globaltimurnn.com

Selasa, 14 Juli 2026

Karya Warga Binaan Percantik Rutan Ambon, Galeri Kepala Rutan Kini Tampil Lebih Bersejarah

Juli 14, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Program pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Melalui kreativitas dan keterampilan yang diasah selama menjalani masa pembinaan, warga binaan berhasil menciptakan background galeri foto Kepala Rutan dari masa ke masa yang kini menjadi salah satu ornamen baru di lingkungan Rutan Ambon, Rabu (15/07/2026). 


Karya tersebut tidak hanya mempercantik interior kantor, tetapi juga menjadi simbol perjalanan sejarah kepemimpinan Rutan Ambon yang tersaji dalam tampilan lebih modern, rapi, dan representatif.


Proses pengerjaan dilakukan oleh warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang bimbingan kerja dengan pendampingan petugas. Mulai dari penyusunan konsep desain, pengukuran, pembuatan rangka, hingga tahap akhir (finishing), seluruh proses dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan ketelitian dan kerja sama.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry, mengatakan hasil karya tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat mampu melahirkan kreativitas sekaligus meningkatkan rasa percaya diri warga binaan.


«"Kami memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki. Hasilnya tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan Rutan, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi mereka ketika kembali ke tengah masyarakat. Galeri ini juga menjadi bagian dari dokumentasi sejarah kepemimpinan Rutan Ambon," ujar Jefry.»


Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Ode Ena, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang produktif, disiplin, dan memiliki kemampuan kerja.


Menurutnya, setiap kegiatan keterampilan yang diberikan bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, tanggung jawab, serta semangat berkarya.


"Kami terus mendorong warga binaan agar aktif mengikuti berbagai program pembinaan. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan memiliki bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah bebas nanti," jelasnya.


Salah seorang warga binaan yang terlibat dalam pembuatan galeri tersebut, Onco, mengaku bangga dapat ikut berkontribusi menghasilkan karya yang kini menjadi bagian dari fasilitas Rutan Ambon.


Ia mengungkapkan bahwa selama proses pengerjaan dirinya memperoleh banyak pengalaman baru, mulai dari menyusun desain, bekerja secara teliti, hingga menyelesaikan pekerjaan bersama tim.


"Kami merasa senang karena diberi kepercayaan untuk membuat karya ini. Selain menambah keterampilan, kegiatan seperti ini juga membuat kami lebih percaya diri dan termotivasi menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.


Melalui berbagai program pembinaan kemandirian, Rutan Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan humanis. Berbagai karya yang dihasilkan warga binaan menjadi bukti bahwa proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai modal untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat. (Za)

Selengkapnya

𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐨𝐥𝐢𝐝𝐚𝐫𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐓𝐍𝐈-𝐏𝐨𝐥𝐫𝐢, 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐫𝐞𝐬 𝐇𝐚𝐥𝐮𝐭 𝐒𝐢𝐥𝐚𝐭𝐮𝐫𝐚𝐡𝐦𝐢 𝐤𝐞 𝐊𝐨𝐝𝐢𝐦 𝟏𝟓𝟎𝟖/𝐓𝐨𝐛𝐞𝐥𝐨

Juli 14, 2026


Tobelo
, Globaltimurnn.com – Upaya memperkuat kebersamaan dan sinergitas antara TNI dan Polri terus dilakukan Polres Halut. Sebagai wujud komitmen tersebut, Kapolres Halut Kapolres, Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H, S.I.K, melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1508 Tobelo Kunjungan ini diterima Langsung, Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramadhani Akbar, S.I.P, serta jajaran Perwira Kodim, Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, mencerminkan eratnya hubungan kerja sama yang selama ini terjalin antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah,  pada Hari Selasa (14/07/2026). .


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Halut menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara kedua institusi, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan semakin efektif.


“Soliditas TNI-Polri adalah kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui pertemuan ini kami ingin terus mempererat hubungan yang sudah terjalin dengan baik, sehingga setiap tantangan tugas dapat dihadapi secara bersama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya


Kapolres juga menegaskan bahwa hubungan harmonis yang selama ini terbangun antara Polres Halut dan Kodim 1508/Tobelo harus terus dipelihara sebagai fondasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Halmahera Utara.


Sementara itu, Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav. Ramadhani Akbar, S.I.P  menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergitas yang kuat antara TNI dan Polri merupakan modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas, baik dalam menjaga stabilitas keamanan, menyukseskan program pemerintah, maupun memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang selama ini terjalin terus dipertahankan. Dengan kebersamaan dan kekompakan, TNI dan Polri akan semakin solid dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.


Kegiatan silaturahmi ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol komitmen kedua institusi untuk terus menjaga soliditas, memperkuat sinergitas, serta meningkatkan kolaborasi dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Halut. (𝐑𝐄𝐃).

Selengkapnya

Mengungkap Fakta, Kisah Seorang Insinyur Berkarya Di Negeri Orang, Sosok Untung Sangaji. MH

Juli 14, 2026


Aceh
, Globaltimurnn.com - Menetap di Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh pasca purnatugas, AKBP (Purn) Ir. Untung Sangadji, MH, mantan Kapolres Aceh Utara dan mantan Kapolres Merauke memiliki banyak waktu untuk merealisasikan program-program yang telah direncanakan jauh-jauh hari. 


Seperti yang dilakukannya saat ini, Untung tengah berkonsentrasi menyelesaikan tahapan pembangunan di lahannya yang sangat luas di wilayah Seunuddon untuk kepentingan masyarakat ke depan.


Pria yang sukses menggagas program home industry ini memiliki impian untuk mengembangkan wisata bahari di kawasan tersebut dan sudah digagasnya sejak ia menjabat Kapolres Aceh Utara pada tahun 2016-2018 silam. 


Seiring berjalannya waktu, proses yang dilalui oleh Untung mulai menunjukkan perkembangan signifikan dan terus digencarkan, termasuk untuk lahan miliknya.


Dari informasi yang diterima media ini, Untung menjelaskan, beberapa bagian dari lahan sudah mulai dikerjakan, termasuk lahan kecil berukuran kurang lebih 300 meter yang akan dibangun sumber air sumur. 


Pasalnya di sekitar lingkungan tersebut telah terdapat mata air yang langsung dilirik olehnya. 


Selain itu akan dibangun WC umum, cafe yang dikelilingi oleh danau, jalan yang tembus ke perkampungan, 5 bungalo berbentuk bintang, pemukiman dan jalan menuju pantai.


“Luas area keseluruhan 6 hektar lebih termasuk wilayah pantai, di tepi pantai ada air tawar bahkan saking jernihnya terlihat seperti air mineral, TDS nya rendah sekali, sangat bagus dan pHnya juga cukup baik untuk air mineral.


Air tersebut mengalir secara terus menerus dan sangat bermanfaat untuk kehidupan masyarakat, Semoga dapat terus berkembang selain menjadi tempat wisata kuliner dan wisata bahari yang menghiasi Seunuddon dan lebih luas lagi Aceh Utara,”ujarnya kepada Pasific Pos via telepon belum lama ini.


Ia menambahkan, untuk danau dengan luas 2 hektar 300 akan ia bangun bungalo untuk wisata kuliner dengan bentuk menyerupai bintang, jadi segi lima. 


Ada juga bungalo untuk tempat beristirahat dan dapur khusus untuk memasak menu di setiap bungalo, Ada sumur dengan air sangat bening meskipun dikelilingi oleh laut, Bahkan ia memelihara udang di dalamnya, Fasilitas parkir juga akan dibangun.


“Di sekitar lahan saya tanam berbagai macam pohon buah-buahan dan mulai berbuah. Bahkan sudah ada yang dipanen, asyik sekali,” ujar Untung.


Ia menambahkan, ada 300 biji kenari dari Ambon yang dikirim oleh sahabat sekaligus mitranya yang sudah disemai dengan baik, tinggal menunggu proses tumbuhnya saja bersamaan dengan tanaman buah lainnya yang juga sudah mulai ditanam, Ketertarikan Untung terhadap wisata bahari memang bukan tanpa alasan.


Pasalnya, ia banyak menemukan potensi di sekitar pantai dan akan sangat berharga jika mampu dikembangkan dengan baik, Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pria yang memiliki segudang kreativitas ini pernah berhasil menyulap pantai yang kumuh menjadi sangat bersih dan menarik banyak wisatawan di Kabupaten Aceh Utara saat ia masih menjabat Kapolres pada 2016 silam.


Pasca purnatugas, dirinya masih memperhatikan pantai tersebut bahkan membangun tempat tinggal di sana, Ya, Untung telah menjadi bagian dari sebuah pantai di wilayah Seunuddon, pantai yang tidak saja indah tetapi juga memiliki potensi alam yang luar biasa. 


Untung tidak sebatas memperhatikan potensi pantai tersebut tetapi juga memberikan kepedulian terhadap lingkungan pantai sehingga tetap terjaga.


Salah satunya dengan menanam pohon untuk mengatasi abrasi yang terjadi karena dikhawatirkan akan semakin parah jika dibiarkan berlarut-larut. 


Tidak tanggung-tanggung, pohon yang ditanam mencapai angka ribuan dan berhasil tumbuh dengan subur hingga sekarang. 


Pria yang kini terjun ke dunia politik ini mengungkapkan bahwa program wisata bahari yang ia gagas diawali dengan aksi bersih-bersih, mulai dari membersihkan pantai, pasar dan masjid.


Lalu dilanjutkan dengan menanam sejumlah pohon yang tidak saja untuk mencegah abrasi tetapi juga sarana penghijauan. 


Adapun jenis pohon yang ditanam bermacam-macam, di antaranya pohon cemara sebanyak 15.000 pohon, ketapang 10.000 dan 5.000 pohon baru. 


Untung juga menugaskan orang yang secara khusus merawat pohon- pohon tersebut sehingga tumbuh dengan subur dan tertata rapih. “Dulu pernah terjadi abrasi dan saya bergerak cepat mengatasi agar tidak semakin parah.


Semua upaya kita lakukan dan tentunya butuh waktu hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya, Saya juga tidak bekerja sendiri karena ada pihak-pihak lain yang turut berkolaborasi dan mendukung. Ucapnya


Di antaranya yang pernah saya ajak adalah komunitas Vespa Indonesia dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Surabaya, Sulawesi dan Jakarta untuk menanam pohon bersama, Selain tiga jenis pohon yang sudah saya sebutkan tadi, ada pula mangrove dalam jumlah banyak, “terang Untung.


Setelah usahanya berhasil, kawasan pantai mulai berkembang dan banyak masyarakat yang mengais rezeki dengan berjualan di sana.


Usaha Untung Sangaji tidak sia-sia, pantai tersebut telah menunjukkan pesonanya. Inilah yang ia harapkan agar sektor wisata, lingkungan maupun ekonomi masyarakat turut maju dan berkembang.


Untung juga menjalin koordinasi dengan gubernur yang menjabat saat itu terkait dukungan dalam mengembangkan sektor pariwisata di wilayah Seunuddon. 


Gayung bersambut, inisiatif Untung direspon dengan baik bahkan semakin banyak kegiatan positif yang dilaksanakan di pantai tersebut untuk menarik pengunjung.


Pohon juga semakin bertambah banyak karena berbagai pihak ikut melakukan penanaman yang sama termasuk anak-anak sekolah, TNI, kepolisian dan masih banyak lagi. 


“Apapun kita lakukan demi pengembangan wisata bahari di wilayah Seunuddon, kita buat semakin ramai dengan cara-cara yang sederhana. 


Bahagia rasanya melihat upaya kita berhasil dan memberikan dampak besar bagi masyarakat, “pungkas Untung. (Tim)

Selengkapnya

Tingkatkan Profesionalitas Penegak Hukum di Laut, Perwira Kodaeral IX Ikuti Kursus Singkat Penyidik

Juli 14, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Guna meningkatkan profesionalitas penegak hukum di laut, Perwira Kodaeral IX mengikuti Kursus Singkat Perwira Penyidik yang diselenggarakan secara video conference (vicon) terpusat dari Koarmada RI, bertempat di Ruang Puskodal Kodaeral IX, Selasa (14/7/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman para perwira penyidik terhadap pelaksanaan penegakan hukum di wilayah perairan yurisdiksi nasional.


Melalui kursus singkat ini, para peserta memperoleh pembekalan mengenai aspek hukum, kewenangan penyidikan, hingga penerapan aturan pelibatan (Rules of Engagement) dalam mendukung tugas operasi TNI AL.


Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Hukum Koarmada RI, Kolonel Laut (H) Yanto Suryanto, S.H., M.H., memberikan materi mengenai penegakan hukum dan kedaulatan serta aturan pelibatan dalam menjaga keamanan di laut oleh TNI Angkatan Laut.


Dalam pemaparannya, Kadiskum Kodaeral lX menekankan pentingnya pemahaman terhadap ketentuan hukum nasional maupun internasional sebagai landasan dalam setiap tindakan penegakan hukum di laut, sehingga setiap pelaksanaan tugas dapat berjalan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Selain memperkuat kemampuan teknis penyidikan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi seluruh perwira penyidik TNI AL dalam menghadapi dinamika ancaman maritim yang semakin kompleks. 


Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, diharapkan para perwira mampu melaksanakan tugas penegakan hukum secara efektif, menjaga kedaulatan negara, serta memberikan kepastian hukum dalam setiap pelaksanaan operasi di laut.


Melalui kegiatan ini, Kodaeral IX terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan laut serta menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Rdks) 

Selengkapnya

Ketua Saniri HUtumuri Adukan Kekosongan Pemerintahan Negeri ke DPRD, Desak Penunjukan Karateker

Juli 14, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Ketua Saniri Negeri HUtumuri bersama sejumlah perwakilan masyarakat mendatangi DPRD untuk menyampaikan aspirasi terkait kekosongan pemerintahan di Negeri HUtumuri yang hingga kini belum mendapat penyelesaian, Selasa 14/07/2026.


Dalam penyampaiannya, Ketua Saniri menilai DPRD merupakan lembaga yang tepat untuk menyalurkan aspirasi masyarakat karena masa jabatan pemerintahan negeri sebelumnya telah berakhir. Namun, hingga saat ini belum ada langkah konkret yang dilakukan untuk mengisi kekosongan tersebut.


"Kami datang bukan untuk mencari keuntungan atau kepentingan pribadi. Tujuan kami hanya satu, yakni agar pemerintahan Negeri HUtumuri kembali berjalan dengan baik demi kepentingan masyarakat," ujarnya.


Menurutnya, kondisi yang berlarut-larut berpotensi menghambat pelayanan publik serta jalannya roda pemerintahan di tingkat negeri. Karena itu, pihaknya berharap DPRD dapat memfasilitasi penyelesaian persoalan melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan perundang-undangan.


Perwakilan masyarakat lainnya juga meminta agar pemerintah segera menunjuk seorang karateker sebagai langkah awal untuk memutus kebuntuan yang terjadi.


"Kami berharap ada langkah cepat dengan penunjukan karateker. Itu menjadi salah satu solusi agar persoalan di bawah dapat segera diselesaikan dan pemerintahan bisa kembali berjalan normal," katanya.


Sementara itu, Ketua Saniri mengungkapkan bahwa berdasarkan ketentuan yang berlaku, proses persiapan pergantian pemerintahan seharusnya sudah dilakukan beberapa bulan sebelum masa jabatan berakhir. Namun, tahapan tersebut dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya sehingga menimbulkan kekosongan pemerintahan.


Ia juga menegaskan bahwa penyelesaian persoalan Negeri HUtumuri harus tetap melibatkan lembaga Saniri sebagai representasi masyarakat adat yang memiliki fungsi memberikan pertimbangan, usulan, serta pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan negeri.


Masyarakat berharap DPRD dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kota Ambon dan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil memiliki dasar hukum yang jelas serta mampu mengembalikan stabilitas pemerintahan di Negeri HUtumuri. (Za)

Selengkapnya

Longboat Berpenumpang 3 Orang Diperairan Tual Sempat Alami Mati Mesin, Berhasil Diselamatkan

Juli 14, 2026


Tual
, globaltimurnn.com - Salah satu keluarga korban dari longboat Berpenumpang 3 orang di perairan Tual, menyampaikan musibah kecelakaan laut yang di alami Hilarius (39) bersama dua rekan-nya sempat alami mati mesin, saat melakukan perjalanan dari Kei besar menuju kota Tual, sekitar pukul 10 : 45 Wit. Selasa 14/07/2026


Menerima informasi musibah kecelakaan laut tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tual diberangkatkan menggunakan RIB Pos SAR Tual menuju lokasi kejadian pada Koordinat 5° 26.676'S - 132° 47.252'E, disekitar Perairan Rumadan dengan Jarak sekitar 11.31 Nautical Mile dan Heading 14.21° arah Utara dari Dermaga PSDKP TUAL.


Kemudian di Sekitar pukul 13.54 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pencarian dan berhasil menemukan longboat tersebut dengan seluruh penumpang dalam keadaan selamat 3 orang pada koordinat 5° 26' 51"S - 132° 54' 25"E, jarak ± 7,14 Nautical Mile dan heading 89.99° arah timur dari lokasi kejadian awal. Seluruh korban selanjutnya dievakuasi menuju Langgur Kabuoaten Maluku Tenggara.


Sedangkan Pada pukul 16.14 WIT, Tim SAR gabungan berhasil tiba di Langgur dalam keadaan selamat selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga.


Data Korban yakni" Hilarius (39 Thn/ L), Rikardus Tauffil (39 Thn/ L), Alowesius Rahayaan (38 Thn/ L)


Unsur SAR terlibat yakni" Pos SAR Tual 5 Orang, Bakamla Tual 1 Orang, Keluarga Korban 2 Orang, dengan menggunakan v:lut dan palsar RIB Pos SAR Tualtual


Dengan kondisi Cuaca Berawan Tebal, Angin Tenggara kecepatan 31 Knots dan Tinggi Gelombang Sedang 2,5 Meter


Dengan ditemukannya korban maka ops sar dinyatakan selesai dan tutup. Seluruh unsur yg terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapkan terima kasih. (Rdks) 

Selengkapnya

Tingkatkan Literasi Keuangan Guru, OJK Maluku Gelar Training Of Trainers dan Pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan kepada Guru SMP/MTs se-Kota Ambon

Juli 14, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com Tingkatkan Literasi Keuangan Guru, OJK Maluku menggelar Training of Trainers dan Pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan kepada Guru SMP/MTs se-Kota Ambon   


Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus berupaya melaksanakan program  untuk peningkatan literasi  keuangan kepada masyarakat termasuk kepada segmen Guru. 


Keberadaan guru dengan tingkat literasi keuangan yang baik akan berdampak pada peningkatkan literasi keuangan bagi para murid yang ada di lingkungan sekolah. 


Untuk mencapai hal tersebut, OJK Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) dan pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan bagi para guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Sekolah Menengah  Pertama (SMP) dan Madrasah  Tsanawiyah (MTs) se-Kota Ambon pada 30 Juni 2026 yang merupakan program sinergi antara OJK Provinsi Maluku dengan Pemerintah Kota Ambon dan Kementerian Agama Kota Ambon.  


Kegiatan ini diikuti oleh 45 (empat puluh lima) orang guru Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs.  


Kegiatan ini juga merupakan  bagian dari rangkaian pelaksanaan  Bulan Literasi Keuangan 2026 di Kota Ambon dan tindak lanjut Surat Edaran Walikota Ambon Nomor 400.3.1/10/SE/2026 tanggal 18 April 2026 tentang Implementasi Pelaksanaan Program Bersama  Tingkatkan Literasi Keuangan Satu  Rekening Satu Pelajar (BETA KEJAR).  


Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady dalam sambutannya menyatakan bahwa guru menjadi salah satu faktor  penting yang dapat  mengakselerasi tingkat literasi keuangan dan membentuk karakter  serta perilaku keuangan generasi  muda untuk mewujudkan masa depan yang lebih sejahtera.   


“Bapak/Ibu Guru kami harapkan  dapat menjadi bagian penggerak  Duta Literasi Keuangan yang akan membangun generasi muda cerdas keuangan melalui penyampaian edukasi keuangan yang terstruktur, pemberian informasi terkini tentang jasa keuangan, dan pembentukan karakter para murid, sehingga mendukung terwujudnya masyarakat Maluku yang lebih baik,” ungkap Haramain.   

 

Haramain menambahkan bahwa para Guru peserta ToT diharapkan dapat turut aktif menyampaikan edukasi kepada masyarakat agar waspada terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal, kejahatan keuangan, dan penipuan transaksi keuangan.  


“Saya ikut mengajak Bapak dan Ibu Guru peserta ToT menjadi agen perubahan yang menginspirasi  masyarakat untuk cerdas dalam  mengelola keuangan dan berani mengatakan tidak terhadap  berbagai jenis aktivitas keuangan  ilegal dan membantu perkuat  pemahaman masyarakat agar  terhindar dari berbagai bentuk  kejahatan di sektor jasa keuangan termasuk penipuan transaksi keuangan”, pungkas Haramain.  


Kegiatan ToT ini bertujuan membekali para guru dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai literasi keuangan serta mampu mengimplementasikan Modul Ajar Literasi Keuangan  dalam proses pembelajaran.  Sebagaimana diketahui  sebelumnya bahwa Walikota Ambon telah meluncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs pada perayaan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 2026.  


Kegiatan ToT ini menghadirkan  berbagai narasumber mulai dari  Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Ambon, hingga praktisi dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) di Kota Ambon, antara lain Bank  Maluku dan Maluku Utara, Bank  Syariah Indonesia, Bursa Efek  Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku, Pegadaian cabang ambon, dan Adira Finance Cabang Ambon.  (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT