Piru, globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung implementasi transformasi layanan primer dan penyelenggaraan Posyandu berbasis 6 (enam) Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Hotel Amboina Piru dan dihadiri oleh Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten, kecamatan, desa, kepala puskesmas, serta kader Posyandu dari berbagai wilayah di Kabupaten Seram Bagian Barat.
Bimbingan Teknis ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam memperkuat kelembagaan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Posyandu sesuai arah kebijakan nasional.
Dalam sambutan pembukaan, Wakil Bupati Seram Bagian Bagian Barat Bp. *_Selfinus Kainama_* maupun sambutan Ketua Tim Pembina Posyadu Kabupaten Seram Bagian Barat *_Ibu Rosbayani Asri_* menyampaikan bahwa transformasi Posyandu tidak lagi berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak semata, melainkan telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat desa secara lebih terpadu dan berkelanjutan.
Pelaksanaan BIMTEK menghadirkan narasumber dari berbagai perangkat daerah yang memiliki peran dalam pembinaan Posyandu. Materi yang diberikan meliputi kebijakan transformasi layanan primer, penguatan peran Tim Pembina Posyandu, tata kelola kelembagaan Posyandu, implementasi Posyandu 6 SPM, serta mekanisme pembinaan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Posyandu.
Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta berbagi pengalaman terkait pelaksanaan Posyandu di wilayah masing-masing. Dokumentasi kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Pemerintah Desa, Kepala Puskesmas, dan kader Posyandu yang aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan pelayanan dasar, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah dengan akses pelayanan kesehatan yang masih terbatas.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat menegaskan bahwa keberhasilan transformasi Posyandu sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Posyandu harus mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang memberikan pelayanan dasar secara terpadu, cepat, mudah dijangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh Tim Pembina Posyandu memiliki pemahaman yang sama terhadap kebijakan terbaru, mampu melaksanakan fungsi pembinaan secara optimal, serta mendorong peningkatan kualitas layanan Posyandu di seluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat.
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berkomitmen untuk terus memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Dengan meningkatnya kapasitas Tim Pembina Posyandu, diharapkan pelayanan dasar kepada masyarakat semakin berkualitas, mendukung percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan masyarakat Seram Bagian Barat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. (Yan)


