhasil di temukan oleh nelayan setempat disekitar Perairan Desa Wamlana dalam keadaan meninggal dunia. Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 09.00 wit dengan jarak -+56.04 nautical mile arah Barat dari lokasi kejadian. Korban selanjutnya dievakuasi menuju Desa Nametek guna diserahkan kepada pihak keluarga. 


Sebelumnya, korban diketahui hendak pergi melaut menuju Perairan Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat pada senin 24/8 sekitar pukul 17.05 wit. Keluarga pun menaruh curiga terhadap korban karena hingga pada malam tanggal 25/8 korban diketahui tak kunjung kembali. Informasi kondisi membahayakan jiwa manusia itu kemudian diteruskan ke Pos SAR Namlea guna meminta bantuan SAR. 


Hingga Operasi SAR hari pertama dan kedua dilaksanakan dengan hasil nihil, Korban Abdul Rachman (53) baru bisa ditemukan pada hari ketiga pencarian dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur diantaranya, Pos SAR Namlea, TNI AL , POLAIR POLDA Maluku, Keluarga Korban, Dinas Kesehatan Namlea, Masyarakat Setempat.


Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya, Speedboat Dinkes Namlea, dan Longboat masyarakat.


Kondisi Cuaca dilapangan dilaporkan Berawan, Angin Timur Laut hingga Utara kecepatan 28 Knots dan Tinggi Gelombang 1,25 Meter


Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Rdks) 

Selengkapnya

Kodaeral IX Perkuat Sinergi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Maluku

Agustus 28, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pengawasan dan perlindungan sumber daya kelautan dan perikanan (SDKP) di wilayah Maluku. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Sahli E Kodaeral IX Letkol Laut (KH) Gatot Sadewo yang mewakili Komandan Kodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., pada Rapat Pembentukan Forum Koordinasi Pengawasan Pemanfaatan SDKP Provinsi Maluku, Jumat (28/8/2026).


Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mewujudkan pengawasan wilayah perairan Maluku yang terpadu, efektif, dan responsif.


Kegiatan dihadiri Sekretaris DKP Provinsi Maluku Nalika Franseska Lewerissa, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Maluku Handry Putumaley, perwakilan Ditpolairud Polda Maluku, Bakamla RI, Blue Alliance Indonesia (BAI), perwakilan PSDKP, serta jajaran struktural DKP Provinsi Maluku.

Dalam sambutan Kepala DKP Provinsi Maluku yang dibacakan Sekretaris DKP Provinsi Maluku, disampaikan bahwa karakteristik wilayah Maluku yang didominasi perairan membutuhkan pola pengawasan yang mengedepankan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan masyarakat.


“Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi terpadu yang responsif dan efektif. Kunci utamanya adalah kejelasan peran, tugas, dan wilayah kerja antarinstansi guna mencegah tumpang tindih di lapangan, sekaligus memperkuat pertukaran informasi secara cepat,” ujarnya.


Forum koordinasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran masyarakat dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. Nelayan, tokoh adat, tokoh agama, serta Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) diharapkan dapat berperan dalam deteksi dini dan penyampaian informasi terkait dugaan pelanggaran di wilayah perairan.


Sementara itu, dalam sesi pemaparan, perwakilan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan di kawasan perairan strategis, termasuk Laut Banda. Penguatan pengawasan dilakukan melalui optimalisasi sarana dan prasarana, termasuk kapal pengawas dan pembangunan posko pengawasan.


Melalui pembentukan Forum Koordinasi Pengawasan Pemanfaatan SDKP Provinsi Maluku, diharapkan terbangun mekanisme koordinasi yang lebih terpadu dengan pembagian tugas dan kewenangan yang jelas serta sistem pertukaran informasi yang cepat.


Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah tumpang tindih pengawasan sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan dan perlindungan sumber daya kelautan Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Tertidur Usai Nyalakan Kompor Gas, Warung Makan di Kebun Cengkeh Terbakar

Agustus 28, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Di Hari yang sama dua kejadian terjadi, Kelalaian saat memasak kembali menjadi pemicu kebakaran di Kota Ambon. Sebuah warung makan di kawasan Kebun Cengkeh terbakar setelah pemiliknya menyalakan kompor gas, kemudian tertidur, Jumat (28/08/2026).


Informasi kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon dari laporan masyarakat sekitar pukul 13.37 WIT.


Petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi dan tiba hanya dalam waktu empat menit, tepatnya pukul 13.41 WIT.


Berdasarkan laporan awal, kebakaran bermula ketika pemilik warung menyalakan kompor gas. Namun, pemilik kemudian tertidur sehingga api dari kompor yang menyala memicu kebakaran.


Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Mako ke lokasi.


Proses penanganan juga diperkuat personel Platon A, dengan dukungan personel dari Platon B dan Platon C.


Petugas langsung melakukan pemadaman dan memastikan api tidak kembali menyebar ke bangunan maupun lingkungan sekitar.


Setelah dilakukan penanganan, situasi di lokasi akhirnya dinyatakan aman pada pukul 14.20 WIT.


Dengan kondisi telah terkendali, personel Damkar kemudian meninggalkan lokasi untuk kembali menjalankan tugas dan bergerak menuju lokasi lainnya.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan kompor gas yang sedang menyala, terlebih ketika berada dalam kondisi mengantuk atau hendak beristirahat. (Za)

Selengkapnya

Panen Sawi di Lapas Dobo, Warga Binaan Belajar Bertani dan Mandiri

Agustus 28, 2026


Dobo
, Globaltimurnn.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo terus mendorong kegiatan pembinaan yang produktif bagi Warga Binaan. Salah satunya melalui budidaya tanaman sayuran yang memanfaatkan lahan di area brandgang Lapas.


Pada Jumat (28/08/2026), Warga Binaan bersama petugas dan peserta magang melaksanakan panen tanaman sawi yang telah memasuki masa siap panen.


Dengan penuh semangat, Warga Binaan memanen sawi secara bersama-sama, mulai dari proses pencabutan tanaman hingga mengumpulkan hasil panen. Kegiatan tersebut berlangsung dalam pengawasan petugas pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib.


Peserta magang juga ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain membantu proses panen dan pengumpulan sayuran, keterlibatan mereka menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman langsung dalam mendukung program pembinaan di lingkungan Lapas.


Kepala Lapas Kelas III Dobo, Pieter Jan Lessy, mengatakan kegiatan pertanian merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan pihaknya.


“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk mengikuti berbagai kegiatan yang positif selama menjalani masa pembinaan. Melalui kegiatan seperti ini, mereka tidak hanya mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat, tetapi juga dapat belajar keterampilan yang nantinya bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Pieter.


Hasil panen sawi selanjutnya dikumpulkan dan dipersiapkan untuk dipasarkan kepada masyarakat. Dengan demikian, kegiatan budidaya tidak hanya menjadi aktivitas pembinaan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi dari hasil kerja Warga Binaan.


Pemanfaatan lahan untuk pertanian di lingkungan Lapas diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Keterampilan yang diperoleh Warga Binaan diharapkan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.


Melalui program tersebut, Lapas Kelas III Dobo menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman nyata, keterampilan, dan kesempatan bagi Warga Binaan untuk belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif. (Za)

Selengkapnya

Ambon-Bandung Kembali Bicara Sister City, Kolaborasi Musik dan Desain Jadi Andalan

Agustus 28, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Wacana menjadikan Kota Ambon dan Kota Bandung sebagai sister city (kota saudara) kembali mendapat perhatian. Gagasan kerja sama yang telah dirancang sejak 2019 itu kini mulai dibicarakan kembali, dengan potensi kolaborasi di sektor ekonomi kreatif, musik, desain hingga kebudayaan.


Peluang tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kota Ambon ke DPRD Kota Bandung beberapa waktu lalu.


Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Librecht Tamaela, S.E., mengatakan pertemuan dengan DPRD Kota Bandung menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus membuka kembali pembahasan kerja sama antarkota.


Menurut Morits, kunjungan tersebut juga memiliki catatan tersendiri karena rombongan DPRD Kota Ambon untuk pertama kalinya diterima secara langsung oleh Ketua DPRD Kota Bandung sepanjang hubungan kemitraan kedua lembaga.


Puji syukur Alhamdulillah, dalam sepanjang sejarah DPRD Kota Ambon bermitra dengan rekan-rekan DPRD di Kota Bandung, baru pertama kali pimpinan tertinggi legislatif Kota Bandung secara langsung menerima rombongan DPRD Kota Ambon, ujar Morits.


Namun, pembahasan tidak hanya berkutat pada agenda legislatif. Dalam pertemuan itu, kedua pihak turut menyinggung kembali rencana sister city Ambon-Bandung yang sebelumnya telah digagas sejak 2019.


Morits menilai, gagasan tersebut memiliki peluang besar untuk diwujudkan mengingat kedua kota sama-sama memiliki kekuatan di sektor ekonomi kreatif dan berada dalam jejaring UNESCO Creative Cities Network (UCCN).


Ambon dikenal sebagai City of Music, sementara Bandung memiliki kekuatan pada bidang desain. Perbedaan karakter tersebut, kata Morits, justru dapat menjadi modal untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan.


Ambon sebagai City of Music dan Bandung sebagai kota desain, ini bisa menjadi dua bidang yang dikolaborasikan. Ini menjadi angin segar bagaimana kita menjajaki ke depan untuk berkolaborasi, katanya.


Morits mengatakan, rencana sister city tersebut sebelumnya sudah pernah dibicarakan, namun hingga kini belum sampai pada tahap implementasi.


Karena itu, DPRD Kota Ambon dan DPRD Kota Bandung sepakat mendorong agar pembahasan tersebut tidak kembali berhenti sebatas wacana.


“Kami DPRD Kota Ambon melakukan koordinasi dengan pemerintah kota, mereka juga melakukan koordinasi dengan pemerintah kota mereka, untuk bagaimana kita menyinergikan konsep yang pernah direncanakan tahun 2019 itu,” jelasnya.


Menurut dia, tindak lanjut nantinya perlu melibatkan kedua pemerintah kota. DPRD berperan mendorong komunikasi dan memberikan dukungan agar kerja sama tersebut dapat diwujudkan secara konkret.


Dulu itu sudah dirancang dari 2019, tetapi belum ada ending pelaksanaannya. Mudah-mudahan ke depan kerja sama antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Kota Ambon untuk menjadi kota sister city ini bisa kita wujudkan, harap Morits.


Di sisi lain, kunjungan kerja Pansus III DPRD Kota Ambon ke Bandung tetap berfokus pada pendalaman materi Ranperda Ketahanan Pangan.


Pansus III mempelajari Perda Kota Bandung Nomor 3 Tahun 2024 terkait pengelolaan dan penataan pangan, pangan industri dan pertanian yang dinilai dapat menjadi referensi dalam penyusunan regulasi ketahanan pangan di Kota Ambon.


Kota Bandung menjadi referensi dalam penyelenggaraan kerja Pansus III. Kami mendapatkan banyak materi dan referensi dari Perda Nomor 3 Tahun 2024, ungkapnya.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Pengelolaan dan Pemanfaatan Aset Daerah, Simon Saimima.


Morits menilai, banyak hal strategis yang diperoleh dari kunjungan tersebut. Tidak hanya terkait penyusunan regulasi ketahanan pangan, tetapi juga peluang membangun jejaring kerja sama yang lebih luas antara Ambon dan Bandung.


Ia berharap, jika sister city dapat direalisasikan, hubungan kedua kota tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi mampu menghasilkan program nyata bagi masyarakat, khususnya melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan ekonomi kreatif, promosi potensi daerah, musik, desain dan kebudayaan.


“Ini hal yang menarik dan penting dari kunjungan kerja Pansus III kemarin. Banyak materi yang kami dapatkan, bukan hanya untuk kebutuhan Pansus, tetapi juga bagaimana membangun hubungan dan kerja sama yang lebih kuat antara Kota Ambon dan Kota Bandung,” pungkasnya. (Za)

Selengkapnya

Kejati Maluku Peringati Maulid Nabi Muhamad SAW 1448 Hijriah, Kajati Maluku Rudy Irmawan Tekankan Keteladanan Dan Integritas Insan Adhyaksa

Agustus 28, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Kejaksaan Tinggi Maluku menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh Pegawai Kejaksaan Tinggi Maluku serta Pengurus dan Anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Kejaksaan Tinggi Maluku, Jumat (28/8/2026).


Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan, S.H., M.H., didampingi Ketua IAD Wilayah Maluku, Ny. Yuyun Rudy Irmawan, hadir bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Datuk Rosihan Anwar, S.H., M.H., Wakil Ketua IAD Wilayah Maluku Ny. Dewi Anwar, Asisten Pembinaan Cahyadi Sabri, S.H., M.H., Asisten Intelijen Diky Oktavia, S.H., M.H., Asisten Pemulihan Aset Devi F. Muskitta, S.H., M.H., Asisten Pidana Militer Kolonel Chk Satar M. Hutabarat, S.H., M.H., Asisten Pengawasan Bobby Ruswin, S.H., M.H., Kabag Tata Usaha Dr. Resmen, S.H., M.H., Koordinator Ye Almahdaly, S.H., M.H., Koordinator Amri Kurniawan, S.H., M.H., para Jaksa dan Pegawai Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Maluku serta Pengurus dan Anggota IAD Wilayah Maluku.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah Tahun 2026 tersebut menghadirkan Ustadz Husein Abdul Aziz Arby, Lc., M.A. sebagai penceramah dan Abdul Wahab Pelu sebagai Qori yang membacakan ayat suci Al-Qur’an.


Dalam sambutannya, Kajati Maluku Rudy Irmawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Kejaksaan Tinggi Maluku. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum bagi seluruh warga Adhyaksa untuk melakukan refleksi sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.


“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai momentum bagi kita untuk melakukan refleksi dan meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi contoh tentang bagaimana menjadi pribadi yang jujur, amanah, adil, sabar, tegas dalam kebenaran, dan penuh kasih sayang kepada sesama,” ujar Kajati Maluku.


Kajati Maluku menegaskan bahwa nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai insan Adhyaksa. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Kejaksaan harus senantiasa dijaga.


“Menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Kejaksaan tidaklah mudah. Melalui keteladanan Nabi Muhammad SAW, kita dapat mewujudkannya dengan kerja yang profesional, transparan, berintegritas dan berkeadilan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Kajati Maluku menekankan pentingnya memahami dan menghargai keberagaman, khususnya dalam kehidupan masyarakat di Provinsi Maluku yang memiliki karakteristik plural dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan serta kerukunan.


Untuk itu, Kajati Maluku mengajak seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Maluku untuk terus meningkatkan semangat persaudaraan, toleransi, saling menghormati, menjaga kerukunan, serta membangun suasana kerja yang harmonis dan penuh kebersamaan.


“Mari kita jadikan peringatan Maulid ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperbaiki kualitas diri dan pengabdian kita pada Institusi Kejaksaan,” pungkasnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Husein Abdul Aziz Arby, Lc., M.A. yang mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa meneladani sifat dan akhlak Rasulullah SAW, serta mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan pribadi maupun pelaksanaan tugas kedinasan.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah Tahun 2026 di lingkungan Kejaksaan Tinggi Maluku berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus membangun karakter insan Adhyaksa yang berintegritas, humanis, profesional, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai keadilan dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Rdks) 



Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT