globaltimurnn.com


Selasa, 24 Maret 2026

Bupati SBB Asri Arman Resmikan Masjid At-Taqwa di Dusun Batu Lubang, Negeri Luhu - Huamual

Maret 24, 2026

Foto : Bupati SBB Asri Arman Resmikan Masjid At-Taqwa di Dusun Batu Lubang, Negeri Luhu - Huamual

Luhu
, Globaltimurnn.com - Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat, Asri Arman, resmikan Masjid At-Taqwa di Dusun Batu Lubang, Negeri Luhu, Kecamatan Huamual, pada Syawal 1447 Hijriah. Selasa (24/3/2026)


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan masjid bukan sekadar fisik, tetapi simbol kebersamaan, gotong royong, dan keimanan masyarakat.


“Masjid ini lahir dari semangat kebersamaan. Saya melihat langsung keterlibatan ibu-ibu dalam mengumpulkan batu, ini bukti kuatnya solidaritas warga,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan masjid telah dikawal sejak dirinya menjabat anggota DPRD Provinsi Maluku, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keagamaan.


Bupati berharap masjid ini menjadi pusat ibadah, pendidikan Al-Qur’an, serta pembinaan moral generasi muda.


Sementara itu, Ketua Panitia Peresmian, La Rantodi, menyebutkan pendanaan kegiatan berasal dari swadaya masyarakat dan donatur dengan total Rp.41.016.000.


Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati sebagai donatur utama serta para pihak yang berkontribusi, Adapun Ketua Panitia Pembangunan dijabat Sudin Samali.


Sementara itu, Sekretaris Dusun Hardin Waleulu mewakili Kepala Dusun Idiani Datumboyo menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah.


Raja Negeri Luhu, Abd Gani Kaliky, menilai masjid tersebut sebagai salah satu yang megah di wilayah Huamual bahkan Kabupaten SBB, serta mengajak masyarakat untuk memakmurkannya.


Kegiatan peresmian juga diisi dengan penyerahan bantuan Al-Qur’an dan buku Iqra oleh Ketua TP PKK SBB bersama DPD KNPI Maluku, Turut hadir Ketua TP PKK Yeni Rosbayani Asri, Sekda Alvin Tuasuun, pimpinan OPD, serta perwakilan berbagai lembaga.


Peresmian ini menjadi simbol kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun sarana keagamaan yang bernilai spiritual dan sosial. (Tim/Red) 

Selengkapnya

Puncak Perayaan Idul Fitri, Rakyat Tanah Goyang Gelar Lomba Panjat Pinang, RT 03 Peraih Juara

Maret 24, 2026

Foto : Puncak Perayaan Idul Fitri, Rakyat Tanah Goyang Gelar Lomba Panjat Pinang, RT 03 Peraih Juara

Huamual
, Globaltimurnn.com - Lomba panjat pinang antar RT yang digelar untuk meriahkan Idul Fitri 1447 H di Dusun Tanah Goyang, yang sebelumnya berlangsung pada Senin (23/03/2026), telah resmi selesai pada hari Selasa (24/03/2026) pukul 15.30 WIT di halaman Balai Dusun Tanah Goyang.

 

Setelah sesi perlombaan dilanjutkan, tim perwakilan Grup RT 03 berhasil menjadi yang terbaik setelah dengan cermat dan kompak bekerja sama untuk mencapai semua hadiah yang ditempel di puncak tiang pinang.


 Selain hadiah makanan, perlengkapan rumah tangga, dan uang tunai yang telah diumumkan sebelumnya, panitia juga memberikan bonus tambahan sebesar 1 Juta Rupiah sebagai apresiasi atas kerja sama yang luar biasa dari tim tersebut.

 


Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia, Fadli Bufakar, menyampaikan kegembiraannya atas kelancaran acara yang berjalan hingga selesai. 


"Kami sangat senang karena acara ini tidak hanya meriah, tetapi juga berhasil mempererat tali silaturahmi antar warga. Pemberian bonus kepada RT 03 adalah bentuk apresiasi kami atas semangat kerja sama yang mereka tunjukkan," ujarnya.

 


Seluruh peserta dan penonton yang hadir memberikan sambutan hangat atas kelulusan perlombaan, dengan harapan acara serupa dapat dilaksanakan kembali  untuk memperkuat kebersamaan masyarakat. (***)

Selengkapnya

Pantau Keamanan di Tempat Wisata, Kapolda Sultra dan Forkopimda Patroli di Pantai Toronipa

Maret 24, 2026

Foto : Pantau Keamanan di Tempat Wisata, Kapolda Sultra dan Forkopimda Patroli di Pantai Toronipa

Kendari
, Globaltimurnn.com — Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah objek wisata serta pos pengamanan dalam rangka libur Lebaran 1447 Hijriah, Selasa (24/3/2026).


Kegiatan tersebut turut diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin Louis Sengka, S.I.K., M.Si serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra. Patroli itu bertujuan memastikan kesiapan personel serta kondisi keamanan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.


Salah satu titik yang dikunjungi yakni Pos Pengamanan Pantai Pantai Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Di lokasi tersebut, Kapolda meninjau langsung kesiapan petugas yang berjaga sekaligus memberikan arahan kepada personel agar tetap siaga dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.


Selain itu, Kapolda juga mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri sebagai bagian dari koordinasi nasional pengamanan Hari Raya Idul Fitri.



Menurutnya, pemantauan ini tidak hanya untuk memastikan kesiapan pengamanan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan di kawasan wisata yang dipadati pengunjung.


“Dengan kehadiran personel Polri di lapangan, diharapkan situasi kamtibmas tetap kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan berwisata dengan aman dan nyaman,” ujar Irjen Pol Didik Agung.


Polda Sultra berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan pelayanan selama masa libur Lebaran guna menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat di seluruh wilayah Sultra. (V374) 

Selengkapnya

Mengatasnamakan Nama Gereja, Kades Waisamu Pimpin Masa Tebang Tanaman Dan Rusakan Rumah Milik Warga Nuruwe

Maret 24, 2026

Foto : Mengatasnamakan Nama Gereja, Kades Waisamu Pimpin Masa Tebang Tanaman Dan Rusakan Rumah Milik Warga Nuruwe

SBB
, Globaltimurnn.com - Satu warga masyarakat Desa Nuruwe yang berdomisili di sekitar Desa Nuruwe pada lokasi Sawau hujung Desa Nuruwe tepatnya depan perumnas, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten SBB, merasa dirugikan atas tindakan dan perilaku Kades Waisamu. 


Perilaku Kades Waisamu Marthen Riripoy menunjukan sikap tidak selayaknya seorang pemimpin, seorang pelayan, selayaknya seorang premanisme yang diduga bermoral bobrok. 


Hal ini terlihat jelas Kades memimpin puluhan masyarakat yang di dampingi Ketua klasis Kairatu, Pendeta Hemat GPM Waisamu turun lansung di lokasi lahan tanah milik Wa Nuru bertindak semena - mena terhadap tatanaman hasil umur panjang yang sudah di tanam puluhan tahun. 


Hal ini terlihat jelas sekitar pukul 10 : 00/ Wit, hingga siang tadi, Kades memimpin warga masyarakat Desa Waisamu merusak puluhan pohon tanaman milik Wa Nur yang sudah ditanam oleh orang tuanya kurang lebih mencapai 60 tahun lebih. Selasa 24/03/2026


Hal ini memicu dugaan konflik berkepanjangan dari pihak lain yang merasa di rugikan termasuk warga masyarakat Nuruwe yang merasa warga mereka di buat dengan sikap Kades yang berperilaku tidak senono.


Kelapa, pohon pisang, bahkan belasan jambu mente yang berada di dalam lahan tersebut pun di hantam rebah ke tanah dengan menggunakan mesin sensor. 


Selain itu, pengrusakan bukan saja pada pohon tanaman milik Wa Nur namun juga bagian belakang rumah tepatnya dinding kamar mandi dirusakan dihancurkan dengan menggunakan linggis. 


Perilaku Kades ini menunjukan sikap tidak bermoral dan bukan selayaknya seorang pemimpin, seorang pelayan umat, layaknya seorang premanisme yang hanya berpikir kejahatan. 


Pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Seram Bagian Barat diminta sikapi akan hal tersebut secara tegas, sesuai aturan karena hal tersebut adalah merupakan sebuah tindak pidana murni, pengrusakan barang milik orang, dan patut di pidanankan tidak perlu di tolerir lagi. 


Pada pasal Pengrusakan barang milik orang lain diatur dalam Pasal 406 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) lama (UU 1/1946) atau Pasal 521 UU 1/2023 tentang KUHP baru. 


Pasal ini mengancam pelaku yang sengaja menghancurkan, merusakkan, atau membuat barang milik orang lain tidak dapat digunakan dengan pidana penjara maksimal 2 tahun 8 bulan. 


Saat dikonfirmasi Kades Waisamu Marthen Riripoy menyampaikan" Kegiatan tersebut merupakan program Jemaat GPM Waisamu penanaman cengkih dan kelapa di tanah milik Jemaat Waisamu, jadi katong diundang juga untuk penanaman dimaksud, jadi jang ada bahasa pimpin masa, karena itu kewenangan Gereja dan Jemaat Waisamu. Ucap Riripoy


Saat ditanyai kenapa ada pengrusakan tanaman milik orang dan juga pengrusakan terhadap kamar mandi orang, Riripoy mengatakan pigi konfirmasi dengan pihak Gereja. Tegas Riripoy


Dari bahasa Riripoy, terlihat jelas naik pitam, dan merasa tidak senang, pihak penegak hukum dalam hal ini Polres SBB diminta segera sikapi secara tegas karena sesuai pasal ada pengrusakan barang milik orang. (***) 


Selengkapnya

Masyarakat Desa Hatusua Berikan Dukungan Pembangunan KDMP, Kades Perluas Lahan Pembangunan

Maret 24, 2026

Foto : Masyarakat Desa Hatusua Berikan Dukungan Pembangunan KDMP, Kades Perluas Lahan Pembangunan

Hatusua
, Globaltimurnn.com - Sasaran utama Koperasi Desa Merah Putih di desa adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, dan memutus rantai distribusi yang panjang. 


Koperasi ini juga bertujuan menekan kemiskinan, mengurangi ketergantungan pada tengkulak, serta menjadi pusat produksi-distribusi pangan/UMKM desa. 


Sasaran Koperasi Merah Putih di Desa guna

1. Peningkatan Kesejahteraan Petani & UMKM: 

Menaikkan nilai tukar petani (NTP) dengan memutus rantai tengkulak dan menjadi offtaker (pembeli/penampung) hasil panen.


2. Penguatan Ekonomi Desa: Mewujudkan kemandirian ekonomi desa dengan memanfaatkan potensi lokal melalui unit usaha seperti logistik, simpan pinjam, dan klinik desa.


3. Aksesibilitas & Keadilan Ekonomi: Menekan harga kebutuhan pokok (inflasi) di tingkat konsumen serta menyediakan pupuk/sarana produksi pertanian.


4. Inklusi Keuangan: Menyediakan permodalan yang mudah dan aman bagi warga desa, mengurangi ketergantungan pada rentenir.


5. Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong gotong royong dalam mengelola unit usaha, modernisasi manajemen koperasi, dan meningkatkan partisipasi aktif warga. 


Hal ini di respon serius Kepala Desa Hatusua Petrus. S. Tuhuteru guna mendukung program pemerintah pusat Presiden RI demi peningkatan ekonomi masyarakat. 


Pantauan Media ini, terlihat jelas Kades Hatusua turun lansung ke lokasi lahan pembangunan Koperasi Desa merah putih yang di dampingi lansung Babinsa Desa Hatusua Serda Petrus Noija, Ketua Koperasi Desa merah putih Desa Hatusua Peros Laturake, bersama Kepala Dusun Hanan Lucky Simahira. Selasa 24/03/2026


Luar biasanya Kades Hatusua, demi mewujudkan program pemerintah pusat, dan demi peningkatan pertumbuhan ekonomi mencapai kesejahteraan rakyat, lahan yang diperuntukan seluas 20x30 meter persegi, namun Kades menambahkan menjadi 30x30 meter persegi. 


Hal ini menunjukan rasa kepedulian atas kondisi ekonomi masyarakat dan menunjang program pemerintah pusat sehingga perluas lahan dari ketentuan yang ada merupakan sebuah langkah kebijakan guna meningkatkan kemajuan Koperasi di sekitar Daerah Hatusua dan sekitarnya. (Yan) 


Selengkapnya

Senin, 23 Maret 2026

Bidpropam Polda Sultra Periksa Iptu AK yang Digerebek Istri Sah

Maret 23, 2026

Foto : Bidpropam Polda Sultra Periksa Iptu AK yang Digerebek Istri Sah

Kendari
, Globaltimurnn.com – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Tenggara saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang perwira polisi berinisial Iptu AK, yang diduga terlibat pelanggaran etik setelah digerebek oleh istri sahnya, Selasa 24 Maret 2026.


Peristiwa penggerebekan tersebut terjadi pada Senin 23 Maret 2026 sekitar pukul 04.00 Wita subuh di salah satu Homestay di kelurahan Baruga Kota kendari, dan sempat menjadi perhatian publik setelah informasinya beredar di media sosial. Dalam kejadian itu, Iptu AK diduga berada bersama seorang wanita yang bukan merupakan pasangan sahnya. Istri sah dari Iptu AK langsung melaporkan suaminya tersebut di SPKT Polda Sultra dan saat itu juga piket Bid Propam langsung melakukan penjemputan terhadap Iptu AK di TKP.


Kasubid Penmas Bid Humas Polda Sultra Kompol Sarwo Edi Wibowo menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan mengamankan yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan internal. Proses ini dilakukan guna memastikan adanya dugaan pelanggaran kode etik profesi Polri.


“Yang bersangkutan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh Bidpropam dan penyidik Ditreskrimum. Kami akan mendalami seluruh fakta yang ada, termasuk kronologi kejadian serta dugaan pelanggaran yang dilakukan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa Polda Sultra berkomitmen menindak tegas setiap anggota yang terbukti melanggar aturan, baik disiplin maupun kode etik, tanpa pandang bulu.


“Jika terbukti melakukan pelanggaran, tentu akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku di institusi Polri,” tegasnya.


Sementara itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada Polda Sultra. (V374) 

Selengkapnya

Polda Metro Jaya Berduka, Kehilangan Sosok Anggota Ditlantas Saat Jalankan Tugas Pengamanan Mudik

Maret 23, 2026

Foto : Polda Metro Jaya Berduka, Kehilangan Sosok Anggota Ditlantas Saat Jalankan Tugas Pengamanan Mudik

Jajarta
, Globaltimurnn.com – Duka menyelimuti jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Seorang anggota Polri, Brigadir Fajar Permana, meninggal dunia usai mengalami kelelahan disertai sesak napas setelah menjalankan tugas pengamanan pada momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.


Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menjelaskan bahwa almarhum sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya pada pagi hari setelah bertugas semalaman di hari pertama Lebaran.


“Sepulang dinas, almarhum mengaku kelelahan dan mengalami sesak napas. Ia sempat meminta bantuan rekan untuk dilakukan kerokan di asrama polisi Ciputat,” ujar Komarudin, Minggu (22/3/2026).


Namun demikian, kondisi kesehatan Brigadir Fajar tidak menunjukkan perbaikan. Pada sore harinya, ia kembali merasakan ketidaknyamanan dan meminta diantar ke rumah sakit guna memperoleh penanganan medis.


“Ketika tiba di Instalasi Gawat Darurat RS Helsa Ciputat Timur, almarhum sudah dalam keadaan tidak sadar. Meskipun telah mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.


Kejadian ini menambah suasana duka di tengah perayaan Lebaran, khususnya bagi keluarga besar Polri yang tengah melaksanakan tugas pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri.


Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT