globaltimurnn.com


Rabu, 11 Maret 2026

Sinergi Lapas Dobo dan KPU Aru, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Secara Akurat Dan Mutakhir

Maret 11, 2026

Foto : Sinergi Lapas Dobo dan KPU Aru, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Secara Akurat Dan Mutakhir

Globaltimurnn
.com, Dobo - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, menerima kunjungan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu(11/03/2026). 


Ketua KPU Aru, Halati Mangar bersama jajaran Bagian Program dan Data KPU Aru, diterima langsung oleh Kepala Lapas Dobo, Pieter J. Lessy bersama Kasubsi Admisi dan Orientasi, Richardo R. Talaud, diruang kerja kepala. 


Dalam keterangannya, Mangar, menerangkan bahwa kunjungan kali ini merupakan kegiatan pencocokan dan penelitian data pemilih secara door-to-door untuk memastikan akurasi data pemilih berkelanjutan, triwulan I tahun 2026. Kegiatan dilakukan terbatas pada data tertentu guna memperbarui data pemilih yang meninggal, pindah domisili, atau ganda.


Selanjutnya Lessy menyampaikan terimakasih atas kunjungan kali ini, dirinya berharap sinergi yang baik ini akan terus berjalan baik, sehingga pemenuhan terhadap hak pilih warga binaan yang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, dapat dilaksanakan. 


“Kami akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi terkait pemenuhan data pemilih berkelanjutan, serta menyiapkan data yang diperlukan agar tersedia secara akurat dan mutakhir,” ungkap Lessy. 


Diakhir kesempatan Kalapas juga menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi warga binaan agar dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu/Pilkada, salah satunya dengan mendukung penuh proses Coklit serta harapannya untuk bekerjasama dengan KPU dalam memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada warga binaan, memastikan pemahaman mengenai proses pemungutan suara. (Za)

Selengkapnya

OJK Maluku Gelar Buka Puasa Bersama Media, Sektor Jasa Keuangan Tumbuh Pesat, Syariah Jadi Pilar Unggulan

Maret 11, 2026

Foto : OJK Maluku Gelar Buka Puasa Bersama Media, Sektor Jasa Keuangan Tumbuh Pesat, Syariah Jadi Pilar Unggulan

Globaltimurnn.com, Ambon – Memanfaatkan bulan suci Ramadhan untuk mempererat tali silaturahmi dan sinergi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku menggelar acara buka puasa bersama dengan awak media se-Kota Ambon, Rabu (11/03/2026) di Red Brick Cafe. Acara yang mengambil tema “Edukasi Keuangan Syariah dan Update Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Maluku” juga dihadiri oleh Kepala OJK Maluku Andi Muhammad Yusuf, serta perwakilan industri seperti BSI dan Pegadaian Syariah.

 

Dalam sambutannya, Andi Muhammad Yusuf mengungkapkan apresiasi mendalam kepada para jurnalis yang telah menjadi mitra strategis dalam menyebarkan informasi keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, pertemuan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk berbagi perkembangan industri jasa keuangan di Maluku mulai dari capaian gemilang hingga tantangan yang perlu diatasi sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026.

 

“Kita bersyukur telah melewati tahun 2025 dengan prestasi yang membanggakan, meskipun masih ada tantangan yang harus kita hadapi bersama. Kali ini, kami ingin mengabadikan momen ini untuk menyampaikan bagaimana perkembangan sektor keuangan daerah kita,” ucapnya.

 


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Maluku tumbuh sebesar 4,56 persen pada tahun 2025 sedikit di bawah rata-rata nasional 5,1 persen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, perkebunan, perdagangan, serta belanja APBD di sektor administrasi pemerintahan. Namun, tantangan utama tetap ada di tingkat kemiskinan dan kedalaman kemiskinan yang masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

 

“Bagaimana cara kita menjadikan pertumbuhan ekonomi ini lebih berkualitas dan benar-benar mampu mengangkat taraf hidup masyarakat dari kemiskinan? Ini adalah tugas bersama yang harus kita wujudkan,” tegas Andi.

 

Di tengah dinamika ekonomi tersebut, sektor jasa keuangan Maluku menunjukkan kinerja yang stabil dan menjanjikan. Penyaluran kredit perbankan tumbuh hampir 5 persen, sementara aset perbankan naik sekitar 8 persen dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) yang tetap rendah pada angka 2,92 persen. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM bahkan telah melampaui Rp1 triliun dengan mencapai 21.804 debitur, dengan target yang lebih tinggi lagi untuk tahun 2026.

 


Yang paling mencuri perhatian adalah perkembangan sektor perbankan syariah yang tumbuh sangat pesat hingga 20,54 persen jauh melampaui pertumbuhan kredit perbankan konvensional. Meskipun demikian, pangsa pasarnya masih relatif kecil, yaitu sekitar 3 hingga 4 persen dari total aset perbankan sebesar Rp34 triliun (dengan aset syariah sekitar Rp1 triliun).

 

Sektor jasa keuangan nonbank juga tidak ketinggalan. Jumlah investor pasar modal di Maluku meningkat hingga 21,6 persen, sementara pinjaman daring (peer-to-peer lending) mencatat sekitar 33 ribu peminjam dengan tingkat risiko yang sangat rendah hanya 0,01 persen. Program Mekaar dari PNM juga telah menjangkau sekitar 53 ribu nasabah dengan nilai pembiayaan mendekati Rp300 miliar.

 

OJK juga terus gencar melakukan edukasi keuangan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLiK), tingkat literasi keuangan nasional mencapai 66 persen dan inklusi 80,51 persen. Untuk sektor syariah, literasi meningkat dari 39 persen menjadi 43 persen, meskipun inklusi masih berada di angka 13 persen. Tantangan utamanya adalah keterbatasan jaringan layanan syariah yang masih terpusat di Kota Ambon, Masohi (Maluku Tengah), dan Bula (Seram Bagian Timur).

 

“Ke depannya, kita berharap layanan keuangan syariah bisa menjangkau lebih banyak wilayah kepulauan di Maluku melalui perluasan jaringan dan pengembangan agen bank,” jelas Andi.

 

Tak hanya itu, momentum Ramadhan juga dimanfaatkan melalui program Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah yang kolaboratif, dengan tujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Za)

Selengkapnya

Jalankan Operasi Alur Trisena-26, KRI Teluk Lada-521 Resmi Sandar di Dermaga Kesatriaan Tawiri Kodaeral IX

Maret 11, 2026

Foto : Jalankan Operasi Alur Trisena-26, KRI Teluk Lada-521 Resmi Sandar di Dermaga Kesatriaan Tawiri Kodaeral IX

Globaltimurnn.com
, Ambon - Jalankan misi Operasi Alur Trisena-26, KRI Teluk Lada-521 (BKO Guskamla Koarmada III) secara resmi sandar di Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, pada Rabu (11/3/2026).


Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Lada-521 ini dikomandani oleh Letkol Laut (P) Henri Wansen Naibaho, S.E., dalam pelayaran operasional kali ini, KRI Teluk Lada-521 ikut membawa pejabat on board antara lain Kas Guskamla Koarmada III dan Pabanren Guskamla Koarmada III.


Kedatangan KRI Teluk Lada-521 ini disambut langsung oleh jajaran pejabat Kodaeral IX antara lain Kadispen Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX, Danton dan pasukan merflug yang terdiri dari personel Kodaeral IX.


Operasi Alur Trisena-26 merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga independensi, menegakkan hukum, serta menjamin stabilitas keamanan di wilayah laut Indonesia.


Selama bersandar di Dermaga Ksatriaan Tawiri, KRI Teluk Lada-521 melaksanakan pemenuhan kebutuhan logistik serta pengecekan teknis kapal. 


Dalam hal tersebut, Kodaeral IX siap mendukung bersandarnya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) guna memastikan kesiapan tempur dan kondisi personel tetap prima sebelum kapal melanjutkan kembali patroli sektor dalam Operasi. Melalui sinergitas yang solid antara unsur pangkalan dan unsur operasional.


"Kodaeral IX siap memberikan dukungan maksimal demi menyukseskan setiap misi pemeliharaan di laut, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan Maluku agar tetap aman dan kondusif". (Rdks) 

Selengkapnya

Mudik Lebaran 2026" Polri Kerahkan 161 Ribu Personel, Layanan Darurat 110 Jadi Kunci Respons Cepat Bagi Pemudik

Maret 11, 2026

Foto : Mudik Lebaran 2026" Polri Kerahkan 161 Ribu Personel, Layanan Darurat 110 Jadi Kunci Respons Cepat Bagi Pemudik

Globaltimurnn
.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan mudik Lebaran 2026 yang aman, lancar, dan responsif bagi masyarakat. Dalam konferensi pers kesiapan arus mudik Lebaran 2026 dan pengamanan nasional yang digelar di Kantor Staf Presiden, Rabu (11/3), Polri mengumumkan pengerahan besar-besaran personel serta penguatan layanan darurat 110 sebagai garda terdepan respons cepat bagi masyarakat.


Wakapolri Dedi Prasetyo Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan bahwa Polri menyiagakan 161.000 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik di seluruh Indonesia. Personel tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis guna mengantisipasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi gangguan keamanan selama periode mudik hingga perayaan Idulfitri.


Selain kekuatan personel, Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut tersebar di jalur utama mudik, rest area, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga kawasan wisata dan tempat ibadah yang diprediksi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat menjelang dan setelah Lebaran.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menegaskan bahwa pengamanan mudik tahun ini tidak hanya mengandalkan rekayasa lalu lintas konvensional seperti one way atau contraflow, tetapi juga mengedepankan transformasi layanan publik melalui digitalisasi respons darurat.


“Polri juga terus meningkatkan layanan kepada masyarakat melalui berbagai fasilitas, termasuk layanan darurat 110 yang dapat diakses masyarakat selama perjalanan mudik,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. dalam Press Conference Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 dan Pengamanan Nasional di Kantor Staf Presiden, Rabu (11 Maret 2026).


Ia menjelaskan bahwa layanan 110 dirancang untuk memangkas birokrasi pelaporan sekaligus mempercepat respons petugas di lapangan. Dalam situasi darurat di jalur mudik—baik kecelakaan, gangguan keamanan, maupun kendala teknis kendaraan—masyarakat dapat langsung terhubung dengan Command Center Polda maupun Polres terdekat.


“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran polisi dapat dirasakan hanya dalam genggaman tangan melalui layanan 110. Saat laporan masuk, sistem akan melacak posisi pelapor dan menginstruksikan petugas di posko terdekat untuk bergerak dalam hitungan menit,” jelasnya.


Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan Polri yang semakin presisi, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi kedaruratan di tengah mobilitas tinggi saat mudik Lebaran.


Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan mudik nasional sangat bergantung pada integrasi layanan publik lintas kementerian dan lembaga.


Pemerintah, lanjutnya, juga menyiagakan 386 posko layanan komunikasi serta sekitar 2.700 pos layanan kesehatan guna memastikan masyarakat memperoleh bantuan secara cepat jika menghadapi kendala selama perjalanan.


Sinergi antara kesiapan pengamanan Polri, digitalisasi layanan darurat 110, serta integrasi layanan lintas sektor tersebut menandai babak baru dalam manajemen mudik nasional yang mengedepankan ekosistem responsif. Sistem ini memungkinkan setiap kendala pemudik dapat terdeteksi lebih cepat, diproses secara real-time, dan ditindaklanjuti secara efektif oleh petugas di lapangan.


Melalui pendekatan ini, Polri berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tenang, sekaligus merasakan kehadiran negara yang sigap melindungi warganya di setiap perjalanan menuju kampung halaman. (V374) 

Selengkapnya

Rakor Program Prioritas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026 Provinsi Maluku, Dihadiri Dankodaeral IX Hadiri

Maret 11, 2026

Foto : Rakor Program Prioritas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026 Provinsi Maluku, Dihadiri Dankodaeral IX Hadiri 

Globaltimurnn.com,
Ambon - Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut IX (Dankodaeral IX) Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 khususnya di Provinsi Maluku pada Rabu (11/3/2026).


Rapat koordinasi yang digelar di Kantor Gubernur Maluku, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon tersebut, dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M., didampingi oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Komjen Pol (Purn.) Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum., serta Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, S.Sos.


Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung maupun daring dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku serta para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Maluku.


Dalam rapat tersebut dibahas mengenai pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui pembangunan berbagai sarana dan prasarana perikanan. 


Program tersebut meliputi pembangunan dermaga nelayan, tempat pelelangan ikan, fasilitas penyimpanan ikan (cold storage), serta berbagai fasilitas pendukung lainnya guna menunjang aktivitas perikanan di wilayah Maluku.


Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar instansi terkait, termasuk dukungan dari TNI dan Polri, guna memastikan kelancaran serta keberhasilan pelaksanaan program di lapangan.


Ke depan, akan dilaksanakan rapat koordinasi lanjutan untuk membahas secara lebih rinci terkait teknis pelaksanaan program serta pembagian tugas masing-masing instansi yang terlibat.


Pada kesempatan tersebut, Dankodaeral IX menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut melalui jajaran Kodaeral IX siap mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah Maluku.


“Sebagai bagian dari komponen pertahanan negara yang berada di wilayah maritim, TNI Angkatan Laut melalui Kodaeral IX siap bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam mendukung pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih," terangnya.


Ia berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan sekaligus memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Maluku. (V374) 

Selengkapnya

Gandeng McDonald's, IPJI Maluku Bagi Takjil, Semarakan Ramadhan Di Ambon, Wujudkan Kedamaian Di Bulan Suci

Maret 11, 2026

Foto : Gandeng McDonald's, IPJI Maluku Bagi Takjil, Semarakan Ramadhan Di Ambon, Wujudkan Kedamaian Di Bulan Suci

Globaltimurnn.com
, Ambon – Suasana bulan Ramadan di Kota Ambon semakin terasa hangat dengan digelarnya kegiatan berbagi takjil yang digagas Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Maluku bersama McDonald's, pada hari Rabu (11/03/2026). Kegiatan yang penuh makna ini hadir sebagai bentuk kepedulian bersama kepada seluruh masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa.

 

Takjil disiapkan dengan penuh cinta dan dibagikan di tiga titik strategis yang ramai dikunjungi, yaitu tepat di depan gerai McDonald's Ambon, kawasan pusat pasar buah yang menjadi sumber kebutuhan sehari-hari masyarakat, serta di pelabuhan kecil yang sering menjadi tempat berkumpulnya pekerja yang sibuk beraktivitas. 


Sasaran utama kegiatan ini adalah para pekerja lapangan dan seluruh warga yang masih terpaksa berada di luar rumah menjelang waktu berbuka puasa tiba.

 


Ghea Sinay, Ketua DPD IPJI Maluku, mengungkapkan bahwa momen Ramadan menjadi kesempatan emas untuk menyebarkan kasih sayang kepada sesama. "Bulan Ramadan mengajarkan kita untuk saling peduli dan berbagi. Melalui kolaborasi ini, kami ingin tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan saat berbuka, tetapi juga menyebarkan kebaikan yang bisa menjalin kedekatan antar sesama," ujarnya dengan penuh semangat.

 

Takjil yang beragam jenisnya berhasil menjangkau berbagai lapisan masyarakat mulai dari tukang ojek dan becak yang setiap hari berjibaku mencari nafkah, penjual buah yang selalu siap melayani pembeli, pengemudi ojek online yang membantu mobilitas masyarakat, hingga warga yang secara tidak sengaja melintas di lokasi pembagian dan merasa terbantu dengan kehadiran takjil tersebut.

 

Respon positif menyambut setiap langkah kegiatan ini. Banyak yang mengaku merasa terhibur dan terbantu, terutama setelah seharian beraktivitas di bawah terik matahari. Tak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, kolaborasi antara organisasi profesi dan dunia usaha ini juga berhasil mempererat tali silaturahmi yang erat antara berbagai elemen masyarakat Kota Ambon, memperkuat rasa persatuan di tengah kemajemukan yang menjadi ciri khas daerah ini. (Za)

Selengkapnya

Peringati Hari Perempuan Internasional, Wagub Maluku Tekankan Peran Perempuan dalam Ketahanan Ekonomi Keluarga

Maret 11, 2026

Foto : Peringati Hari Perempuan Internasional, Wagub Maluku Tekankan Peran Perempuan dalam Ketahanan Ekonomi Keluarga

Globaltimurnn.com
, Ambon – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, memberikan sambutan pada peringatan Hari Perempuan Internasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Maluku yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung di tribun Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (11/03/2026).


Dalam sambutannya, Vanath menyampaikan apresiasi kepada seluruh perempuan di Maluku yang selama ini telah berperan penting dalam keluarga maupun dalam kehidupan sosial masyarakat.


Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat strategis, terutama dalam mengatur kehidupan rumah tangga serta menjaga stabilitas ekonomi keluarga.


“Saya sangat yakin bahwa ibu-ibu adalah pengatur utama keuangan dalam rumah tangga. Dalam situasi ekonomi seperti sekarang ini, peran ibu-ibu sangat penting untuk mengelola kebutuhan keluarga dengan bijak,” ucapnya


Vanath menjelaskan bahwa kondisi ekonomi global saat ini turut mempengaruhi perekonomian nasional dan daerah. Karena itu, masyarakat diharapkan mampu menyesuaikan pola konsumsi dan pengeluaran rumah tangga.


“Kita harus mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Pemerintah juga terus berupaya menjaga agar inflasi tetap terkendali sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi,” ucapnya


Pada kesempatan yang sama, Vanath juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan sistem pembayaran digital.


Menurutnya, perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi sistem pembayaran di masyarakat.


“Hari ini masyarakat semakin dimudahkan dengan transaksi digital. Kita tidak perlu lagi selalu membawa uang tunai, karena banyak transaksi sudah bisa dilakukan melalui sistem pembayaran digital,” jelasnya.


Namun demikian, dirinya juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.


“Perkembangan teknologi tidak bisa kita hindari. Karena itu kita harus menyesuaikan diri, meningkatkan kemampuan, agar masyarakat tetap bisa bertahan dan mengikuti perkembangan zaman,” ungkapnya.


Vanath berharap momentum Hari Perempuan Internasional dapat menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah.


“Selamat Hari Perempuan Internasional bagi seluruh perempuan, khususnya di Provinsi Maluku. Perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” tutupnya.


Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan edukasi sistem pembayaran digital, perlindungan konsumen, serta buka puasa bersama.


Hadir dalam kegiatan ini, Perwakilan Forkopimda Provinsi Maluku, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Asisten II Setda Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT