globaltimurnn.com

Rabu, 03 Juni 2026

PODSI Maluku Resmi Dilantik, Gubernur Bidik Prestasi Menuju PON XXII Tahun 2028

Juni 03, 2026

Foto : PODSI Maluku Resmi Dilantik, Gubernur Bidik Prestasi Menuju PON XXII Tahun 2028

Ambon
, globaltimurnn.com – Semangat kebangkitan olahraga dayung Maluku digaungkan dalam Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku Tahun 2026 yang dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, di Gedung Dr. Johannes Leimena Kodaeral IX Ambon, Kamis (4/6/2026).


Dalam acara yang mengusung tema “Membangun Olahraga Dayung Maluku yang Berprestasi, Berdaya Saing dan Bermartabat” tersebut, Muhammad Ulwan Talaohu resmi dilantik sebagai Ketua PODSI Maluku bersama jajaran pengurus baru oleh Wakil Ketua Umum PB PODSI, Laksdya TNI Edwin, S, MH,M.Han.


Dalam Sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa olahraga merupakan salah satu instrumen penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, termasuk cabang dayung yang selama ini memiliki potensi besar untuk berkembang.


Menurut Gubernur, pelantikan pengurus baru harus menjadi titik awal lahirnya semangat baru dalam pembinaan atlet dan peningkatan prestasi. Maluku, sebagai daerah kepulauan yang kaya akan potensi perairan, dinilai memiliki modal kuat untuk melahirkan atlet dayung berkelas nasional bahkan internasional.


“Maluku memiliki talenta-talenta hebat. Dengan pembinaan yang terarah, kerja keras, dan kolaborasi yang baik, olahraga dayung dapat menjadi salah satu cabang unggulan yang mengharumkan nama daerah,” ujar Gubernur.


Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku tengah mempersiapkan Pekan Olahraga Maluku Tahun 2027 sebagai ajang seleksi dan pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di NTB dan NTT.


Gubernur berharap kepengurusan PODSI Maluku yang baru mampu membangun organisasi yang solid, memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini, serta menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif.


“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Jadikan amanah ini sebagai tanggung jawab untuk membawa olahraga dayung Maluku semakin maju, berprestasi, dan menjadi kebanggaan masyarakat Maluku,” tutupnya.


Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi PODSI Maluku untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan atlet-atlet terbaik yang siap bersaing di berbagai ajang nasional pada masa mendatang. 


Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Dankodaeral IX Ambon Laksamana Muda (Laksda) TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H, Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua Umum Koni Maluku M.A.S Latuconsina, Plt. Sekertaris Kota Ambon Robby Sapulette,ST., MT, Anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yeremias, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Sandy Wattimena serta unsur Olahraga. (Rdks) 

Selengkapnya

Sinergitas TNI, Polri dan Pemprov Maluku, Dukung Proyek Strategis Nasional Di Tanimbar

Juni 03, 2026

Foto : Sinergitas TNI, Polri dan Pemprov Maluku, Dukung Proyek Strategis Nasional Di Tanimbar

Tanimbar
, globaltimurnn.com - Kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kepulauan Tanimbar kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai proyek industri skala besar, melainkan sebagai fajar baru bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Perubahan paradigma ini tidak lepas dari pendekatan humanis dan kerja keras jajaran TNI-Polri di bawah komando Pangdam XV/Pattimura, yang bergerak cepat bersinergi dengan langkah taktis Pemerintah Provinsi Maluku melalui Satgas Tim Terpadu.


​Lewat komitmen kuat dan pendekatan yang menyentuh hati, integrasi kerja antara Pemprov Maluku dan TNI-Polri berhasil menjembatani berbagai pihak. Dalam waktu yang relatif singkat, seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan (stakeholder) terkait kini bersatu padu mendukung penuh realisasi proyek vital ini.


​Sebelumnya, kekhawatiran dan ketidakpastian sempat membayangi sebagian warga terkait dampak pembangunan mega proyek ini terhadap ruang hidup dan tatanan tradisi mereka. Menyadari sensitivitas tersebut, Pemprov Maluku langsung tancap gas mengoordinasikan regulasi dan jaminan hak-hak masyarakat, sementara Pangdam menginstruksikan jajarannya untuk mengedepankan komunikasi sosial yang dialogis, persuasif, dan sangat menghormati kearifan lokal.


Kolaborasi ini terlihat sangat kuat di lapangan. Ketika personel TNI-Polri turun langsung, tinggal bersama masyarakat, dan duduk bersila dalam kesetaraan bersama para pemangku adat, tim teknis dari Pemprov Maluku juga hadir membawa solusi konkret terkait administrasi dan program pemberdayaan. Di dalam kehangatan rumah-rumah warga, kedua instansi ini aktif mengedukasi mengenai dampak positif jangka panjang Blok Masela, sekaligus meyakinkan bahwa pembangunan ini tidak akan menggerus identitas mereka, melainkan mengangkat harkat dan kesejahteraan ekonomi keluarga di Tanimbar.


​Pangdam XV/Pattimura menegaskan komitmennya, "TNI-Polri hadir di Tanimbar bukan untuk membatasi ruang gerak masyarakat, melainkan untuk menjadi jembatan kebaikan dan memastikan bahwa kehadiran Blok Masela harus membawa berkah serta mengangkat harkat hidup warga lokal tanpa sedikit pun mencederai nilai-nilai adat yang luhur." Ucapnya di Ambon, Kamis (4/6/2026).


​Kerja cepat Pemprov Maluku dalam memotong jalur birokrasi yang rumit serta sentuhan tulus TNI-Polri yang memuliakan tatanan adat tersebut membuahkan hasil yang sangat mendalam. Kehadiran kolaborasi kokoh ini mampu meruntuhkan kekhawatiran masyarakat, sehingga para tetua adat dan seluruh lapisan warga dengan sukarela membuka pintu, menyatukan hati, dan menyatakan kesediaan mereka untuk mendukung penuh pembangunan PSN Blok Masela.


Keikhlasan masyarakat adat ini diperkuat oleh aksi nyata di lapangan. TNI-Polri terus mendampingi kebutuhan mendasar warga melalui berbagai kegiatan karya bakti, mulai dari renovasi fasilitas umum hingga program ketahanan pangan, yang berjalan selaras dengan program pembangunan infrastruktur daerah oleh Pemprov Maluku. Pendekatan yang saling mengayomi dan terintegrasi ini berhasil membangun rasa saling percaya yang kokoh, menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kemajuan Tanimbar adalah harapan yang harus diwujudkan bersama.


​Keberhasilan dalam merangkul hati rakyat, menyelaraskan aspek kultural, dan kecepatan pelayanan publik ini berdampak langsung pada kelancaran operasional di lapangan. Salah satu indikator paling nyata dari akselerasi positif ini adalah progres kerja Tim Terpadu percepatan PSN Blok Masela yang kini berjalan sangat mulus tanpa hambatan berarti. Pemprov Maluku, TNI-Polri, dan SKK Migas terbukti mampu menunjukkan sebuah blue print kerja sama yang solid, di mana fungsi regulator, pengamanan, dan sosial berjalan seiringan.


​Tanpa adanya gejolak sosial atau penolakan adat, tim teknis bersama instansi terkait dapat melakukan survei lapangan, pemetaan lahan, hingga koordinasi lanjutan secara efektif dan kondusif. Sinergi yang solid ini membuktikan bahwa ketika penghormatan terhadap masyarakat dan adat dikedepankan, serta didukung oleh respons cepat dari pemerintah daerah, segala potensi kendala sosial dapat dimitigasi dengan sangat indah.


​Langkah taktis Pemprov Maluku dan kepemimpinan visioner Pangdam XV/Pattimura dalam mendukung program pemerintah ini menempatkan kolaborasi keduanya bukan hanya sebagai pengawal program negara, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan di wilayah Maluku.


Dengan runtuhnya tembok pembatas dan hadirnya dukungan total dari lembaga adat, pemda, serta seluruh lapisan masyarakat, jalan menuju kemandirian energi nasional melalui Blok Masela kini terbentang lebar. Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersiap menyongsong era baru yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, membuktikan bahwa kemanunggalan Pemprov, TNI-Polri, adat, dan rakyat adalah kunci utama suksesnya pembangunan bangsa. (Rdks) 

Selengkapnya

𝐌𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫𝐢 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐃𝐮𝐛𝐞𝐬 𝐓𝐢𝐨𝐧𝐠𝐤𝐨𝐤 𝐓𝐢𝐧𝐣𝐚𝐮 𝐏𝐓 𝐍𝐈𝐂𝐎: 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐒𝐢𝐚𝐩 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐏𝐚𝐛𝐫𝐢𝐤 𝐊𝐞𝐥𝐚𝐩𝐚 𝐁𝐚𝐫𝐮 𝐒𝐞𝐫𝐚𝐩 𝟐𝟎.𝟎𝟎𝟎 𝐓𝐞𝐧𝐚𝐠𝐚 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚

Juni 03, 2026

Foto : 𝐌𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫𝐢 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐃𝐮𝐛𝐞𝐬 𝐓𝐢𝐨𝐧𝐠𝐤𝐨𝐤 𝐓𝐢𝐧𝐣𝐚𝐮 𝐏𝐓 𝐍𝐈𝐂𝐎: 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐒𝐢𝐚𝐩 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐏𝐚𝐛𝐫𝐢𝐤 𝐊𝐞𝐥𝐚𝐩𝐚 𝐁𝐚𝐫𝐮 𝐒𝐞𝐫𝐚𝐩 𝟐𝟎.𝟎𝟎𝟎 𝐓𝐞𝐧𝐚𝐠𝐚 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚 

𝐓obelo
, Globaltimurnn.com – Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Dr. Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, S.H., M.A., bersama Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, dan rombongan resmi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Selasa (3/6/2026). Kedatangan rombongan yang mendarat menggunakan pesawat Cessna Citation Longitude (C700) bernomor registrasi PK-CCA di Bandara Kuabang Kao ini bertujuan meninjau pengembangan kawasan transmigrasi sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya di sektor industri pengolahan kelapa.

 

Rombongan pejabat tinggi negara dan mitra investasi asing ini disambut langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., Ketua DPRD Christina Lesnusa, serta jajaran Forkopimda, pimpinan instansi terkait, dan manajemen PT Natural Indococonut Organik (PT. NICO).

 

Setibanya di bandara pukul 09.30 WIT,  rombongan langsung bergerak lewat jalur darat menuju lokasi PT NICO di Desa Kupa-Kupa Selatan, Kecamatan Tobelo Selatan. Sesampainya di lokasi sekitar pukul 10.55 WIT, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke area produksi untuk melihat proses pengolahan kelapa, sebelum kemudian menggelar konferensi pers dan pertemuan tertutup di ruang rapat perusahaan.

 

Dalam keterangannya, Menteri Transmigrasi menyampaikan bahwa pemerintah pusat melihat potensi ekonomi yang sangat besar di Halmahera Utara, terutama melalui industri hilirisasi kelapa. Ia mengungkapkan rencana strategis pembangunan pabrik baru dengan kapasitas produksi dua kali lebih besar dari fasilitas yang ada saat ini.

 

"Kami menargetkan pabrik baru ini mampu mengolah sekitar 570 juta butir kelapa setiap tahun dan berpotensi membuka lapangan kerja bagi sekitar 20.000 warga. Hal ini sangat relevan mengingat kebutuhan pasar Tiongkok saja mencapai 3 miliar butir kelapa per tahun, belum lagi permintaan dari negara lain seperti Swedia, Bangladesh, hingga Kanada," ujar Menteri Iftitah.

 

Pemerintah pusat berkomitmen penuh mendukung pengembangan ini, termasuk melalui pembenahan infrastruktur jalan produksi yang telah disiapkan pemerintah daerah sepanjang lebih dari 200 kilometer, serta mendorong pembangunan terminal khusus agar produk dapat diekspor langsung dari Halmahera Utara tanpa harus dialihkan ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

 


Selain itu, pemerintah juga tengah mengkaji potensi pemanfaatan limbah pengolahan, khususnya sabut kelapa, sebagai sumber energi terbarukan untuk mendukung pasokan listrik daerah. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dalam Asta Cita untuk mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi yang terintegrasi.

 

Menteri juga menegaskan bahwa investasi dari Tiongkok maupun negara lain tidak perlu dipandang sebagai isu sensitif, selama memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Yang terpenting adalah manfaatnya dirasakan warga lokal. Oleh karena itu, pembinaan dan pelatihan tenaga kerja harus terus diperkuat agar masyarakat siap berpartisipasi dan mendapatkan keuntungan maksimal," tambahnya.

 

Sementara itu, Duta Besar Tiongkok, Wang Lutong, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap pengembangan investasi di Halmahera Utara. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berinvestasi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu upaya pengentasan kemiskinan.

 

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, mengapresiasi perhatian besar pemerintah pusat dan mitra internasional terhadap potensi daerahnya. Ia menegaskan Pemprov akan terus menjamin iklim investasi yang kondusif dan mendorong hilirisasi komoditas unggulan demi kesejahteraan rakyat.

 

Senada dengan itu, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memiliki peraturan daerah khusus terkait hilirisasi kelapa guna memastikan nilai tambah ekonomi tetap bertahan di daerah. Pihaknya juga berkomitmen mendukung penuh operasional PT NICO serta pengembangan pabrik tahap kedua agar seluruh potensi kelapa di wilayah ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, tanpa ada limbah yang terbuang sia-sia. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

𝐑𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐊𝐨𝐨𝐫𝐝𝐢𝐧𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐚𝐧𝐢𝐭𝐢𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐏𝐨𝐫𝐩𝐫𝐨𝐯 𝐌𝐚𝐥𝐮𝐤𝐮 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐁𝐚𝐡𝐚𝐬 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐦𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐀𝐧𝐭𝐚𝐫 𝐈𝐧𝐬𝐭𝐚𝐧𝐬𝐢

Juni 03, 2026

Foto : 𝐑𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐊𝐨𝐨𝐫𝐝𝐢𝐧𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐚𝐧𝐢𝐭𝐢𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐏𝐨𝐫𝐩𝐫𝐨𝐯 𝐌𝐚𝐥𝐮𝐤𝐮 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐁𝐚𝐡𝐚𝐬 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐦𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐀𝐧𝐭𝐚𝐫 𝐈𝐧𝐬𝐭𝐚𝐧𝐬𝐢

𝐓obelo
, Globaltimurnn.com – Rapat koordinasi panitia persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara Tahun 2026 resmi digelar pada Rabu (3/6/2026), di Gedung Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Utara, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo. Pertemuan ini menjadi langkah strategis mematangkan segala persiapan mengingat wilayah ini akan menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di provinsi ini.

 

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Halmahera Utara, Yudhiahart Noya, S.Si., M.H., dan dihadiri oleh Sekretaris Umum KONI Halut, Roby N. Pangety, Wakil Ketua II Victor Touwely, serta perwakilan dari unsur keamanan yakni Pasi Ops Kodim 1508/Tobelo Kapten Inf Heri Susanto dan Kabag Ops Polres Halut AKP Yulianus Balangan. Turut hadir pula tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

 

Dalam arahannya, Yudhiahart Noya menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan. Ia menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Porprov sangat bergantung pada sinergitas dan kerja sama erat antar seluruh instansi pemerintahan yang ada di Halmahera Utara.

 

"Kita berkumpul untuk memastikan semua persiapan berjalan tepat sasaran. Hal terpenting yang perlu kita benahi adalah sistem pengamanan. Nantinya, Satpol PP akan bertindak sebagai koordinator utama yang akan bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk menjamin keamanan dan kelancaran setiap rangkaian kegiatan," ujar Yudhiahart dalam paparannya.

 

Lebih lanjut, ia juga menguraikan daftar cabang olahraga yang akan menjadi prioritas utama dalam pengamanan. Hal ini didasarkan pada estimasi jumlah penonton dan peminat yang diprediksi akan memadati lokasi pertandingan. Cabang olahraga yang masuk dalam daftar prioritas tersebut antara lain Sepak Bola, Balap Sepeda, Tinju, Bola Voli, Hapkido, dan Rootrace.

 

Di akhir sambutannya, Yudhiahart mengajak seluruh panitia dan pihak terkait untuk menjaga kekompakan, sportivitas, dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas masing-masing. Ia juga mengimbau agar setiap kendala yang ditemukan di lapangan segera dikomunikasikan bersama guna dicarikan solusi terbaik demi menjaga nama baik daerah selaku tuan rumah.

 

"Apabila ada kendala di lapangan, segera sampaikan dan berkoordinasi agar bisa segera diselesaikan. Mari kita buktikan kerja keras kita dan tunjukkan bahwa Halmahera Utara mampu menjadi tuan rumah yang baik," tambahnya. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

𝐔𝐬𝐢𝐚 𝟐𝟑 𝐓𝐚𝐡𝐮𝐧, 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐋𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐭𝐚𝐡𝐚𝐩 𝐝𝐚𝐧 𝐎𝐩𝐭𝐢𝐦𝐚𝐥𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐃𝐚𝐲𝐚 𝐀𝐥𝐚𝐦

Juni 03, 2026

Foto : 𝐔𝐬𝐢𝐚 𝟐𝟑 𝐓𝐚𝐡𝐮𝐧, 𝐇𝐚𝐥𝐦𝐚𝐡𝐞𝐫𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐋𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐭𝐚𝐡𝐚𝐩 𝐝𝐚𝐧 𝐎𝐩𝐭𝐢𝐦𝐚𝐥𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐃𝐚𝐲𝐚 𝐀𝐥𝐚𝐦

Tobelo
, Globaltimurnn.com – Ribuan warga masyarakat Kabupaten Halmahera Utara memadati halaman depan Kantor Bupati, Jalan Ir. Hein Namotemo, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, pada Selasa (2/6/2026) pukul 10.18 WIT, untuk mengikuti puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Halmahera Utara. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga perwakilan berbagai elemen masyarakat yang berjumlah sekitar 1.000 orang.

 

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd. beserta istri, Ketua DPRD Cristina Lesnussa, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M. beserta istri, Kapolres AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K. beserta istri, Kajari Rahmat, S.H., M.H. beserta istri, serta perwakilan Pengadilan Negeri Tobelo Hakim Gilang Taufik Hermawan, S.H.

 

Turut hadir Sekretaris Daerah Drs. E.J. Papilaya, MTP beserta istri, Bupati Senior Djidon Hangewa, Ketua PKK Provinsi Maluku Utara Hj. Rusni Sarbin, anggota DPRD Kabupaten maupun Provinsi, pimpinan instansi vertikal, ASN, tokoh adat, agama, pemuda, pelaku usaha, serta tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, 𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗹𝗺𝗮𝗵𝗲𝗿𝗮 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮, 𝗗𝗿. 𝗞𝗮𝘀𝗺𝗮𝗻 𝗛𝗶. 𝗔𝗵𝗺𝗮𝗱, mengajak seluruh masyarakat mengenang kembali sejarah perjuangan para pendiri daerah. Melalui tayangan dokumenter yang diputar, masyarakat diajak mengingat jasa besar tokoh pemekaran seperti Djodon Hangewa, Hein Namotemo, dan Frans Manery yang telah meletakkan dasar berdirinya daerah ini.

 

“Perjalanan panjang ini adalah buah dari perjuangan tulus para pendahulu. Kami mendapat amanah untuk melanjutkan tongkat estafet pembangunan, dan segala kritik serta saran yang membangun akan kami jadikan bahan evaluasi demi kemajuan bersama,” ujar Wakil Bupati.

 

Ia menegaskan bahwa tantangan ke depan masih cukup berat, terutama dalam penanganan stunting, pengelolaan lingkungan hidup, serta pengolahan sumber daya alam agar memberi nilai tambah ekonomi bagi warga. Mengangkat potensi kelapa sebagai simbol dan tema utama peringatan tahun ini, Kasman mengajak semua elemen bersatu mendorong pembangunan agar Halmahera Utara semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

 

Sementara itu, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗹𝗺𝗮𝗵𝗲𝗿𝗮 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮, 𝗗𝗿. 𝗣𝗶𝗲𝘁 𝗛𝗲𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗯𝘂𝗮, dalam pidatonya mengutip sebuah pepatah, “Jika engkau berteduh di bawah pohon, jangan lupakan siapa yang menanamnya.” Menurutnya, sejarah berdirinya Kabupaten ini tidak boleh dilupakan, dan jasa para pendahulu wajib dihargai sebagai landasan melangkah ke depan.

 

“Kami pemimpin daerah tidak boleh sombong. Tugas utama kami adalah melayani masyarakat dan meneruskan apa yang telah dirintis para pemimpin terdahulu,” tegas Bupati Piet Hein.

 

Ia memaparkan arah kebijakan pembangunan pemerintah daerah saat ini yang difokuskan pada tiga hal utama: perbaikan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan, dan penguatan ekonomi daerah. Mengenai kondisi jalan yang masih banyak perlu perbaikan, Bupati mengakui keterbatasan anggaran namun memastikan penanganan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

 

Di sektor ekonomi, pemerintah gencar mendorong hilirisasi komoditas unggulan kelapa. “Kami berharap ke depan Tobelo bisa tumbuh menjadi salah satu pusat ekspor di Maluku Utara, yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat luas,” tambahnya.

 

Bupati juga melaporkan adanya perkembangan positif di berbagai indikator pembangunan, mulai dari reformasi birokrasi, tata kelola keuangan, penurunan angka kemiskinan, hingga penanganan stunting. Meski demikian, tantangan masih terbentang, antara lain pembangunan jalan usaha tani, pemulihan pasca bencana, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan.

 

Di akhir sambutannya, Bupati Piet Hein bersyukur atas kondisi keamanan daerah yang tetap kondusif sebagai modal utama pembangunan, sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun ke-23 bagi Kabupaten Halmahera Utara dan masyarakat Hibualamo. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Kemendes RI Tinjau Peran BUMDes Dan Produk Unggulan Negeri Layeni, Guna Peningkatan dan Perkuat Ekonomi Desa

Juni 03, 2026

Foto : Kemendes RI Tinjau Peran BUMDes Dan Produk Unggulan Negeri Layeni, Guna Peningkatan dan Perkuat Ekonomi Desa

Layeni
, Globaltimurnn.com - Ekonomi desa di Perkuat, kemendes republik indonesia (RI) tinjau peran BUMDes dan produk unggulan negeri layeni. 


Terkait hal itu, Koordinator provinsi program transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) maluku bersama Tim direktorat jenderal pengembangan ekonomi dan investasi desa (PEID) kementerian desa republik indonesia melakukan monitoring pelaksanaan Program TEKAD di negeri layeni, kecamatan teon nila serua (TNS), kabupaten maluku tengah,pada rabu kemarin (3/6/2026).


Kegiatan itu sebagai bukti dan atensi pemerintah pusat yang di laksanakan di balai negeri layeni difokuskan pada pengembangan produk unggulan desa sebagai salah satu strategi peningkatan ekonomi masyarakat dan kemandirian desa.


Monitoring yang di lakukan tim dalam kajian terhadap berbagai aspek yang mendukung pengembangan produk unggulan desa.


Dalam hasil pengkajian tersebut ada beberapa poin yang menjadi perhatian khusus antara lain dukungan pemerintah negeri layeni dalam mendorong pengembangan produk unggulan, identifikasi kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peran BUMDes dalam pengembangan usaha desa, unit-unit usaha yang telah dikembangkan, serta kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan asli desa (PAD).


Disaat tim berdialog langsung dengan pemerintah negeri, pengurus BUMDes, kelompok usaha masyarakat, serta para pelaku ekonomi desa guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait perkembangan program dan mampu mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi secara langsung di lapangan.


Koordinator Program TEKAD Maluku menjelaskan bahwa "monitoring ini merupakan bagian dari upaya memastikan program yang dijalankan untuk  mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,-


Menurut kordinator, pengembangan produk unggulan desa harus didukung oleh tata kelola kelembagaan yang baik,mampuh berinovasi dalam pengembangan usaha, serta sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat agar bisa menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan."tegasnya 


Sementara itu,kepala pemerintahan negeri (KPN) layeni, Roi Tewernusa, menyampaikan "apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh Program TEKAD serta kementerian desa RI terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di negeri layeni.'ungkapnya


ADVERTISEMENT

“Kehadiran tim TEKAD maluku dan tim dirjen PEID kemendes RI menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi unggulan yang dimiliki oleh Negeri Layeni,”ujar Tewernusa.


“Pemerintah negeri berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada BUMDes dan kelompok-kelompok usaha masyarakat agar produk unggulan desa dapat berkembang, memiliki daya saing, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.


Ia juga menambahkan, penguatan BUMDes menjadi salah satu fokus bagi pemerintah negeri karena lembaga itu,memiliki peran strategis dalam mengelola potensi ekonomi desa dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa.


“Melalui pendampingan yang berkelanjutan, BUMDes dapat semakin profesional dalam mengelola unit-unit usaha yang ada sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan membuka peluang usaha bagi masyarakat,” jelasnya 


Ia juga mengatakan"Melalui kegiatan monitoring ini, akan berdampak positif dalam berbagai rekomendasi yang dihasilkan kiranya dapat menjadi bahan evaluasi dan acuan bagi Pemerintah Negeri Layeni dalam memperkuat pengembangan produk unggulan desa serta meningkatkan mutu di dan kontribusi di semua sektor usaha desa terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat-


Lebih lanjut Tewernusa menjelaskan bahwa, Pemerintah Negeri Layeni terus mendorong inovasi pengolahan produk unggulan berbasis potensi lokal, khususnya ubi jalar yang selama ini menjadi komoditas andalan masyarakat,-


Melalui BUMDes Nkamorita Layeni, kami tidak hanya menjual ubi jalar dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga terus berinovasi menciptakan berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah ekonomi bagi kemakmuran rakyat negeri layeni itu adalah harapan kami". Tutup KPN Layeni Roi Tewernusa (Tim)

Selengkapnya

Gubernur Maluku Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Aturan Terkait Rencana Penambangan di Maluku Tenggara

Juni 03, 2026

Foto : Gubernur Maluku Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Aturan Terkait Rencana Penambangan di Maluku Tenggara

Ambon
, globaltimurnn.com – Gubernur Maluku memimpin rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, perangkat Desa (Ohoi) Tamngil, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait di Ruang Rapat Gubernur Maluku pada Rabu 3 Juni 2026.


Rapat ini digelar guna membahas permohonan izin aktivitas penambangan galian C oleh PT Batu Hitam di wilayah petuanan Ohoi Tamngil, Kecamatan Kei besar Selatan, Maluku Tenggara.


Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa selaku kepala daerah yang memegang kewenangan absolut dalam pemberian izin galian C, dirinya tidak akan serta-merta langsung mengeluarkan persetujuan. Ia menegaskan pentingnya menempuh seluruh prosedur hukum dan mekanisme administrasi yang berlaku guna menghindari konsekuensi hukum di masa mendatang.


"Sebagai gubernur yang punya kewenangan untuk memberi izin kepada pertambangan galian C, saya tidak mau salah dalam mengambil keputusan atau membuat kebijakan. Saya harus memastikan semua mekanisme dan prosedur itu dipenuhi," tegas Gubernur di hadapan peserta rapat.


Gubernur juga menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat untuk memperlambat atau menahan proses perizinan investasi. Jika seluruh telaah teknis dari dinas terkait—termasuk Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kehutanan—menyatakan telah sesuai aturan, maka izin akan segera diproses.


Apresiasi Dukungan Tertulis Masyarakat dan Pemkab


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengapresiasi langkah proaktif Bupati Maluku Tenggara serta masyarakat Ohoi Tamngil yang telah menyertakan surat keterangan pernyataan persetujuan bersama. Surat tersebut ditandatangani secara lengkap oleh unsur staf desa, Badan Sendiri Ohoi (BSO), lembaga adat, keterwakilan marga, unsur pemuda, hingga tokoh agama.


Kendati telah mengantongi dukungan penuh dari masyarakat setempat, Gubernur secara khusus meminta komitmen dari Kepala Desa dan seluruh perangkat Ohoi Tamngil. Beliau meminta agar masyarakat siap berdiri teguh membela keputusan mereka apabila di kemudian hari muncul reaksi negatif dari pihak luar yang tidak berkepentingan.

 

"Saya meminta kepada Pak Kepala Desa dan perangkat, tolong nanti pasca ini kalau semua mekanisme sudah dipenuhi dan izin sudah didapat, Bapak-Bapak juga harus tegak berdiri di posisi untuk membela pernyataan yang Bapak-Bapak telah buat ini," ujar Gubernur.


Oleh karena itu, Gubernur mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kedamaian, kerukunan, dan menghindari konflik internal. Menurutnya, iklim daerah yang aman dan kondusif merupakan kunci utama agar investasi dan pembangunan dapat masuk secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.


Rapat koordinasi ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara Gubernur Maluku, Bupati Maluku Tenggara, para kepala dinas, serta perwakilan masyarakat Ohoi Tamngil yang hadir. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT