globaltimurnn.com

Selasa, 30 Juni 2026

Kejari SBB Komitmen Terus Mengusut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas Skertariat DPRD SBB Tahun 2021

Juni 30, 2026


Piru
, globaltimurnn.com - Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat (Kejari SBB) terus menunjukkan komitmen dan progres signifikannya dalam mengusut tuntas dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Anggaran Belanja Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Daerah pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun Anggaran 2021.


Setelah sebelumnya melakukan pemeriksaan terhadap 8 (delapan) orang saksi dari unsur sekretariat dan pihak terkait sebagaimana yang telah diumumkan ke publik bulan lalu, Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari SBB bergerak cepat melakukan pendalaman materi perkara di lapangan.


Dalam perkembangan terbaru, Tim Penyidik telah melakukan serangkaian tindakan penyidikan berupa pemeriksaan langsung dan klarifikasi ke sejumlah hotel di luar daerah, khususnya di DKI Jakarta, yang namanya tercantum dalam lampiran laporan pertanggungjawaban (LPJ) dinas DPRD SBB TA 2021.


Agenda tim penyidik berikutnya adalah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap para pelaku perjalanan dinas, yakni Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat Periode Tahun 2019-2024. 


Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengonfirmasi secara langsung terkait temuan bill hotel fiktif, dokumen laporan perjalanan dinas, serta aliran dana yang telah dicairkan.


Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat Herlambang Saputro. SH, MH, menegaskan kembali komitmen penuh bahwa penyidikan perkara korupsi di lingkungan Sekretariat DPRD SBB TA 2021 ini akan dituntaskan hingga ke akar-akarnya tanpa tebang pilih.


Masyarakat diminta untuk terus mengawal jalannya proses penegakan hukum ini. 


Kejari SBB memastikan seluruh penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi memulihkan kerugian keuangan daerah serta menjaga marwah tata kelola pemerintahan yang bersih di Saka Mese Nusa. (Yan)

Selengkapnya

Mantap, 42 Pemuda Maluku Lolos Seleksi Pusat Calon Tamtama TNl AL Siap Jalani Pendidikan Militer

Juni 30, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Mantap, sebanyak 42 pemuda asal Maluku dari Panitia Daerah Kodaeral lX berhasil lolos seleksi tingkat pusat Calon Tamtama TNl AL Gelombang ll TA. 2026 yang diumumkan Panitia Pusat Penerimaan Cata Gel II TA 2026 di Gedung Oentoro Koesmardjo, Lanal Malang, Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).


Proses sidang penentuan akhir (Pantukhir) ini dikawal langsung oleh Aspers Dankodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Rojilun mewakili Komandan Kodaeral lX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. guna mendampingi para calon siswa (Casis) perwakilan terbaik dari Maluku, Panda Kodaeral IX.


Seluruh tahapan pengujian, baik di tingkat daerah hingga pusat, dilakukan dengan standardisasi tinggi untuk memastikan pemenuhan kualifikasi personel yang siap mengabdi di medan tugas.


Aspers Dankodaeral lX mengatakan, berdasarkan hasil tes tingkat pusat di Lapetal, sebanyak 1027 peserta dinyatakan lolos seleksi pusat, 42 orang diantaranya dari Panda Kodaeral lX Ambon.


"Dari 43 Casis Tamtama Panda Kodaeral IX yang dikirimkan, sebanyak 42 personel dinyatakan lolos dan akan melanjutkan pendidikan militer di Puslatdiksarmil Kodiklatal, sementara satu peserta lainnya belum memenuhi kualifikasi aspek kesehatan (TMS Kes)," ungkapnya.


Sementara itu Komandan Kodaeral IX di Mako Kodaeral lX secara khusus mengucapkan selamat kepada 42 pemuda Maluku yang telah dinyatakan lolos seleksi Cata TNl AL Gelombabg ll TA. 2026 ini.


"Selamat menjalani pendidikan, tingkatkan semangat, disiplin, jaga kesehatan kalian selama menjalani pendidikan, jadilah prajurit Jalasena yang tanggap, tanggon, dan trengginas bagi kejayaan TNI AL di masa depan," terangnya.


Sementara itu bagi para Casis yang belum berhasil lolos pada gelombang ini lanjutnya, Dankodaeral IX memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, dan disiplin yang telah ditunjukkan selama proses seleksi.


"Kegagalan di fase akhir seleksi pusat tentu menjadi hal yang berat bagi anak-anaku yang telah berjuang sejauh ini. Namun, hal ini bukanlah akhir dari segalanya, masih ada peluang dan harapan lain yang harus diperbaiki dan diperjuangkan, tetap semangat, " terangnya.


Evaluasi kesehatan yang menjadi kendala kali ini tambahnya, merupakan catatan berharga untuk diperbaiki dan dipersiapkan dengan lebih matang di masa depan.


"Bagi Casis yang belum terpilih, tetap jaga semangat, pelihara kondisi fisik dan mental, serta jangan berkecil hati. Pengabdian kepada bangsa dan negara memiliki banyak dimensi, dan kesempatan untuk kembali berkompetisi di gelombang berikutnya masih terbuka lebar. Kegagalan hari ini adalah sukses yang tertunda bagi mereka yang menolak untuk menyerah," pungkasnya. (Rdks) 

Selengkapnya

Senin, 29 Juni 2026

Kualitas Hasil Karya Warga Binaan Diakui, Yonif Raider Khusus 733/Masariku Percayakan Pembuatan Background Dinding kepada Rutan Ambon

Juni 29, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Program pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali membuahkan hasil positif. Keterampilan yang diasah melalui berbagai program pelatihan kini semakin mendapat pengakuan, ditandai dengan kepercayaan dari Yonif Raider Khusus 733/Masariku yang memesan pembuatan background dinding berbahan kulit dan spon hasil karya warga binaan, Selasa (30/06/2026).


Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa produk yang dihasilkan warga binaan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mampu memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan oleh instansi pemerintah. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di dalam Rutan tidak sekadar berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bernilai ekonomi.


Pengerjaan background dinding akan melibatkan warga binaan yang telah memiliki kemampuan di bidang kerajinan interior di bawah pendampingan petugas pembinaan. Seluruh proses, mulai dari pengukuran, pemotongan bahan, pemasangan spon, pelapisan kulit, hingga tahap penyelesaian akhir akan dilakukan secara teliti agar menghasilkan produk yang rapi, berkualitas, dan sesuai dengan desain yang diinginkan pemesan.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Yonif Raider Khusus 733/Masariku. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi sekaligus bukti bahwa program pembinaan kemandirian yang dijalankan mampu menghasilkan karya yang memiliki daya saing.


"Kepercayaan ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Kami ingin memastikan warga binaan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup, sehingga setelah bebas nanti mereka mampu berkarya, mandiri, dan kembali diterima dengan baik di tengah masyarakat," ujar Jefry.


Senada dengan itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan (Kasubsi Bimkeg) Rutan Kelas IIA Ambon, Wa Ode Ena, menegaskan bahwa kualitas menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan yang dipercayakan kepada warga binaan.


"Kami memastikan setiap tahapan dikerjakan dengan penuh ketelitian, mulai dari pengukuran hingga finishing. Warga binaan yang terlibat merupakan mereka yang telah memiliki kompetensi di bidang furnitur dan interior. Kepercayaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengembangkan program pembinaan agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, bernilai ekonomi, dan mampu bersaing di pasaran," jelasnya.


Sementara itu, perwakilan Yonif Raider Khusus 733/Masariku, Letnan Infantri Egar Ananto, mengungkapkan bahwa keputusan mempercayakan pengerjaan background dinding kepada Rutan Ambon didasarkan pada kualitas hasil karya warga binaan yang dinilai memuaskan.


"Kami melihat langsung kualitas pekerjaan warga binaan yang rapi dan dikerjakan dengan penuh ketelitian. Karena itu kami yakin mempercayakan pembuatan background dinding ini kepada Rutan Ambon. Semoga hasilnya sesuai harapan dan kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut," ungkapnya.


Pesanan tersebut menjadi bukti nyata bahwa hasil pembinaan di Rutan Ambon mampu menembus kepercayaan berbagai instansi. Lebih dari sekadar menghasilkan sebuah produk, program ini membuka ruang bagi warga binaan untuk mengasah kemampuan, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang produktif setelah kembali ke masyarakat.


Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Rutan Kelas IIA Ambon terus berkomitmen menciptakan warga binaan yang memiliki kompetensi, kemandirian, dan daya saing. Semakin banyaknya kepercayaan dari berbagai pihak menjadi indikator bahwa sistem pemasyarakatan tidak hanya membina, tetapi juga mampu melahirkan karya berkualitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Peringati Harganas ke-33, Kalapas Namlea Soroti Peran Strategis Ayah dalam Membangun Generasi Berkualitas

Juni 29, 2026


Namlea
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dengan menggelar upacara di halaman kantor Lapas, Senin (29/06/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, itu diikuti seluruh pegawai yang tampil mengenakan pakaian adat Nusantara sebagai simbol keberagaman sekaligus persatuan bangsa.


Dalam kesempatan tersebut, Marasabessy membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji. Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang tangguh, terutama di tengah tantangan era VUCA yang ditandai dengan perubahan yang cepat, ketidakpastian, kompleksitas persoalan, serta kondisi yang penuh ambiguitas.


"Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum ini menjadi saat yang tepat bagi kita semua untuk kembali merefleksikan peran keluarga sebagai tempat pertama membangun karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta memperkuat ikatan antaranggota keluarga," ujar Marasabessy.


Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya peran seorang ayah dalam proses tumbuh kembang anak. Seorang ayah tidak hanya bertanggung jawab sebagai pencari nafkah, tetapi juga dituntut hadir secara fisik, emosional, dan spiritual dalam mendampingi serta mendidik anak menuju masa depan yang lebih baik.


"Kita tidak boleh membiarkan anak-anak tumbuh dalam fenomena fatherless country, yaitu kondisi ketika sosok ayah hadir secara fisik, tetapi tidak hadir dalam kehidupan emosional dan psikologis anak. Kehadiran ayah yang utuh menjadi salah satu kunci lahirnya generasi yang tangguh dan berkarakter," lanjutnya.


Peringatan Harganas sendiri telah menjadi agenda nasional yang diperingati setiap 29 Juni sejak tahun 1993. Tahun ini menjadi momentum yang istimewa karena untuk pertama kalinya Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN mengimbau pelaksanaan upacara Harganas secara serentak di seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melalui Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026.


Melalui peringatan Harganas ke-33, Lapas Kelas III Namlea menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas sebagai fondasi lahirnya generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan. (Za)

Selengkapnya

Enam Warga Binaan Rutan Ambon Masuk Tahap Pendataan Pelatihan BPVP, Bekal Kemandirian Usai Bebas

Juni 29, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan terus diwujudkan melalui kolaborasi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon. Sebagai langkah awal, enam Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti proses pendataan sebagai calon peserta pelatihan keterampilan berbasis kompetensi di Rutan Ambon, Senin (29/06/2026).


Pendataan dilakukan oleh Petugas Register BPVP Ambon, Aydet Rientje Siwabessy dan Susan Maitimu. Kegiatan ini menjadi tahapan awal seleksi untuk memastikan para calon peserta memenuhi persyaratan administrasi sebelum mengikuti pelatihan yang akan diselenggarakan BPVP Ambon.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga peningkatan keterampilan kerja warga binaan.


"Kolaborasi dengan BPVP Ambon menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan kemandirian. Kami berharap enam warga binaan yang telah didata dapat mengikuti seluruh proses seleksi hingga tuntas dan memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana," ujar Jefry.


Sementara itu, Petugas Register BPVP Ambon, Aydet Rientje Siwabessy, menjelaskan bahwa proses pendataan merupakan bagian penting dari tahapan administrasi dan verifikasi guna memastikan seluruh persyaratan calon peserta telah terpenuhi sebelum mengikuti pelatihan berbasis kompetensi.


Salah satu perwakilan warga binaan, Rizal Riri, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui program tersebut. Ia menilai pelatihan ini menjadi motivasi bagi dirinya dan rekan-rekan untuk terus belajar serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah bebas.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Rutan Ambon dan BPVP Ambon atas kesempatan yang diberikan. Semoga kami dapat lolos seleksi dan memperoleh keterampilan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk bekerja ataupun membuka usaha sendiri setelah kembali ke masyarakat," ungkap Rizal.


Melalui program ini, diharapkan warga binaan memiliki kompetensi dan keterampilan yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperluas peluang kerja, serta mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan setelah menyelesaikan masa pidana.


Sinergi yang terus dibangun antara Rutan Kelas IIA Ambon dan BPVP Ambon menjadi wujud nyata komitmen dalam menciptakan pembinaan yang berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang semakin bermanfaat, humanis, dan berorientasi pada pemberdayaan sumber daya manusia. (Rdks) 

Selengkapnya

Polresta Ambon Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Sambut Hut Bhayangkara Ke-80

Juni 29, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menggelar Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung di Lapangan Mapolresta Ambon, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Polresta Ambon sebagai wujud rasa syukur serta harapan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.


Doa bersama lintas agama tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polresta Ambon.


Dalam pelaksanaannya, doa dipanjatkan secara bergantian oleh para pemuka agama sebagai simbol persatuan dalam keberagaman serta bentuk ikhtiar spiritual memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh anggota Polri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menyampaikan bahwa doa lintas agama merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan di lingkungan Polri. Selain sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri, kegiatan ini juga menjadi refleksi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Melalui doa bersama lintas agama ini, kita memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel Polri, khususnya Polresta Ambon, senantiasa diberikan perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 hendaknya menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan semakin dicintai masyarakat,” ujar Kapolresta.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan lancar. Melalui doa bersama lintas agama ini, Polresta Ambon meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Rdks) 

Selengkapnya

𝐏𝐚𝐰𝐚𝐢 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐌𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐦𝐚𝐫𝐚𝐤 𝐏𝐢𝐚𝐥𝐚 𝐃𝐮𝐧𝐢𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 𝐃𝐢𝐥𝐞𝐩𝐚𝐬 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚

Juni 29, 2026


Tobelo
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) secara resmi melepas rombongan pawai bersama berbagai kelompok pendukung tim sepak bola dalam rangka memeriahkan semarak Piala Dunia Tahun 2026. Acara pelepasan dilaksanakan pada Senin sore pukul 15.06 wit. (29 Juni 2026), bertempat di halaman Kantor Bupati Halut, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo.

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, M.SI., Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar S.I.P, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K, serta Kajari Halut Rahmat S.H., M.H. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan diikuti oleh sekitar 5.000 peserta pawai dari berbagai lapisan masyarakat.

 

Rute perjalanan pawai dimulai dari Kantor Bupati Halut, berlanjut menuju Desa MKCM, Desa Gura, Jalan Kemakmuran, Desa Wosia, Desa Linaino, Desa Pitu, Desa WKO, Desa Gosoma, dan berakhir kembali di Kantor Bupati Halut.

 


Dalam sambutannya, Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan konvoi ini merupakan wujud nyata kebersamaan, persahabatan, dan sportivitas masyarakat dalam menyambut ajang olahraga bergengsi dunia.

 

"Kita kedepankan nilai-nilai persaudaraan, menjaga ketertiban, serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh sukacita. Saya mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti rute yang telah ditentukan serta mematuhi peraturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung," ujar Bupati.

 

Lebih lanjut, Bupati juga mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dalam acara nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia yang akan dilaksanakan malam ini di halaman Kantor Bupati Halut. "Mari kita nikmati pertandingan dengan penuh semangat, tetap menjaga persatuan, dan menjunjung tinggi sportivitas," tambahnya.

 

Sementara itu, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K. menegaskan beberapa aturan yang wajib dipatuhi seluruh peserta demi keamanan dan ketertiban bersama.

 


"Saya tegaskan tidak boleh ada tindakan menginjak, membakar, atau merusak bendera negara mana pun. Kita wajib menghormati simbol negara sebagai bentuk sportivitas dan persaudaraan," tegas Kapolres.

 

Pihaknya juga melarang keras konsumsi minuman keras atau peserta dalam keadaan mabuk selama kegiatan, serta melarang tindakan main hakim sendiri maupun provokasi. "Kita boleh mendukung tim yang berbeda, namun Merah Putih tetap melekat di dada sebagai simbol persatuan bangsa. Jadikan momentum ini mempererat persaudaraan dan patuhi arahan petugas keamanan," imbuhnya. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT