globaltimurnn.com

Senin, 04 Mei 2026

OJK Ajak Generasi Muda Kritis Dan Bijak Paham Aset Kripto Digital Financial Literacy Di Unpatti Ambon

Mei 04, 2026

Foto : OJK Ajak Generasi Muda Kritis Dan Bijak Paham Aset Kripto Digital Financial Literacy Di Unpatti Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat, khususnya generasi muda agar semakin memahami risiko dalam berinvestasi di aset digital dan kripto secara aman, rasional, dan bertanggung jawab.


Investasi masyarakat di aset digital dan kripto juga diharapkan berkontribusi dalam ekosistem keuangan digital yang sehat, stabil, dan berkelanjutan. 


Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso, dalam sambutannya pada kuliah umum kegiatan Digital Financial Literacy (DFL) yang digelar di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Ambon, Senin. 


“Perkembangan aset kripto yang sangat cepat harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai, karena masih banyak masyarakat yang terjebak investasi ilegal, penipuan digital, maupun kehilangan aset akibat rendahnya kesadaran terhadap keamanan digital,” tegas Adi.


Menurut Adi, pesatnya perkembangan sektor keuangan digital saat ini juga disertai dengan risiko yang tinggi, antara lain fluktuasi harga yang ekstrem, risiko keamanan digital, regulasi pemerintah, potensi penipuan, dan faktor psikologis. 


Ia menambahkan, dengan karakteristik aset kripto yang high risk high return dan volatilitas yang tinggi, masyarakat dituntut untuk dapat mengambil keputusan investasi yang tidak hanya didasarkan pada tren atau potensi keuntungan semata, namun juga diperlukan pemahaman fundamental yang baik terhadap risiko aset kripto dan mekanisme kerjanya sebelum berinvestasi.


Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa perkembangan aset kripto di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, baik dari sisi jumlah pengguna, nilai transaksi, maupun jumlah aset yang diperdagangkan.


Hingga Februari 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia telah mencapai lebih dari 21 juta akun pengguna, yang menunjukkan semakin luasnya adopsi aset digital di masyarakat, khususnya generasi muda. Dari sisi transaksi, sepanjang tahun 2025 nilai transaksi perdagangan aset kripto tercatat mencapai Rp482,23 triliun.


Selain itu, Adi menyoroti peran penting mahasiswa sebagai generasi melek digital untuk menjadi agen literasi, khususnya dalam mengedukasi masyarakat mengenai aset kripto dan digital, untuk membantu mengurangi kerugian di masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap inovasi keuangan digital. 


Pemilihan Kota Ambon dalam penyelenggaraan DFL yang menjadi rangkaian kegiatan Bulan Literasi Kripto (BLK) bertujuan untuk mendorong pemerataan literasi keuangan digital di kawasan Timur Indonesia. 


Berdasarkan hasil SNLIK Tahun 2022, Provinsi Maluku masih memiliki ketimpangan yang cukup besar antara indeks inklusi keuangan sebesar 81,04 persen dengan indeks literasi keuangan sebesar 40,78 persen.


Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura Fredy Leiwakabessy, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan DFL yang diselenggarakan oleh OJK.


Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk memahami risiko dalam menghadapi perubahan yang cepat di sektor keuangan digital dan kripto, agar terhindar dari risiko kerugian investasi pada instrumen keuangan digital.


“Perubahan di sektor keuangan saat ini berlangsung sangat cepat, bahkan melampaui kecepatan perkembangan regulasi. 


Oleh karena itu, edukasi kepada generasi muda menjadi sangat penting agar mereka tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat dalam mengambil keputusan keuangan secara bijak,” ujar Fredy.


Kuliah umum tersebut juga menghadirkan narasumber Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Ludy Arlianto, Chief Financial Officer Indonesia Crypto Exchange (ICEX) Rizky Indraprasto, Legal, Compliance & Government Relations PT Kripto Maksima Koin Eveline Shinta, dan Head of Marketing PT Multikripto Exchange Indonessia Vincent.


Kegiatan ini diselenggarakan secara luring dan diikuti oleh sekitar 400 orang mahasiswa dan sivitas akademika dari Universitas Pattimura.


Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Mochammad Muchlasin, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan IAKD OJK Djoko Kurnijanto, Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady, serta Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia Robby. 


Melalui penyelenggaraan DFL, OJK memperkuat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia untuk terus mengedukasi masyarakat, termasuk sivitas akademika, agar mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan digital secara bijak dan bertanggung jawab guna mewujudkan masyarakat yang cerdas secara finansial, aman secara digital, dan matang dalam mengambil keputusan investasi pada instrumen keuangan yang berisiko tinggi. (Rdks) 


Selengkapnya

Kejati Maluku Gelar Focus Group Discussion Terkait Harmonisasi Hukum Pidana Militer Dan KUHP Terbaru

Mei 04, 2026

Foto : Kejati Maluku Gelar Focus Group Discussion Terkait Harmonisasi Hukum Pidana Militer Dan KUHP Terbaru

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kejaksaan Tinggi Maluku melalui Bidang Pidana Militer, melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Harmonisasi Hukum Pidana Militer Dalam Bingkai KUHP Baru Undang - Undang Nomor 1 tahun 2023 : Peluang dan Tantangan Formil - Materiel”, yang diselenggarakan di Aula Sasana Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Maluku, pada Senin (4/5/2026).


Dalam pelaksanaan FGD tersebut, dihadiri oleh Asisten Pidana Militer Kolonel Satar M. Hutabarat, S.H.,M.H, Asisten Pengawasan Bobby Ruswin, S.H.,M.H serta beberapa Pejabat Esselon IV dan Jaksa Fungsional lingkup Kejaksaan Tinggi Maluku. Selain itu, jajaran TNI hadir sebagai peserta FGD antara lain dari Kodaeral IX Ambon, Lanud Pattimura Ambon, Otmil IV-9, Kumdam XV/Pattimura, Dilmil XV/Pattimura dan POMDAM XV/Pattimura.


Adapun kehadiran Narasumber pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ini yakni Dosen Fakultas Hukum pada Universitas Kristen Indonesia Maluku, Dr. John Dirk Pasalbessy, S.H.,M.Hum dan Ketua Pengadilan Negeri Ambon, Nanang Zulkarnain Faisal, S.H serta dipandu oleh Moderator dari TVRI Ambon, Novita Bonara.


Sambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku yang dibacakan oleh Asisten Pidana Militer Satar M. Hutabarat, mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta FGD yang tak lain untuk bersama – sama membedah arah masa depan penegakan hukum di Indonesia khususnya di Provinsi Maluku, seiring dengan telah disahkannya UU Nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), yang mana telah memasuki era baru yakni “ Dekolonisasi “ hukum nasional.


Kajati Maluku dalam sambutannya menambahkan, bahwa hukum pidana militer memiliki karakteristik khusus (Lex Specialis) karena menyangkut disiplin prajurit dan kepentingan pertahanan Negara. Namun kehadiran KUHP baru menuntut kita untuk melakukan Sinkronisasi agar tidak terjadi dualisme atau pertentangan norma.


“Dalam pelaksanaannya kita harus melihat ini dari dua sisi yakni Aspek materil tentang bagaimana penyesuaian delik-delik khas pidana militer dengan prinsip-prinsip hukum pidana modern, dan Aspek Formil tentang bagaimana hukum acara dan kewenangan institusi termasuk peran Jaksa Agung sebagai Penuntut Tertinggi dan hubungannya dengan Oditurat beradaptasi dalam semangat single prosecution service,” Ungkap Kajati Maluku Rudy Irmawan, melalui Aspidmil Hutabarat.


Lebih lanjut, ia menyebut bahwa di satu sisi, ini adalah peluang untuk memperkuat supremasi hukum dan kepastian hukum bagi prajurit, sedangkan disisi lain terdapat tantangan besar dalam masa transisi ini, sehingga kita perlu menyiapkan regulasi turunan dan kesiapan mental aparat penegak hukum agar tidak terjadi kekosongan atau kebingungan dalam implementasi di lapangan.


“Kita memiliki kesempatan untuk memperbarui hukum yang lebih humanis dan sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Maka di forum ini, akan kita diskusikan semuanya,” Ucapnya.


Diakhir sambutannyai, Kajati Maluku berharap Melalui FGD ini, akan lahir pemikiran – pemikiran yang konstruktif, rekomendasi kebijakan, serta kesamaan pandangan antara Kejaksaan, TNI dan praktisi hukum lainnya.


“Hukum tidak boleh statis, ia harus bernapas mengikuti dinamika zaman tanpa meninggalkan prinsip keadilan yang hakiki” Tutup sambutan Kajati Maluku, sekaligus membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD).


Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Dosen Fakultas Hukum pada Universitas Kristen Indonesia Maluku, Dr. John Dirk Pasalbessy, S.H.,M.Hum dan Ketua Pengadilan Negeri Ambon, Nanang Zulkarnain Faisal, S.H dengan mengangkat topik yang berkaitan dengan Kitab Undang – Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM) dan Kitab Undang – Undang Hukjum Pidana (KUHP) terbaru. (Rdks) 

Selengkapnya

Gubernur Maluku Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Luncurkan Program “Polisi Mengajar” untuk Perkuat Pendidikan Karakter

Mei 04, 2026

Foto : Gubernur Maluku Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Luncurkan Program “Polisi Mengajar” untuk Perkuat Pendidikan Karakter

Ambon
, Globaltimurnn.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin langsung upacara peringatan tingkat Provinsi Maluku yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (4/05/2026).


Upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, unsur Forkopimda Provinsi Maluku atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, anggota DPRD Provinsi Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Ketua Dharma Wanita Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, para kepala sekolah, serta siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Ambon.


Bertindak selaku Perwira Upacara adalah D.N. Kaya, S.Sos., M.Si, sementara Pemimpin Upacara dipercayakan kepada Walem Rumangun yang juga merupakan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Ambon.



Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku bersama Polda Maluku juga secara resmi meluncurkan program “Polisi Mengajar” sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda.


Dalam wawancaranya, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Polda Maluku dalam menghadirkan program tersebut.


“Baru saja kita melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dan dilanjutkan dengan launching program Polisi Mengajar. Saya sebagai pemerintah daerah sangat mengapresiasi kerja sama ini,” ujar Gubernur.


Gubernur menegaskan bahwa program Polisi Mengajar tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan akan diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku.



Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan dialog interaktif bersama para Kapolres dan kepala daerah yang mengikuti secara daring, terdapat komitmen kuat untuk menjalankan program tersebut secara serius di daerah masing-masing.


Menurutnya, program ini memiliki nilai strategis karena menghadirkan edukasi langsung dari aparat kepolisian kepada para siswa, khususnya terkait bahaya narkoba, pengaruh paham radikal, tertib berlalu lintas, serta etika bermedia sosial.


“Materi-materi ini memang sudah diajarkan di sekolah, namun akan lebih efektif jika disampaikan langsung oleh pihak kepolisian yang memiliki kompetensi di bidang tersebut,” tambahnya.


Gubernur juga kembali menyampaikan terima kasih kepada Polda Maluku atas inisiatif dan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Maluku melalui sektor pendidikan.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gubernur Maluku bersama jajaran dan Kapolda Maluku melakukan peninjauan langsung ke stand-stand pameran hasil karya siswa SMA dan SMK di Kota Ambon. Berbagai inovasi ditampilkan, di antaranya motor listrik, alat pengolah air hujan menjadi air minum, aplikasi absensi siswa, hingga teknologi pembakaran sampah yang mampu menghasilkan energi listrik.


Peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan generasi Maluku yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (Rdks) 

Selengkapnya

Warga Waekatin Buru Selatan Terima Layanan Kesehatan TNl AL dalam Misi ERB 2026

Mei 04, 2026

Foto : Warga Waekatin Buru Selatan Terima Layanan Kesehatan TNl AL dalam Misi ERB 2026

Buru
, Globaltimurnn.com - Di tengah bentangan laut biru Maluku yang tenang, semangat pengabdian kembali ditorehkan oleh prajurit TNI Angkatan Laut yang memberikan layanan kesehatan gratis dalam misi Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang dibawa KRI Dorang-874 Kodaeral lX pada Senin (4/5/2026). 


Pulau Buru, menjadi titik kelima misi kemanusiaan yang penuh dedikasi ini. KRl Dorang-874 tiba di Pelabuhan Laut Tifu, Tim ERB itu berlanjut menembus medan darat yang menantang perjalanan selama tiga jam menuju Desa Waekatin, Kecamatan Fenafafan, Kabupaten Buru Selatan.


Dengan tekad kuat, tim kesehatan dari Kodaeral IX yang dipimpin Lettu Laut (K/W) dr. Gina Melawati Agustina bersama Tim ERB hadir langsung di tengah masyarakat. 


Mereka menggelar pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus membawa harapan baru bagi warga yang selama ini terbatas akses layanan medisnya.


Sebanyak kurang lebih 67 warga Desa Waekatin memadati lokasi kegiatan. Beragam keluhan kesehatan ditangani dengan sigap dan penuh kepedulian, mulai dari dermatitis (penyakit kulit), dispepsia (nyeri ulu hati), sakit kepala (TTH), asam lambung, hingga ISPA. 


Sentuhan humanis para prajurit menjadikan kegiatan ini bukan sekadar pelayanan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di pelosok negeri.


Tak hanya kesehatan, semangat edukasi juga digaungkan melalui kegiatan Sosialisasi “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” yang dibawakan oleh perwakilan Bank Indonesia, Monang dan Ongen. 


Masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya menjaga dan menggunakan rupiah dengan bijak. Antusiasme warga pun terlihat jelas, terlebih dengan adanya layanan penukaran uang lusuh yang selama ini sulit dijangkau.


Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Desa Waekatin Bapak Samuel Seleky, Babinsa Desa Tifu Sertu Bruri Behuku, tokoh agama Ibu Jen, Tim Kesehatan Kodaeral IX, Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB), serta masyarakat setempat yang menyambut hangat kehadiran rombongan.


Dalam sambutannya, Sekdes Waekatin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Kehadiran TNI AL dan Bank Indonesia dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat. Tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa kegiatan ini benar-benar menjawab kebutuhan mereka.


Misi kemanusiaan ini menjadi cerminan sinergi kuat antara TNI AL dan Bank Indonesia dalam menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Sebuah langkah nyata yang tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menebar kepedulian dan kesejahteraan.


Usai melaksanakan kegiatan, KRI Dorang-874 kembali melanjutkan pelayarannya, bertolak menuju Manipa, membawa semangat pengabdian yang tak pernah surut demi Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat. (Rdks) 

Selengkapnya

Hasil Didikan SMKN 10 SBB, 34 Siswa Lulus 100% Dengan Predikat Baik

Mei 04, 2026

Foto : Hasil Didikan SMKN 10 SBB, 34 Siswa Lulus 100% Dengan Predikat Baik

Piru
, Globaltimurnn.com - Sebanyak 34 Siswa SMK Negeri 10 Seram Bagian Barat setelah melalui proses ujian selama kurang lebih dua pekan kemarin, kini memuai hasil luar biasa dengan angka kelulusan 100 persen. 


Selama kurang lebih tiga tahun menempuh pendidikan pada SMA Negeri SBB, 34 siswa SMK Negeri 10 SBB telah menyelesaikan studinya dengan predikat terbaik pada kelulusan tahun ajaran 2025-2026.


Kepala SMK Negeri 10 SBB Leny Risakotta dalam pesan singkat-nya pada media ini lewat pesan whatsaap-nya mengatakan" Sebagai pimpinan satuan Pendidikan SMK Negeri 10 SBB menyampaikan banyak - banyak Terima kasih kepada semua orang tua murid, yang telah mempercayakan anak - anak mereka untuk dididik oleh kami dewan guru di SMK Negeri 10 SBB. Ucapnya


Dikatakan-nya" Para siswa dididik oleh pihak sekolah dari berbagai ilmu pendidikan dan seni sehingga disaat memasuki akhir sekolah para siswa berhasil lulus dengan predikat yang baik. Sebutnya


Hasil perjuangan para siswa selama tiga tahun ini, apa yang telah diperoleh dari hasil kelulusan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, namun merupakan awal dari perjuangan untuk gapai harapan masa depan yang lebih baik. Ujarnya


Satu harapan yang di sampaikan Risakotta kepada para siswa" Yang nantinya ke Perguruan tinggi, ataupun ke lapangan pekerjaan yang tersedia, ataupun kana saja melangkah, jagalah nama baik almamater SMK Negeri 10 SBB dengan baik, yang mana telah menjadi tumpuan guna menuju ke langkah yang lebih baik ke depan. Harapnya


Selain itu integritas diri itu perlu dijaga karena sangat penting dalam melangkah ke depan menggapai harapan yang lebih baik, baik dalam menempuh ilmu lebih tinggi ke Perguruan tinggi, ataupun ke lapangan pekerjaan yang tersedia. 


Tingkatkanlah prestasi yang ada, jangan pernah merasa puas dengan apa yang baru di dapat, teruslah belajar, teruslah berjuang, tetap semangat dan telunlah dalam doa sebagai anak - anak Tuhan. Tutupnya  (V374) 


Selengkapnya

Berkunjung ke Mapolda Riau, Menteri Lingkungan Hidup Dorong Replikasi Green Policing Secara Nasional

Mei 04, 2026

Foto : Berkunjung ke Mapolda Riau, Menteri Lingkungan Hidup Dorong Replikasi Green Policing Secara Nasional

Pekanbaru
, Globaltimurnn.com - Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja perdana ke Polda Riau sejak dilantik sebagai menteri. 


Kunjungan ini menjadi penegasan kuat atas pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan lingkungan hidup di Indonesia, dengan Riau sebagai salah satu titik strategis.


Dalam kunjungan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup turut didampingi Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, serta Founder Tumbuh Institute, Rocky Gerung, yang selama ini aktif mendorong penguatan perspektif etika lingkungan, solidaritas sosial, dan kesadaran ekologis dalam ruang publik.


Kegiatan di Mapolda Riau berlangsung khidmat dan sarat pesan strategis, mulai dari penyambutan adat, penayangan program Green Policing dan Waste to Energy, hingga paparan komprehensif terkait penegakan hukum lingkungan dan inovasi kelembagaan yang tengah dikembangkan Polda Riau.


Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa isu lingkungan di Riau tidak bisa dipandang secara parsial, melainkan harus dilihat sebagai isu keamanan, ekonomi, dan keadilan sosial secara bersamaan.  


Ia juga menekankan bahwa melalui pendekatan Green Policing, Polda Riau tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif melalui perubahan pola pikir, perilaku, dan budaya organisasi.  


Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penampilan seni bertema lingkungan, penayangan video pengungkapan kasus, serta paparan teknis terkait implementasi Green Policing dan WTE oleh jajaran Polda Riau. 


Momentum ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Buruh melalui pemotongan tumpeng bersama perwakilan serikat pekerja.


Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang dilakukan Polda Riau. 


Ia bahkan menilai pendekatan Green Policing yang dipaparkan telah melampaui ekspektasinya.


“Saya mendengarkan seluruh paparan, dan saya merasa tidak ada lagi yang perlu saya pidatokan di sini. Syarat jadi menteri itu cukup cerdas, dan saya merasa apa yang terjadi hari ini akan saya adopsi,” ujar Jumhur.

Ia menegaskan bahwa konsep Green Policing yang dikembangkan Polda Riau merupakan model yang sangat baik dan layak direplikasi secara nasional.


“Ini sangat bagus. Kalau Green Policing ini terjadi di mana-mana, di setiap institusi, saya rasa tidak perlu lagi Kementerian Lingkungan Hidup. Ini luar biasa,” tegasnya.


Lebih lanjut, Jumhur menyampaikan komitmennya untuk mendorong agar seluruh konsep yang dipaparkan dapat diimplementasikan secara nyata di berbagai daerah di Indonesia.


“Saya akan memastikan bersama teman-teman di kementerian, bagaimana apa yang dikerjakan hari ini bisa benar-benar terjadi di seluruh daerah,” ujarnya.


Ia juga menilai bahwa kehadiran pemerintah pusat melalui kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap masyarakat Riau, sekaligus upaya memperkuat perhatian terhadap isu lingkungan di daerah.


“Dengan menghadirkan Kapolda dan seluruh jajaran di sini, ini bagian dari penghormatan Republik kepada masyarakat Riau. Kita ingin memastikan ada perbaikan yang nyata, termasuk dalam indeks-indeks lingkungan,” katanya.


Sementara itu, terkait isu pertambangan, Jumhur menyoroti pentingnya membedakan antara pelaku di lapangan dengan aktor utama dalam rantai ekonomi ilegal.


“Penambang itu belum tentu jahat, karena banyak dari mereka adalah masyarakat lokal. Yang biasanya jahat itu penampungnya. Karena itu, penting kita dorong izin usaha pertambangan rakyat agar segera keluar, supaya ada kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat,” jelasnya.


Kunjungan ini ditutup dengan sesi foto bersama, serta ramah tamah bersama seluruh tamu undangan. 


Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup di Polda Riau menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan dan berkeadilan. (V374) 

Selengkapnya

Sahli F Binpotnaskuatmar Kodaeral IX Hadiri Upacara Peringatan Hardiknas 2026 Tingkat Provinsi Maluku

Mei 04, 2026

Foto : Sahli F Binpotnaskuatmar Kodaeral IX Hadiri Upacara Peringatan Hardiknas 2026 Tingkat Provinsi Maluku

Ambon
, Globaltimurnn.com - Sahli F Bidang Binpotnaskuatmar Kodaeral IX, Letkol Laut (KH/W) A. Novita Hehakaja, S.T., M.Han. mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 tingkat Provinsi Maluku di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (4/5/2026).


Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin langsung jalannya upacara peringatan yang dihadiri Wakil Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, anggota DPRD Provinsi Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Waka TP PKK Provinsi Maluku, perwakilan siswa sekolah dan undangan lainnya. 


Bertindak selaku Perwira Upacara adalah D.N. Kaya, sementara Pemimpin Upacara dipercayakan kepada Walem Rumangun yang juga merupakan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Ambon.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku bersama Polda Maluku juga secara resmi meluncurkan program “Polisi Mengajar” sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda.


“Baru saja kita melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dan dilanjutkan dengan launching program Polisi Mengajar. Saya sebagai pemerintah daerah sangat mengapresiasi kerja sama ini,” ujar Gubernur.


Gubernur menegaskan bahwa program Polisi Mengajar tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan akan diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku.

Menurutnya, program ini memiliki nilai strategis karena menghadirkan edukasi langsung dari aparat kepolisian kepada para siswa, khususnya terkait bahaya narkoba, pengaruh paham radikal, tertib berlalu lintas, serta etika bermedia sosial.


“Materi-materi ini memang sudah diajarkan di sekolah, namun akan lebih efektif jika disampaikan langsung oleh pihak kepolisian yang memiliki kompetensi di bidang tersebut,” tambahnya.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gubernur Maluku bersama jajaran dan undangan lainnya melakukan peninjauan langsung ke stand-stand pameran hasil karya siswa SMA dan SMK di Kota Ambon.


Berbagai inovasi ditampilkan, di antaranya motor listrik, alat pengolah air hujan menjadi air minum, aplikasi absensi siswa, hingga teknologi pembakaran sampah yang mampu menghasilkan energi listrik.


Peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan generasi Maluku yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT