globaltimurnn.com

Minggu, 11 Januari 2026

Hampir 4 Tahun Berlalu Sejak Konflik Meluluhlantakkan Desa Kariu, Hilang Perhatian Pemerintah, Warga Masih Hidup Derita Dibawah Tenda

Januari 11, 2026

Foto : Hampir 4 Tahun Berlalu Sejak Konflik Meluluhlantakkan Desa Kariu, Hilang Perhatian Pemerintah, Warga Masih Hidup Derita Dibawah Tenda

Kariu
, Globaltimurnn.com - Maluku Tengah pada 26 Januari 2022, Namun luka itu belum benar-benar sembuh, Hingga hari ini, ratusan warga Kariu masih hidup di tenda-tenda pengungsian, tempat yang jauh dari kata layak untuk disebut rumah.


Warga memang telah kembali ke Desa Kariu sejak 19 Desember 2022, Mereka pulang dengan harapan, janji pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah yang terbakar, Dari total 257 rumah yang hangus, baru 50 rumah yang dibangun, Sisanya 207 rumah masih tinggal janji, tanpa kepastian selama bertahun-tahun.


Di tenda-tenda beralas tanah, berdinding terpal, dan beratapkan bahan seadanya yang kerap bocor, anak-anak dan orang lanjut usia menjadi kelompok paling rentan, Anak-anak tumbuh dalam keterbatasan, sebagian mengalami gizi buruk, Lansia mudah jatuh sakit, apalagi jika kondisi alam yang ekstrim.


Keadaan ini juga berdampak pada sumber penghidupan warga, Berdasarkan keterangan masyarakat Kariu, yang enggan namanya dimediakan, menyampaikan keluh kesah mereka, katanya" banyak warga masih enggan masuk ke hutan untuk berkebun. ucapnya


Pasalnya" Trauma dan rasa tidak aman belum sepenuhnya hilang, Mereka bertahan hidup dengan menggarap lahan di dalam kampung, dekat dengan tempat tinggal sementara mereka. Terangnya


Negara seolah berjalan lambat, sementara waktu terus berjalan cepat bagi warga Kariu, Setiap hari di tenda adalah pengingat pahit bahwa pemulihan belum benar-benar hadir, Pertanyaannya sederhana namun menyesakkan, sampai kapan saudara-saudara kita di Kariu harus menunggu rumah yang dijanjikan? Ungkapnya


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak pemerintah, baik provinsi maupun Kabupaten Maluku Tengah. (Tim) 

Selengkapnya

Polres halut Bersama Tim Satgas Penanganan Bencana Bersihkan Desa Doitia Pasca Banjir

Januari 11, 2026

Foto : Polres halut Bersama Tim Satgas Penanganan Bencana Bersihkan Desa Doitia Pasca Banjir

Halut
, Globaltimurnn.com - Anggota Personil Polres Halmahera Utara bersama Tim gabungan penanganan bencana banjir di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, melaksanakan kegiatan pembersihan di pemukiman warga Dan Titik Lokasih Banjir terdampak, Pada Minggu, 11 Januari 2026.


Tim gabungan terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, PMI, Tim SAR, Tim Kesehatan, dan masyarakat setempat.


Kepala BPBD Halmahera Utara, Hentje Hetharia, melaporkan kegiatan fisik meliputi penurunan logistik dan peralatan serta penambahan personel. 


Setelah mengikuti ibadah di gereja, mereka membersihkan drainase sepanjang 300 meter dan melakukan pembelokan aliran Sungai Doitia sepanjang 30 meter demi mengoptimalkan fungsi air, meskipun pengerjaan masih terbatas karena dilakukan secara manual.


Selain itu, tim membagikan kebutuhan dasar seperti kasur, tikar, terpal, sembako, makan siap saji, serta mesin penerang seperti genset dan lantera kepada warga terdampak. Bahan bakar seperti bensin, minyak tanah, dan solar juga telah didistribusikan.


Kompak bersama warga, petugas gabungan tersebut bahu membahu membersihkan lumpur dan sampah sisa sisa banjir kemarin.


Kapolres Halut AKBP, Erlichson Pasaribu S.H. S.I.K Melalui Kasie Humas, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu sinergitas Antar Instansi Bersama yang peduli dan perhatian terhadap warga masyarakat terdampak banjir yang terjadi.


Gotong royong ini kita lakukan bersama untuk membersihkan lingkungan terdampak banjir, "Sinergitas kerja bakti ini kita lakukan diseluruh Titik Yang Ada . Kepada masyarakat kita imbau agar selalu waspada terhadap bencana alam. Dan mari kita doakan semoga warga yang terdampak diberikan kesabatan untuk menghadapi cobaan," kata ucap Kasie Humas.


Selain itu Menurut Hentje, kebutuhan mendesak saat ini adalah penambahan 5 unit genset untuk menunjang warga pengungsian yang tinggal di daerah perbukitan. 


Masyarakat mengharapkan perhatian pemerintah untuk segera melakukan normalisasi Sungai Doitia yang tersumbat longsoran tanah dan kayu besar, diduga sebagai penyebab utama banjir.


Penanganan bencana diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu sesuai progres pekerjaan di lokasi. (V374) 

Selengkapnya

Pejabat Kodaeral IX Lepas Keberangkatan KRI Bintuni-520 Laksanakan Dukungan Angkutan Laut Satgas Pamtas Papua

Januari 11, 2026

Foto : Pejabat Kodaeral IX Lepas Keberangkatan KRI Bintuni-520 Laksanakan Dukungan Angkutan Laut Satgas Pamtas Papua

Ambon
, Globaltimurnn.com - Setelah sehari sandar di Dermaga Ksatrian Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku untuk melaksanakan bekal ulang logistik, KRI Teluk Bintuni-520 (KRI TBN-520), salah satu unsur KRI jajaran Komando Lintas Laut Militer binaan Satlinlamil 2 Surabaya ini, kembali bertolak menuju ke daerah operasi pada Minggu malam (11/1/2026).


Kehadiran KRI Teluk Bintuni-520 di daerah operasi ini dalam rangka melaksanakan Operasi Trisula Jaya-26 Angkutan Laut untuk mendukung pergeseran pasukan/pergeseran material Satgas PAMTAS RI - PNG Mobile tahun 2026.


Sejumlah pejabat Kodaeral IX diantaranya Kadisbek Kodaeral IX, Kadisyahal Kodaeral IX dan Tim Merplug Kodaeral IX turut melepas keberangkatan KRI Bintuni-520 yang dikomandani Letkol Laut (P) Budi Utomo ini. 


Di tempat terpisah,  Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menekankan kepada seluruh prajurit KRI Bintuni-520 dan Satgas Pamtas agar dalam operasi ini, mengedepankan keselamatan personel dan material dalam pelaksanaan tugas yang diembannya serta terciptanya zero accident. (Rdks)

Selengkapnya

Polsek Waisarissa Gandeng Polsek Piru Sigap Bersihkan Tumpahan Oli di Jalan Gunung Parang

Januari 11, 2026

Foto : Polsek Waisarissa Gandeng Polsek Piru Sigap Bersihkan Tumpahan Oli di Jalan Gunung Parang

SBB
, Globaltimurnn.com - Personel Polsek Waisarissa bersama Polsek Piru bergerak cepat melakukan pembersihan tumpahan oli di ruas Jalan Gunung Parang, Desa Waisarissa, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada Minggu (10/1/2026) sekitar pukul 18.10 WIT.


Tumpahan oli di permukaan jalan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada jalur gunung yang rawan licin. Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polres Seram Bagian Barat melalui Polsek Waisarissa dan Polsek Piru segera mengambil langkah antisipatif guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.


Kegiatan pembersihan dipimpin oleh Ps. Kanit Samapta Polsek Waisarissa AIPTU P.M. Sopacuaperru bersama personel piket Polsek Waisarissa dan didukung oleh personel Polsek Piru. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan koordinasi dengan Balai Jalan, pengaturan arus lalu lintas, serta membantu membersihkan jalan dari tumpahan oli agar kondisi jalan kembali aman dilalui.


Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kesigapan personel di lapangan.


“Kami mengapresiasi kesigapan dan sinergitas personel Polsek Waisarissa dan Polsek Piru dalam menangani tumpahan oli di jalan. Langkah cepat ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta memastikan keselamatan masyarakat pengguna jalan,” ujar AKBP Andi Zulkifli.


Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi jalur gunung, terutama pada malam hari dan saat kondisi jalan licin.


Kegiatan pembersihan tersebut turut dimonitor langsung oleh Kapolsek Waisarissa IPDA Steven Ette, S.H. Hingga pukul 21.30 WIT, proses pembersihan masih berlangsung dan situasi di sekitar lokasi dilaporkan aman serta kondusif. (V374) 

Selengkapnya

Bawa Lari dan Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria 25 Tahun Ditangkap Tim Buser77 Polresta Kendari

Januari 11, 2026

Foto : Bawa Lari dan Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria 25 Tahun Ditangkap Tim Buser77 Polresta Kendari

Kendari
, Globaltimurnn.com - Tim Buser77 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari menangkap seorang pria berinisial A.O. (25) atas dugaan tindak pidana membawa lari anak dan perbuatan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 00.30 Wita di Desa Amotowo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan.


Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/05/I/2026/SPKT/Polresta Kendari/Polda Sulawesi Tenggara tertanggal 10 Januari 2026. Dalam operasi tersebut, Tim Buser77 Polresta Kendari bekerja sama dengan Polsek Landono dan Tim Khusus Polres Konawe Selatan.


Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Weliwanto Malau, S.I.K., M.H mengatakan, tersangka diduga membawa lari korban anak berinisial A.H. (15) dan melakukan persetubuhan sebanyak beberapa kali di kediaman tersangka.


“Berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti permulaan yang cukup, kami mengamankan tersangka A.O. yang diduga kuat telah membawa lari korban anak dan melakukan perbuatan persetubuhan terhadap korban,” ujar AKP Weliwanto Malau.


Kasat Reskrim menjelaskan, peristiwa tersebut berawal pada Senin (29/12/2025) malam, saat korban berpamitan kepada orang tuanya untuk bermain telepon genggam bersama temannya di sekitar rumah. Namun hingga larut malam, korban tidak kembali dan tidak dapat dihubungi.


Keesokan harinya, pihak keluarga melakukan pencarian ke rumah teman dan kerabat korban, namun tidak menemukan keberadaan korban. Hingga akhirnya, pada Selasa (30/12/2025) malam, korban sempat menghubungi pelapor dan menyampaikan bahwa dirinya berada di Desa Amotowo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, bersama seorang laki-laki.


“Setelah dilakukan pencarian lanjutan, korban akhirnya ditemukan berada bersama tersangka di rumah tersangka. Karena upaya persuasif tidak membuahkan hasil, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian,” jelasnya.


Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui telah membawa korban ke rumahnya sejak akhir Desember 2025. Tersangka juga mengakui telah menjalin hubungan asmara dengan korban dan melakukan persetubuhan sebanyak lima kali.


“Korban telah kami bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum sebagai bagian dari proses penyidikan,” tambah AKP Weliwanto.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 454 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kejahatan perlindungan anak. Saat ini, tersangka telah diamankan di Satreskrim Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (V374) 

Selengkapnya

Wakili Bupati Malteng, Asisten 1 Eliezer Istia Bacakan Sambutan Bupati, Zulkarnain Awat Amir : Peran pemuda Gereja Dalam Hal Mendukung Pembangunan Daerah

Januari 11, 2026

Foto : Wakili Bupati Malteng, Asisten 1 Eliezer Istia Bacakan Sambutan Bupati, Zulkarnain Awat Amir : Peran pemuda Gereja Dalam Hal  Mendukung Pembangunan Daerah 

Waipia, Globaltimurnn.com - Mewakili Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dalam membuka kegiatan konferda XI Angkatan Mudah GPM Daerah Masohi. 


Kegiatan konferda XI Angkatan Mudah GPM Daerah Masohi itu, terselenggara siang tadi pukul 13 : 00 Wit, yang bertempat pada gedung gereja"Berkat"jemaat Layeni kecamatan Teon Nila Serua(TNS) Kabupaten Maluku Tengah. Minggu 11/1/2026


Saat membaca sambutan Bupati, mengawali-nya Asisten 1 Setda Malteng Eliezer Istia menyampaikan pesan Bupati yakni"  Bupati menyampaikan rasa hormat kepada pengurus Besar Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Majelis Pekerja Klasis GPM Masohi, Ketua Angkatan Muda GPM Daerah Masohi beserta pengurus, Para Pendeta bersama seluruh Pelayan, Para Camat dan Kepala Pemerintah Negeri, Panitia Konferda XI AMGPM Daerah Masohi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Seluruh peserta Konferda AMGPM. 


Dalam kegiatan itu Bupati mengatakan, Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas izin dan kasih serta anugerahNya, kepada kita semua sehingga dapat menghadiri Konprensi ke XI Angkatan Mudah Gereja Protestan Maluku Daerah Masohi, dalam keadaan sehat wal’afiat". Ucapnya


Dikatakan-nya" Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, dirinya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus dan seluruh kader AMGPM Daerah Masohi, yang telah menyiapkan agenda rapat tersebut dengan baik. 


Ini adalah momentum penting untuk meneguhkan komitmen pelayanan, memperbarui semangat organisasi, dan memperkuat peran pemuda gereja dalam hal mendukung pembangunan daerah. Sebut Bupati dalam pesan sambutannya yang di bacakan asisten 1


AMGPM merupakan wadah pembinaan generasi muda Kristen yang menjadi pelopor, penggerak, sekaligus penjaga nilai-nilai kekristenan yang inklusif.  


Kehadiran AMGPM telah menunjukkan bahwa generasi muda gereja mampu mengambil bagian penting dalam pembangunan daerah.


Di tengah tantangan globalisasi,-"Kemajuan teknologi, dan persoalan sosial yang semakin kompleks, pemuda gereja dituntut untuk tampil dengan kualitas iman, intelektual, dan kepedulian yang kokoh. 


Melalui Konferda XI ini, diharapkan menjadi momentum penting dan strategis untuk merefleksikan program kerja, menilai apa yang sudah dikerjakan, dan merencanakan pelayanan yang lebih baik ke depannya. 


Untuk itu, agenda ini menjadi ruang dan media pembentukan kader-kader muda Gereja Protestan Maluku yang berkualitas dan visioner. Tandasnya 


"Konferda XI ini menjadi momentum pembaruan semangat pelayanan, Bupati juga menginginkan, dalam proses pemilihan pengurus berlangsung damai dan menghasilkan pemimpin muda yang visioner serta berkomitmen melayani. 


Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memastikan terbuka untuk terus bekerja sama dengan AMGPM dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat peran pemuda gereja sebagai agen pembangunan daerah dan nasional, bersama kita,"  Jelas Bupati


Konferda ini menghasilkan keputusan-keputusan yang inovatif, program kerja yang relevan dengan kebutuhan jemaat dan masyarakat, juga kader serta rekomendasi strategis bagi Pemerintah daerah, untuk berjalan bersama dalam membangun daerah, dan bangsa.


Diakhir pesan-nya Bupati menyampaikan" atas nama Pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tengah, mengucapkan Selamat melaksanakan Konferensi ke-XI AMGPM Daerah Masohi, Semoga setiap keputusan yang diambil menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, dan daerah. Harap Bupati 


Bupati berpesan"Ingatlah selalu dan maknailah Motto Angkatan Muda GPM “Kamu adalah Garam dan Terang Dunia“.  


Dan akhirnya Bupati menyampaikan" Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menyertai setiap langkah pelayanan kita."Tutup sambutan yang di bacakan oleh Asisten 1 Elieser Istia. (Tim)

Selengkapnya

Sabtu, 10 Januari 2026

Gotong Royong Sambut Ramadhan, Warga Dusun Kramat Atas Benahi Masjid An-Nur

Januari 10, 2026

Foto : Gotong Royong Sambut Ramadhan, Warga Dusun Kramat Atas Benahi Masjid An-Nur

Tulehu
, Globaltimurnn.com - Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, masyarakat Dusun Kramat Atas menunjukkan semangat kebersamaan dengan melaksanakan kerja bakti membersihkan dan memperbaiki Masjid An-Nur. Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada perbaikan atap seng masjid serta penggantian tripleks plafon yang sudah rusak dan lapuk.


Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah warga terlihat bahu-membahu sejak pagi hari. Sebagian warga naik ke atap masjid untuk memperbaiki dan merapikan seng, sementara yang lain membantu dari bawah dengan menyiapkan material, memegang tangga, hingga membersihkan area dalam dan sekitar masjid. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak kental dalam kegiatan tersebut.


Perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga agar Masjid An-Nur lebih nyaman dan aman digunakan selama pelaksanaan ibadah, khususnya salat tarawih dan kegiatan keagamaan lainnya selama bulan Ramadhan. Plafon yang sebelumnya mengalami kerusakan dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan jamaah, sehingga perlu segera diganti.


Salah seorang warga menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini sudah menjadi tradisi masyarakat Dusun Kramat Atas setiap menjelang Ramadhan. Selain untuk memperbaiki sarana ibadah, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Dusun Kramat Atas ini menjadi cerminan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang masih kuat terjaga, sekaligus menjadi bagian dari upaya menyambut Ramadhan dengan penuh kesiapan dan keikhlasan.


Dengan selesainya perbaikan atap dan plafon masjid, warga berharap Masjid An-Nur dapat menjadi tempat ibadah yang lebih layak, bersih, dan nyaman, sehingga kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan dapat semakin meningkat. (Tim) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT