globaltimurnn.com


Rabu, 11 Februari 2026

Wakil Gubernur Maluku Hadiri Pengukuhan Enam Profesor Baru Universitas Pattimura

Februari 11, 2026

Foto : Wakil Gubernur Maluku Hadiri Pengukuhan Enam Profesor Baru Universitas Pattimura

Ambon
, Globaltimurnn.com – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menghadiri Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura Ambon dalam rangka Pengukuhan Enam Profesor Baru Universitas Pattimura. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Pattimura Ambon, Rabu (11/01/2026).


Pengukuhan enam profesor baru ini menjadi momentum penting dalam penguatan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan kapasitas akademik Universitas Pattimura sebagai perguruan tinggi unggulan di kawasan timur Indonesia.


Pengukuhan tersebut menetapkan enam dosen Universitas Pattimura sebagai profesor, masing-masing Prof. Dr. Henry Junus Wattimanella, S.Si., M.Si. dengan kepakaran Statistika Spasial pada Fakultas Sains dan Teknologi; Prof. Dr. Imanuel Berly Delvis Kapelle, S.Si., M.Si. dengan kepakaran Kimia Bahan Alam pada Fakultas Sains dan Teknologi; serta Prof. Dr. Wilma Akihary, S.Pd., M.Hum. dengan kepakaran Pendidikan Bahasa dan Linguistik pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.


Selain itu, turut dikukuhkan Prof. Dr. Wilma Latuny, ST., M.Si., M.Phil., Ph.D. dengan kepakaran Kecerdasan Buatan pada Fakultas Teknik; Prof. Dr. Ir. Pieter Thomas Berhitung, ST., MT. dengan kepakaran Pengelolaan Wilayah Pesisir pada Fakultas Teknik; serta Prof. Dr. Kalvin Kurnia, M.Pd. dengan kepakaran Didaktik Metodik Pembelajaran Bahasa Jerman pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura.


Dalam sambutannya, Abdullah Vanath menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pengukuhan tersebut. Menurutnya, penambahan guru besar merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Maluku.


“Kita patut bersyukur karena hari ini telah dikukuhkan enam guru besar. Ini bukan hanya kebanggaan bagi Universitas Pattimura, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Maluku dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.


Vanath juga menekankan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik.


“Tidak ada murid yang pintar diajarkan oleh guru yang tidak kompeten. Murid yang pintar pasti dibimbing oleh guru yang pintar pula. Karena itu, dengan bertambahnya enam guru besar hari ini, kami menaruh harapan besar agar Universitas Pattimura dan seluruh perguruan tinggi di Maluku terus memperkuat kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.


Vanath menambahkan bahwa keilmuan memiliki nilai yang melampaui jabatan, karena akan selalu dihormati dan menjadi kebanggaan sepanjang hayat.


“Orang berilmu akan dihormati di mana pun berada. Jabatan ada masa akhirnya, tetapi ilmu pengetahuan akan tetap melekat dan menjadi kebanggaan sepanjang hayat,” ungkapnya.


Di akhir sambutannya, Vanath menyampaikan selamat kepada para profesor yang baru dikukuhkan serta berharap mereka terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.


“Selamat kepada para profesor yang hari ini mencapai puncak akademik tertinggi. Teruslah berkarya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku,” tutupnya.


Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dengan pembacaan Surat Keputusan pengangkatan profesor, penyampaian orasi ilmiah oleh masing-masing guru besar, serta pengalungan tanda kehormatan akademik. Rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan kepada para guru besar yang dikukuhkan sebagai simbol pengakuan atas capaian akademik tertinggi tersebut.


Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Rektor Universitas Pattimura Ambon, Rektor Universitas UIN AMSA, Rektor IAKN, Ketua Senat Universitas Pattimura, serta jajaran civitas akademika Universitas Pattimura Ambon. (V374) 

Selengkapnya

Dibuka Kasal, Komandan Kodaeral lX Hadiri Rapat Pimpinan TNI AL 2026

Februari 11, 2026

Foto : Dibuka Kasal, Komandan Kodaeral lX Hadiri Rapat Pimpinan TNI AL 2026

Jakarta
, Globaltimurnn.com - Dibuka Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut lX (Dankodaeral lX) Laksamana Muda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Laut Tahun 2026 di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026).


Kegiatan strategis ini digelar sebagai tindak lanjut rangkaian rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan daerah, Rapim Kementerian Pertahanan dan TNI, Rapim TNI–Polri, serta Rapim TNI.


Rapim TNI AL tahun ini mengusung tema “TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Indonesia Maju dan Berdaulat”, yang mencerminkan komitmen TNI AL dalam mendukung agenda pembangunan nasional serta penguatan pertahanan negara di matra laut.


Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa sinergi dan kesamaan visi di seluruh jajaran TNI AL menjadi fondasi utama dalam mengimplementasikan kebijakan Presiden RI, Menteri Pertahanan, dan Panglima TNI.


“Saya berharap seluruh peserta Rapim dapat memberikan kontribusi positif melalui diskusi yang tajam, sekaligus melahirkan gagasan yang inovatif dan solutif demi terwujudnya TNI AL yang modern, memiliki daya gentar kawasan, serta berorientasi global,” ujar Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.


Kasal juga menyoroti modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) sebagai salah satu prioritas utama TNI AL. Penguatan alutsista dilakukan melalui pembangunan kapal perang, baik di galangan dalam negeri maupun luar negeri.


Untuk jenis kapal yang telah dikuasai teknologinya, pembangunan dilakukan oleh industri nasional. Sementara kapal yang belum dapat diproduksi di dalam negeri masih dikerjakan melalui kerja sama luar negeri dengan skema alih teknologi dan alih pengetahuan.


“Ke depan, seluruh kebutuhan alutsista diharapkan dapat dipenuhi oleh industri pertahanan nasional, sehingga kemandirian bangsa dalam bidang pertahanan laut benar-benar terwujud,” jelasnya.


Lebih lanjut, Kasal menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden RI, TNI AL tetap memegang peran utama dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia. 


Kehadiran unsur-unsur TNI AL dinilai krusial dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan lintas negara, termasuk penyelundupan yang berpotensi merugikan perekonomian nasional.


“Pengamanan laut harus terus diperkuat agar potensi ancaman terhadap kedaulatan dan kepentingan negara dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kasal juga memberikan apresiasi kepada sejumlah satuan kerja TNI AL yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta memperoleh penilaian baik dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP).


Satuan kerja tersebut antara lain Koarmada III, Pasmar 2, Pasmar 3, Disdikal, Rumkital Dr. Midiyato Suratani, Ladokgi Yos Sudarso, serta Ladokgi Raden Eddy Martadinata.


Rapim TNI AL 2026 diharapkan menjadi forum strategis dalam menyatukan langkah, memperkuat kebijakan, serta memperjelas arah pembangunan kekuatan TNI AL guna menjawab tantangan pertahanan maritim Indonesia ke depan. (V374) 

Selengkapnya

Duka di Korowai: Pesawat Perintis Ditembaki Usai Parkir, Dua Awak Jadi Korban

Februari 11, 2026

Foto : Duka di Korowai: Pesawat Perintis Ditembaki Usai Parkir, Dua Awak Jadi Korban

KOROWAY
, Globaltimurnn.com - Suasana tenang di Bandara Korowai Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mendadak berubah mencekam ketika rentetan tembakan terdengar dari arah sekitar bandara. Insiden itu menimpa pesawat perintis Smart Air PK-SNR, Rabu (11/2/2026) siang.


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, pesawat yang terbang dari Bandara Tanah Merah tersebut telah mendarat dan terparkir di apron. Para penumpang bahkan sudah turun dari pesawat ketika tembakan dilepaskan oleh orang tak dikenal dari arah sekitar bandara. Mendengar tembakan, para penumpang langsung berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan di sekitar lokasi.


Dalam situasi kacau tersebut, pilot dan co-pilot berusaha menyelamatkan diri menyusul penumpang, namun keduanya ditembak saat berada di area landasan (runway). Hingga saat ini, aparat memastikan dua korban meninggal dunia, sementara kondisi penumpang lainnya masih dalam pendataan.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, membenarkan pihaknya menerima informasi penembakan tersebut pada siang hari.


“Kami mendapat informasi bahwa ada penembakan terhadap salah satu maskapai di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel. Kami juga menerima kabar adanya korban di sana,” ujarnya.


Ia menjelaskan, saat ini Satgas masih melakukan konsolidasi kekuatan untuk merespons situasi di lapangan.


“Sore ini kami sudah menerbangkan pasukan ke Boven Digoel. Harapannya kami bisa menilai situasi di lokasi dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan evakuasi, berdasarkan penilaian kondisi yang ada,” kata Brigjen Faizal.


Pasukan yang diberangkatkan merupakan pergeseran personel dari luar Papua sebagai bagian dari penguatan pengamanan dan penyelidikan.


Terkait pelaku penembakan, Kaops menegaskan bahwa identitas maupun kelompok pelaku masih dalam proses penyelidikan.


“Untuk sementara yang bisa kami pastikan ada dua korban. Untuk yang lainnya masih kami dalami. Situasi terakhir, kami terus berupaya berkomunikasi dan memonitor kondisi masyarakat di sekitar lokasi,” tambahnya.


Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga menyampaikan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan warga serta membuka akses informasi dari lokasi kejadian yang berada di wilayah terpencil.


Aparat gabungan TNI-Polri kini terus berkoordinasi untuk mengamankan area bandara serta menyiapkan langkah evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut. Perkembangan situasi di Korowai masih terus dipantau secara intensif. (V374) 

Selengkapnya

Polres Seram Bagian Barat Gelar Pertemuan Bersama Pemdes Iha dan Luhu Bahas Penyelesaian Konflik di Gunung Tembaga

Februari 11, 2026

Foto : Polres Seram Bagian Barat Gelar Pertemuan Bersama Pemdes Iha dan Luhu Bahas Penyelesaian Konflik di Gunung Tembaga

SBB
, Globaltimurnn.com - Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 WIT, bertempat di Ruang Kerja Kapolres Seram Bagian Barat, telah dilaksanakan pertemuan antara Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. dengan Pemerintah Desa Iha dan Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat. Pertemuan tersebut membahas penyelesaian permasalahan penganiayaan dan pembakaran kendaraan bermotor yang terjadi di area Gunung Tembaga pada 7 Februari 2026.


Pertemuan ini merupakan upaya bersama dalam mencari solusi terbaik serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Huamual, khususnya antara Desa Iha dan Desa Luhu.


Perwakilan tokoh masyarakat Desa Iha, Arif Samal, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut pada dasarnya bertujuan membantu pemerintah desa dan kedua negeri dalam menyelesaikan permasalahan secara baik serta menjaga situasi tetap kondusif.


Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. dalam arahannya menekankan pentingnya peran para tokoh masyarakat dari kedua desa untuk memberikan imbauan kepada warga agar setiap permasalahan pribadi atau yang melibatkan oknum tidak berkembang menjadi konflik antar kampung. Kapolres juga meminta dukungan semua pihak, khususnya para tokoh berpengaruh, untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di desa masing-masing agar tetap aman dan kondusif.



Tokoh masyarakat Desa Iha, Muhamad Kaisupy, menyampaikan bahwa apabila permasalahan terkait korban kebakaran kendaraan dapat diselesaikan, maka kondisi keamanan diyakini dapat berjalan aman dan terkendali.


Sementara itu, Kepala Desa Luhu Abdul Ghani Kaliki, S.Pd., menyampaikan bahwa diperlukan langkah bersama dari seluruh pihak untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Ia berharap Kapolres, camat, dan semua unsur dapat melihat dan menangani permasalahan ini secara bersama-sama. Menurutnya, apabila kendala dapat diselesaikan dengan baik, maka situasi kamtibmas akan berangsur reda.


Perwakilan tokoh masyarakat Desa Iha juga mengusulkan agar dibangun pos pengamanan di perbatasan kedua desa guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas. Camat Huamual R. Waliuluw, S.Pd., menambahkan bahwa dengan adanya permasalahan antar desa, diperlukan peningkatan kesiapsiagaan serta koordinasi semua pihak guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.


Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati beberapa hal, yakni kedua desa berkomitmen menjaga situasi kamtibmas di wilayah masing-masing, akan dilakukan penempatan pos pengamanan di perbatasan Desa Iha dan Desa Luhu, serta koordinasi lanjutan antara pihak terkait untuk penyelesaian permasalahan yang ada.


Polres Seram Bagian Barat mengapresiasi komitmen seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan dan berharap kerja sama yang baik antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Huamual.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Kapolsek Huamual Ipda Salim Balami, Camat Huamual R. Waliuluw, S.Pd., Raja Luhu Abdul Ghani Kaliki, S.Pd., perwakilan pemerintah dan tokoh masyarakat dari Desa Iha dan Desa Luhu, serta unsur terkait lainnya. (V374) 

Selengkapnya

Pererat Sinergitas, Sahli A Wilnas Kodaeral IX Hadiri Pengukuhan Enam Guru Besar Universitas Pattimura

Februari 11, 2026

Foto : Pererat Sinergitas, Sahli A Wilnas Kodaeral IX Hadiri Pengukuhan Enam Guru Besar Universitas Pattimura

Ambon
, Globaltimurnn.com Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX), Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., yang diwakili Sahli A Wilnas Kodaeral lX, Letkol Laut (KH) Priyo Dwi Mulyono, ST, M.Han., menghadiri Pengukuhan Enam Guru Besar Universitas Pattimura di Aula Rektorat Lantai II Universitas Pattimura, Kota Ambon pada Rabu (11/2/2026).


Acara tersebut merupakan tonggak pencapaian akademik tertinggi yang dipimpin langsung oleh Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dan Ketua Senat, Prof. Dr. S.E.M. Nirahua, S.H., M.Hum.


Kehadiran perwakilan Kodaeral IX dalam acara ini menegaskan sinergitas dan dukungan instansi pertahanan terhadap kemajuan dunia pendidikan tinggi di Maluku. 


Selain unsur militer, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah antara lain H. Abdullah Vanath, S.Sos. (Wakil Gubernur Maluku), Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si (Walikota Ambon), Perwakilan dari Kodam XV/Pattimura, Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi, serta tamu undangan dari kalangan akademisi yang mencapai 500 orang.


Rapat Luar Biasa Senat ini mengukuhkan enam Guru Besar yang pakar di bidangnya antara lain Prof. Dr. Henry Junus Wattimanela, S.Si., M.Si. (Kepakaran Statistika Spasial - FMIPA), Prof. Dr. Imanuel Berly Delvis Kapelle, S.Si., M.Si. (Kepakaran Kimia Organik - FMIPA), Prof. Dr. Wilma Akihary, S.Pd., M.Hum. (Kepakaran Linguistik Terapan - FKIP).


Kemudian Prof. Wilma Latuny, S.T., M.Si., M.Phil., Ph.D (Kepakaran Kecerdasan Buatan (Al) Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Pieter Th. Berhitu, S.T., M.T. (Kepakaran Perencanaan Wilayah - Teknik) dan Prof. Dr. Kalvin Karuna, M.Pd. (Kepakaran Manajemen Pendidikan - FKIP). 


Rangkaian acara diawali dengan prosesi masuk anggota Senat, disusul lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan SK Menteri, hingga orasi ilmiah singkat mengenai kepakaran masing-masing guru besar.


Dengan bertambahnya Guru Besar ini, diharapkan sinergitas antara Kodaeral IX dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya Universitas Pattimura, terus terjalin erat terutama dalam aspek riset dan pengembangan sumber daya manusia di wilayah Maluku. (V374) 

Selengkapnya

Razia Pagi Lapas Saparua, Sajam Rakitan Diamankan

Februari 11, 2026

Foto : Razia Pagi Lapas Saparua, Sajam Rakitan Diamankan

Saparua
, Globaltimurnn.com –Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua melaksanakan razia blok hunian dan pemeriksaan terhadap warga binaan sebagai langkah antisipatif menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lapas. Kegiatan ini digelar pada pagi hari oleh Regu Pengamanan I dan Regu Pengamanan III, dengan dukungan staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Kamtib), Rabu (11/02/2026).


Razia diawali dengan apel penghuni yang diikuti seluruh warga binaan. Dalam apel tersebut, Karupam III S.J. Sinay memberikan arahan agar warga binaan tetap tertib, mengikuti instruksi petugas, serta bersikap kooperatif selama kegiatan berlangsung. Usai apel, petugas gabungan terlebih dahulu melaksanakan razia badan terhadap warga binaan guna memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa atau disembunyikan pada diri masing-masing.


Setelah pemeriksaan badan selesai, petugas melanjutkan razia dengan menyisir seluruh blok hunian dan kamar warga binaan. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dan terukur oleh Regu Pengamanan I dan III bersama staf Kamtib Firza Madiun. Pemeriksaan ini difokuskan untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang seperti senjata tajam, telepon genggam, narkoba, serta benda berbahaya lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.


Dalam arahannya S. J. Sinay mengarahakan warga binaan untuk mengikuti semua proses razia dengan baik.


“Kami mengingatkan seluruh warga binaan agar mengikuti instruksi petugas dan bersikap kooperatif. Razia ini dilakukan untuk kepentingan bersama demi menjaga situasi lapas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


Hasil penggeledahan menunjukkan tidak ditemukannya narkoba, telepon genggam, maupun alat komunikasi ilegal. Namun demikian, petugas mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi disalahgunakan dan membahayakan keselamatan. Barang-barang tersebut meliputi satu buah paku, satu pena, satu pecahan kaca, dua korek api, serta satu senjata tajam rakitan.


Staf Kamtib Lapas Saparua, Firza Madiun, menjelaskan bahwa seluruh barang temuan langsung diamankan sesuai prosedur yang berlaku. “Barang-barang tersebut kami amankan dan lakukan pendataan karena berpotensi membahayakan. Selanjutnya akan dimusnahkan sesuai ketentuan,” ucapnya.


Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menegaskan bahwa razia rutin merupakan bentuk komitmen lapas dalam menjaga stabilitas keamanan. “Razia ini merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan kamtib. Kami ingin memastikan lingkungan lapas tetap kondusif dan proses pembinaan berjalan optimal,” ujarnya.


Melalui pelaksanaan razia rutin dan sinergi antarpetugas, Lapas Saparua terus berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan. (Za)

Selengkapnya

Ambon Terang Benderang PUPR Sikat Habis Lampu Mati, UNPATTI Hingga Letisel Jadi Prioritas

Februari 11, 2026

Foto : Ambon Terang Benderang PUPR Sikat Habis Lampu Mati, UNPATTI Hingga Letisel Jadi Prioritas

Ambon
, Globaltimurnn.com - Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat membenahi penerangan jalan umum (PJU) di berbagai sudut kota Siap-siap, Ambon bakal semakin terang dan aman di malam hari. 

 

Fokus utama perbaikan kali ini adalah titik-titik strategis seperti :

- Kawasan Kampus UNPATTI : Area depan kampus hingga arah Leimena menjadi perhatian utama karena banyak kabel tanah yang putus. Selain itu, Dinas PUPR bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) untuk memastikan pepohonan tidak menghalangi cahaya lampu.


- Jalur Tawiri-Wayame : Lampu-lampu yang posisinya berubah atau tidak berfungsi akibat pergantian kabel oleh PLN akan segera diperbaiki dan dikoneksikan kembali.


- Wilayah Ay Patty :  Tiang-tiang lampu yang sudah berkarat akan diganti dengan fondasi beton yang lebih kuat dan tahan lama.


- Leitimur Selatan (Letisel) :  PUPR akan mengatasi masalah lampu padam akibat kabel putus, baik karena pohon tumbang maupun faktor lainnya.

 

Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, ST, MT, menjelaskan bahwa perbaikan tidak hanya menyasar jalan utama, tetapi juga lorong-lorong permukiman warga. PUPR juga menyiapkan stok penggantian lampu mengingat banyak lampu jalan yang sudah berumur dan perlu diganti.

 

"Kami siapkan stok penggantian. Peremajaan dilakukan dari Batu Merah Jembatan sampai Pelabuhan Besar, lalu dari Santika sampai STAIN. Targetnya, lima tahun ke depan bisa diganti kembali secara serentak," katanya.

 

Namun, ia mengakui bahwa kestabilan tegangan listrik dan aksi pencurian kabel menjadi kendala dalam menjaga penerangan jalan tetap optimal. Untuk mengatasi masalah pencurian kabel di Letisel, solusi idealnya adalah dengan menanam kabel di dalam tanah.

 

Melalui program perbaikan dan peremajaan ini, Pemerintah Kota Ambon berharap penerangan jalan dapat kembali optimal demi mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari. Ambon semakin terang, masyarakat semakin nyaman. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT