globaltimurnn.com

Rabu, 24 Juni 2026

DPD RI Dampingi Bupati SBB Temui Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Bahas ILASPP Di SBB

Juni 24, 2026


Jakarta
, Globaltimurnn.com - Bupati Seram Bagian Barat di dampingi Anggota DPD RI Bisri Latuconsina, Waka II DPRD SBB, Sekda Kabupaten Seram Bagian Barat, melakukan audiensi dan koordinasi dengan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri RI, La Ode Ahmad P. Bolombo, guna membahas dukungan pelaksanaan Program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) di Kabupaten Seram Bagian Barat.


Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung percepatan penetapan dan penegasan batas desa, penguatan tata kelola pemerintahan desa, penyelarasan data spasial desa, serta penanganan berbagai persoalan batas wilayah dan hak ulayat masyarakat adat yang selama ini menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Seram Bagian Barat memiliki karakteristik wilayah yang unik, dimana keberadaan desa adat, hak ulayat, dan petuanan negeri masih hidup dan menjadi bagian penting dalam sistem sosial kemasyarakatan. 


Oleh karena itu, Program ILASPP dipandang sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan kepastian batas wilayah desa, perlindungan hak-hak masyarakat adat, serta mendukung perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.


Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dan menegaskan bahwa Program ILASPP merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis data spasial yang akurat, sekaligus mendukung kebijakan Satu Peta Indonesia dan penyelesaian berbagai persoalan batas wilayah yang berpotensi menimbulkan konflik sosial maupun sengketa pemanfaatan sumber daya alam.


Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Program ILASPP melalui inventarisasi batas desa, pemetaan partisipatif wilayah adat, penguatan kapasitas aparatur desa, serta integrasi data geospasial ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah dan tata ruang wilayah.


Melalui kerja sama ini, diharapkan Kabupaten Seram Bagian Barat dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam mewujudkan kepastian batas wilayah desa yang harmonis dengan pengakuan hak ulayat masyarakat adat, sehingga mampu mendukung pengembangan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, dan investasi daerah secara berkelanjutan. (Tim) 

Selengkapnya

Sinergi PT Mattoari Cipta Pesona dan Kodam XV/Pattimura, Serahkan 4 Unit Kendaraan Serta Alkap Untuk Optimalkan Pelayanan Masyarakat

Juni 24, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Kodam XV/Pattimura menggelar acara serah terima Alat Perlengkapan (Alkap) bagi satuan Kodam dan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XV/Pattimura, yang berlangsung di Tugu Syukur Makodam XV/Pattimura, Ambon, pada Rabu (24/6/2026).

 

Acara yang berjalan khidmat ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., didampingi langsung oleh Direktur Utama PT Mattoari Cipta Pesona Feryal Muzni Siregar, Ketua Persit KCK PD XV/Pattimura Ny. Dian Triwinarto, serta dihadiri para pejabat penerima bantuan Alkap dari unsur Persit, Penerangan Kodam, dan Yayasan Persit.

 

Selain penyerahan Alkap, kegiatan ini juga meresmikan pemberian bantuan empat unit kendaraan operasional, meliputi satu unit mobil ambulans untuk Rindam XV/Pattimura, satu unit kendaraan Toyota Kijang untuk kebutuhan operasional satuan Puskodalopsdam XV/Pattimura, serta dua unit mobil "Senyum Sahabat" guna memperkuat program sosial Persit KCK PD XV/Pattimura.

 

Sebagai wujud apresiasi atas terjalinnya kerja sama strategis ini, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata secara langsung kepada Feryal Muzni Siregar selaku Direktur Utama PT Mattoari Cipta Pesona oleh Pangdam XV/Pattimura, didampingi Ketua Persit KCK PD XV/Pattimura.

 

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Mattoari Cipta Pesona Yusril Siregar menyampaikan bahwa penyerahan bantuan Alkap dan armada kendaraan ini merupakan bukti nyata kepedulian pihaknya dalam mendukung Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Kodam XV/Pattimura, agar ke depannya dapat berjalan lebih optimal serta senantiasa responsif menghadapi dinamika di lapangan.

 

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas kemitraan yang solid selama ini, dan berharap seluruh sarana operasional yang diberikan dapat memberikan manfaat seluas-luasnya demi kelancaran pengabdian jajaran Kodam XV/Pattimura kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Maluku.

 

Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura menyampaikan atas nama seluruh keluarga besar Kodam dan Persit, rasa terima kasih yang mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan nyata berupa kendaraan operasional dan Alkap tersebut. Pangdam berpesan kepada seluruh jajaran untuk senantiasa mengedepankan rasa syukur atas segala perhatian yang diterima, karena dengan rasa syukur, nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa niscaya akan dilipatgandakan bagi satuan.

 


Pangdam juga menekankan kepada seluruh personel untuk meyakini bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan pasti akan berbalas menjadi kebaikan pula, karena sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang mampu memberikan manfaat nyata bagi sesama.

 

"Melalui dukungan sarana operasional ini, diharapkan kinerja satuan dapat terus meningkat, khususnya dalam memberikan pelayanan serta meringankan kesulitan masyarakat di wilayah teritorial," ujar Pangdam.

 

Di akhir amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa Kodam XV/Pattimura merupakan satuan yang memiliki kinerja unggul dan diakui di wilayah Indonesia Timur. Rangkaian acara serah terima yang berlangsung penuh kehangatan ini kemudian ditutup secara resmi dengan kegiatan ramah tamah dan makan siang bersama Pangdam beserta prajurit, PNS, dan jajaran Persit. (Rdks) 

Selengkapnya

Prajurit Satrol Kodaeral IX Berlatih Tangani Kebakaran di Kapal Perang

Juni 24, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Prajurit Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) IX berlatih menangani kebakatan dinkapal perang dalam sesi penilaian drill Peran Kebakaran (PEK) Bulan Profesi TNl Angkatan Laut Th. 2026 di KRI Posepa-870 yang sandar di Dermaga Irian Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Rabu (24/6/2026).


Kegiatan penilaian drill PEK sebagai bagian materi dalam Bulan Profesi TNI Angkatan Laut Tahun 2026 ini, juga sekaligus sebagai upaya meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi situasi darurat kebakaran di kapal perang.


Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) yang juga Komandan KRl Dorang-874 Satrol Kodaeral lX, Letkol Laut (P) Eko Hadi mrngatakan, dalam pelaksanaan latihan ini, para prajurit dituntut untuk memahami dan menguasai prosedur penanggulangan kebakaran secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.


Materi yang dinilai lanjutnya, meliputi kesiapan personel, penggunaan alat pemadam kebakaran, teknik pemadaman, serta koordinasi antar bagian dalam situasi darurat.


Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. berharap, melalui kegiatan ini seluruh prajurit Satrol Kodaeral IX semakin terampil dan sigap dalam melaksanakan tugas-tugas penanggulangan bahaya kebakaran, sehingga mampu menjaga keselamatan personel maupun material di kapal perang. 



Kegiatan ini lanjutnya, menjadi bagian penting dalam pembinaan kemampuan tempur dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut, khususnya di jajaran Kodaeral IX. (Rdks) 

Selengkapnya

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Ambon Gelar Anjangsana Kepada Purnawirawan, Warakawuri dan Personel Sakit Menahun

Juni 24, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bentuk penghormatan, kepedulian dan perhatian kepada keluarga besar Polri yang telah memberikan pengabdian bagi institusi dan masyarakat.


Kegiatan anjangsana tersebut dipimpin oleh Kabag Ren Polresta Ambon Kompol Missionaris Nanuru  bersama personel yang tergabung dalam panitia Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengunjungi sejumlah purnawirawan Polri, warakawuri, serta personel Polri yang sedang mengalami sakit menahun di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya.


Dalam setiap kunjungan, rombongan Polresta Ambon menyerahkan bantuan sosial dan tali asih sebagai bentuk perhatian serta dukungan moril kepada para purnawirawan, warakawuri maupun personel yang sedang menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang dialami.


Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap keluarga besar Polri yang telah berjasa dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara. Selain mempererat tali silaturahmi, anjangsana juga menjadi momentum untuk memberikan semangat serta motivasi kepada para personel yang sedang sakit agar tetap kuat dan optimis dalam menjalani proses pemulihan.


Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Janet yang mewakili Kapolresta Ambon menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kasih dan memperkuat ikatan kekeluargaan dengan para purnawirawan, warakawuri, serta anggota yang membutuhkan perhatian dan dukungan.


“Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Polri akan selalu hadir dan peduli terhadap para senior, warakawuri, maupun rekan-rekan yang sedang mengalami sakit. Mereka adalah bagian penting dari perjalanan dan pengabdian Polri,” ujarnya.


Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak mewarnai setiap kunjungan. Para penerima kunjungan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polresta Ambon menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


Kegiatan anjangsana ini diharapkan semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polri serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. (Rdks) 

Selengkapnya

Antisipasi Penyakit Musiman, Rutan Ambon Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Warga Binaan di Musim Hujan

Juni 24, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Dalam rangka menjaga kesehatan warga binaan sekaligus mengantisipasi meningkatnya risiko penyakit selama musim hujan, Tim Kesehatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon menggelar pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga binaan, Rabu (24/06/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif dan deteksi dini terhadap berbagai penyakit yang kerap muncul saat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, kondisi pernapasan, serta konsultasi kesehatan bagi warga binaan yang mengalami keluhan.


Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit yang umum terjadi pada musim hujan, seperti influenza, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, pilek, hingga penyakit kulit.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian utama pihak rutan, terutama pada periode musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan.


“Musim hujan sering menjadi pemicu meningkatnya berbagai penyakit. Karena itu, Tim Kesehatan Rutan secara rutin melakukan pemeriksaan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini agar kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau dan terjaga dengan baik,” ujar Jefry.


Menurutnya, upaya menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan melalui pelayanan medis, tetapi juga dengan membangun kesadaran warga binaan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.


“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan, sehingga risiko penyebaran penyakit dapat diminimalkan,” tambahnya.


Sementara itu, Dokter Rutan Kelas IIA Ambon, dr. Edwina, menjelaskan bahwa perubahan cuaca dan tingginya kelembapan udara selama musim hujan dapat memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap berbagai penyakit.


“Pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting dilakukan agar setiap keluhan atau gejala penyakit dapat terdeteksi lebih awal dan segera mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begitu, kondisi kesehatan warga binaan dapat terus terjaga,” jelasnya.


Ia juga mengingatkan warga binaan untuk menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat yang cukup, serta segera melaporkan setiap keluhan kesehatan kepada petugas medis.


“Langkah-langkah sederhana seperti menjaga kebersihan, pola makan sehat, dan istirahat yang cukup sangat berpengaruh dalam menjaga daya tahan tubuh selama musim hujan,” katanya.


Salah satu warga binaan berinisial M.Z. mengaku terbantu dengan layanan kesehatan yang diberikan oleh pihak rutan. Menurutnya, pemeriksaan rutin tersebut memberikan rasa aman karena kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal.


“Pemeriksaan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain mengetahui kondisi kesehatan, kami juga mendapatkan edukasi tentang cara menjaga kesehatan selama musim hujan,” ungkapnya.


Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, Rutan Kelas IIA Ambon menegaskan komitmennya untuk memastikan terpenuhinya hak pelayanan kesehatan bagi seluruh warga binaan serta menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan kondusif. (Za)

Selengkapnya

Lapas Dobo dan KPU Aru Bersinergi Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Melalui Uji Petik Data Pemilih

Juni 24, 2026


Dobo
, Globaltimurnn.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo menerima kunjungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru dalam rangka pelaksanaan kegiatan Uji Petik Data Pemilih Berkelanjutan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus Lapas, sebagai upaya memastikan akurasi data pemilih dan terpenuhinya hak politik warga binaan, Rabu (24/06/2026). 


Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II tersebut dilaksanakan untuk memastikan seluruh warga binaan yang memenuhi syarat dapat terdaftar dan menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan pemilu maupun pemilihan mendatang.


Dalam pelaksanaannya, petugas KPU Kabupaten Kepulauan Aru melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih secara langsung terhadap warga binaan yang tercatat di TPS Khusus Lapas Kelas III Dobo. Proses verifikasi mencakup pengecekan identitas, pembaruan data kependudukan, hingga pendataan warga binaan yang berpotensi menjadi pemilih namun belum terdaftar dalam daftar pemilih.


Kepala Lapas Kelas III Dobo, Pieter Jan Lessy, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pemutakhiran data pemilih merupakan langkah penting untuk menjamin terpenuhinya hak konstitusional warga binaan sebagai warga negara.


“Kami mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Kepulauan Aru dalam melakukan pemutakhiran data pemilih di lingkungan Lapas. Ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama untuk memastikan hak-hak warga binaan, termasuk hak politik mereka, tetap dihormati dan dilindungi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Lessy.


Ia menegaskan bahwa meskipun sedang menjalani masa pembinaan, warga binaan yang memenuhi persyaratan tetap memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.


Melalui kegiatan uji petik ini, diharapkan data pemilih di TPS Khusus Lapas Kelas III Dobo semakin akurat, mutakhir, dan valid sehingga dapat mendukung penyelenggaraan pemilu yang demokratis, inklusif, serta menjamin tidak ada warga binaan yang kehilangan hak pilihnya.


Sinergi antara Lapas Kelas III Dobo dan KPU Kabupaten Kepulauan Aru ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kualitas data pemilih sekaligus memperkuat pelaksanaan demokrasi yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. (Za)

Selengkapnya

Perhatian Pusat untuk Maluku Makin Nyata, Masela Bergerak dan Pengawasan Tambang Diperketat

Juni 24, 2026


Ambon, Globaltimurnn.com – Pemerintah pusat dinilai semakin menunjukkan keseriusannya dalam mendorong pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral di Maluku. Komitmen tersebut terlihat melalui penguatan penegakan hukum pertambangan hingga percepatan proyek strategis nasional Blok Masela yang selama puluhan tahun dinantikan masyarakat, Hal itu disampaikan Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Michael Wattimena, saat melakukan kunjungan kerja di Ambon, Rabu (24/6/2026).


Menurutnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memiliki perhatian besar terhadap Maluku dan berkomitmen memastikan kekayaan sumber daya alam daerah ini dapat dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.


Salah satu langkah strategis yang mendapat sorotan adalah pembentukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian ESDM. Kehadiran direktorat baru tersebut dinilai menjadi tonggak sejarah dalam penguatan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran di sektor energi dan pertambangan.


Wattimena menjelaskan, selama hampir 80 tahun perjalanan Kementerian ESDM, baru pada era kepemimpinan Bahlil Lahadalia dibentuk struktur khusus yang fokus pada penegakan hukum di lingkungan kementerian.


Yang lebih membanggakan, kata dia, pemerintah memberikan kepercayaan kepada putra terbaik Maluku, Rilke Jeffri Huwae, sebagai Direktur Jenderal Gakkum pertama.


Hal ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Maluku. Dalam sejarah Kementerian ESDM, beliau tercatat sebagai Dirjen Gakkum pertama dan yang memimpin adalah putra daerah Maluku. Ini menunjukkan kualitas sumber daya manusia Maluku mampu bersaing dan dipercaya di tingkat nasional," katanya.


Selain penegakan hukum, Wattimena juga menyoroti perkembangan proyek migas raksasa Blok Masela yang selama lebih dari dua dekade menjadi harapan besar masyarakat Maluku.


Menurutnya, proyek tersebut sempat berjalan lambat selama sekitar 25 tahun. Namun sejak Bahlil Lahadalia menjabat Menteri ESDM, pemerintah mulai mengambil langkah tegas untuk memastikan proyek strategis nasional itu segera direalisasikan.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerbitan surat peringatan kepada pengelola proyek agar mempercepat tahapan pengembangan yang selama ini tertunda.


"Dalam waktu yang relatif singkat mulai terlihat progres yang selama ini ditunggu masyarakat. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk memastikan proyek strategis nasional tidak terus tertunda," ujarnya.


Ia mengungkapkan, pemerintah saat ini tengah mempersiapkan tahapan penting menuju realisasi proyek, termasuk agenda groundbreaking yang kemungkinan dilaksanakan pada Juli 2026.


Wattimena menilai penguatan penegakan hukum pertambangan dan percepatan Blok Masela menjadi sinyal positif bahwa Maluku kini semakin mendapat tempat dalam agenda pembangunan nasional.


Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung berbagai program pemerintah agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.


"Kita berharap penataan pertambangan, penguatan penegakan hukum, dan percepatan Blok Masela menjadi pintu masuk kebangkitan ekonomi Maluku. Potensi daerah ini sangat besar dan harus dikelola untuk kemakmuran rakyat," tegasnya.


Menurut Wattimena, keberhasilan pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral tidak hanya diukur dari besarnya investasi yang masuk, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.


Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, akademisi, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan kekayaan alam Maluku dapat menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. 

(Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT