Ambon, Globaltimurnn.com — Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di RT 003/RW 001, Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (28/08/2026) pagi. Kobaran api yang diduga bermula dari sebuah rumah kos merambat hingga menghanguskan sejumlah rumah warga dan toko.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, laporan kebakaran diterima petugas piket sekitar pukul 09.45 WIT. Api disebut pertama kali muncul dari kos-kosan milik Ibu Umi Warda sebelum merambat ke bangunan warga di sekitarnya.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 7 rumah dan toko terdampak kebakaran. Selain itu, sebanyak 20 pintu kamar kos milik Ibu Umi Warda turut terbakar.
Petugas Damkar Kota Ambon juga menghadapi kondisi cukup berat saat melakukan proses pemadaman. Sedikitnya lima petugas pemadam kebakaran mengalami cedera.
Satu petugas sempat dilarikan ke RS GPM setelah terkena balok kayu yang runtuh dan mengenai bagian kepala. Setelah mendapat penanganan medis, petugas tersebut telah kembali ke rumah.
Dua petugas lainnya mengalami memar dan bengkak pada bagian punggung serta tangan akibat terkena reruntuhan tembok. Keduanya telah kembali beraktivitas.
Sementara itu, satu petugas mengalami luka akibat terkena paku dan mendapat tiga jahitan di Puskesmas Rijali. Satu petugas lainnya juga mengalami luka akibat terkena paku dan sempat dilarikan ke RS Bakti Rahayu untuk mendapatkan perawatan.
Tak hanya petugas, sejumlah warga juga menjadi korban dalam insiden tersebut.
Dua warga, yakni Fuat Waliulu dan Sarianto, dilaporkan mengalami sengatan listrik dan dilarikan ke RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara satu warga lainnya mengalami luka pada bagian kepala setelah terkena puing atap rumah yang jatuh. Korban telah mendapatkan penanganan dari petugas Damkar di lokasi.
Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, kebakaran diduga bermula ketika seorang anak berusia 15 tahun bernama Ara, yang merupakan bagian dari keluarga Ibu Nur, sedang memasak.
Kompor yang digunakan saat memasak disebut terjatuh dan kemudian memicu kebakaran. Informasi tersebut disampaikan kepada petugas oleh Fatma Abdurahman.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak lima unit mobil pemadam dari Pos Mako, satu unit dari Pos Passo, dua unit kendaraan BNPB serta satu unit kendaraan DLHP untuk menyuplai air dikerahkan ke lokasi.
Sebanyak 53 personel dari Pleton A turut diterjunkan, dengan dukungan tambahan personel dari Pleton B dan Pleton C.
Kebakaran Hebat di Batu Merah, 7 Rumah dan 20 Pintu Kos Ludes Terbakar. (Za)













