globaltimurnn.com

Jumat, 10 Juli 2026

Gubernur Lewerissa Ajak Lulusan UIN AM Sangadji Wujudkan Maluku Maju Menuju Indonesia Emas

Juli 10, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengajak para lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji (AM Sangadji) Ambon untuk menjadi generasi yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan II Periode I Tahun 2026 di Auditorium UIN AM Sangadji Ambon, Kamis (9/7/2026).


Dalam wisuda yang mengusung tema "Integrasi Keislaman, IPTEK, dan Kebudayaan di Era Digital Society 5.0 dalam Membentuk Generasi yang Cerdas, Berbudi, dan Berdampak", Gubernur menyampaikan apresiasi kepada 355 wisudawan dan wisudawati atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.


Gubernur  juga memberikan penghargaan kepada civitas akademika UIN AM Sangadji Ambon yang terus mengembangkan kualitas perguruan tinggi sebagai pusat keunggulan di kawasan timur Indonesia.


Menurut Gubernur, terdapat tiga pilar utama yang harus menjadi pegangan para lulusan dalam menghadapi era Society 5.0. Pertama, mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar kemajuan teknologi tetap berlandaskan moral dan etika. Kedua, memperkuat budaya lokal sebagai benteng dalam menghadapi derasnya arus informasi dan budaya global. Ketiga, menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.


"Buktikan kepada masyarakat bahwa kehadiran Saudara memberikan dampak nyata. Jadilah solusi atas berbagai permasalahan di lingkungan sekitar, bukan malah menjadi bagian dari masalah itu sendiri," pesan Gubernur.


Sebanyak 355 lulusan dikukuhkan dalam wisuda tersebut, terdiri atas 18 lulusan Program Magister (S2) dan 337 lulusan Program Sarjana (S1), masing-masing berasal dari Fakultas Syariah (28 orang), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (24 orang), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (173 orang), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (104 orang), serta Fakultas Komunikasi, Sains, dan Informatika (8 orang).


Mengakhiri sambutannya, Gubernur berharap para lulusan terus berinovasi, berkarya, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, guna mewujudkan Maluku yang maju, adil, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.


Acara tersebut turut dihadiri oleh, Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Anggota DPR-RI Alimudin Kolatlena, Rektor UIN AM Sangadji Ambon Prof. Dr. Abidin Wakano, M.Ag, Unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, Rektor IAKN Ambon Dr Elka Anakotta,  Tokoh Agama, Orang Tua Wisudawan dan tamu undangan lainnya. (Rdks) 

Selengkapnya

Wakil Gubernur Maluku Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi Kusta, Kota Ambon Jadi Proyek Percontohan

Juli 10, 2026


Jakarta
, globaltimurnn.com – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk mempercepat eliminasi kusta melalui penguatan layanan kesehatan sekaligus menghapus stigma terhadap para penyintas penyakit tersebut. Komitmen itu disampaikan usai mengikuti Konferensi Nasional Kusta Tahun 2026 bertema "Percepatan Eliminasi Kusta: Komitmen Indonesia, Kolaborasi Global" yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, di Puri Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).


Abdullah Vanath hadir mewakili Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur turut menandatangani dokumen komitmen bersama 38 gubernur sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan eliminasi kusta di Indonesia.


Menurut Vanath, Indonesia saat ini masih menjadi negara dengan jumlah penderita kusta terbesar ketiga di dunia, sementara Maluku termasuk salah satu provinsi yang masih memiliki beban kasus cukup tinggi sehingga memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.


"Kasus kusta di daerah kita masih ditemukan, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Karena itu, penyakit ini harus kita eliminasi melalui berbagai pendekatan yang terencana dan berkelanjutan," ujar Vanath.


Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam penanganan kusta bukan hanya aspek pengobatan, tetapi juga stigma sosial yang masih melekat di tengah masyarakat. Banyak penyintas kusta masih dipandang sebagai penderita penyakit kutukan sehingga mengalami pengucilan dalam kehidupan sosial.


"Tugas kita bukan hanya memastikan penderita mendapatkan pengobatan, tetapi juga menghilangkan stigma di masyarakat. Penyintas kusta harus diterima kembali karena penyakit ini dapat disembuhkan apabila ditangani dengan baik," tegasnya.


Sebagai tindak lanjut hasil konferensi, Wakil Gubernur telah meminta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menyiapkan langkah-langkah strategis dalam percepatan eliminasi kusta di daerah. Program tersebut akan diawali di Kota Ambon yang berdasarkan laporan sementara masih memiliki jumlah kasus cukup tinggi.


"Dengan mempertimbangkan kondisi pembiayaan, kita akan memulai dari Kota Ambon sebagai proyek percontohan. Selanjutnya pada tahun 2027 program ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh kabupaten dan kota di Maluku melalui kerja sama dengan para bupati, wali kota, dan dinas kesehatan," ungkapnya.


Konferensi Nasional Kusta Tahun 2026 menjadi forum nasional yang mempertemukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam percepatan eliminasi kusta di Indonesia. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para gubernur sebagai wujud dukungan terhadap target eliminasi kusta secara nasional. (Rdks) 

Selengkapnya

Terima Audiensi Ombudsman RI Maluku, Gubernur Hendrik Lewerissa Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Juli 10, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menerima audiensi Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku di Ruang Rapat Gubernur Maluku, Kamis (9/7/2026).


 Pertemuan tersebut membahas laporan pelayanan publik Tahun 2026 sekaligus persiapan pelaksanaan penilaian opini pelayanan publik terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku.


Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk mempersiapkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi lokus penilaian pelayanan publik tahun 2026 agar memenuhi standar yang ditetapkan.


Menanggapi hal tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Maluku dalam mendorong perbaikan tata kelola pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan. Menurutnya, sejumlah persoalan strategis seperti pemerataan guru, sertifikasi aset sekolah, serta masih adanya SMA, SMK, dan SLB yang belum memiliki sertifikat menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Maluku.


Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku akan terus mendukung upaya penyelesaian berbagai persoalan tersebut, termasuk mengupayakan penganggaran untuk percepatan sertifikasi aset daerah. Selain itu, pembenahan SMA Siwalima juga akan menjadi prioritas agar tujuan dan filosofi pendiriannya dapat diwujudkan secara optimal.


Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Maluku, Boy Kaya dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku beserta Staf. (Rdks) 

Selengkapnya

Aspers Dankodaeral IX Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Peringatan HUT Ke-81 RI dan HUT Ke-81 Provinsi Maluku

Juli 10, 2026


Ambon
, globaltimurnn.com - Asisten Personel (Aspers) Komandan Kodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Rojilun, S.Pd., CTMP., menghadiri Undangan Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Maluku Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai VI Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Jumat (10/7/2026). 


Rapat koordinasi dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku selaku Sekretaris Panitia HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Maluku Tahun 2026.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda, instansi pemerintah, TNI, Polri, serta seluruh pihak terkait guna menyatukan persepsi dan mematangkan kesiapan pelaksanaan rangkaian kegiatan peringatan.


Dalam rapat disampaikan bahwa upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Maluku direncanakan akan melibatkan sedikitnya seribu peserta upacara dan seribu tamu undangan. 


Selain itu, upacara juga akan didukung oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Pasukan 45, personel TNI dan Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar SMA/SMK, serta anggota Pramuka.


Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, Kodaeral IX menunjukkan komitmennya untuk mendukung penuh suksesnya penyelenggaraan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Rl dan HUT ke-81 Provinsi Maluku.


Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait diharapkan mampu mewujudkan pelaksanaan kegiatan yang tertib, aman, khidmat, serta menjadi momentum memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di tengah masyarakat Maluku. (Rdks) 

Selengkapnya

Damkar Ambon Jadi "Ayah Pengganti", Hadirkan Kepedulian untuk Anak-Anak di Hari Pertama Sekolah

Juli 10, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon tak hanya dikenal sebagai garda terdepan dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan. Kini, institusi tersebut juga mengambil peran sosial melalui Gerakan Ayah Pengganti, sebuah program yang bertujuan menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan pendampingan bagi anak-anak yang kehilangan figur ayah.


Program tersebut merupakan kolaborasi antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku, BKKBN Kota Ambon, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, serta didukung oleh Dinas Pendidikan dan sejumlah sekolah di Kota Ambon.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, AP., M.Si, mengatakan Gerakan Ayah Pengganti lahir dari kepedulian terhadap kondisi anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran sosok ayah, baik karena telah meninggal dunia maupun karena harus berpisah dalam waktu lama akibat pekerjaan.


"Masih ada anak-anak yang tidak merasakan perhatian dan kasih sayang seorang ayah. Ada yang kehilangan ayahnya, ada pula yang ayahnya bekerja di luar daerah, seperti menjadi awak kapal, sehingga jarang bertemu dengan keluarga. Kondisi inilah yang menjadi latar belakang lahirnya Gerakan Ayah Pengganti," ujar Alfredo di Ambon, Jumat (10/07/2026).


Ia menjelaskan, melalui program tersebut para personel Damkar akan menjadi figur pendamping yang memberikan motivasi, perhatian, serta dukungan moral kepada anak-anak agar tetap memiliki semangat dalam menjalani pendidikan dan kehidupan sehari-hari.


Alfredo mengaku bangga karena Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon dipercaya menjadi bagian dari program yang dinilai memiliki nilai kemanusiaan tinggi.


"Ini merupakan kehormatan bagi kami. Tugas kami bukan hanya melindungi masyarakat saat terjadi kebakaran atau keadaan darurat, tetapi juga hadir memberikan kepedulian kepada anak-anak yang membutuhkan sosok penyemangat dalam hidup mereka," katanya.


Sebagai langkah awal pelaksanaan program, pada Senin, 13 Juli 2026, yang merupakan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, personel Damkar Kota Ambon akan menjemput sekitar 30 anak untuk diantar ke sekolah masing-masing.


Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengalaman yang membangun rasa percaya diri sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak dalam memulai aktivitas belajar.


Menurut Alfredo, Gerakan Ayah Pengganti bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kolaborasi antarinstansi dalam memperkuat perlindungan dan pendampingan terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.


"Paling penting dari program ini adalah memastikan bahwa anak-anak merasa diperhatikan, didampingi, dan tidak kehilangan semangat untuk meraih cita-cita mereka. Kehadiran kami diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus memberi rasa aman bagi mereka," ungkapnya.


Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap Gerakan Ayah Pengganti dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak-anak, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Za)

Selengkapnya

Wali Kota Ambon Dorong Transformasi Damkar Lewat Diklat, SDM Berkualitas Jadi Kunci Pelayanan Prima

Juli 10, 2026


Ambon
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kota Ambon terus berupaya memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kapasitas aparatur. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pelaksanaan In-House Training Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemadam Kebakaran I yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si, di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon, Jumat (10/07/2026).


Mengangkat tema "Melalui Diklat Pemadam I Kita Tingkatkan Kompetensi, Kedisiplinan, dan Profesionalisme untuk Mewujudkan Pemadam Kebakaran yang Tangguh, Cepat, dan Humanis," pelatihan ini diharapkan mampu mencetak personel pemadam kebakaran yang memiliki kemampuan teknis, disiplin tinggi, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan, meskipun pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan fiskal.


Menurutnya, peningkatan kualitas aparatur menjadi salah satu strategi utama untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


"Tidak mungkin kita menginginkan pelayanan publik yang berkualitas apabila aparatur yang menjalankannya tidak dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang baik. Karena itu, pendidikan dan pelatihan harus menjadi kebutuhan, bukan sekadar formalitas," kata Wattimena.


Ia mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2026 Pemerintah Kota Ambon tetap mengalokasikan perhatian pada pengembangan aparatur, Secara khusus kepada peserta Diklat Pemadam Kebakaran I, Wali Kota meminta agar seluruh materi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lapangan.


Ia menekankan bahwa tugas seorang pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam berbagai operasi penyelamatan yang membutuhkan kecepatan, keberanian, dan ketepatan bertindak.


Wattimena juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon yang dinilai mampu menunjukkan kinerja positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Menurutnya, respons cepat personel terhadap berbagai kejadian darurat, mulai dari kebakaran, evakuasi pohon tumbang, hingga penyelamatan hewan liar yang mengancam keselamatan warga, menjadi bukti bahwa kualitas pelayanan Damkar Ambon terus mengalami peningkatan.


Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan, terutama terkait keterbatasan armada pemadam kebakaran. Pemerintah Kota Ambon akan terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut agar pelayanan dapat menjangkau seluruh wilayah secara optimal sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).


Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas hibah satu unit mobil pemadam kebakaran yang dinilai sangat membantu peningkatan kapasitas pelayanan di Kota Ambon.


Menutup arahannya, Wattimena mengajak seluruh peserta menjadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk membangun karakter, memperkuat integritas, serta meningkatkan profesionalisme dalam mengemban tugas sebagai pelayan masyarakat.


"Jadilah pemadam kebakaran yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki semangat pengabdian, disiplin, dan kepedulian yang tinggi. Masyarakat menaruh harapan besar kepada saudara-saudara sebagai garda terdepan dalam penanganan keadaan darurat," pesannya.


Pembukaan In-House Training Diklat Pemadam Kebakaran I turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, para instruktur, narasumber, serta seluruh peserta diklat yang akan mengikuti rangkaian pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sebagai personel pemadam kebakaran profesional. (Za)

Selengkapnya

Kamis, 09 Juli 2026

Apresiasi Personel Berprestasi, Kapolda Sultra: Tunjukkan Kompetensi Terbaik Untuk Masyarakat

Juli 09, 2026


Kendari
, globaltimurnn.com – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. memimpin apel penyerahan penghargaan kepada personel berprestasi di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., Irwasda Polda Sultra, para Pejabat Utama Polda Sultra, serta seluruh personel peserta apel.


Sebanyak 18 personel menerima penghargaan berupa piagam atas berbagai prestasi yang telah mengharumkan nama Polda Sultra, baik di bidang olahraga, keagamaan, pendidikan, maupun bidang lainnya. Dari 18 personel penerima penghargaan tersebut terdapat personel dari Satbrimob Polda Sultra yang sukses menampilkan atraksi terjun payung pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, serta personel Brimob yang mengikuti kompetisi Swat Challenge di Dubai dan personel lainnya yang meraih prestasi pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026 dan berbagai ajang bergengsi lainnya.


Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi yang telah ditorehkan para personel. Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi, inspirasi, dan teladan bagi seluruh anggota Polri untuk terus mengembangkan kemampuan serta memberikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.


"Pada apel pagi ini kita menyaksikan pemberian penghargaan kepada rekan-rekan kita yang telah mengukir prestasi di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pendidikan, olahraga, hingga kompetisi tingkat nasional maupun internasional seperti SWAT Challenge di Dubai. Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi institusi, keluarga, bangsa dan negara," ujar Kapolda.


Kapolda menegaskan bahwa berbagai prestasi tersebut patut dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bukti bahwa Polda Sultra memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Ia berharap budaya berprestasi terus ditumbuhkan dan dilestarikan sehingga mampu menciptakan regenerasi personel yang unggul dan profesional.


Lebih lanjut, Kapolda mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi serta memastikan setiap pengabdian yang dilakukan memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Tunjukkan bahwa kita memiliki kualitas yang berbeda dalam kompetensi dan profesionalisme. Laksanakan setiap tugas dengan sebaik-baiknya sehingga keberadaan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.


Mengakhiri arahannya, Kapolda berharap seluruh personel terus menjaga semangat pengabdian, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia juga memohon doa agar seluruh jajaran Polda Sultra senantiasa diberikan perlindungan dan kemudahan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (V374) 

Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT