globaltimurnn.com

Sabtu, 01 Agustus 2026

Hadiri Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Saksikan Penghargaan Apresiasi Keteladanan Personel dan Perjuangan Iptu. Bastian Tuhuteru, Dari Kapolri

Agustus 01, 2026


Jakarta
, Globaltimurnn.com - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si didampingi Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi junaidi, S.I.K., M.M., menghadiri Malam Puncak Hoegeng Awards 2026 yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).


Kehadiran Kapolda Maluku dalam agenda penghargaan bagi polisi-polisi teladan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat keteladanan, integritas dan pengabdian anggota Polri kepada masyarakat.


Hoegeng Awards 2026 merupakan program kerja sama Polri dan detikcom yang telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima. Penghargaan ini menjadi ruang untuk memberikan apresiasi kepada anggota Polri yang dinilai memiliki dedikasi, inovasi, integritas serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.


Malam puncak Hoegeng Awards 2026 dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, keluarg a Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, serta sejumlah pejabat pemerintahan, tokoh agama, akademisi, tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi masyarakat sipil.


Lima polisi teladan terpilih setelah melalui proses penjaringan usulan masyarakat, seleksi dan verifikasi, serta pendalaman oleh Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026.


Kelima penerima penghargaan tersebut masing-masing adalah Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau, sebagai Polisi Berdedikasi; Brigadir Renita Rismayanti, anggota Divisi Hubungan Internasional Polri, sebagai Polisi Inovatif; Kombes Norul Hidayat, Kepala SPN Polda Bangka Belitung, sebagai Polisi Berintegritas; AKP Siti Elminawati, Kanit 1 Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Sulawesi Tengah, sebagai Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan; serta Iptu Motalip Litiloly, Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua, sebagai Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.


Di balik penganugerahan tersebut, Maluku juga mencatat capaian tersendiri. Salah satu personel Polda Maluku, Iptu Bastian Tuhuteru, S.Pd., Kapolsek Sirimau, berhasil masuk sebagai salah satu dari tiga nominator Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.


Masuknya Iptu Bastian dalam tiga besar nominator menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian personel Polri dari Maluku yang dinilai memiliki nilai keteladanan dalam menjalankan tugas kepolisian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Iptu Bastian masuk dalam tiga besar nominator merupakan representasi bahwa personel Polda Maluku juga mampu menunjukkan kualitas pengabdian yang mendapat perhatian di tingkat nasional.


“Kami tentu bangga Iptu Bastian Tuhuteru dapat masuk sebagai tiga besar nominator Hoegeng Awards kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Ini merupakan penghargaan tersendiri bagi Polda Maluku dan sekaligus bukti bahwa dedikasi personel di daerah dapat diapresiasi di tingkat nasional,” ujar Kapolda Maluku.


Menurut Kapolda, hasil akhir penghargaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang polisi. Terpilihnya seorang personel sebagai nominator tiga besar juga merupakan bentuk apresiasi terhadap proses panjang pengabdian yang telah dilakukan.


“Bagi kami, masuknya Iptu Bastian sebagai tiga besar sudah merupakan sebuah pencapaian. Yang terpenting adalah nilai pengabdian yang telah ditunjukkan dan bagaimana nilai tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Maluku,” katanya.


Kapolda menegaskan, semangat Hoegeng Awards harus menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama personel yang bertugas di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks.


Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Hoegeng Awards yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenali dan mengapresiasi sosok-sosok anggota Polri yang bekerja dengan ketulusan, integritas dan dedikasi.


Menurutnya, nilai penting dari Hoegeng Awards tidak hanya terletak pada pemberian penghargaan kepada lima polisi terpilih, tetapi juga pada pesan yang dibangun bahwa keteladanan harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap anggota Polri.


“Hoegeng Awards menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa tugas kepolisian bukan hanya tentang kewenangan, tetapi terutama tentang pengabdian, integritas dan keteladanan. Setiap anggota Polri harus mampu menghadirkan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia menilai keberadaan polisi teladan di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk dan medan tugas.


Mulai dari pengabdian di tengah masyarakat, inovasi dalam pelayanan kepolisian, perlindungan terhadap kelompok rentan, hingga tugas di wilayah perbatasan dan pedalaman yang memiliki tantangan geografis maupun sosial tersendiri.


“Keteladanan tidak ditentukan oleh tempat seseorang bertugas, tetapi oleh bagaimana ia menjalankan amanah dan memberikan manfaat. Polisi yang bekerja dengan hati, menjaga integritas dan hadir ketika masyarakat membutuhkan, pada dasarnya sedang membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” kata Kapolda.


Kapolda menilai semangat pengabdian yang tercermin dalam Hoegeng Awards sangat relevan bagi personel Polda Maluku yang bertugas di wilayah kepulauan dengan karakter geografis yang unik.


Kondisi Maluku yang terdiri atas wilayah kepulauan, pesisir, perdesaan hingga kawasan dengan keterbatasan akses transportasi menuntut personel Polri untuk mampu menghadirkan pelayanan secara adaptif, humanis dan dekat dengan masyarakat.


“Bagi kami di Maluku, semangat pengabdian seperti yang ditunjukkan para penerima dan para nominator Hoegeng Awards sangat relevan. Kondisi geografis kepulauan menuntut anggota Polri untuk tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga mampu membangun kedekatan, komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat,” ungkapnya.


Kapolda menegaskan, Polda Maluku akan terus mendorong seluruh personel untuk menjadikan integritas, profesionalisme dan pelayanan masyarakat sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas.


Menurutnya, penghargaan terhadap polisi teladan harus menjadi energi positif untuk membangun budaya organisasi yang semakin kuat, bukan hanya bagi mereka yang menerima penghargaan, tetapi juga bagi seluruh anggota Polri.


“Penghargaan ini bukan akhir dari sebuah pengabdian, melainkan pengingat bahwa masih ada standar keteladanan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegas Kapolda.


Hoegeng Awards 2026 memiliki karakter khusus karena proses pencarian kandidat diawali dari partisipasi masyarakat.


Penjaringan nama-nama polisi teladan dibuka sejak 27 Januari hingga 2 April 2026 pukul 24.00 WIB. Usulan masyarakat kemudian melalui proses seleksi awal dan verifikasi sebelum kandidat diserahkan kepada Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 untuk dilakukan pendalaman dan penilaian.


Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 terdiri dari Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi., Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., M.M., mantan Plt. Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., anggota Kompolnas Gufron Mabruri, serta Ketua Komisi III DPR RI Dr. Habiburokhman, S.H., M.H.


Pelibatan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa keteladanan seorang anggota Polri tidak semata-mata dinilai dari perspektif internal institusi, tetapi juga dari dampak kehadiran dan pengabdiannya yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


Kapolda Maluku menyebut aspek tersebut penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.


“Ketika masyarakat ikut mengusulkan dan memberikan penilaian terhadap polisi yang dianggap teladan, itu menunjukkan bahwa hubungan Polri dengan masyarakat harus terus dibangun melalui kerja nyata. Kepercayaan tidak cukup hanya disampaikan, tetapi harus dibuktikan melalui pelayanan dan pengabdian,” pungkasnya.


Kapolda berharap semangat Hoegeng Awards 2026 dapat terus berkembang menjadi budaya positif di seluruh jajaran Polri, termasuk di Polda Maluku.


Bagi Polda Maluku, masuknya Iptu Bastian Tuhuteru sebagai tiga besar nominator menjadi energi positif sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik, khususnya dalam menghadirkan kehadiran negara dan pelayanan kepolisian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


“Semoga capaian Iptu Bastian menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Maluku. Tidak harus menunggu penghargaan untuk berbuat baik. Setiap anggota harus menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari panggilan tugas dan tanggung jawab,” tutup Kapolda Maluku.  (Vv374)

Selengkapnya

Komandan Satrol Kodaeral IX Hadiri Pawai Kebangsaan Merah Putih HUT ke-81 RI

Agustus 01, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Dansatrol Kodaeral IX, Kolonel Laut (P) Irwin Kurniady, M.Tr.Opsla., mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H.,  menghadiri Pawai Kebangsaan Merah Putih yang digelar Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu (1/8/2026).


Pawai yang dihelat di Lapangan Merdeka, Jalan Pattimura No. 1, Uritetu, Sirimau, Kota Ambon ini, diikuti sekitar 700 peserta yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, BUMN/BUMD, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.


Tampak hadir Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Ir. Sadali Ie mewakili Gubernur Maluku, Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, Dansathantai Kodaeral lX, Kolonel Laut (P) Frejohn Da Costa, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta para tamu undangan lainnya.



Gubernur Maluku dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekdaprov Maluku menyampaikan bahwa Pawai Kebangsaan Merah Putih merupakan wujud rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara.


Pawai ini lanjutnya, menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, memperkokoh semangat hidup orang basudara sebagai jati diri masyarakat Maluku, serta mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program pembangunan daerah maupun program strategis nasional.


Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban serta bijak dalam menggunakan media sosial dengan menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang dapat memecah belah persatuan.


Usai penyampaian sambutan, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku secara resmi melepas peserta Pawai Kebangsaan Merah Putih yang dilanjutkan dengan kegiatan senam bersama.


Keikutsertaan Kodaeral IX dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.


Melalui momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodaeral IX mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara semangat kebangsaan, mempererat persaudaraan, serta bersama-sama menjaga persatuan dalam bingkai NKRl demi terwujudnya Maluku yang aman, damai, maju, dan sejahtera. (Rdks)

Selengkapnya

Jumat, 31 Juli 2026

Festival KKN Tiga Universitas, Sekda Papilaya Lepas Fun Run & Jalan Santai Lentera Pijar Hibualamo

Juli 31, 2026


Halut
, Globaltimurnn.com –  Suasana di kawasan Hibualamo, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, berwarna cerah meriah dengan terselenggaranya kegiatan Fun Run dan jalan santai bersama dalam rangka Festival KKN Kolaborasi Tiga Universitas Lentera Pijar Hibualamo, yang melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Khairun (UNKHAIR), dan Universitas Halmahera (UNIERA), Sabtu pagi (1/8/2026). 

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara Drs. E.J. Papilaya, M.TP. para dosen pembimbing lapangan: Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, M.Sc (UGM), Prof. Dr. Hamidin Rasul, S.TP., M.P. (UNKHAIR), serta Dr. Lilian Gressthy Florensya Apituley, S.Pi., M.Hum (UNIERA). Turut hadir Staf Ahli Bupati, perwakilan instansi, anggota TNI, Polri, ibu-ibu Persit dan Bhayangkari, mahasiswa KKN, serta ratusan peserta. 

 

Dalam sambutannya, Sekda Papilaya menekankan makna mendalam dari nilai budaya Hibualamo sebagai rumah besar yang mengajarkan hidup bersama, persaudaraan, saling menghormati dan menghargai perbedaan. “Meskipun berbeda suku, budaya, agama maupun latar belakang, kita tetap satu dalam Hibualamo. Inilah modal utama membangun daerah yang damai, rukun, dan maju,” ujarnya.

 

Kegiatan yang diikuti anak-anak SD dan SMP ini juga disebut sebagai langkah positif menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sekaligus menanamkan gaya hidup sehat, disiplin, serta jiwa sportivitas sejak dini. Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi dan kolaborasi yang dibangun bersama ketiga perguruan tinggi tersebut.

 

Sementara itu, Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo mewakili rekan-rekan dosen menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran dunia akademik untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mempererat persatuan, serta melestarikan budaya daerah.

 

Sekda kemudian secara resmi melepas seluruh peserta ditandai dengan pengibaran bendera start. Peserta menempuh rute mulai dari Hibualamo – Jalan Kemakmuran – Perempatan Pelabuhan – belok kanan menuju Gereja Tua Desa Gosoma – dan kembali ke Hibualamo sebagai garis finis. Rangkaian acara dilanjutkan dengan senam bersama serta penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba lari.

 

Kegiatan ini merupakan pembukaan rangkaian Festival Lentera Pijar Hibualamo dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, Kampus Expo, dan sesi bincang atau talk show. Seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan didukung pengamanan personel TNI, Polri, serta Satpol PP Kabupaten Halmahera Utara. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

DPRD SBB Resmi Setujui Rancangan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025

Juli 31, 2026


Kairatu, globaltimurnn.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPRD SBB yang berlangsung di Kairatu, Jumat (31/7/2026).


​Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten SBB, Andaris H. Koly, S.H., serta dihadiri oleh Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, S.T., M.T., dan Wakil Bupati, Selfinus Kainama, S.Pd. 


Turut hadir sebanyak 21 anggota dewan, jajaran pimpinan DPRD, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab SBB.

Satu Fraksi Menolak, Mayoritas Menerima dengan Catatan, Meski secara keseluruhan DPRD Kabupaten SBB sepakat menerima LPJ TA 2025 untuk disahkan menjadi Perda, dinamika penyampaian pemandangan akhir dari 8 (delapan) fraksi diwarnai berbagai catatan, masukan, hingga penolakan dari satu fraksi.


​Berikut adalah pokok-pokok pikiran serta sikap akhir dari fraksi-fraksi di DPRD Kab. SBB:

​Fraksi PDIP: Mengajukan 12 poin usulan dan secara tegas menyatakan menolak Rancangan Perda LPJ Tahun Anggaran 2025.

​Fraksi Demokrat: Menyampaikan 11 poin catatan. 

Fraksi ini memberikan sorotan tajam pada sektor kesehatan, penanganan stunting, serta penurunan kualitas pelayanan di RSUD Piru, namun menerima LPJ TA 2025.


​Fraksi PAN-Hanura: Menyampaikan 11 poin usulan dengan fokus utama pada perbaikan sektor pendidikan, dan menyatakan menerima LPJ TA 2025.


​Fraksi PKB: Memberikan 9 poin usulan konstruktif dan menyatakan menerima LPJ TA 2025.


​Fraksi PKS: Menyampaikan 9 poin catatan evaluasi dan menyatakan menerima LPJ TA 2025.


​Fraksi Gerindra: Memberikan 6 poin catatan strategis dan menyatakan menerima LPJ TA 2025.


​Fraksi NasDem & Fraksi KPI (Karya Pembangunan Indonesia): Menyampaikan masukan dan apresiasi serta menerima LPJ TA 2025 demi optimalisasi tata kelola pemerintahan daerah.


​Tanggapan Bupati SBB

​Menanggapi hasil akhir Rapat Paripurna dan berbagai catatan dari fraksi-fraksi, Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD SBB atas kerja keras dan kerja samanya selama proses pembahasan Ranperda LPJ TA 2025.


Bupati menegaskan bahwa Pemkab SBB menyambut baik seluruh kritikan, rekomendasi, dan catatan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi, khususnya mengenai perbaikan di bidang kesehatan, penanganan stunting, peningkatkan layanan RSUD Piru, serta sektor pendidikan. 


Menurutnya, segala catatan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi mendalam bagi jajaran eksekutif untuk terus memperbaiki dan mengoptimalkan kinerja pelayanan publik serta pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat ke depan.


​Komitmen Bersama untuk Pembangunan SBB Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kab. SBB, Andaris H. Koly, S.H., menyampaikan bahwa dinamika serta saran kritis dari fraksi-fraksi merupakan bentuk fungsi pengawasan legislatif agar pengelolaan keuangan daerah semakin transparan dan akuntabel.


​Dengan disetujuinya Ranperda tersebut oleh mayoritas anggota dewan yang hadir, berkas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 selanjutnya akan diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Seram Bagian Barat. (Yan)

Selengkapnya

40 Jurnalis di Maluku Perkuat Kapasitas Hadapi KBGO, FJPI Dorong Pemberitaan yang Berpihak pada Korban

Juli 31, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Meningkatnya kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital mendorong Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Cabang Maluku memperkuat kapasitas para insan pers. Melalui Workshop "Jurnalis Perempuan dan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO)" bertema "KBGO dan Tantangan Jurnalis di Era Digital", sebanyak 40 jurnalis perempuan dan laki-laki di Maluku dibekali pemahaman mengenai peliputan yang beretika, profesional, dan berperspektif korban.


Kegiatan yang berlangsung di Biz Hotel Ambon, Sabtu (01/08/2026), menjadi ruang pembelajaran sekaligus diskusi mengenai tantangan yang dihadapi jurnalis di era digital, khususnya dalam memberitakan kasus-kasus kekerasan berbasis gender yang semakin kompleks.


Ketua FJPI Maluku, Frida Rayman, menegaskan bahwa kemajuan teknologi memang membuka banyak peluang bagi masyarakat. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan ancaman baru berupa meningkatnya berbagai bentuk Kekerasan Berbasis Gender Online.


Menurutnya, KBGO dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari pelecehan di media digital, penyebaran konten pribadi tanpa persetujuan, doxing, ancaman, hingga tindakan lain yang melanggar hukum dan hak asasi manusia. Perempuan menjadi kelompok yang paling rentan menjadi sasaran.


"Media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab membangun kesadaran publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, beretika, dan mengutamakan perlindungan terhadap korban," ujar Frida.


Ia berharap workshop tersebut mampu meningkatkan kemampuan jurnalis dalam memahami isu KBGO sehingga proses peliputan dilakukan secara profesional, sensitif terhadap korban, serta berlandaskan prinsip-prinsip hak asasi manusia.


Frida juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan, terutama IPAS yang selama ini menjadi mitra FJPI Maluku dalam berbagai program peningkatan kapasitas jurnalis.


"Dengan pengetahuan yang diperoleh hari ini, kami berharap para jurnalis dapat terus menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, bertanggung jawab, dan memberikan perlindungan kepada korban melalui pemberitaan yang berkualitas," katanya.


Sementara itu, perwakilan INPEX, Evan Adam, menilai isu KBGO menjadi tantangan yang semakin nyata di tengah transformasi digital. Karena itu, peningkatan literasi bagi jurnalis dinilai penting agar pemberitaan mengenai kekerasan berbasis gender tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi korban.


Ia mengungkapkan, ancaman terhadap jurnalis perempuan sebenarnya bukan persoalan baru. Namun, perkembangan teknologi membuat bentuk ancaman tersebut semakin beragam dan sulit dihindari.


"Dengan hadirnya teknologi digital, tantangan yang dihadapi jurnalis perempuan menjadi semakin kompleks. Kami ingin hadir mendengar pengalaman teman-teman FJPI Maluku sekaligus memberikan dukungan agar mereka terus berkarya di tengah berbagai tantangan tersebut," ujarnya.


Menurut Evan, workshop ini bukan sekadar menambah pengetahuan peserta, tetapi juga menjadi langkah bersama membangun ekosistem jurnalistik yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemaparan materi mengenai Kekerasan Berbasis Gender Online, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Melalui forum ini, para peserta diharapkan semakin siap menghadapi tantangan jurnalistik di era digital serta mampu menghasilkan pemberitaan yang lebih berpihak pada korban dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. (Za)

Selengkapnya

Sambut Agustus, Hotel Santika Premiere Ambon Usung Tema "Back to Roots", Hadirkan Pengalaman Budaya dan Kuliner Nusantara

Juli 31, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Menyambut bulan Agustus 2026 yang sarat dengan berbagai momentum bersejarah, Hotel Santika Premiere Ambon menghadirkan konsep tematik bertajuk "Back to Roots" melalui rangkaian program What's On August 2026. Tema ini menjadi ajakan bagi masyarakat untuk kembali menghargai akar budaya, sejarah, dan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan, sekaligus menatap masa depan tanpa melupakan identitas bangsa.


Pemilihan tema tersebut sejalan dengan sejumlah peringatan penting sepanjang Agustus, seperti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku, hingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ketiga momentum itu dinilai memiliki pesan yang sama, yakni pentingnya menjaga warisan budaya dan nilai kebersamaan sebagai bekal membangun masa depan.


Hotel Santika Premiere Ambon ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar layanan akomodasi. Melalui konsep Back to Roots, para tamu diajak menikmati suasana yang memadukan keramahan khas Santika dengan kekayaan budaya Indonesia, selaras dengan filosofi Hospitality from the Heart yang menjadi identitas jaringan Santika Indonesia Hotels & Resorts.


Sebagai bagian dari program spesial bulan Agustus, Gandaria Restaurant menyuguhkan beragam menu yang mengangkat cita rasa autentik Nusantara. Di antaranya Ayam Kremes dengan sambal cacapan khas Kalimantan, Ayam Sambal Matah yang memadukan ayam goreng renyah dengan sambal matah segar khas Bali, hingga Ice Cream Cake sebagai sajian penutup yang manis dan menyegarkan.


Tak hanya itu, dua minuman spesial juga diperkenalkan untuk melengkapi pengalaman bersantap para tamu, yakni Ice Coffee Cocopandan, perpaduan espresso, susu segar, dan sirup cocopandan dengan sentuhan cita rasa Indonesia, serta Ice Butterscotch Salt Latte yang menawarkan kombinasi rasa manis, gurih, dan aroma kopi yang kaya.


Public Relations Manager Hotel Santika Premiere Ambon, Audra Pattiasina, mengatakan bahwa tema bulanan yang diusung pihaknya selalu memiliki makna yang ingin disampaikan kepada masyarakat, bukan sekadar menghadirkan promosi kuliner maupun paket menginap.


"Melalui tema Back to Roots, kami ingin mengajak masyarakat untuk kembali mengingat nilai-nilai yang membentuk jati diri kita. Hotel bukan hanya menjadi tempat menginap atau menikmati hidangan, tetapi juga ruang untuk berbagi cerita, mengenang perjalanan, serta merayakan identitas budaya yang menjadi kekuatan bangsa. Kami berharap setiap pengalaman yang dirasakan tamu mampu menghadirkan kehangatan, kebersamaan, dan makna yang lebih mendalam," ujarnya.


Menurut Audra, setiap menu yang dihadirkan sepanjang Agustus dipilih untuk merepresentasikan keberagaman kuliner Nusantara yang menjadi bagian dari identitas Indonesia.


"Setiap hidangan dan minuman yang kami sajikan membawa cerita tentang kekayaan rempah, tradisi, dan kreativitas kuliner Indonesia. Kami ingin menghadirkan perjalanan rasa yang sederhana namun berkesan, sekaligus memperkuat komitmen kami dalam mengangkat kekayaan lokal melalui industri hospitality," tambahnya.


Melalui program What's On August 2026, Hotel Santika Premiere Ambon berharap dapat menjadi bagian dari berbagai momen kebersamaan masyarakat Maluku selama bulan Agustus. Hotel ini tidak hanya ingin menjadi destinasi pilihan untuk menikmati sajian kuliner berkualitas, tetapi juga ruang yang menghadirkan inspirasi, memperkuat rasa bangga terhadap budaya, serta menciptakan pengalaman yang berkesan bagi setiap tamu.


Dengan mengusung semangat Back to Roots, Hotel Santika Premiere Ambon menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik yang tulus, menghadirkan pengalaman autentik, serta menjembatani nilai-nilai masa lalu dengan semangat masa depan melalui filosofi Hospitality from the Heart.


Bagi masyarakat yang ingin menikmati berbagai promo dan pengalaman spesial selama Agustus, reservasi dapat dilakukan melalui telepon (0911) 3833888 atau email ambonpremiere.reservation@santika.com.(Za)

Selengkapnya

Putus-nya Akses Jalan Oma - Wasu, Kapolsek Ajak Warga Kedua Negeri Gotong Royong Bersihkan Jalan Longsor

Juli 31, 2026


Haruku
, Globaltimurnn.com - Putusnya akses jalan lintas Negeri Oma ke Negeri Wasu, akibat longsor besar yang menutupi jalan tersebut, mengakibatkan masyarakat tidak bisa melintas kedua Negeri, akses ekonomi masyarakat terputus, dan ini bukan hal baru namun sudah jelang hampir dua tahun tidak ada perhatian pemerintah baik Kabupaten maupun Provinsi.


Tidak hanya akses ekonomi masyarakat yang terhenti di kedua Negeri, di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, namun juga akses penyaluran MBG pun terputus dan tidak bisa tersalur.


Pantauan media ini, sekitar pukul 10 : 00 WIT, tepatnya dusun Tope, Negeri Oma, Pulau Haruku, atas dedikasi dan dorongan Kapolsek Pulau Haruku Iptu. Bobby Y. Dethan, bersama BhabinKamtibmas Negeri Oma Bripka R. sapulette bersama pemerintah Negeri wassu beserta masyarakat wassu dan pemerintah Negeri Oma beserta masyarakat Oma melaksanakan Giat Gotong royong memindahkan material longsor di Dusun Tope Negeri Oma. Jumat 31/07/2026


 Kegiatan tersebut berlangsung dengan tujuan Untuk membuka akses jalan utama agar masyarakat  dari ke dua desa Oma dan Wassu dapat beraktivitas dengan lancar.


Selain itu, dengan dibukanya akses jalan itu, maka program Presiden dalam rangka penyaluran makan bergizi gratis atau MBG itu bisa tersalur dengan baik dan lancar di daerah Pulau Haruku kususnya pada Negeri Oma dan Wasu.


Tidak berhenti pada hari kemarin Jumat itu saja, namun komitmen kedua Negeri dan pemerintah Negeri, kegiatan gotong royong yang di laksanakan masyarakat kedua Negeri itu direncanakan akan berlangsung pada hari Minggu besok. (Ogen)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT