globaltimurnn.com

Rabu, 03 Juni 2026

Asrena Dankodaeral IX Wakili Dankodaeral IX Hadiri FGD APPSI di Kantor Gubernur Maluku

Juni 03, 2026

Foto : Asrena Dankodaeral IX Wakili Dankodaeral IX Hadiri FGD APPSI di Kantor Gubernur Maluku

Ambon
, Globaltimurnn.com - Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Dankodaeral IX Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena mewakili Komandan Kodaeral IX menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku pada Rabu (3/6/2026).


Kegiatan FGD tersebut mengusung tema “Memperkuat Ekosistem Orange Economy: Integrasi Sektor Pertanian, Maritim dan Ekonomi Kreatif Sebagai Pilar Pertumbuhan Regional” ini sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


FGD ini diselenggarakan sebagai forum strategis APPSI dalam memperkuat sinergitas antar pemerintah provinsi di seluruh Indonesia guna mengoptimalkan potensi daerah melalui integrasi sektor pertanian, maritim, dan ekonomi kreatif sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi regional.


Dalam sambutannya, Gubernur Maluku sekaligus Sekretaris Jenderal APPSI, Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M., menyampaikan bahwa Maluku sebagai wilayah kepulauan memiliki potensi besar pada sektor kemaritiman, perikanan, pertanian, pariwisata, serta ekonomi kreatif yang perlu dikelola secara terpadu.


Menurutnya, penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, Ketua Umum APPSI sekaligus Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud menegaskan komitmen APPSI dalam memperkuat koordinasi antar pemerintah provinsi untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah maupun nasional.


Ia menilai penguatan sektor pertanian, kemaritiman, dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang berkelanjutan.


Kehadiran Asrena Dankodaeral IX dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi lintas sektor, khususnya pada bidang kemaritiman yang menjadi salah satu fokus pembangunan nasional dan regional, sekaligus memperkuat kolaborasi antara TNI AL dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan wilayah kepulauan.


Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Maluku sekaligus Sekretaris Jenderal APPSI, Ketua Umum APPSI sekaligus Gubernur Kalimantan Timur, Wakil Gubernur Maluku, Kabinda Maluku, Ketua Dewan Pakar APPSI, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, perwakilan pemerintah daerah se-Indonesia, akademisi, pelaku usaha, serta stakeholder terkait yang turut berpartisipasi dalam forum diskusi strategis tersebut. (Rdks) 

Selengkapnya

Kapolres Halut Paparkan Capaian Pengungkapan Kasus, Serta Hasil Kegiatan Rutin KRYD Periode Januari s/d Mei Tahun 2026

Juni 03, 2026

Foto : Kapolres Halut Paparkan Capaian Pengungkapan Kasus, Serta Hasil Kegiatan Rutin KRYD Periode Januari s/d Mei Tahun 2026

Halut
, Globaltimurnn.com - Bertempat di ruang vicon Polres Halut, pukul 14 : 00 Wit, siang jelang sore tadi, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K. pimpin lansung kegiatan Press Conference Polres Halmahera Utara sebagai bentuk keterbukaan informasi publik terkait pelaksanaan tugas Kepolisian, capaian pengungkapan kasus, serta hasil pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Periode Januari s/d Mei Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Halmahera Utara. Rabu 03/06/2026


Hadir dalam kegiatan tersebut" Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, IPTU Rinaldi Anwar, Kasat Narkoba Polres Halmahera Utara, Iptu. Sudomo Latani, S.H, Kasat Intelkam Polres Halmahera Utara, Iptu. Saiful Mohtar, S.H, Kasat Lantas Polres Halmahera Utara, Iptu. Mochammad Thilio Bintang Onasis, S.Tr.K, Kasi Humas Polres Halmahera Utara, Iptu. Hopni Saribu, S.H, Para Perwira dan Personel Polres Halmahera Utara, Personel Polres Halmahera Utara, Perwakilan Awak Media di Wilayah Kabupaten Halmahera Utara.


Pembukaan Press Conference Oleh Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H.,S.I.K.,yang dalam penyampaian arahan-nya secara singkat" Yang mana pertama - tama disampaikan Ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh rekan-rekan media yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan Press Conference Polres Halmahera Utara.


Kegiatan Press Conference merupakan sarana komunikasi dan koordinasi antara Polri dengan insan pers guna memberikan informasi yang akurat, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.


Kapolres juga menegaskan bahwa"  Polres Halmahera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta melaksanakan penegakan hukum secara profesional, transparan dan berkeadilan.


Ditambahkan-nya" Polres Halmahera Utara akan menyampaikan perkembangan penanganan sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik, capaian pengungkapan kasus tindak pidana umum, tindak pidana narkotika, pelanggaran lalu lintas, serta hasil pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).


Pasal-nya" keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban tidak terlepas dari dukungan masyarakat, sehingga diperlukan sinergi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.


Kapolres juga sempat Mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Halmahera Utara untuk terus mendukung upaya Kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya tindak pidana, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras ilegal maupun bentuk gangguan Kamtibmas lainnya.


Selain itu ia Menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun penyebaran informasi yang belum terverifikasi.


Dalam kegiatan tersebut sejumlah awak media melakukan diskusi timbal balik dengan melontarkan sejumlah pertanyaan. 


Dari sejumlah pertanyaan yang disampaikan oleh sejumlah awak media, Kapolres mengatakan" Polres Halmahera Utara akan terus melaksanakan tugas penegakan hukum secara profesional, transparan, proporsional dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Terkait perkara pertambangan tanpa izin yang saat ini sedang ditangani, proses penyidikan masih terus berjalan dan dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme hukum yang berlaku.


Penyidik tetap bekerja secara objektif dengan mengedepankan alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum acara pidana.


Terhadap para tersangka yang telah ditetapkan, saat ini penyidik sedang melengkapi administrasi dan berkas perkara guna proses pelimpahan kepada Jaksa Penuntut Umum.


Polres Halmahera Utara menjamin seluruh hak-hak para tersangka tetap diberikan selama proses hukum berlangsung dengan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah.


Mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak Kepolisian.


Polres Halmahera Utara terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Selain itu berkesempatan Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, Iptu. Rinaldi Anwar, juga memberikan tanggapan-nya bahwa" Satreskrim Polres Halmahera Utara saat ini menangani sejumlah perkara tindak pidana yang menjadi perhatian masyarakat, termasuk perkara dugaan pertambangan tanpa izin.


Penyidik telah melakukan serangkaian tindakan penyidikan berupa pemeriksaan saksi-saksi, pemeriksaan tersangka, pengumpulan alat bukti serta penyitaan barang bukti yang berkaitan dengan perkara.


Barang bukti yang telah diamankan saat ini menjadi bagian dari proses pembuktian dbalam perkara yang sedang ditangani.


Berkas perkara sedang dalam tahap penyempurnaan untuk selanjutnya dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum melalui mekanisme Tahap I.


Penyidik akan terus melakukan pengembangan apabila ditemukan fakta hukum maupun alat bukti baru yang dapat memperjelas konstruksi perkara.


Satreskrim Polres Halmahera Utara berkomitmen untuk menyelesaikan setiap perkara secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.


Bahkan Kasat Narkoba Polres Halmahera Utara Iptu. Sudomo Latani, S.H, juga berikan tanggapan-nya" Satresnarkoba Polres Halmahera Utara secara berkelanjutan melaksanakan upaya pencegahan, pengawasan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Halmahera Utara.


Pengungkapan kasus narkotika dilakukan melalui kegiatan penyelidikan, penyidikan, operasi kepolisian dan informasi yang diberikan oleh masyarakat.


Keberhasilan pengungkapan kasus narkotika tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.


Selain penegakan hukum, Satresnarkoba juga aktif melaksanakan kegiatan penyuluhan, sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan dan masyarakat umum.


Program pencegahan terus diperkuat melalui pendekatan edukatif guna membangun kesadaran masyarakat khususnya generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.


Mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.


Sedangkan Terkait masalah Lalu Lintas, Kasat Lantas Polres Halmahera Utara Iptu. Mochammad Thilio Bintang Onasis, S.Tr.K, mengatakan" Satlantas Polres Halmahera Utara secara rutin melaksanakan patroli, penertiban dan operasi kepolisian guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


Penindakan terhadap penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat serta keselamatan pengguna jalan.


Satlantas terus melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, komunitas kendaraan bermotor dan masyarakat umum melalui berbagai kegiatan edukatif.


Pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan penindakan dan edukasi.


Mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara serta menjaga etika berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Halmahera Utara.


Dan pada akhirnya Pukul 14.35 WIT, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) periode Januari s/d Mei 2026 Polres Halmahera Utara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Halmahera Utara dan disaksikan oleh para pejabat Polres Halmahera Utara serta awak media.


Barang bukti yang berhasil dimusnahkan aore tadi yakni" Minuman keras tradisional jenis Cap Tikus sebanyak 402 liter, 28 galon ukuran 25 liter, 483 botol ukuran 600 ml; dan, 283 kantong plastik.


Minuman keras tradisional jenis Ciu sebanyak 12 liter; 11 botol ukuran 600 ml; dan 7 kantong plastik.


Sementara Minuman keras tradisional jenis Tuak sebanyak 600 liter, dan Minuman beralkohol pabrikan sebanyak 36 botol; dan 97 kaleng, Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 3,98 gram, Narkotika jenis ganja sebanyak 9,4 gram, Obat-obatan terlarang sebanyak 536 butir.


Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Halmahera Utara dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan efek pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. (V374) 


Selengkapnya

Ini Pernyataan Sikap 5 Negeri Di Malteng, Waraka, Liang, Sahulau, Samasuru dan Rumalait, Dukung Proyek Strategis Nasional

Juni 03, 2026

Foto : Ini Pernyataan Sikap 5 Negeri Di Malteng, Waraka, Liang, Sahulau, Samasuru dan Rumalait, Dukung Proyek Strategis Nasional

Malteng
, Globaltimurnn.com - Tepatnya di Baileo Besar Ina Ama LATU LAILOSSATE, telah dilaksanakan pertemuan dalam rangka penyampaian pernyataan sikap oleh Negeri Waraka, Negeri Liang, Negeri Sahulau, Negeri Samasuru dan Rumalait dalam rangka dukungan penuh terhadap Proyek Strategis Nasional.


Pertemuan ini bertujuan untuk mendukung penuh Program Pemerintah (Pembangunan Proyek Strategis Nasional) yang berlokasi di Kabupaten Maluku Tengah khususnya di Kecamatan Teluk Elpaputih serta menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan damai.


Dalam pertemuan tersebut ada beberapa poin kesepakatan bersama yang dibuat dalam pernyataan sikap diantaranya. 


PERNYATAAN SIKAP DUKUNGAN MASYARAKAT ADAT NEGERI WARAKA, NEGERI LIANG, NEGERI SAHULAU NEGERI SAMASURU DAN RUMALAIT TERHADAP PELAKSANAAN PROYEK STRATEGIS NASIONAL (PSN) DI KECAMATAN TELUK ELPAPUTIH KABUPATEN MALUKU TENGAH.


Kami, masyarakat adat Negeri Waraka, Liang, Sahulau, Samasuru dan Rumalait ,di Kecamatan Teluk Elpaputi, Kabupaten Maluku Tengah, yang wilayah hak ulayatnya bersentuhan langsung dengan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), setelah mencermati secara seksama tujuan, manfaat, serta dampak pembangunan yang akan dilaksanakan, dengan ini menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

Bahwa Pemerintah Republik Indonesia akan melaksanakan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Maluku Tengah melalui pembangunan dua fasilitas industri pengolahan komoditas unggulan yang terintegrasi, yaitu Pabrik Pengolahan Kelapa Terintegrasi dan Pabrik Pengolahan Pala, Pabrik Pengolahan Kelapa Terintegrasi memiliki kapasitas pengolahan hingga 300.000 butir kelapa per hari dengan produk utama berupa Medium Chain Triglycerides (MCT), tepung kelapa, dan arang aktif yang ditujukan untuk pasar domestik maupun ekspor. Sementara itu, Pabrik Pengolahan Pala akan memproduksi Oleoresin standar premium yang menjadi bahan baku penting bagi industri makanan, kosmetik, dan farmasi dunia.



Bahwa kedua proyek tersebut merupakan investasi strategis bernilai kurang lebih Rp.640.000.000.000 yang diproyeksikan mampu menyerap sekitar 10.000 tenaga kerja, sehingga memberikan peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi daerah, serta penguatan sektor hilirisasi komoditas unggulan di Kabupaten Maluku Tengah.


Sehubungan dengan hal tersebut, kami menyatakan:

1. Mendukung sepenuhnya pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Maluku Tengah karena diyakini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan pembangunan ekonomi Maluku secara berkelanjutan.


2. Mendukung sepenuhnya keberadaan PTPN I Regional 8 sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan proyek dimaksud, mengingat kontribusinya yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.


3. Menegaskan bahwa dukungan terhadap perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) bukanlah bentuk penjualan, pelepasan, maupun penghilangan hak-hak adat yang kami miliki.


Dukungan tersebut diberikan atas dasar kesadaran bahwa program ini memiliki manfaat besar bagi pembangunan daerah dan pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.


4. Berharap agar PTPN I Regional 8 dan seluruh pihak yang terlibat menjadikan berbagai pengalaman dan dinamika yang pernah terjadi pada masa lalu sebagai bahan evaluasi bersama, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, pendidikan anak negeri, pemberdayaan masyarakat adat, serta berbagai kesepakatan yang pernah dibangun sejak masa PNP, PTP XXVIII hingga PTP XIV, sehingga persoalan-persoalan serupa tidak terulang kembali pada pelaksanaan proyek saat ini.


5. Mendorong agar masyarakat adat dan masyarakat lokal menjadi prioritas utama dalam penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penerimaan manfaat langsung dari keberadaan proyek tersebut.


6. Menyambut baik pelaksanaan pembangunan dua pabrik strategis tersebut sebagai langkah maju dalam mendorong hilirisasi industri kelapa dan pala di Kabupaten Maluku Tengah serta memperkuat posisi Maluku sebagai salah satu daerah penghasil komoditas unggulan nasional.


7. Menegaskan kembali bahwa masyarakat adat Negeri Waraka, Negeri Liang, Sahulau, Samasuru dan Rumalait mendukung penuh pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Maluku Tengah karena kemanfaatannya yang besar bagi masyarakat. Kami memandang program ini sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan sebagai berkat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa melalui pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah.


Demikian pernyataan sikap ini dibuat dan disampaikan untuk menjadi perhatian semua pihak serta sebagai bentuk dukungan konstruktif masyarakat adat terhadap pembangunan nasional yang tetap menghormati hak-hak adat, nilai-nilai budaya, dan kepentingan masyarakat adat.


Pertemuan dan deklarasi ini merupakan langkah positif dalam menjaga situasi Kamtibmas di Negeri adat Kecamatan Teluk Elpaputih Kabupaten Maluku Tengah dan mendukung Program Pemerintah dalam menata Kabupaten Maluku Tengah yang lebih baik. (V374) 

Selengkapnya

Hasil Seleksi Sekkot Ambon Belum Diumumkan, Wali Kota, Masih Menunggu Pertimbangan Teknis BKN

Juni 03, 2026

Foto : Hasil Seleksi Sekkot Ambon Belum Diumumkan, Wali Kota, Masih Menunggu Pertimbangan Teknis BKN

Ambon
, Globaltimurnn.com – Polemik terkait belum diumumkannya hasil seleksi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena. Ia menegaskan bahwa proses seleksi belum selesai karena masih menunggu hasil pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Rabu (03/06/2026). 


Menurut Bodewin, seluruh tahapan seleksi yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Ambon dan Panitia Seleksi telah selesai dilaksanakan. Saat ini, proses administrasi berada di BKN sehingga pemerintah daerah hanya dapat menunggu hasil pertimbangan teknis sebelum melanjutkan tahapan berikutnya.


"Terkait hasil seleksi Sekretaris Kota Ambon, saat ini prosesnya masih berada di Badan Kepegawaian Negara. Kami menunggu hasil pertimbangan teknis dari BKN," ujarnya.


Ia mengakui proses tersebut berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. Bahkan, Pemerintah Kota Ambon telah menyampaikan surat keberatan kepada BKN sebagai bentuk respons atas keterlambatan yang terjadi.


Menurutnya, salah satu faktor yang turut memengaruhi lamanya proses adalah adanya masa libur panjang yang menyebabkan sejumlah tahapan administrasi belum dapat diproses secara maksimal.


"Kami berharap hasil pertimbangan teknis itu dapat segera diterbitkan agar proses selanjutnya bisa berjalan dan masyarakat mendapatkan kepastian," katanya.


Bodewin juga meminta masyarakat tidak membangun asumsi maupun spekulasi terkait belum diumumkannya hasil seleksi. Ia memastikan tidak ada kendala lain selain menunggu keputusan dari BKN.


"Jangan beranggapan ada masalah di tingkat pemerintah kota atau panitia seleksi. Proses ini masih berada di BKN dan kami menunggu hasilnya," tegasnya.


Sebagai jabatan strategis dalam roda pemerintahan daerah, pengisian posisi Sekretaris Kota Ambon dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kota Ambon, lanjut Bodewin, tetap berkomitmen menjaga transparansi hingga proses seleksi selesai.


Ia berharap hasil pertimbangan teknis dari BKN dapat segera diterima dalam waktu dekat sehingga nama Sekretaris Kota Ambon definitif dapat segera diumumkan kepada publik.


"Kalau hasilnya sudah diterima Panitia Seleksi, tentu akan langsung diumumkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat hasilnya sudah keluar," pungkasnya. (Za)

Selengkapnya

Selasa, 02 Juni 2026

Latihan Sebulan Penuh, Kodaeral lX Gelar Bulan Profesi Asah Profesionalisme, Kompetensi dan Kesiapsiagaan Tempur

Juni 02, 2026

Foto : Latihan Sebulan Penuh, Kodaeral lX Gelar Bulan Profesi Asah Profesionalisme, Kompetensi dan Kesiapsiagaan Tempur

Ambon
, Globaltimurnn.com - Untuk mengasah profesionalisme, kompetensi teknis, integritas, dan kesiapsiagaan tempur prajurit, Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) lX menggelar latihan sebulan penuh yang dikemas dalam Program Bulan Profesi TNl AL yang dibuka Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. pada Rabu (3/6/2026). 


"Pada hari ini, Rabu, 3 Juni 2026 pukul 10.00 Wit, Bulan Profesi TNl AL Kodaeral lX saya nyatakan dibuka," terang Komandan Kodaeral lX saat membuka Bulan Profesi TNl AL yang digelar di Dermaga Irian, Satrol Kodaeral lX, Halong, Kota Ambon, Maluku. 


Dankodaeral lX mengatakan, Bulan Profesi  TNl AL yang mengusung tema "Melalui Bulan Profesi, Prajurit Kodaeral lX unggul, modern dan berintegritas dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia" ini, merupakan program pembinaan dan pelatihan komprehensif yang dirancang untuk mengasah profesionalisme, kompetensi teknis, integritas, dan kesiapsiagaan personel.


Menurutnya, Bulan Profesi ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan dan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNl Dr. Muhammad Ali dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit serta kesiapan Alutsista TNI AL.


Kegiatan ini lanjut orang nomor satu dijajaran Kodaeral lX ini, bukan semata-mata agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari upaya pembinaan kemampuan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan guna memastikan setiap prajurit memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan tugas yang semakin kompleks.


Komandan Kodaeral lX menegaskan bahwa tantangan tugas yang dihadapi TNI AL khususnya Kodaeral lX kedepan tidak semakin ringan, tetapi semakin beragam dan membutuhkan kesiapan yang tinggi.


Dalam kondisi tersebut tambahnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan Alutsista yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengawaki, mengoperasikan, memelihara, dan mendukungnya.


Materi sebulan full yang dibagi dalam empat minggu ini antara lain diawali Briefing Awal, Pendalaman Amunisi, PEK, Procedure Miss Fire, Pendalaman Anjungan, Peperangan Dasar, VBSS, Planned Maintenance System, Banglistra, Peperangan Modern, Penembakan Anjungan, Menembak, Pos Tempur, Renang Militer, Halang Rintang, Ujian Tertulis dan Evaluasi Akhir. 


Tampak hadir dalam Upacara Pembukaan antara lain Wadan Kodaeral lX, Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi, Kapoksahli Kodaeral lX, para Asisten Dankodaeral lX, Dansatrol Kodaeral lX, Sahli C Bidang Teklog, para Komandan KRl dan KAL jajaran Kodaeral lX serta peserta latihan lainnya. (Rdks) 

Selengkapnya

Kapolsek Salahutu Pimpin Lansung Razia Miras Di Pertigaan Jalan Raya Negeri Waai

Juni 02, 2026

Foto : Kapolsek Salahutu Pimpin Lansung Razia Miras Di Pertigaan Jalan Raya Negeri Waai

Waai
, Globaltimurnn.com - Kapolsek Salahutu AKP. Arus. S. Sos memimpin lansung razia miras, yang dilaksanakan siang tadi sekitar pukul 11 : 30 Wit, bertempat di pertigaan jalan raya Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Rabu 03/06/2026


Informasi yang diterima media ini, razia miras tersebut dilaksanakan dengan sasaran KR2, KR4, maupun KR6 yang melintas dari arah Seram. 


Maksud dan tujuan dilaksanakannya razia tersebut yaitu untuk menekan tingkat peredaran miras tradisional, sekaligus dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif secara umum di Wilkum Polsek Salahutu.


Dalam giat razia tersebut ditemukan 110 (seratus sepuluh) liter Minuman Keras jenis Sopi, yang di kemas dalam 3 (tiga) karton, 1 (satu) Box Ikan, dan 1 (satu) kantong plastik hitam yang diangkut/dititip dengan menggunakan mobil Bis Ambon-Waisala  dengan Nomor Polisi : DE 7422 BU, dengan Pengemudi an. Muslan. 


Kapolsek Salahutu dan Personil menghimbau kepada para pengemudi untuk tidak mengangkut barang titipan penumpang berupa miras jenis apapun, selanjutnya 110 (seratus sepuluh) liter minuman jenis Sopi tersebut di bawah oleh personil ke Polsek Salahutu untuk diamankan sebagai barang bukti dan dimusnahkan. (V374) 

Selengkapnya

Maluku Tuan Rumah FGD APPSI 2026, Perkuat Kolaborasi Daerah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Juni 02, 2026

Foto : Maluku Tuan Rumah FGD APPSI 2026, Perkuat Kolaborasi Daerah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Ambon
, globaltimurnn.com – Provinsi Maluku menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (3/6/2026). 


Forum ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah provinsi se-Indonesia untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Dalam Sambutan Selamat Datang, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Maluku sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa Maluku tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan forum, tetapi juga rumah bersama bagi seluruh daerah yang memiliki semangat dan tujuan yang sama dalam membangun Indonesia.


Menurut Gubernur, keberagaman karakteristik, tantangan, dan potensi yang dimiliki setiap provinsi harus menjadi kekuatan untuk memperkuat kolaborasi, bukan menjadi pembatas. Ia mengibaratkan laut Maluku yang menghubungkan ribuan pulau sebagai simbol persatuan dan kerja sama antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.


“Forum ini harus menjadi ruang untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, dan solusi guna memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung agenda pembangunan nasional,” ujar Gubernur.


Ia berharap FGD APPSI 2026 dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif sekaligus mempererat hubungan antarpemerintah daerah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.


Sementara itu, Ketua Umum APPSI yang juga Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud dalam sambutan pembukaan FGD, mengatakan APPSI memiliki peran penting sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Melalui forum ini, berbagai isu strategis pembangunan dapat dibahas bersama untuk menghasilkan solusi yang efektif dan berkelanjutan.


Rudy menjelaskan bahwa APPSI Tahun 2026 mengusung tema “Memperkuat Ekosistem Orange Economy: Integrasi Sektor Pertanian, Maritim, dan Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pertumbuhan Regional.” Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap tantangan global sekaligus upaya mengoptimalkan potensi unggulan daerah.


Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada Triwulan I Tahun 2026 tumbuh sebesar 5,61 persen. Capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi nasional yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antarwilayah dan pengembangan sektor-sektor produktif.


“Integrasi sektor pertanian, maritim, dan ekonomi kreatif harus diwujudkan dalam kebijakan dan program nyata yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Rudy.


Melalui FGD ini, APPSI diharapkan dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang memperkuat posisi daerah sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menjadi jembatan aspirasi daerah kepada pemerintah pusat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Ketua Dewan Pakar APPSI Prof. Ryaas Rasyid, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Prof. Muchlis Hamdi, unsur Forkopimda Maluku, Direktur Eksekutif APPSI Ismiati, Sekretaris Daerah Maluku, para narasumber, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, serta tamu undangan lainnya. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT