globaltimurnn.com

Sabtu, 23 Mei 2026

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 2 Nelayan Asal Tual, Longboat Sempat Alami Mati Mesin Di Perairan Malra

Mei 23, 2026

Foto : Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 2 Nelayan Asal Tual, Longboat Sempat Alami Mati Mesin Di Perairan Malra

Malra
, Globaltimurnn.com - Dua orang nelayan Asal Kota Tual Lanoho Latarisa (65), dan Aan (43) berhasil dievakuasi Basarnas dan Tim SAR Gabungan setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin. Pada, Minggu 24/5/26.


Dua orang nelayan tersebut berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan disekitar Perairan Pulau Baer sekitar pukul 09.45 WIT dan dibawa menuju Desa Nam Kota Tual guna diserahkan kepada pihak keluarga. 


Dalam keterangan Koordinator Pos SAR Tual menyampaikan, '' Informasi Kondisi Membahayakan Jiwa Manusia itu kami terima sekitar pukul 08.40 WIT dari Bapak R. Arjan melaporkan, dua orang nelayan meminta bantuan SAR akibat  kerusakan mesin dan terombang-ambing disekitar perairan Pulau Baer. 


Bersama Tim SAR Gabungan kami bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 09.00 WIT dan berhasil menemukan kedua korban pada pukul 09.45 WIT. Selanjutnya Korban kami evakuasi menuju Kota Tual tepatnya di Desa Nam guna diserahkan kepada pihak keluarga. 


Sebelumnya kedua korban diketahui pergi melaut sejak tanggal 23/5 disekitar Perairan Pulau Baer dan akan kembali ke Kota Tual pada tanggal 24/5. Namun dalam perjalanan kembali mesin motor tempel mengalami kerusakan. 


Setelah dilaporkan dan dilaksanakan Operasi SAR korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga. 


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur diantaranya Basarnas Pos SAR Tual, Bakamla Tual, dan Keluarga korban. 


Alut SAR yang digunakan diantaranya, Rigit Inflatable Boat, dan Rescue Car 


Cuaca dilapangan dilaporkan Hujan Ringan, Angin Tenggara kecepatan 24 a Knots, dan Tinggi Gelombang 1,25 Meter


Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Rdks) 

Selengkapnya

Ditlantas Polda Sultra Gelar Patroli Malam Minggu, Tindak 40 Kendaraan Berknalpot Brong di Kota Kendari

Mei 23, 2026

Foto : Ditlantas Polda Sultra Gelar Patroli Malam Minggu, Tindak 40 Kendaraan Berknalpot Brong di Kota Kendari

Kendari
, Globaltimurnn.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar patroli malam minggu di sejumlah titik rawan di wilayah Kota Kendari, Sabtu malam (23/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi aksi balap liar sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas saat aktivitas masyarakat meningkat pada akhir pekan.


Patroli dipimpin langsung oleh Pamenwas Kasi Gar Ditlantas Polda Sultra Kompol W. Sulistiyono, S.Sos dengan melibatkan personel gabungan Ditlantas Polda Sultra. Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pengecekan dan arahan di Pos Lantas depan Eks MTQ Kendari. Dalam arahannya, Kompol W. Sulistiyono menekankan pentingnya kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.


Usai apel, personel bergerak melaksanakan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan pertigaan Jembatan Tripping, Jalan Edi Sabara, serta pertigaan Jalan Baru. Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, petugas juga melaksanakan patroli mobile dan monitoring aktivitas masyarakat yang menikmati suasana malam minggu di Kota Kendari.


Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sultra bersama Satlantas Polresta Kendari turut melaksanakan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong di kawasan perempatan depan Pos Lantas Taman Kota. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil menindak sebanyak 40 kendaraan, terdiri dari 37 unit roda dua dan 3 unit roda empat.


Penindakan dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga kenyamanan masyarakat dari gangguan kebisingan serta mencegah potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang dipicu penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.


Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di wilayah Kota Kendari terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel patroli di lapangan juga mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu memberikan rasa aman pada malam akhir pekan. (V374) 

Selengkapnya

Desa Luhu - Iha, Sepakat Jaga Kamtibmas Di Lingkungan Desa, Dusun Dan Lokasi Tambang Batu Cinabar Huamual SBB

Mei 23, 2026

Foto : Desa Luhu - Iha, Sepakat Jaga Kamtibmas Di Lingkungan Desa, Dusun Dan Lokasi Tambang Batu Cinabar Huamual SBB

SBB
, Globaltimurnn.com - Menyikapi perkembangan situasi di negeri dan lokasi tambang batu cinabar baik di Dusun Iha maupun Desa Luhu Kecamatan Huamual Kab.SBB saat ini terjadi berbagai polemik mulai dari penetapan status wilayah tambang, isu Kamtibmas, pengolahan cinabar menjadi mercury untuk di perjual belikan secara terselubung serta dampak lingkungan yang akan ditimbulkan, hal ini tentu akan menyita perhatian berbagai pihak terutama pemerintah dan aparat keamanan.


Maraknya aktifitas masyarakat di lokasi tambang cinabar Iha-luhu saat ini selain sudah nenjadi mata pencaharian oleh masyarakat lokal maupun non lokal, dinamika ini akan terus memunculkan berbagai spekulasi oleh publik terkait legal standing penetapan status wilayah tambang di lokasi tersebut.


Pasca bentrok kedua negeri iha-Luhu  yg terjadi Februari lalu, terpantau situasi mulai berangsur pulih kembali namun aktifitas warga di kedua kampung dalam hal keluar-masuk negeri menggunakan KR2, KR4 belum sepenuhnya stabil hal ini tentu berpengaruh pada stabilitas Keamanan yg berpotensi menimbulkan kerawanan.


Kapolsek Huamual Iptu. Luken Soplanit yang baru beberapa pekan bertugas telah mengambil langkah startegis bersama personilnya untuk melakukan pendekatan persuasif kepada kedua negeri dalam rangka membahas berbagai persoalan yang dihadapi saat ini, baik di dalam kampung maupun di lokasi tambang.


Selain pendekatan persuasif terkait Kamtibmas Kapolsek Huamual juga melakukan Himbauan kepada masyarakat kedua Desa dan Dusun iha dan Luhu dan beberapa dusunnya untuk tidak melakukan aktifitas penyulingan batu cinabar menjadi Mercury yang saat ini masih marak dilakukan warga setempat.


Berangkat dari hal itu Kapolsek berinisasi untuk dilakukannya pertemuan atau diskusi bersama di kedua negeri dalam rangka membahas berbagai problem yang saat ini dihadapi bersama.


Pertemuan yang berlangsung singkat namun berbobot telah membahas berbagai masalah, mulai dari stop penyulingan dan jual beli mercury maupun kesepakatan bersama dalam menghadapi permasalahan keamanan terutama mengenai aktifitas warga untuk keluar masuk di kedua negeri maupun yg akan menuju ke lokasi tambang dalam menggunakan KR2 maupun KR4.


Dari hasil pertemuan yang berlangsung pada masing-masing kantor negeri, baik di desa Iha maupun Luhu, permasalahan Keamanan adalah yang paling disoroti saat ini, karena di anggap rawan berpotensi memicu gangguan Kamtibmas. Kapolsek Huamual Iptu. Luken Soplanit mengatakan akan secepatnya mengambil langkah-langkah dalam menyelesaikan persoalan para tukang ojek di kedua negeri yang saat ini masih menjadi kendala dalam beraktifitas untuk mengantar penumpang ke lokasi tambang hal ini menjadi prioritas Kapolsek karena di anggap rawan sebagai pemicu konflik di kedua negri.


Kapolsek juga mengatakan sudah membuat program dalam mengatasi setiap permasalahan keamanan di kedua negri Iha dan Luhu maupun di lokasi tambang cinabar dan tentunya akan terus melakukan koordinasi dengan kedua raja maupun tokoh-tokoh sentral yang ada di kedua negri demi untuk menjaga kondusifitas yang ada sehingga terciptanya situasi yg aman dan damai.


Dari hasil pertemuan kedua warga  juga menyempatkan diri untuk melakukan deklarasi bersama dalam rangka menjaga dan merawat kamtibmas baik di dalam negeri iha-Luhu maupun di lokasi tambang di Dusun Hulung maupun di lokasi Batu Putia hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan warga kepada pemerintah dan aparat keamanan dalam hal menjaga Kamtibmas demi keamanan dan kenyamanan bersama. (Tim) 

Selengkapnya

Tingkatkan Naluri Tempur, Kodaeral IX Gelar Latihan Kemampuan Dasar Pertahanan Pantai TW II TA 2026

Mei 23, 2026

Foto : Tingkatkan Naluri Tempur, Kodaeral IX Gelar Latihan Kemampuan Dasar Pertahanan Pantai TW II TA 2026

Ambon
, Globaltimurnn.com - Sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi dinamika tugas pertahanan wilayah pesisir, Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) IX menggelar Latihan Menembak Reaksi Lanjutan dan Latihan TTO (Taktik Tempur Operasi) bagi personelnya. 


Latihan yang dihelat di Daerah Latihan Benteng Karang, Desa Telaga Kodok, Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku pada Sabtu (23/5/2026) tersebut, digelar dalam rangka melatih Kemampuan Dasar Pertahanan Pantai Kodaeral IX Triwulan II Tahun 2026. 


Latihan yang berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin tinggi ini, menjadi bagian penting dalam pembinaan kemampuan tempur prajurit guna mengasah kedisiplinan, ketangkasan, ketepatan, serta respons cepat personel dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah pertahanan pantai. 


Kegiatan dilaksanakan secara terukur dengan mengedepankan faktor keamanan personel maupun material, serta tetap berpedoman pada prosedur latihan militer yang berlaku.


Pada pelaksanaan latihan hari kedua ini, para prajurit melaksanakan Latihan Menembak Reaksi Lanjutan menggunakan senjata SS2-V4, dengan fokus pada peningkatan kemampuan menembak taktis, kecepatan reaksi, akurasi sasaran, serta koordinasi pergerakan di medan latihan. 


Sementara itu, dalam Latihan TTO, para pelaku dibekali kemampuan taktik pertempuran melalui simulasi situasi operasi lapangan guna memperkuat naluri tempur, kerja sama tim, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat.


Kegiatan latihan diikuti oleh 56 personel, terdiri dari 20 pelatih dan 36 pelaku, yang seluruhnya menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap materi latihan. Medan latihan Benteng Karang yang memiliki karakteristik geografis menyerupai kondisi pertahanan wilayah pesisir menjadi lokasi strategis dalam membentuk kesiapan operasional prajurit Kodaeral IX.


Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, menegaskan bahwa latihan kemampuan dasar pertahanan pantai merupakan bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan profesionalisme prajurit agar senantiasa siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan. 


Melalui latihan yang berkesinambungan lanjutnya, diharapkan seluruh personel mampu memiliki kemampuan tempur yang andal, responsif, dan adaptif dalam mendukung tugas pokok pertahanan wilayah maritim, khususnya di kawasan strategis Maluku.


Dengan semangat juang dan militansi tinggi, prajurit Kodaeral IX terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kekuatan pertahanan yang tangguh melalui latihan yang realistis, terukur, dan berorientasi pada kesiapan tempur demi menjaga kedaulatan NKRl. (Rdks) 

Selengkapnya

Lima Pegawai Lapas Geser Resmi Raih Gelar Sarjana, Dua Orang Dinobatkan Sebagai Lulusan Terbaik UT Ambon

Mei 23, 2026

Foto : Lima Pegawai Lapas Geser Resmi Raih Gelar Sarjana, Dua Orang Dinobatkan Sebagai Lulusan Terbaik UT Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku. Sebanyak lima pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser telah resmi diwisudakan dalam program sarjana tahun akademik 2025/2026. Acara pengukuhan kelima pegawai ini berlangsung khidmat di aula Islamic Center Ambon, sabtu (23/05/2026).


Keberhasilan ini semakin terasa istimewa dengan capaian gemilang dari dua pegawai Lapas Geser yang berhasil menduduki peringkat teratas di Universitas Terbuka Ambon. Pegawai atas nama Alfianti Jessica berhasil mencatatkan namanya sebagai Lulusan Terbaik I, disusul oleh Ali Safa’at yang meraih predikat Lulusan Terbaik II.


Kelima pegawai ini telah resmi diwisudakan setelah menyelesaikan studi Ilmu Hukum di Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka (UT). Mereka menempuh pendidikan melalui Sentra Layanan UT (SALUT) di Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang berada di bawah koordinasi Unit Program Belajar Jarak Jauh Universita Terbuka (UPBJJ-UT) Ambon.


Pada rangkaian acara wisuda, Alfianti Jessica menyampaikan pesan dan kesan sekaligus rasa syukurnya kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan penuh. Ia mendorong rekan-rekannya untuk menjadi lulusan Universitas Terbuka yang kompeten, tangguh, melek teknologi, dan berdampak bagi negara. Sebagai penutup, ia berpesan, jangan berhenti belajar, sebab kehidupan akan selalu memberikan kita pelajaran.


“Hari ini kita telah memenangkan salah satu dari mimpi besar dalam hidup kita, karena itu jangan pernah takut untuk bermimpi dan jangan pernah menyerah ketika menghadapi kegagalan, sebab kegagalan bukan akhir dari peljalanan melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan, selamat dan sukses kepada wisudawan dan wisudawati unniversitas terbuka ambon, mari terus belajar dan terus mengabdi bagi masyarakat bangsa dan negara, banggalah menjadi lulusan universitas terbuka,” tutur Alfianti.


Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda yang turut mengikuti prosesi tersebut melalui link kanal youtube UT Ambon TV mengungkapkan rasa bangga dan selamat kepada kelima pegawai Lapas Geser, khususnya Alfianti Jessica dan Ali Safa’at yang meraih predikat lulusan terbaik. 


“Prestasi gemilang ini membuktikan bahwa keterbatasan jarak tidak menghalangi aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Ilmu Hukum yang telah diraih ini diharapkan dapat diterapkan langsung dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan publik di Lapas Geser. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pegawai lainnya untuk terus belajar dan berprestasi,” pungkas Nober. (Za)

Selengkapnya

Gubernur Maluku: Pelantikan Raja Siri Sori Islam Teguhkan Marwah Negeri dan Warisan Leluhur

Mei 23, 2026

Foto : Gubernur Maluku: Pelantikan Raja Siri Sori Islam Teguhkan Marwah Negeri dan Warisan Leluhur

Saparua
, Globaltimurnn.com — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Pelantikan Raja Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (23/5/2026).


Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan bahwa pelantikan raja bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan adat, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kembali marwah negeri, menjaga warisan leluhur, dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan orang Maluku.


“Hari ini, kita tidak hanya melantik seorang raja, tetapi juga meneguhkan kembali marwah negeri, menyambung warisan leluhur, dan memelihara nafas peradaban orang Maluku yang berdiri kokoh di atas nilai persaudaraan, kehormatan, dan kearifan adat,” ucapnya


Menurutnya, dalam kosmologi kebudayaan Maluku, seorang raja memikul tiga mandat sekaligus, yakni mandat negara berdasarkan peraturan perundang-undangan, mandat sebagai pemimpin masyarakat adat, dan mandat sebagai khalifah atau pemimpin umat.


Lewerissa juga menekankan bahwa pelantikan Raja Siri Sori Islam menjadi simbol kuat eksistensi adat dan budaya Maluku di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.


“Kita sedang menyatakan kepada dunia bahwa Maluku tetap berdiri tegak dengan kekayaan adat, nilai, dan kearifan leluhur yang terus hidup dalam semangat orang basudara,” ucapnya.


Pada kesempatan tersebut, Lewerissa mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai Siwalima dan memperkuat persaudaraan antarwarga sebagai fondasi utama kehidupan sosial di Maluku.


Dirinya turut mengapresiasi seluruh masyarakat Negeri Siri Sori Islam yang dinilai mampu menjalani proses penetapan raja secara santun, damai, dan menghormati adat istiadat hingga terpilihnya Raja dari Mata Rumah Parentah Pattisahusiwa.


“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Negeri Siri Sori Islam yang berproses dengan sangat santun, menghormati adat dan budaya, sehingga terpilihnya Bapa Raja dari Mata Rumah Parentah Pattisahusiwa. Ini menjadi contoh baik dan teladan bagi negeri-negeri lain di Provinsi Maluku,” ungkapnya.


Dalam arahannya kepada Raja Negeri Siri Sori Islam yang baru dilantik, Syarifudin Pattisahusiwa, Gubernur mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang tanggap, bijaksana, dan menjunjung tinggi hukum serta martabat adat di tengah arus perubahan global yang semakin cepat.


“Saya berharap Upu Latu bersama perangkat Saniri Negeri harus tanggap sekaligus bijak dalam menyikapi perubahan zaman. Hindarilah penyalahgunaan kewenangan yang berujung pada ranah hukum,” tegasnya.


Selain itu, Pemerintah Provinsi Maluku, lanjut Lewerissa, akan terus memperkuat eksistensi negeri-negeri adat sebagai pusat jati diri dan roh kebudayaan masyarakat Maluku.


“Pemerintah Provinsi Maluku akan terus menguatkan negeri-negeri adat, sebab di sanalah bersemayam jati diri, kehormatan, dan roh kebudayaan orang Maluku,” katanya.


Mengakhiri sambutannya, Lewerissa mengajak seluruh masyarakat Siri Sori Islam dan Kecamatan Saparua Timur untuk bersatu mendukung pemerintahan raja yang baru demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan pembangunan negeri yang berkeadilan.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Syarifudin Pattisahusiwa beserta keluarga. Semoga menjadi pemimpin yang amanah, adil, pengayom, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Negeri Siri Sori Islam,” tutupnya.


Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Bisri Assidik Latuconsina, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, Sekretaris Daerah Maluku, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah, Walikota dan Wakil Walikota Ambon, Bupati Buru, Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku serta DPRD Kabupaten/Kota, Forkopimda Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah, para raja negeri adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat Negeri Siri Sori Islam. (Rdks) 

Selengkapnya

Sinergi Kodaeral IX dan Instansi Terkait, Kembali Gagalkan Penyelundupan Tanduk Rusa dan Senjata di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon

Mei 23, 2026

Foto : Sinergi Kodaeral IX dan Instansi Terkait, Kembali Gagalkan Penyelundupan Tanduk Rusa dan Senjata di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan objek vital nasional dan kelestarian lingkungan kembali dibuktikan. Personel Pengamanan PT Pelni dari Kodaeral IX bersama aparat terkait berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bagian tubuh satwa dilindungi serta berbagai jenis senjata di Pelabuhan Umum Yos Sudarso, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (23/05/2026).


Aksi penggagalan ini bermula saat tim gabungan melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang yang hendak menaiki KM Nggapulu.


Kapal tersebut diketahui bersandar di Ambon dengan rute pelayaran dari pelabuhan asal Ternate, Maluku Utara, menuju Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.


Keberhasilan ini berawal dari kewaspadaan tinggi petugas saat melakukan pemeriksaan rutin di terminal penumpang. Saat paket bawaan melewati mesin X-Ray, petugas mendeteksi adanya kejanggalan dan langsung melakukan pemeriksaan manual secara mendalam.


Dari hasil pembongkaran paket tersebut, tim gabungan menemukan sejumlah barang bukti berupa enam buah tanduk rusa, dua buah senapan angin kaliber 4,5 mm, serta beragam senjata tajam berbahaya yang terdiri dari empat buah parang, satu buah samurai, tiga buah badik, dan satu buah kerambit.


Sebagai tindakan lanjut di lapangan, seluruh barang bukti ilegal tersebut langsung disita oleh petugas. Untuk proses hukum dan penanganan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.


Barang bukti bagian satwa dilindungi diserahterimakan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku, sedangkan temuan senapan angin dan senjata tajam diserahkan kepada pihak Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon.


Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI AL, khususnya Kodaeral IX, dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah pelabuhan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dengan mencegah perdagangan satwa liar secara ilegal.


Meskipun ditemukan upaya penyelundupan barang berbahaya, secara umum kondisi di dermaga Pelabuhan Yos Sudarso terpantau aman, tertib, dan kendali. Pengawasan ketat akan terus dilakukan oleh tim gabungan untuk menjamin kelancaran arus penumpang serta mencegah keluar-masuknya barang terlarang melalui jalur laut. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT