
Foto : Polnam Mulai Era Baru, Direktur Marceau Haurissa Pastikan Pembangunan GKT Modern Berjalan Tepat Sasaran
Ambon, Globaltimurnn.com – Semangat baru mewarnai langkah pembangunan di lingkungan Politeknik Negeri Ambon (Polnam). Di bawah kepemimpinan Direktur baru, Marceau Armstrong Fillex Haurissa, S.T., M.Eng., pembangunan Gedung Kuliah Terpadu (GKT) resmi memasuki tahap pelaksanaan ditandai dengan prosesi groundbreaking di Kampus Polnam, Selasa (26/05/2026).
Kegiatan peletakan batu pertama yang berlangsung di kawasan Kampus Politeknik Negeri Ambon, Jalan Ir. M. Putuhena, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon itu menjadi simbol dimulainya pengembangan fasilitas pendidikan vokasi modern di Maluku.
Dalam keterangannya kepada awak media, Marceau menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan dan program pembangunan yang telah dirintis pimpinan sebelumnya hingga akhirnya proyek strategis tersebut dapat direalisasikan.
Menurutnya, proses panjang yang telah dilalui menjadi bukti keseriusan seluruh jajaran Polnam dalam menghadirkan sarana pendidikan yang lebih representatif bagi mahasiswa maupun tenaga pengajar.
“Kami tentu bersyukur karena pembangunan ini akhirnya dapat dimulai. Ini merupakan hasil kerja keras dan perjuangan pimpinan sebelumnya bersama seluruh tim yang telah mempersiapkan semuanya hingga masuk tahap pelaksanaan,” ungkap Marceau.
Ia menjelaskan, Gedung Kuliah Terpadu nantinya akan menjadi pusat kegiatan akademik yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran vokasi di Polnam. Kehadiran gedung baru tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan ruang belajar yang modern, nyaman, dan sesuai perkembangan dunia pendidikan saat ini.
Marceau juga berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan sehingga penyelesaiannya bisa dilakukan tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas akademik kampus.
“Harapan kami tentu pembangunan ini berjalan baik sampai selesai sehingga nantinya benar-benar memberi manfaat besar bagi mahasiswa, dosen, dan pengembangan pendidikan vokasi di Maluku,” katanya.
Sebagai pimpinan baru, dirinya memastikan akan terus mengawal proses pembangunan agar tetap berjalan sesuai perencanaan dan tujuan awal yang telah ditetapkan.
“Pada prinsipnya kami melanjutkan proses yang sudah dibangun sebelumnya. Tugas kami memastikan pembangunan ini berjalan dengan baik hingga selesai dan dapat digunakan sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Diketahui, pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Ambon merupakan bagian dari proyek strategis pendidikan vokasi yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2026.
Gedung tersebut dirancang dengan konsep modern, vertikal, dan ramah lingkungan sebagai langkah penguatan infrastruktur pendidikan tinggi vokasi di Maluku menuju kampus yang lebih maju dan kompetitif. (Za)

