globaltimurnn.com


Jumat, 10 April 2026

Komandan Kodaeral lX Tinjau Tabletop Exercise Penyiapan Tujuh Rencana Operasi Kodaeral lX

April 10, 2026

Foto : Komandan Kodaeral lX Tinjau Tabletop Exercise Penyiapan Tujuh Rencana Operasi Kodaeral lX

Ambon
, Globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Dankodaeral) lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. meninjau pelaksanaan Tabletop Exercise (TTX) penyiapan tujuh Rencana Operasi (RO) Kodaeral lX yang dipusatkan di Gedung Arika Waku, Srena Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Jumat (10/4/2026).


Kegiatan yang dimotori Staf Operasi Kodaeral lX ini, dilaksanakan guna mematangkan kinerja organisasi Kodaeral lX sebagai salah satu satuan operasional dijajaranTNl AL yang mampu menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang mungkin terjadi.


Penyusunan RO yang digelar dalam rangkaian Rapat Staf dan Komando (Rasko) Kodaeral lX Tahun 2026 ini, diikuti Wadan Kodaeral lX, Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi, Inspektur Kodaeral lX, Kapoksahli Kodaeral lX, para Kepala Satuan Kerja dan Komandan Lanal jajaran Kodaeral lX. 


Ketujuh RO yang disiapkan dan diuji dalam TTX kali ini antara lain RO Pelanggaran Wilayah, RO Penanggulangan Bencana, RO Perbantuan dalam Penanggulangan Konflik Sosial, RO Perbantuan dalam Menghadapi Ancaman Obvitnas, RO Perbantuan Pengamanan VVlP, RO Operasi Penegakan Hukum di Laut dan RO Perbantuan Penyelamatan Kecelakaan di Laut. 


Komandan Kodaeral lX mengatakan, tahapan uji konsep ini bertujuan untuk menguji dan mematangkan Rencana Operasi dari setiap satuan tugas yang dibentuk, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan serta kemampuan unsur-unsur Kodaeral lX dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah kerja Kodaeral lX.


Dalam pelaksanaannya, uji konsep dilaksanakan melalui pemaparan rencana operasi, diskusi taktis, serta simulasi skenario operasi tiap Satgas yang melibatkan unsur dan satuan jajaran Kodaeral lX serta satuan terkait lainnya.


"Seluruh rangkaian kegiatan ini, disusun untuk memastikan keselarasan doktrin, strategi, serta prosedur operasi di lapangan," terangnya.


Menurutnya, penyiapan beberapa RO ini merupakan wujud komitmen Kodaeral lX dalam mendukung kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit, sekaligus memperkuat sinergi antar satuan dijajaran Kodaeral lX dan satuan terkait lainnya dalam pelaksanaan tugas pokok Kodaeral lX. 


Dankodaeral lX berharap seluruh unsur dan personel yang terlibat mampu meningkatkan kemampuan perencanaan, pengendalian, dan pelaksanaan operasi secara terpadu, efektif, dan adaptif terhadap dinamika ancaman yang berkembang. (Rdks) 

Selengkapnya

Kejati Maluku Berikan Edukasi Cegah Bullying Dan Penyalahgunaan Medsos, Kepada Ratusan Pelajar SMP Kalam Kudus Ambon

April 10, 2026

Foto : Kejati Maluku Berikan Edukasi Cegah Bullying Dan Penyalahgunaan Medsos, Kepada Ratusan Pelajar SMP Kalam Kudus Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kejaksaan Tinggi Maluku dalam Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) melalui Seksi Penerangan Hukum dan Humas pada Bidang Intelijen, melaksanakan Penyuluhan dan Penerangan Hukum terkait Cegah Aksi Bullying dan Cegah Penyalahgunaan Media Sosial, kepada para Pelajar di SMP Kristen Kalam Kudus Ambon, pada Jumat (10/4/2026).


Pencegahan sejak dini yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Maluku ini, bertujuan untuk meminimalisir adanya korban dari aksi – aksi pembullyian dan penyalahgunaan medsos sekaligus memberikan pemahaman hukum dari perilaku yang tidak sepantasnya dilakukan oleh Pelajar, baik dilingkungan sekolah maupun di Masyarakat.


Sejalan dengan tujuan tersebut, Kepala Sekolah SMP Kristen Kalam Kudus Ambon, Siintia A. Nanuru, S.Pd.,Gr saat menyambut kedatangan Tim JMS Kejaksaan Tinggi Maluku, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Maluku melalui Program Jaksa Masuk Sekolah.


“Atas nama pihak Sekolah dan Yayasan, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya Kepada Kejaksaan Tinggi Maluku. Cegah Bullying dan Penyalahgunaan Medsos sangat penting untuk dilakukan, mengingat aksi tersebut sangat berdampak buruk untuk kemajuan Pendidikan khususnya di SMP Kristen Kalam Kudus Ambon,” Ungkap Kepsek Siintia Nanuru.


Sementara itu, Kasi Penkum dan Humas Ardy, S.H.,M didampingi Narasumber Michel Gasperz, S.H.,M.H, menyampaikan ucapan terima kasih karena sudah diterima dengan baik di Sekolah SMP Kristen Kalam Kudus Ambon.


“Mewakili Pimpinan Kejaksaan Tinggi Maluku, saya selaku Kasi Penkum dan Humas, mengucapkan terima kasih dan untuk diketahui, kegiatan JMS ini telah menyasar ke berbagai sekolah, semoga akan memberikan dampak yang baik untuk pergaulan antar sesama pelajar di Kota Ambon,” ucap Kasi Penkum Ardy.


Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini tentang Cegah Perundungan (Cyber Bullying), dan Cegah Penyalahgunaan Tekhnologi Media Sosial (Penerapan Undang – Undang ITE), dengan harapan agar Siswa – Siswi dapat mengenali hukum serta bijak dalam bersosialiasi dan bermedia sosial.


Paparan Materi yang disampaikan secara bergantian oleh Narasumber, sangat diminati oleh para Siswa – Siswi apalagi berkaitan dengan contoh – contoh penanganan kasus yang marak dan melibatkan Pelaku dari kalangan Pelajar. 


Hal ini, sangat menarik perhatian dan antusias para Siswa – Siswi untuk mengetahui lebih jauh dan sangat ingin mengetahui bagaimana Penegak Hukum dapat berkontribusi dalam melakukan pencegahan perilaku bullying dan penyalahgunaan Medsos dilingkungan Sekolah maupun di Masyarakat.


Mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan, Tim Jaksa Masuk Sekolah memberikan Cenderamata kepada siswa-siswi yang telah mengikuti kegiatan dan pihak Sekolah memberikan apresiasi setinggi – tingginya kepada jajaran Tim JMS Kejaksaan Tinggi Maluku atas terselenggaranya kegiatan yang bermanfaat ini. (Rdks) 

Selengkapnya

Masyarakat SBB Dan Kepolisian Polres SBB Deklarasikan Himbauan Damai

April 10, 2026

Foto : Masyarakat SBB Dan Kepolisian Polres SBB Deklarasikan Himbauan Damai

Piru
, Globaltinurnn.com - Kasi Humas Polres Seram Bagian Barat, AKP Jhon R. Soplanit, menjelaskan bahwa kegiatan deklarasi damai yang disertai himbauan kamtibmas ini merupakan langkah strategis Kepolisian dalam menyelesaikan konflik sosial secara humanis dan preventif guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di wilayah Seram Bagian Barat.


Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan deklarasi damai antara masyarakat desa dan dusun dari Dusun Ani dan RT 06 Pawae, Dusun Tanah Goyang, Desa Loki yang dilaksanakan pada hari Jumat, 10 April 2026 di SPBU RT 06 Pawae.


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Binmas Polres Seram Bagian Barat, IPTU Mozes N. Riupassa, dalam rangka memediasi dan mendamaikan kedua belah pihak yang sebelumnya terlibat konflik melalui pendekatan persuasif dan dialog bersama, sehingga kedua pihak sepakat mengakhiri perselisihan, menjaga situasi kamtibmas, menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi, serta menyelesaikan setiap permasalahan melalui musyawarah mufakat, termasuk komitmen menolak hoaks dan siap menerima sanksi hukum apabila melanggar kesepakatan.


Pejabat Kepala Desa Loki, Salmon Frans Purimahua, turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku dan Kapolres Seram Bagian Barat beserta jajaran atas keberhasilan menjaga situasi tetap kondusif, serta mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi.


Sementara itu, Kepala Dusun Ani La Ode Anda dan Kepala Dusun Tanah Goyang Jusmin Papalia menegaskan komitmen untuk terus menghimbau masyarakat hidup damai dan menjaga stabilitas keamanan.


Selain itu, sebagai langkah preventif, Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli juga menyampaikan himbauan kamtibmas melalui pemasangan spanduk terkait bahaya bahan peledak yang berisi penegasan bahwa tanpa izin resmi, penyimpanan, perakitan, peredaran maupun penggunaan bahan peledak merupakan tindakan melanggar hukum dan sangat berbahaya, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas tersebut demi menjaga keamanan bersama.


Dengan terlaksananya deklarasi damai serta penyampaian himbauan kamtibmas tersebut, diharapkan hubungan antar masyarakat semakin harmonis serta tercipta suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Seram Bagian Barat. (Rdks) 

Selengkapnya

Polres SBT Terima Kunjungan Kerja Tim Itwasda Polda Maluku

April 10, 2026

Foto : Polres SBT Terima Kunjungan Kerja Tim Itwasda Polda Maluku

SBT
, Globaltimurnn.com - Polres Seran Bagian Timur menerima kunjungan kerja Tim inspektorat pengawasan daerah Polda Maluku. Jumat 10/04/2026


Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran (TA) 2026 yang berfokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian.


Kedatangan rombongan Tim Itwasda disambut langsung oleh Kapolres SBT, AKBP Alhajat, S.I.K., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres serta seluruh Kapolsek di wilayah hukum Polres SBT. 


Audit ini merupakan agenda krusial guna memastikan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja Polri tetap terjaga.


Pelaksanaan audit di Mapolres SBT ini dipimpin oleh AKBP Denny Nanlohy, S.H., M.H., selaku Irbid 2 Itwasda Polda Maluku yang bertindak sebagai Ketua Tim, Dan diikuti oleh sejumlah anggota tim pemeriksa, di antaranya AKP Pillianta J. Siahaya (Sekretaris), Kompol Aris Tiku Maryunus, S.Sos., AKP Sherli Souisa, S.E., serta Brigpol Gerald G. Elakemaina dan Brigpol Bill R. Wattimury, S.H., selaku operator.


Dalam prosesnya, tim melakukan pemeriksaan mendetail terhadap berbagai administrasi dan rencana kerja pada masing-masing satuan fungsi. 


Tak hanya memeriksa, tim juga memberikan masukan konstruktif untuk memastikan seluruh unit kerja menjalankan tugas sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.


Kapolres SBT, AKBP Alhajat, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kunjungan rutin tersebut, Ia menegaskan bahwa audit ini adalah instrumen penting untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat serta mencegah terjadinya penyimpangan di tingkat kewilayahan.


"Pengawasan dan pemeriksaan bukanlah untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas, baik di bidang administrasi maupun operasional," tegas AKBP Alhajat.


Kapolres juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap laporan, Ia meminta agar masing-masing satuan kerja yang menjadi objek pemeriksaan tidak ragu menyampaikan hambatan atau kendala yang dialami di lapangan.


"Kami mendorong satuan fungsi hingga Polsek jajaran untuk terbuka mengenai kendala, terutama dalam penyerapan anggaran, agar dapat segera dilakukan perbaikan demi meningkatkan kinerja organisasi secara profesional," tutup Kapolres SBT.


Melalui audit kinerja ini, diharapkan Polres SBT dapat semakin solid dalam mengelola organisasi serta memberikan pelayanan prima yang transparan kepada masyarakat Kab. SBT. (V374) 

Selengkapnya

Sinergi Pemuda, Tokoh, dan Forkopimda: Deklarasi Damai Desa Kira dan Duma di Galela Barat

April 10, 2026

Foto : Sinergi Pemuda, Tokoh, dan Forkopimda: Deklarasi Damai Desa Kira dan Duma di Galela Barat

Halut
, Globaltimurnn.com - Perbatasan Desa Kira dan Desa Duma di Kecamatan Galela Barat Kabupaten Halmahera Utara menjadi saksi bisu kembalinya semangat persaudaraan melalui acara Deklarasi Damai yang digelar pada Jumat pagi (10/4/2026). Acara ini menghadirkan berbagai elemen masyarakat dan pejabat daerah guna mengakhiri konflik antar kelompok remaja di wilayah tersebut.

 

Harapan Pemuda, Kedamaian Bukan Sekedar Seremonial. Perwakilan pemuda dari kedua desa menyampaikan harapan yang sama yakni perdamaian abadi. 𝗦𝗱𝗿. 𝗡𝗮𝗳𝗶𝗮𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗞𝗶𝗿𝗮 menegaskan agar deklarasi ini terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari dan warga tidak mudah terhasut provokasi. Sementara itu, 𝗦𝗱𝗿. 𝗥𝗼𝗯𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗮𝗺𝗮𝘂 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗗𝘂𝗺𝗮 dengan jujur menyebut bentrokan sebagai tanda kemunduran generasi dan memohon perhatian serius dari orang tua sebagai "guru pertama" di rumah untuk mengontrol anak-anak mereka.


𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀 𝗛𝗮𝗹𝘂𝘁, 𝗔𝗞𝗕𝗣 𝗘𝗿𝗹𝗶𝗰𝗵𝘀𝗼𝗻 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿𝗶𝗯𝘂, 𝗦.𝗛., 𝗦.𝗜.𝗞 mengungkapkan keprihatinannya atas terjadinya empat kali tawuran (tarkam) dalam sepuluh bulan terakhir yang dipicu salah paham remaja. Ia mengajak semua pihak bergandengan tangan dan menawarkan dukungan bagi ide kreatif pemuda. Senada dengan itu, 𝗗𝗮𝗻𝗿𝗮𝗺𝗶𝗹 𝟭𝟱𝟬𝟴/𝟬𝟮-𝗚𝗮𝗹𝗲𝗹𝗮, 𝗞𝗮𝗽𝘁𝗲𝗻 𝗜𝗻𝗳. 𝗦𝘂𝗵𝗮𝗿𝗻𝗼, menekankan pentingnya disiplin bagi anak usia sekolah, termasuk larangan berkeliaran di atas jam 10 malam guna menghindari kesalahpahaman.

 


𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗹𝘂𝘁 𝗗𝗿. 𝗞𝗮𝘀𝗺𝗮𝗻 𝗛𝗶 𝗔𝗵𝗺𝗮𝗱, 𝗦.𝗔𝗴., 𝗠.𝗣𝗱 menekankan kembali nilai sejarah bahwa Islam dan Kristen adalah satu kesatuan di Galela, berkaca pada perjuangan Yasin Gamsungi bersama sahabat-sahabat Kristennya. Ia mengingatkan bahwa nilai tertinggi peradaban adalah kemanusiaan dan kasih sayang, serta semangat Merah Putih harus tetap menjadi pemersatu generasi muda.

 

Pesan Tegas 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗹𝘂𝘁 𝗗𝗿. 𝗣𝗶𝗲𝘁 𝗛𝗲𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗯𝘂𝗮, 𝗠.𝗦𝗶, menutup rangkaian sambutan dengan rasa bangga atas inisiatif pemuda. Ia mengapresiasi masyarakat Galela yang tetap objektif melihat konflik ini sebagai masalah kelompok, bukan masalah agama.

 

"Jika ada yang berbuat salah, amankan, jangan ikut-ikutan. Bijaklah dalam menggunakan media sosial agar tidak menjadi aktor penyebar isu provokatif," tegas Bupati. Ia juga menginstruksikan pihak kepolisian untuk menindak tegas secara hukum setiap pelaku penyebab tarkam demi menjaga masa depan daerah.

 


Acara diakhiri dengan pembacaan naskah deklarasi oleh Camat Galela Barat yang diikuti seluruh warga, penandatanganan petisi, dan penampilan kolaborasi Tarian Lalayon sebagai simbol kuatnya kebersamaan yang telah kembali terjalin. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Kamis, 09 April 2026

Karya Lapas Namlea Mencuri Perhatian: Dari Minyak VCO Aromatik Hingga Tas Daur Ulang

April 09, 2026

Foto : Karya Lapas Namlea Mencuri Perhatian: Dari Minyak VCO Aromatik Hingga Tas Daur Ulang

Ambon
, Globaltinurnn.com – Kreativitas tanpa batas ditunjukkan oleh warga binaan Lapas Kelas III Namlea. Dalam ajang Bazar UMKM Pemasyarakatan se-Maluku yang digelar di Halaman Lapas Kelas II Ambon, Jumat (10/04/2026), mereka sukses memukau pengunjung dengan beragam produk inovatif, mulai dari olahan kesehatan hingga kerajinan tangan bernilai seni tinggi.

 

Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, memaparkan bahwa pihaknya membawa berbagai andalan, salah satunya adalah Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) hasil olahan sendiri. Yang membuatnya istimewa, minyak kelapa murni ini dipadukan dengan khasiat minyak kayu putih khas Maluku, menciptakan produk alami yang bebas bahan kimia.

 

“Produk ini cukup diminati karena memiliki banyak manfaat kesehatan. Keunggulannya adalah murni olahan alami, sehingga aman dan berkualitas,” jelas Marasabessy kepada awak media.

 

Tidak hanya di bidang kesehatan, warga binaan juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kerajinan tangan. Berbagai jenis tas fungsional berhasil diciptakan dari bahan dasar limbah plastik, mulai dari tas laptop, tas ponsel, hingga tas selempang multifungsi yang bisa diubah menjadi dompet.

 

“Kreativitas mereka sangat berkembang. Selama ada contoh atau referensi desain, mereka mampu menyesuaikan dengan permintaan pasar. Ini membuktikan bahwa kemampuan mereka terus diasah dengan baik,” tambahnya.

 

Satu karya besar lainnya yang menjadi kebanggaan adalah vas bunga hias berbahan besi ulir. Meskipun tidak ditampilkan di bazar karena ukurannya yang besar, produk ini mendapat apresiasi sangat baik karena kualitas pengerjaannya yang rapi dan estetik.

 

Menariknya, karya istimewa ini rencananya akan disumbangkan khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Buru. “Nanti akan kami hadiahkan dan dipajang di kantor Bupati sebagai bentuk apresiasi dan simbol sinergi yang baik antara Lapas dan pemerintah daerah,” ujarnya.

 

Melalui ragam karya ini, Marasabessy menegaskan bahwa hal tersebut adalah bukti nyata transformasi. Warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi dibekali dengan keterampilan yang produktif.

 

“Harapan kami, melalui pameran seperti ini, produk mereka semakin dikenal luas. Yang terpenting, ilmu dan keterampilan ini menjadi bekal berharga agar kelak saat kembali ke masyarakat, mereka bisa mandiri dan memiliki peluang ekonomi yang cerah,” pungkasnya. (Za) 

 

Selengkapnya

Produk Unggulan Lapas Dobo Mencuri Perhatian, Ikan Balowo & Pompong Jadi Andalan di Bazar UMKM

April 09, 2026

Foto : Produk Unggulan Lapas Dobo Mencuri Perhatian, Ikan Balowo & Pompong Jadi Andalan di Bazar UMKM

Ambon
, Globaltinurnn.com – Keikutsertaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo dalam ajang Bazar UMKM Warga Binaan se-Maluku bukan sekadar pameran biasa. Ini adalah bukti nyata transformasi dan keseriusan dalam membina narapidana agar memiliki keterampilan dan bekal hidup yang nyata.

 

Di halaman Lapas Kelas II Ambon, Jumat (10/04/2026), stand milik Lapas Dobo tampak menonjol dengan menampilkan produk-produk khas hasil olahan warga binaan.

 

Kepala Lapas Kelas III Dobo, Pieter J. Lessy, menjelaskan bahwa pihaknya membawa dua produk unggulan yang menjadi kebanggaan, yaitu Ikan Balowo dan Pompong.

 

Produk ini bukan hanya sekadar makanan, melainkan representasi dari potensi daerah dan kearifan lokal yang dikembangkan melalui program pembinaan keterampilan di dalam lapas.

 

“Kami mengembangkan dua unit usaha kecil menengah (UKM) ini dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Ini membuktikan bahwa di balik jeruji besi, kreativitas dan produktivitas terus tumbuh,” ujar Pieter.

 

Bagi Pieter, tujuan utama dari seluruh pembinaan ini sangat jelas: mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri.

 

“Harapan kami, kapasitas produksi bisa terus ditingkatkan. Sehingga ketika mereka nanti bebas, mereka tidak pulang dengan tangan kosong, melainkan membawa bekal keterampilan yang bisa dijadikan mata pencaharian,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, warga binaan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang membangun karakter dan kemampuan ekonomi.

 

Melihat antusiasme dan dampak positif yang dihasilkan, Pieter berharap kegiatan bazar seperti ini tidak hanya berlangsung sesaat.

 

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun. Ini sangat penting untuk mempromosikan hasil karya mereka, memperluas pasar, serta membuka peluang ekonomi baru,” harapnya.

 

Dukungan dari Kementerian terkait juga terus diupayakan agar program pemberdayaan ini semakin kuat.

 

Melalui partisipasi ini, diharapkan stigma negatif masyarakat perlahan berubah. Bahwa lembaga pemasyarakatan adalah tempat pembinaan, dan warga binaan adalah manusia yang berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk berubah dan berkembang menjadi lebih baik. (Za) 

 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT