globaltimurnn.com


Sabtu, 07 Maret 2026

Sidang Klasis GPM Jadi Ruang Sinergi Pemerintah-Gereja Atasi Masalah Ambon

Maret 07, 2026

Foto : Sidang Klasis GPM Jadi Ruang Sinergi Pemerintah-Gereja Atasi Masalah Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengungkapkan Sidang Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Kota Ambon merupakan ruang strategis untuk sinergi antara Gereja dan Pemerintah Kota dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi daerah. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sidang Klasis ke-50 yang berlangsung Minggu (08/03/2026) di Gereja Joseph Kam, Belakang Soya.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan bahwa persidangan gereja bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wadah untuk memperkuat kerja sama guna memberikan dampak nyata bagi umat yang juga merupakan warga Kota Ambon dan Provinsi Maluku. Melalui acara ini, pemerintah juga dapat menyampaikan program pembangunan yang berjalan agar gereja turut memahami dan mendukung upaya pembangunan.

 

Beberapa persoalan utama yang menjadi perhatian pemerintah disebutkan, di antaranya masalah sampah, peningkatan kasus HIV/AIDS, dan pengangguran. Terkait sampah, Pemerintah Kota terus meningkatkan kapasitas pengelolaan dengan menambah sarana prasarana dan infrastruktur, namun menekankan bahwa kesuksesannya bergantung pada kesadaran masyarakat untuk "buang sampah pada tempatnya dan pada waktunya".

 

Wali Kota juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus HIV/AIDS yang meningkat signifikan, dengan lebih dari 60 kasus baru dalam dua bulan terakhir. "Selama ini ada anggapan penyakit itu datang dari luar, tetapi kenyataannya banyak yang terjaring justru warga Ambon dan Maluku sendiri," ujarnya, menegaskan bahwa hal ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

 


Untuk mengatasi pengangguran, pemerintah mengambil langkah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kerja. Sebanyak 60 orang telah dikirim ke Bali, dan sekitar 200 orang lainnya akan mengikuti program serupa. Selain itu, sedang dijajaki peluang pengiriman tenaga kerja ke Jepang.

 

Selain itu, pemerintah mendorong gerakan ketahanan pangan dengan mengajak masyarakat menanam tanaman pangan di pekarangan rumah. "Jika setiap keluarga menanam minimal 10 polybag tanaman pangan, hal tersebut dapat membantu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi," jelasnya.

 

Wattimena juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga stabilitas ekonomi dan kerukunan sosial, serta tidak membawa konflik luar ke dalam kehidupan masyarakat Ambon. Ia berharap Sidang Klasis dapat menghasilkan keputusan yang mendukung pembangunan, terutama dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pembinaan generasi muda.

 

Sementara itu, Ketua Klasis Kota Ambon, Rinto Muskitta, menyoroti sejumlah persoalan sosial seperti perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, pinjaman online, judi online, dan krisis pembinaan karakter anak. Menurutnya, gereja dipanggil untuk memberikan pendampingan dan penguatan bagi umat.

 

Berdasarkan monitoring, pihaknya mencatat capaian dalam pelayanan gereja, antara lain penguatan umat sebesar 80 persen, penguatan pelayanan 75 persen, dan penguatan kelembagaan 78 persen. Namun, masih terdapat bidang yang perlu diperkuat seperti pelayanan sosial, pendidikan, advokasi, dan pemberdayaan ekonomi umat.

 

Melalui persidangan ini, dirumuskan Rencana Pengembangan Pelayanan Klasis (RPTK) Tahun 2026-2030 sebagai arah pelayanan lima tahun ke depan. Muskitta mengajak seluruh unsur gereja untuk terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

 

Pada 29 Maret mendatang, akan diteguhkan sekitar 848 anggota sidi, yang diharapkan menjadi kekuatan baru dalam pelayanan. Selain itu, Kota Ambon akan menjadi tuan rumah Kongres ke-31 Angkatan Muda GPM pada tahun 2030, yang memerlukan persiapan bersama.

 

Sebelum sidang dimulai, ibadah Minggu Pagi dipimpin oleh Pdt. Dessy Tuasela. Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua DPRD Kota Morits Tamaela, Asisten III Provinsi Maluku Dominggus N. Kaya (mewakili Gubernur), Anggota DPRD RI Novita Anakotta, jajaran OPD Kota, serta undangan lainnya. (Za)

Selengkapnya

Pemkab Halut Gelar Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di Kecamatan Kao

Maret 07, 2026

Foto : Pemkab Halut Gelar Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di Kecamatan Kao

Halut
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Kecamatan Kao yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Jami Nurunnubuwwah Desa Kao, Kecamatan Kao tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si bersama Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd. 


Turut hadiri pula Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M., Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Kajari Halmahera Utara Bambang Sunoto, S.H., M.H., Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, Sekda Halmahera Utara Drs. E.J. Papilaya, M.TP, para pimpinan OPD, camat, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat serta ratusan masyarakat.


Camat Kao, Dedy H. Mayoru, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara yang telah mempercayakan Kecamatan Kao sebagai tempat pelaksanaan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut.


Ia juga menyampaikan bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap Kecamatan Kao sangat besar, salah satunya melalui pembangunan Sekolah Rakyat yang diyakini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan ekonomi lokal.


Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.


Menurutnya, pemerintah harus selalu dekat dengan rakyat sehingga tercipta komunikasi dan hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat.


Bupati juga menyampaikan bahwa sejak dilantik bersama Wakil Bupati pada 21 Maret 2025, berbagai program pembangunan terus diupayakan meskipun masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi.


Salah satu program strategis yang tengah berjalan di Halmahera Utara adalah pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran sekitar Rp. 800 miliar yang nantinya akan menampung sekitar 1.000 siswa dari keluarga kurang mampu tanpa dipungut biaya dan dilengkapi fasilitas asrama.


Selain itu, pemerintah daerah juga telah mengusulkan pembangunan Rumah Sakit Tipe D Pratama di sekitar lokasi Sekolah Rakyat guna mendukung keberadaan fasilitas pendidikan tersebut.


Bupati berharap seluruh program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah dapat didukung oleh masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat yang luas bagi kesejahteraan masyarakat Halmahera Utara.


Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad dalam tausiyah Ramadhan menyampaikan bahwa momentum bulan suci Ramadhan harus dijadikan sebagai sarana memperkuat solidaritas dan mempererat hubungan sosial antar masyarakat.


Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai puasa memiliki dimensi universal yang telah diajarkan sejak zaman para nabi dan menjadi sarana untuk membentuk manusia yang mampu memberikan manfaat bagi sesama.


Menurutnya, di Halmahera Utara pemerintah daerah juga telah membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai wadah komunikasi antar umat beragama guna menjaga toleransi, kerukunan dan stabilitas daerah.


Selain itu, peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga dinilai penting sebagai salah satu instrumen yang dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sosial dan kemiskinan di masyarakat. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Seni Kreatifitas Anana Kyrie Eleison" Raih Apresiasi Dinas Pariwisata, Dukungan Bikin Anak Muda Ambon Lebih Percaya Diri Berkarya

Maret 07, 2026

Foto : Seni Kreatifitas Anana Kyrie Eleison" Raih Apresiasi Dinas Pariwisata, Dukungan Bikin Anak Muda Ambon Lebih Percaya Diri Berkarya   

Ambon
, Globaltimurnn.com – Dukungan penuh dari Dinas Pariwisata Kota Ambon terhadap pengembangan bakat anak muda menjadi kebanggaan tersendiri bagi generasi muda kota musik Ambon yang tengah menggali dan mengembangkan potensi diri. Dukungan ini semakin menguatkan semangat kreativitas yang hidup kembali melalui kegiatan "Seni Kreatifitas Anana Kyrie Eleison", yang diselenggarakan oleh Anggkatan Muda Gereja Protestan Maluku (GPM) Cabang Kyrie Eleison, minggu (08/03/2026). 

 

Acara yang dirancang sebagai wadah ekspresi bagi generasi muda ini bukan hanya menghadirkan sajian hiburan berkualitas dengan berbagai bintang tamu terkenal, melainkan juga menyajikan sesi talkshow yang penuh inspirasi serta pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memperlihatkan potensi ekonomi kreatif lokal yang tak kalah menarik.

 


Apresiasi dari Dinas Pariwisata menjadi bukti bahwa upaya pengembangan seni dan kreativitas anak muda Ambon mendapatkan dukungan penuh dari pihak pemerintah kota. Hal ini memberikan dorongan besar bagi para peserta untuk terus berinovasi, karena mereka merasa bahwa karya dan usaha mereka diakui serta didukung untuk berkembang lebih jauh.

 

Tak hanya sebagai ajang pertunjukan, acara ini berperan sebagai ruang kolaborasi di mana para peserta saling berbagi pengalaman, teknik berkarya, dan semangat untuk terus maju. Kebersamaan yang terjalin menunjukkan bahwa seni memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan berbagai latar belakang dan mempererat tali persaudaraan di antara anak muda Ambon.

 


Lebih dari itu, kegiatan ini membuktikan bahwa seni bisa menjadi sarana positif dalam membangun karakter, menyalurkan energi produktif, serta menyampaikan pesan-pesan sosial dan budaya yang mendalam melalui setiap karya yang dibuat. Melalui dukungan yang diberikan, diharapkan anak muda Ambon semakin berani untuk mengeksplorasi bakatnya, mengembangkan potensi diri secara maksimal, sekaligus melestarikan serta mengembangkan identitas budaya daerah yang kaya.

 

Semangat kreativitas yang terpancar dari acara ini menjadi bukti bahwa generasi muda Ambon siap mengambil peran penting dalam menjaga dan memajukan kota musik Ambon sebagai pusat kreativitas dan budaya di wilayah Timur Indonesia. (Za)

 

 

Selengkapnya

Kedepankan Pendekatan Humanis, Kalapas Tual Gelar Dialog "Mendengar dengan Empati" Bersama Warga Binaan

Maret 07, 2026

Foto : Kedepankan Pendekatan Humanis, Kalapas Tual Gelar Dialog "Mendengar dengan Empati" Bersama Warga Binaan

Langgur
, Globaltimurnn.com – Menjaga stabilitas keamanan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tidak melulu soal jeruji besi dan pengawasan ketat. Memahami hal tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku secara rutin menggelar kegiatan dialog interaktif bertajuk "Mendengar dengan Empati" bersama para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (06/03/2026).


Kegiatan yang berlangsung di balai kei Lapas Tual ini bertujuan untuk memastikan kondisi Lapas tetap kondusif sekaligus menyerap aspirasi serta keluhan para penghuni secara langsung.


Dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan, Kalapas Tual menekankan bahwa kunci utama ketertiban adalah komunikasi yang sehat. Beliau duduk bersama para warga binaan tanpa sekat, mendengarkan curhatan mulai dari fasilitas layanan, kualitas konsumsi, hingga proses pembinaan kepribadian.


"Kami ingin memastikan bahwa hak-hak mereka terpenuhi. Dengan mendengar langsung, kita bisa memetakan potensi masalah sebelum menjadi gangguan keamanan. Empati adalah senjata terbaik kami dalam membina," ujar Kalapas Tual, Nurchalis Nur.


Respons para warga binaan sangat positif. Mereka merasa lebih dihargai sebagai manusia yang sedang berproses memperbaiki diri. Pendekatan ini terbukti efektif menurunkan tingkat stres di dalam Lapas, yang merupakan pemicu utama kericuhan.


Dengan komitmen "Mendengar dengan Empati", Lapas Tual membuktikan bahwa pembinaan yang memanusiakan manusia adalah fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan jauh dari konflik.(Za)

Selengkapnya

Lapas Wahai Tebar Berkah Ramadan, Salurkan Bansos kepada Masyarakat Kurang Mampu

Maret 07, 2026

Wahai,

Foto : Lapas Wahai Tebar Berkah Ramadan, Salurkan Bansos kepada Masyarakat Kurang Mampu

Wahai, Globaltimurnn.com
– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai tebarkan kebaikan Ramadan 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras dan sembilan bahan pokok kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Lapas, Jumat (06/03/2026). Selain merupakan bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.


Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan aksi ini adalah wujud syukur dan komitmen Lapas untuk berbagi kebahagiaan. "Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan agar lebih khusyuk menjalankan ibadah puasa," ujarnya.


Salah satu dari tiga keluarga penerima bantuan, Saidah, mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas bantuan yang diterima. "Bantuan ini sangat membantu kebutuhan kami, apalagi di bulan Ramadan. Semoga Lapas Wahai selalu diberkahi dengan kesehatan dan umur panjang," harapnya.


Apresiasi datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan Lapas hadir sebagai mitra masyarakat dan konsisten dalam kepedulian sosial.


"Ini merupakan bukti Pemasyarakatan yang bermanfaat. Semoga Lapas Wahai konsisten memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar," pinta Ricky.


Kegiatan sosial bertajuk 'Jumat Berkah' ini akan terus berlanjut secara rutin setiap bulan. Tidak sekadar meringankan beban ekonomi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara Lapas Wahai dan masyarakat sekitar. (Za)

Selengkapnya

Lapas Geser Gandeng Disnakertrans SBT Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Kerja.

Maret 07, 2026

Foto : Lapas Geser Gandeng Disnakertrans SBT Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Kerja.

Bula
, Globaltimurnn.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mempersiapkan kemandirian warga binaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser, Mulyo Utomo, melakukan kunjungan kerja strategis ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di Bula, jum’at (06/03/2026). Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Produktifitas Disnakertrans SBT, M. Aliyudin bersama Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan Kerja, Madani Lamadili.


Dalam pertemuan tersebut, Kepala Lapas Geser menyampaikan maksud tujuan untuk menjalin koordinasi dan kerjasama dalam bentuk pelatihan keterampilan kerja bagi warga binaan. Inisiatif ini diambil sebagai bentuk pembinaan lanjutan, agar para warga binaan memiliki keahlian produktif yang dapat dijadikan bekal saat bebas dan kembali ke masyarakat nantinya.


"Kami ingin memberikan bekal keterampilan yang nyata, sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka mandiri, produktif, dan tidak kembali melakukan tindak pidana," ujar Mulyo Utomo.


Menggapi koordinasi Kalapas Geser, Rumra mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut baik langkah proaktif dari Kalapas Geser, dimana inisiatif ini sejalan dengan misi Disnakertrans SBT dalam memperluas akses pelatihan keterampilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan.


“Bagi kami, warga binaan memiliki potensi yang besar untuk berkontribusi bagi daerah jika dibekali dengan keahlian yang tepat. Oleh karena itu, kami berkomitmen penuh untuk segera berkoordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Maluku di Ambon agar program pelatihan ini dapat segera terealisasi. Kami juga ingin berkontribusi guna memastikan bahwa saat warga binaan kembali ke masyarakat nanti, mereka tidak hanya membawa semangat baru, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi dan daya saing di dunia kerja,” jelas Rumra.


Selanjutnya, pelatihan ini direncanakan akan dilaksanakan langsung di dalam Lapas Geser, dengan melibatkan instruktur dari BLK Ambon, jajaran Disnakertrans SBT, serta petugas Lapas Geser. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesiapan reintegrasi sosial warga binaan di Kabupaten Seram Bagian Timur. (Za)

Selengkapnya

LPKA Ambon Tanamkan Nilai Norma kepada Anak Binaan Lewat Pembelajaran PKN

Maret 07, 2026

Foto : LPKA Ambon Tanamkan Nilai Norma kepada Anak Binaan Lewat Pembelajaran PKN

Ambon
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dengan materi tentang norma bagi Anak Binaan pada Sabtu (07/03/2026) di ruang perpustakaan LPKA Ambon. Kegiatan ini difasilitasi oleh peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 3 atas nama Wasti Tarpono sebagai bagian dari dukungan pembinaan pendidikan bagi Anak Binaan.


Kegiatan pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan membahas pengertian norma, jenis-jenis norma dalam kehidupan bermasyarakat, serta pentingnya penerapan norma dalam kehidupan sehari-hari. Anak Binaan terlihat antusias mengikuti materi, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat mengenai penerapan norma dalam lingkungan sosial.


Peserta magang Kemnaker Batch 3, Wasti Tarpono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan pemahaman Anak Binaan mengenai nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.


“Kami berharap melalui pembelajaran ini Anak Binaan dapat memahami pentingnya norma sebagai pedoman dalam berperilaku, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun saat kembali ke kehidupan sosial nantinya,” ujar Wasti.


Salah satu Anak Binaan berinisial R juga mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena materi yang disampaikan mudah dipahami dan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.


“Belajar tentang norma membuat kami lebih mengerti bagaimana bersikap yang baik di masyarakat dan menghargai orang lain,” ungkapnya.


Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran seperti ini merupakan bagian dari komitmen LPKA Ambon dalam memenuhi hak pendidikan Anak Binaan.


“LPKA Ambon terus berupaya memberikan akses pendidikan yang layak bagi Anak Binaan. Pembelajaran seperti ini penting untuk membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta mempersiapkan mereka agar dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” jelas Kurniawan.


Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada poin 11 tentang dukungan terhadap kesetaraan pendidikan bagi Warga Binaan dan Anak Binaan. Melalui program pembinaan pendidikan, LPKA Ambon berkomitmen untuk memastikan Anak Binaan tetap memperoleh kesempatan belajar dan penguatan karakter selama menjalani masa pembinaan. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT