globaltimurnn.com


Jumat, 10 April 2026

Wujud Kondusifkan Situasi Kamtibmas Di SBB Tetap Aman, Satlantas Polres SBB Gelar Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong

April 10, 2026

Foto : Wujud Kondusifkan Situasi Kamtibmas Di SBB Tetap Aman, Satlantas Polres SBB Gelar Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong

SBB
, Globaltimurnn.com - Dalam rangka mengantisipasi aksi balap liar, penggunaan knalpot brong, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya, Satuan Lalu Lintas Polres Seram Bagian Barat melaksanakan kegiatan patroli malam di sejumlah titik wilayah hukum Polres SBB.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 10–11 April 2026, mulai pukul 20.30 WIT hingga 02.00 WIT, dengan sasaran wilayah Kecamatan Kairatu Barat, Kecamatan Kairatu, serta daerah sekitarnya.


Adapun rute patroli meliputi Mako Polres SBB – Waisarisa – Nuruwe – Waipirit – Gemba – Kairatu – Kelapa Dua – Pakarena, kemudian kembali melalui jalur Kairatu – Gemba – Waipirit – Kamal – Waisarisa hingga kembali ke Mako Polres SBB.


Patroli tersebut dipimpin oleh Aipda M. Rifan Wasahua bersama dua personel lainnya, yakni Brigpol Albert C. Tebiary dan Briptu R. E. Hatalaibessy.


Dalam pelaksanaan patroli, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong). Pengendara diketahui berinisial L.H. (33), seorang warga Dusun Pakarena, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.


Secara umum, kegiatan patroli malam berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol.


Sementara itu, AKP Jhon R. Soplanit selaku Kasihumas Polres Seram Bagian Barat menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Kegiatan patroli malam ini bertujuan untuk menekan potensi balap liar, penggunaan knalpot brong, serta gangguan kamtibmas lainnya. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Jhon.


Ia juga menegaskan bahwa masyarakat dilarang berkendara dalam keadaan mabuk atau di bawah pengaruh minuman keras (miras), karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selengkapnya

​Wujudkan Kepedulian Sosial, TP PKK Provinsi Maluku Gelar Aksi Pengobatan Gratis di Ambon

April 10, 2026

Foto : ​Wujudkan Kepedulian Sosial, TP PKK Provinsi Maluku Gelar Aksi Pengobatan Gratis di Ambon

Ambon
, Globaltimurnn.com - Menandai peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku menyelenggarakan aksi bakti sosial berupa pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis bagi masyarakat. 

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Kudamati ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Ibu Maya Beby Lewerissa.

​Dalam sambutannya, Ibu Maya Beby Lewerissa menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bukti nyata kehadiran PKK di tengah masyarakat.


​"Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian TP PKK terhadap masyarakat. Momentum HKG PKK bukan hanya sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bergerak, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama," ujar Ibu Maya.


Aksi sosial ini menyasar warga di lingkungan RT 01 dan RW 02 Kelurahan Kudamati, dengan melibatkan sinergi tenaga medis dari berbagai instansi kesehatan, antara lain:

-​RSU dan RSKD Provinsi Maluku

-​Rumah Sakit Tulehu Umarela

-​Puskesmas Airsalobar

​Selain memberikan pelayanan kesehatan kuratif (pengobatan), kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara kader PKK dengan warga, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

​Ibu Maya juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak, baik dari unsur pemerintah, mitra kerja, maupun para kader PKK yang telah bekerja dengan penuh dedikasi demi terlaksananya kegiatan ini.

​"Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk terus meningkatkan peran PKK dalam pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan yang berkelanjutan," tambahnya sebelum secara resmi membuka kegiatan tersebut.


Melalui layanan kesehatan gratis ini, diharapkan beban masyarakat dapat diringankan sekaligus menjadi sarana edukasi akan pentingnya pola hidup sehat. Semoga sinergi antara TP PKK, tenaga medis, dan seluruh lapisan masyarakat ini terus terjaga, demi mewujudkan keluarga Maluku yang lebih sehat, sejahtera, dan tangguh di masa depan. (Rdks)

Selengkapnya

Ir. Untung Sangadji. MH: Bukan Karena Bisa Berkata, Tapi Karena Mau Berjalan, Catatan Dari Inamosol Untuk Maluku

April 10, 2026

Foto : Ir. Untung Sangadji. MH: Bukan Karena Bisa Berkata, Tapi Karena Mau Berjalan, Catatan Dari Inamosol Untuk Maluku

SBB
, Globaltimurnn.com - Ada jenis kepemimpinan yang lahir dari ruang ber-AC, penuh angka-angka politik dan janji manis. 


Namun ada pula jenis kepemimpinan yang lahir dari luka di daerah, dari utang yang diwariskan tanpa malu, dan dari beban yang tak semestinya ia pikul sendirian.


Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, adalah tipe pemimpin yang kedua.


Banyak yang tidak tahu, Pemimpin daerah ini mulai bertugas bukan dengan pesta, melainkan dengan duka defisit yang ditinggalkan masa lalu. 


Hutang macet yang semestinya dilunasi oleh periode sebelumnya, nyata-nyata membelenggu kas daerah. 


Sejumlah proyek tertahan, Operasional pemerintahan terancam, Namun di tengah sesak itu, ia tidak memilih media sebagai tempat curhat. Ungkap Untung Sangaji kepada media ini lewat pesan whatsapp-nya dari tanah seberang nan jauh dimato


Kata Untung" Ia memilih meja kerja, kalkulator, dan keberanian untuk memangkas habis belanja yang tidak esensial, Ia tidak merayakan pelantikan gubernur dengan dana kas daerah yang memebani, ia menggunakan dana pribadi untuk acara pelantikannya. 


Ia restrukturisasi utang secara diplomatis dan teknis dalam diam. Ia memastikan gaji pegawai tak telat, program dasar rakyat tetap berjalan, dan kepercayaan publik tidak runtuh. Jelas Untung


Pasalnya" Inilah seni bertahan yang tak diajarkan di sekolah tinggi mana pun, memerintah di atas puing-puing fiskal, namun tetap membangun istana harapan.


Namun prestasi sebesar apa pun di atas kertas akan luntur jika tidak dibumikan, Dan di sinilah Gubernur Hendrik Lewerissa menuliskan sejarah yang tak akan pernah bisa dihapus oleh waktu. Ujarnya


Untung menambahkan" Sejarah mencatat, semenjak Indonesia merdeka, tak pernah ada seorang gubernur pun yang menginjakkan kaki di pedalaman desa di Kecamatan Inamosol, bahkan Bupati pun belum pernah menginjakan kakinya di daerah ini, sungguh miris! Medannya ekstrem. 


Jalan tak layak, Sinyal tak ada, Waktu seolah berhenti, Namun beliau datang, Bukan dengan konvoi mewah, bukan dengan karpet merah, bukan pula dengan janji yang menguap, Ia datang dengan sepatu berlumpur, menumpangi mobil 4x4 tua yang dikemudikan oleh Thomas Sahetapy. Sebut Untung


Didesa Rumberu ia duduk di kursi kayu yang reyot, mendengar isak tangis ibu-ibu yang anaknya belum pernah melihat pejabat setingkat gubernur seumur hidup mereka. 


Ia datang bukan untuk foto dan pencitraan, tapi untuk mendengar suara hati masyarakat desa. 


Dan yang lebih penting dari sekadar mendengar adalah aksi nyata yang langsung ia kerjakan, Tidak ada jeda panjang, tidak ada birokrasi bertele-tele, Tiga hari setelah kunjungan bersejarahnya pada tanggal 22 Maret 2026, tepatnya pada tanggal 25 Maret 2026, Dinas PUPR bersama Balai Jalan dan Jembatan sudah turun ke lapangan untuk melakukan survei menyeluruh di Kecamatan Inmosol. 


Mereka memetakan satu per satu ruas jalan yang rusak, menjembatani mana yang ambruk, dan titik-titik mana yang selama puluhan tahun membuat warga terisolasi dari dunia luar.  


Tidak berhenti di situ, Dengan cepat, Gubernur Lewerissa langsung berkoordinasi dengan kementerian terkait di Jakarta. 


Ia mengajukan secara khusus agar perbaikan jalan di Inamosol masuk dalam skema proyek jalan Inpres, sebuah program strategis nasional yang peruntukannya sangat selektif. 


Ia memperjuangkan Inamosol, wilayah yang selama ini menjadi titik buta pembangunan, untuk pertama kalinya mendapatkan alokasi anggaran dari pusat. 


Ini bukan sekadar janji kampanye. Ini adalah kecepatan reaksi seorang pemimpin yang benar-benar hadir, Bukan hanya hadir secara fisik, tetapi hadir dalam kebijakan, hadir dalam keputusan, dan hadir dalam aksi nyata yang mengubah hidup rakyatnya.


Itu bukan sekadar kunjungan kerja. Itu adalah penebusan dosa sejarah yang dilakukan oleh satu-satunya gubernur yang berani masuk dan kemudian segera bertindak untuk membangun tempat yang bahkan tak berani disebut dalam laporan pembangunan selama puluhan tahun.


Di luar itu semua, mari kita lihat fakta-fakta lainnya, Dalam kurun waktu kepemimpinannya kurang dari 2 tahun sejak February 2025 hingga April 2026, Gubernur Hendrik Lewerissa telah berhasil mencatatkan sejumlah prestasi yang patut dicatat, baik keberhasilan fisik maupun no fisik. 


Keberhasilan Non-Fisik: 

Pertumbuhan Ekonomi Melampaui Nasional, Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Maluku mencapai 5,54 persen secara tahunan di bawah kepemimpinannya. 


Angka ini melampaui rata-rata nasional yang tercatat 5,39 persen, Ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti bahwa kebijakan fiskal yang prudent dan penguatan sektor unggulan berbasis kelautan mulai membuahkan hasil.


Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Naik ke Kategori Tinggi 

IPM Maluku tahun 2025 meningkat menjadi 74,09 poin dari sebelumnya 73,40 poin pada 2024, Kenaikan ini membawa Maluku masuk dalam kategori Tinggi untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.


Transparansi Anggaran yang Terjaga:

Di tengah tekanan efisiensi anggaran nasional, Gubernur Lewerissa memastikan pengelolaan APBD dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab, Setiap rupiah dibelanjakan untuk manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Inflasi Terkendali dalam Rentang Ideal:

Melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), inflasi Maluku tetap terjaga dalam rentang target nasional, menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.


Meritokrasi dalam Birokrasi:

Salah satu terobosan penting adalah penerapan sistem meritokrasi dalam pengisian jabatan eselon II, memastikan hanya pejabat berkapasitas dan berintegritas yang menduduki posisi-posisi kunci.


Keberhasilan Fisik

Proyek Strategis Nasional Blok: Masela Dimulai Proyek migas raksasa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar akan memasuki tahap konstruksi, diperkirakan akan menyerap 15.000 hingga 20.000 tenaga kerja saat beroperasi penuh, dengan prioritas bagi putra-putri daerah.


Pasar Tepi Laut Batu Merah sebagai Pusat Ekonomi Baru:

Pembangunan Pasar Batu Merah di Kota Ambon ditargetkan selesai dalam 18 bulan, dilengkapi 597 kios dan delapan unit pujasera, mengusung konsep waterfront city yang modern dan ramah.


Bantuan Rumah Layak Huni Meningkat Drastis:

Program bedah rumah di Maluku melonjak dari hanya 81 unit pada tahun 2025 menjadi 2.998 unit pada tahun 2026, sebuah lompatan yang luar biasa dalam pemenuhan hak dasar atas hunian layak.


Penguatan Kawasan Perbatasan:

Prioritas utama diberikan pada transformasi 19 pulau kecil terluar di Maluku menjadi "sabuk kemakmuran" pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus titik pertahanan maritim.


Sinkronisasi SDA dengan Pertahanan Maritim:

Pendekatan baru yang menyatukan kebijakan ekonomi, infrastruktur, dan keamanan laut, dengan penindakan tegas terhadap penangkapan ikan ilegal serta pemberdayaan masyarakat pesisir.


Di tengah semua kebisingan politik yang mencoba merendahkan, satu fakta tetap berdiri kokoh, Hanya satu Gubernur dalam sejarah kemerdekaan Indonesia yang menyentuh tanah Inamosol.  


Hanya satu yang memikul utang masa lalu namun tak pernah mengeluh di depan publik, justru membawa pertumbuhan ekonomi melampaui nasional, IPM naik ke kategori tinggi, dan meluncurkan proyek-proyek raksasa yang akan mengubah wajah Maluku untuk generasi mendatang. 


Namanya Hendrik Lewerissa. Dia mungkin tak banyak bicara, Tapi sejarah, waktu, data BPS, aksi nyata di Inamosol, dan hati rakyat Maluku khususnya mereka yang di pinggiran telah bersaksi bahwa Dia adalah pemimpin yang datang ketika semua jalan buntu, dan pergi meninggalkan jejak yang takkan pernah mati. Tutup Untung  (V374) 

Selengkapnya

Imigrasi Ambon Gabung di Bazar UMKM, Edukasi Layanan Sambil Dukung Warga Binaan

April 10, 2026

Foto : Imigrasi Ambon Gabung di Bazar UMKM, Edukasi Layanan Sambil Dukung Warga Binaan

Ambon
, Globaltimurnn.com – Semarak Bazar UMKM Warga Binaan se-Maluku semakin meriah dengan kehadiran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon. Partisipasi ini bukan sekadar hadir, melainkan wujud nyata kolaborasi antar instansi dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung di halaman Lapas Kelas IIA Ambon, Jumat (10/04/2026), ini menjadi momentum tepat bagi Imigrasi Ambon untuk mempererat tali silaturahmi dan koordinasi dengan jajaran pemasyarakatan serta pemerintah daerah.

 

Selain mengikuti acara seremonial, tim Imigrasi Ambon juga memanfaatkan momen ini untuk melakukan pendekatan publik. Mereka aktif membagikan brosur dan memberikan informasi terkait berbagai layanan keimigrasian.

 

Mulai dari prosedur pembuatan paspor, persyaratan dokumen perjalanan, hingga layanan digital lainnya dijelaskan secara ringkas dan jelas. Tujuannya agar masyarakat semakin paham dan tidak lagi kesulitan saat mengurus keperluan administrasi kewarganegaraan.

 


Dalam kesempatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon diwakili langsung oleh jajaran pejabat struktural dan staf. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan dalam menjalin hubungan baik dengan sesama institusi negara demi pelayanan publik yang lebih baik.

 

“Partisipasi ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung kegiatan lintas sektor. Kami ingin memastikan informasi layanan bisa menjangkau masyarakat lebih luas lagi,” ungkap perwakilan tim.

 


Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan. Diharapkan, sinergi yang terjalin hari ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus terjaga dan diperkuat ke depannya.

 

Dengan koordinasi yang baik antar instansi, pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah Maluku tentu akan semakin optimal dan mudah diakses. (Za) 

 

Selengkapnya

Kalapas Wahai Optimistis, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar, Siap Bersaing di Level Nasional

April 10, 2026

Foto : Kalapas Wahai Optimistis, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar, Siap Bersaing di Level Nasional   

Ambon
Globaltimurnn.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan komitmen kuatnya untuk terus mengembangkan potensi ekonomi warga binaan. Meski terletak di wilayah yang cukup terpencil di ujung Seram Utara, semangat untuk menembus pasar luas tak pernah surut.

 

Hal ini disampaikannya usai menghadiri dan memamerkan karya unggulan dalam Bazar UMKM Warga Binaan se-Maluku di Halaman Lapas Kelas II Ambon, Jumat (10/04/2026).

 

Dalam ajang tersebut, Lapas Wahai membawa berbagai hasil karya yang menjadi kebanggaan. Tidak hanya menonjolkan sisi seni melalui ukiran khas dan Fable Art (seni batu), mereka juga menampilkan kekuatan kuliner berupa olahan UMKM seperti keripik tempe dan aneka produk berbahan dasar kacang hijau.

 

“Pameran ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan kreativitas mereka. Ini bukti nyata bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya indah, tapi juga bernilai ekonomi tinggi,” ujar Tersih kepada awak media.

 

Menurutnya, pengembangan produk-produk ini sangat selaras dengan program prioritas Pemerintah Kota Ambon yang saat ini gencar mendorong penguatan sektor UMKM dan perekonomian masyarakat.

 

“Kami ingin hasil karya ini menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan arah pembangunan daerah, warga binaan juga harus bisa berkontribusi nyata,” tegasnya.

 

Tersih mengakui bahwa letak Lapas Wahai yang berada di daerah terpencil menjadi tantangan tersendiri dalam hal distribusi dan promosi. Namun, kondisi tersebut justru memicu semangat untuk bekerja lebih keras.

 

“Meski secara geografis kami berada di lokasi yang cukup jauh, namun partisipasi dan kontribusi kami harus tetap maksimal. Kami optimis bisa terus berpartisipasi aktif, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tambahnya penuh keyakinan.

 

Ia pun berharap, melalui wadah seperti ini, produk warga binaan semakin dikenal luas dan mampu bersaing secara sehat di pasar, sekaligus menjadi bekal kemandirian mereka kelak. (Za) 

 

Selengkapnya

Karya Rutan Ambon Mempesonakan, Dari Miniatur Kapal Seni Hingga Kuliner Lezat

April 10, 2026

Foto : Karya Rutan Ambon Mempesonakan, Dari Miniatur Kapal Seni Hingga Kuliner Lezat

Ambon
, Globaltimurnn.com – Stand Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Ambon menjadi salah satu pusat perhatian dalam gelaran Bazar UMKM Pemasyarakatan se-Maluku. Beragam hasil karya kreatif warga binaan ditampilkan memukau, membuktikan bahwa di balik jeruji besi, kreativitas dan keterampilan terus diasah hingga menghasilkan produk bernilai tinggi.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, memaparkan bahwa pihaknya menghadirkan berbagai andalan yang memadukan nilai seni dan potensi alam.

 

“Kami menampilkan kerajinan tangan unik dari tempurung kelapa yang dibentuk menjadi miniatur kapal dan berbagai ornamen estetik lainnya. Selain itu, ada juga kerajinan indah berbahan dasar kerang. Tidak hanya barang, kami juga menyajikan kuliner seperti aneka kue dan mie yang siap dinikmati pengunjung,” ujar Jefry, Jumat (10/04/2026).

 

Seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil pembinaan keterampilan yang dilakukan secara berkelanjutan di dalam rutan. Jefry menegaskan, kesuksesan warga binaan dalam menciptakan karya-karya ini tidak lepas dari dukungan dan pendampingan luar biasa dari ibu-ibu Persatuan Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Maluku.

 

Produk-produk ini disiapkan khusus sebagai bentuk promosi kepada masyarakat luas, agar semakin dikenal dan dihargai.

 

Meskipun yang ditampilkan di bazar adalah produk-produk yang lebih ringkas dan mudah dibawa, Jefry mengungkapkan bahwa Rutan Ambon sebenarnya memiliki potensi karya yang jauh lebih besar.

 

“Sebenarnya kami juga mampu memproduksi furnitur besar seperti sofa, kursi tamu, hingga set meja makan. Namun karena keterbatasan ruang, tidak semua bisa kami bawa. Tapi tenang, kalau ada pesanan khusus dari masyarakat atau instansi, kami siap produksi sesuai kebutuhan,” jelasnya.

 

Ini membuktikan bahwa kemampuan warga binaan sangat beragam dan siap memenuhi kebutuhan pasar.

 

Melalui partisipasi ini, Rutan Ambon ingin menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk berkarya dan mandiri. Jefry berharap kegiatan bazar seperti ini tidak hanya berjalan sesaat.

 

“Kami berharap ini bisa jadi agenda tahunan. Selain untuk promosi, ini juga menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus meningkatkan kualitas karya. Harapannya, ilmu ini menjadi bekal ekonomi yang kuat saat mereka nanti kembali ke masyarakat,” pungkasnya. (Za)

Selengkapnya

Update Ops SAR Hari Kedua di Sekitar Perairan Pulau Saparua, Roy Souhoka Belum Ditemukan

April 10, 2026

Foto : Update Ops SAR Hari Kedua di Sekitar Perairan Pulau Saparua, Roy Souhoka Belum Ditemukan

Saparua
, Globaltimurnn.com Kepala Kantor SAR Ambon menyampaikan, memasuki hari kedua Ops SAR, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian korban disekitar Perairan Pulau Saparua. 


Sejak pukul 7 pagi Tim SAR Gabungan dikerahkan menyisir sejumlah titik koordinat sesuai SAR MAPS yang sudah ditentukan. 


Upaya Pencarian korban terus dilakukan walau ditengah hujan dan kabut disekitar Perairan Pulau Saparua. 


Hingga sore hari Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban, selanjutnya Ops SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Ops SAR hari ketiga. Sabtu, 11-04-2026


Sebelumnya, nelayan bernama Roy Souhoka berusia 41 tahun dilaporkan terjatuh dari longboat di sekitar Perairan Desa Haria, Kabupaten Maluku Tengah. 


Kejadian tersebut sempat terlihat oleh nelayan setempat dan juga sudah melakukan pencarian namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban. 


Informasi tersebut kemudian di teruskan oleh Ibu Camat Saparua ke Comm Centre Basarnas Ambon guna bantuan SAR pada hari Kamis, 9 April 2026.


Operasi melibatkan berbagai Unsur SAR diantaranya Basarnas, Camat Saparua, Polsek Saparua, dan Masyarakat setempat.


Sementara Alut dan Palsar yang digunakan Diantaranya, RBB Kansar Ambon dan longboat Masyarakat 


Kondisi Cuaca dilaporkan Hujan Ringan, Angin dari Barat Daya hingga Barat 20 Knots dan Tinggi Gelombang Rendah 0,5 M. 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT