Jakarta, globaltimurnn.com - Merasa ketidak puasan atas ketidakadilan yang dirasakan masyarakat Maluku Barat Daya terhadap apa yang dilakukan salah satu perusahaan yang melakukan aktifitas perusahan dalam melngelolah tambang di Maluku Barat Daya, dan Kepulauan Tanimbar dalam hal ini yang di lakukan oleh PT. Inpex.
Hal ini disampaikan oleh Ketua GPP-MBD Nus Termas kepada media ini pagi tadi, yang mana dikatakan-nya bahwa" Pihaknya Gerakan Pemuda Pemudi Maluku Barat Daya (GPP-MBD) yang berkolaborasi dengan Himpunan Persaudaraan Masyarakat Kepulauan Babar (Hipermakab) akan melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah lokasi. Ungkapnya
Dikatakan-nya" Aksi yang akan digelar nantinya dalam sehari dua ini secara serentak di sejumlah titik mulai dari Jakarta tepatnya pada Kementerian ESDM, SKK Migas, dan PT. Inpex. Ucapnya
Sementara untuk wilayah Maluku, mulai dari Provinsi Maluku tepatnya pada Kantor Gubernur Maluku, DPRD Provinsi, sedangkan hal yang sama pula dilakukan pada jantung ibu Kota Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) di Tiakur, tepatnya pada Kantor Bupati MBD dan DPRD Kabupaten MBD. Jelasnya
Termas mengatakan" Siapkan diri, satukan suara, satukan langkah". Tegasnya
Dirinya menambahkan" Aksi ini bukan aksi kecil, namun berskala besar, karena masyarakat sudah tidak tahan dengan apa yang telah di lakukan pemerintah kepada PT. Inpex, imbasnya masyarakat yang mendapatkan-nya. Sebutnya
Ia berharap kepada seluruh warga masyarakat MBD, putra dan putri MBD jangan mau di jadikan sebagai anak tiri jadi penonton di negeri sendiri, mari satukan hati kita dan kompak melawan ketidak adilan. Ajaknya
Ditambahkan-nya aksi tersebut akan dilaksanakan Dalam waktu dekat, kami akan turun menyampaikan aspirasi agar masyarakat MBD memperoleh kesempatan kerja, pelatihan, pendidikan, UMKM, dan keterlibatan nyata dalam pembangunan Blok Masela. Terangnya
Diakhir keterangan-nya Termas mempertegas pernyataan-nya bahwa" Kami bukan penonton diatas kekayaan negeri kami sendiri, Maluku Barat Daya bukan pulau kosong, kami bukan penonton, kami ingin bekerja, kami ingin terlibat. Pungkasnya tegas (V374)












