globaltimurnn.com


Minggu, 08 Februari 2026

Polres SBB Tangani Kasus Penganiayaan Antar Penambang di Huamual, Kapolres Lakukan Mediasi dan Pengamanan Bersama Tokoh Desa

Februari 08, 2026

Foto : Polres SBB Tangani Kasus Penganiayaan Antar Penambang di Huamual, Kapolres Lakukan Mediasi dan Pengamanan Bersama Tokoh Desa

SBB
, Globaltimurnn.com - Polres Seram Bagian Barat menangani kasus dugaan tindak pidana kekerasan bersama dan penganiayaan yang terjadi di area pertambangan Gunung Kali Mati, Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIT. Dalam peristiwa tersebut, empat orang penambang asal Dusun Hulung menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sekelompok penambang dari Desa Luhu.


Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal dari persoalan antarpekerja tambang yang terjadi beberapa hari sebelumnya.


“Peristiwa ini masih kami dalami. Dugaan sementara merupakan aksi balasan dari kejadian pada 4 Februari 2026. Namun demikian, semua pihak yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi,” ujar Kapolres.


Berdasarkan keterangan awal, pada 4 Februari 2026 sempat terjadi perselisihan antara korban berinisial L.O.J bersama beberapa rekannya dengan seorang penambang dari Desa Luhu berinisial Z.W terkait dugaan pengambilan hasil tambang. Saat itu sempat terjadi cekcok dan tindakan kekerasan ringan, namun permasalahan telah dimediasi secara sementara oleh pihak setempat.


Pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIT, korban L.O.J yang sedang berada di lokasi kerja diduga diserang dari belakang menggunakan kayu dan kemudian dilempari batu oleh sekelompok orang. Akibat kejadian tersebut, korban L.O.J mengalami luka serius berupa cidera pada kaki serta luka robek di bagian kepala dan tangan.


Tiga korban lainnya masing-masing berinisial B.S (68), R.S (19), dan L.E (19) juga mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala. Para korban sempat dievakuasi dari lokasi tambang menuju Dusun Hulung, kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan. Korban L.O.J saat ini dirawat di Puskesmas Iha dan direncanakan dirujuk ke Ambon, sementara tiga korban lainnya menjalani perawatan di Dusun Hulung.


Pada hari yang sama sekitar pukul 18.16 WIT, terjadi pembakaran puluhan sepeda motor milik para pekerja tambang yang terparkir di sekitar pangkalan ojek Bambu Kuning. Polisi masih melakukan pendataan untuk memastikan identitas pemilik kendaraan serta keterkaitan peristiwa tersebut dengan kejadian sebelumnya.


Kapolres SBB menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, membantu evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan pemerintah Desa Iha dan Desa Luhu guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


“Kami telah mengambil langkah-langkah pengamanan dan melakukan penyelidikan terhadap para terduga pelaku, termasuk Z.W bersama beberapa rekannya. Kami meminta masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi,” tegas AKBP Andi Zulkifli.


Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pada Minggu (8/2/2026) Kapolres Seram Bagian Barat bersama jajaran melaksanakan pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan pemerintah desa di Kecamatan Huamual guna meredam potensi konflik lanjutan antara warga Desa Iha dan Desa Luhu.


Pertemuan pertama dilaksanakan pukul 10.30 WIT di kediaman Raja Negeri Iha. Dalam pertemuan tersebut, Kapolres berdialog dengan Raja Negeri Iha Muhammad Zein Latukaisupy terkait kesalahpahaman antara para penambang dari kedua desa. Hasil pertemuan menyepakati bahwa seluruh permasalahan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, Satgas Desa Iha dan Satgas Desa Luhu diminta bekerja sama dalam menyelesaikan setiap permasalahan di lokasi pertambangan, serta disepakati penempatan pos pengamanan di wilayah perbatasan kedua desa guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas.


Selanjutnya pada pukul 13.30 WIT, Kapolres SBB juga melakukan pertemuan di kediaman Kepala Desa Luhu bersama Kepala Desa Luhu Abd. Gani Kaliki yang didampingi Sekretaris Desa Luhu Amir Hatala, S.Pd serta Ketua Satgas Desa Luhu Muhammad Kasim Kaliki. Pertemuan tersebut membahas langkah penyelesaian kesalahpahaman antara penambang asal Desa Luhu dan Desa Iha.


Dalam pertemuan itu disepakati agar Satgas Desa Luhu dan Satgas Desa Iha terus berkoordinasi dalam penyelesaian setiap persoalan di area pertambangan Gunung Hatu Tembaga. Sebagai langkah pencegahan, untuk sementara waktu warga kedua desa diminta tidak saling melintas wilayah masing-masing guna menghindari gesekan lanjutan. Penempatan pos pengamanan di perbatasan kedua desa juga menjadi kesepakatan bersama.


Kapolres SBB menegaskan bahwa langkah mediasi dan koordinasi dengan tokoh masyarakat ini merupakan upaya menjaga situasi tetap kondusif.


“Kami mengedepankan penyelesaian secara persuasif dan menjaga stabilitas keamanan. Semua pihak sepakat menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus kepada kepolisian. Kami juga telah menempatkan personel di titik-titik rawan untuk mencegah konflik susulan,” ujar Kapolres.


Sekitar pukul 14.30 WIT seluruh rangkaian pertemuan selesai dilaksanakan. Hingga saat ini situasi kamtibmas di Desa Iha dan Desa Luhu serta wilayah pertambangan dan perbatasan kedua desa terpantau aman dan kondusif. Polisi bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat terus melakukan pemantauan guna memastikan keamanan tetap terjaga. (V374) 

Selengkapnya

Jangan Biarkan Digital Merusak Budaya! Walikota Ambon Tegaskan: Media Sosial Harus Santun dan Beretika

Februari 08, 2026

Foto : Jangan Biarkan Digital Merusak Budaya! Walikota Ambon Tegaskan: Media Sosial Harus Santun dan Beretika

Ambon
, Globaltinurnn.com – Menanggapi viralnya video seorang TikTokers berinisial G asal Ambon yang mengandung unsur vulgar dan menimbulkan keresahan masyarakat, Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengeluarkan seruan tegas agar warga lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Walikota saat ditemui awak media di Gereja Silo pada Minggu, (08/02 2026), dengan menekankan bahwa ruang digital bukanlah wilayah bebas tanpa aturan melainkan ruang publik yang dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk anak-anak di bawah umur.

 

“Kita punya akar budaya dan norma sosial yang patut dijaga. Tidak ada alasan untuk menyebarkan konten yang vulgar atau merusak nilai-nilai yang kita junjung tinggi di Ambon dan Maluku,” jelas Bodewin dengan nada tegas.

 

Pemerintah Kota Ambon telah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebarkan imbauan resmi terkait larangan penyebaran konten pornografi maupun konten yang menyalahi norma sosial-budaya. Imbauan ini selaras dengan ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang berlaku di tanah air.

 

Menurut Walikota, kecepatan menyebarkan konten bukanlah tujuan utama dalam dunia maya. “Media sosial bukan kompetisi siapa yang paling cepat membuat hal jadi viral, melainkan tentang siapa yang mampu menjaga ruang digital tetap sehat dan penuh rasa hormat,” tegasnya.

 

Bodewin berharap, seluruh elemen masyarakat bisa bersinergi menjunjung tinggi adat istiadat dan nilai lokal, sehingga Ambon dan Maluku tidak dikenal sebagai daerah yang menghasilkan konten negatif di dunia maya melainkan justru menjadi teladan dalam berinteraksi secara santun dan beradab di ruang digital.

 

Tak hanya mengimbau masyarakat, Pemerintah Kota juga mendorong aparat keamanan untuk melakukan penegakan hukum sesuai prosedur jika ditemukan pelanggaran dalam penyebaran konten tidak pantas. “Proses hukum akan berjalan sesuai aturan, namun yang paling utama adalah kita bangun kesadaran kolektif untuk menjaga keharmonisan dan martabat budaya kita,” pungkasnya.

 

Semoga kesadaran bersama ini mampu menjadi benteng yang kokoh menjaga nilai-nilai luhur Maluku di tengah derasnya aliran informasi di era digital saat ini. (Za)

Selengkapnya

Dorong Ekonomi Kreatif Wakil Wali Kota Ambon Tinjau Kafe-Kafe Milik Anak Muda yang Ramai Dikunjungi Masyarakat

Februari 08, 2026

Foto : Dorong Ekonomi Kreatif Wakil Wali Kota Ambon Tinjau Kafe-Kafe Milik Anak Muda yang Ramai Dikunjungi Masyarakat   

Ambon
, Globaltinurnn.com — Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, langsung turun ke lapangan untuk mendukung gerakan ekonomi kreatif generasi muda dengan mengunjungi sejumlah kafe yang dikelola oleh anak-anak muda lokal pada Sabtu, (06/02/2026). 


Kunjungan yang meliputi kawasan Rumah Tiga hingga sekitar Jembatan Merah Putih ini bukan hanya sekadar kunjungan resmi, melainkan bentuk dukungan nyata dengan memesan menu andalan setiap tempat yang dikunjungi.

 

Kenyataan di lokasi menunjukkan suasana yang meriah setiap kafe yang dikunjungi penuh dengan pengunjung yang menikmati akhir pekan, menjadi bukti bahwa usaha kuliner kreatif milik anak muda Ambon mendapatkan respon positif dari masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ely Toisutta menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Ambon sepenuhnya mendukung berbagai bentuk usaha kreatif, selama memenuhi standar yang berlaku dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. Ia juga mengajak para pelaku usaha muda untuk terus mengemas ide kreatif mereka agar bisnis dapat bersaing dan berkelanjutan.

 

“Selain kreativitas, kebersihan, higienitas produk, dan kelengkapan fasilitas menjadi kunci penting agar kafe-kafe ini tidak hanya disukai warga lokal, tetapi juga mampu menarik perhatian wisatawan dan pendatang yang datang ke Ambon,” jelasnya.

 

Pemerintah berharap, berkembangnya usaha-usaha kreatif ini tidak hanya akan membuka peluang kerja baru, tetapi juga memperkuat citra Ambon sebagai kota yang ramah dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. (Za)

Selengkapnya

Menuju Satu Abad GPM Persidangan Ke 44 GPM Silo Padukan Pelayanan Umat dengan Membangun Ambon Bersama Pemerintah Kota

Februari 08, 2026

Foto : Menuju Satu Abad GPM Persidangan Ke 44 GPM Silo Padukan Pelayanan Umat dengan Membangun Ambon Bersama Pemerintah Kota

Ambon
, Globaltinurnn.com - Persidangan Ke 44 Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Silo Tahun 2026 bukan hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum emas untuk menyusun peta jalan pelayanan gereja yang lebih kokoh, serta menjalin sinergi erat dengan Pemerintah Kota Ambon dalam membangun kota yang lebih baik.

 

Digelar pada Minggu (08/02/2026) di Ruang Ibadah Gereja Silo, acara yang diikuti oleh 205 peserta dari berbagai unsur jemaat mulai dari majelis, sektor pelayanan, hingga pendeta domisili menghadirkan berbagai pembahasan krusial, mulai dari penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Jemaat (APBJ) hingga merespons tantangan yang dihadapi umat dan masyarakat.

 

Dengan tema "Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM" dan subtema "Layanilah Umat dengan Tekun sesuai Kasih Allah" berdasarkan ayat 1 Petrus 5:10, persidangan ini telah melalui tahapan persiapan matang, pemahaman tema pada 26 Januari 2026, uji publik Rencana Pengembangan Pelayanan Jemaat (RPPJ) pada 29 Januari 2026, serta dua kali pra-sidang pada 31 Januari 2026.

 

Christian Louhenapessy, Ketua Panitia Persidangan yang terdiri dari 80 orang dan dilantik sejak April 2025, menegaskan bahwa gereja harus hadir secara nyata di tengah realitas kehidupan masyarakat. "Kita dipanggil untuk tidak hanya berdiam diri, melainkan menjadi bagian solusi bagi berbagai persoalan yang ada," ucapnya.

 

Sementara itu, Pdt. S.D. Kesaulya dari Majelis Pekerja Klasis GPM Kota Ambon yang membuka sidang mengemukakan bahwa persidangan jemaat adalah bentuk ketaatan terhadap konstitusi gereja dan pengakuan bahwa Yesus Kristus adalah Kepala Gereja. Ia juga mengapresiasi penyusunan RPPJ 2026-2030 yang menjadi arah pelayanan lima tahun ke depan setelah melalui proses panjang dan transparan.

 

Hadir secara khusus, Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengajak jemaat GPM Silo untuk bersinergi menghadapi tantangan kota, termasuk pemotongan anggaran daerah sebesar Rp162 miliar dan penurunan TPP ASN. "Kita harus beradaptasi dan bekerja sama. 


Ambon membutuhkan kolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan, lingkungan hidup, dan keamanan agar investor datang dan kesejahteraan umat meningkat," tegasnya. Ia juga mendorong gerakan keluarga menanam, melaut, dan memasarkan, serta partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan kota.

 


Acara ini juga menjadi momen khusus karena merupakan persidangan terakhir bersama Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, Pdt. D. Picauly, yang telah mengakhiri masa tugasnya pada tahun 2025. Apresiasi hangat disampaikan kepada seluruh pelayan dan umat yang telah mendukung pelayanan jemaat.

 

Diharapkan, hasil persidangan ini akan memberikan dampak nyata dalam memperkuat iman umat, meningkatkan kesejahteraan, serta membangun Ambon yang aman, damai, dan berkeadilan. (Za)

Selengkapnya

Seorang Warga Banda Neira Berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan Pada Gunung Api Banda

Februari 08, 2026

Foto : Seorang Warga Banda Neira Berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan Pada Gunung Api Banda

Banda Naira,
Globaltimurnn.com - Kondisi membahayakan jiwa manusia terjadi di Gunung Api Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Seorang perempuan warga Desa Nusantara, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah mengalami terkilir pada pergelangan kaki usai menuruni puncak Gunung Api Banda. Kantor SAR Ambon melalui Pos SAR Banda yang menerima informasi tersebut sekitar pukul 00.20 malam merespon cepat laporan tersebut dengan mengerahkan personil serta unsur masyarakat bergerak menuju Gunung Api Banda pada koordinat 4°31'23.40"S - 129°52'52.38"E, jarak -+ 3,69 Kilometer dan Heading 269,94° arah Barat dari pos SAR Banda.


Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan "Usai menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan dikerahkan guna mengevakuasi korban. Setelah tiba dilokasi pukul 02.25 dini hari, Tim SAR Gabungan selanjutnya menyiapkan korban untuk dievakuasi. 


Proses evakuasi korban berjalan dengan lancar namun tetap memperhatikan safety. Dan alhamdulillah pada sekitar pukul 04.40 dini hari Tim SAR Gabungan bersama korban berhasil tiba dengan selamat di Desa Nusantara selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga. 


Arafah menambahkan, Korban atas nama Tiara, perempuan berusia 20 tahun diketahui bersama rekan-rekannya pada tanggal 07/02 sekitar pukul 15.02 WIT mendaki Gunung Api Banda serta ingin mendirikan tenda untuk bermalam pada puncak gunung. Namun setelah tiba di puncak gunung dan menunggu salah seorang rekan mereka yang membawa tenda tak kunjung datang, mereka membatalkan rencana camping di puncak gunung dan memilih kembali. Saat menuruni lereng gunung kaki korban mengalami terkilir dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Alhamdulillah setelah dilaporkan dan dilaksanakan Operasi SAR korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.


Data Korban : Tiara (P/20)


Pelaksanaan Operasi SAR melibatkan Unsur SAR diantaranya, Rescuer Pos SAR Banda, serta masyarakat setempat.


Alut dan Palsar yang digunakan yaitu, Rescue Car dan Longboat masyarakat.


Koondisi cuaca dilapangan dilaporkan Berawan tebal, Angin dari Barat hingga Barat Laut kecepatan 20 Knots, dan Tinggi Gelombang 1,25 Meter. 


Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (***) 

Selengkapnya

Sebanyak 195 Liter Miras Diamankan Personel Polres Malteng Dan Personel KP3 Amahai Di Kapal Sabuk Nusantara 106

Februari 08, 2026

Foto : Sebanyak 195 Liter Miras Diamankan Personel Polres Malteng Dan Personel KP3 Amahai Di Kapal Sabuk Nusantara 106

Amahai
, Globaltimurnn.com - Kapal Sabuk Nusantara 106 yang ikat pinggang pada pelabuhan Amahai, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah yang akan hendak menuju ke Kepulauan Banda, terjaring Razia personel Polres Malteng dan Personel KP3 Amahai.


Dari razia miras yang di gelar jumat sore sekitar pukul 16 : 00 Wit, personel Samapta Polres Malteng bersama anggota pos KP3 Amahai amankan 195 liter miras hasil razia. Jumat 06/02/2026


Kapal Sabuk nusantara 106 saat ikat pinggang di pelabuhan Amahai, terjaring razia dan ditemukan 195 liter miras yang disimpan di tempat berbeda. 


Ratusan miras yang berhasil diamankan Polisi itu, lansung di bawa ke Polres Maluku Tengah untuk kemudian akan dimusnahkan. (V374) 


Selengkapnya

Petani Kecamatan Siwalalat SBT, Siap Laksanakan Kegiatan Sosialisasi, Wujudkan Peningkatan Ekonomi Rakyat

Februari 08, 2026


Foto : Petani Kecamatan Siwalalat SBT, Siap Laksanakan Kegiatan Sosialisasi, Wujudkan Peningkatan Ekonomi Rakyat

Dihil
, Globaltimurnn.com - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Provinsi Maluku dan peningkatan perekonomian masyarakat petani terkait pengembangan tanaman perkebunan kususnya di Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Serang Bagian Timur, sejumlah kelompok tani siap melaksanakan kegiatan sosialisasi program pengembangan tanaman perkebunan, yang akan di laksanakan di Desa Dihil, tepatnya lokasi perkebunan Penangkar/Produsen Alam Persada. 


Rencana Kegiatan sosialisasi program pengembangan tanaman perkebunan tersebut akan dilaksanakan esok senin 9 Februari 2026, pukul 14 : 00 Wit, hingga selesai. 


Dalam kegiatan tersebut akan dihadiri orang nomor dua di Maluku dalam hal ini Wakil Gubernur Maluku Hj. Abdullah Fanath, Kepala Balai Besar Perbenihan dan perlindungan Tanaman Perkebunan Provinsi Maluku, Dinas Pertanian Kabupaten SBT, Pemerintah Kecamatan Siwalalat, dan sejumlah kelompok Tani yang ada di Kecamatan Siwalalat. 


Guna menyukseskan kegiatan tersebut, Ketua kelompok Tani perkebunan Penangkar/Produsen Alam Persada Rizal Tanjung bersama masyarakat dan sejumlah kelompok Tani lakukan berbagai persiapan di lokasi kegiatan. 


Rizal Tanjung yang ditemui di lokasi persiapan kepada Wartawan menyampaikan" Pihaknya bersama masyarakat dan sejumlah kelompok Tani melakukan persiapan tersebut guna peningkatan ekonomi rakyat, kususnya di Kecamatan Siwalalat. 


Pihaknya berharap kegiatan tersebut berjalan baik, dan lancar, dan bisa di hadiri oleh semua kelompok Tani di Kecamatan ini, karena di hadiri oleh Wakil Gubernur Maluku. Pungkasnya  (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT