globaltimurnn.com



Selasa, 06 Januari 2026

Walikota Ambon Dukung Kegiatan Nasional Panen Raya 2026, Dorong Pertanian Sebagai Profesi Membanggakan

Januari 06, 2026

Foto : Walikota Ambon Dukung Kegiatan Nasional Panen Raya 2026, Dorong Pertanian Sebagai Profesi Membanggakan   

Ambon
, Globaltimurnn.com – Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Tahun 2026 yang akan secara serentak digelar oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di beberapa waktu ke depan.


Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar penting pembangunan nasional, terutama mengingat Indonesia sebagai negara agraris yang terus berupaya meningkatkan ketersediaan pangan untuk komoditas strategis seperti padi, jagung, dan kedelai.

 

Kegiatan ini diikuti oleh Kota Ambon secara daring sebagai bentuk partisipasi dalam kegiatan nasional sekaligus untuk mendokumentasikan capaian pertanian daerah yang dapat dipublikasikan. 


Panen raya yang akan digelar juga menjadi wujud nyata keberhasilan program peningkatan produksi pertanian baik di tingkat daerah maupun nasional, sekaligus sebagai apresiasi terhadap kerja keras petani dan seluruh pihak terkait. 


Pengumuman status ketahanan pangan diharapkan memberikan informasi yang transparan dan akuntabel kepada masyarakat, sekaligus memotivasi pelaku utama dan pelaku usaha untuk mempertahankan serta meningkatkan produktivitas di masa mendatang.

 

Di Kota Ambon, perwujudan ketahanan pangan berkontribusi melalui pengembangan padigogo seluas sekitar 12 hektare, serta potensi tanaman pangan berupa umbi-umbian dan jagung yang tersebar di beberapa lokasi. Di Dusun Air Low, Jemaat Kayeli, terdapat lahan 2 hektare yang telah mencapai pertumbuhan 70% dan sedang dalam persiapan panen. 


Sedangkan di Dusun Karang-Karang, Desa Koka, lahan 2 hektare akan dipanen pada Januari 2026. Di Dusun Batu Tagipi, Desa Koka, lahan 2 hektare direncanakan dipanen pada Februari 2026, serta di Dusun Kahena Negeri Batu Merah, lahan 0,5 hektare akan dipanen pada Maret 2026.

 

Walikota mengakui bahwa Kota Ambon masih memiliki keterbatasan di mana banyak kebutuhan pokok harus disuplai dari daerah lain, sehingga diperlukan peran aktif dari seluruh pihak, terutama pendamping penyuluh pertanian dan para petani yang telah berkontribusi secara luar biasa. 


Meskipun dalam keterbatasan, kota ini berupaya memberikan inovasi pertanian baru melalui budidaya padigogo. Pada tahun 2026, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon, pemerintah akan mengakomodir bantuan kepada kelompok tani aktif berupa penyediaan benih, bibit, pupuk, dan sarana produksi lainnya untuk menunjang ketahanan pangan secara nasional dan daerah.

 

Walikota mengucapkan terima kasih kepada para petani yang giat bekerja menyediakan pangan, serta para penyuluh pertanian meskipun sebagian telah beralih status kepegawaian ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan pesan untuk tetap menjaga semangat kerja terbaik bagi Kota Ambon. 


Secara khusus, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kodam 1504/Pattimura, seluruh jajaran TNI, Polres Kota Ambon, Polres Kepulauan Lease, dan seluruh jajaran Polri yang telah memberikan bantuan luar biasa pada komunitas padigogo dan jagung. Kolaborasi antara berbagai pihak ini diharapkan menjadi contoh kerja sama sinergis untuk mendukung ketahanan pangan baik di Kota Ambon maupun secara nasional.

 

Akhirnya, Walikota mengajak seluruh stakeholder untuk aktif berperan dalam mendukung keberhasilan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan untuk tanaman komoditas unggulan, mengolahnya secara produktif, dan menjadikan pertanian sebagai profesi yang membanggakan serta menguntungkan, bukan hanya sebagai kegiatan sampingan.

 

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penyuluh Kota Ambon, Nona Talakua, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menunjukkan kontribusi nyata bagi daerah termasuk Kota Ambon.


Kota Ambon telah mengembangkan budidaya padigogo bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat dan komunitas jagung bersama Polri. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat dan semangat baru bagi kita semua, ujarnya. (Za)

Selengkapnya

𝐑𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 𝐃𝐢𝐠𝐞𝐥𝐚𝐫

Januari 06, 2026

Foto :  𝐑𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 𝐃𝐢𝐠𝐞𝐥𝐚𝐫

𝐓𝐎𝐁𝐄𝐋𝐎, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, bertempat di Ruang Meeting Freedy Tjandua, Lantai II Kantor Bupati, Senin (5/1/2026).


Rapat kerja tersebut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi. Ahmad, Sekretaris Daerah E. J. Papilaya, Asisten I, Staf Ahli Bupati, para Camat dari 17 kecamatan, Tim Percepatan Pembangunan, serta seluruh pimpinan OPD.


Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya pengendalian dan pengawasan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara rutin dan terukur. Bupati meminta BKAD dan Bapenda untuk menyampaikan laporan realisasi pendapatan setiap bulan guna memastikan capaian PAD dapat dipantau langsung oleh pimpinan daerah.


Bupati juga menyoroti capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK, khususnya pada pengelolaan BUMD dan ULP, yang masih membutuhkan penyempurnaan dokumen pendukung agar penilaian daerah semakin optimal. Selain itu, dukungan terhadap koperasi desa menjadi perhatian serius dengan meminta para camat memastikan ketersediaan lahan di setiap desa.


Pada sektor pelayanan publik, Bupati menekankan koordinasi lintas OPD terkait penyelesaian kewajiban BPJS serta pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis secara berkelanjutan. Sementara pada sektor infrastruktur, perhatian diberikan terhadap penerangan lampu dalam kota.


Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi OPD dalam Tim Percepatan Pembangunan serta menciptakan manajemen ASN yang profesional, kondusif, dan bertanggung jawab.


Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi. Ahmad mengapresiasi capaian MCP serta menekankan penguatan kelembagaan koperasi desa sebagai upaya meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat. 


Beliau juga mengajak seluruh OPD untuk memahami dan melaksanakan visi misi kepala daerah, meningkatkan kompetensi aparatur, serta memastikan seluruh target pembangunan tahun 2026 tercapai sesuai perencanaan. (𝐆𝐈𝐎)

Selengkapnya

Gubernur Maluku Apresiasi Bantuan Kementerian Pertanian Tahun 2026 Dukung Swasembada Pangan

Januari 06, 2026

Foto : Gubernur Maluku Apresiasi Bantuan Kementerian Pertanian Tahun 2026 Dukung Swasembada Pangan

Ambon
, Globaltimurnn.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui alokasi berbagai program dan bantuan pada Tahun Anggaran 2026 dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional di Provinsi Maluku. Selasa (06/01/2026)


Melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian mengalokasikan program cetak sawah seluas 4.466 hektare, yang tersebar di Kabupaten Maluku Tengah seluas 1.500 hektare, Kabupaten Seram Bagian Timur 1.966 hektare, dan Kabupaten Seram Bagian Barat 1.000 hektare. Selain itu, juga dialokasikan SID optimasi lahan seluas 5.600 hektare serta konstruksi optimasi lahan seluas 3.926 hektare yang akan difokuskan pada empat sentra padi sawah di Maluku, yakni Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Buru.


Dukungan lainnya meliputi pembangunan dan penguatan infrastruktur pertanian berupa irigasi perpompaan sebanyak 196 unit, irigasi perpipaan 9 unit, jalan usaha tani sepanjang 3.500 meter, pelaksanaan SID irigasi tersier seluas 2.000 hektare, pemeliharaan irigasi tersier seluas 6.000 hektare, serta pembangunan dam parit atau long storage dan bangunan konservasi air sebanyak 6 unit yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota sebagai langkah antisipasi terhadap anomali iklim.


Lewerissa menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan di daerah kepulauan seperti Maluku.


“Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat strategis dalam mendukung upaya percepatan swasembada pangan nasional, khususnya di Provinsi Maluku,” ujarnya


Lewerissa juga berharap agar pemerintah kabupaten/kota penerima bantuan dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal, terutama dalam pelaksanaan cetak sawah dan optimasi lahan.


“Saya berharap pemerintah kabupaten/kota dapat menyiapkan lahan serta petani yang memenuhi kriteria dan ketentuan yang berlaku, sehingga seluruh bantuan yang dialokasikan dapat terealisasi dengan baik dan tepat sasaran,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ilham Tauda, menjelaskan bahwa bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya untuk komoditas pangan strategis.


“Sebagian besar bantuan ini dialokasikan langsung kepada petani melalui mekanisme swakelola. Dengan demikian, diharapkan pemanfaatannya lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi pangan,” jelasnya.


Ia menambahkan bahwa Dinas Pertanian Provinsi Maluku akan turut melakukan pendampingan dan pengawasan agar seluruh program dan bantuan yang diterima dapat berjalan sesuai dengan ketentuan serta memberikan manfaat maksimal bagi petani dan masyarakat. (V374) 

Selengkapnya

Kajari Malra Dan Aspidum Kejati Maluku Resmi Dilantik Kajati Maluku Rudy Irmawan

Januari 06, 2026

Foto : Kajari Malra Dan Aspidum Kejati Maluku Resmi Dilantik Kajati Maluku Rudy Irmawan

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Rudy Irmawan, S.H.,M.H, resmi melantik Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Maluku dan Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara, di Aula Sasana Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Maluku, pada hari ini Selasa (6/01/2026).


Adapun Pejabat yang dilantik yakni, I Wayan Suwardi, S.H.,M.H sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Maluku, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung dan Dr. Fadjar, S.H.,M.H sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Maluku.


Adapun Saksi – saksi yang dihadirkan pada pelantikan Para Pejabat Esselon III, yaitu Riki Septa Tarigan, S.H.,M.Hum (Kepala Kejaksaan Negeri Ambon) dan Bobby Ruswin, S.H.,M.H (Asisten Pengawasan Kejati Maluku).


Selain itu, turut hadir para rohaniawan dari Kementerian Agama Provinsi Maluku yakni H. Hijerin Aliah, S.Ag.,M.H untuk Sumpah Pejabat yang beragama Islam dan Suyanto, S.Pd.H dari Parisada Hindhu Dharma Indonesia (PHDI) untuk Sumpah Pejabat yang beragama Hindu.


Dalam sambutan Pelantikan, Kajati Rudy Irmawan menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat kinerja dan profesionalisme Institusi.


“Kepercayaan yang diberikan pimpinan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, loyalitas serta semangat pengabdian yang tinggi,” ujar Rudy Irmawan.


Saya berpesan khusus kepada saudara yang dilantik hari ini, sebagaimana atensi Bapak Jaksa Agung RI menegaskan agar senantiasa menjaga Integritas dan Profesionalitas serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam setiap pelaksanaan tugas. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab.


"Jaga marwah dan kehormatan institusi Kejaksaan Agung Republik Indonesia baik dalam sikap, perilaku, maupun dalam setiap pengambilan keputusan, guna memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi  Kejaksaan," tegasnya.


Kajati Rudy juga mengingatkan kepada diri pribadi dan mengajak kepada pejabat yang baru dilantik serta seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Maluku “Mari, bekerja dengan hati nurani, menjunjung tinggi kemanusiaan, serta senantiasa menghadiri keadilan yang berkeadaban. Jadilah penegak hukum yang tidak hanya tegas dalam aturan tetapi juga bijaksana dalam pertimbangan, sehingga kehadiran kejaksaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.


Kepada pejabat yang baru dilantik, Kajati berpesan semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan melindungi kita semua dalam mengemban amanah.


Pelaksanaan kegiatan Pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada Pejabat yang dilantik oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku yang didampingi Ketua IAD Wilayah Maluku Ny. Yuyun Rudy Irmawan dan diikuti juga oleh peserta lain yang turut hadir yakni Para Asisten, Para Kajari dan Ketua IAD Daerah se-Maluku, Kabag Tata Usaha, Para Koordinator, Para Kasi dan Kasubag serta Para Pegawai Jaksa dan Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Maluku dan Anggota IAD Wilayah Maluku.


Menindaklanjuti pelaksanaan pelantikan tersebut, Ketua IAD Wilayah Maluku Ny. Yuyun Rudy Irmawan melantik Ketua IAD Daerah Maluku Tenggara serta Pengurus IAD lainnya. (V374) 

Selengkapnya

Pemerintah Negeri Clarifikasi Kebijakan Revitalisasi Lapak Pasar Batu Merah : Tidak Sepihak, Tidak Intimidatif

Januari 06, 2026

Foto : Pemerintah Negeri Clarifikasi Kebijakan Revitalisasi Lapak Pasar Batu Merah : Tidak Sepihak, Tidak Intimidatif

Ambon
, Globaltimurnn.com - Pemerintah Negeri Batu Merah Melalui Sekertaris Negeri Arlis Lisaholet, mengklarifikasi pemberitaan terkait revitalisasi lapak Pasar Batu Merah yang dinilai sepihak, intimidatif, dan dugaan pungli. Selasa, (06/01/2026). 


Kebijakan ini berawal dari program pemerintah kota pada bulan lalu untuk pendataan dan pembongkaran lapak di badan jalan, trotoar, dan fasilitas umum mulai dari Pasar Mardika hingga Pasar Batu Merah.


Pemerintah Negeri terlibat dalam tim pendataan Pasar Batu Merah dan Pasar Mardika, serta melakukan komunikasi langsung dengan pedagang yang telah beroperasi di pasar sejak tahun 70an untuk menyampaikan aspirasi agar pasar tetap ada. 


Berkat komunikasi tersebut, pemerintah kota memberikan pengecualian pembongkaran bagi Pasar Batu Merah, berbeda dengan Pasar Mardika yang memiliki pasar modern untuk menampung pedagang.

 

Katanya, Pemerintah Negeri telah melakukan dua kali pertemuan dan sosialisasi dengan seluruh pedagang untuk menyampaikan rencana revitalisasi, menolak tudingan mengambil langkah sepihak atau kapitalisasi tanpa melibatkan pedagang. Anggota BPD juga hadir dalam pertemuan tersebut. 


Kegiatan revitalisasi tidak tercantum dalam APBD desa karena bersifat situasional, muncul sebagai tanggapan kebijakan pemerintah kota. Pemerintah Negeri meminta kontribusi dari pedagang untuk pembangunan lapak, yang disetujui secara menyeluruh.


Besaran kontribusi ditetapkan bersama : Rp10 juta untuk lapak berukuran 2x3 meter persegi. Tuduhan pembayaran Rp30/40 juta kemungkinan berkaitan dengan pedagang yang memiliki lebih dari satu lapak.

 

Pemerintah Negeri menegaskan tidak melakukan intimidasi atau pemaksaan, hingga saat ini tidak ada pedagang yang keluar dari tempat berjualan atau melaporkan ancaman. Pembayaran kontribusi dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan, dan masih banyak pedagang yang belum lunas setelah dua bulan lapak selesai dibangun.


Selain revitalisasi lapak, pemerintah Negeri juga membangun WC umum dan tempat nelayan untuk pemberdayaan dan peningkatan pendapatan desa.

 

Kontribusi pedagang merupakan iuran sesuai Peraturan Desa Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pemungutan dan Pendapatan Asli Desa (PADes), yang digunakan untuk kemaslahatan masyarakat umum seperti pembangunan jalan dan infrastruktur, bukan khusus untuk rehabilitasi lapak. Tujuan utama revitalisasi adalah mempertahankan keberadaan pedagang yang akan kehilangan tempat berjualan jika pasar dibongkar seperti Pasar Mardika.

 

Ada pula Penyampaiannya terkait  pengelolaan sampah, pemerintah Negeri sebelumnya membentuk kelompok mandiri untuk pengangkutan sampah. Akhir 2025, telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Ambon untuk kerja sama penanganan sampah pada 2026. 


Tempat sampah semifirmasi telah disediakan di pasar, dan dilakukan pengangkutan setiap pagi dan siang. Pemerintah desa juga membentuk Komunitas Peduli Sungai (KPS) sejak 2018 untuk melestarikan Kali Wai Batu Merah, meskipun perannya kurang maksimal akhir-akhir ini dan akan diaktifkan kembali.

 

Dan juga ada pun keterangannya memeberikan pendapat mengenai, Kemacetan Di aera pasar. Pasar Batu Merah terletak di sekitar jalan nasional, dan pemerintah desa berupaya mencegah kemacetan. Jalan yang rusak telah diperbaiki pertengahan tahun lalu, dan petugas desa secara rutin mengatur pedagang agar tidak keluar ke jalan. Kondisi kemacetan kini lebih membaik, ujarnya. (Za)

Selengkapnya

Senin, 05 Januari 2026

𝐏𝐞𝐥𝐚𝐣𝐚𝐫/𝐌𝐚𝐡𝐚𝐬𝐢𝐬𝐰𝐚 𝐓𝐞𝐰𝐚𝐬 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐬𝐭𝐢𝐰𝐚 𝐆𝐚𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐫𝐢 𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚

Januari 05, 2026

Foto : 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐣𝐚𝐫/𝐌𝐚𝐡𝐚𝐬𝐢𝐬𝐰𝐚 𝐓𝐞𝐰𝐚𝐬 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐬𝐭𝐢𝐰𝐚 𝐆𝐚𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐫𝐢 𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚

𝐓𝐎𝐁𝐄𝐋𝐎, Globaltimurnn.com - Sosok seorang Mayat laki-laki telah ditemukan tewas akibat gantung diri di Desa MKCM Komplek Daeo, Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Selasa (06/01/2026). Korban yang ditemukan tidak bernyawa adalah Falentinus Bara alias Falen (21 tahun), seorang Pelajar atau Mahasiswa.

 

Menurut keterangan ayah korban, Agustinus Bara (58 tahun, tukang kayu), korban pergi meninggalkan rumah pada Senin (05/01/2026) pukul 12.00 WIT tanpa memberitahu tujuan. Ia baru pulang kerja malam pukul 20.00 WIT dan langsung tidur, sehingga tidak mengetahui kapan korban pulang. Pada Selasa pukul 10.15 WIT, ia mengetuk pintu kamar korban namun tidak ada jawaban. 


Setelah melihat melalui jendela dan sela pintu, ia menemukan korban dalam posisi tergantung dan meminta bantuan tetangga Medi Dodungo untuk mendobrak pintu. Saat pintu terbuka, korban sudah tidak bernyawa.

 

Ibu korban, Agustina Dodungo (36 tahun, PNS), mengaku pergi mengajar di SD Negeri 2 Desa Gamsungi pukul 07.00 WIT dan kemudian menghadiri pemakan di Desa MKCM. Ia mendapatkan pemberitahuan dari seorang teman untuk segera pulang, dan tiba di rumah menemukan banyak keluarga dan tetangga berkumpul serta korban terbujur kaku di tempat tidur.

 

Saksi pertama, Dian Dodungo (22 tahun, pelajar/mahasiswi), menyatakan bahwa pada Senin sore pukul 16.00 WIT, korban datang ke rumahnya untuk mengambil durian dan memberitahu rencana mengantarkannya ke pacarnya di Desa Wari. Korban juga menyampaikan bahwa ia sedang menghadapi masalah dan berniat mengakhiri hidup. Ia menasehati korban untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, namun korban tetap pergi.

 

Saksi kedua, Medi Dodungo (31 tahun, petani), mendengar tangisan ayah korban pukul 10.20 WIT saat akan pergi ke kebun. Ia langsung menghampiri dan membantu mendobrak pintu kamar, menemukan korban dalam posisi tergantung. Ia kemudian memanggil keluarga dan tetangga untuk membantu menurunkan korban.

 

Saksi ketiga, Eby Pawengkep (21 tahun, pelajar/mahasiswi, pacar korban), mengungkapkan bahwa pada Senin pukul 08.30 WIT, korban marah dan mengancamnya dengan pisau. Malam hari, korban datang mabuk setelah mengkonsumsi minuman keras, menyampaikan tuduhan bahwa ia memiliki pacar lain. 


Korban juga menyatakan tidak sanggup menahan tekanan hubungan yang tidak disetujui orang tuanya, berniat mengakhiri hidup dengan gantung diri, dan mengajaknya untuk bersama-sama bunuh diri. Ia mengirim pesan WhatsApp pukul 21.30 WIT, namun korban hanya membacanya tanpa membalas hingga tengah malam.

 

Pantauan Media Globaltimurnn.com bahwa motif bunuh diri korban kemungkinan akibat stres berat dikarenakan hubungan asmara yang tidak disetujui orang tua dan keluarga, serta tekanan psikologis yang membuat korban merasa tidak ada jalan lain. Korban juga memiliki ketergantungan emosional yang kuat pada pacarnya dan merasa tidak memiliki dukungan dari orang lain. Pihak keluarga korban tidak menginginkan penindakan lanjutan dari kepolisian dan telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi. ( 𝐆𝐈𝐎 ).

Selengkapnya

𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐫𝐞𝐬 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧 𝐔𝐩𝐚𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐊𝐨𝐫𝐩𝐬 𝐑𝐚𝐩𝐨𝐫𝐭 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝟒𝟏 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐨𝐧𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐨𝐝𝐞 𝟏 𝐉𝐚𝐧𝐮𝐚𝐫𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟔

Januari 05, 2026

Foto : 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐫𝐞𝐬 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧 𝐔𝐩𝐚𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐊𝐨𝐫𝐩𝐬 𝐑𝐚𝐩𝐨𝐫𝐭 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝟒𝟏 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐨𝐧𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐨𝐝𝐞 𝟏 𝐉𝐚𝐧𝐮𝐚𝐫𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟔

𝐓𝐎𝐁𝐄𝐋𝐎, Globaltimurnn.com - Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu S.H, S.I.K, memimpin langsung Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat personel Polres Halmahera Utara dan Personel Kompi Brimob Kupa Kupa Tobelo, Periode 1 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan apel Polres Halmahera Utara, Selasa ( 31/12/25 )


Tampak Hadir dalam Upacara tersebut Wakapolres Kompol Saiful Egal S.A.P, M.A.P, Pejabat Utama (PJU), Perwira, Ketua Bhayangkari Cabang Halmahera Utara, seluruh Personel Polres Halmahera Utara, serta Bhayangkari dari anggota yang memperoleh kenaikan pangkat. 


Sebanyak 40 personel Polres Halmahera Utara menerima kenaikan pangkat, dengan rincian  :

Iptu ke AKP  1 personel

Ipda ke Iptu 3 Personel

Aipda ke Aiptu 8 Personel 

Bripka ke Aipda 15 Personel 

Brigpol ke Bripka 7 Personel 

Briptu ke Brigpol 2 Personel 

Bripda ke Briptu 4 Personel 


Sementara itu, dari Kompi I Brimob Kupa Kupa Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda MalukuUtara, yang menerima Kenaikan Pangkat sebanyak 1 Personel dari Bripka ke Aipda.


Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu S.H, S.I.K, Dalam amanatnya menyampaikan bahwa 


Κenaikan pangkat pada hakekatnya   merupakan amanah Rahmat dari Allah SWT, serta hasil kerja keras rekan-rekan yang telah kalian bertugas dengan baik dalam Pengabdiannya kepada Institusi Polri, Masyarakat, Bangsa dan Negara, layak untuk mendapatkan Kenaikan Pangkat setingkat lebih tinggi, Setelah dilakukan penilaian yang transparan dan akuntabel terhadap prestasi kerja, kedisiplinan dan tanggung jawab atas pelaksanaan Tugas." Ucap AKBP Erlichson,"


Saya mengucapkan Selamat dan Sukses dengan harapan kiranya selain ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa, tentunya harus ditunjukkan dengan peningkatan kualitas diri dan Profesionalisme, Perubahan sikap dan perilaku kearah yang lebih baik, serta peningkatan kualitas kinerja sehingga dapat selalu berprestasi, bertanggung jawab, amanah serta memberikan pengabdian terbaik kepada organisasi Polri, Masyarakat, Bangsa dan Negara Republik Indonesi. Ungkapnya,"


Perlu diketahui bahwa keberhasilan Saudara Saudari sekalian tentunya tidak terlepas dari peran serta dan Doa para Istri/Suami serta keluarga sebagai pendorong dan pendamping dikala suka dan duka untuk itu jadikanlah keluarga sebagai sumber inspirasi dan motivator yang positif dalam setiap keberhasilan pelaksanaan tugas." Tutup Kasi Humas," (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT