globaltimurnn.com


Rabu, 25 Februari 2026

Polresta Ambon Gelar Upacara Penandatanganan Kontrak Kerja Tahun 2026

Februari 25, 2026

Foto : Polresta Ambon Gelar Upacara Penandatanganan Kontrak Kerja Tahun 2026

Ambon
, Globaltimurnn.com – Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melaksanakan Upacara Penandatanganan Kontrak Kerja pada Senin (23/02/2026) pukul 10.00 WIT, bertempat di Aula Prima Polresta P. Ambon & P.P. Lease.


Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolresta P. Ambon & P.P. Lease Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K. Upacara tersebut turut dihadiri para Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran, serta diikuti satu peleton gabungan PJU dan perwira Polresta.


Sementara itu, Kabag SDM Polresta P. Ambon & P.P. Lease AKP Richard W. Hahury, S.Sos., bertindak sebagai Perwira Upacara, dan IPDA Nolly Litaay, S.Sos., sebagai Komandan Upacara.


Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan Komandan Upacara memasuki lapangan dan menyiapkan pasukan, dilanjutkan dengan kedatangan Inspektur Upacara, laporan Komandan Upacara, serta prosesi penandatanganan dan penyerahan kontrak kerja kepada para pejabat yang telah ditunjuk.


Pejabat yang melaksanakan penandatanganan antara lain Kabag Ops, para Kasat, serta Kapolsek jajaran di lingkungan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Sementara itu, dua Kapolsek tidak dapat hadir karena melaksanakan tugas kedinasan.


Dalam arahannya, Kapolresta menegaskan bahwa penandatanganan kontrak kerja merupakan bentuk komitmen bersama dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sesuai target kinerja yang telah ditetapkan, guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, laporan akhir Komandan Upacara, penghormatan kepada Inspektur Upacara, dan penutupan resmi kegiatan.


Hingga berakhirnya kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Upacara ini menjadi bagian dari upaya penguatan manajemen kinerja di lingkungan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang Presisi. (Rdks) 

Selengkapnya

Temui BNPB Di Jakarta, Ini Yang Dibahas Bupati SBB Bersama BNPB

Februari 25, 2026

Foto : Temui BNPB Di Jakarta, Ini Yang Dibahas Bupati SBB Bersama BNPB

Jakarta
, Globaltimurnn.com - Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman. MT, melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026). 


Kunjungan tersebut diterima oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, dalam rangka memperkuat koordinasi penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.


Pertemuan yang berlangsung pukul 10.30 WIB tersebut membahas langkah-langkah strategis percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, pemulihan infrastruktur dasar, serta penguatan sistem mitigasi bencana. 


Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya sinergis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna memastikan proses pemulihan berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.


Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat sebelumnya telah melaksanakan langkah tanggap darurat melalui BPBD bersama perangkat daerah terkait. 


Dalam tahap selanjutnya, dukungan pemerintah pusat melalui BNPB diharapkan dapat mempercepat realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya pada sektor infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.


BNPB menyatakan dukungan terhadap upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. 


Sinergi dan koordinasi lintas tingkatan pemerintahan menjadi kunci dalam memastikan pemulihan wilayah terdampak berjalan tepat sasaran.


Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB Afrial Rosya, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat Kedeputian Penanganan Darurat BNPB Agus Riyanto, Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo, serta Kepala BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat, Nasir Suruali.


Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat optimistis proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilaksanakan secara terukur dan berkelanjutan, sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara normal. (Tim/Red) 

Selengkapnya

Tutup Ops SAR, Setelah Satu Warga Lari ke Berhasil Ditemukan Selamat Saat Sempat Hilang Dihutan

Februari 25, 2026

Foto : Tutup Ops SAR, Setelah Satu Warga Lari ke Berhasil Ditemukan Selamat Saat Sempat Hilang Dihutan

Ambon
, Globaltimurnn.com – Kantor SAR Ambon resmi menutup Operasi SAR terhadap satu orang warga yang dilaporkan hilang di Hutan Negeri Larike, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, pada Rabu, 25/02/2026.


Korban atas nama Muhammad Taher Elang berusia 79 tahun seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang di sekitar Hutan Desa Larike, Kabupaten Maluku Tengah. Pada hari kedua Operasi SAR tepatnya pukul 14.50 WIT, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat kurang lebih 3 kilometer dari lokasi kejadian awal, arah Utara Timur Laut pada koordinat 3° 44' 33.22" S - 127° 56' 14.92" E.


Selanjutnya Tim SAR Gabungan melaksanakan proses evakuasi dan membawa korban menuju rumah korban di Desa Larike guna diserahkan kepada pihak keluarga., korban yang diketahui Muhammad Taher Elang (79). 


Kasiops Kantor SAR Ambon, Andry Azwan Henaulu menjelaskan " Upaya pencarian korban di hari kedua OPS SAR kembali dilanjutkan. Sebanyak 3 SRU dikerahkan guna memperluas area pencarian. Tak hanya pencarian korban lewat darat saja, tim juga mengerahkan satu unit Drone untuk pencarian jalur udara.


Dan alhamdulillah OPS SAR berjalan dengan lancar korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat. Kini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan perawatan.


Azwan menambhakan, Awalnya pada tanggal 24/02 sekitar pukul 05.45 WIT Kantor SAR Ambon mendapat informasi Kondisi membahayakan jiwa manusia yang dilaporkan oleh Bapak Aipda Alfius Mauwa seorang Anggota Polsek Leihitu Barat. Dalam keterangannya dilaporkan korban hilang disekitar Hutan Desa Larike sejak tanggal 22/02 sekitar pukul 07.00 WIT. Korban diketahui oleh masyarakat setempat hendak pergi ke kebun disekitar Hutan Desa Larike namun hingga malam hari korban tak kunjung kembali. Upaya pencarian oleh masyarakat setempat pada hari pertama sudah dilakukan namun tidak menemukan korban. Alhamdulillah setelah dilaporkan dan dilakukan operasi sar selama dua hari korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi diantaranya, Basarnas Ambon, Polsek Leihitu Barat, dan Masyarakat setempat, sementara, Alut dan Palsar yang dikerahkan meliputi, Rescue Truck Personil, Drone Thermal, Peralatan Medis, dan Peralatan Komunikasi, selain itu Cuaca dilapangan dilaporkan Hujan ringan, Angin dari Utara hingga Barat Laut kecepatan 22 knots.


Dengan ditemukannya korban makan Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasihnya. (V374) 

Selengkapnya

Wagub Maluku Pimpin Pertemuan dengan Konsulat Jenderal Jepang, Bahas Peluang Investasi dan Kerja Sama Strategis

Februari 25, 2026

Foto : Wagub Maluku Pimpin Pertemuan dengan Konsulat Jenderal Jepang, Bahas Peluang Investasi dan Kerja Sama Strategis

Ambon
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Wakil Gubernur Maluku memimpin langsung pertemuan dengan Konsulat Jenderal Jepang guna membahas berbagai sektor unggulan yang berpotensi untuk dikerjasamakan. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Maluku, Rabu (25/02/2026).


Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Maluku, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.


Dalam kesempatan itu, Konsulat Jenderal Jepang, Mr. Takonai, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan Pemerintah Provinsi Maluku serta menyatakan kegembiraannya dapat beraudiensi secara langsung. 


Ia juga menyampaikan sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan, di antaranya di sektor perikanan, pengelolaan sumber daya mineral termasuk pengembangan Blok Masela, bidang pendidikan, serta program bantuan hibah Jepang berupa pembangunan sekolah, rumah sakit, ambulans, dan fasilitas publik lainnya.


Diharapkan melalui pertemuan tersebut dapat dirumuskan langkah konkret dan solusi terbaik dalam membangun kerja sama yang saling menguntungkan antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Jepang.


Dalam wawancara usai pertemuan, Wakil Gubernur Maluku menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku ingin memastikan investasi Jepang yang telah dan akan masuk di Maluku dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Selain itu, peluang kerja sama di bidang pendidikan juga menjadi perhatian utama, khususnya melalui kerja sama dengan Universitas Pattimura dan perguruan tinggi lainnya, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Maluku. 


Pemerintah Provinsi Maluku juga mendorong penguatan pendidikan vokasi dan sekolah kejuruan agar lulusan Maluku memiliki kesempatan bekerja di Jepang, seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di negara tersebut.


“Saya bersama Pak Sekda dan OPD terkait berkomitmen memanfaatkan peluang ini untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat Maluku,” ujarnya.


Lebih lanjut, Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya kesiapan sektor pertanian dan perikanan daerah, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pasar, termasuk komoditas sayur-mayur dan hasil perikanan. Ia telah meminta dinas terkait untuk meningkatkan kualitas produksi agar memenuhi standar internasional.


Pemerintah Provinsi Maluku berharap melalui dukungan kebijakan dan penguatan kualitas produksi lokal, peluang pasar dan kerja sama dengan Jepang dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026

Sekda Maluku Buka Gerakan Penanaman 500 Anakan Pohon Peringati HUT ke-25 Balai POM di Ambon dan Dies Natalis ke-63 Universitas Pattimura

Februari 24, 2026

Foto : Sekda Maluku Buka Gerakan Penanaman 500 Anakan Pohon Peringati HUT ke-25 Balai POM di Ambon dan Dies Natalis ke-63 Universitas Pattimura

Ambon
, Globaltimurnn.com – Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, membuka secara resmi kegiatan Penanaman 500 Anakan Pohon yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Balai POM di Ambon dan Dies Natalis ke-63 Universitas Pattimura, bertempat di halaman Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, Ambon, Rabu (25/02/2026).


Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara Balai POM dan Universitas Pattimura untuk mendukung pelestarian lingkungan dan aksi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di Maluku.


Dalam sambutannya, Sadali menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat dan akademisi untuk menjadikan penanaman pohon sebagai gerakan berkelanjutan yang terukur.



“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami mengapresiasi gerakan penanaman serentak yang diprakarsai oleh Balai POM dan difasilitasi oleh Universitas Pattimura. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud komitmen bersama menjaga lingkungan,” ujarnya.


Sadali menjelaskan bahwa penanaman 500 anakan pohon harus dimaknai sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem serta mitigasi perubahan iklim. Sekda menekankan pentingnya pengawasan dan usaha penyulaman agar tanaman yang hidup mencapai tingkat keberhasilan optimal.


“Kalau kita tanam 500 Anakan pohon, kita berharap minimal 75 persen tumbuh dengan baik. Karena itu perlu pengawasan dan bibit cadangan untuk mengganti yang tidak tumbuh,” tegasnya.


Menurut kajian ilmiah, hutan tropis di seluruh dunia menyimpan stok karbon yang sangat besar, berkisar antara 30 hingga 250 ton karbon per hektar tergantung jenis dan kondisi hutan, yang ekuivalen dengan sejumlah besar karbon dioksida yang ditarik dari atmosfer. Data ini menunjukkan peran hutan tropis sebagai salah satu penyerap karbon terbesar di dunia.


Secara kolektif, hutan tropis di berbagai benua termasuk Asia Tenggara dan kawasan Indonesia menyimpan ratusan gigaton karbon dalam biomassa atas dan bawah tanahnya, membantu mengurangi jumlah gas rumah kaca di atmosfer.


Hal ini memperkuat makna kegiatan penanaman pohon sebagai langkah nyata mitigasi terhadap perubahan iklim dan menjaga fungsi ekosistem hutan tropis sebagai “penyerap karbon” yang penting bagi bumi.


“Pohon memiliki fungsi ekologis dan ekonomis. Pohon yang kita tanam hari ini nantinya bukan hanya memberikan kehijauan, tetapi juga berkontribusi menyerap karbon yang berdampak pada perubahan iklim,” tambahnya


Sadali juga menyampaikan dukungan konkret dari Pemerintah Provinsi Maluku terhadap gerakan penghijauan ini. Melalui sinergi dengan dinas teknis, Pemerintah Provinsi akan menyediakan 100 bibit tambahan sebagai komitmen terhadap kelestarian lingkungan.


“Kami memberikan dukungan terhadap kegiatan seperti ini. Pemerintah Provinsi Maluku siap berkontribusi untuk memperkuat gerakan penghijauan demi menjaga keseimbangan lingkungan di Maluku,” ujarnya.


Kegiatan penanaman ini melibatkan akademisi, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat sebagai refleksi kebersamaan menjaga bumi Maluku untuk generasi mendatang.


“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi bagian dari pengabdian kita kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Maluku,” tutupnya.


Acara diakhiri dengan Penanaman Anakan Pohon serentak. Dan hadiri oleh Kepala Balai POM Maluku, Rektor Universitas Pattimura serta Civitas Akademika Universitas Pattimura, Pimpinan OPD Provinsi Maluku, Kepala Kantor Wilayah Agama Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Siap Hadapi Mudik Lebaran 2026, ASDP Ambon Siagakan 11 Kapal, Targetkan Layanan Lancar Meski Penumpang Naik 6%

Februari 24, 2026

Foto : Siap Hadapi Mudik Lebaran 2026, ASDP Ambon Siagakan 11 Kapal, Targetkan Layanan Lancar Meski Penumpang Naik 6%   

Ambon
, Globaltimurnn.com – Menjelang momen mudik Lebaran 1447 Hijriyah/2026 Masehi, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon menggenggam komitmen kuat untuk memastikan perjalanan penumpang dan kendaraan di seluruh lintasan penyeberangan Maluku berjalan mulus, aman, dan nyaman. Pasalnya, pihaknya meramal terjadi kenaikan jumlah pemudik hingga 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

 

General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, Syamsuddin Tanassy, mengungkapkan bahwa kesiapan telah dipersiapkan secara matang, dengan dukungan total 11 unit kapal yang akan mengoperasikan lintasan vital di wilayah Maluku Tenggara, Ambon, Pulau Buru, dan Pulau Seram.

 

“Kami tidak ingin ada satu pun pemudik yang terlantar atau harus menunggu berjam-jam di pelabuhan. Dengan 11 kapal yang siap beroperasi sesuai kebutuhan masing-masing rute, kami yakin bisa menjawab tantangan lonjakan pemudik tahun ini,” ucap Tanassy dalam jumpa pers di Kantor ASDP Cabang Ambon, Rabu (25/2/2026).

 

Di wilayah Maluku Tenggara, tiga kapal siap berperan aktif yaitu :

1, KMP Lobster melayani rute Tual-Dobo, Dobo-Benjina, Dobo-Serwatu, serta rute perintis Dobo-Marlasi (PP) yang telah beroperasi sejak September 2025.

2, KMP Tanjung Madlahar mengangkut penumpang dan kendaraan di lintasan Tual-Elat, Tual-Bandaeli, Tayando, dan Tam.

3, KMP Temi yang baru saja selesai docking tahunan awal tahun ini, melayani rute Tual-Kaimana-Lobo (PP).

 

Sementara itu, delapan kapal lainnya mengoperasikan lintasan di wilayah Ambon, Pulau Buru, dan Pulau Seram. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah lintasan Hunimua-Waipirit yang masuk dalam daftar lintasan pantauan nasional dengan empat kapal ASDP (KMP Rokatenda, KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Erana) dan dua kapal milik perusahaan daerah (KMP Sardinela, KMP Bada Leon).

 

“Untuk lintasan Hunimua-Waipirit, kami terapkan pola operasi 5-1. Artinya, lima kapal beroperasi secara terus-menerus dan satu kapal siap sedia atau menjalani perawatan bergiliran. Ini untuk memastikan tidak ada gangguan pada layanan,” jelasnya.

 

ASDP memperkirakan kenaikan detail pada setiap jenis kendaraan, roda dua naik 7 persen, roda empat 4 persen, dan kendaraan logistik hingga 10 persen. Untuk mengantisipasi kepadatan, tiga skema operasional akan diterapkan normal, padat, dan sangat padat.

 

Di skema normal, lima kapal berangkat bergiliran setiap satu jam dengan waktu bongkar muat 1 jam 45 menit. Namun, jika terjadi kepadatan ekstrem, proses tersebut dapat dipercepat menjadi hanya 45 menit.

 

“Dengan sistem ini, dua dermaga bisa terisi secara bergantian sehingga arus lalu lintas di pelabuhan tetap lancar tanpa antrian panjang,” tambah Tanassy.

 

Dalam hal pemesanan tiket, ASDP menghapus sistem pembelian langsung di pelabuhan. Semua pemesanan harus melalui aplikasi resmi Tripferrizi.com, dengan opsi pembayaran melalui mobile banking atau gerai ritel seperti Indomaret dan Alfamidi. “Tiket yang dibeli di luar sistem resmi bukan menjadi tanggung jawab kami, karena merupakan transaksi pribadi yang tidak terjamin keabsahannya,” tegaskan dia.

 

Keselamatan menjadi hal yang tidak bisa dikompromikan. Seluruh kapal telah menjalani pemeriksaan teknis bersama KSOP dan akan segera melalui UPP Tulehu. Pemeriksaan internal juga dilakukan secara rutin untuk memastikan kondisi kapal prima.

 

Koordinasi erat juga dilakukan bersama berbagai pihak terkait seperti TNI, Polri, POM Angkatan Laut, dan Basarnas. Pos terpadu telah disiagakan di empat pelabuhan utama, dengan penambahan personel pengamanan saat puncak arus mudik.

 

“Kami juga terus memantau informasi cuaca dari BMKG sebelum setiap keberangkatan. Jika kondisi perairan tidak mendukung, kami akan menunda keberangkatan bukan menghentikan operasi demi keselamatan semua pihak,” jelas Tanassy.

 

Terakhir, mengenai program tiket gratis yang tengah digadang-gadang, dia menyebutkan bahwa rencana tersebut sudah masuk tahap finalisasi, meskipun kuota dan teknis pelaksanaannya belum bisa diumumkan secara resmi.

 

Dengan segala persiapan yang matang, ASDP Cabang Ambon sangat optimistis bahwa arus mudik dan balik Lebaran 2026 akan berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi seluruh pemudik. (Za) 

 

Selengkapnya

Komandan Kodaeral lX Saksikan Aksi Penghijauan 1994 Untuk Negeri Alumni Akabri 1994

Februari 24, 2026

Foto : Komandan Kodaeral lX Saksikan Aksi Penghijauan 1994 Untuk Negeri Alumni Akabri 1994

Ambon
, Globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX), Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menyaksikan aksi penghijauan 1994 Untuk Negeri yang dilaksanakan Alumni Akabri 1994 yang memulai penanama bibit Pohon Mahoni di depan Masjid Nurul Iman, Mako Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Selasa (24/2/2026). 


Tampak hadir Alumni Akabri 1994 antara lain Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada III) Laksda TNI Dato Rusman S.N., S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., Kapolda Maluku - Irjen Polisi Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH., S.IK, M.Si, Wadan Kodaeral IX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, M.Si (Han)., M.Tr.Opsla, Danrem 151/Binaiya - Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung, S.I.P, Kasrem 151/Binaiya - Kolonel Inf. Gatot Heru Buana, S.I.P. dan LO PT. Pelni, Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo. 


Kegiatan penghijauan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digagas oleh Alumni Akabri Tahun 1994 Untuk Negeri sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.


Penanaman perdana di depan Masjid Nurul Iman, Mako Kodaeral IX ini, menjadi simbol komitmen alumus Akabri 1994 dalam menjaga kelestarian lingkungan di lingkungan satuan kerja maupun di wilayah binaan.


Selanjutnya, rombongan bergerak melaksanakan penanaman bibit pohon Mahoni ke Markas Komando Resor Militer 151/Binaiya (Korem 151/Binaiya) Ambon. 


Setelah itu berlanjut di Markas Komando Kepolisian Daerah Maluku (Polda Maluku), sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Provinsi Maluku.


Rangkaian kegiatan penanaman pohon tersebut ditutup di Markas Komando Gugus Tempur Laut Koarmada III, yang menjadi titik akhir dari aksi penghijauan.


Pangkoarmada lll sebagai perwakilan Alumni Akabri 1994 mengatakan, melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan, sekaligus mempererat soliditas dan sinergitas antar instansi di wilayah Maluku. 


Penanaman pohon Mahoni ini lanjutnya, juga menjadi simbol harapan agar semangat kebersamaan dan pengabdian yang telah terjalin sejak masa pendidikan Akabri 1994 terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat bangsa dan negara. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT