globaltimurnn.com

Kamis, 07 Mei 2026

Warga Binaan Lapas Wahai Tekuni Budidaya Buncis dan Tomat untuk Bekal Kemandirian

Mei 07, 2026

Foto : Warga Binaan Lapas Wahai Tekuni Budidaya Buncis dan Tomat untuk Bekal Kemandirian

Wahai
, Globaltimurnn.com – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai tekuni perawatan bibit buncis dan tomat di area lahan pertanian Lapas, Kamis (7/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian program pembinaan kemandirian guna bekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis di bidang pertanian dan agribisnis selama jalani masa pidana.


Proses perawatan dilakukan secara intensif mulai dari penyemaian, penyiraman, hingga pemupukan rutin agar bibit dapat tumbuh optimal dan hasilkan panen berkualitas.


Petugas yang mengawasi kegiatan, George Riupassa, menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan untuk memastikan Warga Binaan memahami teknik budidaya yang baik dan benar. “Kami mendampingi mereka mulai dari proses penyemaian hingga perawatan. Fokus utama kami adalah memastikan Warga Binaan memahami teknik pertanian yang tepat agar hasil panen nantinya berkualitas,” ujar George.


Salah satu Warga Binaan yang terlibat aktif, DS, mengaku kegiatan pertanian memberi pengalaman baru sekaligus menjadi ruang pembelajaran yang bermanfaat. “Saya belajar banyak tentang cara menjaga kelembapan tanah dan menangani hama. Kegiatan ini membuat waktu kami di sini lebih bermanfaat dan menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat nanti,” katanya.


Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty Mouw, mengatakan pemilihan komoditas buncis dan tomat didasarkan pada nilai ekonomi serta kemudahan perawatan yang sesuai dengan kondisi iklim setempat.


“Kami memilih tanaman yang masa panennya relatif singkat namun memiliki nilai jual yang baik. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga memahami peluang usaha yang dapat dikembangkan setelah bebas nanti,” tuturnya.


Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, menegaskan bahwa program pertanian merupakan bagian dari pembinaan yang berorientasi pada perubahan dan pemberdayaan Warga Binaan. “Lapas bukan hanya tempat menjalani pidana, tetapi juga ruang pembelajaran dan pembinaan. Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat serta mampu kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan produktif,” ungkapnya.


Program pembinaan kemandirian ini mendapat dukungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai kegiatan pertanian di Lapas Wahai menjadi langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan berbasis keterampilan. “Lapas Wahai menunjukkan komitmen dalam mengembangkan pembinaan kemandirian yang produktif. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan sehingga Warga Binaan memiliki bekal keterampilan dan kepercayaan diri saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Saat ini, ribuan bibit buncis dan tomat terus dirawat dengan target panen dalam beberapa bulan ke depan. Hasil panen nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan internal lapas maupun kebutuhan masyarakat sekitar. (Za)

Selengkapnya

Perketat Deteksi Dini, Lapas Wahai Tes Urine dan Cek Kesehatan Tahanan Baru

Mei 07, 2026

Foto : Perketat Deteksi Dini, Lapas Wahai Tes Urine dan Cek Kesehatan Tahanan Baru

Wahai
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai lakukan skrining kesehatan dan tes urine terhadap satu orang Tahanan baru, Kamis (07/05/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini pastikan kondisi kesehatan Tahanan sekaligus cegah penyalahgunaan narkotika ke dalam lingkungan Lapas.


Pemeriksaan berlangsung di klinik Lapas Wahai dengan melibatkan petugas kesehatan dan jajaran pengamanan. Tahanan baru menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari pengecekan tekanan darah, riwayat penyakit menular, hingga pengambilan sampel urine.


Petugas Kesehatan Lapas Wahai, Dayu, menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan prosedur wajib yang diterapkan kepada setiap Tahanan baru. “Kami melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi kesehatan Tahanan sejak awal. Jika ditemukan indikasi penyakit ataupun hasil tes urine yang positif, kami dapat segera melakukan langkah penanganan medis dan pengawasan lebih lanjut,” ujar Dayu.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, menegaskan bahwa skrining kesehatan dan tes urine menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan. “Skrining ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan lingkungan Lapas tetap sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kami tidak ingin ada potensi gangguan kesehatan maupun pengaruh narkotika yang masuk dari luar,” tegasnya. Ia menambahkan, deteksi dini menjadi salah satu upaya preventif yang terus diperkuat guna mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang kondusif. 


Langkah tersebut juga mendapat dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan prosedur penerimaan Tahanan secara disiplin dan konsisten di seluruh satuan kerja Pemasyarakatan. “Saya menginstruksikan seluruh jajaran Pemasyarakatan di Maluku untuk memperketat skrining bagi Warga Binaan maupun Tahanan baru. Hal ini penting untuk memastikan setiap individu yang masuk dalam sistem Pemasyarakatan berada dalam pengawasan kesehatan yang baik dan bersih dari narkoba,” ujarnya. (Za)

Selengkapnya

Wujudkan Lingkungan Asri, Prajurit Kodam XV/Pattimura Bersihkan Sampah Di Kota Ambon

Mei 07, 2026

Foto : Wujudkan Lingkungan Asri, Prajurit Kodam XV/Pattimura Bersihkan Sampah Di Kota Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Meski diguyur rintik hujan, ratusan prajurit Kodam XV/Pattimura turun ke jalan menggelar aksi "Jumat Berkah", Jumat (8/5/2026). Program ini merupakan instruksi langsung Pangdam XV/Pattimura agar seluruh satuan peduli terhadap kebersihan lingkungan di wilayah tugasnya.


​Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Jolly Soawa, memimpin langsung apel pengecekan. Ia berpesan agar para prajurit melaksanakan kegiatan ini dengan tulus dan ikhlas. "Laksanakan dengan hati, agar kerja keras kita menjadi nilai ibadah dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat," ujarnya.


​Lebih lanjut, Ia berharap aksi nyata para prajurit ini menjadi contoh bagi warga. Tujuannya adalah menggugah hati masyarakat Ambon agar lebih proaktif dan peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

Aksi pembersihan oleh para prajurit ini dibagi ke dalam empat sektor yakni, ​Sektor 1 dari Jembatan Bank Mandiri sampai ujung Pasar Ikan, ​Sektor 2 dari ujung Pasar Ikan sampai Jembatan Pantai Losari, Sektor 3 dari Jembatan Pantai Losari sampai SPBU Bensin dan sektor 4 dari SPBU Bensin sampai SPBT Bensin.


​Dalam aksi ini, diperkirakan 3 ton sampah dari berbagai saluran air dan bahu jalan berhasil diangkut para prajurit. Langkah ini sangat krusial untuk memastikan aliran drainase lancar dan menjaga lingkungan kota tetap bersih dan nyaman.


Melalui program berkelanjutan ini, Kodam XV/Pattimura berkomitmen menjaga kebersihan kota agar tetap asri. Harapan besarnya, kehadiran prajurit di tengah masyarakat dapat memastikan Kota Ambon selalu menjadi tempat yang bersih, nyaman, dan sehat. (Rdks) 

Selengkapnya

Sinergi Ketahanan Pangan: Yonif 865/SM Bersama Dinas Pertanian SBB Panen Jagung di Waisarissa

Mei 07, 2026

Foto : Sinergi Ketahanan Pangan: Yonif 865/SM Bersama Dinas Pertanian SBB Panen Jagung di Waisarissa

Waisarissa
, Globaltimurnn.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Batalyon Infanteri (Yonif-TP) 865/Satria Manewata melaksanakan panen raya jagung di lahan produktif Kompi Yonif, Waisarissa, pada Jumat (8/5).


​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapten Inf. Dipta Chandra Oktovian, S.T.Han, mewakili Komandan Batalyon, dengan menggandeng jajaran dari Dinas Pertanian Kabupaten SBB. 


Panen ini merupakan hasil dari program pemanfaatan lahan tidur yang dikelola oleh prajurit bersama masyarakat sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian pangan daerah.


​Kolaborasi TNI dan Pemerintah Daerah ​Dalam penyampaiannya, Kapten Inf. Dipta Chandra Oktovian menegaskan bahwa keberhasilan panen ini tidak lepas dari bimbingan teknis Dinas Pertanian SBB serta kerja keras para prajurit di lapangan.


​"Kegiatan ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. 


Kami ingin menunjukkan bahwa lahan di sekitar pangkalan dapat dioptimalkan untuk menghasilkan komoditas pangan berkualitas, yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh satuan maupun masyarakat," ujar Kapten Dipta di sela-sela kegiatan panen merupakan Peningkatan Ekonomi Lokal, sehingga Perwakilan dari Dinas Pertanian SBB memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Yonif 865/SM. 


Pihak dinas menilai komoditas jagung yang dihasilkan memiliki kualitas yang sangat baik dan layak untuk dipasarkan maupun dijadikan bibit unggul kembali.


Poin-poin utama dari kegiatan ini meliputi:

​Optimalisasi Lahan: Mengubah lahan kosong di sekitar Kompi menjadi area produktif.


​Edukasi Pertanian: Menjadi sarana belajar bagi prajurit dan warga mengenai teknik penanaman jagung yang efektif.


​Ketahanan Pangan: Mendukung program nasional dalam menjaga ketersediaan stok pangan di tingkat lokal.


​Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan hasil panen secara simbolis. 


Diharapkan, langkah yang diambil oleh Yonif 865/Satria Manewata ini dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain di Kabupaten SBB untuk bersama-sama menjaga kedaulatan pangan nasional. Tutupnya (Yan) 

Selengkapnya

Pemkot Ambon Perkuat Literasi Digital dan Edukasi Bijak Bermedia Sosial bagi Pelajar

Mei 07, 2026

Foto : Pemkot Ambon Perkuat Literasi Digital dan Edukasi Bijak Bermedia Sosial bagi Pelajar

Ambon
, Globaltimurnn.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kota Ambon menggelar Sosialisasi Literasi Digital bertema “Bijak Bermedia Sosial” bagi siswa MTs Negeri Ambon, Kamis (07/05/2026).


Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Plt. Asisten  Perekonomian dan Pembangunan, Rustam Simanjuntak, menegaskan bahwa digitalisasi telah memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, sehingga literasi digital menjadi penting agar pelajar mampu menggunakan teknologi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.


Dalam sambutan tersebut juga disampaikan sejumlah tantangan dunia digital seperti penggunaan AI yang harus dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar, maraknya cyber bullying, hingga penyebaran hoaks yang mengharuskan masyarakat lebih teliti dalam memverifikasi informasi sebelum membagikannya.


“Literasi digital bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan memahami, menyaring, dan menggunakan informasi secara bijak dan bertanggung jawab,” demikian kutipan sambutan Wali Kota.


Pemkot Ambon juga menegaskan komitmennya mendorong penguatan empat pilar literasi digital, yakni kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, Kepala Diskominfosandi Kota Ambon, Ronald Lekransy, turut mengingatkan pentingnya penggunaan smartphone dan perangkat digital secara bertanggung jawab demi menciptakan ruang digital yang sehat di Kota Ambon.


“Kita berharap bahwa Literasi Digital ini bisa membantu untuk memberikan sebuah proses membangun ekosistem di kota ini yang sehat terhadap pemanfaatan digital,” ujarnya.


Sementara itu, Michael Latuheru menyampaikan materi terkait peluang dan pemanfaatan internet secara positif untuk mendukung kreativitas dan pengembangan diri generasi muda di era digital. 


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Plh Kepala MTs Negeri Ambon, Muhammad Rizal, yang menyampaikan terima kasih kepada Pemkot dan Diskominfosandi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai upaya edukasi positif bagi para siswa. (Za)

Selengkapnya

Wattimena Lepas 461 Jamaah Haji Ambon 2026, Pesan Persaudaraan dan Doa untuk Kota Manise Menggema

Mei 07, 2026

Foto : Wattimena Lepas 461 Jamaah Haji Ambon 2026, Pesan Persaudaraan dan Doa untuk Kota Manise Menggema

Ambon
, Globaltimurnn.com – Suasana haru dan penuh khidmat mewarnai pelepasan 461 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Ambon tahun 2026 yang dipimpin langsung Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, dalam kegiatan silaturahmi di Gedung Azhari, Senin (04/05/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Ambon, Ketua Lasqi Kota Ambon, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Ketua MUI Kota Ambon, serta sejumlah tokoh Muslim di Kota Ambon.


Dalam sambutannya, Wattimena menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kesempatan yang diterima para jamaah untuk memenuhi panggilan Allah SWT ke Tanah Suci. Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan hati, iman, mental, dan kesehatan.


“Ibadah haji adalah perjalanan suci yang penuh makna. Tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Karena itu, syukuri kesempatan ini dengan menjaga niat, kesehatan, dan kebersamaan,” ujar Wattimena.


Ia berharap seluruh rangkaian persiapan yang telah dijalani para jamaah, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pembinaan mental dan manasik, dapat menjadi bekal penting dalam menjalankan seluruh prosesi ibadah haji dengan baik dan lancar.


Wattimena juga mengingatkan para jamaah untuk disiplin menjaga kondisi fisik di tengah padatnya aktivitas selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, menjaga pola makan, waktu istirahat, serta rutin mengonsumsi vitamin menjadi hal penting agar jamaah tetap sehat dan kuat selama menjalankan ibadah.


“Jangan abaikan kesehatan. Atur pola makan, cukup istirahat, dan saling mengingatkan antarjamaah agar semua bisa menjalankan ibadah dengan maksimal,” pesannya.


Selain soal kesehatan, orang nomor satu di Kota Ambon itu menekankan pentingnya nilai persaudaraan dan solidaritas selama menjalankan ibadah. Ia meminta para jamaah untuk saling membantu, menjaga kekompakan, dan menunjukkan citra baik masyarakat Ambon di Tanah Suci.


“Tunjukkan bahwa jamaah asal Ambon adalah jamaah yang tertib, santun, saling menolong, dan menjaga persaudaraan,” katanya.


Sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah, Pemerintah Kota Ambon turut memberikan uang saku sebesar Rp1 juta kepada setiap jamaah calon haji. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan jamaah selama berada di Tanah Suci.


Tak hanya itu, pemerintah kota juga memastikan dukungan penuh melalui fasilitas transportasi dan pendampingan agar seluruh jamaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah dengan khusyuk.


Menutup sambutannya, Wattimena menitipkan pesan khusus kepada seluruh jamaah agar turut mendoakan Kota Ambon selama berada di Tanah Suci.


“Tolong doakan Kota Ambon agar selalu aman, damai, dijauhkan dari bencana, dan masyarakatnya hidup dalam persaudaraan,” ungkapnya penuh harap.


Pelepasan ini menjadi momentum penuh makna, sekaligus wujud perhatian Pemerintah Kota Ambon terhadap para tamu Allah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Harapannya, seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur. (Za)

Selengkapnya

Wali Kota Ambon Tegaskan Air Bersih Jadi Fokus Utama, ASN Diminta Tingkatkan Pelayanan Publik

Mei 07, 2026

Foto : Wali Kota Ambon Tegaskan Air Bersih Jadi Fokus Utama, ASN Diminta Tingkatkan Pelayanan Publik

Ambon
, Globaltimurnn.com – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, untuk menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam membenahi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya persoalan air bersih yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah kota.


Saat memimpin upacara Hardiknas di Balai Kota Ambon, Senin (04/05/2026), Wattimena menyoroti kondisi Ambon yang memiliki curah hujan tinggi, namun masih mengalami keterbatasan distribusi air bersih bagi masyarakat.


Menurutnya, optimalisasi pelayanan PDAM Tirta Yapono harus menjadi perhatian serius agar masyarakat dapat menikmati akses air bersih secara merata.


“Curah hujan di Ambon sangat tinggi, tetapi masyarakat masih kesulitan mendapatkan air bersih. Ini menjadi tanggung jawab bersama yang harus segera ditangani,” tegasnya.


Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Ambon terus mendorong peningkatan pelayanan melalui kolaborasi antara PDAM Tirta Yapono dengan pihak Citraland guna memperluas jaringan distribusi air ke kawasan permukiman warga.


Wattimena berharap kerja sama tersebut dapat menghadirkan lebih banyak titik layanan air bersih sepanjang tahun 2026, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terjawab secara bertahap.


Selain menyoroti persoalan air bersih, dirinya juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon atas prestasi membanggakan yang diraih dalam lomba ketangkasan tingkat nasional di Palembang.


Ia turut memuji kesiapsiagaan sejumlah OPD seperti Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Kominfo yang dinilai cepat merespons berbagai laporan dan kebutuhan masyarakat.


“Pemerintah harus selalu hadir untuk masyarakat kapan pun dibutuhkan. Pelayanan tidak boleh berhenti hanya karena waktu,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Wattimena juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan semangat kolaborasi dalam membangun Kota Ambon yang lebih maju.


Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen pemerintahan.


“Setiap ASN memiliki tanggung jawab sesuai tugasnya masing-masing. Jika semua bekerja maksimal, maka pembangunan kota akan berjalan lebih baik,” katanya.


Menutup amanatnya, Wattimena menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan di Kota Ambon serta mengajak mereka terus menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan generasi bangsa.


“Guru adalah pondasi masa depan daerah dan bangsa. Teruslah mengabdi dan melahirkan generasi terbaik untuk Ambon,” pungkasnya. (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT