globaltimurnn.com

Jumat, 26 Juni 2026

Pangdam XV/Pattimura Jamin Keamanan Pembangunan PSN Demi Kesejahteraan Masyarakat Tanimbar

Juni 26, 2026


Tanimbar
, globaltimurnn.com - Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku meninjau langsung kesiapan pelaksanaan groundbreaking shelter Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela (Lapangan Gas Abadi) di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (26/6/2026).

 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan di lapangan telah berjalan optimal, sekaligus melihat secara langsung kondisi riil lokasi pembangunan agar pelaksanaan groundbreaking dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

 

Dalam kesempatan itu, Pangdam menegaskan bahwa keamanan dan stabilitas wilayah menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan proyek strategis nasional yang diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

 

"Kita ingin memastikan situasi tetap aman dan terkendali sebagai jaminan utama keberhasilan kegiatan ini. Saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama memberikan dukungan. Apabila masih terdapat hambatan, mari kita selesaikan dengan baik demi mempercepat pembangunan yang pada akhirnya akan membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat," ujar Jenderal Petarung.

 

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Forkopimda Maluku merupakan bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam mengawal setiap tahapan pembangunan PSN Blok Masela.

 


“Forkopimda Maluku hadir di sini untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam memastikan groundbreaking dapat terlaksana dengan baik. Berbagai isu yang bersifat provokatif harus disikapi secara bijaksana dan diluruskan dengan informasi yang benar, karena proyek ini memiliki dampak yang sangat positif bagi pembangunan daerah maupun kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia," tambahnya.

 

Usai meninjau lokasi shelter, Pangdam bersama rombongan Forkopimda Maluku melanjutkan kegiatan dengan meninjau pelaksanaan bakti kesehatan serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat di Desa Lermatang. (Rdks) 

Selengkapnya

Kamis, 25 Juni 2026

Suasana Haru Warnai Perpisahan Dua Petugas Rutan Ambon, Irfan dan Junaidi Resmi Promosi ke Jabatan Baru

Juni 25, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Suasana penuh haru, hangat, dan kekeluargaan menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon saat melepas dua pegawai terbaiknya, Irfan dan Junaidi, yang resmi mendapat promosi jabatan di satuan kerja baru, Jumat (26/06/2026).


Momen perpisahan tersebut bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah ditunjukkan keduanya selama menjadi bagian dari keluarga besar Rutan Ambon.


Acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, para pejabat struktural, seluruh pegawai, serta jajaran Rutan Ambon. Suasana emosional begitu terasa ketika para pegawai bergantian menyampaikan ucapan selamat, doa, serta harapan terbaik bagi kedua rekan mereka yang akan mengemban amanah baru.


Berdasarkan keputusan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Irfan dipercaya menjabat sebagai Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Masohi, sementara Junaidi mendapat amanah sebagai Kepala Subseksi Pembinaan Rutan Kelas IIB Geser. Promosi tersebut menjadi bukti kepercayaan organisasi atas kompetensi, integritas, dan kinerja yang telah mereka tunjukkan selama bertugas.


Dalam sambutannya, Plt. Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi kepada kedua pegawai yang berhasil meraih promosi jabatan.


"Atas nama keluarga besar Rutan Kelas IIA Ambon, kami mengucapkan selamat kepada Saudara Irfan dan Saudara Junaidi atas promosi jabatan yang telah diraih. Ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan loyalitas selama bertugas. Semoga amanah baru ini dapat dijalankan dengan penuh integritas dan menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi organisasi," ujarnya.


Sementara itu, Irfan mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menilai pengalaman selama bertugas di Rutan Ambon menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan rekan-rekan di Rutan Ambon yang selama ini telah memberikan dukungan, bimbingan, dan kebersamaan yang luar biasa. Banyak pengalaman dan pelajaran yang saya peroleh di sini. Mohon doa dan dukungannya agar saya dapat menjalankan amanah sebagai Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan di Rutan Masohi dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.


Hal senada disampaikan Junaidi. Dengan penuh haru, ia menyebut Rutan Ambon sebagai rumah kedua yang telah memberikan banyak pengalaman berharga selama perjalanan pengabdiannya.


"Rutan Ambon telah menjadi rumah kedua bagi saya. Saya sangat bersyukur dapat bekerja bersama rekan-rekan yang penuh semangat dan kekeluargaan. Terima kasih atas semua dukungan dan kerja sama selama ini. Mohon doa agar saya mampu mengemban amanah sebagai Kepala Subseksi Pembinaan di Rutan Geser dan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi," tuturnya.


Puncak acara ditandai dengan penyerahan cendera mata dan sesi salam perpisahan. Pelukan hangat, senyum, serta doa dari rekan-rekan kerja mengiringi langkah Irfan dan Junaidi menuju tempat pengabdian yang baru. Momen tersebut menjadi gambaran kuatnya ikatan persaudaraan dan solidaritas yang telah terbangun di lingkungan Rutan Ambon.


Melalui momentum ini, Rutan Kelas IIA Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing melalui sistem pembinaan karier yang berkelanjutan.


Promosi jabatan yang diraih Irfan dan Junaidi diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kompetensi, kinerja, serta kualitas pengabdian demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin PASTI dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Polda Sultra Ungkap Kasus Umrah Ilegal, Terapkan TPPU Untuk Telusuri Aset Tersangka

Juni 25, 2026


Kendari
, globaltimurnn.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara menggelar konferensi pers terkait pengungkapan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan serta dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penyelenggaraan ibadah umrah ilegal oleh PT. Tajak Ramadhan Grup (TRG), di Aula Ditreskrimum Polda Sultra, Jumat (26/6/2026). Konferensi pers dipimpin Direktur Reskrimum Polda Sultra Kombes Pol. Wisnu Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol. Iis Kristian, S.I.K., serta Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tenggara H. Muhammad Lalan Jaya.


Dalam penanganan perkara dugaan penyelenggaraan ibadah umrah ilegal oleh PT. Tajak Ramadhan Grup (TRG), Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra tidak hanya menjerat para tersangka yakni IGM selaku kepala cabang travel umroh TRG dan AN selaku manager dengan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan, tetapi juga menerapkan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) guna menelusuri aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen penyidik untuk memaksimalkan pemulihan kerugian para korban.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sultra Kombes Pol. Wisnu Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, penyidik telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, di antaranya perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), guna menelusuri aliran dana serta aset milik para tersangka yang diduga berasal dari tindak pidana tersebut.


"Hingga saat ini kami telah menerima lebih dari 13 laporan pengaduan dengan jumlah korban mencapai 218 calon jamaah dan nilai kerugian sekitar Rp7 miliar. Karena itu, penyidik menerapkan TPPU agar tidak hanya mengungkap tindak pidananya, tetapi juga dapat menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan sehingga memberikan manfaat nyata bagi para korban," ujar Kombes Pol. Wisnu Wibowo.


Salah satu barang bukti TPPU yang disita oleh penyidik yaitu satu unit bangunan rumah type 36/91 M² dengan dasar kepemilikan berupa sertifikat hak milik yang beralamat di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari berdasarkan izin khusus penyitaan dari Pengadilan Negeri Kendari.


"Kami ingin memberikan manfaat bagi para korban yang selama ini mempertanyakan ke mana uang mereka. Karena itu, penyidik menerapkan TPPU untuk menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana. Penanganan perkara ini akan kami tuntaskan secara profesional hingga seluruh proses hukumnya selesai," tegas Kombes Pol. Wisnu Wibowo.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara H. Muhammad Lalan Jaya mengapresiasi langkah cepat Ditreskrimum Polda Sultra dalam mengungkap perkara tersebut.


"Kami mengapresiasi pengungkapan kasus ini. Kami juga terus mengingatkan masyarakat, khususnya yang belum memiliki pengalaman melaksanakan ibadah ke luar negeri, agar berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umrah. Pastikan travel yang dipilih memiliki izin resmi dan dapat dicek melalui aplikasi SATU HAJI," ujarnya.


Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian, S.I.K menyampaikan Pengungkapan kasus ini sebagai bagian dari Tindak lanjut kebijakan pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah bersama Kepolisian Republik Indonesia yang resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Haji Ilegal sebagai langkah untuk memberikan perlindungan jemaah umrah dan haji dan menindak tegas praktik ilegal kasus penipuan oleh travel. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku tindak pidana.


"Dalam penanganannya, penyidik juga menerapkan TPPU, hal ini sebagai upaya Penyidik agar penegakkan hukum yang dilakukan diharapkan  dapat dirasakan manfaatnya oleh para korban. 


Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap tawaran paket perjalanan Umrah dan haji yg menawarkan biaya murah atau tawaran-tawaran lainnya yang mencurigakan," pungkas Kombes Iis. (V374) 

Selengkapnya

Walikota Ambon Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman, Ajak Warga Jadikan Perbedaan Sebagai Kekuatan

Juni 25, 2026


Ambon
,Globaltimurnn.com – Pemerintah Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat melalui kegiatan Jalan Sehat bertajuk "Ambon Bisa Bersih, Indah, Sehat, Aman". Kegiatan yang digelar oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ambon itu menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman suku, agama, etnis, dan budaya yang menjadi identitas Kota Ambon, Jumat (26/06/2026). 


Rangkaian kegiatan berlangsung semarak dengan diikuti ratusan peserta. Selain jalan sehat dan senam bersama, panitia juga membagikan paket sembako serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.


Dalam sambutannya, Walikota Ambon Bodewin M, Wattimena menyampaikan apresiasi kepada Forum Pembauran Kebangsaan yang selama ini dinilai konsisten membangun semangat kebersamaan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.


Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kebangsaan yang telah lama menjadi fondasi kehidupan masyarakat Ambon.


"Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi peran FPK yang terus menjaga semangat persatuan. Kebersamaan seperti ini harus terus dirawat agar masyarakat tetap hidup rukun dalam keberagaman," ujar Walikota.


Ia menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Perbedaan yang ada tidak boleh menjadi alasan terjadinya perpecahan, melainkan harus menjadi kekuatan dalam membangun Kota Ambon yang lebih maju, damai, dan sejahtera.


Menurutnya, Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran strategis dalam menyatukan berbagai paguyuban etnis yang ada di Kota Ambon sehingga semangat toleransi, saling menghargai, dan budaya orang basudara terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.


Walikota juga mengajak seluruh warga mendukung gerakan "Ambon Bisa Bersih, Indah, Sehat, Aman" dengan menjaga kebersihan lingkungan, menciptakan kawasan yang nyaman, serta membangun budaya hidup sehat dan aman di lingkungan masing-masing.


Ia berharap semangat yang lahir dari kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang memberi dampak nyata bagi kemajuan Kota Ambon.


Dalam kesempatan itu, Walikota turut mengumumkan pelaksanaan program GERTAK (Gerakan Tanam Gadihu di Lingkungan) yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan depan. Melalui program tersebut, masyarakat akan diajak menanam bunga gardenia beraneka warna di berbagai sudut kota sebagai upaya mempercantik lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan kota.


Ia menjelaskan, bunga-bunga yang ditanam nantinya akan menjadi simbol keberagaman masyarakat Ambon yang hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan.


"Layaknya taman yang dipenuhi bunga dengan berbagai warna, masyarakat Ambon memiliki latar belakang yang beragam. Namun, semua tetap bersatu sebagai orang basudara. Nilai itulah yang harus terus kita pelihara demi masa depan Ambon yang lebih baik," tutup Walikota. (Za)

Selengkapnya

Lantik 149 Pejabat Eselon III Dan IV, Bupati Malteng Tegaskan Ini

Juni 25, 2026


Masohi
, globaltimurnn.com - Bupati Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Zulkarnain Awat Amir, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 149 pejabat administrator eselon III dan eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Pemkab Malteng). 


Pelantikan berlangsung di baileo Ir. soekarno, masohi, dengan dihadiri Wakil bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (opd), serta para undangan lainnya.


Dalam sambutannya, bupati menegaskan bahwa pelantikan hari ini merupakan bagian dari dinamika organisasi guna memperkuat kinerja birokrasi di kabupaten maluku tengah. “mutasi, rotasi, dan promosi jabatan adalah hal yang lumrah demi penyegaran organisasi, peningkatan pelayanan publik, serta percepatan pembangunan di daerah yang kita cintai ini,” tegasnya.


Menurutnya, tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan aparatur yang mampu bekerja cepat, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.


“Khusus kepada para pejabat fungsional auditor yang baru saja dilantik, peran saudara sangat krusial dalam mengawal tata kelola keuangan daerah. 


Jadilah pengawas yang objektif, independen, dan mampu memberikan rekomendasi perbaikan agar roda pemerintahan kita bebas dari penyimpangan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ingatnya.


Kepada pejabat administrator dan pengawas, zulkarnain berpesan, sebagai motor penggerak organisasi, Sudara perlu ciptakan inovasi, terobosan, dan percepatan pelayanan di unit kerja masing-masing, guna menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.


“Saya berharap saudara-saudari dapat bekerja secara kolaboratif, menciptakan lingkungan kerja yang produktif, serta berorientasi pada hasil. Buktikan bahwa jabatan yang saudara emban benar-benar menjadi berkat bagi masyarakat dan kemajuan daerah kita. Harapnya (Red)

Selengkapnya

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Strategi Keimigrasian Indonesia di Forum ASEAN DGICM 2026

Juni 25, 2026


Kamboja, Globaltimurnn.com – Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia, Hendarsam Marantoko, memaparkan tiga pilar utama strategi nasional keimigrasian Indonesia dalam forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja, pada 23–25 Juni 2026.


Dalam forum tersebut, Hendarsam menegaskan bahwa strategi keimigrasian Indonesia bertumpu pada tiga aspek utama, yakni penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan terhadap warga negara asing (WNA), serta integrasi layanan digital guna memperkuat sistem keamanan nasional.


"Penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan warga negara asing, serta integrasi layanan digital menjadi tiga pilar yang menopang sistem keimigrasian Indonesia. Dengan dukungan kolaborasi lintas instansi, kami mampu mendeteksi secara dini berbagai pelanggaran keimigrasian maupun kejahatan transnasional, baik sebelum, saat, maupun setelah proses pemeriksaan dilakukan," ujar Hendarsam dalam sesi pembukaan.


Ia menjelaskan, pada sektor pengamanan perbatasan, Direktorat Jenderal Imigrasi mengoptimalkan analisis berbasis risiko melalui Passengers Analysis Unit (PAU) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) serta Immigration Traffic Monitoring Center (ITMC) di tingkat pusat.


Sementara itu, dalam pengawasan orang asing, Hendarsam menyoroti efektivitas Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang telah terintegrasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sistem tersebut terbukti berkontribusi dalam pengungkapan kasus penipuan investasi daring di Batam pada awal Mei 2026 yang berujung pada penangkapan 210 warga negara asing, sekaligus mencegah penyalahgunaan izin tinggal.


Di sela rangkaian kegiatan DGICM, Hendarsam juga melakukan pertemuan bilateral dengan Department of Home Affairs (DHA) Australia. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mengusulkan perubahan mekanisme penerbitan Working Holiday Visa (WHV) bagi warga negara Indonesia.


"Kami mengusulkan agar proses penerbitan Working Holiday Visa bagi WNI dikelola melalui sistem undian (Ballot System). Mekanisme ini dinilai lebih adil, transparan, dan efisien dalam mengelola tingginya jumlah pendaftar dari Indonesia," jelasnya.


Pada tingkat regional, Indonesia juga memperoleh kepercayaan sebagai Voluntary Lead Shepherd (VLS) untuk isu People Smuggling (Penyelundupan Manusia) dalam implementasi Plan of Action (PoA) DGICM.


Sementara itu, beberapa bidang kerja sama regional lainnya dipimpin oleh negara-negara anggota ASEAN, yakni Kamboja untuk Intelligence Data Sharing Protocol, Malaysia pada isu Foreign Terrorist Fighters Movement, Singapura dalam penanganan Fraudulent Travel Documents, serta Brunei Darussalam untuk Consular Matters.


Menurut Hendarsam, meningkatnya tantangan kejahatan lintas negara menuntut adanya kerja sama yang semakin erat di kawasan ASEAN.


"Tantangan kejahatan lintas negara membutuhkan penyelesaian yang terintegrasi. Melalui mandat Indonesia sebagai Lead Shepherd dalam penanganan penyelundupan manusia, kami mendorong komitmen nyata seluruh negara anggota ASEAN untuk memperkuat pertukaran informasi intelijen serta menyelaraskan pemanfaatan teknologi demi mewujudkan kawasan yang lebih aman, tangguh, dan berdaya saing," tutup Hendarsam. (Za)

Selengkapnya

Jaga Keindahan Dan Kebersihan Kota, Personel Koramil 1513-01/SBB Gelar Jumat Bersih

Juni 25, 2026


Piru
, globaltimurnn.com - Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, debu, sampah, bau, dan mikroorganisme berbahaya. 


Ini merupakan cerminan dari higienitas dan sanitasi yang mutlak diterapkan pada diri sendiri maupun lingkungan untuk menciptakan hidup yang sehat, nyaman, dan terhindar dari berbagai penyakit menular. 


Jaga kebersihan dan keindahan kota, personel Koramil 1513-01/SBB menggelar jumat bersih, pagi ini pukul 09 : 00 Wit, menyisir lokasi sepanjang pinggiran jalan dalam kota Piru, tepatnya sekitar lokasi pasar Piru. Jumat 26/06/2026


Personel Koramil yang terdiri dari sejumlah anggota Babinsa, dengan menggunakan kantong kresek berwarna merah, memungut setiap sampah yang berserahkan di pinggiran jalan, depan pangkalan ojek, serta disekitar lokasi pasar. 


Hal tersebut merupakan perhatian TNI AD terhadap lingkungan, masyarakat, dan kondisi keindahan kota terkusus pasar kota Piru. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT