globaltimurnn.com
Deskripsi gambar



Kamis, 27 Agustus 2026

Syukuran HUT ke-80 Jalasenastri di Kodaeral IX Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Agustus 27, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., bersama Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas, menghadiri Acara Puncak Syukuran Peringatan HUT ke-80 Jalasenastri Tahun 2026 di Gedung Manggala Loka Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Kamis (27/8/2026).


Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut. Beragam penampilan seni dan kreativitas turut memeriahkan acara, mulai pemberian apresiasi kepada yang berprestasi, pertunjukan tari-tarian dan  musik yang dibawakan anak-anak TK, SD, dan SMP Hang Tuah Ambon, Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal), serta anggota Jalasenastri Kodaeral IX.


Selain menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 Jalasenastri, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Kodaeral IX dan Jalasenastri.


Syukuran tersebut juga menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Jalasenastri selama delapan dekade dalam mendampingi dan mendukung pelaksanaan tugas prajurit TNI AL.


Peran tersebut diwujudkan melalui pembinaan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya anggota, serta berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi keluarga besar TNI AL dan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral IX menyampaikan harapan agar momentum HUT ke-80 Jalasenastri semakin memperkuat soliditas dan kekompakan organisasi.


“Jalasenastri diharapkan terus menjadi organisasi yang solid, kompak, dan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung tugas kedinasan serta membina keluarga besar TNI AL, khususnya di lingkungan Kodaeral IX,” ujarnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Komandan Kodaeral IX Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi beserta Ibu, Inspektur Kodaeral IX beserta Ibu, para Pejabat Utama Kodaeral IX beserta pendamping, para Kepala Satuan Kerja beserta pendamping, serta jajaran Pengurus Jalasenastri Kodaeral IX Gabungan Koarmada RI.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti secara virtual acara puncak peringatan HUT ke-80 Jalasenastri dari Balai Samudra, Jakarta, yang dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali selaku Pembina Utama Jalasenastri dan Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali.


Dalam arahannya, Kasal menekankan pentingnya peran Jalasenastri sebagai pendamping setia prajurit sekaligus pemberi dukungan moril bagi suami dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.


Kasal juga mengingatkan seluruh anggota Jalasenastri agar mampu menjaga keseimbangan peran, meningkatkan kualitas diri, serta bijak dalam menggunakan media sosial dengan menerapkan prinsip “saring sebelum sharing”.


Peringatan HUT ke-80 Jalasenastri tahun ini mengusung tema “Jalasenastri Bersatu, Berkarya, Berdaya dan Berperan Aktif dalam Kepedulian Sosial Bersama Keluarga TNI AL Menuju Indonesia Maju.”


Tema tersebut mencerminkan tekad Jalasenastri untuk terus memperkuat persatuan dan kemandirian, meningkatkan kualitas anggota, serta memperluas kontribusi melalui kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi keluarga besar TNI AL maupun masyarakat.


Delapan puluh tahun perjalanan Jalasenastri menjadi bagian penting dari sejarah pengabdian keluarga besar TNI AL. Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi penguat semangat untuk terus berkarya, berdaya, dan berperan aktif dalam mendukung tugas TNI AL serta mewujudkan keluarga yang harmonis dan tangguh. (Rdks) 

Selengkapnya

Gubernur Maluku Tekankan Sinergi Bersama untuk Wujudkan Maluku Maju, Adil dan Sejahtera

Agustus 27, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk menindaklanjuti berbagai catatan dan rekomendasi fraksi-fraksi DPRD Provinsi Maluku dalam rangka memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan Gubernur Hendrik Lewerissa dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon, Rabu (26/8/2026).


Menurut Lewerissa, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan bentuk akuntabilitas kepala daerah dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan anggaran selama satu tahun anggaran. Karena itu, berbagai masukan yang disampaikan DPRD menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan pemerintahan dan menyusun langkah perbaikan ke depan.


“Setelah melalui tahapan pembahasan yang konstruktif, hari ini kita telah mendengar bersama pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Provinsi Maluku, yang memuat berbagai catatan dan rekomendasi yang akan menjadi atensi dan perhatian serius Pemerintah Daerah untuk ditindaklanjuti dalam rangka memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” kata Lewerissa.


Lewerissa mengatakan, Pemerintah Daerah akan terus melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap berbagai capaian kinerja pemerintahan. Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan target pembangunan dapat dicapai, mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi serta merumuskan langkah-langkah yang tepat dan solutif.


Ia mengakui tantangan pembangunan Maluku ke depan tidak ringan. Namun, Lewerissa mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dan menjadikan berbagai tantangan sebagai dorongan untuk bekerja lebih keras dalam mewujudkan kemajuan daerah.


“Tantangan yang kita hadapi saat ini dan ke depan akan semakin berat, tetapi saya optimis karena harapan akan selalu ada bagi mereka yang terus berusaha, bekerja, dan berjuang bagi Maluku tercinta,” ujarnya.


Lewerissa menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, DPRD, Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kemitraan yang kuat merupakan salah satu modal penting untuk mempercepat transformasi pembangunan Maluku menuju daerah yang maju, adil dan sejahtera.


“Saya yakin dengan sinergitas dan kemitraan yang kuat antara Pemerintah Daerah, DPRD, Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat di daerah ini kita akan mampu mewujudkan cita-cita bersama untuk mencapai transformasi menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta dukungan DPRD Provinsi Maluku dalam pembahasan dua agenda anggaran yang akan segera dilakukan, yakni Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.


Menurutnya, kedua agenda tersebut membutuhkan semangat kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, sehingga proses pembahasannya dapat berjalan efektif dan menghasilkan kebijakan anggaran yang mendukung prioritas pembangunan Maluku.


“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku atas persetujuannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025,” ungkapnya.


Menutup sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Maluku. Ia berharap momentum tersebut dapat semakin memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun Maluku.


Rapat paripurna tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku, Forkopimda Maluku atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, pimpinan perguruan tinggi, staf ahli Gubernur, para asisten Sekda serta pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Gubernur Maluku Dukung Matheos Berhitu, Atlet “Manusia Super Indonesia” Menuju Bangkok

Agustus 27, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menerima atlet atletik asal Maluku, Matheos Berhitu, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Maluku. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat dukungan Pemerintah Provinsi Maluku terhadap atlet berprestasi yang membawa nama daerah dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.Kamis (27/8/2026).


Dalam pertemuan itu, Lewerissa menegaskan bahwa atlet berprestasi harus mendapat perhatian dan pendampingan secara serius. Menurutnya, keberhasilan atlet Maluku tampil di panggung internasional merupakan kebanggaan bagi daerah sekaligus Indonesia.


“Saya mendukung atlet-atlet berprestasi tanpa terkecuali di Maluku. Begitu pun dengan saudara kita Matheos Berhitu. Saya dan masyarakat Maluku tentu bangga punya seorang seperti Matheos Berhitu,” kata Lewerissa.


Lewerissa mengaku terus mengikuti kiprah Matheos dalam berbagai kompetisi lari, baik di tingkat nasional maupun internasional.


“Saya senang sekali dan terus memantau setiap ada event lari nasional maupun internasional, Matheos selalu ikut,” ujarnya.


Karena itu, Gubernur meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku memberikan pendampingan yang serius kepada atlet-atlet berprestasi, termasuk Matheos.


“Saya minta Pak Kadis untuk mendampingi ketat atlet-atlet kita. Matheos juga harus diperhatikan dan kita terus mendukung. Pemerintah Provinsi Maluku mendukung,” tegasnya.


Lewerissa menyadari keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan olahraga. Meski demikian, ia memastikan dukungan terhadap atlet tetap diberikan, termasuk melalui dukungan pribadi.


“Fiskal keuangan daerah sama-sama kita ketahui. Sehingga bentuk support saya secara pribadi untuk mendukung langkah atlet Matheos ke depan. Saya bantu untuk pembinaan secara pribadi, dipergunakan secara bijak untuk mengharumkan nama Maluku di kancah internasional,” katanya.


Kepala Dispora Maluku Sandi A. Wattimena mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Gubernur untuk memastikan atlet-atlet berprestasi mendapat pendampingan dan ruang untuk berkembang.


“Sebagaimana amanat Bapak Gubernur Maluku, kami di Dinas Pemuda dan Olahraga akan mengawal atlet-atlet kita. Kami mendukung Matheos dan selalu memberikan ruang,” kata Sandi.


Sandi menjelaskan, cabang olahraga yang ditekuni Matheos belum terbentuk secara khusus di Maluku dan belum tercantum sebagai cabang olahraga di KONI Maluku. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengabaikan atlet yang telah menunjukkan prestasi di tingkat internasional.


“Kehadiran saya bersama Matheos dan tim official kepada Gubernur hari ini untuk melaporkan prestasi yang baru diraih bulan lalu sekaligus agenda internasional yang akan dihadapi bulan depan,” ujarnya.


Menurutnya, pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama bagi atlet yang memiliki rekam prestasi serta agenda kompetisi di tingkat internasional.


Dalam pertemuan tersebut, Matheos melaporkan prestasi terbarunya kepada Gubernur sekaligus menyampaikan persiapan menghadapi kompetisi berikutnya di Bangkok, Thailand, September 2026.


Matheos hadir bersama Kepala Dispora Maluku Sandi A. Wattimena dan tim manajemennya. Ia melaporkan keberhasilannya meraih medali emas pada 14th Sabah Masters Athletics Open Championships (SAMOC) 2026 di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, 12–14 Juni 2026.


Pada kejuaraan tersebut, Matheos tampil di nomor jalan cepat 5.000 meter kategori usia 50–54 tahun dan mencatat waktu 27 menit 08 detik. Catatan tersebut mengantarkannya ke podium tertinggi sekaligus menambah prestasi atlet Maluku di arena internasional.


“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang selalu memberikan support kepada atlet Maluku, termasuk saya secara pribadi. Dukungan beliau menjadi semangat bagi saya untuk terus berprestasi dan membawa nama Maluku di kancah internasional,” ujar Matheos.


Ia juga mengapresiasi perhatian Gubernur di tengah keterbatasan fiskal Pemerintah Provinsi Maluku.


“Saya memahami kondisi fiskal daerah yang cukup rumit. Tetapi di tengah keterbatasan itu, beliau tetap memberikan bantuan dari pribadi beliau sebagai bentuk komitmen mendukung atlet Maluku. Bagi saya, dukungan seperti ini sangat berarti,” katanya.


Menurut Matheos, perhatian tersebut bukan hanya menjadi dukungan materi, tetapi juga dorongan moral untuk terus berlatih dan berkompetisi.


Setelah meraih emas di Sabah, Matheos kini mempersiapkan diri menghadapi 24H Bangkok International Championships, bagian dari Ultra Park Run Thailand, di Bangkok pada September 2026. Ia menargetkan kembali meraih hasil terbaik sekaligus membawa nama Indonesia di ajang internasional tersebut.


Manajer Matheos Berhitu, Muhammad Fahrul Kaisuku, mengatakan pihaknya turut menyampaikan kepada Gubernur rencana branding Matheos sebagai “Manusia Super Indonesia”.


Julukan tersebut menggambarkan perjalanan Matheos yang penuh tantangan, dari pernah bekerja sebagai sopir angkot di Ambon hingga mampu berkembang menjadi atlet master yang bersaing di kompetisi internasional.


“Kami melaporkan kepada Bapak Gubernur bahwa Matheos akan kami branding sebagai Manusia Super Indonesia. Ini bukan sekadar julukan, tetapi ingin menggambarkan semangat, daya juang, dan konsistensinya dalam membawa nama Indonesia di panggung internasional,” kata Fahrul.


Ia berharap dukungan terhadap Matheos terus diberikan, baik secara moril maupun melalui dukungan kelembagaan Pemerintah Provinsi Maluku.


“Kami meminta dukungan moril dan support, baik secara pribadi maupun kelembagaan pemerintah provinsi. Karena ketika Matheos bertanding di luar negeri, yang dibawa bukan hanya nama pribadi, tetapi juga nama Maluku dan Indonesia,” ujarnya.


Matheos merupakan atlet yang telah memiliki rekam jejak panjang di dunia atletik jarak jauh. Lahir di Ambon, 4 Desember 1972, ia mengawali karier sebagai sprinter sejak usia 15 tahun sebelum beralih ke nomor ultra marathon.


Perjalanan tersebut dilalui dengan perjuangan panjang. Ia pernah bekerja sebagai sopir angkot sembari berlatih secara mandiri hingga kemudian menjadi atlet binaan Kodam XVI/Pattimura.


Pada 2016, Matheos menjuarai Ultra Lintas Sumbawa 320 kilometer. Lima tahun kemudian, pada 2021, ia kembali mencuri perhatian setelah menempuh 2.234 kilometer melintasi Semenanjung Malaysia selama sekitar satu bulan dalam Ultra Marathon Peninsula Malaysia.


Pada 2024, Matheos dipercaya Kementerian Pemuda dan Olahraga menjadi ikon kategori pria dalam ajang maraton internasional di IKN.


Terbaru, medali emas nomor jalan cepat 5.000 meter pada Sabah Masters Athletics Open Championships 2026 di Malaysia semakin menegaskan konsistensinya sebagai atlet master.


Kini, tantangan berikutnya menanti di Bangkok. Di usia 53 tahun, Matheos kembali bersiap menghadapi lintasan 24 jam dengan membawa satu tekad: memberikan prestasi terbaik dan kembali mengibarkan Merah Putih di panggung internasional. (

Selengkapnya

Masjid Jamiah jadi saksi, Habib Rifqi dan Umar Kei Serukan kedamaian Hitumesing-Morela

Agustus 27, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com — Pesan perdamaian menggema dari Masjid Jamiah Negeri Hitumesing. Ketua Yayasan Ar-Rahman Ambon sekaligus Penasihat DPP Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Habib Rifqi Alhamid, S.Kom., M.Si., bersama Ketua Umum DPP FPMM Umar Kei mengajak masyarakat Negeri Hitumesing dan Negeri Morela mengakhiri perselisihan, membuang dendam, dan kembali merajut persaudaraan.


Seruan itu disampaikan saat keduanya mengunjungi masyarakat terdampak kebakaran rumah akibat persoalan antarkampung antara Hitumesing dan Morela, Kamis (27/08/2026).


Kunjungan tersebut diawali dengan koordinasi bersama para pemimpin negeri dan tokoh masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak kebakaran.


Namun, bagi Habib Rifqi dan Umar Kei, bantuan tersebut bukanlah satu-satunya tujuan kedatangan mereka. Lebih jauh, kehadiran FPMM diharapkan dapat membuka ruang komunikasi dan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghentikan konflik agar tidak berkembang menjadi dendam berkepanjangan.


Habib Rifqi menegaskan, FPMM memiliki komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat Maluku setiap kali terjadi persoalan yang membutuhkan kepedulian dan upaya bersama untuk menjaga kedamaian.


“Kami Front Pemuda Muslim Maluku, saya selaku Penasihat DPP bersama Ketua Umum, sudah berkomitmen bahwa apa pun yang terjadi di Maluku, kami ada untuk Maluku. FPMM hadir untuk Maluku,” tegasnya.


Ia mengatakan, keterlibatan FPMM dalam persoalan sosial dan konflik masyarakat bukan baru kali ini dilakukan. Sebelumnya, FPMM juga turut hadir dalam sejumlah persoalan di Maluku, termasuk ketika terjadi persoalan di Hunuth maupun konflik antara Turi dan Hutial.


Ini bukan sekali dua kali. Ketika ada kejadian di Hunuth, kami juga ikut hadir. Ketika ada persoalan antara Turi dan Hutial, kami juga hadir. Sekarang, ketika terjadi persoalan di Hitumesing dan Morela, kami juga turut hadir menyampaikan bantuan, ujarnya.


Habib Rifqi menyebut bantuan yang diserahkan merupakan bentuk belasungkawa dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi ujian.


Ia berharap bantuan tersebut setidaknya dapat meringankan beban para korban, sekaligus menjadi tanda bahwa masyarakat yang sedang menghadapi persoalan tidak berjalan sendiri.


“Kami datang untuk menyampaikan bantuan sebagai bentuk belasungkawa. Harapan kami, kehidupan antarkampung yang sedang bertikai ini dapat kembali membaik dan hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi,” katanya.


Sebelum bantuan diserahkan, Habib Rifqi bersama Umar Kei melakukan komunikasi dengan Raja Hitumesing, Raja Morela, Ketua Latupatti Provinsi Maluku, serta sejumlah pihak terkait.


Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membicarakan kondisi masyarakat sekaligus mencari jalan agar hubungan antarkampung dapat kembali dibangun.


“Kami datang dan langsung berkoordinasi dengan para raja. Ada Raja Hitumesing dan Raja Morela. Kami duduk bersama, kemudian menyerahkan bantuan kepada korban-korban yang rumahnya terbakar agar sedikit bisa membuat mereka tersenyum di saat menghadapi ujian,” tutur Habib Rifqi.


Suasana haru dan penuh pesan persaudaraan kemudian terlihat ketika kegiatan dilanjutkan dengan doa dan saling bersalaman di Masjid Jamiah Negeri Hitumesing.


Habib Rifqi menjadikan momen tersebut sebagai simbol bahwa perselisihan harus dihentikan dan digantikan dengan semangat saling memaafkan.


“Biarkan tempat dan jalan ini menjadi saksi bahwa hari ini kita menunjukkan ketulusan untuk saling memaafkan. Kita buang semua dendam dan kita rajut kembali persaudaraan yang abadi, persaudaraan yang luar biasa,” ungkapnya.


Menurut Habib Rifqi, masyarakat harus menyadari bahwa konflik hanya akan meninggalkan luka apabila tidak segera diselesaikan melalui komunikasi dan sikap saling memaafkan.


Ia mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, sesama orang beriman merupakan saudara dan ketika terjadi perselisihan, kewajiban bersama adalah mendamaikannya.


“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. Fa aslihu dzata bainikum, maka damaikanlah antara dua orang yang sedang berselisih,” ujarnya.


Habib Rifqi juga mengajak masyarakat menjadikan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperbanyak kebahagiaan, memperkuat persaudaraan, serta menjauhi tindakan yang dapat melahirkan kesedihan dan permusuhan.


“Di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini, jangan kita membuat sesuatu yang membuat orang lain sedih. Mari kita ciptakan kebahagiaan dan kedamaian,” pesannya.


Sementara itu, Ketua Umum DPP FPMM Umar Kei menegaskan bahwa penyelesaian persoalan tidak boleh berhenti pada perbaikan rumah warga yang terdampak.


Menurutnya, kerusakan fisik memang harus dipulihkan, tetapi yang lebih penting adalah memperbaiki hubungan antarmasyarakat agar konflik tidak kembali terulang.


“Saya berharap hari ini bukan hanya rumah-rumah yang dibangun kembali. Setelah rumah dibangun, kita juga harus duduk bersama untuk berdamai,” ujar Umar Kei.


Ia mengingatkan, apabila rumah diperbaiki tetapi akar persoalan tidak diselesaikan, maka konflik berpotensi kembali terjadi.


Kalau habis dibangun kemudian bertikai lagi, lalu terjadi lagi dan dibangun lagi, itu percuma. Karena itu, saya datang bukan hanya memberikan bantuan. Saya meminta agar setelah ini tokoh pemuda, tokoh adat, dan tokoh agama duduk bersama untuk mencari kesimpulan damai, tegasnya.


Umar Kei bahkan mendorong agar proses perdamaian dilakukan di masjid dengan mempertemukan tokoh-tokoh dari kedua negeri.


Kalau kita mau damai, kita pilih masjid. Kita duduk bersama di dalam masjid dan kita nyatakan secara bersama-sama bahwa kita berdamai, katanya.


Ia juga berharap tidak ada lagi rasa sungkan ataupun gengsi antara kedua pihak untuk bertemu. Menurutnya, hubungan kekeluargaan harus menjadi modal utama untuk menyelesaikan persoalan.


“Jangan lagi ada rasa malu untuk bertemu. Kita semua adalah keluarga,” ujarnya.


Umar Kei menyatakan kesiapannya untuk ikut membantu mempertemukan para pihak, termasuk mendorong agar Raja Hitumesing dan Raja Morela dapat duduk bersama dalam satu forum perdamaian.


Seruan yang disampaikan Habib Rifqi dan Umar Kei mendapat penekanan bahwa perdamaian tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata.


Tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama, serta para pemimpin negeri diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun komunikasi dan memastikan masyarakat tidak kembali terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana.


Habib Rifqi juga mengingatkan bahwa perubahan menuju kehidupan yang lebih baik harus dimulai dari masyarakat itu sendiri.


Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka terlebih dahulu mengubah keadaan mereka sendiri. Karena itu, perubahan harus kita mulai dari diri kita dan dari masyarakat kita, tegasnya.


Bagi FPMM, momentum kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal untuk membuka lembaran baru. Bantuan kepada korban menjadi bentuk kepedulian, sementara doa, saling bersalaman, dan ajakan untuk duduk bersama menjadi simbol kuat bahwa perdamaian masih menjadi harapan bersama.


Habib Rifqi berharap masyarakat Hitumesing dan Morela dapat kembali hidup berdampingan secara aman dan harmonis, tanpa membawa dendam masa lalu kepada generasi berikutnya.


“Insya Allah, ini menjadi awal perdamaian. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan menjaga persaudaraan kita semua,” pungkasnya. (Za)

Selengkapnya

Hadir di Tengah Masyarakat, Kopda Reddy Michael Siwi Bantu Padamkan Kebakaran Kebun Warga

Agustus 27, 2026


HALUT
, Globaltimurnn.com — Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali dibuktikan oleh Kopda Reddy Michael Siwi, anggota Kodim 1508/Tobelo, yang sigap turun langsung membantu penanggulangan kebakaran lahan kebun kelapa milik Bapak Jhoni Lieke di Desa Tanjung Niara, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara. Kamis (27/8/2026).

 

Saat kejadian berlangsung sekitar pukul 10.35 WIT, Kopda Reddy baru saja selesai melaksanakan tugas piket dan berada di rumah. Terdengar bunyi ledakan dari arah kebun, ia tanpa ragu segera berlari menuju sumber suara dan mendapati sekumpulan pohon bambu di tengah kebun telah terbakar. Tanpa menunggu perintah, ia langsung bergabung bersama warga yang telah lebih dulu berada di lokasi, bahu-membahu memadamkan api menggunakan alat seadanya guna mencegah kobaran api merambat lebih luas.

 

Ketika 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil suplai air beserta 12 personel Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 11.04 WIT, Kopda Reddy tetap berdiri di garis depan, terus bekerja sama dengan tim pemadam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.45 WIT.

 

Kebakaran yang berjarak hanya sekitar ±50 meter dari pemukiman warga ini diduga dipicu oleh gesekan batang bambu kering. Berkat gerak cepat warga dan tindakan sigap Kopda Reddy sebelum tim Damkar tiba, api tidak sempat merambat ke pemukiman dan tidak menimbulkan korban jiwa. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Catatan Fraksi Golkar Di Paripurna DPRD Provinsi Tuai Sorotan

Agustus 27, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Rapat Paripurna DPRD Maluku baru-baru ini menjadi panggung transparansi sekaligus alarm kritis bagi semua di Maluku, dan kini menuai sorotan tajam di publik.


Sikap Fraksi Golkar yang menerima LPJ Gubernur 2025 dengan 14 catatan keras adalah cermin dari realitas pahit yang sedang dihadapi daerah ini.


Bukan sekadar formalitas politik, ini adalah representasi dari suara rakyat yang haus akan kepastian dan kesejahteraan.


Perlu diakui, kursi Gubernur Maluku saat ini dihuni oleh sosok yang mewarisi gunung es persoalan.


Beban utang daerah yang menumpuk dari era sebelumnya menjadi bayang-bayang kelam yang membatasi ruang gerak fiskal Pemerintah Provinsi.


Dari informasi terpercaya yang diterima media ini dari sumber terpercaya mengungkapkan" Data menunjukkan utang kepada pihak ketiga dan kewajiban tahunan mencapai angka yang fantastis, mencapai ratusan miliar rupiah, ditambah temuan utang-utang tersembunyi yang terus bermunculan. Ungkap sumber yang enggan namanya di mediakan


Pasalnya" Ini adalah warisan yang tidak ringan, Di saat APBD 2025 bahkan mencatatkan defisit di beberapa kabupaten dan target PAD turun signifikan, bayar utang jadi prioritas yang mengorbankan ruang pembangunan Namun, di tengah kesulitan operasional yang ekstrem itulah, kita melihat keteladanan dan keberanian politik Gubernur Hendrik Lewerissa.


Alih-alih menutup-nutupi atau menyalahkan keadaan, ia mengambil langkah berani dan transparan dengan memerintahkan audit menyeluruh atas proyek dan utang era sebelumnya.


Ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum yang patut diapresiasi. Ia tidak sedang menikmati jabatan, tetapi sedang membereskan kekacauan yang ditinggalkan.


Bayangkan, di satu sisi ia harus memutar otak mencari solusi atas kesulitan dana operasional, di sisi lain ia berani membuka Pandora's box untuk mengembalikan kepercayaan publik.


Narasi bahwa Gubernur Lewerissa kalah berani karena memilih opsi pinjaman daerah dibandingkan efisiensi anggaran seperti di daerah lain perlu diluruskan.


Konteksnya berbeda, Efisiensi anggaran membutuhkan ruang fiskal yang juga sedang terhimpit oleh kewajiban pembayaran utang lama.


Menambah utang baru dengan perencanaan matang, transparan, dan akuntabel justru bisa menjadi obat untuk membuka jalan bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan, asalkan pemanfaatannya tepat sasaran. Ini adalah pilihan sulit yang membutuhkan keberanian, bukan kelemahan.


Kita semua berharap agar 14 catatan keras dari Fraksi Golkar, mulai dari kualitas belanja, peningkatan PAD, hingga kesiapan SDM menyambut Blok Masela, menjadi bahan bakar bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras.


Jangan sampai megaproyek bernilai triliunan rupiah itu hanya menjadi tontonan, sementara putra-putri daerah hanya menjadi penonton atau buruh di tanah sendiri, Ini adalah momen emas yang tidak boleh disia-siakan.


Dikatakan-nya" Kepada Gubernur Hendrik Lewerissa, tetaplah teguh, Rakyat Maluku adalah pengawal terbaik bagi pemimpin yang jujur dan berani.


Kerja keras membereskan beban utang dan membenahi tata kelola keuangan ini adalah fondasi bagi masa depan Maluku yang lebih baik.


Menurutnya" Tetap Dukung langkah-langkah strategisnya, karena ia sedang berjuang bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk menyelamatkan marwah daerah dan masa depan generasi Maluku. Pungkasnya  


Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi pihak Fraksi Golkar, media ini terus menunggu konfirmasi Fraksi Golkar dan klarifikasinya. (V374)

Selengkapnya

Medan Berat Tak Surutkan Tekad Koramil Galela & Damkar Padamkan Api di Pune

Agustus 27, 2026


HALUT
, Globaltimurnn.com – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di wilayah Desa Pune, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, pada hari Senin, 24 Agustus 2026. Informasi dari warga menyebutkan api pertama kali terlihat di kawasan lahan kebun warga setempat, namun hingga saat ini sumber cause belum dapat dipastikan.

 

Langkah penanganan yang dilaksanakan yakni pada pukul 15.00 WIT, personel Koramil 1508-02/Galela bersama Polsek Galela telah tiba di lokasi kejadian. Tanpa menunggu lama, mereka langsung bergabung bersama warga masyarakat untuk melakukan upaya pembatasan laju kobaran api agar tidak semakin meluas.

 

Pada pukul 16.00 WIT, satu unit kendaraan pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Halmahera Utara tiba di lokasi untuk memperkuat penanganan. Akan tetapi, kondisi lokasi yang berbatu serta tiupan angin yang terus berhembus menjadi kendala serius sehingga proses pemadaman berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

 

Menyadari situasi belum membaik, pada pukul 20.15 WIT dikirimkan penambahan satu unit kendaraan Damkar guna mempercepat penundukan api. Hingga pukul 21.00 WIT, kobaran api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Personel Koramil Galela beserta jajaran Damkar Halmahera Utara tetap berada di lokasi dan terus berjuang hingga situasi benar-benar aman.

 

Kesulitan utama yang dihadapi tim gabungan terletak pada kondisi medan berbatu yang sulit dijangkau serta hembusan angin yang cukup kencang. Meski demikian, kerja sama erat antara unsur TNI dan pemadam kebakaran tetap berjalan tanpa terhenti demi melindungi kawasan milik warga dari kerugian yang lebih besar. (𝐆𝐈𝐎).

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT