globaltimurnn.com

Jumat, 15 Mei 2026

Sigap Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem, Polsek Wetar Bersama Warga Bersihkan Pohon Tumbang dan Tangani Banjir di Desa Ilwaki.

Mei 15, 2026

Foto : Sigap Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem, Polsek Wetar Bersama Warga Bersihkan Pohon Tumbang dan Tangani Banjir di Desa Ilwaki.

MBD, Globaltimurnn. G– Respon cepat ditunjukkan jajaran Polsek Wetar bersama masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam akibat intensitas curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Wetar Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya.


Pada Jumat pagi (15/05/2026), Kapolsek Wetar IPDA Eric Endrico Parera, S.H bersama personel Polsek Wetar dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan pohon tumbang serta penanganan dampak banjir yang terjadi di Desa Ilwaki, Kecamatan Wetar Selatan.


Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah titik di Desa Ilwaki mengalami genangan air serta terhambatnya akses jalan penghubung antarwilayah akibat pohon tumbang.


Adapun beberapa lokasi yang terdampak banjir dengan ketinggian air kurang lebih mencapai 50 centimeter diantaranya kawasan SMP 13 Pulau-Pulau Terselatan, depan Kantor PLN Ilwaki, serta kawasan Kompleks Huhan.


Sementara itu, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi pada jalur akses utama masyarakat yang menghubungkan Desa Ilwaki, Kecamatan Wetar Selatan menuju Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara. Titik-titik pohon tumbang tersebut berada di Jalan Kilo 05, Jalan Kilo 10 dan Jalan Kilo 11 dari arah Ilwaki menuju Lurang.


Kondisi tersebut sempat menghambat aktivitas masyarakat maupun pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi jalur tersebut. Menyikapi situasi tersebut, Kapolsek Wetar bersama personel dan masyarakat bergerak cepat melakukan pembersihan material pohon tumbang agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal.


Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel Polsek Wetar bersama warga bahu membahu memotong dan mengevakuasi batang pohon yang menutupi badan jalan. Semangat gotong royong dan kepedulian bersama tampak begitu kuat dalam proses penanganan bencana tersebut.


Selain melakukan pembersihan, personel Polsek Wetar juga melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan luapan air sungai.


Kapolsek Wetar IPDA Eric Endrico Parera, S.H mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat saat terjadi bencana merupakan bentuk pelayanan dan tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.


“Kami bersama anggota langsung turun ke lapangan bersama masyarakat untuk membersihkan pohon tumbang dan memastikan akses jalan kembali dapat digunakan. Ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat Polri terhadap situasi yang dihadapi masyarakat,” ujar Kapolsek.


Ia menjelaskan bahwa curah hujan tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan mengalir deras menuju pesisir pantai, sehingga beberapa titik mengalami genangan air. Namun demikian, situasi secara umum masih dapat dikendalikan.


“Puji syukur, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan. Saat ini akses jalan yang sebelumnya tertutup pohon tumbang telah berhasil dibersihkan sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal,” jelasnya.


IPDA Eric Endrico Parera juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih belum sepenuhnya stabil.


“Walaupun curah hujan saat ini mulai mereda, kami bersama masyarakat tetap siaga dan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi cuaca guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan,” tambahnya.


Sementara itu, Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Wetar dan masyarakat yang telah menunjukkan respon cepat serta semangat gotong royong dalam menghadapi dampak bencana alam.


Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan bantuan kemanusiaan saat masyarakat menghadapi kesulitan.


“Saya mengapresiasi langkah cepat Kapolsek Wetar bersama anggota dan masyarakat yang langsung turun melakukan penanganan terhadap dampak banjir dan pohon tumbang. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ungkap Kapolres.


AKBP Budhi juga mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang sewaktu-waktu dapat memicu terjadinya bencana alam.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Apabila terjadi kondisi darurat, segera berkoordinasi dengan aparat setempat agar dapat segera dilakukan penanganan secara cepat dan tepat,” tegasnya.


Hingga saat ini situasi di wilayah hukum Polsek Wetar terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas pada jalur penghubung Desa Ilwaki menuju Desa Lurang telah kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman serta lancar. (Rdks) 

Selengkapnya

110 Liter Miras Jenis Sopi Terjebak Razia Personel Polsek Salahutu, BB Lansung Diamankan

Mei 15, 2026

Foto : 110 Liter Miras Jenis Sopi Terjebak Razia Personel Polsek Salahutu, BB Lansung Diamankan

Hunimua, Globaltimurnn.com - Bertempat di depan area Pelabuhan Penyebrangan Hunimua, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, telah di laksanakan Giat Razia miras oleh Anggota Polsek Salahutu dan anggota KP3 Polsek Salahutu, dengan sasaran KR4, KR6, dan KR2 serta barang bawaan penumpang berupa miras tradisional jenis sopi yang baru tiba dari dermaga penyebrangan Waipirit Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. 


Kegiatan Razia miras itu berlangsung pagi tadi sekitar pukul 07 : 40 Wit, Maksud dan tujuan dilaksanakannya razia tersebut yaitu untuk menekan tingkat peredaran miras tradisional, sekaligus dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif secara umum di Wilkum Polsek Salahutu.


Dalam giat razia tersebut ditemukan 110 (seratus sepuluh ) liter Minuman Keras jenis Sopi, yang di kemas dalam 3 (tiga) karung beras, dan 1 Karton yang diangkut dengan menggunakan mobil Avanza Hitam, Enam Saudara.  



Personil Juga menghimbau kepada para pengemudi untuk tidak mengangkut barang titipan berupa miras jenis apapun, selanjutnya 110 (seratus sepuluh) liter minuman jenis Sopi tersebut di bawah oleh Personil KP3 Bripka. Yudi Marasabessy, ke Polsek Salahutu dengan menggunakan mobil Angkot untuk diamankan sebagai barang bukti.


Hingga berakhirnya giat razia pada pukul 09.00 Wit, Sutuasi dalam keadaan aman dan tertib. (V374) 

Selengkapnya

Jembatan Garuda Hampir Rampung, Kerinduan Warga Rewapa Akhirnya Terjawab

Mei 15, 2026

Foto : Jembatan Garuda Hampir Rampung, Kerinduan Warga Rewapa Akhirnya Terjawab

SBB
, Globaltimurnn.com - Kerinduan masyarakat Dusun Rewapa, Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), terhadap akses penghubung yang layak akhirnya mulai terjawab. 


Pembangunan Jembatan Garuda di kawasan Air Kuning yang dikerjakan oleh Kodim 1513/SBB kini telah mencapai sekitar 99 persen, bahkan sebelum target waktu pengerjaan berakhir.


Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD SBB Fraksi PDI Perjuangan, Fredy Pentury, saat ditemui di lokasi pembangunan jembatan, siang tadi oleh awak media ini. 


Dalam keterangannya, Fredy mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut. 


Ia menyebut, pekerjaan yang dimulai pada 23 April 2026 itu ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari, namun progresnya kini hampir selesai sebelum tenggat waktu berakhir.


Kata Fredy“ kita bisa melihat sendiri bahwa sebelum 30 hari, pekerjaan sudah mencapai sekitar 99 persen, Ini sesuatu yang luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya.


Menurut Fredy, pembangunan Jembatan Garuda merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun mendambakan akses penghubung yang memadai di kawasan Air Kuning. 


Jembatan itu menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, mulai dari akses ekonomi, pendidikan hingga pelayanan kesehatan.


Ia menjelaskan, sedikitnya 130 kepala keluarga yang bermukim di sekitar kawasan tersebut sangat bergantung pada akses jembatan untuk menuju pasar di Waimital, fasilitas puskesmas, maupun sekolah.


“Jembatan ini sangat penting karena menjadi akses utama masyarakat menuju pusat ekonomi, kesehatan, dan pendidikan, Kerinduan masyarakat akhirnya bisa terjawab,” katanya.


Fredy juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, mulai dari Pangdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya hingga Dandim 1513/SBB yang dinilai mampu membangun kolaborasi dan percepatan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.


Ia mengungkapkan, usulan pembangunan jembatan disampaikan pada 2 April 2026 dan langsung direalisasikan dalam bentuk pekerjaan fisik pada 23 April 2026.


“Ini bentuk perhatian pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto yang kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran TNI di daerah,” ujarnya.


Selain progres pekerjaan yang cepat, Fredy menilai kualitas pembangunan jembatan juga sangat baik. 


Menurutnya, masyarakat setempat ikut berpartisipasi mendukung proses pembangunan sehingga pekerjaan berjalan lancar dan kondusif.


“Masyarakat sangat mendukung. Suasana selama pekerjaan berlangsung juga kondusif dan penuh kebersamaan,” ucapnya.


Di akhir keterangannya, Fredy turut menyampaikan terima kasih kepada insan pers yang selama ini aktif melakukan pengawasan dan peliputan terhadap proses pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat, termasuk pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kairatu. 


Menutup keterangan-nya Fredy mengatakan“ Teman-teman media juga punya peran penting karena terus melakukan monitoring dan pemberitaan terhadap pembangunan ini,” tandasnya. (Tim) 

Selengkapnya

“Semangat Kapitan Pattimura Hidup Dalam Dunia Pers, Jurnalis Diminta Tetap Berani dan Berintegritas”

Mei 15, 2026

Foto :  “Semangat Kapitan Pattimura Hidup Dalam Dunia Pers, Jurnalis Diminta Tetap Berani dan Berintegritas”

Ambon
, Globaltimurnn.com – Peringatan Hari Ulang Tahun Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura yang ke-209 pada 15 Mei 2026 menjadi momentum berharga bagi masyarakat Maluku untuk mengenang semangat perjuangan, keberanian, dan pengorbanan dalam membela rakyat serta tanah air. Nilai perjuangan tersebut dinilai masih sangat relevan hingga saat ini, termasuk bagi insan pers yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kebenaran informasi di tengah perkembangan media digital yang semakin pesat.


Sebagai pahlawan asal Maluku, Kapitan Pattimura dikenal karena keberaniannya melawan ketidakadilan dan memperjuangkan hak rakyat. Semangat itu dinilai sejalan dengan tugas jurnalis yang setiap hari bekerja menyampaikan fakta, mengawal kepentingan masyarakat, dan menjadi kontrol sosial terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah kehidupan bangsa.


Salah satu jurnalis Maluku, Ahmad B. Kottahatuhaha, mengatakan bahwa insan pers harus menjadikan semangat Pattimura sebagai motivasi dalam menjalankan profesi jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab. Menurutnya, jurnalis saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan karena maraknya penyebaran berita bohong dan informasi yang belum terverifikasi.


“Semangat Pattimura adalah keberanian membela kebenaran dan kepentingan rakyat. Nilai itu sangat penting dimiliki oleh seorang jurnalis. Pers harus tetap independen, objektif, dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan tertentu. Di tengah era digital saat ini, media memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya,” ujar Ahmad


Ia juga menambahkan bahwa dunia jurnalistik bukan hanya soal menyampaikan berita dengan cepat, tetapi bagaimana menjaga etika, melakukan verifikasi fakta, serta tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, keberanian seorang jurnalis dalam mengungkap fakta harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan profesionalisme yang tinggi.


Momentum HUT Pattimura ke-209 diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat perjuangan di kalangan generasi muda, termasuk para pekerja media dan jurnalis di Maluku maupun Indonesia. Dengan menjunjung tinggi nilai keberanian, persatuan, dan kejujuran seperti yang diwariskan Kapitan Pattimura, media diharapkan dapat terus menjadi pilar informasi yang mencerdaskan, membangun, dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.


"Perjuangan Kapitan Pattimura bukan sekadar tentang mengangkat senjata melawan penjajah, tetapi tentang keberanian menjaga harga diri, kebenaran, dan harapan rakyat. Api perjuangannya mungkin telah lama padam di medan perang, namun semangatnya akan selalu hidup di hati mereka yang berani berdiri demi keadilan dan kebenaran." (V374) 

Selengkapnya

Mitigasi Risiko, Lapas Wahai Pasang Titik Assembly Point dan Jalur Evakuasi

Mei 15, 2026

Foto : Mitigasi Risiko, Lapas Wahai Pasang Titik Assembly Point dan Jalur Evakuasi

Wahai
, Globaltimurnn.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai pasang tanda titik kumpul (assembly point) dan jalur evakuasi di area strategis sebagai mitigasi risiko menghadapi situasi darurat, Rabu (13/05/2026). Penentuan titik evakuasi dan jalur penyelamatan ini untuk memastikan keselamatan seluruh petugas dan Warga Binaan apabila terjadi bencana alam atau gangguan keamanan yang memerlukan pengosongan bangunan secara cepat.

 

Pemasangan rambu ini ditempatkan pada titik yang jauh dari jangkauan runtuhan gedung dan dilengkapi dengan penunjuk arah jalur evakuasi yang mudah diakses oleh seluruh penghuni Lapas. Penandaan lokasi ini menjadi Standar Operasional Prosedur keselamatan kerja dan pengamanan fasilitas negara.

 

Calon Aparatur Sipil Negara selaku inisiator, Naufal Al Amin, menjelaskan penentuan titik kumpul dan jalur evakuasi telah melalui pertimbangan teknis terkait keamanan dan kemudahan akses penyelamatan. "Pemasangan assembly point dan jalur evakuasi ini sangat penting agar saat terjadi keadaan darurat, seluruh petugas dan Warga Binaan mengetahui arah evakuasi yang tepat. Kami memastikan jalur yang dipilih aman dan lokasi titik kumpul mampu menampung massa dalam jumlah banyak untuk memudahkan penghitungan personel," terangnya.

 

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, menegaskan sarana evakuasi ini merupakan komponen wajib dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. "Titik kumpul dan jalur evakuasi ini adalah sarana vital untuk meminimalisir jatuhnya korban jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran atau gempa bumi. Dengan adanya penanda yang jelas, kita dapat menciptakan sistem evakuasi yang lebih teratur dan mencegah terjadinya kepanikan masal di blok hunian," jelasnya.

 


Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mendukung penuh pemenuhan standar keselamatan pada setiap Unit Pelaksana Teknis di wilayahnya. Mitigasi risiko dengan menyediakan assembly point dan jalur evakuasi adalah bentuk kesiapsiagaan instansi dalam menghadapi bencana.

 

“Saya berharap fasilitas ini tidak hanya dipasang, tetapi juga diikuti dengan simulasi evakuasi secara berkala agar seluruh jajaran di Lapas Wahai memiliki naluri penyelamatan yang baik saat situasi darurat benar-benar terjadi," harap Ricky.

 

Pemasangan titik kumpul dan jalur evakuasi yang dilakukan di area Lapas Wahai berlangsung lancar dengan melibatkan petugas teknis untuk memastikan rambu terpasang secara permanen dan terlihat jelas. (Za)

Selengkapnya

Berantas Judi Online, Satops Patnal Lapas Wahai Periksa Gawai dan Media Sosial Petugas

Mei 15, 2026

Foto : Berantas Judi Online, Satops Patnal Lapas Wahai Periksa Gawai dan Media Sosial Petugas

Wahai
, Globaltimurnn.com — Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satosp Patnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai lakukan pemeriksaan mendadak terhadap perangkat komunikasi dan aktivitas digital seluruh petugas, Rabu (13/05/2026). Pemeriksaan ini menyasar akun media sosial, riwayat peramban, dan aplikasi pada ponsel pintar guna memastikan tidak ada keterlibatan dalam praktik judi online.


Petugas memeriksa secara detail keikutsertaan petugas dalam grup atau komunitas media sosial yang terafiliasi dengan permainan tertentu yang bermuatan judi. Riwayat akses situs dan aplikasi pada gawai maupun komputer kantor turut dipantau untuk mendeteksi adanya konten negatif atau promosi perjudian melalui pesan singkat. Pemeriksaan juga meliputi pengecekan notifikasi masuk dari nomor tidak dikenal terkait promosi atau transaksi keuangan illegal.


"Kami memeriksa secara teliti riwayat browser dan pesan masuk, seperti WhatsApp atau SMS, untuk memastikan tidak ada konfirmasi deposit maupun promosi judi yang masuk ke perangkat petugas. Langkah ini penting untuk menjaga integritas personel dari pengaruh konten negatif," terang salah satu anggota Satops Patnal, Frans Tepal.


Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala LapasWahai, La Joi, menegaskan tindakan tegas akan diambil jika ditemukan petugas yang terbukti mengikuti komunitas “prediksi" atau memiliki aplikasi judi di perangkat mereka. "Pengecekan akun media sosial merupakan deteksi dini agar petugas tidak terjebak dalam komunitas yang terafiliasi dengan judi online. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari segala bentuk praktik perjudian yang dapat merusak kinerja instansi," tegasnya.


Di tempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mendukung pengawasan ketat yang dilakukan Satops Patnal di daerah. "Pengawasan terhadap aktivitas digital petugas harus dilakukan secara konsisten agar tidak ada celah bagi pengaruh judi online masuk ke lingkungan Pemasyarakatan. Integritas adalah harga mati, dan pemeriksaan riwayat akses ini merupakan upaya kita menjaga profesionalisme Aparatur Sipil Negara di wilayah Maluku," tuturnya.


Seluruh rangkaian pemeriksaan terhadap gawai dan fasilitas digital kantor berlangsung tertib tanpa ditemukan adanya pelanggaran yang menonjol dari para petugas Lapas Wahai. (Za)

Selengkapnya

Kamis, 14 Mei 2026

Akhiri Kesalahpahaman Dengan Kesepakatan Berdamai

Mei 14, 2026


foto : Akhiri Kesalahpahaman Dengan Kesepakatan Berdamai


Kairatu, Globaltimurnn.com - Salah paham yang Sempat Viral di sejumlah media akibat miskomunikasi yang terjadi, tepatnya di Polsek Kairatu beberapa hari kemarin antara oknum anggota Polsek Kairatu Aipda. Marten Tahalele dan oknum anggota TNI AD Serda Marten Taniwel dapat di selesaikan secara Damai kedua pihak. 


Kesalahpahaman yang sempat terjadi itu, akhirnya diselesaikan secara Damai di mako Koramil 1513-03/Kairatu.


Penyelesaian kesalahpahaman yang berlangsung pagi tadi sekitar pukul 10 : 30 Wit, itu di pimpin lansung Dandim 1513//SBB Letkol. Arh. Jaka Putra Dinda. S.H., M.Han yang didampingi oleh Waka Polres SBB Kompol Beni Kurniawan. SH, S. I. K, MA. 


Hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Intel Kodim 1513/SBB Kapten Prabowo, Danramil Kairatu Kapten Heri Tupamahu, Kapolsek Kairatu AKP. Esau Masbaitubun, sejumlah personel Polsek, dan personel Koramil. 


Saat memimpin perdamaian Dandim 1513/SBB menyampaikan arahan singkat-nya bahwa" Yang terjadi Rabu kemarin hanyalah merupakan kesalahpahaman antara kedua personil, dan juga hanyalah miskomunikasi. Ucapnya


Dikatakan-nya" Saat ini dilakukan penyelesaian masalah, dan tidak ada lagi isu - isu lain yang beredar diluar sana, terkait kesalahpahaman tersebut, kita tetap jaga sinergitas, tingkatkan silaturahmi, dan kerja sama yang baik antara kedua institusi, guna menjaga Kamtibmas tetap kondusif di daerah Kabupaten SBB. Jelasnya


Disisi lain Waka Polres juga menambahkan" Untuk terkait dengan permasalahan yang terjadi pihaknya sudah melakukan langkah langkah hukum yang mana sejak menerima laporan hingga hari ini terdapat sudah ada tiga saksi yang diperiksa. Ujarnya


Pihaknya sudah melakukan langkah penanganan yang serius bahkan personel sudah diturunkan dan berada pada lokasi Desa Rumberu guna bisa lebih cepat penanganan terhadap pelaku. 


Harapan-nya masyarakat tetap bersabar dan tetap tenang, percayakan Polisi melakukan fungsi tugas dengan baik, dan cepat serta terukur, guna penanganan terhadap pelaku dalam tindakannya sehingga dapat di proses sesuai hukum yang berlaku. Harapnya


Diakhir arahan dan penyampaian-nya Waka Polres juga menghimbau agar personel Polisi dan TNI tetap tingkatkan sinergitas dan kerja sama serta kekompak dalam menjaga situasi Kamtibmas yang lebih baik ke depan. 


Setiap informasi perkembangan penangan akan selalu diinformasikan ke pihak korban, bahkan berharap masyarakat juga dapat membantu pihak Kepolisian dalam pengungkapan keberadaan pelaku. 


Penyelesaian kesalahpahaman ini diakhiri dengan berjabatan tangan antara kedua personel TNI dan Polisi, disertai foto bersama. (YL) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT