globaltimurnn.com



Kamis, 01 Januari 2026

Kabag Ops Polresta Ambon, Terima Sertijab, Dipimpin Lansung Kapolresta Ambon

Januari 01, 2026

Foto : Kabag Ops Polresta Ambon, Terima Sertijab, Dipimpin Lansung Kapolresta Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kabag Ops Polresta Ambon yang digelar di Aula Prima Polresta Ambon,Jumat (02/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan tertib sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran serta peningkatan kinerja satuan.


Upacara sertijab dihadiri oleh Wakapolresta Ambon, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Ambon, para Kapolsek jajaran, serta personel Bintara yang ditunjuk. Sertijab ini menandai berakhirnya masa tugas Kompol Johanis Titus, S.AP sebagai Kabag Ops Polresta Ambon, yang selanjutnya mendapat amanah jabatan baru sebagai Wakapolres Seram Bagian Timur (SBT).


Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Ambon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kompol Johanis Titus, S.AP atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjabat sebagai Kabag Ops Polresta Ambon, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas operasional kepolisian dan pengamanan berbagai agenda masyarakat.


Jabatan Kabag Ops Polresta Ambon selanjutnya resmi dijabat oleh Kompol Morlan Hutahaean, yang sebelumnya bertugas sebagai Perwira Pertama (Pama) Polda Maluku. Kompol Morlan Hutahaean merupakan lulusan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Gelombang II Tahun Anggaran 2025.


Kapolresta Ambon berharap pejabat Kabag Ops yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan dinamika tugas di wilayah hukum Polresta Ambon serta mampu meningkatkan sinergi, koordinasi, dan kesiapsiagaan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas operasional kepolisian ke depan.


Kegiatan serah terima jabatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. (Tim) 

Selengkapnya

Peringati Hari Pahlawan Martha Christina Tiahahu Ke-208 Tahun 2026, KODAERAL IX Gelar Upacara Tabur Bunga

Januari 01, 2026

Foto : Peringati Hari Pahlawan Martha Christina  Tiahahu Ke-208 Tahun 2026, KODAERAL IX Gelar Upacara Tabur Bunga

Ambon
, Globaltimurnn.com - Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX). Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Dankodaeral IX) Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., mengikuti kegiatan Upacara Tabur Bunga di Laut dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-208 Tahun 2026 bertempat di Dermaga Irian Kodaeral IX Desa Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon. Jum'at (02/01/2026).


Upacara Tabur Bunga di Laut bertujuan untuk mengenang jasa dan keberanian Martha Christina Tiahahu yang berjuang melawan penjajah sekaligus mewarisi semangat juangnya kepada generasi muda di Maluku.


Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan dan mengheningkan cipta yang berlangsung khidmat sebagai bentuk apresiasi atas jasa perjuangan pahlawan nasional asal Maluku. Momentum inti ditandai dengan pelarungan karangan bunga serta penaburan bunga di laut oleh Inspektur Upacara yang diikuti oleh seluruh tamu undangan di Dermaga Irian Kodaeral IX.


Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi terkait lainnya.


Upacara ini melibatkan pasukan gabungan yang terdiri dari Pamen dan Pama TNI-Polri, personil Denzipiur 5/CMG, Denkav 5/BLC, prajurit TNI AL, TNI AU, Brimob Polda Maluku, serta barisan ASN dan Satsik Kodaeral IX.


Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menegaskan bahwa nilai-nilai keberanian yang diwariskan oleh Martha Christina Tiahahu harus menjadi teladan bagi seluruh prajurit dalam mengabdi kepada bangsa.


"Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum bagi kita semua untuk merefleksikan semangat perjuangan pahlawan dalam menjaga kedaulatan wilayah laut, sekaligus mempererat sinergitas antar instansi di Maluku demi terciptanya keamanan yang kondusif," ujar Laksda Hanarko Djodi P.


Kegiatan yang diakhiri dengan sesi foto bersama ini merupakan wujud nyata sinergitas dalam melestarikan nilai-nilai sejarah dan semangat patriotisme demi menjaga keutuhan NKRI. (Rdks) 

Selengkapnya

Lapas Piru Panen 13,5 Kg Buah Naga, Hasil Kebun Kemandirian Warga Binaan Siap Dipasarkan ke Masyarakat

Januari 01, 2026

Foto : Lapas Piru Panen 13,5 Kg Buah Naga, Hasil Kebun Kemandirian Warga Binaan Siap Dipasarkan ke Masyarakat

Piru
, Globaltimurnn.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan panen buah naga hasil kebun kemandirian. Panen dilakukan pada Jumat (02/01) dengan total hasil mencapai 13,5 kilogram buah naga berkualitas baik yang siap dipasarkan kepada masyarakat sekitar.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang secara berkelanjutan dilaksanakan Lapas Piru untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif, sekaligus menanamkan nilai kerja keras dan tanggung jawab. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional.


Kasubsi Giatja Lapas Piru, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa program kebun kemandirian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembinaan yang dijalani oleh Warga Binaan. “Melalui kegiatan berkebun ini, Warga Binaan dilatih untuk disiplin, bekerja sama, dan memiliki keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Panen buah naga ini adalah bukti bahwa pembinaan berjalan dengan baik,” ujar Mustafa.


Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan bahwa hasil panen buah naga selanjutnya akan dipasarkan dan dijual kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi dan penguatan hubungan sosial. “Program kemandirian ini kami dorong agar benar-benar memberikan dampak positif, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan wujud dukungan Lapas Piru terhadap 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan energi,” ungkap Hery Kusbandono.


Salah satu Warga Binaan, Fahril Rukua yang terlibat langsung dalam kegiatan kebun buah naga turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap program pembinaan yang dijalankan. “Kami merasa diberi kesempatan untuk belajar dan bekerja secara positif. Kegiatan ini membuat kami lebih percaya diri dan punya bekal keterampilan untuk masa depan,” tuturnya.


Melalui kegiatan ini, Lapas Piru terus berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk Warga Binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. (V374) 

Selengkapnya

Natal Keluarga Wattimena di Ambon : Persatuan Satu Moyang Jadi Jantung Perayaan

Januari 01, 2026

Foto : Natal Keluarga Wattimena di Ambon : Persatuan Satu Moyang Jadi Jantung Perayaan   

Ambon
, Globaltinurnn.com – Sukacita Natal yang menyelimuti Kota Ambon pada 25 Desember 2025 semakin memanas ketika ribuan keturunan Wattimena berkumpul dalam Perayaan Natal Keluarga Besar Wattimena Satu Moyang yang berlangsung khidmat di Baileo Uikumene, Sabtu (27/12/2025).


Acara yang digelar sederhana namun sarat makna ini tidak hanya merayakan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga menyaksikan Pelantikan Pengurus Besar Wattimena Satu Moyang Periode 2025-2030 menjadikannya momentum penting untuk menguatkan identitas, persatuan, dan solidaritas antar generasi.

 

Dalam sambutannya, Walikota Ambon Bodewin Wattimena menekankan bahwa organisasi ini bukan alat politik, melainkan wadah pemersatu bagi saudara-saudara Wattimena yang tersebar di berbagai wilayah Maluku yaitu : Siwang, Latuhalat, Makariki, Gorong, Titawai, hingga Itawaka. Ketika saudara berkumpul, kebahagiaan harus semakin tumbuh. Kami bukan untuk berpolitik, tetapi untuk menyatukan ikatan darah, ujarnya.

 

Ia menegaskan pentingnya merawat sejarah dan kekerabatan Wattimena adalah marga besar dengan latar kampung yang beragam. Melalui organisasi ini, kita saling mengenal, menolong, dan memahami asal-usul nilai ini harus dijaga dengan erat.


Walikota juga mengingatkan agar organisasi tidak terjerumus ke kepentingan yang memecah persaudaraan. Jadikan ini rumah bersama. Banggakan marga kita yang telah memberikan kontribusi besar di pemerintahan, militer, dan pelayanan publik, tambahnya dengan dialek Ambon yang hangat.

 

Perayaan ditutup dengan doa, puji-pujian, dan interaksi lintas generasi, menegaskan bahwa Natal di Ambon bukan hanya perayaan iman, tetapi juga perwujudan persaudaraan yang hidup dan nyata. (Za)

Selengkapnya

Opini Ganti Sekda? Itu Cuma Ilusi! Mau Maju? Perbaiki Sistemnya, Bukan Cuma Ganti Sopirnya!, Tokoh Muda SBB Angkat Bicara

Januari 01, 2026

Foto : Opini Ganti Sekda? Itu Cuma Ilusi! Mau Maju? Perbaiki Sistemnya, Bukan Cuma Ganti Sopirnya!, Tokoh Muda SBB Angkat Bicara

SBB
, Globaltimurnn.com - Sebuah opini baru yang bobrok beredar: "Kalau SBB ingin maju, Sekda harus diganti".padahal sejak lepas Bupati Bob Putilehalat memang SBB tidak maju hingga detik-detik ini, banyak korupsi ber kerajaan, bukan karena sekda saat ini, Ini adalah pikiran pendek, bobrok punya calon sekda kian karena janji politik dan mudah yang cari kambing hitam. Ini seperti bilang satu pemain saja yang bikin tim kalah, atau satu murid saja yang bikin nilai kelas jelek; cara berpikir ini berbahaya dan menyesatkan karena mengalihkan kita dari masalah sebenarnya.


Pandangan itu membuat Sekda seolah‑olah dewa penyelamat atau dewa kegagalan. Faktanya, Sekda itu bagian dari mesin besar bernama Pemerintah Daerah, bukan satu‑satunya pengendali seluruh nasib daerah. Jika sebuah program macet, apakah karena Sekdanya saja malas? Atau karena bagian2 lain di mesin itu juga bermasalah ? roda‑roda kecil di Dinas A macet, atau “bensin” dari Dinas B tidak mengalir? Menyalahkan Sekda saja itu gampang, tapi bohong itu cuma cara agar kita semua merasa lega tanpa harus perbaiki diri sendiri. Ungkap Tokoh Muda SBB Gerak Wakano kepada Media ini sore kemarin lewat pesan Whatsaap-nya


Kata Wakano" Coba bayangkan SBB seperti rumah besar. Sekda itu mungkin mandornya. Tapi siapa yang bangun? Tukang batu, tukang kayu, tukang listrik, dan arsiteknya. Kalau rumah bobrok, apa cuma mandornya yang salah? Mungkin fondasinya kurang bahan, temboknya dikorupsi, atau tukangnya tidak terampil. Semua ikut bertanggung jawab. Begitu juga dengan SBB. Setiap Kepala Dinas, setiap bagian di kantor, bahkan kita sebagai masyarakat, punya peran. Maju mundurnya daerah bukan cuma tanggung jawab satu orang di puncak, tapi akibat kerja (atau tidak bekerjanya) seluruh perangkat daerah dan partisipasi kita.


Hukum di NKRI Juga sangat jelas mengatakan Ini Kerja Tim, Bukan Solo!  

Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menegaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah dilaksanakan oleh kepala daerah (Gubernur/Bupati/Wali Kota) dan DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang diberi mandat rakyat untuk melaksanakan urusan pemerintahan yang diserahkan kepada daerah. 


DPRD dan kepala daerah berkedudukan sebagai mitra sejajar dengan fungsi berbeda dimana DPRD berfungsi membentuk perda, mengatur anggaran, dan mengawasi, sedangkan kepala daerah melaksanakan perda dan kebijakan daerah. 


Dalam mengatur dan mengurus urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah itu, kepala daerah dan DPRD dibantu oleh perangkat daerah (sekretariat daerah, dinas, badan, dan unit lainnya) yang secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah sesuai ketentuan peraturan perundang‑undangan. 


Salah satu asas penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah asas akuntabilitas, yang mengharuskan setiap kegiatan dan hasil penyelenggaraan pemerintahan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sebagai pemegang kedaulatan.  


Artinya, secara prinsip, tanggung jawab kemajuan atau kemunduran daerah melekat pada seluruh unsur penyelenggara pemerintahan daerah dan perangkat daerah, bukan hanya pada Sekda sebagai individu yang dijadikan “tumbal” ketika terjadi masalah. 


Jalan Keluar yang Nyata Stop Cari "Kambing Hitam", Mulai "Perbaiki Kandang"!  

Daripada sibuk berteriak "ganti orang", lebih baik kita semua, mulai dari pejabat sampai warga, melakukan ini: Periksa Semua Rantai.  


Lakukan evaluasi jujur dan terbuka untuk semua dinas. Di titik mana sebuah program macet: perencanaan, anggaran, atau pelaksanaan? Jangan cuma lihat pimpinan, lihat prosesnya dari hulu sampai hilir.


Tegakkan Aturan Untuk Semua. Jika ada yang melanggar atau malas bekerja, sanksi harus berlaku untuk siapa pun, dari staf hingga pimpinan. Jangan hanya yang di atas yang disorot sementara “pemain lain” yang juga mengacau dibiarkan lolos.


Warga Harus Melek dan Aktif. Kita sebagai masyarakat tidak boleh pasif. Kita harus awasi, tanya, dan minta pertanggungjawaban kepada semua pejabat yang kita pilih dan yang bekerja untuk kita, baik di eksekutif maupun legislatif. Jangan cuma jadi penonton yang berkomentar di luar lapangan, tapi jadilah wasit sosial yang berani meniup peluit ketika melihat pelanggaran. 


Opini "ganti Sekda = SBB maju" adalah ilusi dan jalan pintas yang malas dan bobrok karena memaksakan secepatnya janji politik terealisasi, padahal jika di kaki, yang sudah disiapkan untuk menggantikan sekda adalah sosok yang sudah bermasalah dan rekam jejak yang gagal, namun dipaksakan karena janji politik. 


Ini adalah racun bagi kemajuan kita bersama, Mengganti satu orang tidak akan otomatis memperbaiki sistem yang karatan, mentalitas yang suka lempar tanggung jawab, atau kebiasaan kerja yang asal‑asalan. 


Wakano mengatakan" Mari kita tumbuhkan keberanian untuk introspeksi bersama, dan kecerdasan untuk memperbaiki sistem secara keseluruhan, sesuai ruh UU 23/2014 yang menempatkan kepala daerah, DPRD, dan perangkat daerah sebagai tim penyelenggara pemerintahan. Baru kemudian SBB bisa benar‑benar melangkah maju. 

STOP CARI TUMBAL, MULAI PERBAIKI SISTEM!. Tutup Wakano tegas

(V374) 

Selengkapnya

Ditpolairud Polda Sultra Laksanakan Pengamanan Tempat Wisata dalam Rangka Nataru 2026

Januari 01, 2026

Foto : Ditpolairud Polda Sultra Laksanakan Pengamanan Tempat Wisata dalam Rangka Nataru 2026

Kendari
, Globaltimurnn.com - Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2026), Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan pengamanan (pam) di sejumlah lokasi wisata yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara.


Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan pada 14 (empat belas) tempat wisata yang menjadi pusat kunjungan masyarakat selama libur Nataru. Dalam pelaksanaannya, Ditpolairud Polda Sultra mengerahkan sebanyak 84 (delapan puluh empat) personel yang disebar di masing-masing lokasi guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.


Selain melakukan pengamanan, personel Ditpolairud juga melaksanakan patroli, pemantauan aktivitas wisatawan, serta memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat, khususnya terkait keselamatan di perairan. Personel turut mengingatkan pengunjung untuk selalu waspada, mematuhi aturan keselamatan, dan menjaga ketertiban selama beraktivitas di kawasan wisata.


Dengan adanya kegiatan pengamanan ini, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Nataru 2026 di wilayah Sulawesi Tenggara dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dan wisatawan. (V374) 

Selengkapnya

Rabu, 31 Desember 2025

Kodaeral IX Dan Guspurla Koarmada III Gelar Doa Bersama Di Pergantian Tahun 2025-2026, Untuk Indonesia

Desember 31, 2025

Foto : Kodaeral IX Dan Guspurla Koarmada III Gelar Doa Bersama Di Pergantian Tahun 2025-2026, Untuk Indonesia

Ambon
, Globaltimurnn.com - Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX). Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas S.H., didampingi Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas laksanakan Doa Bersama menjelang  pergantian tahun bertempat di Masjid Nurul Iman Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Rabu (31/12/2025)


Menjelang pergantian tahun 2025-2026 Kodaeral IX gelar kegiatan doa bersama di Masjid Nurul Iman. Sementara itu, bagi personel yang beragama Kristiani melaksanakan doa bersama di Gereja Mahanaim Kodaeral IX, Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pergantian tahun dengan penuh khidmat.


Acara dimulai dengan pelaksanaan sholat maghrib berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat, yasinan dan doa bersama. Suasana relegius ini menyelimuti seluruh prajurit dan keluarga besar Kodaeral IX dalam memanjatkan doa untuk kesalamatan bangsa dan negara.


Sebagai simbol rasa syukur, Dankodaeral IX melaksanakan pemotongan tumpeng dan dilanjutkan sesi ramah tamah untuk mempererat tali silaturahmi antar personel. Dalam kesempatan tersebut Laksda TNI Hanarko Djodi P.,  menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh personel Kodaeral IX.


"Malam ini bukan sekadar pergantian tahun, melainkan momen refleksi atas pengabdian kita selama setahun terakhir. Kita memohon perlindungan agar di tahun 2026, Kodaeral IX semakin solid, profesional, dan selalu dalam lindungan-Nya dalam menjaga kedaulatan laut nusantara". Ujar Laksda TNI Hanarko Djodi P.


Kegiatan tersebut diikuti oleh Wadan Kodaeral IX, Danguspurla Koarmada III dan KS Danguspurla Koarmada III, PJU Dankodaeral IX, Kasatker Kodaeral IX, Komandan KRI Posepa-870, Komandan KRI Dorang-874, Komandan KRI Kerapu-812, Prajurit dan PNS Kodaeral IX, Yonmarhanlan IX, serta Ibu-ibu Jalasenastri Daerah Kodaeral IX Gab. Jalasenastri Koarmada RI. (Dispen Kodaeral IX)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT