globaltimurnn.com

Senin, 18 Mei 2026

Dari Tanah Raja-Raja, Api Pattimura Kembali Menyala, Ambon Bersatu Songsong Indonesia Emas

Mei 18, 2026

Foto : Dari Tanah Raja-Raja, Api Pattimura Kembali Menyala, Ambon Bersatu Songsong Indonesia Emas

Ambon
, Globaltimurnn.com - Langit pagi di Ambon terasa berbeda, Senin (18/05/2026). Di kawasan Pattimura Park, ribuan pasang mata tertuju pada nyala obor perjuangan yang kembali dinyalakan sebagai simbol bahwa semangat Kapitan Thomas Matulessy masih hidup di tanah Maluku.


Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi ruang refleksi sejarah, tempat masyarakat Maluku kembali diingatkan tentang keberanian, persatuan, dan harga diri yang diwariskan para leluhur.


Dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena mewakili Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, upacara berlangsung penuh khidmat dengan sentuhan adat yang begitu kental.


Momen paling menggetarkan terjadi saat Raja Negeri Batu Merah Ali Hatala menyerahkan obor perjuangan kepada Wali Kota Ambon. Obor itu kemudian dinyalakan di depan Patung Pattimura, seolah menghidupkan kembali api perlawanan yang telah diwariskan selama lebih dari dua abad.


Di tengah suasana haru dan penuh penghormatan, Wali Kota Ambon menegaskan bahwa Maluku tidak boleh tertinggal dalam perjalanan besar menuju Indonesia Emas 2045.


“Maluku harus berdiri di garis depan pembangunan nasional. Katong punya sejarah besar, punya sumber daya, dan punya semangat perjuangan yang luar biasa,” ujar Wattimena dengan penuh semangat.


Menurutnya, perjuangan Pattimura hari ini harus dimaknai lebih luas. Jika dahulu rakyat Maluku berjuang melawan penjajahan dengan parang dan salawaku, maka generasi saat ini harus berjuang melalui pendidikan, inovasi, kerja keras, dan persatuan.


Pesan persaudaraan juga menjadi penekanan penting dalam upacara tersebut. Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan, sebab kekuatan terbesar Maluku selama ini adalah semangat orang basudara.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para raja negeri adat, serta tokoh masyarakat.


Pemerintah Provinsi Maluku juga menaruh harapan besar pada sejumlah proyek strategis nasional seperti Blok Masela, Maluku Integrated Port, dan pengesahan RUU Daerah Kepulauan yang diyakini mampu membawa perubahan besar bagi masa depan daerah.


Menutup sambutannya, Wali Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bangga menjadi orang Maluku dan terus menjaga warisan perjuangan para leluhur.


“Api Pattimura tidak boleh padam. Ia harus hidup dalam hati setiap anak negeri Maluku,” pungkasnya. (Za)

Selengkapnya

PENGUKUHAN PIMPINAN BARU OJK MALUKU

Mei 18, 2026

Foto : PENGUKUHAN PIMPINAN BARU OJK MALUKU       

Ambon
, Globaltimurnn.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengukuhkan Kepala Kantor OJK Maluku yang dijabat oleh Haramain Billady menggantikan Kepala OJK Maluku sebelumnya Andi Muhammad Yusuf.


Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dewan Audit Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena yang diselenggarakan di Kantor OJK Ambon, Senin (18/5). 


Dalam sambutannya, Sophia menyampaikan pengukuhan Kepala OJK di daerah adalah momentum agar OJK lebih semangat berkiprah dan berkarya nyata dalam meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Pimpinan satuan kerja dan Kepala OJK daerah harus senantiasa bekerja dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme. 


Pemimpin OJK harus mampu menjadi terladan dalam menjalankan prinsip tata kelola yang baik, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas dilakukan secara akuntabel dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat,” pesan Sophia.


Sophia Wattimena juga menyampaikan bahwa pengukuhan Kepala OJK Provinsi Maluku dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan pelaksanaan tugas OJK di daerah, mempererat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath melalui sambutannya menyampaikan bahwa OJK memiliki tanggung jawab yang sangat kompleks dalam menjaga stabilitas keuangan, namun tantangan wilayah kepulauan menuntut OJK mempercepat inklusi dan akses keuangan digital hingga pelosok, sejalan dengan persiapan Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan potensi UMKM.


“Kehadiran OJK di tengah masyarakat merupakan instrumen strategis dalam memastikan setiap aktivitas keuangan terlindungi, serta setiap peluang usaha memperoleh akses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Namun demikian, efektivitas berbagai program OJK mulai dari peningkatan literasi dan inklusi keuangan hingga penguatan industri jasa keuangan, khususnya perbankan daerah sangat ditentukan oleh dukungan, sinergi, dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.” kata Abdullah Vanath.


Abdullah Vanath juga mengajak seluruh jajaran Forkopimda, kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, dan lembaga jasa keuangan untuk terus membuka ruang kolaborasi bersama OJK Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan yang baru. 


Sinergi ini diharapkan menjadi kekuatan dalam membangun ekosistem keuangan yang tangguh dan inklusif hingga menjangkau seluruh wilayah kepulauan. 


Pada akhirnya, upaya tersebut harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku secara berkelanjutan.


Kegiatan turut dihadiri oleh Deputi Komisioner Sistem Informasi dan Daerah Bambang Mukti Riyadi, Kepala OJK Provinsi Sulsel Sulbar Moch. 


Muchlasin, Bupati dan Walikota di Provinsi, Forkopimda, Pimpinan Perguruan Tinggi/Akademisi, Tokoh agama, Tokoh masyarakat adat dan Pimpinan Industri Jasa Keuangan di wilayah Maluku. (Rdks) 


Selengkapnya

Seleksi Terbuka JPTP Pemda SBB, Esok Diumumkan Hasil Penulisan Makalah & Wawancara

Mei 18, 2026

Foto : Seleksi Terbuka JPTP Pemda SBB, Esok Diumumkan Hasil Penulisan Makalah & Wawancara

Piru
, Globaltimurnn.com - Pada  Selasa Esok, (19/5/2026) Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yang diikuti oleh 31kandidat, dan dimulai pada Kamis, (7/5/2026) lalu,  memasuki tahapan penting, yakni pengumuman  hasil penulisan makalah dan hasil wawancara.

Sekretaris Daerah SBB, Alvin Tuasuun SP M.Si, kepada wartawan menjelaskan" Proses seleksi JPTP yang  sementara berlangsung dan saat ini, adalah  dalam proses perhitungan nilai - nilai yang didapat dari Nilai Pansel dan Nilai dari  Asessor dari Departemen Pertanian- Republik Indonesia,  dimana  nilai - nilai itu sementara dikumpulkan baru kemudian  sementara dihitung totalnya.

Tuasuun menambahkan, setelah itu dilanjutkan dengan perhitungan bobot nilai dan pentahapan selanjutnya, ditargetkan pada Kamis, (21/5/2026) atau Jumat, (22/5/2026)  proses pengumpulan semua nilai telah rampung,  selanjutnya dilaporkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian ( PPK ) dalam hal ini Bupati SBB, Ir Asri Arman MT.

" Biasanya dari Pansel maupun Assesor  itu ada diusulkan 3 nama dengan nilai tertinggi pada masing - masing Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP)  yang diperebutkan" urai Tuasuun.

Selanjutnya, Bupati SBB akan meminta Pertimbangan Teknis ( Pertek ) ke Badan Kepegawaian Negara( BKN)

Saat berproses di BKN, pihak BKN akan kembali melihat proses tahapan- tahapan yang telah dilalui termasuk administrasinya kalau sudah disetujui oleh BKN maka, proses selanjutnya adalah hak prerogatif dari Kepala Daerah sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk menentukan Figur yang akan menduduki Jabatan Tinggi Pratama  yang dilelang tersebut.

Adapun ke 8 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama  yang dilelang tersebut adalah: Asisten Administrasi Umum, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Pertanian serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah. (YL) 

Selengkapnya

Miris,,,Minyak Mengalir Terus Puluhan Tahun Rakyat SBT Tetap Miskin

Mei 18, 2026

Foto : Miris,,,Minyak Mengalir Terus Puluhan Tahun Rakyat SBT Tetap Miskin

SBT
, Globaltimurnn.com - Tulisan ini terinspirasi dari pemikiran ibu Dipl_Oekonom Engelina Pattiasina (Archipelago Solidarity Foundation) dari sebuah tulisan telescopemagz.com 2020  dan www.sinarharapan.net 14 Juni 2024.


Mengutip dari tulisan itu, Gerard Wakano kepada sejumlah media diambon mengungkapkan bahwa" Sejak ditemukannya minyak di Bula pada tahun 1897 hingga hari ini, tahun 2026, Jika dihitung sejak pengeboran pertama tahun 1913, sudah 113 tahun sumur-sumur itu setia mengangguk, mengangkat minyak dari perut bumi Seram.


Di dunia, kota-kota seperti Aberdeen di Skotlandia menjelma menjadi pusat finansial berkat minyak Laut Utara, Dubai berubah dari gurun pasir menjadi metropolitan, Di Indonesia sendiri, Balikpapan dan Cepu menjadi kota maju karena migas. 


Tapi Bula? Nyaris tak berubah, Jalan masih rusak, Sekolah masih kekurangan, Rumah sakit masih jauh dari memadai, Bahkan, seorang tokoh Maluku, Ibu Engelina Pattiasina, dengan gamblang menyebut praktik pengelolaan minyak di Seram tidak berbeda dengan era kolonial. Ungkap Wakano


Dikatakan-nya" Ini bukan omongan kosong, Ini fakta yang bisa diraba, Ketika minyak pertama kali ditemukan oleh Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM) cikal bakal Shell pekerja lokal hanya menjadi kuli, Mereka tidak diajari teknologi, tidak dilibatkan dalam keputusan, apalagi diajak menikmati keuntungan. 


Hingga hari ini, pola yang sama berulang, Kontraktor asing dan swasta nasional mengeruk, menjual, lalu membawa pulang keuntungan, Sementara daerah penghasil, Kabupaten Seram Timur dan Maluku Tengah hanya mendapat DBH yang jumlahnya sangat kecil, Sungguh sebuah penghinaan tragis bagi daerah penghasil. Jelas Wakano


Pasalnya" Pemerintah daerah seringkali mengeluh hanya mengandalkan dana transfer dari pusat, Tapi di situlah letak kesalahan terbesar, melupakan bahwa di dalam wilayahnya sendiri ada sumber pendapatan yang jauh lebih besar, yaitu Participating Interest atau PI 10 persen.


Apa itu PI 10 persen? Bukan sekadar bagi hasil, Ini adalah hak kepemilikan, Daerah melalui BUMD berhak menjadi mitra usaha dalam kontrak kerja sama migas, Artinya, daerah tidak hanya menerima sisa dari penerimaan negara, tetapi ikut menikmati dividen dari keuntungan bersih proyek. 


Kata Wakano" Potensinya luar biasa, Untuk Blok Bula dan Non-Bula yang telah berproduksi puluhan tahun, jika PI 10 persen sejak awal dikelola dengan baik, pendapatan yang masuk ke Seram Timur bisa mencapai miliaran hingga triliunan rupiah per tahun.


Tapi masalahnya, sesuai temuan dari berbagai sumber, hak PI 10 persen untuk Seram Timur belum pernah diberikan oleh Citic Seram Energy dan mitranya, meskipun kontrak perpanjangan 20 tahun sudah efektif sejak 2019. 


Artinya, sudah hampir tujuh tahun pelanggaran terjadi, Dan selama itu pula, daerah kehilangan pendapatan yang sangat besar. 


Wakano menegaskan" Bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dan direksi PT Maluku Energi Abadi, harusnya lebih jeli melihat hal ini. Ajak Wakano


Ditegaskannya" Jangan lagi bilang kami tidak paham migas, Alasan itu sudah basi dan memalukan, Inilah tiga langkah konkret yang harus dilakukan secepat mungkin : 


Pertama, audit investigatif Blok Bula dan Non-Bula, Tuntut ke SKK Migas dan Kementerian ESDM agar dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh aliran dana sejak kontrak:


Kedua: Hitung berapa nilai PI 10 persen yang seharusnya menjadi hak Seram Timur selama puluhan tahun, Kemudian, tuntut ganti rugi. 


Jangan mau ditawari PI untuk ke depan tanpa menyelesaikan hutang masa lalu.


Ketiga: bentuk dan perkuat PT Maluku Energi Abadi sebagai BUMD khusus migas, BUMD ini harus dikelola oleh profesional, bukan pejabat titipan. 


Rekrut konsultan migas, bentuk tim hukum dan keuangan yang kuat, Gunakan skema carry yang sudah diatur dalam Permen ESDM 37/2016, di mana kontraktor membiayai dahulu partisipasi BUMD, Tidak ada alasan untuk takut.


Keempat: dorong industrialisasi hilir di Bula, Jangan biarkan minyak mentah terus dikirim keluar Maluku. Bangun kilang mini, pabrik bahan bakar, atau industri petrokimia sederhana, Dengan begitu, nilai tambah tetap berada di daerah, Lapangan kerja terbuka. Ekonomi berputar, Maluku tidak lagi hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga penikmat hasil olahan.


Lebih dari satu abad sudah rakyat Bula menjadi penonton di atas tanahnya sendiri, Lebih dari satu abad minyak mengalir tapi kemiskinan mengakar, Ini bukan lagi masalah teknis tetapi ini adalah masalah keberanian politik dan integritas.


Rakyat Maluku tidak butuh janji manis, Mereka butuh tindakan nyata, Audit, Tuntut, Kelola, Bangun industri, Dan ingatlah selalu kekayaan alam di perut bumi Seram adalah amanah konstitusi Pasal 33 UUD 1945 untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, Bukan untuk investor, bukan untuk makelar, apalagi untuk dinikmati segelintir orang, Saatnya Maluku bangkit, Karena jika tidak sekarang, kapan lagi? Pungkasnya  (V374) 

Selengkapnya

Siapkan Fasilitas Media Center, Kadis Kominfo Maluku Tinjau Lokasi di Lantai 1 Kantor Gubernur

Mei 18, 2026

Foto : Siapkan Fasilitas Media Center, Kadis Kominfo Maluku Tinjau Lokasi di Lantai 1 Kantor Gubernur

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Maluku melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan sebagai Media Center bagi para jurnalis dan awak media pada Senin (18/5/2026).


​Dalam peninjauan yang berlangsung di Lantai 1 Kantor Gubernur Maluku tersebut, Kadis Kominfo didampingi oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) dan Kepala Bidang Statistik Provinsi Maluku. Ruangan yang ditinjau ini merupakan area bekas kantor Pos Indonesia.  

Dari hasil pemantauan di lokasi, kondisi ruangan saat ini diketahui masih kosong dan belum dilengkapi dengan fasilitas penunjang kedinasan maupun peliputan.  

"Kami melihat langsung ini, ternyata ruangannya masih kosong, belum ada meja kursi dan belum ada fasilitas," ujarnya.


Kadis Kominfo mengakui bahwa keterbatasan pos penganggaran menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat pemenuhan fasilitas di ruangan tersebut. Kendati demikian, pihak Kominfo bergerak cepat dengan merencanakan koordinasi lintas sektor demi kedepannya efektivitas fungsi Media Center ini dapat segera terwujud.  

"Ini akan jadi perhatian karena memang kita akui bahwa untuk pos penganggaran ini kan sangat berbatas. Sehingga nanti kami akan mendiskusikannya dengan Asisten 2 untuk bagaimana, dan juga dengan BKU bagaimana ke depannya tentang efektivitas di ruangan ini," tambahnya.


​Kehadiran Media Center ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi strategis serta mempermudah mobilitas kawan-kawan wartawan dalam melakukan peliputan di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Atasi Blank Spot, Pemprov Maluku Apresiasi Langkah Telkomsel Bangun Jaringan Baru di Kebupaten Buru Selatan

Mei 18, 2026

Foto : Atasi Blank Spot, Pemprov Maluku Apresiasi Langkah Telkomsel Bangun Jaringan Baru di Kebupaten Buru Selatan

Buru
, Globaltimurnn.com - Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan apresiasi tinggi kepada PT Telkomsel atas komitmennya dalam memperluas akses komunikasi di wilayah Maluku. Langkah ini dinilai menjadi solusi nyata dalam mengatasi keluhan terkait wilayah tanpa sinyal (blank spot) yang selama ini dihadapi oleh pemerintah daerah.  

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku, Drs. Titus F. L. Renwarin, M.Si menyampaikan bahwa pihak Telkomsel Maluku telah melakukan kunjungan resmi untuk membawa kabar baik mengenai pembukaan jaringan baru. Jaringan telekomunikasi tersebut difokuskan pada Kabupaten Buru Selatan.


​"Kami menerima kunjungan resmi dari kawan-kawan Telkomsel Maluku. Ada berita baik yang dibagikan, yaitu pembukaan jaringan baru di Buru Selatan. Keluhan-keluhan pemerintah daerah selama ini mengenai daerah blank spot ternyata sudah terbantu melalui kehadiran Telkomsel," ujar Kadis Kominfo dalam keterangannya.  

Dalam proyek pengembangan infrastruktur digital ini, terdapat dua menara (tower) baru yang telah dibangun. Demi kelancaran operasional ke depan, pihak Kominfo mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat, khususnya dalam proses kelanjutan operasional hingga peresmiannya nanti.  


Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Dinas Kominfo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Telkomsel, mulai dari manajemen pusat hingga tim yang berada di wilayah Maluku. Sinergi dan kerja sama ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi mendorong percepatan pembangunan dan digitalisasi di Bumi Raja-Raja.  

"Terima kasih atas dukungan dan kerja sama dalam membangun Maluku ke depan," tutupnya. (Rdks) 

Selengkapnya

Teladani Perjuangan Pattimura, Personel Kodaeral IX Ikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pattimura ke-209

Mei 18, 2026

Foto : Teladani Perjuangan Pattimura, Personel Kodaeral IX Ikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pattimura ke-209

Ambon
, Globaltimurnn.com - Guna meneladani semangat perjuangan dan nilai kepahlawanan Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura, satu pleton personel Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) lX mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pattimura ke-209 Tahun 2026 yang digelar di Pattimura Park, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (18/5/2026).


Komandan Satuan Pertahanan Pantai (Dansathantai) Kodaeral lX, Kolonel Laut (P) Frejohn Da Costa dan Sahli A Wilnas Poksahli Kodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Priyo Dwi Mulyono mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. turut hadir bersama pejabat Forkompinda Maluku dalam upacara yang dipimpin Walikota sekaligus Upulatu Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. 


Dengan mengusung tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045” ini, menjadi momentum pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menanamkan nilai patriotisme, persatuan, serta pengabdian demi kemajuan daerah dan bangsa.


Kehadiran perwakilan Kodaeral IX dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen TNI AL, khususnya Kodaeral IX, dalam menjaga semangat kebangsaan sekaligus mempererat sinergitas dengan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh komponen masyarakat di Maluku. 


Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Walikota Ambon mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk merefleksikan kembali arti perjuangan Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura yang terjadi 209 tahun silam tersebut.


"Semangat juang Pattimura diharapkan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menghadapi tantangan zaman menuju Indonesia yang maju, kuat, dan berdaulat," pinta Gubernur.


Pattimura lanjutnya, berdiri memimpin perlawanan rakyat Maluku melawan penjajahan. Dengan keberanian, keteguhan, dan cinta kepada tanah air, la menunjukkan kepada dunia bahwa rakyat Maluku memiliki harga diri, martabat, dan semangat yang tidak pernah dapat ditaklukkan. 


Gubernur menekankan bahwa jika masyarakat masih mudah terpecah karena perbedaan, malas bekerja, dan takut bersaing, berarti api perjuangan Pattimura belum benar-benar menyala.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Asisten III Provinsi Maluku, Walikota Ambon, Kapok Sahli Kodam XV/Pattimura, Kadispers Lanud Pattimura, Asintel Danguspurla Koarmada III, pejabat undang lainnya serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.


Melalui peringatan Hari Pahlawan Nasional Pattimura ke-209 ini, diharapkan nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan Pattimura terus hidup di tengah masyarakat sebagai fondasi membangun Maluku yang gemilang menuju visi besar Indonesia Emas 2045. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT