globaltimurnn.com

Selasa, 02 Juni 2026

Pemerintah Kabupaten SBB Menggelar Rakor Strategis Guna Percepat Penanganan Stunting Dan Kemiskinan

Juni 02, 2026

Foto : Pemerintah Kabupaten SBB Menggelar Rakor Strategis Guna Percepat Penanganan Stunting Dan Kemiskinan

Piru
, Globaltimurnn.com - Percepat Penanganan Stunting Dan Kemiskinan yang kini meningkat di Kabupaten SBB, pemerintah daerah Kabupaten SBB bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi (Rakor) strategis guna percepat penanganan-nya. 


Kegiatan Rakor tersebut berlangsung di lantai III kantor Bupati SBB sejak siang tadi hingga sore tadi, yang di pimpin lansung Wakil Bupati SBB Selfinus Kainama, didampingi sekda SBB Alvin Tuasuun, dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD lingkup pemda SBB, para camat se-Kab. SBB, ketua PPK, para kapus. Selasa 2/06) 2026


​Dalam arahan-nya, Bupati yang disampaikan Wakil Bupati" menegaskan bahwa stunting dan kemiskinan merupakan isu strategis yang saling berkaitan penanganannya tidak bisa lagi ego-sektoral, melainkan menuntut kerja kolaboratif dan inovasi program yang nyata di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


​Tantangan Validitas Data dan Multidimensi Masalah Salah satu sorotan utama dalam rakor tersebut adalah belum adanya validitas data lintas sektor di Kabupaten SBB. 


Selama ini, ego data antar-OPD yang masih berbeda kerap menjadi batu sandungan. 


Padahal, tingginya angka kemiskinan berdampak langsung pada kualitas gizi keluarga, terutama ibu hamil dan anak balita, 

Rapat menggarisbawahi bahwa stunting bukan sekadar masalah sektor kesehatan, melainkan persoalan multidimensi yang berkaitan erat dengan sanitasi, pendidikan, pola asuh, serta akses pelayanan dasar. 


Di lapangan, pemkab masih dihadapkan pada tantangan nyata seperti keterbatasan air bersih, rendahnya edukasi gizi, kondisi ekonomi, hingga kurangnya partisipasi aktif dari masyarakat maupun pemerintah desa.


​Oleh karena itu, rakor ini juga memberikan ruang khusus bagi OPD pengampu Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu untuk memaparkan data cakupan stunting dan kemiskinan saat ini sebagai basis evaluasi.


​Strategi dan Penekanan Kebijakan Baru ​Guna mengurai benang kusut tersebut, sejumlah strategi taktis dan kebijakan baru disepakati dalam pertemuan ini:


​Sinkronisasi Data Ekstrem: Pemerintah daerah akan segera melakukan validasi dan sinkronisasi data stunting dan kemiskinan agar seluruh bantuan sosial, program pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan dasar tepat sasaran ke keluarga berisiko.


​Intervensi Terpadu: Memperkuat intervensi spesifik (sektor kesehatan) dan intervensi sensitif (non-kesehatan seperti air bersih dan bantuan pangan) secara beriringan. 


Puskesmas dan nakes diwajibkan lebih aktif mengedukasi warga tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).


​Optimalisasi Dana Desa dan Regulasi Baru: Peran desa dioptimalkan melalui pemanfaatan dana desa dan kader posyandu. 


Secara khusus, pemkab akan mengimplementasikan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu sebagai wadah utama bagi desa untuk menyelesaikan persoalan stunting dan kemiskinan di tingkat tapak.


Investasi Generasi Masa Depan Bupati meminta agar penanganan stunting dijadikan gerakan bersama secara berkelanjutan, bukan sekadar program seremonial tahunan. 


Seluruh perangkat daerah kini dituntut bekerja berdasarkan target dan indikator yang jelas, disertai sistem evaluasi berkala untuk mengukur efektivitas program di lapangan. 


Kolaborasi ini pun nantinya akan diperluas dengan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, serta dunia pendi


​Menutup jalannya rapat koordinasi, pimpinan daerah mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menyatukan komitmen demi menurunkan angka stunting dan kemiskinan di Bumi Saka Mese Nusa. 


Penekanan terakhir diberikan bahwa keberhasilan program ini merupakan investasi mutlak demi menyelamatkan masa depan generasi Kabupaten Seram Bagian Barat.


​Diharapkan, seluruh hasil kesepakatan dalam rakor ini dapat segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan. Tutupnya (Yan) 


Selengkapnya

Dankodaeral IX Terima CC dan Lepas Tim Ekspedisi Selam Wanadri Women Divers ke Pulau Buru

Juni 02, 2026

Foto : Dankodaeral IX Terima CC dan Lepas Tim Ekspedisi Selam Wanadri Women Divers ke Pulau Buru

Ambon
, globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menerima Courtesy Call (CC) sekaligus melepas Tim Ekspedisi Selam Wanadri Women Divers ke Pulau Buru di Saung Satrol Nala Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Selasa (2/6/2026).


Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi sekaligus bentuk dukungan Kodaeral lX terhadap kegiatan eksplorasi dan ekspedisi maritim yang akan dilaksanakan di wilayah perairan Pulau Buru, Maluku.


Dalam kegiatan tersebut, Dankodaeral IX didampingi Wadan Kodaeral lX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, Aster Dankodaeral IX, Dansatrol Kodaeral IX dan Kadister Kodaeral IX.


Turut hadir pula Komandan Korem 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung mewakili Pangdam XV/Pattimura dalam rangka memberikan dukungan terhadap pelaksanaan ekspedisi tersebut.


Pada kesempatan tersebut, Dankodaeral IX menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi Tim Ekspedisi Selam Wanadri Women Divers dalam mengangkat potensi kemaritiman Indonesia, khususnya wilayah perairan Maluku yang memiliki kekayaan hayati dan sejarah maritim yang melegenda.


Menurutnya, kegiatan ekspedisi ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat kepedulian terhadap pelestarian laut serta memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.


Kolaborasi antara Kodaeral IX dan Tim Wanadri dalam menjaga lingkungan pesisir di Maluku difokuskan pada program restorasi terumbu karang, rehabilitasi mangrove, serta pemberdayaan masyarakat lokal melalui program IBU KARANG di kawasan pesisir Pulau Buru.


Selain menerima kunjungan kehormatan, Dankodaeral IX juga secara resmi melepas keberangkatan Tim Ekspedisi Selam Wanadri Women Divers menuju Pulau Buru, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku yang bergabung dengan tim Kodaeral lX ini. 


Pelepasan tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan ekspedisi yang akan dilaksanakan di wilayah Pulau Buru mulai 2-11 Juni 2026 mendatang.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara unsur TNI, komunitas pecinta alam, dan berbagai pihak dalam mendukung pelestarian lingkungan maritim sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan melalui eksplorasi potensi bahari Indonesia. (Rdks) 

Selengkapnya

Perbanas Institute Perkuat Peran Indonesia dalam Dialog Global melalui PROFICIENT 2026

Juni 02, 2026

Foto : Perbanas Institute Perkuat Peran Indonesia dalam Dialog Global melalui PROFICIENT 2026

JAKARTA
, globaltimurnn.com — Perbanas Institute kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi antara dunia akademik, industri, dan regulator melalui penyelenggaraan Conference on Economics, Business, Management, Accounting, and IT (PROFICIENT) 2026. Konferensi internasional ini menjadi ruang strategis bagi para akademisi, peneliti, praktisi, serta pengambil kebijakan untuk bertukar gagasan mengenai berbagai isu penting di bidang ekonomi, bisnis, keuangan, manajemen, dan teknologi informasi.


Mengusung tema “Integrity-Driven Innovation: Reimagining Business, Finance, and Digital Transformation for Sustainable Development,” PROFICIENT 2026 menyoroti pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam mendorong inovasi dan transformasi digital guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan.


Dalam sambutan pembukaannya, Rektor Perbanas Institute, Prof. Dr. Hermanto Siregar, M.Ec., menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan institusi dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan regulator di tengah dinamika global yang terus berkembang.


Menurutnya, tantangan yang dihadapi dunia saat ini tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga menyangkut aspek tata kelola, keberlanjutan, serta kemampuan berbagai sektor untuk beradaptasi terhadap perubahan yang berlangsung begitu cepat.


“Integritas, inovasi, dan transformasi digital merupakan tiga elemen yang saling melengkapi. Ketiganya menjadi kunci dalam membangun praktik bisnis dan keuangan yang lebih baik, sekaligus menciptakan solusi yang relevan terhadap berbagai tantangan global,” ujarnya.


Prof. Hermanto juga menyoroti isu perubahan iklim, pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta target net zero emission yang saat ini menjadi perhatian masyarakat internasional. Menurutnya, tantangan tersebut membutuhkan terobosan inovatif yang mampu melahirkan model bisnis yang tangguh, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.


Konferensi ini menghadirkan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A., sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, SBY menekankan pentingnya kolaborasi global yang didasarkan pada prinsip kesetaraan dan saling menghormati untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.


Ia menegaskan bahwa negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, memiliki peran yang semakin penting dalam percaturan global. Namun, kontribusi tersebut akan lebih efektif apabila didukung oleh kerja sama internasional yang inklusif dan berkeadilan.


“Pembangunan berkelanjutan adalah tujuan bersama yang memerlukan komitmen kolektif. Karena itu, kolaborasi yang kuat dan saling menguntungkan menjadi faktor penting dalam mewujudkannya,” ungkap SBY.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan berkelanjutan memerlukan sinergi antara tiga pilar utama, yakni kebijakan yang tepat, praktik yang baik, dan dukungan pembiayaan yang memadai.


Selain menghadirkan keynote speaker dari tingkat nasional, PROFICIENT 2026 juga mengundang sejumlah tokoh terkemuka dari kalangan regulator, industri, dan akademisi internasional. Mereka antara lain Anggito Abimanyu dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Dian Ediana Rae dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dr. Y.B. Hariantono dari PT Bank Mega Tbk, serta Prof. Veronica Almase dari Polytechnic University of the Philippines (PUP). Diskusi panel dipandu oleh Dr. Mardiana Purwaningsih, M.Kom.


Tingginya minat akademisi dan peneliti terhadap konferensi ini tercermin dari diterimanya sekitar 140 makalah ilmiah melalui program call for papers. Capaian tersebut menunjukkan besarnya antusiasme komunitas akademik dalam berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.


Melalui penyelenggaraan PROFICIENT 2026, Perbanas Institute berharap dapat terus menjadi katalisator kolaborasi lintas sektor serta melahirkan gagasan-gagasan strategis yang mendukung transformasi ekonomi, keuangan, dan teknologi Indonesia menuju masa depan yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (sang)

Selengkapnya

Y.S Ditahan Polres SBB, Akibat Terjerat Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur

Juni 02, 2026

Foto : Y.S  Ditahan Polres SBB, Akibat Terjerat Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur

Piru
, globaltimurnn.com - Satreskrim Polres Seram Bagian Barat (SBB) menahan seorang tersangka berinisial Y.S. (23) terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.


Kasihumas Polres Seram Bagian Barat, IPDA Asep Souisa, mengatakan penahanan dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan atas laporan yang diterima dari korban.


Menurut Asep, korban dalam perkara tersebut adalah seorang anak perempuan berinisial A.S. (16). Peristiwa itu diduga terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIT di sebuah kamar di Dusun Hatumuli, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.


“Penyidik telah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan hingga menetapkan Y.S. sebagai tersangka. Saat ini yang bersangkutan telah ditahan di Rutan Polres Seram Bagian Barat untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut,” ujar Asep.


Ia menjelaskan, perbuatan yang disangkakan kepada tersangka merupakan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur sebagaimana diatur dalam Pasal 473 ayat (2) huruf b juncto Pasal 126 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Selain itu, penyidik juga menerapkan ketentuan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.


Asep menegaskan bahwa Polres Seram Bagian Barat berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku tindak pidana terhadap anak serta memberikan perlindungan kepada korban sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menemukan adanya tindak pidana yang melibatkan anak agar dapat segera ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. (***) 

Selengkapnya

ASN Kodaeral IX Ambon, Ikuti Penyuluhan Hukum Guna Meningkatkan Disiplin Dan Pemahaman Regulasi

Juni 02, 2026

Foto : ASN Kodaeral IX Ambon, Ikuti Penyuluhan Hukum Guna Meningkatkan Disiplin Dan Pemahaman Regulasi

Ambon
, globaltimurnn.com - Guna meningkatkan pemahaman regulasi serta penguatan disiplin personel terhadap aturan yang berlaku, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodaeral IX mengikuti Penyuluhan Hukum di Gedung Manggala Loka, Mako Kodaeral IX, Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, Maluku, Selasa (2/6/2026).


Kegiatan yang mengusung tema "Penyampaian Hukum dan Hak ASN dalam Lingkup Militer" kali ini, dihadiri oleh Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Kodaeral IX dan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodaeral IX, serta diikuti oleh seluruh personel ASN di jajaran Kodaeral IX. 


Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dandenma Kodaeral IX, Letkol Laut (PM) Cholid Bambang Wahyudi.


Kadiskum Kodaeral IX Kolonel Laut (H) Harjanto, S.H., selaku pemateri memberikan pemaparan materi penyuluhan hukum secara komprehensif. Ada beberapa poin krusial yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut, diantaranya mengenai Bantuan Hukum Kedinasan. 


Dalam materi ini, diberikan edukasi mendalam mengenai tata cara serta hak-hak yang dimiliki ASN untuk memperoleh pendampingan hukum, seperti melalui Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) KORPRI, saat dihadapkan pada permasalahan hukum.


Selain itu, Kadiskum juga menekankan pentingnya Disiplin dan Kode Etik ASN. Jajaran personel diingatkan kembali mengenai aturan yang mengikat terkait kewajiban, larangan, hingga konsekuensi berupa sanksi administratif maupun pidana bagi siapapun yang melakukan pelanggaran disiplin.


Menurut Kadiskum, tujuan utama dari pembinaan disiplin ASN ini adalah untuk menjamin tegaknya tata tertib serta kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di lingkungan kerja.


Melalui langkah pembinaan ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja pegawai sekaligus membentuk aparatur sipil yang profesional, akuntabel, dan bermoral guna mewujudkan birokrasi pemerintahan yang bersih dan efektif di lingkungan Kodaeral IX. (Rdks) 

Selengkapnya

Kebanggaan Diwarnai Rasa Haru, 95 Siswa SMPN 1 Kairatu Dinyatakan Lulus

Juni 02, 2026

Foto : Kebanggaan Diwarnai Rasa Haru, 95 Siswa SMPN 1 Kairatu Dinyatakan Lulus

Kairatu
, Globaltimurnn.com - Setelah melewati proses belajar mengajar selama kurang lebih 3 tahun, siswa kelas 9 SMP negeri 1 Kairatu akhirnya menikmati hasil proses selama 3 tahun di SMP negeri 1 Kairatu. 


Tepatnya di ruang Aula SMP negeri 1 Kairatu sore ini, pukul 16 : 00 Wit, siswa kelas 9 SMP negeri 1 Kairatu mendengar hasil kelulusan sesuai dengan sejumlah kriteria kelulusan yang ditetapkan. Selasa 2/06/2026


Kegiatan pengumuman hasil kelulusan SMP negeri 1 Kairatu di pimpin lansung kepala sekolah SMP negeri 1 Kairatu Ny. Marjam Watubun. S. Pd, M. Pd, yang di dampingi oleh Wakasek Yance Wenno. S. Pd, serta dewan guru. 


Dalam acara tersebut, berkesempatan secara singkat kepala sekolah SMP negeri 1 Kairatu menyampaikan arahan singkat-nya bahwa" Para siswa sudah mempertunjukan sebuah perjuangan selama kurang lebih 3 tahun pendidikan pada SamP negeri 1 Kairatu, hingga dipenghujung akhir menempuh pendidikan ini, para siswa harus di beri apresiasi karena sudah menjadi murid yang baik dan berpekerti selama menempuh pendidikan. Ucapnya


Dikatakan-nya" Perlu diakui ada saja kesalahan yang dibuat para siswa, namun semua itu tidak mengurangi semangat siswa dalam belajar hingga bisa mencapai akhir dari sebuah perjuangan yang cukup panjang. 


Watubun juga menyampaikan di akhir arahan singkat-nya" Perjuangan itu membutuhkan sebuah proses yang panjang, Satu harapan kelulusan ini bisa dipancarkan lebih baik saat menginjak kaki di SMA/SMK membawa nama baik Sekolah SMPN 1 Kairatu, dan sangat diharapkan agar para siswa yang lulus bisa menjadi contoh yang baik . Harapnya


Tidak hanya itu, sebanyak 95 siswa yang dinyatakan lulus itu dengan mampu melewati 5 kriteria sebagai penentuan kelulusan diantaranya:

1. Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran (memiliki nilai raport 1 s/d 6) 

2. Kehadiran peserta didik minimal 85%

3. Memperolrh nilai sikap/perilaku minimal Baik

4. Lulus ujian sekolah dengan memperoleh jumlah rata rata nilai akhir semua mata pelajaran minimal 70

5. Tidak sedangvterlibat kriminalitas, pemakaian narkoba dan tidak asusila. 


Selain itu sebanyak 10 siswa dinyatakan lulus dengan prestasi terbaik dan mendapatkan sertifikat prestasi dari pihak sekolah dengan nilai rata rata di mencapai seribu. 


Tidak hanya itu kepala sekolah juga kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya usai pengumuman hasil kelulusan menyampaikan" Jumlah peserta ujian sebanyak 98, namun hasil kelulusan sebanyak 95 siswa. Ungkapnya


Ditambahkan-nya" Untuk tiga siswa lain-nya itu tidak lulus karena belum memenuhi syarat kelulusan, sehingga nilai kelulusan di SMP negeri 1 Kairatu sebanyak 96, 93 persen. Ujarnya


Watubun mengatakan" Siswa SMP negeri 1 Kairatu pada masa kelulusan 2025-2026 adalah anak - anak didik yang sukses dan berprestasi karena dapat dibuktikan lewat siswa prestasi yang pernah mewakili Kabupaten pada lomba sainc di Unpatti Ambon dengan meraih peringkat ke dua untuk mata pelajaran fisika. Ucapnya


Diakhir keterangan-nya Watubun menyampaikan pesan singkat bahwa" Siswa tetap berkarakter dan tetap berprestasi guna menjadi harapan masa depan bangsa dan keluarga serta pribadi. Tutupnya  (CW) 


Selengkapnya

Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Rutan Ambon Alihkan 7 Narapidana ke Lapas Ambon

Juni 02, 2026

Foto : Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Rutan Ambon Alihkan 7 Narapidana ke Lapas Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tertib dan berorientasi pada pembinaan. Sebanyak tujuh narapidana dipindahkan dari Rutan Ambon ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Selasa (02/06/2026), sebagai bagian dari upaya optimalisasi program pembinaan dan penataan hunian warga binaan.


Pemindahan tersebut dilakukan terhadap tujuh narapidana, termasuk Agustinus Piterz dan rekan-rekannya, dengan pengawasan ketat petugas serta mengacu pada standar operasional prosedur yang berlaku. Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan warga binaan mendapatkan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan dan klasifikasi masing-masing.


Sebelum proses pemindahan dilaksanakan, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan administrasi, verifikasi identitas, serta pengecekan kelengkapan dokumen guna memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan pihak Lapas Kelas IIA Ambon agar proses penerimaan warga binaan berjalan lancar dan sesuai ketentuan.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, mengatakan bahwa pemindahan narapidana merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung pelaksanaan pembinaan yang lebih efektif dan terarah.


> “Kami ingin memastikan setiap narapidana mendapatkan program pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan pembinaannya. Dengan pemindahan ini, proses pembinaan dapat berlangsung lebih optimal sehingga tujuan pemasyarakatan dapat tercapai secara maksimal,” ungkap Jefry.


Ia menjelaskan, sistem pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, peningkatan kesadaran hukum, serta pengembangan keterampilan warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.


Selain mendukung efektivitas pembinaan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari penataan kapasitas hunian di Rutan Ambon sehingga pelayanan dan pengawasan terhadap warga binaan dapat dilakukan secara lebih maksimal.


Proses pemindahan berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala berkat sinergi yang baik antara petugas Rutan Ambon dan Lapas Ambon. Setibanya di Lapas, seluruh narapidana langsung diterima untuk mengikuti program pembinaan lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIA Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis, sekaligus memastikan hak-hak warga binaan untuk memperoleh pembinaan yang berkualitas tetap terpenuhi secara optimal.(Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT