globaltimurnn.com

Jumat, 07 Agustus 2026

Soroti Bentrok di Dobo, Widya Pratiwi Serukan Masyarakat Jaga Persaudaraan dan Tolak Provokasi

Agustus 07, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PAN, Widya Pratiwi, S.H., menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden bentrok antarwarga yang terjadi di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, yang mengakibatkan sedikitnya dua warga mengalami luka-luka.


Atas peristiwa tersebut, Widya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan sikap menahan diri, menjaga ketenangan, serta tidak mudah terpancing oleh berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memperburuk situasi keamanan.


Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Kepulauan Aru yang bergerak cepat dalam mengendalikan kondisi di lapangan. Menurutnya, langkah penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan agar mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.


"Maluku sejak dahulu dikenal dengan semangat hidup orang basudara yang menjunjung tinggi persaudaraan dan kebersamaan. Nilai-nilai itu harus terus kita rawat dan jadikan pegangan dalam menghadapi setiap persoalan," ujar Widya.


Politisi PAN tersebut menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan musyawarah, bukan dengan tindakan kekerasan yang hanya akan menimbulkan korban dan merusak keharmonisan sosial.


"Saya mengimbau seluruh masyarakat Dobo untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memicu konflik. Mari kita percayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum, sembari bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, dan kedamaian di Bumi Jargaria," tutupnya. (Za)

Selengkapnya

Taruna Bhakti Akademi TNI 2026 Tanamkan Karakter dan Semangat Bela Negara kepada Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual

Agustus 07, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual, Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) lX mendukung penuh pelaksanaan Program Taruna Bhakti Akademi TNI Tahun 2026 yang diselenggarakan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual, Provinsi Maluku. 


Kegiatan tersebut berlangsung sejak 3–7 Agustus 2026 dengan menghadirkan lima Taruna Akademi TNI beserta satu perwira pendamping untuk memberikan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, bela negara, serta keterampilan kepramukaan kepada para siswa.


Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan kedatangan rombongan Taruna Akademi TNI di Bandara Karel Sadsuitubun, Kabupaten Maluku Tenggara, yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Tual, Kolonel Laut (P) Mochammad Achnaf, CTMP., M.Tr. Opsla, didampingi para Perwira Staf.


Turut hadir dalam penyambutan antara lain Pastor Pelayan Militer dan Kepolisian Indonesia Kolonel Sus Yosep Maria M.B., Dandim 1503, perwakilan Danlanud D.Dumatubun, serta Kepala Bandara Karel Sadsuitubun.


Selama lima hari pelaksanaan, para Taruna didampingi personel Staf Teritorial (Ster) Lanal Tual memberikan berbagai materi kepada 99 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA di Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual.


Materi yang diberikan meliputi pembinaan karakter dan kepribadian, Wawasan Nusantara, Bela Negara, keterampilan kepramukaan, latihan baris-berbaris, permainan membangun kekompakan, pemeriksaan kerapian, hingga praktik mendirikan tenda darurat menggunakan ponco.


Selain kegiatan pembelajaran di kelas dan lapangan, para siswa juga memperoleh kesempatan berdialog dan mengikuti sesi testimoni bersama Taruna Akademi TNI sebagai bentuk motivasi untuk menumbuhkan semangat belajar, disiplin, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air.


Komandan Lanal Tual bersama jajaran Perwira Staf juga melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Maluku di Kota Tual sekaligus menghadiri penutupan kegiatan Taruna Bhakti Akademi TNI Tahun 2026 pada Jumat (7/8). 


Dalam sambutannya pada acara penutupan, Komandan Lanal Tual mewakili Komandan Kodaeral lX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H.,M.H.menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.


Menurutnya, Program Taruna Bhakti merupakan wujud nyata kontribusi Akademi TNI dalam mendukung program Sekolah Rakyat melalui pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, berjiwa nasionalis, serta memiliki semangat bela negara.


Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual beserta jajaran juga menyampaikan penghargaan atas kehadiran para Taruna Akademi TNI yang telah memberikan pengalaman belajar yang inspiratif bagi para peserta didik.


Seluruh rangkaian kegiatan Taruna Bhakti Akademi TNI Tahun 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.


"Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme, serta semangat kebersamaan dapat terus tertanam dalam diri para siswa sebagai bekal membangun masa depan bangsa," pungkasnya. (Rdks)

Selengkapnya

Sambut Muktamar VIII, ICMI Gelar Seminar Nasional Ketahanan Pangan Berbasis Kepulauan di Kairatu SBB

Agustus 07, 2026


Kairatu
, globaltimurnn.com – Menjelang perhelatan akbar Muktamar VIII Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Majelis Wilayah (MPW) ICMI Maluku sukses menggelar Seminar Nasional Pra-Muktamar VIII Tahun 2026. Bertempat di Kairatu Beach, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, seminar yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026) ini mengusung tema strategis: "Membangun Konektivitas dan Memperkuat Ketahanan Pangan dalam Perspektif Provinsi Kepulauan".  

​Rangkaian acara diawali dengan prosesi adat dan kebudayaan Maluku berupa persembahan Tari Sawat sebagai bentuk penghormatan bagi para tamu VIP dan peserta yang hadir.  

​Dalam sambutannya, Ketua Umum MPW ICMI Maluku, Dr. Ruslan H. S. Tawari, M.Si, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan wujud kontribusi nyata para cendekiawan dalam memetakan arah pembangunan daerah berbasis kepulauan, khususnya dalam menjaga kedaulatan pangan. Senada dengan hal tersebut, Bendahara Umum MPP ICMI, H. Andi Irman Patiroi, SE., MM, yang hadir mewakili Ketua Umum MPP ICMI, memberikan arahan strategis mengenai pentingnya sinergi nasional dalam menghadapi tantangan logistik dan pangan di wilayah pesisir dan kepulauan.  


Resmi Dibuka dengan Pemukulan Tifa

​Seminar nasional ini dibuka secara resmi oleh Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, M.T. Dalam pidatonya, Ir. Asri Arman menekankan bahwa karakteristik geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan menuntut adanya inovasi kebijakan pertanian dan logistik yang adaptif.  

​Sebagai simbol peresmian dan dimulainya acara, Bupati SBB bersama perwakilan Majelis Pimpinan Pusat (MPP) ICMI dan Ketua Umum MPW ICMI Maluku melakukan prosesi pemukulan alat musik tradisional tifa secara bersama-sama. Sesi seremonial ini kemudian ditutup dengan foto bersama unsur Forkopimda, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta panitia penyelenggara.  

​Kolaborasi Riset untuk Kebijakan Pertanian Berkelanjutan

​Memasuki sesi utama, seminar dipandu langsung oleh Dr. Boim Kilkoda yang merupakan Ketua Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Diskusi berjalan interaktif dengan menghadirkan perspektif dari Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, S.Si., M.Si., Ph.D, serta Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku.  

​Dari jalannya seminar, para panelis dan narasumber sepakat melahirkan sejumlah rekomendasi penting. Salah satu poin krusial yang dihasilkan adalah perlunya menempatkan riset dan inovasi sebagai fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pertanian yang berkelanjutan dan adaptif dengan kondisi geografis kepulauan. Penguatan ketahanan pangan tidak dapat berdiri sendiri, melainkan mutlak membutuhkan kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, lembaga riset, dunia usaha, organisasi cendekiawan, dan masyarakat luas.  


Acara yang berlangsung produktif dari siang hingga sore hari (13.55 - 16.50 WIT) ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada para pembicara serta dokumentasi bersama seluruh peserta seminar. Rekomendasi-rekomendasi yang lahir dari Kairatu ini nantinya akan dibawa sebagai bahan masukan strategis pada Muktamar VIII ICMI mendatang. (Yan)

Selengkapnya

Kebakaran Hutan Di RKI, TNI, Polri Gerak Cepat Padamkan Api Bersama Masyarakat

Agustus 07, 2026


SBB
, globaltimurnn.com - Kebakaran hutan yang terjadi sore ini di sekitar tepi jalan antara Desa Nuruwe dan Waisamu tepatnya perumahan KRI, sekitar pukul 12 : 30 WIT, sore ini, mengakibatkan kurang lebih dua hektar hutan ludes terbakar. Jumat 07/08/2026


Pantauan media ini, sebelum datang bantuan lain, terlihat tiga personel Polsek Waisarisa Aipda. H. Pattilouw, Aipda. A. Rangkoratat, Briptu A. Setiawan, sedang padamkan api di tengah hutan saat kobaran api sedang menggebu dibawa tiupan angin kencang.


Karena merasa tidak mampu padamkan kobaran api saat kebakaran hutan itu, personel Polsek Waisarissa lewat Kapolsek Waisarissa Ipda. Steven Ette. SH, mengirim informasi kepada Kepala Desa Nuruwe guna meminta bantuan masyarakat, tidak lama kemudian lewat Toa pemerintah Desa, masyarakat Desa Nuruwe pun berdatangan guna membantu personel Polsek padamkan api.


Bantuan masyarakat yang datang guna memadamkan kobaran api yang melalap habis hutan disekitar tepi jalan antara Desa Nuruwe dan Desa Waisamu itu, tidak mampu dipadamkan dengan peralatan seadanya, air terbatas, bahkan hanya menggunakan ranting daun mantah guna mumukul api hingga padam.


Informasi kebakaran pun sampai ke Batalyon Yunif TP 865/ SMW yang bermarkas di Desa Waisarisa bekas perusahan Jayanti Group, lansung menurunkan satu mobil tangki air berisi 5000 liter, guna membantu pemadaman api.


Mobil tangki tersebut didukung oleh sejumlah personel TNI AD Batalyon Yunif TP 865/SMW yang di pimpin lansung oleh Operasional Dankima Letda cek Arif supriyadi. 


Kehadiran mobil tangki lansung menyemprot air yang ada di tangki-nya menyapu bersih sisah api yang masih menyala dan berasap, hingga berhasil dipadamkan. 


Tidak hanya itu, Kapolsek Waisarissa pun turun lansung memimpin pemadaman kebakaran hutan tersebut, bersama salah satu anggota Babinsa, serta sejumlah personel Polsek Waisarissa dan beberapa masyarakat Desa Nuruwe. 


Hampir sejam padamkan kobaran api yang melalap habis hutan, akhirnya berhasil di padamkan oleh sejumlah personel Polri dari Polsek Waisarisa dan TNI AD dari Yunif TP 865/ SMW. (Rdks)


Selengkapnya

Kamis, 06 Agustus 2026

Sambangi SMAN 2 SBB dan SMKN 2 SBB, Gelar Giat "Polisi Mengajar" Kapolsek Waisarissa Ajak Siswa Jauhi Kenakalan Remaja

Agustus 06, 2026


SBB
, Globaltimurnn.com - Program Polisi Mengajar yang digagas oleh Kapolda Maluku merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta taat terhadap hukum dan norma yang berlaku di masyarakat.


Melalui kegiatan ini, personel Polri hadir langsung di sekolah-sekolah untuk berbagi pengetahuan, memberikan motivasi, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, semangat belajar, dan cinta tanah air kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.


Hal ini dilaksanakan Kapolsek Waisarissa Ipda. Steven Ette. SH, di dampingi Ps Kanit Binmas Polsek Waisarissa Aiptu A. Bakarbessy, Kanit Reskrim Polsek Waisarissa Aipda. Hasbulah Pattilouw, Brigpol. Sukur Astam.


Dalam setiap pertemuan, baik pada SMAN 2 SBB maupun SMKN 2 SBB, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga sikap, menghormati guru dan orang tua, membangun pergaulan yang positif, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti perundungan, penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun pelanggaran hukum lainnya yang dapat merugikan diri sendiri dan masa depan, bahkan juga siswa diajak menjauhkan diri dari miras, rokok demi capai masa depan.


Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pembimbing, dan mitra bagi dunia pendidikan. 


Melalui pendekatan yang humanis, komunikasi yang terbuka, dan suasana belajar yang interaktif, diharapkan para siswa semakin berani meraih cita-cita, memiliki karakter yang kuat, serta menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.


Sinergi antara Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.


Mari bersama mendukung Program Polisi Mengajar demi mencetak generasi Maluku yang cerdas, berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pelopor keselamatan, ketertiban, dan persatuan. Karena generasi yang baik hari ini adalah harapan Indonesia yang lebih maju di masa depan.


Saat sambangi SMAN 2 SBB, di Desa Waisamu, materi "Kenakalan Remaja" lansung di sampaikan oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Waisarissa Aiptu. A. Bakarbessy, sementara pada SMKN 2 SBB, materi Kenakalan Remaja disampaikan oleh Kapolsek Waisarissa Ipda. Steven Ette. SH.


Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08 : 00 WIT, hingga berakhir di SMKN 2 SBB sekitar pukul 12 : 00 WIT. (Rdks)

Selengkapnya

Sambut HUT Ke-81 RI, Lapas Namlea Gelar Bakti Sosial di TMP Nasluwing sebagai Wujud Penghormatan kepada Pahlawan

Agustus 06, 2026


Namlea
, Globaltimurnn.com – Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembersihan Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasluwing di Desa Ubung, Kabupaten Buru, Jumat (07/08/2026).


Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu diikuti secara gotong royong oleh seluruh jajaran Lapas Namlea. Turut hadir Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai yang bersama-sama membersihkan area makam sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa.


Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan penghargaan terhadap jasa para pejuang.


"Setelah sebelumnya kami melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada para santri, hari ini kami melanjutkan rangkaian peringatan kemerdekaan dengan membersihkan Taman Makam Pahlawan Nasluwing sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan asal Kabupaten Buru," ujarnya.


Menurut Marasabessy, keberadaan TMP menjadi simbol perjuangan bangsa yang harus terus dijaga dan dihormati oleh seluruh generasi penerus. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestariannya merupakan wujud nyata rasa terima kasih atas pengorbanan para pahlawan.


"Melalui kegiatan ini kami ingin mengingatkan bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini diraih melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk terus menghormati dan mengenang jasa-jasa mereka," katanya.


Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Namlea, Yullian H. Tomasoa, menyampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 RI di lingkungan Lapas Namlea akan diisi dengan berbagai kegiatan yang mengandung nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat nasionalisme.


Ia mengungkapkan, sejumlah agenda masih akan digelar dalam beberapa hari ke depan, di antaranya pekan olahraga, donor darah, serta berbagai kegiatan seremonial yang melibatkan jajaran petugas maupun warga binaan.


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Lapas Namlea berharap semangat kemerdekaan tidak hanya diperingati secara simbolis, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memperkuat kepedulian sosial, kebersamaan, dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa. (Za)

Selengkapnya

Gelar Pemeriksaan Setempat, Majelis Hakim PN Hunipopu Tinjau Langsung Lahan Sengketa Sertifikat 537, Desa Waimital

Agustus 06, 2026


Waimital
, globaltimurnn.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Dataran Hunipopu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menggelar sidang lokasi atau Pemeriksaan Setempat (PS) terkait perkara sengketa lahan antara pihak Penggugat, Toekidi (ahli waris dari almarhum Amad Karjo), melawan pihak Tergugat, Sumardi CS.


Sidang lapangan ini dilakukan untuk melihat secara langsung objek sengketa guna mencocokkan data yuridis yang ada di persidangan dengan kondisi fisik di lapangan.


Peninjauan Langsung Objek Sengketa

Dipimpin langsung oleh Hakim Ketua bersama para Hakim Anggota dari PN Dataran Hunipopu, rombongan pengadilan turun ke lokasi yang menjadi titik hamparan lahan Sertifikat Nomor 537 milik almarhum Amad Karjo. Kehadiran majelis hakim di lokasi ini bertujuan untuk memastikan batas-batas tanah, luas lahan, serta penguasaan objek yang selama ini menjadi materi perdebatan di ruang sidang.


Proses Pemeriksaan Setempat ini turut dihadiri oleh kedua belah pihak yang berperkara:

Pihak Penggugat: Toekidi selaku ahli waris sah dari almarhum Amad Karjo, didampingi oleh Tim Pengacara yang diketuai oleh Bpk. Djidon C Batmomolin, S.H., M.H.


Pihak Tergugat: Sumardi beserta rekan-rekan (Sumardi CS), didampingi oleh kuasa hukumnya. Jalannya pemeriksaan setempat berjalan dengan lancar dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Pengacara Penggugat, Bpk. Djidon C Batmomolin, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh jalannya Pemeriksaan Setempat berjalan dengan lancar karena semua pihak yang berkepentingan hadir di lokasi objek sengketa.


Pihak Penggugat telah menunjukkan dokumen Sertifikat Induk Nomor 537 berikut kejelasan luas serta batas-batas wilayahnya (Timur, Barat, Utara, dan Selatan). Menurutnya, batas-batas dari objek sengketa 1 hingga objek sengketa 4 tersebut juga telah diakui oleh pihak Kuasa Hukum Tergugat.


Berdasarkan fakta lapangan tersebut, Djidon menarik kesimpulan optimis bahwa gugatan pihak Penggugat telah terbukti. Ia menilai telah terjadi perbuatan melawan hukum (PMH) karena objek tanah bersertifikat milik almarhum Amad Karjo—yang hak waris tunggalnya jatuh kepada Toekidi—telah dikuasai oleh para Tergugat tanpa adanya persetujuan jual beli dari ahli waris yang sah. Pihaknya berharap agar Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini nantinya dapat menjatuhkan putusan hukum yang adil dan sesuai dengan perlindungan hak undang-undang bagi kliennya.


Fokus Pemeriksaan Majelis Hakim & Agenda Selanjutnya

Dalam peninjauan tersebut, Majelis Hakim PN Hunipopu secara cermat melakukan beberapa langkah krusial, antara lain:


Verifikasi Batas Tanah: Menunjuk dan mencocokkan batas-batas utara, selatan, timur, dan barat sesuai dengan data yang tertera pada Sertifikat Nomor 537.


Identifikasi Fisik: Memeriksa status penguasaan fisik lahan saat ini di atas objek yang disengketakan.


Sinkronisasi Alat Bukti: Menguji kesesuaian antara keterangan saksi-saksi dengan fakta hamparan tanah di lapangan.


Setelah seluruh proses identifikasi lapangan selesai dan dirasa cukup, Majelis Hakim PN Hunipopu menutup persidangan lokasi. Sidang utama akan kembali dilanjutkan pada hari Kamis pekan depan di ruang sidang PN Hunipopu dengan agenda pembuktian saksi-saksi guna memperkuat dalil-dalil gugatan yang diajukan oleh pihak Penggugat. (Yan)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT