globaltimurnn.com

Senin, 08 Juni 2026

Infrastruktur Rusak dan Sertifikat Tertahan, DPRD Ambon Akan Tinjau Perumahan BHU

Juni 08, 2026

Foto : Infrastruktur Rusak dan Sertifikat Tertahan, DPRD Ambon Akan Tinjau Perumahan BHU

Ambon
, Glibaltimurnn.com – Komisi III DPRD Kota Ambon akan melakukan peninjauan lapangan ke Perumahan Bukit Hijau Urimessing (BHU), Selasa (09/06/2026), menyusul berbagai keluhan yang disampaikan warga dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kota Ambon. Senin (08/06/2026).


Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far Far, menghadirkan perwakilan warga, pihak pengembang, perbankan, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna membahas persoalan yang telah lama dikeluhkan penghuni kawasan perumahan tersebut.


Dalam forum itu, warga memaparkan berbagai masalah yang belum terselesaikan sejak tahun 2021. Keluhan yang mencuat antara lain kerusakan jalan lingkungan, buruknya sistem drainase, minimnya penerangan jalan umum, keterbatasan pasokan air bersih, hingga belum diterbitkannya sertifikat hak milik bagi sejumlah penghuni yang telah melunasi pembayaran rumah.


Ketua RT 007/RW 001 Perumahan BHU, Helmy Sahulata, mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas umum yang dijanjikan sejak awal pembangunan hingga kini belum terpenuhi secara maksimal. Ia menyoroti kondisi jalan lingkungan yang sulit dilalui saat musim hujan akibat sistem drainase yang tidak memadai.


“Genangan air masih sering terjadi di beberapa titik dan bahkan berdampak langsung ke lingkungan rumah warga. Kondisi ini semakin diperparah karena kawasan perumahan berada di wilayah berkontur tanpa sistem pengendalian air yang memadai,” ujarnya.


Masalah lain yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air bersih. Saat ini, kebutuhan sekitar 92 unit rumah hanya ditopang oleh satu bak penampungan berkapasitas sekitar 5.500 liter, yang dinilai jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh penghuni.


Warga lainnya, Uci Solisa, meminta adanya kepastian penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini telah berulang kali disampaikan kepada DPRD maupun Pemerintah Kota Ambon.


“Meski kawasan ini belum sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah, kami adalah warga yang sah dan sudah lama menetap di sini. Kami berharap ada langkah konkret agar persoalan yang kami hadapi segera dituntaskan,” katanya.


Sorotan juga datang dari Pendeta Abeth Latuperissa yang mempertanyakan belum diterbitkannya sertifikat hak milik rumah meskipun pembayaran telah dilunasi sejak tahun 2024.


Ia mengingatkan bahwa dalam pertemuan bersama pengembang pada 21 Juni 2023 telah disepakati sejumlah komitmen, termasuk penyediaan air bersih, pembangunan jalan, drainase, dan penyelesaian sertifikat rumah.

“Sebagian besar komitmen tersebut hingga kini belum terealisasi,” tegasnya.


Menanggapi berbagai aspirasi warga, Direktur PT Matriech Cipta Anugerah, Hobarth Soselisa, menyatakan pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan persoalan yang ada. Menurutnya, pembangunan Perumahan BHU merupakan bagian dari upaya penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


Meski demikian, ia mengakui adanya sejumlah kendala teknis dan kondisi lapangan yang memengaruhi proses pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.


“Kami tetap berupaya menyelesaikan seluruh persoalan yang ada dan berharap semua pihak dapat bersama-sama mencari solusi terbaik,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Ambon, Ivonny Latuputty, menegaskan bahwa pengembang memiliki sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dokumen perizinan yang telah diterbitkan pemerintah daerah.


Kewajiban tersebut meliputi penyediaan akses jalan menuju lokasi, pengelolaan material hasil pembukaan lahan, pembangunan bangunan pengaman di kawasan berkontur, penyediaan sistem drainase yang memadai, serta penanganan dampak lingkungan selama dan setelah proses pembangunan.


Dalam rapat tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Ambon menyatakan keprihatinan terhadap kondisi yang dialami warga dan menegaskan bahwa pengembang harus bertanggung jawab memenuhi seluruh sarana dan prasarana sebagaimana yang dijanjikan kepada konsumen maupun yang tercantum dalam dokumen perizinan.


DPRD juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk menjatuhkan sanksi kepada pengembang yang tidak memenuhi kewajibannya, mulai dari peringatan tertulis, pembatasan kegiatan pembangunan, hingga pencabutan izin.


Di sisi lain, perwakilan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan fasilitas pembiayaan kepada pengembang dalam dua tahap, yakni pada tahun 2018 untuk pembangunan kawasan perumahan dan pada tahun 2021 untuk penanganan dampak longsor di lokasi tersebut.


BRI menegaskan bahwa tanggung jawab bank terbatas pada pembiayaan sesuai tujuan kredit yang diberikan. Terkait sertifikat rumah yang telah lunas, pihak bank menjelaskan bahwa setelah seluruh kewajiban Kredit Pemilikan Rumah (KPR) diselesaikan, akan dilakukan proses roya atau pelepasan hak tanggungan sehingga sertifikat dapat diserahkan kepada pemilik sesuai prosedur yang berlaku.


Menutup rapat, Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far Far, memastikan DPRD tidak akan berhenti pada tahap pembahasan semata. DPRD bersama Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Ambon akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil di lapangan.


Selain itu, DPRD juga akan menggelar rapat lanjutan dengan seluruh pihak terkait guna memastikan setiap persoalan yang disampaikan warga mendapat tindak lanjut yang jelas.


“Kami ingin memastikan seluruh pihak menjalankan tanggung jawabnya sehingga hak-hak warga dapat terpenuhi dan berbagai persoalan yang ada segera mendapatkan solusi,” tegas Harry. (Za)

Selengkapnya

Kapolresta Kendari Terima Kunjungan Tim Puslitbang Polri dalam Rangka Penelitian Fungsi Pemberantasan Korupsi dan Program Makan Bergizi Gratis

Juni 08, 2026

Foto : Kapolresta Kendari Terima Kunjungan Tim Puslitbang Polri dalam Rangka Penelitian Fungsi Pemberantasan Korupsi dan Program Makan Bergizi Gratis

Kendari
, globaltimurnn.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari menerima kunjungan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam rangka pelaksanaan penelitian mengenai optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah. Senin (8/6/2026)


Kunjungan tim peneliti tersebut diterima langsung oleh Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L. Sengka, S.I.K., M.Si., bersama para pejabat utama dan personel terkait di lingkungan Polresta Kendari.


Penelitian yang dilaksanakan Puslitbang Polri mengangkat dua tema strategis, yaitu “Optimalisasi Pelaksanaan Fungsi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Kewilayahan Ditinjau dari Aspek Sumber Daya, Mindset Personel dan Kelembagaan” serta “Optimalisasi Peran Polri dalam Mendukung Program Makanan Bergizi Gratis guna Aksi Pemenuhan Gizi Penerima Manfaat dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045.”


Tim Puslitbang Polri yang hadir dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Kombes Pol Widihandoko selaku Ketua Tim. Kegiatan penelitian diikuti oleh sejumlah pejabat dan personel yang memiliki keterkaitan langsung dengan materi penelitian, antara lain Kabagren, Kabag SDM, Kasatreskrim, KBO Satreskrim, Kanit Tipidkor, serta para penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polresta Kendari.


Dalam pelaksanaannya, tim peneliti melakukan pengumpulan data dan informasi melalui sesi diskusi, wawancara, serta pengisian instrumen penelitian guna memperoleh gambaran faktual mengenai pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di tingkat kewilayahan. Penelitian ini menitikberatkan pada aspek sumber daya manusia, pola pikir (mindset) personel, serta dukungan kelembagaan dalam menunjang efektivitas penanganan tindak pidana korupsi.


Selain itu, tim juga menggali berbagai informasi terkait peran Polri dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis dengan mengunjungi SPPG Polresta Kendari sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok penerima manfaat, guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. 


Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka menyambut baik pelaksanaan penelitian tersebut dan berharap hasil penelitian Puslitbang Polri dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi strategis bagi peningkatan kualitas kinerja Polri, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi serta dukungan terhadap program-program prioritas pemerintah.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh masukan yang komprehensif sebagai dasar penyusunan kebijakan dan strategi Polri yang lebih efektif, profesional, dan adaptif dalam menjawab tantangan tugas di masa mendatang, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin Presisi kepada masyarakat. (V374) 

Selengkapnya

Silaturahmi Pangdam XV/Pattimura Di Kajati Maluku, Bahas Kolaborasi Penegakan Hukum Dan Pengamanan Blok Masela

Juni 08, 2026

Foto : Silaturahmi Pangdam XV/Pattimura Di Kajati Maluku, Bahas Kolaborasi Penegakan Hukum Dan Pengamanan Blok Masela

Ambon
, Globaltimurnn.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan, S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., di ruang kerjanya pada Senin (8/6/2026).


Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat sinergitas antar lembaga, Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XV/Pattimura didampingi oleh Kolonel Inf Rooy Chandra Sihombing selaku Asisten Intelijen (Asintel), Kolonel Inf Nuryanto selaku Asisten Operasi (Asops), Kolonel Cpn Khoirun selaku Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam), serta Letkol Inf Ahmad Hadi selaku Komandan Detasemen Intelijen (Dandenintel).


Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku didampingi oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Datuk Rosihan Anwar, Asisten Pembinaan Cahyadi Sabri, Asisten Intelijen Diky Oktavia, Asisten Tindak Pidana Umum I Wayan Suardi, Asisten Tindak Pidana Khusus Radot Parulian, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Raden Sudaryono, Asisten Pemulihan Aset Devi F. Muskitta, Asisten Pidana Militer Kolonel Chk Satar M. Hutabarat, Asisten Pengawasan Bobby Ruswin, serta Kepala Bagian Tata Usaha Ariyanto Novindra.


Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan institusi membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan penguatan sinergi antara Kejaksaan Tinggi Maluku dan Kodam XV/Pattimura, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga di wilayah Maluku.


Salah satu fokus pembahasan adalah terkait kolaborasi dalam penegakan hukum serta dukungan pengamanan pada kawasan penambangan Blok Masela yang berada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. 


Proyek strategis nasional tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, sehingga memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelaksanaannya berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku menyampaikan bahwa Kejaksaan siap mendukung setiap upaya pengamanan investasi strategis melalui fungsi penegakan hukum, pengawasan, serta pendampingan hukum sesuai kewenangan yang dimiliki. 


Sinergi yang terjalin antara Kejaksaan dan TNI diharapkan mampu menciptakan stabilitas keamanan dan kepastian hukum yang kondusif bagi percepatan pembangunan di Maluku.


Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura menegaskan komitmen TNI untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Kejaksaan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, termasuk mendukung keberlangsungan proyek-proyek strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.


Pertemuan silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen bersama antara Kejaksaan Tinggi Maluku dan Kodam XV/Pattimura dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung keberhasilan pembangunan dan investasi strategis di Provinsi Maluku. 


Sebagai bentuk penghormatan dan penguatan hubungan kelembagaan yang telah terjalin dengan baik, kegiatan silaturahmi tersebut diakhiri dengan penyerahan cenderamata antara Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan, S.H., M.H., dan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han. (Rdks) 


Selengkapnya

Politeknik Negeri Ambon Sambut Kepemimpinan Baru, Marceau Haurissa Resmi Nahkodai Institusi hingga 2030

Juni 08, 2026

Foto : Politeknik Negeri Ambon Sambut Kepemimpinan Baru, Marceau Haurissa Resmi Nahkodai Institusi hingga 2030

Ambon
, Glibaltimurnn.com – Civitas Akademika Politeknik Negeri Ambon menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya Marceau Armstrong Filex Haurissa, S.T., M.Eng. sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon periode 2026–2030, Senin (08/06/2026). 


Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Politeknik Negeri Ambon dalam memperkuat peran pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia industri serta perkembangan teknologi di era transformasi digital.


Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, Marceau Haurissa diharapkan mampu membawa Politeknik Negeri Ambon semakin maju, meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak baik di tingkat nasional maupun internasional.


Civitas akademika Politeknik Negeri Ambon menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini dapat menjadi energi positif dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Dalam suasana penuh optimisme, seluruh unsur kampus menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program strategis yang akan dijalankan demi mewujudkan visi Politeknik Negeri Ambon sebagai perguruan tinggi vokasi yang berkualitas dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.


Pelantikan Marceau Haurissa juga dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Politeknik Negeri Ambon dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.


Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Politeknik Negeri Ambon dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan vokasi terdepan di kawasan Maluku, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.


"Selamat dan sukses atas amanah yang dipercayakan. Semoga mampu membawa Politeknik Negeri Ambon menuju prestasi yang lebih gemilang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia," demikian harapan yang disampaikan Civitas Akademika Politeknik Negeri Ambon. (Rdks)

Selengkapnya

3 Pendaki Gunung Simalopu Malteng, Alami 3 Macam Gangguan Kesehatan, Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Juni 08, 2026

Foto : 3 Pendaki Gunung Simalopu Malteng, Alami 3 Macam Gangguan Kesehatan, Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Malteng
, globaltimurnn.com - Kantor SAR Ambon bersama masyarakat setempat berhasil mengevakuasi 13 orang pendaki dari gunung Simalopu, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah, Senin dini hari 8/6/2026.


Kondisi membahayakan jiwa manusia itu diteruskan Bapak Aksel sekitar pukul 22.45 WIT meminta bantuan evakuasi. 


Kasiops Basarnas Ambon yang memimpin Operasi SAR dilokasi menyampaikan, Tim tiba di Desa Liang sekitar pukul 23.58 WIT selanjutnya berkoordinasi dengan masyarakat setempat guna pelaksanaan operasi SAR. 


Pukul 01.12 WIT Tim SAR Gabungan kemudian dibagi menjadi 3 SRU guna melakukan pendakian. Pada Pos 1, SRU 1 melaksanakan standby untuj membuka jalur komunikasi. Sementara SRU 2 dan 3 dikerahkan melakukan pendakian guna mengevakuasi seluruh korban. 


Pukul 01.53 WIT, 8 orang pendaki yang dimana terdapat 1 pendaki mengalami Hipotermia berhasil ditemukan dan langsung diberikan penanganan medis pertama oleh SRU 2.


Tak berselang lama, sekitar pukul 02.08 WIT 5 orang pendaki lainnya berhasil ditemukan oleh SRU 3 yang dimana terdapat 2 orang mengalami sesak nafas dan cedera pergelangan kaki dan diberikan pertolongan pertama. 


Setelah ketiga korban mendapat perawatan, seluruh korban kemudian dievakuasi turun. Pukul 03.30 WIT SRU 2 dan 3 berhasil sampai dengan seluruh korban pada Pos 1 dengan keadaan selamat. Tiga orang pendaki yang mengalami trable kemudian dilarikan ke RSUD Tulehu guna penanganan medis lanjutan. 


Azwan menambahkan, 13 orang pendaki tersebut diketahui melakukan pendakian pada gunung Simalopu pada tanggal 6/6 sekitar pukul 12.00 WIT. Keesokan harinya ditanggal 7/6 mereka melakukan perjalanan turun dan tepatnya pada Puncak Ewang terjadi trable pada beberapa pendaki. Alhamdulillah setelah dilaporkan dan dilaksanakan Operasi SAR seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. 


Data korban :

1. Erwin Tanamal (L/22 thn) (Mahasiswa)

2. Imanuel Perlu (L/21 thn) (Mahasiswa)

3. Axl Yudha (L/22 thn) (Mahasiswa)

4. Nova Linukru (P/22 thn) (Mahasiswa)

5. Elga Leatemia (P/27 thn) 

6. Rifaath Thatawi Hanubun (L/23 thn) (Mahasiswa)

7. Wulan  (P/22thn) (Mahasiswa)

8. Serlin Leatemia (P/25 thn) (Mahasiswa)

9. Azel Ali Bugis (L/21 thn) (Mahasiswa)

10. Aditya Prasetyo (L/21 thn) (Mahasiswa)

11. Farhan Kelian (L/23 thn) (Mahasiswa)

12. Hilda Nunumete (P/22 thn) 

13. Zadrak Uniwali (L/22 thn)


Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur diantaranya Basarnas Ambon, Masyarakat Desa Liang, dan RSUD Tulehu


Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Rdks) 

Selengkapnya

Empat Petugas Raih Predikat Pegawai Teladan, Rutan Ambon Perkuat Budaya Kerja Berintegritas

Juni 08, 2026

Foto : Empat Petugas Raih Predikat Pegawai Teladan, Rutan Ambon Perkuat Budaya Kerja Berintegritas

Ambon
, Glibaltimurnn.com – Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon dalam membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berintegritas terus diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja terbaik, empat petugas Rutan Ambon menerima penghargaan sebagai Pegawai Teladan periode Mei 2025, Senin (08/06/2026).


Penghargaan tersebut diberikan kepada Salma, Idris, Asmin, dan Niels yang dinilai berhasil menunjukkan performa kerja terbaik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, etika kerja hingga kontribusi terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menegaskan bahwa penghargaan Pegawai Teladan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari strategi organisasi dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Rutan Ambon.


"Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras pegawai yang telah memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat," ujar Jefry.


Menurutnya, budaya apresiasi menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, kompetitif, dan produktif. Dengan adanya penghargaan tersebut, setiap pegawai didorong untuk terus mengembangkan kapasitas diri serta menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.


Keempat penerima penghargaan memiliki keunggulan dan kontribusi yang berbeda-beda. Salma dinilai konsisten menunjukkan dedikasi tinggi serta komitmen kuat dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Profesionalisme dan ketekunannya dalam bekerja menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkannya meraih penghargaan tersebut.


Sementara itu, Idris memperoleh penilaian positif berkat kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi terhadap organisasi. Perannya dalam mendukung berbagai program kerja serta kemampuannya menjalankan tugas secara profesional menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.


Asmin terpilih sebagai Pegawai Teladan karena dinilai memiliki integritas dan etos kerja yang baik. Selain itu, kemampuannya membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan sesama rekan kerja turut memberikan dampak positif terhadap lingkungan kerja.


Adapun Niels menerima penghargaan berkat semangat kerja, tanggung jawab, serta konsistensi yang ditunjukkannya dalam setiap pelaksanaan tugas. Sikap positif dan dedikasi yang ditampilkan selama ini dinilai mampu menjadi inspirasi bagi pegawai lainnya.


Prosesi pemberian penghargaan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Momen tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas capaian para pegawai berprestasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat di lingkungan kerja.


Melalui program Pegawai Teladan, Rutan Ambon berharap dapat terus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada prinsip Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Saatnya Melangkah Lebih Jauh, Polnam Masuki Fase Baru Pengembangan Pendidikan Vokasi

Juni 08, 2026

Foto : Saatnya Melangkah Lebih Jauh, Polnam Masuki Fase Baru Pengembangan Pendidikan Vokasi

Jakarta
, Glibaltimurnn.com – Transformasi pendidikan vokasi di Maluku memasuki babak baru. Kepemimpinan di Politeknik Negeri Ambon (Polnam) kini resmi beralih kepada Marceau Armstrong Fillex Haurissa yang dilantik sebagai Direktur Polnam periode 2026–2030.


Pelantikan berlangsung di Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jakarta, Senin (08/06/2026), dan dipimpin langsung oleh Brian Yuliarto berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 142/M/K/2026 dan Nomor 13977/M/K/2026.


Penunjukan Marceau Haurissa menandai berakhirnya masa kepemimpinan Dady Mairuhu yang telah memimpin institusi tersebut selama dua periode. Pergantian ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah pengembangan pendidikan vokasi di Maluku yang semakin terhubung dengan kebutuhan industri dan tantangan global.

Dalam arahannya, Menteri Brian Yuliarto menegaskan bahwa jabatan kepemimpinan di perguruan tinggi bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah untuk menciptakan perubahan yang berdampak bagi masyarakat.


Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dihadapkan pada dinamika perkembangan teknologi yang sangat cepat, mulai dari kecerdasan artifisial, transformasi digital, energi masa depan, bioteknologi hingga perubahan geopolitik global. Karena itu, institusi pendidikan dituntut mampu menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.


Khusus bagi Politeknik Negeri Ambon, Menteri menilai pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional maupun daerah.

Ia menyoroti besarnya potensi Maluku di sektor kemaritiman, perikanan, pariwisata, energi, serta ekonomi berbasis sumber daya lokal yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas dan kompeten.


"Politeknik harus menjadi pusat lahirnya talenta-talenta siap kerja yang mampu berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah dan nasional," tegasnya.


Selain itu, ia mendorong Polnam untuk terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri sehingga proses pembelajaran dapat berjalan selaras dengan kebutuhan lapangan kerja. Lulusan pendidikan vokasi, lanjutnya, tidak hanya dituntut siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha, menghadirkan inovasi, dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.


Menteri juga menekankan pentingnya budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalisme, kolaborasi, dan inovasi sebagai fondasi utama dalam membangun institusi pendidikan yang unggul dan berkelanjutan.


Pada kesempatan yang sama, apresiasi turut diberikan kepada Dady Mairuhu atas pengabdian dan kontribusinya selama memimpin Polnam. Berbagai capaian yang diraih selama dua periode kepemimpinannya dinilai telah menjadi pondasi kuat bagi pengembangan kampus vokasi tersebut di kawasan Indonesia Timur.


Kini, harapan besar tertuju pada kepemimpinan Marceau Haurissa untuk melanjutkan capaian yang telah ada sekaligus menghadirkan terobosan baru. Di bawah nahkoda baru, Politeknik Negeri Ambon diharapkan semakin progresif dalam membangun kemitraan industri, meningkatkan kualitas lulusan, memperluas inovasi berbasis potensi daerah, serta memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di Maluku.


Pergantian kepemimpinan ini menjadi lebih dari sekadar regenerasi jabatan. Ia menjadi simbol komitmen untuk mempercepat transformasi pendidikan vokasi yang relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di era modern, demi kemajuan Maluku dan Indonesia Timur.  (Za)

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT