Masohi, Globaltimurnn.com — Cahaya panggung, alunan musik, tarian, dan sorak-sorai masyarakat menjadi bagian dari kemeriahan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Masohi. Di tengah suasana penuh sukacita itu, tersimpan makna yang lebih dalam tentang kebersamaan, kepedulian, dan harapan bagi masa depan kota yang menjadi kebanggaan masyarakat Maluku Tengah tersebut.
Rabu (03/11/2026) malam, resepsi perayaan HUT ke-69 Kota Masohi berlangsung meriah. Masyarakat dari berbagai kalangan tampak menikmati suasana perayaan yang menjadi penutup dari rangkaian kegiatan menyambut hari jadi Kota Masohi.
Sebelumnya, peringatan HUT ke-69 telah diawali dengan upacara pada pagi hari di Lapangan Nusantara, Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. Setelah prosesi upacara berlangsung, kemeriahan berlanjut melalui resepsi dan malam puncak yang menghadirkan berbagai hiburan bagi masyarakat.
Tidak sekadar menjadi panggung perayaan, momentum ini juga memperlihatkan bagaimana sebuah peringatan hari jadi kota dapat menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai elemen lainnya dalam semangat kebersamaan.
Ketua Pelaksana HUT Kota Masohi ke-69, Sukri, S.Sos., M.Si., dalam laporan panitia menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan menyambut hari jadi Kota Masohi dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, kesuksesan perayaan tersebut tidak terlepas dari dukungan, arahan, kerja sama, serta partisipasi berbagai pihak yang turut mengambil bagian sejak awal hingga malam puncak kegiatan.
Sukri menjelaskan, panitia telah menghadirkan sejumlah agenda yang tidak hanya berorientasi pada kemeriahan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat secara langsung.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi berbagai perlombaan cabang olahraga, pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga kegiatan sosial melalui program Bedah Rumah Layak Huni yang dikenal dengan singkatan BERULAH.
Di antara berbagai kegiatan tersebut, program BERULAH menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat perayaan HUT Kota Masohi juga diarahkan untuk menyentuh kehidupan masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Maluku Tengah, Bank Maluku Maluku Utara, dan Panitia HUT Kota Masohi ke-69.
Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak lima unit rumah dibangun di lima kelurahan dalam wilayah Kecamatan Kota Masohi. Kehadiran program ini menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi kota dapat dimaknai lebih luas, bukan hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa harapan baru bagi masyarakat.
Di sisi lain, penyelenggaraan pameran UMKM turut memberikan warna tersendiri dalam rangkaian perayaan. Kehadiran para pelaku usaha lokal menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk, memperluas pemasaran, sekaligus menunjukkan potensi ekonomi kreatif masyarakat Masohi.
Sementara itu, suasana malam puncak semakin semarak dengan penampilan hiburan musik dan seni budaya. Penyanyi asal Maluku, Fresly Nikijuluw, menjadi salah satu pengisi acara yang menghibur masyarakat melalui lantunan musiknya.
Tidak hanya musik, penampilan sejumlah tarian yang dibawakan anak-anak dari daerah lainnya turut menambah warna dalam perayaan tersebut. Kehadiran generasi muda melalui pertunjukan seni menjadi gambaran bahwa kekayaan budaya dan kreativitas daerah perlu terus diberikan ruang untuk tumbuh dan berkembang.
Perpaduan musik, tarian, serta antusiasme masyarakat menjadikan malam puncak HUT ke-69 Kota Masohi bukan sekadar agenda hiburan, melainkan juga ruang perjumpaan budaya dan ekspresi kebanggaan terhadap daerah.
Dalam laporannya, Sukri turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah atas dukungan, perhatian, serta arahan yang diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Penghargaan yang sama disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Maluku Tengah, Bank Maluku Maluku Utara, para sponsor, pimpinan perangkat daerah, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi bagi kesuksesan perayaan tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, para artis, dan pengisi acara yang telah mencurahkan waktu, tenaga, serta kemampuan mereka untuk menghadirkan perayaan yang berkesan bagi masyarakat.
Meski seluruh rangkaian kegiatan telah berjalan dengan baik, Sukri menyadari masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaannya. Karena itu, atas nama pribadi dan seluruh panitia, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat hal-hal yang belum sesuai dengan harapan.
Bagi Sukri, keberhasilan sebuah perayaan tidak hanya diukur dari seberapa meriah acara yang diselenggarakan, tetapi juga dari seberapa besar kebersamaan dan manfaat yang dapat ditinggalkan setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Masohi. Sebab, perjalanan sebuah kota tidak hanya dibangun melalui kebijakan pemerintah dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kepedulian, partisipasi, serta kesediaan seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama.
Memasuki usia ke-69 tahun, Kota Masohi diharapkan semakin berkembang menjadi kota yang maju, berdaya saing, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.
“Dirgahayu ke-69 Kota Masohi. Bergerak, Bertumbuh, Berdaya.”
Slogan tersebut bukan sekadar rangkaian kata dalam perayaan hari jadi, melainkan sebuah harapan dan ajakan agar seluruh masyarakat terus menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi, serta mengambil bagian dalam membangun masa depan Kota Masohi.
Sebab, kemeriahan malam itu pada akhirnya akan berlalu, panggung hiburan akan kembali sunyi, dan lampu-lampu perayaan akan dipadamkan. Namun, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta harapan untuk melihat Masohi tumbuh lebih baik hendaknya tetap menyala dalam kehidupan masyarakatnya. (Za)



