globaltimurnn.com


Rabu, 25 Maret 2026

Mempererat dan Memperkuat Soliditas, Irjen Didik Agung Widjanarko Halal Bihalal Bersama Personel Polda Sultra

Maret 25, 2026

Foto : Mempererat dan Memperkuat Soliditas, Irjen Didik Agung Widjanarko Halal Bihalal Bersama Personel Polda Sultra

Kendari
, Globaltimurnn.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar apel pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal bersama seluruh personel, yang bertempat di Lapangan Gajah Mada Mapolda Sultra, Kamis (26/03/2026). Halal bihalal dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H serta dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Irwasda Kombes Pol. Hartoyo, S.I.K., M.H para Pejabat Utama, dan seluruh personel Polda Sultra.


Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sultra Kompol Sarwo Agung Edi Wibowo mengatakan bahwa Kapolda Sultra menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas, khususnya selama Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


“Terima kasih kepada semua personel atas pelaksanaan tugas yang telah berjalan dengan baik, sehingga situasi kamtibmas selama perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif di wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Kasubbid Penmas.


Lebih lanjut, Kapolda mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana introspeksi diri, mempererat tali silaturahmi, serta saling memaafkan guna memperkuat soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas ke depan. Suasana halal bi halal penuh kehangatan dan kebersamaan sebagai wujud kekompakan dan keharmonisan keluarga besar Polda Sultra.


Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan emosional antar personel, serta meningkatkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara. (V374) 

Selengkapnya

Dewan Komisioner OJK Terima Sumpah Jabatan

Maret 25, 2026

Foto : Dewan Komisioner OJK Terima Sumpah Jabatan

Jakarta
, Globaltimurnn.com - Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Sunarto, mengambil sumpah jabatan tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu, sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.


Lima ADK OJK yang mengucapkan sumpah jabatannya tersebut merupakan pejabat yang telah ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 12 Maret 2026, sebagai tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI. 


Sementara dua ADK lainnya adalah Ex-officio dari Kemenkeu dan Bank Indonesia.   


Adapun tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK yang mengucapkan sumpah jabatannya adalah sebagai berikut:


1. Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner periode 2026-2032;

2. Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner periode 2026-2031;

3. Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon periode 2026-2031;

4. Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen periode 2026-2032;

5. Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto periode 2026-2031;  

6. Juda Agung sebagai ADK Ex-officio dari Kemenkeu;

7.Thomas A.M Jiwandono sebagai ADK Ex-officio dari Bank Indonesia. 


Dengan pengucapan sumpah jabatan tersebut, ketujuh Anggota Dewan Komisioner OJK resmi menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diperkuat oleh Undang-undang 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).


Pengucapan sumpah jabatan ini menandai kelanjutan proses pengisian jabatan strategis di lingkungan Dewan Komisioner OJK guna memperkuat kepemimpinan kelembagaan OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, memperkuat pelindungan konsumen, mendorong pendalaman pasar keuangan, serta mengawal transformasi sektor jasa keuangan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan komitmen OJK untuk terus menjaga stabilitas sektor keuangan dan mengoptimalkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung program prioritas Pemerintah.


OJK juga akan terus menjaga kepercayaan publik dengan memperkuat pengawasan  terintegrasi dan pendalaman pasar keuangan untuk semakin mendorong sektor jasa keuangan bertumbuh menjadi ‘engine’ pertumbuhan ekonomi nasional.


“OJK akan tetap mengedepankan pelindungan kepada konsumen dan masyarakat serta akan terus melakukan penegakan hukum yang akan lebih kita giatkan,” kata Friderica.  


Untuk menjalankan program-program tersebut, OJK akan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan semua pengampu kepentingan untuk bersama-sama membangun perekonomian nasional yang semakin baik ke depan. 


Acara pengambilan sumpah jabatan tersebut dihadiri oleh pimpinan lembaga negara, pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI, pimpinan kementerian/lembaga, Anggota Dewan Komisioner OJK, serta para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.


Berikut adalah susunan lengkap ADK OJK:

1. Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua merangkap angggota;

2. Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Komite Etik dan anggota;

3. Dian Ediana Rae sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota;

4. Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota;

5. Ogi Prastomiyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota;

6. Agusman sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan lembaga jasa keuangan lainnya merangkap anggota;

7. Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap anggota;

8. Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen merangkap anggota.

9. Sophia Isabella Wattimena sebagai Ketua Dewan Audit merangkap anggota;

10. Juda Agung sebagai anggota Ex-Officio dari Kementerian Keuangan.

11. Thomas A.M Djiwandono sebagai anggota Ex-Officio dari Bank Indonesia. 


Selengkapnya

Operasi Ketupat Salawaku 2026 Berakhir, Polresta Ambon Intensifkan KRYD

Maret 25, 2026

Foto : Operasi Ketupat Salawaku 2026 Berakhir, Polresta Ambon Intensifkan KRYD

Ambon
, Globaltimurnn.com – Operasi Ketupat Salawaku 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease resmi berakhir pada Rabu (25/3/2026) pukul 24.00 WIT.


Pasca berakhirnya operasi, Polresta Ambon langsung mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang tradisi Hari Raya 7 hari Mamala–Morela serta perayaan Hari Raya Paskah.


Evaluasi pelaksanaan operasi (Anev) dilaksanakan di Aula Mapolresta Ambon, Rabu (25/3/2026), dipimpin Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Komisaris Besar Polisi Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K., serta dihadiri pejabat utama dan seluruh perwira jajaran.


Kapolresta menegaskan, Operasi Ketupat Salawaku 2026 berjalan optimal berkat sinergi seluruh personel dan dukungan instansi terkait, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


Namun, hasil evaluasi juga menunjukkan adanya peningkatan sejumlah kasus menonjol. Tercatat satu kasus penemuan mayat di bawah pondasi Jembatan Merah Putih pada Jumat (20/3/2026). Selain itu, kasus pencurian meningkat sebanyak 10 kasus, sementara kecelakaan lalu lintas naik 8 kasus atau sebesar 53,7 persen dibandingkan tahun 2025.


Menyikapi hal tersebut, Polresta Ambon akan memperkuat pelaksanaan KRYD dengan fokus pada penertiban peredaran minuman keras (miras) yang menjadi salah satu pemicu utama terjadinya tindak pidana, khususnya kasus penganiayaan.


Kapolresta Ambon melalui Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janete S. Luhukay, S.Th, menegaskan bahwa kepolisian akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu kamtibmas, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.


Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian dengan memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan, tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka, serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).


Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, antara lain dengan menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, tidak mengemudi dalam pengaruh minuman keras, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga kecepatan demi keselamatan bersama.


“Keselamatan dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang mengganggu ketertiban, namun kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


Polresta Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas kamtibmas demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman di Kota Ambon. (Red) 

Selengkapnya

Laka Lantas Di Nuruwe, Korban Meninggal Dunia Di RSUD Piru

Maret 25, 2026

Foto : Laka Lantas Di Nuruwe, Korban Meninggal Dunia Di RSUD Piru

Nuruwe
, Globaltimurnn.com - Sekitar kurang lebih pukul 20 : 38 Wit, kemarin Rabu 25 Maret 2026, pada lokasi jalan Trans Seram, lokasi Upe, Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, terjadi laka lantas pada salah satu pejalan kaki dengan salah satu kendaraan roda dua Merek/Type : Honda Beat Warna Putih dengan no Pol. DE 4837 AH. 


Laka lantas ini, mengakibatkan korban meninggal dunia di rumah sakit RSUD Piru, selain itu kendaraan roda dua tersebut alami kerusakan pada fairing/body depan (pecah) serta kaca lampu depan.


Dari informasi yang diterima media ini pengendara masih berusia 16 tahun inisial DD pelajar pada bangku SMAN 2 Waisamu, berboncengan dengan salah satu keluarganya berinisial N (15) 


Diketahui korban meninggal akibat laka lantas tersebut Jhon Anaktototy warga Desa Nuruwe. 


Dari kronologis yang didapatkan" Kendaraan tersebut bergerak dari arah Kamal menuju Nuruwe, saat tiba di TKP, korban dengan berjalan kaki dalam kondisi sudah dipengaruhi miras, dan berjalan hingga ke tengah jalan. 


Sangking kaget saat melihat korban berasa di tengah jalan, pengendara DD tidak dapat menghindari kendaraan-nya sehingga terjadilah tabrakan akhirnya pengendara sempat terpelanting, dan juga korban jatuh ke aspal. 


Dari kejadian tersebut korban alami, luka lecet pada bagian wajah dan lutut, serta mengeluarkan darah dari mulut dan dalam kondisi tidak sadarkan diri. 


Korban dilarikan ke RSUD Piru, guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, dari keterangan medis awal, dari korban tercium bau alkohol yang mengindikasikan korban diduga berada dalam pengaruh minuman keras.


Sementara itu pengendara sepeda motor diamankan di kediaman Kepala Desa Nuruwe untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Informasi yang diterima dari RSUD Piru menyatakan korban meninggal dunia di RSUD Piru, Berdasarkan keterangan dokter korban meninggal dunia akibat mengalami pendarahan di bagian kepala. 


Korban hingga saat ini masih berada di RSUD Piru, masih menunggu kedatangan keluarga korban, untuk memulangkan Jenazah. (Yan) 

Selengkapnya

Polisi Perketat Pengawasan Arus Balik Mudik Lebaran, 4.178 Penumpang Padati Hunimua

Maret 25, 2026

Foto : Polisi Perketat Pengawasan Arus Balik Mudik Lebaran, 4.178 Penumpang Padati Hunimua

Hunimua
, Globaltimurnn.com – Memasuki H+5 Idul Fitri 1447 Hijriah, personel Operasi Ketupat Salawaku Polda Maluku memaksimalkan pengamanan dan pelayanan arus balik di Pelabuhan Penyeberangan Hunimua, Liang, Kota Ambon, Rabu (25/3/2026).


Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polda Maluku yang tergabung dalam pos pengamanan dan pelayanan, bersama Polresta Ambon dan Polsek Salahutu, serta didukung pihak ASDP.


Petugas melakukan pengawasan terhadap aktivitas penumpang yang tiba maupun yang akan berangkat menuju Pelabuhan Waipirit, Seram Bagian Barat, menggunakan kapal feri.


Meski arus balik pada H+5 terpantau masih relatif lancar dan belum terjadi kepadatan signifikan, aparat keamanan tetap meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan kenyamanan masyarakat.


Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K, selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Salawaku menyampaikan bahwa optimalisasi pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipatif selama masa arus balik Lebaran.


“Personel kami tetap siaga dan memaksimalkan pengamanan serta pelayanan di titik-titik strategis, termasuk di Pelabuhan Hunimua. Meskipun arus balik masih terkendali, kami tidak mengurangi kewaspadaan demi menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat yang melakukan perjalanan,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran proses penyeberangan.


Berdasarkan data dari ASDP, jumlah penumpang arus balik pada Rabu (25/3/2026) tercatat sebanyak 4.178 orang, termasuk penumpang kendaraan roda dua dan roda empat.


Selain pengamanan, petugas juga memberikan pelayanan serta edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama perjalanan. (Red) 

Selengkapnya

Bentrok Pemuda Warga Kota Ambon, Berhasil Dibubarkan Personel Gabungan Polresta Ambon Dan Ditsamapta Polda Maluku

Maret 25, 2026

Foto : Bentrok Pemuda Warga Kota Ambon, Berhasil Dibubarkan Personel Gabungan Polresta Ambon Dan Ditsamapta Polda Maluku

Ambon
, Globaltimurnn.com – Personel Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease dan Dit Samapta Polda Maluku melalui Pos Pengamanan Alfamidi melaksanakan pengamanan terhadap insiden perkelahian antar kelompok remaja yang terjadi di kawasan Lorong Sumatra, Kota Ambon, Selasa (24/3/2026) sore.


Peristiwa tersebut melibatkan kelompok remaja dari Lorong Sumatra dan Ahuru THR 2 yang terlibat aksi saling serang di depan salah satu gerai ritel di wilayah tersebut. Dalam kejadian itu, para remaja dilaporkan menggunakan berbagai benda, seperti senjata mainan, batu, dan kayu.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel kepolisian yang bertugas di Pos Pam Alfamidi lansung melakukan pengamanan di lokasi guna mencegah eskalasi konflik serta membubarkan massa yang terlibat.


Langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian berhasil mengendalikan situasi, sehingga tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih luas, Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan kondisi tetap kondusif.


Personel Polresta Ambon mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak guna mencegah keterlibatan dalam tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.


Hingga berakhirnya kegiatan pengamanan, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali. (Red) 

Selengkapnya

Aksi Pengrusakan Kemarin Di Sawau, Diduga Ada Keterlibatan Ketua Klasis Kairatu, Simon Matital Minta Sinode Turun Tangan

Maret 25, 2026

Foto : Aksi Pengrusakan Kemarin Di Sawau, Diduga Ada Keterlibatan Ketua Klasis Kairatu, Simon Matital Turun Tangan

Nuruwe
, Globaltimurnn.com - Pasca pengrusakan pohon kelapa, jambu mente, pisang milik Wa Nuru di lokasi lahan Sawau, antara Desa Nuruwe dan Waisamu, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Raja Nuruwe Simon Matital merasa resah dan sedikit kecewa. 


Simon Matital selaku kepala Desa Nuruwe kepada sejumlah Media lewat pesan whatsapp-nya mengungkapkan perasaan isi hatinya dengan kejadian yang baru terjadi kemarin pagi hingga hari ini, di lokasi Sawau, antara Desa Nuruwe dan Waisamu pada lahan kelapa dan jambu mente milik Wa Nuru warga masyarakat Nuruwe. 


Matital sesalkan keterlibatan Ketua Klasis Kairatu pada kegiatan majelis Jemaat GPM Waisamu yang secara tidak secara lansung berujung pada pengrusakan tanaman dan bagian rumah warga Nuruwe, yang sudah 60 tahun hidup di lokasi tersebut.


Peristiwa tersebut berujung pengancaman pembunuhan pada Wa Nuru yang di lakukan oleh salah satu warga masyarakat Desa Waisamu Alexander Riripoy dengan menggunakan alat tajam parang. 


Keterlibatan Ketua Klasis dalam kegiatan itu menurut Simon Matital bukanlah sebuah sikap seorang pimpinan umat pada masyarakat yang mana Nuruwe juga bagian dari umat GPM dari Klasis Kairatu. 


Kata Simon Matital" Seharusnya sebagai pimpinan umat sebagai ketua Klasis mestinya sebagai penengah karena bukan masalah agama, yang sulit terselesaikan, namun hanya masalah program Jemaat dengan Wa Nuru yang berdomisili di lahan tersebut sebagai warga Nuruwe yang memiliki hak tanaman pohon kelapa, jambu mente yang sudah di olah oleh orang tua kandungnya sejak diatas 60 tahun lalu. 


Sangat disesalkan kata Simon, kenapa Ketua Klasis harus ikut ambil peran bahkan informasi yang diterima Ketua Klasis yang memimpin kegiatan tersebut, ini mencerminkan sikap yang kurang etis sebagai seorang pemimpin, kami sangat sesalkan sikap tersebut. Pungkasnya 


Hingga berita ini diturunkan, Ketua Klasis Kairatu belum bisa dihubungi, Matital secara tegas meminta Sinode GPM Maluku ambil sikap turun lansung melihat hal tersebut, agar ada solusi penyelesaian yang baik, sehingga tidak berdampak buruk lebih besar memicu perpecahan. Pungkasnya (***)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT