globaltimurnn.com: Bentrok
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE GLOBAL TIMUR NUSANTARA NEWS.COM

News

Tampilkan postingan dengan label Bentrok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bentrok. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 April 2025

Forkopimda Halut Turun Ke Lokasi Tarkam, Ini Yang Disampaikan

April 06, 2025

Foto : Forkopimda Halut Turun Ke Lokasi Tarkam, Ini Yang Disampaikan

Halut
- Globaltimur Nusantara News.Com - Tawuran antar kampung (tarkam) yang terjadi antara dua (2) Desa yaitu Desa Duma dan Desa Kira Kecamatan Galela Barat Kabupaten Halmahera Utara membuat warga masyarakat menjadi resah, Peristiwa ini terjadi pada Minggu 06 April sekitar pukul 01.30 Wit dini hari. 


Dengan terjadinya peristiwa ini, Forkopimda Halut, dalam hal ini Bupati Halmahera Utara Dr Piet Hein Babua M.Si, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald Maritua Lumban Gaol.S.E.M.M dan Kapolres Halmahera Utara AKBP Faidil Zikri S.H.S.I.K, mengambil langkah turun ke lokasi kejadian untuk adakan pertemuan bersama dengan masyarakat kedua Desa yaitu Desa Duma dan Desa Kira.


Bupati Halmahera Utara dalam penyampaiannya mengatakan,,, Masalah yang ada ini saya serahkan lansung kepada pihak TNI-POLRI agar dapat mengatur sedemikian rupa sehingga kedua Desa ini bisa hidup rukun aman dan damai.


Mengingat awal mula permasalahan ini bersumber dari Minuman keras maka dari itu, Saya serahkan permasalahan ini kepada pihak kepolisian dan TNI agar bisa melakukan swiping. "Kata Bupati."


Dalam waktu dekat (secepatnya) saya akan membuat Perda terkait dengan larangan menjual minuman keras. "Tegas Bupati."


Bupati juga berharap kepada masyarakat Halmahera Utara untuk selalu hidup dalam kedamaian, jangan lagi ada pertikaian satu sama lain, karena kita ini semua bersaudara. "Pintanya."


Sementara Kapolres Halut menyampaikan,,, Kehadiran kami disini adalah untuk mengamankan situasi Kamtibmas dan mulai hari ini saya selaku Kapolres Halut memerintahkan anggota untuk pelaksanaan Rajia disetiap rumah yang menjual miras di Daerah Tobelo/Galela.


Saya akan perintahkan Anggota Saya untuk tangkap masyarakat yang berbisnis miras di Daerah Halmahera Utara. "Kata Kapolres."


Kapolres juga meminta kepada masyarakat yang ada di Kec.Galela Barat, kalau ada yang mengetahui tempat penjualan miras disekitar sini, diharapkan agar secepatnya melaporkan ke Kapolsek, biar Kapolsek bersama Anggota yang datang untuk menangkap oknum tersebut. "Ungkapnya."


Ditempat yang sama Dandim juga mengatakan,,, Rata-rata masalah tauran yang terjadi semuanya berawal dari minuman keras, maka dari itu perlu kita berantas minuman keras. Selaku Dandim 1508/Tobelo, Saya berharap kepada kita semua untuk selalu hidup saling berdampingan dan jangan lagi ada pertikaian satu dengan yang lain. Marilah kita semua sama-sama ciptakan Daerah ini yang aman dan damai.


Pantauan Media Globatimur Nusantara News.Com di lokasi kejadian terkait kerugian atas peristiwa yang terjadi ;

1. Kerugian Materil :


- 1 unit Rumah rumah milik Bpk Rahyan Bayan teras roboh dan atap mengalami Rusak akibat kena lemparan batu ( Desa Kira, Kec.Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara ).

- 1 Unit Rumah milik ibu Nurima Muda kerusakan di bagian kaca jendela picah dan bagian atap rumah rusak karena kena lemparan batu ( Desa Kira, Kec.Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara ).


2. Kerugian personil :

a) Korban masyarakat Desa Kira Kec. Galela Barat :

- Sarifudin ( Luka tembak Senapan angin ) Islam 51 Thn, Wiraswasta

- Rian Haji hasim ( Luka tembak Senapan angin ), Islam, 29 Thn

- Egi Sandi do Bayan ( Luka tembak Senapan angin ), Islam, 18 Thn

- Yasri Pandanga ( Luka tembak Senapan angin ), Islam, 23 Thn

- Rafsan Jani ( Luka tembak Senapan angin ), Islam 25 Thn

- Ardi Badjak ( Luka tembak Senapan angin ), Islam, 21 Thn.


b) Korban masyarakat Desa Duma Kec. Galela Barat :

- Ramles Moreng ( Luka Bacok di punggung ), 53 Thn, Tani

- Iyan Puni ( Mengalami Luka akibat terkenal lempar batu di bagian wajah/Pipi), 28 Thn. 


Disisi lain Media Globatimur Nusantara News.Com juga mendapatkan beberapa informasi yakni ;

a) Awal mula permasalahan ini berawal dari minuman keras.

b) Masyarakat kedua Desa meminta agar pihak Pemerintah Daerah dan TNI-POLRI untuk membuat Pos Pengamanan di perbatasan kedua Desa, karena sudah sering terjadi tauran antara kedua Desa ini.

c) Tindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah dan TNI-POLRI dengan langkah langkah yang dilakukan ;

- Menempatkan anggota untuk stand by di perbatasan kedua desa untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.

- Koordinasi untuk penanganan korban dan rencana pembuatan Pos Pam di perbatasan Kedua Desa.

- Mengajak masyarakat terutama perangkat Desa dan Kecamatan untuk tetap semangat dan mengendalikan masyarakat masing masing. (Yansen)

Selengkapnya

Senin, 31 Maret 2025

Bentrok Warga Tulehu - Tial, Korban Berjatuhan

Maret 31, 2025

Foto : Bentrok Warga Tulehu - Tial, Korban Berjatuhan

Salahutu
, Globaltimurnn.com - Salah itu, Globaltimurnn.com - Tiba perayaan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1446.H yang tepatnya hari ini 31 Maret 2025, begitu meriah secara menyeluruh di seluruh Dunia. 


Namun sangat di sayangkan disaat - saat menikmati hikmat-nya perayaan hari raya Idul Fitri, dua Negeri di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Negeri Tulehu dan Negeri Tial dirundung duka. 


Sekitar kurang lebih sekitar pukul 17 : 00 Wit, sore tadi terjadi sebuah insiden berdarah antara warga Negeri Tulehu dan Negeri Tial, yang terjadi di Negeri Tial. 


Diduga insiden berdarah tersebut terjadi akibat salah paham yang berawal dari miras, sehingga cekcok pun terjadi dan akhirnya berujung kematian. 


Dari informasi yang berhasil dihimpun Media ini, ramai di pembicaraan masyarakat bahwa diawali dari salah satu warga Tial di pukuli oleh warga Tulehu, dan akhirnya memicu amarah warga Tial hingga warga Tulehu pun di hantam dengan sajam berupa parang, dan akhirnya jatuh korban, sebaliknya hal yang sama terjadi satu warga Tial pun saat ini dalam kondisi kritis pada rumah sakit Leimena Ambon. 


Hingga saat ini Jenazah dari warga Tulehu sedang tertahan di Negeri Tial, dan belum bisa di ambil, warga masyarakat Tulehu membanjiri setiap jalan di Tulehu baik di Polsek Salahutu, maupun area Koramil Tulehu tepatnya pertigaan menuju Rumah Sakit Tulehu. 


Sebagian masa sedang mendesak pihak TNI AD Rind Suli untuk membantuk bersama dengan pihak rumah sakit dan Polsek guna bisa mengambil jenazah yang sedang tergeletak di Negeri Tial. 


Tiga korban masyarakat Negeri Tulehu yang meninggal akibat insiden tersebut, hal ini membuat masyagakat Negeri Tulehu geram dan naik pitam, sementara itu masyagakat Negeri Tial menutup jalan dengan sejumlah dahan pohon besar yang di tebang rebah ke jalan, guna menutup akses jalan baik dari arah tenga - tenga ke Tial, maupun dari arah Suli ke Tial. 


Hingga saat ini petugas aparat keamanan baik Polisi maupun TNI terus berjaga - jaga pada lokasi pemalangan jalan guna mencegah adanya aksi saling serang. 


Berbagai pihak sedang membangun koordinasi guna bisa menyelesaikan permasalahan tersebut yang sudah memakan korban hingga meninggal dunia. (***) 


Selengkapnya

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT