
Foto : Tim Kodim 1508/Tobelo dan Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Korban WNA Singapura di Gunung Dukono
Halut, Globaltimurnn.com — Operasi pencarian dan evakuasi korban erupsi Gunung Dukono memasuki hari ketiga dengan hasil yang membuahkan keberhasilan. Tim Kodim 1508/Tobelo bersama tim gabungan Pukul 11.55 WIT akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi dua korban yang sebelumnya masih dinyatakan hilang di kawasan puncak Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara. Minggu, (10/5/2026)
Kedua korban diketahui merupakan warga negara asing (WNA) asal Singapura dan ditemukan tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban Engel, warga negara Indonesia (WNI), pada proses pencarian sehari sebelumnya, Sabtu kemarin.
Tim Kodim 1508/Tobelo bersama unsur gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat menyebutkan bahwa posisi kedua korban berada kurang lebih 30 meter dari bibir kawah Gunung Dukono. Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimpa material batu vulkanik yang dimuntahkan gunung saat erupsi terjadi.
Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian dan pertimbangan keselamatan yang ketat. Aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih terus mengalami erupsi, disertai cuaca ekstrem dan medan terjal di sekitar puncak kawah, menjadi tantangan utama bagi seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
Untuk memaksimalkan pelaksanaan evakuasi, tim gabungan membagi personel ke dalam empat kelompok kerja yang bergerak secara terkoordinasi di jalur pendakian dan area puncak. Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat proses evakuasi sekaligus meminimalisir risiko terhadap keselamatan personel di lapangan.
Setelah berhasil dievakuasi dari area puncak kawah, kedua korban selanjutnya dibawa menuju posko utama sebelum diteruskan ke RSUD Halmahera Utara guna proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti sinergitas dan soliditas seluruh unsur yang terlibat dalam misi kemanusiaan di tengah tingginya risiko bencana alam. Kodim 1508/Tobelo bersama tim gabungan tetap mengedepankan profesionalisme, ketelitian, dan keselamatan personel dalam setiap tahapan operasi di wilayah erupsi Gunung Dukono. (𝐆𝐈𝐎).















