
Foto : Rapat Senat Tertutup Polnam Tetapkan Tiga Calon Direktur Periode 2026–2030
Ambon, Globaltimurnn.com – Senat Akademik Politeknik Negeri Ambon (Polnam) resmi menggelar Rapat Senat Tertutup untuk tahap kedua pemilihan Direktur masa bakti 2026–2030, Rabu (29/04/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIT di kampus Polnam ini menjadi momen krusial dalam demokrasi akademik untuk menentukan nahkoda baru yang akan membawa institusi menghadapi tantangan empat tahun ke depan.
Rapat yang diikuti oleh 31 anggota Senat ini merupakan kelanjutan dari rangkaian panjang proses seleksi, mulai dari pendaftaran calon pada tanggal 5–19 Januari 2026, verifikasi administrasi hingga 23 Januari 2026, hingga penetapan lima bakal calon pada 26 Januari 2026 lalu. Setelah melalui penyampaian visi, misi, dan program kerja, serta proses pemungutan suara, dipilihlah tiga nama dengan perolehan suara tertinggi sebagai berikut:
1. Marceau Armstrong Fillex Haurissa, S.T.,
M.Eng – 32 Suara.
2. Dr. Pieter Lourens Frans, S.T., M.T – 10
Suara.
3. Noce Novi Tetelepta, S.T., M.T – 6 Suara.
Ketiga nama ini selanjutnya akan diajukan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk proses penetapan akhir.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh perwakilan langsung dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Dr. Agus Sunarya Sulaeman, S.ST., Ak., M.Si (Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara) selaku Kuasa Menteri. Hadir pula Ketua Senat, Ir. Lory Marcus Parera, S.T., M.T, jajaran pejabat kampus, para kandidat, serta panitia penyelenggara. Rapat secara resmi dibuka setelah pembacaan Surat Kuasa Menteri Nomor 0044/M/KP.05.02/2026.
Dalam sambutannya, Direktur Polnam, Daddy Mairuhu, S.T., M.M, menegaskan bahwa proses ini mencerminkan tata kelola kampus yang sehat, transparan, dan partisipatif.
“Momentum ini sangat penting karena kita sedang menentukan pemimpin yang akan membawa Polnam menghadapi tantangan masa depan. Dunia pendidikan vokasi terus berubah cepat, persaingan semakin ketat, dan tuntutan industri semakin tinggi,” ujarnya.
Daddy juga mengapresiasi ketiga kandidat sebagai putra-putri terbaik institusi. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap menjaga suasana kekeluargaan.
“Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, ia membutuhkan dukungan bersama. Kemajuan Polnam hanya bisa dicapai melalui kolaborasi semua pihak,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Menteri menekankan agar pemimpin terpilih nantinya mampu menyelaraskan langkah dengan visi misi kementerian. “Politeknik diharapkan mampu berinovasi, mengembangkan sains dan teknologi, serta memperkuat sinergi dengan dunia industri,” pesannya.
Suasana penuh kekeluargaan terlihat jelas saat para kandidat memberikan tanggapan usai pengumuman hasil sementara.
Noce Novi Tetelepta, S.T., M.T menyampaikan apresiasinya, “Selama saya berada di Polnam, saya sangat mengapresiasi proses ini. Kami bertiga adalah teman. Siapa pun yang terpilih, kami siap mendukung sepenuhnya demi kemajuan Polnam agar menjadi institusi yang unggul di Maluku.”
Hal senada disampaikan Dr. Pieter Lourens Frans, S.T., M.T. “Selamat buat teman saya Marceau Haurissa dan Novi Tetelepta yang masuk tiga besar. Saya mengapresiasi proses ini dan yakin ini yang terbaik. Sebagai bagian dari keluarga besar Polnam, saya siap mendukung segala kebijakan demi kemajuan bersama.”
Sementara itu, peraih suara terbanyak, Marceau Armstrong Fillex Haurissa, S.T., M.Eng, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
“Ini adalah amanah besar yang harus saya jalankan sebaik mungkin. Namun, membangun Polnam tidak bisa dilakukan sendirian, saya butuh dukungan semua pihak,” ujarnya penuh semangat.
“Kepada kedua teman saya, Novi dan Pieter, terima kasih telah berjuang bersama. Prinsip kita satu, kita semua berteman. Mari satukan pikiran, hati, dan semangat untuk memajukan institusi kita tercinta. Terima kasih juga kepada panitia yang telah bekerja keras,” tutupnya.
Dengan berakhirnya tahap pemilihan ini, Polnam kini menanti penetapan resmi dari Kemdiktisaintek untuk memulai babak baru menuju institusi yang semakin unggul, adaptif, dan berdaya saing global. (Za)
